1 P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 SURYA INFORMATIKA. VOL. 13 No. November 2023 SISTEM INFORMASI PENGAJUAN CUTI PEGAWAI BALAI DESA WATUSALAM BERBASIS WEBSITE Rafina Risqi Apriliatin1. Alfa Yuliana Dewi2. Edy Subowo3. Manajemen Informatika Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan Jl. Raya Pahlawan No. 10 Gejlig Ae Kajen Kab. Pekalongan Telp. : . 385313, e-mail: . umpp@gmail. ABSTRACT The process of managing leave at Watusalam Village Office is currently still being done manually. Checking the remaining leave, applying for leave, and approval for leave are done manually and still rely on the leave form requested by the secretary. This leave management process has several weaknesses. Employees are unable to know the remaining personal leave and leave taken by employees directly, so employees cannot manage their leave properly. Another weakness is the process of managing employee leave is less effective and efficient. This study aimed to create a website-based leave application information system using the structured PHP programming language and MySQL database, using the waterfall method system development method. The application was expected to be able to solve problems encountered in managing leave manually at Watusalam Village Office. Keywords: Information System. Employee Leave. Watusalam Village Office. Website ABSTRAK Penggunaan teknologi informasi dalam suatu organisasi pemerintahan semakin dibutuhkan dalam meningkatkan pelayanan sektor untuk mendukung peran pemerintah dalam penyelenggaraan kekuasaan, karena perkembangan teknologi yang sangat pesat menuntut suatu instansi untuk memperoleh informasi yang lebih cepat dan akurat. Adanya sistem informasi yang terintegrasi untuk pengelolaan data akan memudahkan kinerja suatu organisasi atau instansi. Salah satu organisasi yang dapat berkembang dengan adanya teknologi informasi adalah manajemen Pemerintah Desa. Administrasi yang dapat dikelola dengan berbagai IT termasuk Administrasi Kepegawaian Desa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati objek penelitian secara langsung, penulis melakukan wawancara, serta studi pustaka dan dokumentasi terkait dokumen-dokumen terkait penelitian. metode pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. menghasilkan sistem informasi pengajuan cuti pegawai balai desa watusalam. Sistem ini membantu pegawai balai desa dalam mengelola administrasi kepegawaian desa terutama pada saat mengajukan Kata Kunci: Sistem Informasi. Cuti. Kepegawaian. Website. Balai Desa. Waterfall. PENDAHULUAN Pada masa sekarang ini peranan IT sangat penting dikarenakan dengan seiringnya perkembangan IT, banyak orang-orang melakukan perkerjaan dengan menggunakan komputer maupun menggunakan ponsel untuk berkomunikasi. Namun hal tersebut harus diimbangi dengan kesadaran menggunakan IT untuk kepentingan positif, sehingga perkembangan IT di Indonesia berkembang, tetapi belum mencakup banyak hal lainnya. Pemanfaatan teknologi informasi pada sebuah organisasi pemerintahan semakin dibutuhkan dalam meningkatkan pelayanan sektor untuk mendukung peran pemerintah dalam penyelenggaraan kekuasaan, karena perkembangan teknologi yang sangat pesat menuntut suatu instansi untuk memperoleh informasi yang lebih cepat dan akurat. Dengan adanya suatu sistem informasi yang sudah terintegrasi untuk pengelolaan data akan mempermudah kinerja suatu organisasi maupun instansi. Organisasi yang dapat berkembang dengan adanya teknologi informasi salah satunya adalah pengelolaan Administrasi Desa. Administrasi yang dapat dikelola dengan IT bermacam Ae macam termasuk di dalamnya. Administrasi Pegawai Desa. Balai Desa Watusalam. Kecamatan Buaran. Kabupaten Pekalongan. Provinsi Jawa Tengah merupakan unsur pelaksana pemerintahan desa. Tiap pegawai memiliki uraian tugas yang berbeda-beda dari setiap sub bagiannya. Salah satunya adalah pengelolaan absensi karyawan dalam hal pengajuan cuti. Beberapa pegawai mengeluhkan tenteng pengajuan cuti, dimana permasalahan yang muncul adalah sistem pengajuan cuti seperti lambatnya pencarian data cuti pegawai, serta form pengajuan cuti pegawai masih pengisian form masih dilakukan secara manual belum terkomputerisasikan, sehingga terdapat kendala dalam merekap hak cuti pegawai desa. Permasalahan pengajuan cuti menyebabkan beberapa pihak yang kekurangan informasi seperti berapa data jumlah sisa cuti mereka, proses persetujuan pengajuan harus menemui atasan masingmasing terlebih dahulu, serta pemprosesan data yang masih manual menggunakan format kertas merupakan suatu Melihat permasalahan perihal cuti pegawai, maka dibutuhkan aplikasi berbasis website berupa sistem informasi pengajuan cuti pegawai yang mampu memberikan informasi tentang cuti pegawai, informasi sisa cuti pegawai dan juga pengajuan cuti pegawai secara Dengan adanya Website Pengajuan Cuti, semua pegawai dapat mengakses selama 24 jam dalam pengajuan cuti maupun hanya sekedar melihat informasi Selain itu pegawai juga tidak harus bertatap muka dengan atasannya ketika akan melakukan pengajuan cuti. SISTEM INFORMASI PENGAJUAN CUTI PEGAWAI BALAI DESA WATUSALAM BERBASIS WEBSITE P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 SURYA INFORMATIKA. VOL. 13 No. November 2023 II. LANDASAN TEORI 1 Tinjauan Pustaka Penelitian yang dilakukan oleh Hawari dengan judul AuSistem informasi pengajuan cuti karyawan berbasis web menggunakan framework CodeIgniter tahun 2019. Ay Permasalahan yang ada yaitu lambatnya Pencarian data Cuti karyawan, serta form pengajuan cuti masih diisi secara manual. Metode yang digunakan yaitu metodologi RUP (Rational Unified Proces. Menggunakan bahasa pemograman PHP dan MySql sebagai databasenya. Menghasilkan Aplikasi Sistem Pengajuan Cuti sehingga proses pembuatan laporan cuti menjadi lebih mudah. Penelitian lain oleh Ubaidillah dengan judul AuAplikasi Sistem Informasi Pengajuan Cuti Karyawan Berbasis Web pada PT. Gomeds Network tahun 2021. Ay Permasalahan yang ada yaitu dalam proses pengajuan cuti untuk karyawannya dimana pengajuan cuti masih ditangani secara manual, meskipun personal komputer telah tersedia sebagai fasilitas pendukung aktifitas kerja tetapi kurang maksimal. Menggunakan metode SDLC (System development life sycl. Persamaan dari kedua penelitian tersebut adalah aplikasi sistem informasi yang sama-sama berbasis Web dan menggunakan metode Waterfall. Sedangkan perbedaan keduanya yaitu adanya fitur laporan baik dalam bentuk website ataupun cetak. Metode Penggembangan sistem yang akan dibuat menggunakan metode waterfall dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySql sebagai Databasenya. 2 Pengertian Cuti Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dimaksud Cuti adalah meninggalkan pekerjaan beberapa waktu secara resmi untuk beristirahat dan sebagainya. (KBBI). Sedangkan Menurut (Siagian, 1. menyebutkan bahwa cuti merupakan hak setiap pekerja dalam setiap tahun kerja, biasanya hak cuti itu adalah selama dua belas hari kerja dan dalam kurun waktu tersebut pegawai yang bersangkutan mendapat gaji penuh dan waktu cuti itu diperhitungkan sebagai bagian masa aktif untuk perhitungan pensiun kelak. Maka simpulan dari cuti adalah hak setiap pekerja untuk libur beberapa hari dan tetap mendapat gaji Gambar 3. 2: Flowchart Sistem Yang Diusulkan. Flowchart sistem yang diusulkan terdiri pegawai, kepala desa dan sekretaris, yang dimana pegawai sebagai user, kepala desa sebagai persetujuan, lalu sekretaris sebagai admin. Pada sistem Pegawai akan login terlebih dahulu lalu mengajukan cuti setelah itu admin akan menginputkan data cuti lalu meminta persetujuan dari kepala desa, setelah kepala desa mengkonfirmasi data akan dikembalikan kepada sekretaris untuk di informasikan kepada pegawai serta di simpan di laporan cuti pegawai, maka sistem penggajuan cuti selesai. Perancangan Aliran Data (DFD) Diagram Konteks i. Metode Penelitian Rancangan Sistem Yang Diusulkan Berikut merupakan gambaran flowchart rancangan sistem yang diusulkan: Gambar 3. 3: Diagram Konteks. Diagram konteks di atas memiliki satu proses yaitu sistem informasi pengajuan cuti dan tiga entitas yaitu pegawai desa sebagai user, sekretaris desa sebagai admin, dan kepala desa sebagai super admin. Admin terlebih dulu menginput data pegawai dan input data cuti awal. Pegawai desa mengajukan permintaan cuti, sedangkan kepala desa memverifikasi permintaan cuti. SISTEM INFORMASI PENGAJUAN CUTI PEGAWAI BALAI DESA WATUSALAM BERBASIS WEBSITE P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 SURYA INFORMATIKA. VOL. 13 No. November 2023 DFD level 0 Gambar 3. 6: DFD level 5 Proses 1. Proses 2. Proses Perancangan Basis Data (ERD) Gambar 3. 4: DFD level 0 Pada gambar DFD level 0 memiliki enam proses . ogin, olah data pengguna, melihat jadwal cuti, input cuti, validasi cuti, dan ceta. , empat data store . ogin, data pengguna, data cuti, validasi cut. , dan tiga entitas . egawai desa, sekretaris desa, dan kepala des. DFD level 2 Proses 1 Gambar 3. 7: Perancangan Basis Data (ERD). Gambar 3. 5: DFD level 2 Proses 1 Pada gambar di atas ada beberapa proses . lah data pegawai, olah data sekretaris, dan olah data kepala des. , serta tiga entitas . egawai, sekretaris, dan kepala des. DFD level 5 Proses 1. Proses 2. Proses 3 Dari rancangan ERD terdapat sembilan tabel yaitu tabel pegawai, tabel sekretaris, tabel kepala desa, tabel login, tabel data pegawai, tabel awal cuti, tabel jadwal cuti, tabel permintaan cuti, tabel verifikasi cuti. IV HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Tampilan Halaman Pegawai 1 Tampilan Halaman Login Pada gambar di atas memiliki tiga proses . ata cuti, validasi cuti, dan acc cut. , serta satu entitas . epala des. , dan satu data store . ata cut. Gambar 4. 1: Tampilan Login Pegawai bisa login dengan memasukkan username dan password. SISTEM INFORMASI PENGAJUAN CUTI PEGAWAI BALAI DESA WATUSALAM BERBASIS WEBSITE P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 SURYA INFORMATIKA. VOL. 13 No. November 2023 2 Tampilan Halaman Buat Akun 7 Tampilan Halaman Cetak Surat Gambar 4. 2: Tampilan Buat Akun. Gambar 4. 7: Tampilan Cetak Surat. Apabila pegawai belum mempunyai akun, pegawai dapat mendaftarkan diri dengan mengisi data-data. Seletah Mengklik ikon Cetak surat dokumen harus donwload terlebih dahulu, lalu setelahnya bisa di print/cetak. 3 Tampilan Halaman Cuti 2 Tampilan Halaman Admin 1 Tampilan Halaman Cuti Admin Gambar 4. 3: Tampilan Cuti pegawai. Pegawai dapat melihat data cuti yang sudah diterima, menunggu konfirmasi, mencetak surat, dan bisa menghapus data tersebut. 4 Tampilan Halaman Permohonan Cuti Gambar 4. 8: Tampilan Cuti admin. Admin dapat mengakses data pegawai dengan mengedit ataupun menghapus data pegawai yang sudah mengajukan cuti. 2 Tampilan Halaman Pegawai Gambar 4. 4: Tampilan Permohonan Cuti. Gambar 4. 9: Tampilan Pegawai. Pada halaman ini Pegawai bisa mengajukan cuti cengan mengisi kolom-kolom yang tersedia. 5 Tampilan Halaman Setting Pada halaman ini admin dapat melihat data pegawai, admin juga dapat mengolah data dengan menambah, mengedit ataupun menghapus data pegawai. 3 Tampilan Halaman Tambah Pegawai Gambar 4. 5: Tampilan Setting Halaman ini digunakan apabila pengguna akan mengganti username dan password. 6 Tampilan Halaman Lengkapi Data Gambar 4. 10: Tampilan Tambah Pegawai. Admin bisa menambahkan akun pegawai dengan membuka halaman ini, setelah didaftarkan admin, pegawai bisa mengganti username dan password di menu setting. 3 Tampilan Halaman Super Admin 1 Tampilan Halaman Admin Gambar 4. 6: Tampilan Lengkapi Data Pegawai dapat melengkapi data akunnya pada tampilan halaman ini. Gambar 4. 11: Tampilan Admin. SISTEM INFORMASI PENGAJUAN CUTI PEGAWAI BALAI DESA WATUSALAM BERBASIS WEBSITE P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 SURYA INFORMATIKA. VOL. 13 No. November 2023 Halaman ini menampilkan data-data admin, disini juga dapat menambahkan admin. 2 Tampilan Halaman Tambah Admin Gambar 4. 12: Tampilan Tambah Admin. Super admin dapat menambahkan admin pada halaman ini, dengan mengisi username, password, dan email. 3 Tampilan Halaman Cuti Gambar 4. 13: Tampilan Cuti super admin. Halaman ini menampilkan data pegawai yang telah mengajukan cuti, terdapat informasi status cuti dan cetak 4 Tampilan Halaman Cuti Aksi Super apabila menolak izin cuti dapat menuliskan alasannya pada kolom komentar lalu apabila setuju klik ya, klik tidak untuk membatalkan. KESIMPULAN DAN SARAN 1 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dari bab-bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai . Sistem Informasi Pengajuan Cuti Pegawai Balai Desa Watusalam Berbasis Website telah berhasil dibuat menggunakan PHP dengan Framework Codeigniter. Aplikasi yang telah dibuat berisi akun, permohonan cuti, data cuti, status cuti dan sisa Untuk memulainya dengan mendaftar terlebih dahulu login/buat akun, kemudian mengisi permohonan cuti, lalu melihat progres pada status cuti, sudah disetujui, ditolak ataupun menunggu konfirmasi. Dengan aplikasi ini, dapat membantu administrasi kepegawaian pada balai desa watusalam terutama pada saat pengajuan izin cuti. 2 Saran Berkaitan dengan selesainya penulisan penelitian ini, ada beberapa saran yang dapat penulis sampaikan yaitu sebagai berikut: Gambar 4. 14: Tampilan Cuti Aksi. Pada halaman ini super admin dapat memilih opsi aksi centang atau silang untuk memverifikasi cuti pegawai. 5 Tampilan Halaman Terima Cuti Gambar 4. 15: Tampilan Terima Cuti. Super apabila menyetujui izin cuti dapat menuliskan alasannya pada kolom komentar lalu apabila setuju klik ya, klik tidak untuk membatalkan. 6 Tampilan Halaman Tolak Cuti Gambar 4. 16: Tampilan Tolak Cuti. Penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk penelitian selanjutnya di bidang sistem informasi Penulis mengharapkan pada pengembangan aplikasi berikutnya agar aplikasi ini dapat dibuat berbasis Android. Penulis juga mengharapkan adanya fitur notifikasi, sehingga tidak perlu masuk website jika akan mengecek apabila izin cuti telah DAFTAR PUSTAKA