JPFT - volume 11, nomor 2, pp. Agustus 2023 Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Open Access http://jurnal. id/index. php/jpft ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL FISIKA MATERI USAHA DAN DAYA PADA SISWA KELAS Vi KEPULAUAN SALABANGKA ANALYSIS OF STUDENTSAo DIFFICULTIES IN SOLVING PROBLEMS OF PHYSICS ON WORK AND ENERGY MATERIALS INGRADE Vi STUDENTS IN SALABANGKA ISLAND Suhud. Gustina Program Studi Pendidikan Fisika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako. Palu. Indonesia zuhudbunhar@gmail. Kata Kunci Analisis. Kesulitan. Menyelesaikan. Soal Fisika Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal fisika materi usaha dan daya pada siswa kelas Vi Kepulauan Salabangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal fisika materi usaha dan daya pada siswa kelas Vi Kepulauan Salabangka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian digunakan yaitu observasi, tes tulis dan wawancara. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kesulitan pemecahan soal, berupa kesulitan dalam menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada. Kesulitan pemikiran suatu rencana berupa kesulitan dalam menentukan persamaan yang digunakan dalam menentukan langkah penyelesaian soal. Kesulitan pelaksanaan suatu rencana berupa kesulitan mengaplikasikan rumus serta memasukkan data kedalam rumus. Kesulitan pengecekan kembali berupa siswa tidak melakukan pengecekan kembali dengan teliti sitap langkah pemecahan yang dilakukannya, mengecek kebenaran dari hasil pekerjaanya serta mengecek tahap-tahap penyelesaiannya apakah sudah baik dan benar atau belum. Keywords Analysis. Difficulty. Solving. Physics Problem Abstract The problem in this research is how difficult it is for students to solve physics problems in materials of effort and power for the Eighth-grade students of Kepulauan Salabangka. This research aims to find out the difficulties experienced by students in solving physics problems in materials of effort and power for the Eighth-grade students of Kepulauan Salabangka. Data were collected through observation, written tests and interviews then analyzed qualitatively. The results show that the difficulty of solving questions, in the form of difficulty in writing what is known and asked. The difficulty of thinking about a plan is in the form of difficulty in determining the equations used in determining the steps for solving the problem. The difficulty of implementing a plan is in the form of difficulty in applying the formula and entering data into the formula. The difficulty of rechecking is in the form of students not checking back carefully every step of the solution they are doing, checking the correctness of the results of their work, and checking the stages of completion whether it is good and correct or not. A2023 The Author p-ISSN 2338-3240 e-ISSN 2580-5924 Received 8/03/2023. Revised 15/04/2023. Accepted 02/05/2023. Available Online 31/08/2023 *Corresponding Author: fisika@yahoo. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online PENDAHULUAN Vol. No. 2, pp. Agustus suatu usaha. Hal ini mengakibatkan siswa mengalami kesulitan menyelesaikan soal. Menyelesaikan langkah-langkah yang sistematis agar penyelesaiannya mudah dan terarah . Pemecahan masalah merupakan suatu cara belajar yang dianggap efisien, salah satunya dengan menggunakan pemecahan masalah . mengajukan langkah pemecahan masalah dalam menyeselaikan soal melalui lima tahap yang terdiri dari memvisualisasikan masalah . isualize the proble. , deskripsi fisika . hysics descriptio. , rencana solusi . lan a solutio. , menjalankan rencana . xecute the pla. , serta memeriksa dan mengevalusi . heck and Siswa tidak dapat menyelesaikan masalah meliputi tidak cukup praktikum di laboratorium, bingung menulis konversi satuan, kurangnya buku fisika yang digunakan sebagai referensi . Kesulitan pemecahan masalah disebabkan oleh pemahaman yang lemah tentang prinsip memahami soal, dan tidak cukup motivasi dari siswa . Dari uraian tersebut ditemukan bahwa perlunya untuk mengetahui kesulitan siswa terhadap materi yang diajarkan agar nantinya dapat menjadi bahan perbaikan bagi guru untuk merancang pembelajaran berikutnya. Begitupun pada tingkat kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Nurjanah dan Sunarto dengan judul penelitian Analisis kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal fisika materi usaha dan energy siswa kelas X SMK Taman Karya Jetis Yogyakarta menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal pada materi usaha dan Dan jenis kesulitan yang ditemukan penggunaan konsep, penggunaan prinsip, kemampuan mengungkapkan informasi dan Hasil observasi yang dilakukan pada kelas Vi A Kepulauan Salabangka kebanyakan siswa saat diberikan materi mereka dapat memahami, namun saat diberikan soal-soal mereka tidak dapat menyelesaikan soal tersebut terutama pada materi usaha dan daya. Serta wawancara yang dilakukan pada guru fisika kelas Vi A Kepulauan Salabangka bahwa menyelesaikan soal dalam analisis perhitungan pada materi usaha dan daya. Berdasarkan mengetahui lebih jauh tentang kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal fisika materi usaha dan daya, melalui penelitian yang berjudul AuAnalisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan Fisika merupakan bidang ilmu pengetahuan alam yang bertujuan untuk mengembangkan sekitarnya . Pembelajaran fisika memiliki pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan Pembelajaran fisika pada siswa diharapkan tidak hanya untuk menguasai konsep tetapi juga menerapkan konsep yang telah mereka pahami dalam penyelesaian masalah fisika. Namun, pembelajaran dalam kelas cenderung menekankan pada penguasaan konsep dan mengesampingkan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa . Dalam pembelajaran fisika, banyak siswa yang selalu mengeluh tentang mata pelajaran Kesulitan dalam mempelajari fisika itu biasa terjadi, terlebih bagi anak yang sama pembelajaran fisika. Dalam hal ini kesulitan diminimalisir sejak awal. Kesulitan tersebut pemahaman terhadap materi-materi fisika dengan benar atau bisa jadi karena metode atau strategi pembelajaran yang digunakan di kelas, dan masih banyak faktor lainnya. Seorang siswa akan menyukai pelajaran fisika ketika materinya masih sederhana, materi tersebut dianggapnya belum cukup rumit dan mudah dipahami. Namun, ketika berjalannya waktu semakin rumitnya materi maka minat belajar siswa akan menurun. Hal tersebut akan berakibat siswa tidak dapat memahami materi dengan baik, maka siswa akan kesulitan dalam mengerjakan soal . Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal fisika di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) masih dikategorikan rendah . Hal ini menunjukkan bahwa siswa Indonesia masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan Pada proses pembelajaran, ada beberapa hambatan yang biasa dialami oleh siswa. Salah satu diantaranya, siswa cenderung sulit menyelesaikan soal fisika dalam bentuk memecahkan masalah. Materi fisika yang menyuguhnya pemecahan masalah antara lain pada materi usaha dan energi. Materi usaha dan energi merupakan materi yang sangat penting. Pada materi tersebut siswa terkadang sulit mengerti mengapa jika seseorang mendorong suatu kereta dengan banyak energi, ia tidak membuat usaha. Mereka berpikir bahwa jika seseorang membuat aktivitas dengan suatu energi ia membuat Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online soal fisika materi usaha dan daya pada siswa kelas Vi A Kepulauan SalabangkaAy METODOLOGI PENELITIAN R-25 R-23 R-09 R-10 Vol. No. 2, pp. Agustus Tabel 2 Rangkuman Hasil Analisis Kontesk Soal 1 Besar Usaha Jenis Kesulitan Pemecahan Pemikiran Pelaksanaa Pengeceka n kembali HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Keberhasilan suatu penelitian dapat diukur dengan melihat proses kegiatan penelitian ini, menggunakan instrumen tes tertulis berupa essay berjumlah 3 butir soal yang telah divalidasi oleh ahli. Pemberian tes dilaksanakan pada tanggal 03 Maret 2021 kelas Vi A MTs Islamiyah Salabangka yang diikuti oleh 34 Kemudian dipilih 6 siswa yang di golongkan kedalam 2 siswa kategori tinggi, 2 siswa ketegori sedang dan 2 siswa kategori rendah (TSR) berdasarkan jumlah nilai ratarata dan standar deviasi. Nilai rata-rata yang diperoleh adalah 15 dan nilai standar deviasi adalah 12 (Lampiran . Selanjutnya dianalisis dan di wawancarai perindividu berdasarkan jawaban TSR yang berjumlah 3 butir soal berdasarkan jawaban TSR yaitu pada Tabel 1 Besar Perpindaha Nilai Kategori Kode Kategori Responden Ket. R-14 R-15 RT-01 RT-02 Responden Tinggi Pemecaha n soal Pemikiran Pelaksanaa Pengeceka n kembali Tabel 1 Responden Berdasarkan Kategori Inisial Siswa Responden Sedang Responden Rendah Berdasarkan hasil penelitian yang telah menyelesaikan soal fisika pada materi usaha dan daya dapat dilihat pada Tabel 2 Penelitian yang dilakukan adalah penelitian Deskiptif Penelitian penyebab kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal-soal materi Usaha dan Dengan diharapkan berbagai data informasi yang berhubungan dengan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi Usaha dan Kepulauan Salabangka Penelitian ini dilaksanakan pada sem ester genap tahun ajaran 2020/2021 yaitu tanggal 03-17 maret 2021. Lokasi Penelitian di Kepulauan Salabangka Mts Islamiyah Salabangka. Kecamatan Bungku Selatan. Kabupaten Morowali. Teknik pengambilan responden pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan berdasarkan pertimbangan Intrumen penelitian yang digunkan berupa tes tertulis yang telah divalidasi sebanyak 3 nomor soal dan pedoman Teknik analisa data diolah dengan menggunakan bantuan Microsoft Excel 2019. RT-01 RT-02 RT-01 RT-02 Besar Daya Pemecaha n soal Deskripsi Responde Kesulitan RS-02. RR-01, soal dengan RR-02 Kesulitan RS-01. RS-02, an strategi RR-01, yang benar RR-02 yang benar Kesulitan RR-01. RR-02 an prosedur yang benar yang benar Kesulitan RR-01, pemeriksaan RR-02 pada proses dan jawaban Kesulitan RR-01. RR-02 soal dengan Kesulitan RR-01. RR-01, an strategi RS-01, yang benar RS-02 yang benar Kesulitan RR-01. RR-02, an prosedur RS-01, yang benar RS-02 yang benar Kesulitan RR-01, pemeriksaan RR-02, pada proses RS-01, dan jawaban RS-02 Kesulitan RR-01. RR-02 soal dengan Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Pemikiran Pelaksanaa Pengeceka n kembali Kesulitan an strategi yang benar yang benar Kesulitan an prosedur yang benar yang benar Kesulitan pada proses dan jawaban RR-01. RR-02. RS-01. RS-02 Pesentase Kesulitan RR-01. RR-02. RS-01. RS-02 Tabel 4. 5 Persentase kesulitan dan ketegori jenis RR-01. RR-02. RS-02 Kategori Responden Responden Tinggi RT-01 RT-02 Sedang RS-01 RS-02 Rendah RR-01 RR-02 Jumlah responden mengalami kesulitan Tabel 3 Persentase kesulitan dan ketegori jenis Tinggi RT-01 RT-02 Sedang RS-01 RS-02 Rendah RR-01 RR-02 Jumlah responden mengalami kesulitan Pesentase Kesulitan Skor Per Item Pesentase Kesulitan RT-01 RT-02 Sedang RS-01 RS-02 Rendah RR-01 RR-02 Jumlah responden mengalami kesulitan 33,3% 66,7 % 66,7 % 50% 33,3% 33,3% Tabel 6. Persentase dan jumlah kesulitan yang dialami responden pada setiap jenis kesulitan Jenis Kesulitan Soal Persentase 38,9% 66,7% 55,6% Katerangan : T1 ( Hampir setengan mengalami kesulita. T2 (Sebagian besar mengalami kesulita. T3 . ebagian besar mengalami (Setengahnya Tabel 4. Persentase kesalahan dan ketegori jenis Tinggi Skor Per Item Keterangan : T1 : Tahap 1 . emecahan soa. T2 : Tahap 2 (Pemikiran Suatu Rencan. T3 : Tahap 3 (Pelaksanaan Suatu Rencan. T4 : Tahap4 ( Pengecekan Kembal. Secara umum diperoleh hasil rata-rata tingkat kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal fisika materi usaha dan daya pada setiap jenis kesulitan dapat dilihat pada tabel 6. Keterangan : T1 : Tahap 1 . emecahan soa. T2 : Tahap 2 (Pemikiran Suatu Rencan. T3 : Tahap 3 (Pelaksanaan Suatu Rencan. T4 : Tahap 4 (Pengecekan Kembal. Berdasarkan tes yang dilakukan respoden pada tiap jenis-jenis sulitan yang dialami responden dalam soal nomor 1 dapat dilihat pada Tabel 4. Kategori Responden Responden 33,3% 66,7 % 66,7% 66,7% Keterangan : T1 : Tahap 1 . emecahan soa. T2 : Tahap 2 (Pemikiran Suatu Rencan. T3 : Tahap 3 (Pelaksanaan Suatu Rencan. T4 : Tahap4 ( Pengecekan Kembal. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan pada jenis-jenis responden untuk menjawab soal pada nomor 3. Dapat dilihat pada Tabel 5. Berdasarkan tes yang dilakukan responden pada tiap jenis-jenis kesulitan yang dialami responden dalam soal nomor 1 dapat dilihat pada Tabel 3 Kategori Responden Responden Vol. No. 2, pp. Agustus Skor Per Item Pembahasan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam meyelesaikan soal fisika Untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal, dilakukan analisis jawaban Siswa mengerjakan soal fisika sebanyak 3 soal pada materi usaha dan daya. Dari ke 3 Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online soal tersebut terdapat analisis kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal masing-masing memiliki skor yang berbeda. Berikut kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal fisika materi usaha dan daya pada siswa Vi Kepulauan Salabangka. Pada soal nomor 1, diperoleh 4 responden mengalami kesulitan yang yaitu RS-01. RS-02. RR-01 dan RR-02. Kesulitan pada soal pertama meliputi semua tahap yakni : Tahap pemecahan soal, kesulitan yang dialami siswa pada tahap ini seperti siswa tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dengan benar dan sebagian tidak menuliskan apa yang dan ditanyakan secara lengkap. Tahap pemikiran suatau rencana, kesulitan pada tahap ini menyelesaiakan soal. Tahap pelaksanaan suatu rencana, pada tahap ini kesulitan yang dialami siswa dimana siswa tidak dapat menggunakan persamaan dalam menyelesaikan soal. Tahap peninjauan kembali, kesulitan yang tejadi pada tahap ini adalah dimana siswa tidak mengecek keseluruhan dari apa yang telah diselesaikan pengecekan kembali. Uraian diatas dapat dilihat pada lembar jawaban responden yang mengalami kesulitan berikit ini. Vol. No. 2, pp. Agustus pengecekekan kembali dengan teliti setiap langkah yang dilakukan, serta tidak mengecek kebenaran dari hasil pekerjaannya apakah sudah benar atau belum. Dalam hasil wawancara responden mengatakan bahwa menentukan persamaan yang digunakan, dan siswa tidak melakukan pengecekan kembali dengan teliti sitap langkah pemecahan yang dilakukannya, mengecek kebenaran dari hasil pekerjaanya serta mengecek tahap-tahap penyelesaiannya apakah sudah baik dan benar atau belum. Berikut mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal Gambar 2 Kutipan jawaban pada soal nomor 2. Pada soal nomor 3,diperoleh 4 responden mengalami kesulitan yang berbeda yaitu RR-01. RR-02. RS-01 dan RS-02. Pada soal ini 2 responden tidak menjawab soal yakni RR-01 dan RR-02. Responden kategori rendah mengalami kesulitan pada setiap tahap. Adapun kesulitan pada tahap pemikiran suatu rencana, kesulitan yang dialami siswa pada tahap ini adalah kesulitan dalam menetukan rumusrumus atau konsep yang menunjang. Dalam hasil wawancara ditemukan bahwa responden mengalami kesulitan dalam tahap pemikiran suatu rencana, pelaksanaan suatu rencana, pada tahap ini siswa mengalami kesulitan mengaplikasikan rumus serta memasukkan data kedalam rumus, dan pengecekan kembali, siswa tidak melakukan pengecekan kembali dengan teliti sitap langkah pemecahan yang dilakukannya, mengecek kebenaran dari hasil pekerjaanya serta mengecek tahap-tahap penyelesaiannya apakah sudah baik dan benar atau belum. Berikut kutipan jawaban responden yang mengalami kesulitan pada soal nomor 3. Gambar 1 Kutipan jawaban responden pada soal nomor 1 Pada soal nomor 2, diperoleh 4 responden mengalami kesulitan yang berbeda yaitu RR-01. RR-02. RS-01 dan RS-02. Pada soal ini 2 responden tidak menjawab soal yakni RR-01 dan RR-02. Kesulitan yang dialami responden ketegori sedang yakni pemikiran suatu rencana, kesulitan yang dialami siswa pada tahap ini adalah kesulitan dalam menetukan rumusrumus atau konsep yang menunjang. Kesulitan dalam tahap pelaksanaan suatu rencana, dimana siswa tidak bisa memasukkan rumus menyelesaikan soal. Selain itu siswa juga mengalami kesulitan pada tahap pengecekan kembali, dimana siswa tidak melakukan Gambar 3 Kutipan jawaban responden pada soal nomor 3 Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Berdasarkan data yang diperoleh, kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal yaitu kesulitan memvisualisasikan masalah, kesulitan deskripsi fisika, kesulitan rencana solusi, kesulitan menjalankan rencana, dan Dikatakan kesulitan memvisualisasikan masalah apabila siswa salah menggambarkan skema pada soal dan mengidentifikasi konsep yang Dikatakan kesulitan deskripsi fisika apabila siswa tidak menuliskan diketahui dan ditanya pada soal. Dikatakan kesulitan rencana Dikatakan menjalankan rencana apabila siswa salah mensubtitusikan nilai ke dalam persamaan Dikatakan memeriksa dan mengevalusi apabila siswa tidak satuan dan nilai. Kesulitan Pemecahan Soal Kesulitan pemecahan soal yang dialami siswa berupa kesulitan dalam menganalisis soal serta menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan pada soal kedalam simbol fisika. Dalam hasil wawancara respoden mengalami kesulitan menentukan apa yang diketahui dan Penyebab kesulitan siswa dalam memecahkan soal fisika pada materi listrik statis yaitu pada tahap memahami masalah adalah siswa lupa dan tidak memahami maksud dari soal . Hal ini menunjukkan masih banyak siswa yang tidak tepat dalam memberikan solusi sehingga masalah yang diberikan tidak terselesaikan dengan baik dan Karena menuliskan diketahui dan ditanya maka mengakibatkan mensubtitusikan nilai menjadi salah . Kesulitan Pemikiran Suatu Rencana Kesulitan pemikiran suatu rencana merupakan kesulitan dalam menetukan rumus-rumus atau konsep yang menunjang. Kesulitan yang dialami siswa pada tahap ini seperti siswa tidak menuliskan persamaan dengan tepat dan sebagian lainnya tidak menulisakan persamaan sama sekali. Dalam hasil wawancara ditemukan bahwa sebagian besar responden mengalami kesulitan dalam tahap pemikiran suatu rencana. Hal ini menunjukan bahwa sebagian besar siswa tidak tahu cara atau persaman yang harus digunakan pada soal . penyebab siswa memahami masalah yang diberikan pada soal . penyebab siswa mengalami kesulitan yaitu siswa kurang memahami konsep yang digunakan pada soal . Vol. No. 2, pp. Agustus Kesulitan Pelaksanaan Suatu Rencana Kesulitan yang dialami siswa pada tahap ini adalah dimana siswa mengalami kesulitan mengaplikasikan rumus serta memasukkan data kedalam rumus. Pada tahap ini sebagian besar siswa mengalami kesulitan, dimana siswa salah dalam memasukkan data dan sebagian lainnya tidak menjawab soal pada tahap ini. Faktor penyebab kesulitan siswa dalam tahap perencanaan penyelesaian masalah adalah karena siswa tidak tahu persamaan atau rumus kesalahan ketika memasukan data kedalam rumus . tahap ini yakni siswa tidak melakukan pengecekan kembali dengan teliti sitap langkah pemecahan yang dilakukannya, mengecek mengecek tahap-tahap penyelesaiannya apakah sudah baik dan benar atau belum. Penyebab siswa mengalami kesulitan memeriksa dan mengevaluasi yaitu siswa kurang teliti dalam memeriksa kelengkapan jawaban, tanda, satuan, dan nilai. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada setiap bentuk kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal fisika materi usaha dan daya dapat disimpulkan yaitu meliputi: Kesulitan pemecahan soal, berupa kesulitan dalam menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada. Kesulitan pemikiran suatu rencana berupa kesulitan dalam menentukan persamaan yang digunakan dalam menentukan Kesulitan pelaksanaan suatu rencana berupa kesulitan mengaplikasikan rumus serta memasukkan data kedalam rumus. Berdasarkan kesimpulan di atas, maka penulis mengajukan beberapa saran agar menjadi masukan yang berguna diantaranya : Guru menekankan/memperhatikan . siswa dalam menyelesaikan soal-soal dalam bentuk essay sehingga penyelesaiannya lebih Siswa hendaknya rutin belajar. diharapkan untuk sering mempelajari kembali konsep-konsep materi usaha dan daya yang telah diajarkan guru di sekolah. Siswa harus rutin untuk belajar di rumah ketika waktu luang, sering berlatih dalam menyelesaikan soal essay untuk lebih memahami soal dan penyelesaiannya secara sistematis. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online Untuk peneliti selanjutnya diharapkan pada pembuatan soal hendaknya perintah soal harus jelas, sehingga tidak membuat siswa bingung dalam menyelesaikan soal. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk mencari upaya mengatasi dan mencegah kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal berdasarkan teori Polya padapembelajaran . DAFTAR PUSTAKA