40 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 1, 2023 Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas dalam Rangka Pengembangan Kompetensi Guru Nurhijrah 1. Nasrah Natsir2. Ridwan Daud Mahande3. Shabrina Syntha Dewi4. Asiani Abu5. Johar Amir6. Ambo Dalle7 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Universitas Negeri Makassar. Indonesia 1,5 Teknik Informatika dan Komputer. Universitas Negeri Makassar. Indonesia 3,4 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Negeri Makassar. Indonesia 6 Pendidikan Bahasa Asing. Universitas Negeri Makassar. Indonesia 7 Email: nurhijrah@unm. Abstrak. Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan SMP Negeri 3 Gowa. Kendala yang dihadapi mitra adalah belum menguasai penelitian tindakan kelas selain itu mitra juga belum sepenuhnya menerapkan penelitian tindakan kelas dalam rangka pengembangan kompetensi Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam membuat penelitian tindakan kelas. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan (Ceramah, tanya jawab, dan Latiha. Hasil yang dicapai adalah peserta dapat memahami penelitian tindakan kelas. Kata Kunci: Pelatihan. Penelitian Tindakan Kelas. Kompetensi Guru. PENDAHULUAN Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan bermitra dengan SMP Negeri 3 Gowa, kegiatan ini PkM pelatihan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas dalam Rangka Pengembangan Kompetensi Guru yang berpusat di SMP Negeri 3 Gowa. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau riset tindakan kelas merupakan langkah yang diambil untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas pembelajaran. PTK adalah suatu pendekatan pengembangan profesionalisme di mana guru mempelajari cara siswa belajar dalam hubungannya dengan cara guru mengajar. Tujuannya adalah agar guru dapat memperbaiki kelemahan dalam metode pengajaran mereka sehingga berdampak positif pada proses belajar siswa. Pemanfaatan PTK dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan introspeksi diri, memajukan sekolah, dan menumbuhkan budaya profesional di kalangan pendidik. Dengan demikian. Penelitian Tindakan Kelas merupakan suatu bentuk pengembangan profesionalisme bagi guru, di mana guru dapat melakukan riset tindakan kelas sebagai kegiatan ilmiah untuk mengembangkan inovasi dalam pembelajaran, seperti menggunakan metode, strategi, dan media yang bertujuan meningkatkan kompetensi profesional mereka. Dalam aktivitas PTK, peran guru sangat penting dalam pengembangan kompetensi profesional dan upaya peningkatan serta perbaikan proses dan hasil belajar Menurut (Kristiawan M. , 2. guru dapat memperoleh kompetensi profesional melalui pendidikan profesional dan pemahaman instruksi yang dibantu oleh komputer (Kristiawan, 2. Kemampuan guru dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas merupakan bagian dari kompetensi profesional yang harus dikuasai oleh guru saat melaksanakan PTK. Melalui PTK, guru dapat memperoleh manfaat ganda, yaitu perbaikan dalam proses pembelajaran dan peningkatan kemampuan guru dalam Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Ae Nurhijrah dkk. pengembangan professional. Menurut (Aqib, 2. Penelitian Tindakan Kelas menjadi suatu kebutuhan bagi guru dalam meningkatkan kompetensi mereka, karena melalui Penelitian Tindakan Kelas, guru menjadi lebih sensitif dan responsif terhadap dinamika pembelajaran di Dengan mengikuti tahapan Penelitian Tindakan Kelas yang terstruktur dan berkesinambungan, guru dapat memperbaiki proses pembelajaran melalui analisis mendalam terhadap situasi yang terjadi di kelas. Dengan demikian, para guru menjadi lebih reflektif dan kritis terhadap tindakan mereka dan siswa. Selain itu. Penelitian Tindakan Kelas memiliki potensi untuk meningkatkan kinerja guru dan mendorong profesionalisme. Sebagai guru, tidak lagi cukup untuk menjadi praktisi yang puas dengan rutinitas tanpa upaya perbaikan dan inovasi. PTK memungkinkan guru untuk menjadi peneliti di bidangnya sendiri. Implementasi PTK didasarkan pada masalah yang aktual dan faktual yang muncul di dalam kelas, sehingga tidak mengganggu tugas pokok seorang guru. Guru tidak perlu meninggalkan kelasnya karena PTK merupakan kegiatan penelitian yang terintegrasi dengan proses pembelajaran yang sedang berlangsung. SMP Negeri 3 Gowa dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas gurunya membangun komitmen untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas sebagai bentuk pengembangan diri. Hasil survei dan wawancara awal dengan mitra kegiatan adalah mitra belum menguasai penelitian tindakan kelas selain itu mitra belum sepenuhnya menerapkan penelitian tindakan kelas tersebut disekolah. Hal inilah yang menjadikan dasar tim pengabdi untuk melaksanakan pelatihan penelitian tindakan kelas dalam rangka pengembangan kompetensi guru. METODE PELAKSANAAN PROGRAM Program pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari beberapa tahap, termasuk tahap persiapan, tahap pelaksanaan pelatihan, dan metode pelatihan yang meliputi ceramah, tanya jawab, dan latihan. Berikut adalah rincian mengenai metode Metode Ceramah: Tim pengabdi menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan informasi terkait penelitian Tindakan kelas. Metode Tanya Jawab: Metode tanya jawab digunakan tim pengabdi sebagai bentuk interaksi dalam proses pelatihan baik dalam pemberian materi ataupun pada proses pelatihan berlangsung. Proses ini dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas dan solusi yang efektif terhadap masalah yang dihadapi selama pelaksanaan Metode Latihan: Memberikan metode latihan atau praktek kepada peserta pelatihan menjadi penting untuk menerapkan materi yang telah dipelajari. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil yang dicapai dalam pelatihan ini adalah tingginya antusiasme peserta dalam menerima materi, melaksanakan praktik, dan mengimplementasikan. Output dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: Meningkatnya pengetahuan guru dalam pembuatan penelitian tindakan kelas. Meningkatnya kemampuan dan keterampilan guru dalam melakukan penelitian tindakan kelas. 42 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 1, 2023 Tahap pelaksanaan yang dilakukan oleh tim pengabdi adalah sebagai berikut: Membuka kegiatan Kegiatan diawali dengan pembukaan kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Gowa. Gambar 1: Kegiatan pembukaan Pemberian materi pelatihan Tim pengabdi memberikan materi kepada peserta terkait materi penelitian tindakan Gambar 2: Tim Memberikan Materi Penelitian Tindakan Kelas Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Ae Nurhijrah dkk. Tanya jawab dan latihan Pada tahap ini peserta dan tim pengabdi melakukan sesi tanya jawab dan diskusi mengenai materi penelitian tindakan kelas. Gambar 3: Sesi Tanya jawab pada pelaksanaan pelatihan Penutup Setelah pemberian materi selesai kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama peserta dan tim pengabdi. Gambar 4: Foto tim pengabdi dan peserta pelatihan KESIMPULAN Berdasarkan observasi dan evaluasi pada akhir kegiatan, peserta dalam program pengabdian kepada masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan penelitian tindakan kelas sebagai upaya peningkatan kompetensi guru khususnya guru di SMP Negeri 3 Gowa, pelatihan ini juga menunjukkan kemampuan peserta pelatihan dalam memahami 44 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 1, 2023 konsep serta penyusunan penelitian tindakan kelas. DAFTAR RUJUKAN Aqib. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya. Fitria. Upaya meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan penelitian tindakan kelas. Abdimas Unwahas, 4. Kristiawan. A Model for Upgrading Theacher Competence on Operating Computer as Assistant of Instruction. Global Jurnal of Human-Social Science Research, 14. Kristiawan. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Deepublish. Siregar. Pengembangan profesionalisme guru melalui penelitian tindakan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 20.