Kelola: Journal of Islamic Education Management April 2025. Vol. 10 No. 1 Hal126 - 135 P-ISSN : 2548 Ae 4052 E-ISSN : 2685 Ae 9939 A2019 Manajemen Pendidikan Islam. https://ejournal. id/index. php/kelola PERAN PENDAMPINGAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SD ISLAM NURUS SUNNAH 1Nuansa Ayu Prisca Andini, 2Haniatul MasAoudah, 3Soedjono 1,2,3 Universitas PGRI Semarang Alamat Surat E-mail: nuansayuprisca@gmail. haniatulmasudah30@gmail. soedjono@upgris. Abstract The role of school principals in coaching teachers, particularly in enhancing the quality of learning, is a significant area of inquiry in the context of the Kurikulum Merdeka. This research aims to uncover how school principals contribute to the planning, organization, actuating, and controlling of coaching programs designed to elevate the quality of education. Employing a qualitative descriptive methodology, this study collected data through interviews, observations, and document The findings indicate that: . the principal of SD Islam Nurus Sunnah actively participated in planning and organizing a coaching program for teachers, enlisting the involvement of the vice principal for curriculum. this coaching initiative is intended to pinpoint the challenges encountered by teachers in the teaching process, thereby facilitating improvements in learning outcomes. the coaching program is implemented comprehensively, encompassing all teachers, and the observation schedule is kept confidential to foster a more authentic . teachers who have demonstrated effective teaching practices are provided opportunities to share their expertise in teacher forums, while those requiring additional support can participate in coaching sessions. Keywords: Coaching. Learning Quality. Abstrak Peran pendampingan kepala sekolah terhadap guru terutama dalam hal meningkatkan kualitas pembelajaran merupakan hal yang penting untuk diteliti di era kurikulum merdeka ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana peran kepala sekolah dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan melakukan pengawasan pada program pendampingan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: . kepala SD Islam Nurus Sunnah telah melakukan perencanaan dan pengorganisasian program pendampingan terhadap guru dengan melibatkan wakil kepala sekolah bidang kurikulum dalam merencanakan program dan melakukan pendampingan. program pendampingan ini bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang dialami guru dalam pembelajaran gara dapat meningkatkan kualitas . pelaksanaan program pendampingan ini menyeluruh kepada seluruh guru dan tidak dipublikasikan jadwal observasi agar hasil lebih alamiah. terdapat guru yang telah melaksanakan pembelajaran dengan baik kemudian diberi wadah untuk berbagi praktik baik pada forum diskusi guru dan bagi guru yang yang membutuhkan pendampingan lebih akan mengikuti kegiatan coaching. Kata Kunci: Pendampingan. Kualitas Pembelajaran. Vol 10. No. April 2025 Peran Pendampingan Kepala SekolahA . PENDAHULUAN Kualitas pembelajaran merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan bagi setiap satuan pendidikan. Kualitas pembelajaran memegang peran penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Bicara tentang pembelajaran tentu tidak bisa lepas dari peran seorang guru di dalamnya. Guru merupakan pilar utama dalam proses pembelajaran sehingga kualitas guru secara langsung berdampak pada kualitas pembelajaran yang diterima peserta didik. Dalam rangka mencapai kualitas pembelajaran yang diharapkan, diperlukan bimbingan atau pembinaan dari kepala sekolah sebagai manajer sekolah. Pembinaan yang berfokus pada aspek pembelajaran disebut dengan supervisi akademik1. Bicara tentang kualitas pembelajaran tentu sangat erat kaitannya dengan kurikulum. Di Indonesia, kurikulum terus dikembangkan seiring dengan perkembangan zaman. Kurikulum yang saat ini diterapkan yakni kurikulum merdeka. Di dalam kurikulum merdeka, terdapat paradigmaparadigma baru terkait dengan pendidikan, misalnya saja supervisi. Sebelumnya kita mengenal supervisi itu bersifat administratif dan evaluatif. Namun, di dalam kurikulum merdeka, supervisi bertransformasi menjadi lebih kolaboratif, pengembangan profesional dan berpusat pada peningkatan kualitas pembelajaran. Supervisi merupakan salah satu metode pengembangan profesional guru yang mencakup kolaborasi, refleksi dan dialog, yang memungkinkan guru untuk dapat merefleksikan pengalaman mereka sendiri dengan profesional lain, memfasilitasi pengembangan keterampilan profesional dan praktik kelas Supervisi di era kurikulum merdeka ini, lebih dekat maknanya dengan istilah pendampingan. Pendampingan yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran meliputi kegiatan bimbingan teknis, coaching, dan kolaborasi. Pendampingan yang dilakukan oleh kepala sekolah tidak lepas dari kegiatan manajerial kepala sekolah. Kegiatan manajerial ini merupakan rangkaian kegiatan yang dalam prosesnya melibatkan semua sumber daya yang ada melalui kegiatan yang efektif dan produktif sesuai dengan tujuan awal dengan indikatornya yaitu Planning. Organizing. Actuating dan Controlling3. Keberhasilan peran manajerial kepala sekolah dapat dilihat dari hasil rapor pendidikan. Rapor pendidikan merupakan platform yang menyediakan data laporan hasil evaluasi sistem pendidikan sebagai penyempurnaan rapor 1 Sola. Ermi. "Supervisi Akademik versus Kualitas Pembelajaran. " Idaarah 3, no. : 148-154. 2 Rahma. Zaqia, and Teguh Triwiyanto. "Urgensi Pelaksanaan Supervisi Akademik dalam Peningkatan Kompetensi Guru di Era Merdeka Belajar. " Al-Abshar: Journal of Islamic Education Management 2, no. : 142-155. Rupnidah. Rupnidah, and Delfi Eliza. "Analisis Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak. " Jurnal Basicedu 6, no. : 4653-4662. Vol 10. No. April 2025 128 | Nuansa Ayu Prisca Andini dkk. mutu sebelumnya4. Peran pendampingan kepala sekolah dalam kegiatan manajerial diharapkan dapat berperan untuk meningkatkan hasil rapor pendidikan yang di dalamnya terdapat aspek kualitas pembelajaran. Berdasarkan rapor pendidikan di SD Islam Nurus Sunnah pada tahun 2024, aspek dengan nilai terendah dan mengalami penurunan dari tahun 2023 yakni pada kualitas pembelajaran dengan predikat sedang. Akar dari permasalahan ini terletak pada metode pembelajaran yaitu praktik pengajaran yang bertujuan untuk membimbing dan mendukung peserta didik dalam membangun pemahaman atau pengetahuan baru. Adanya fakta tersebut, maka peneliti terdorong untuk menganalisis bagaimana peran pendampingan kepala sekolah terhadap guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Islam Nurus Sunnah Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana peran kepala sekolah dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan melakukan pengawasan pada program pendampingan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Islam Nurus Sunnah. Kualitas adalah tingkat baik buruknya sesuatu, kadar, derajat atau taraf kepandaian, kecakapan, dan sebagainya5. Sesuatu dikatakan berkualitas ketika sesuatu itu bernilai baik atau mengandung makna yang baik dan begitu pula sebaliknya, sesuatu dikatakan tidak berkualitas apabila sesuatu itu memiliki nilai atau mengandung makna yang kurang baik6. Pembelajaran berasal dari kata dasar AuajarAy yang mengandung arti petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui. Kemudian dari kata AuajarAy tercipta kata kerja AubelajarAy yang berarti berusaha atau berlatih untuk mendapatkan kepandaian atau ilmu dan kata AupembelajaranAy yang berasal dari kata AubelajarAy yang mendapat imbuhan awalan AupemAy dan akhiran AuanAy yang memiliki arti proses7. Pembelajaran merupakan suatu usaha yang disengaja bertujuan, dan terkendali agar orang lain belajar atau terjadi perubahan yang relatif menetap pada diri orang lain. Usaha yang dimaksud dalam pengertian ini dapat dilakukan oleh seseorang atau suatu tim yang memiliki kemampuan dan kompetensi dalam merancang dan mengembangkan sumber belajar yang Jadi, kualitas pembelajaran adalah tingkat baik buruknya suatu proses pembelajaran yang berdampak pada hasil atau keluarannya. Apabila kualitas 4 Kemendikbudristek. Kemendikbudristek. "Buku saku rapor pendidikan Indonesia untuk satuan pendidikan: rapot pendidikan indentifikasi, refleksi, benahi. " . Badu. Syamsu Q. , and Novianty Djafri. "Kepemimpinan dan perilaku " Gorontalo: Ideas Publishing . 6 Tuala. AuManajemen Peningkatan Mutu Sekolah. Ay Lintang Rasi Aksara Books . 7 Depdikbud. AuKamus Besar Bahasa Indonesia. Ay Jakarta: Balai Pustaka . Daulae. Tatta Herawati. "Langkah-langkah pengembangan media pembelajaran menuju peningkatan kualitas pembelajaran. " In Forum Paedagogik, vol. 10, no. 1, pp. Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, 2019. Kelola: Journal of Islamic Education Management Peran Pendampingan Kepala SekolahA . suatu pembelajaran baik maka menghasilkan keluaran yang baik pula, dan begitu juga sebaliknya. Agar kualitas pembelajaran dapat meningkat, dibutuhkan perbaikan pada proses pembelajaran. Kualitas pembelajaran yang efektif sangat bergantung pada bagaimana guru mampu membangun hubungan yang baik dengan siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang Guru dalam menjalankan proses pembelajaran sangat membutuhkan pendampingan dari kepala sekolah selaku manajer satuan pendidikan. Proses pendampingan yang dilakukan seorang pelatih . kepada individu . atau kelompok, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja, pengembangan potensi, dan untuk mencapai tujuan tertentu disebut dengan istilah coaching. Coaching merupakan suatu pendekatan pengembangan individu atau tim yang bertujuan untuk membantu mencapai tujuan tertentu melalui proses refleksi, pengenalan diri, dan peningkatan keterampilan9. Pada konteks pendidikan, coaching memberikan perhatian khusus pada pengembangan profesional guru dan peningkatan kualitas pembelajaran. Dalam hal ini, kepala sekolah sebagai coach . dan guru sebagai coachee . ndividu yang Kepala sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui proses pendampingan ini lantas dikaitkan dengan fungsi manajemen yang meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Kepala sekolah sebagai manajer memiliki tugas pokok manajerial. dalam menjalankan tugas pokok manajerialnya, kepala sekolah memiliki fungsi manajemen yang merupakan elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen dan juga menjadi acuan bagi seorang manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Teori yang dikemukakan oleh George R. Terry bahwa proses manajemen pengelolaan terdiri dari perencanaan (Planin. , pengorganisasian (Organizin. , penggerakkan (Actuatin. , dan pengawasan (Controlin. atau disingkat POAC10. Dalam menjalankan tugasnya sebagai manajer di satuan pendidikan, kepala sekolah menerapkan fungsi-fungsi manajemen sebagaimana teori dari George R. Terry, termasuk pada program pendampingan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Perencanaan (Plannin. Perencanaan adalah memilih pekerjaan yang harus dilakukan oleh kelompok untuk dapat mencapai tujuan yang ditetapkan11. Rencana dibutuhkan untuk dapat memberikan kepada organisasi tujuan-tujuannya dan menetapkan prosedur yang terbaik untuk pencapaian tujuan-tujuan 9 Pasaribu. Nani Herlina. "Penerapan Coaching dalam Program Perkembangan Peserta Didik. " Jurnal Pendidikan Indonesia 2, no. : 1928-1939. 10 Hidayah. Rahmad. Hasan Sazali, and Sholihah Titin Sumanti. "Manajemen Humas dan Informasi dalam Mengelola Berita pada Website Universitas Islam Negeri Sumatera Utara . Uinsu. Ac. Sebagai Media Informasi Universitas. " SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial. Ekonomi. Budaya. Teknologi. Dan Pendidikan 2, no. : 2027-2034. 11 Hidayah. Rahmad. Hasan Sazali, and Sholihah Titin Sumanti. Vol 10. No. April 2025 130 | Nuansa Ayu Prisca Andini dkk. yang telah ditentukan tersebut12. Perencanaan yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam hal ini yaitu pada program pendampingan terhadap guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Pengorganisasian (Organizin. Pengorganisasian merupakan proses penyusunan organisasi formal dengan melakukan aktivitas merancang struktur, menganalisis pekerjaan, mengelompokkan dan membagikan pekerjaan kepada anggota tim13. dalam lingkungan sekolah, pengorganisasian yang dilakukan oleh kepala sekolah berupa pembagian pekerjaan yang telah dirancang untuk diselesaikan oleh para guru. Pada program pendampingan kepala sekolah terhadap guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kepala sekolah melakukan pembagian tugas kepada guru untuk melaksanakan program pendampingan tersebut. Pelaksanaan (Actuatin. Pelaksanaan merupakan sebuah usaha untuk menggerakan kelompok dengan sedemikian rupa sehingga mereka mau berusaha untuk dapat mencapai tujuan organisasi. Tahap pelaksanaan merupakan kegiatan yang menggerakkan semua sarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kerja untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan14. Pelaksanaan yang dilakukan oleh kepala sekolah yakni menggerakkan para guru dan sarana yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Dalam hal pendampingan, kepala sekolah menggerakkan guru dan sumber daya lainnya yang dibutuhkan untuk dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Pengawasan (Controlin. Pengawasan merupakan proses untuk mengetahui ketercapaian tujuan organisasi. Pengawasan bertujuan untuk mengontrol jalannya suatu Pengawasan ini dilaksanakan oleh pimpinan yang bertanggung jawab untuk memantau kemajuan dengan mengevaluasi hasil Kepala sekolah menjalankan pengawasan pada setiap proses pendidikan di sekolah termasuk pada program pendampingan terhadap guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. 12 Pratama. Ramanda Yogi. "Fungsi-Fungsi Manajemen AuPOAC. Ay. " Universitas Jenderal Achmad Yani . 13 Angelya. Alifa Audy. Enggin Rios Saputra. Naziha Amani, and Mashudi Hariyanto. "Pengorganisasian dalam Manajemen Pendidikan. " Jurnal Riset Manajemen Dan Akuntansi 2, 3 . : 97-105. 14 Sucahyo. Gilang. "Strategi Public Relations Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia Dalam Mengelola Hoax. " Bachelor's thesis. Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2019. 15 Pratama. Adri. "Kinerja Manajemen Hubungan Masyarakat Di Sma Negeri 1 Model Kota Parepare. " . Kelola: Journal of Islamic Education Management Peran Pendampingan Kepala SekolahA . METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif sering disebut sebagai metode penelitian naturalistik dikarenakan penelitian ini dilaksanakan pada kondisi yang alamiah16. Penelitian ini dilakukan tahun 2024 di SD Islam Nurus Sunnah Semarang dengan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan guru SD Islam Nurus Sunnah. Untuk menjaga validitas penelitian maka dilakukan triangulasi metode yaitu dengan wawancara, observasi, dan penelusuran dokumen. Analisis data meliputi: . reduksi data. penyajian dan . menarik Kesimpulan. PERENCANAAN. PENGORGANISASIAN. PELAKSANAAN DAN PENGAWASAN PROGRAM PENDAMPINGAN DI SD ISLAM NURUS SUNNAH Berdasarkan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pada program pendampingan kepala sekolah terhadap guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Islam Nurus Sunnah. Berikut hasil penelitian dan Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi, ditemukan bahwa kepala SD Islam Nurus Sunnah telah melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan program pendampingan terhadap guru-guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Program pendampingan ini bertujuan untuk dapat menemukan kendala yang dialami guru terutama dalam pelaksanaan pembelajaran mulai dari perencanaan hingga penilaian. Perencanaan merupakan kegiatan memilih pekerjaan yang akan dilakukan oleh kelompok agar dapat mencapai tujuan yang ditetapkan17. Rencana dibuat dengan tujuan agar dapat memberikan tujuan-tujuan dan menetapkan prosedur yang terbaik untuk mencapai tujuan-tujuan yang teah Perencanaan program pendampingan ini berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran sesuai dengan indikator yang nilainya turun pada rapor pendidikan yaitu indikator kualitas pembelajaran. Kepala sekolah melibatkan wakil kepala sekolah bidang kurikulum dalam mendesain program pendampingan. Kepala sekolah merencanakan alokasi waktu untuk observasi kelas, diskusi, dan evaluasi pada program 16 Sugiyono. AuMetode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Ay Bandung: Alfabet . 17 Hidayah. Rahmad. Hasan Sazali, and Sholihah Titin Sumanti. "Manajemen Humas dan Informasi dalam Mengelola Berita pada Website Universitas Islam Negeri Sumatera Utara . Uinsu. Ac. Sebagai Media Informasi Universitas. " SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial. Ekonomi. Budaya. Teknologi. Dan Pendidikan 2, no. : 2027-2034. 18 Pratama. Ramanda Yogi. "Fungsi-Fungsi Manajemen AuPOAC. Ay. " Universitas Jenderal Achmad Yani . Vol 10. No. April 2025 132 | Nuansa Ayu Prisca Andini dkk. Kepala sekolah mendesain kegiatan observasi ini tidak ada jadwal untuk masing-masing guru agar hasil observasi lebih alamiah atau apa adanya tanpa ada setting dari guru. Kepala sekolah melakukan pengorganisasian pada program pendampingan ini. Pengorganisasian dapat diartikan sebagai proses penyusunan organisasi formal dengan melakukan kegiatan merancang struktur, menganalisis pekerjaan, mengelompokkan dan membagikan pekerjaan kepada anggota tim19. Kepala sekolah menunjuk wakil kepala sekolah bidang kurikulum untuk melakukan pedampingan kepada sebagian guru dan sebagian lainnya didampingi oleh kepala sekolah. Wakil kepala sekolah bidang kurikulum ditunjuk sebagai salah satu pendamping pada kegiatan ini dikarenakan sudah mengikuti berbagai pelatihan yang berkaitan dengan kurikulum merdeka. Pada kegiatan pendampingan kali ini kepala sekolah tidak melibatkan guru-guru senior. Hal ini disebabkan karena para guru senior masih beradaptasi dengan kurikulum merdeka yang baru diterapkan tahun ini pada kelas yang mereka ampu. Pelaksanaan yaitu kegiatan menggerakkan seluruh sarana yang dibutuhkan dalam kerja untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan20. Pada pelaksanaan program pedampingan kepala sekolah terhadap guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ini kepala sekolah menunjuk wakil kepala sekolah bidang kurikulum untuk melaksanakan pendampingan bagi sebagian Program pendampingan tidak terjadwal per guru melainkan hanya rentang waktu, sehingga seluruh guru siap diobservasi sewaktu-waktu agar hasil observasi lebih alamiah. Pada pelaksanaan program ini terdapat guru yang menyatakan tidak siap untuk diobservasi karena merasa belum begitu memahami kurikulum merdeka sehingga membutuhkan edukasi tentang program pendampingan dan masih terdapat guru yang memahami program pendampingan sebagaimana supervisi yang bersifat administratif dan sematamata untuk menilai kinerja guru. Namun, disisi lain terdapat guru-guru yang sudah mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik bahkan hingga melakukan kegiatan berbagi praktik baik di dalam forum diskusi guru. Modul ajar yang telah dirancang pun telah memuat kegiatan penguatan literasi dan pembelajaran berdiferensiasi dengan memanfaatkan teknologi. Bagi guru yang masih membutuhkan bimbingan khusus terkait pelaksanaan pembelajaran dalam kurikulum merdeka akan di-coaching oleh kepala sekolah dan tim. 19 Angelya. Alifa Audy. Enggin Rios Saputra. Naziha Amani, and Mashudi Hariyanto. "Pengorganisasian dalam Manajemen Pendidikan. " Jurnal Riset Manajemen Dan Akuntansi 2, 3 . : 97-105. 20 Sucahyo. Gilang. "Strategi Public Relations Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia Dalam Mengelola Hoax. " Bachelor's thesis. Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2019. Kelola: Journal of Islamic Education Management Peran Pendampingan Kepala SekolahA . Lebih lanjut, kepala SD Islam Nurus Sunnah melakukan pengawasan pada program pendampingan terhadap guru dalam meningkatkan kualitas Pengawasan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengontrol jalannya suatu perencanaan21. Pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam bentuk pelaporan yang dilakukan oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum kepada kepala sekolah sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan pendampingan. Hasil laporan tersebut kemudian didiskusikan bersama dengan kepala sekolah. PENUTUP Perencanaan program pendampingan dilaksanakan oleh kepala sekolah bersama dengan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Kepala sekolah memberikan informasi kepada para guru bahwa akan ada program pendampingan yang diawali oleh observasi kelas oleh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Kepala sekolah melakukan pengorganisasian dengan melibatkan wakil kepala sekolah bidang kurikulum dalam perencanaan dan pelaksanaan program pendampingan. Kepala sekolah menunjuk wakil kepala sekolah bidang kurikulum untuk melakukan pedampingan kepada sebagian guru dan sebagian lainnya didampingi oleh kepala sekolah. Pada pelaksanaan program pendampingan, diawali dengan kegiatan observasi kelas yang dilakukan oleh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulumm. Hasil observasi oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum dilaporkan kepada kepala sekolah sebagai bentuk pengawasan atau kontrol dari kepala sekolah yang kemudian dijadikan bahan diskusi. Bagi guru yang hasil observasinya baik yakni terdapat kegiatan penguatan literasi dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui pemanfaatan teknologi, akan diberi wadah untuk berbagi praktik baik pada forum diskusi guru. Adapun guru yang masih butuh banyak pengembangan akan mengikuti kegiatan coaching oleh kepala sekolah dan tim. DAFTAR PUSTAKA