Pengembangan Sistem Informasi Jabatan Sijarwat Kelurahan Tanjung Mas Semarang Dewi Agustini S1. Sasono Wibowo2. Indra Gamayanto3. Harini4 Prodi Teknik Informatika1. Prodi Sistem Informasi2,3,FIK Udinus. Prodi BISDIG4. Fakultas SAINTEK Universitas IVET. Indonesia Info Articles Abstrak Keywords: Kelurahan Tanjung Mas Semarang merupakan Kelurahan terbesar di wilayah kerja Kecamatan Semarang Utara, dengan jumlah penduduk 073 jiwa yang terbagi ke dalam 130 RT dan 16 RW, dengan jumlah perangkat RT dan RW (Sekretaris dan Bendahar. merupakan jumlah yang sangat banyak. Hal ini menjadikan pihak Kelurahan kesulitan untuk memantau masa kerja RT RW dan perangkatnya, karena berkaitan dengan data administrasinya. dengan kondisi ini diperlukan adanya sistem untuk mengelola data kepegawaian . asa jabatan RT RW beserta jajarany. ataupun hal lainya. Dengan rancang bangun dan implementasi sistem informasi masa jabatan RT RW yang di dalamnya mengelola biodata dan SK Pengangkatan RT RW, memudahkan pihak Kelurahan untuk mengelola Sumber Daya Manusia RT RW setempat. Metode dalam pelaksanaan Penelitian menggunakan Waterfall dengan luaran Aplikasi Sistem Masa Jabatan RT RW (SIJARWAT) yang dapat berguna untuk meningkatkan layanan di RT dan RW. Lebih jauh lagi, penggunaan aplikasi ini akan dapat meningkatkan kepuasan masyarakat dalam layanan di tingkat RT dan RW sehingga hal ini akan mempermudah wilayah ini untuk dapat melakukan pendataan dengan tepat dan efektif serta efesien Administrative . Design and implementation . Information System . Population . Waterfall Abstract Tanjung Mas Village. Semarang is the largest Village in the working area of North Semarang District, with a population of 29,073 people divided into 130 RT and 16 RW, with a very large number of RT and RW officials (Secretary and Treasure. This makes it difficult for the Village to monitor the term of office of RT RW and its officials, because it is related to its Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. administrative data. with this condition, a system is needed to manage personnel data . erm of office of RT RW and its staf. or other things. With the design and implementation of the RT RW term of office information system which manages the biodata and RT RW Appointment Decree, it is easier for the Village to manage the local RT RW Human Resources. The method in implementing the Research uses Waterfall with the output of the RT RW Term of Office System Application (SIJARWAT) which can be useful for improving services in RT and RW. Furthermore, the use of this application will be able to increase public satisfaction in services at the RT and RW levels so that this will make it easier for this region to be able to carry out data collection accurately, effectively and efficiently. Alamat Korespondensi: p-ISSN 2621-9484 E-mail:sasono_skd@yahoo. e-ISSN 2620-8415 Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. PENDAHULUAN Kelurahan Tanjung Mas adalah salah satu Kelurahan di Kecamatan Semarang Utara dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu 29. 073 jiwa dalam lingkup 130 RT dan 16 RW, dengan luas wilayah 323. 728 Ha. Dengan kondisi tersebut mengakibatkan jumlah perangkat kelengkapan pemerintahan yaitu RT dan RW yang cukup banyak pula, dan ini tentu membutuhkan pengelolaan data Sumber Daya Manusia RT dan RW yang baik, karena sampai saat ini untuk memantau pemangku jabatan RT maupun RW mengalami banyak kendala, seperti data yang tidak akurat karena pergantian RT maupun RW tidak terdata dengan baik dan terkesan tidak ada aturan seperti yang tertuang dalam Permendagri no 18 tahun 2018, dimana masa jabatan RT dan RW adalah 5 tahun terhitung sejak tanggal penetapan SK pengangkatan dan dapat diangkat/pilih 2 kali berturut turut. Mengacu pada aturan tersebut pihak Kelurahan sangat kesulitan mengingat pengelolaan administrasi perihal RT dan RW masih manual dan belum tertata dengan baik(Mulyadi & Syahidin, 2. , (Kapojos, 2. Melihat dari kondisi di lapangan dengan dengan jumlah penduduk dan perangkat RT maupun RW yang sangat banyak, menjadikan pihak Kelurahan merasa perlu adanya penanganan baik data penduduk maupun kepengurusan RT dan Rw yang lebih baik, mudah, efektif dan uptodate. Mengingat data yang ada di DISDUKCAPIL selalu berbeda dengan kondisi yang ada di lapangan, hal ini karena update data yang dilakukan menunggu dokumen dari RT, kemudian RW. Kelurahan, sehingga kadangkala menjadikan keterlambatan utk update data. Di sisi lain khususnya data pengurus RT RW adalah data yang dikelola oleh Kelurahan setempat, yang mana harusnya selalu terpantau tentang biodata pengurus dan masa jabatan, sampai saat ini para ketua RT maupun ketua RW beserta perangkatnya berjalan tidak sesuai dengan Permendagri no 18 tahun 2018, yaitu 5 tahun untuk masa jabatan dan setelahnya bisa dipilih dan diangkat lagi untuk masa jabatan ke 2. Namun yang terjadi di lapangan ada pemangku RT maupun RW dengan masa jabatan lebih dari 10 tahun, dan ini tentu menyalahi Permendagri no 18 tahun 2018. Namun untuk memantau hal tersebut pihak Kelurahan merasa kesulitan mengingat belum tertatanya system pengangkatan dan masa jabatan RT RW. Melihat kondisi tersebut maka Kelurahan Tanjung Mas Semarang merasa perlu adanya system informasi masa jabatan (SIJARWAT) RT RW, yang bisa memantau dari segi administrasinya, baik masa tugas/jabatan, dan informasi maupun biodata serta SKuntuk RT RW(PERMENDAGRI No. 18 Tahun 2018, n. ), (Technology, n. METODE Metode pelaksanaan penelitian dalam Pengembangan Sistem Informasi Pengangkatan Dan Pemberhentian Masa Jabatan RT Dan RW Di Kelurahan Tanjung Mas Semarang adalah sebagai berikut : Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Gambar 1. Metode Tahapan Penelitian Dalam melaksanakan penelitian ini dimulai dari identifikasi masalah yang ada di Kelurahan Tanjung Mas Semarang, kemudian Menyusun alternatif solusi yang mungkin bisa dilakukan, dari solusi terpilih dicoba untuk disimulasikan. Dari identifikasi masalah ditetapkan prioritas utama yaitu tentang perlunya system yang memudahkan untuk mengelola informasi jabatan RT RW untuk tertib administrasi dan kemudahan informasi. Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan pembangun sistem dengan nama SIJARWAT (Sistem Informasi Jabatan RT RW). Kemudian setelah dirasa sesuai dan pas untuk menangani permasalahan yang ada dilanjutkan dengan pembuatan sistem / aplikasi dalam hal ini SIJARWAT, dan diimplementasikan, untuk selanjutnya dilakukan training/pelatihan system ke staf Kelurahan Tanjung Mas Semarang, dimana selama dalam pelaksanaan penelitian selalu dilakukan konseling tentang permasalahan yang timbul dari penerapan SIJARWAT untuk kemudian dilakukan evaluasi guna kelanjutan dari penelitian dan pengembangan sistem selanjutnya dengan konsep Waterfall. Gambar 2. Metode Waterfall HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menekankan pada pelaksanaan pengembangan sistem untuk mengelola informasi Sumber Daya manusia, dalam hal ini untuk mengelola informasi yang berkaitan dengan jabatan RW dan RT yang diimplementasikan dalam program SIJARWAT yang dilakukan secara single user, dikerenakan utuk menjaga kemanan Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. sistem dan kepentingan internal(Reviewing for the Nexus: Human Resource Development Practicesand Employee Commitment in Organizations by Rashmi Thakur. Surya Chhetri. Tulika Jha. Mayanath Ghimire :: SSRN, n. ), (Bahuguna et , 2. , (Ethics and Human Resource Development: Societal and Organizational Contexts | SpringerLink, n. Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa standar untuk pemodelan, pendokumentasian, dan perancangan sistem perangkat lunak. UML menyediakan seperangkat notasi dan aturan untuk menggambarkan secara visual struktur dan perilaku sistem(Firdaus & Bakti, 2. , (Patil et al. ,(Conrardy & Cabot, 2. Konsep dasar UML Diagram Struktur Diagram Kelas: Menjelaskan kelas, atribut, dan hubungan antar kelas. Diagram Objek: menunjukkan hubungan antara instance kelas dan objek pada titik waktu tertentu. Diagram Komponen: Memodelkan komponen perangkat lunak dan ketergantungan di antara mereka. Diagram Paket : Menampilkan struktur hierarki dalam paket atau namespace . Behavior Diagram: Diagram Kasus Penggunaan: Menunjukkan interaksi antara aktor dan sistem. Diagram Aktivitas: Memodelkan alur kerja atau aliran kontrol dalam proses atau sistem bisnis. Diagram Status : menunjukkan siklus hidup objek atau entitas sistem dari satu keadaan ke keadaan lainnya. Diagram Sekuen: Menjelaskan interaksi antar objek dalam urutan waktu tertentu. Diagram Interaksi: Diagram Kolaborasi: Menampilkan interaksi antar objek dalam konteks tertentu. Diagram Komunikasi: Model interaksi antar objek dalam konteks tertentu. Diagram Interaksi Pengaturan pesan: Menampilkan pesan yang dikirim antar objek dalam interaksi Diagram Kepakaran: Diagram Komposisi: Menunjukkan bagaimana beberapa elemen membentuk satu kesatuan yang lebih besar. Diagram Penggunaan : Menunjukkan bagaimana sistem digunakan oleh entitas atau aktor yang berbeda. Diagram Aktor : Menampilkan aktor yang berinteraksi dengan sistem . Diagram pemodelan struktural lainnya: Diagram Paket: Menjelaskan struktur hierarki paket. Diagram Objek : Menampilkan hubungan antara objek. Diagram Penggunaan: memodelkan bagaimana pengguna menggunakan sistem. UML juga mencakup konsep-konsep seperti generalisasi, asosiasi, agregasi, komposisi, pewarisan, dan abstraksi. Notasi ini memungkinkan pengembang Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. perangkat lunak untuk dengan mudah menggambarkan struktur dan perilaku sistem yang kompleks, memfasilitasi proses analisis, desain, dan implementasi. Pengembangan Sistem Pengembangan sistem adalah proses merancang, membangun, dan mengimplementasikan solusi teknologi informasi yang memenuhi kebutuhan dan tujuan bisnis organisasi, ini mencakup berbagai langkah mulai dari analisis kebutuhan hingga implementasi dan pemeliharaan sistem. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan kemampuan organisasi untuk mengambil keputusan yang tepat(Full Article: Management Control Systems for Sustainable Development: A Bibliographic Study, n. ), (Maqbool et al. , 2. (Singgalen, 2. Proses pengembangan sistem diawali dengan memahami kebutuhan dan tantangan organisasi(Prabowo, n. Hal ini mencakup analisis rinci tentang bagaimana proses bisnis saat ini berjalan dan mengidentifikasi area di mana teknologi informasi dapat membantu meningkatkan Setelah persyaratan dipahami, tim pengembangan bekerja untuk merancang arsitektur sistem, memilih teknologi yang sesuai, dan mengembangkan aplikasi atau platform yang diperlukan. Selama tahap implementasi, sistem yang dikembangkan diuji secara menyeluruh untuk memastikan berfungsi dengan baik dan memenuhi kebutuhan Tahapan Pengujian Pada tahapan ini dilakukan pengujian hasil dari pengembangan sistem SIJARWAT dengan metode black box. Sebagaimana tampak pada tabel 1. Setelah pengujian berhasil, sistem diluncurkan dan dipasang di dalam Namun, pengembangan sistem ini belum selesai. Perusahaan harus terus memantau kinerja sistem, menanggapi umpan balik pengguna, dan melakukan pembaruan serta perbaikan seperlunya untuk memastikan bahwa sistem tetap relevan dan efektif dari waktu ke waktu. Secara keseluruhan, pengembangan sistem adalah upaya yang kompleks dan terstruktur untuk memberikan solusi teknologi informasi yang membantu perusahaan mencapai tujuannya, meningkatkan daya saing, dan beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang selalu berubah. Perancangan dan Implementasi Pemodelan sistem yang diterapkan dalam penelitian ini terdapat beberapa jenis diagram dalam UML, jenis diagram UML yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : Use Case. Activity Diagram, dan Class Diagram(Design a Web-Based Library Information System Using the Waterfall Method (Case Study of Sma Muhammadiyah Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. | ASTONJADRO, 2. , (Sreenivasan & Kothandaraman, 2. , (Building Material Inventory Information System at UD. Alam Raya Uses the Waterfall Method | International Journal of Computer Science and Information Technology, n. Gambar 3. Use Case Diagram Gambar 4. Activity Diagram Gambar 5. Class Diagram Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Gambar 6. Tampilan Menu Utama Gambar 7. Tampilan Menu Ganti Password Gambar 8. Tampilan Data Pengurus RW RT Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Gambar 9. Tampilan Operasi Data Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Gambar 10. Tampilan Output Berupa SK halaman 1 Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Gambar 11. Tampilan Output berupa SK halaman ke 2 Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Gambar 12. Tampilan Output Lampiran SK Tabel 1. Tabel pengujian black box Pengguna Sistem Fungsi Kepala Kelurahan Tampilan halaman Utama Kepala Kelurahan Kepala Kelurahan Tampilan sistem login Tampilan Hasil User berhasil melihat sistem halaman utama User berhasil sistem login User berhasil menginput data Kepala Kelurahan Tampilan menu User berhasil masuk ke menu Hasil Pengujian Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. utama dan sub Kepala Kelurahan Tampilan menu User baerhasil masuk ke menu Berhasil Sekretaris Kelurahan Tampilan halaman Utama User berhasil melihat sistem halaman utama Berhasil Sekretaris Kelurahan Tampilan sistem login User berhasil sistem login Berhasil Sekretaris Kelurahan Tampilan Sekretaris Kelurahan Sekretaris Kelurahan User berhasil menginput data User berhasil masuk menu Tampilan menu input dan input data melakukan input User Berhasil Tampilan menu mencetak cetak informasi informasi dan dan SK Berhasil Berhasil Berhasil SIMPULAN Aplikasi SIJARWAT ini mengelola data diri secara lengkap bagi pemangku jabatan RW RT dan jajaranya. Penerapan SIJARWAT ini dilakukan single user, dengan pertimbangan menjaga keamanan data. Dimana usernya hanya Kepala Kelurahan dan Sekretaris Kelurahan. Tujuan dari aplikasi ini untuk memudahkan pihak Kelurahan dalam memantau data RW. RT dan jajaranya, sampai ke masa jabatanya. Aplikasi ini dirancang dan dibangun mulai dari input data RW. RT dan jajaranya sampai ke informasi cetak seperti pembuatan SK RW dan RT. DAFTAR PUSTAKA