MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 ARTIKEL PENELITIAN GAMBARAN PERILAKU KONTROL PLAK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT PERIODONTAL PADA REMAJA AKHIR DI KECAMATAN SANGKULIRANG KABUPATEN KUTAI TIMUR Nur Hijria Miftahul Khairia. Nisa MuthiAoahb. Nuryanni Dihin Utamic Program Studi Kedokteran Gigi. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman. Samarinda Laboratorium IKGM-P. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman. Samarinda Laboratorium Kedokteran Gigi Klinik. RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Samarinda Email : nurhijriamiftahulkhairi23@gmail. Abstrak Latar Belakang: Perilaku kontrol plak merupakan bentuk upaya pencegahan terjadinya penyakit periodontal. Perilaku mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan. Kontrol plak dilakukan secara mekanis dengan menyikat gigi dan membersihkan daerah interdental serta secara kimiawi dengan penggunaan obat kumur dan penggunaan fluoride pada pasta gigi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku kontrol plak sebagai upaya pencegahan penyakit periodontal pada kelompok usia remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 68,75% responden memiliki pengetahuan kontrol plak dengan kategori sedang, 60,42% responden memiliki sikap kontrol plak dengan kategori sedang, dan 48,96% responden melakukan tindakan kontrol plak dengan kategori sedang. Kesimpulan: Perilaku kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur berada dalam kategori sedang. Edukasi dan pelatihan diperlukan untuk meningkatkan perilaku kontrol plak pada masyarakat khususnya remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. Kata Kunci: Pengetahuan. Sikap. Tindakan. Perilaku. Kontrol Plak Abstract Background: Plaque control serves as effort to prevent periodontal disease which covers knowledge, behaviour, and practice. Mechanical plaque control includes toothbrushing and interdental cleaning. Chemical plaque control is performed through using mouthwash and adding fluoride to toothpaste. Purpose: To find the description about plaque control behaviour to prevent periodontal disease among late adolescents in Sangkulirang Subdistrict. East Kutai District. Method: This research was conducted through a cross sectional Result: 68. 75% of respondents had moderate level of knowledge on plaque control, 60. 42% of respondents performed adequate plaque control behaviour, and 48. 96% of respondents accomplished sufficient plaque control practice. Conclusion: Plaque control behaviour among late adolescents in Sangkulirang Subdistrict. East Kutai District fell into a moderate category. Education and training are necessary to improve plaque control behaviour in society especially late adolescents in Sangkulirang Subdistrict. East Kutai District. Keywords: Knowledge. Attitude. Practice. Behavior. Plaque Control MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 PENDAHULUAN Kesehatan Prevalensi periodontitis pada masyarakat usia di merupakan pintu awal bagi keseluruhan atas 15 tahun menurut Riskesdas 2018 kesehatan tubuh. Data Riset Kesehatan adalah 67,8%. Data Riskesdas Provinsi Dasar Kalimantan Timur 2018 menunjukkan menyatakan bahwa proporsi terbesar sebesar 20,1% penduduk Kabupaten masalah gigi di Indonesia adalah karies Kutai gigi yaitu sebesar 88,8n penyakit kesehatan mulut gusi mudah berdarah periodontal sebesar 74,10%1. dan persentase pada umur 15-24 tahun (Riskesda. Penyakit periodontal adalah salah Timur 22,49% satu penyakit dalam rongga mulut yang ditandai dengan adanya infeksi dan kelompok umur yang lain. peradangan pada jaringan pendukung Faktor etiologi utama terjadinya Secara umum penyakit periodontal penyakit periodontal adalah plak gigi7. dapat diklasifikasikan menjadi gingivitis Plak gigi adalah deposit mikroba yang dan periodontitis3. Gingivitis merupakan terbentuk pada permukaan jaringan keras dan lunak dalam rongga mulut8. Mekanisme pembentukan plak diawali perdarahan, gusi bengkak, dan nyeri Periodontitis pada jaringan periodontal yang ditandai menyebabkan penyakit periodontal10. Salah satu bentuk pencegahan jaringan pendukung gigi dan hilangnya penyakit periodontal adalah kontrol perlekatan periodontal 5. Kontrol plak adalah pengambilan World pelikel tersebut9. Akumulasi plak yang Health Organization plak dan pencegahan menumpuknya (WHO) menyatakan bahwa penyakit bakteri pada gigi dan permukaan gingiva periodontal menyerang manusia pada yang berdekatan4. Kontrol plak yang semua tingkatan, mulai dari anak-anak MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 menghasilkan peningkatan kesehatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. periodontal dan gingiva4. Pengendalian Sampel penelitian ini diambil dengan plak gigi secara individu dapat dilakukan secara mekanis maupun kimiawi. Kontrol plak secara mekanis dapat dilakukan sebanyak 96 responden. Data yang diperoleh adalah data primer dari hasil pengisian kuesioner oleh responden. sedangkan kontrol plak secara kimiawi Penelitian ini mendapatkan persetujuan dapat berupa penggunaan obat kumur fluoride12,13. Berdasarkan data dan permasalahan di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang gambaran perilaku kontrol plak sebagai upaya pencegahan penyakit periodontal pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur dengan alasan prevalensi kelompok usia remaja akhir dan belum pernah ada yang melakukan penelitian Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. 196/KEPK- FK/XII/2022. HASIL DAN PEMBAHASAN Data hasil penelitian ini diambil dari seluruh responden yang telah mengisi kuesioner google form. Analisa karakteristik responden, pengetahuan, sikap, tindakan, serta perilaku tentang kontrol plak. Tabel 1 menunjukkan distribusi data jenis kelamin responden perempuan lebih banyak yaitu sebanyak 52 orang . ,17%) dibandingkan dengan . ,83%). Hasil penelitian menunjukkan Jenis penelitian yang digunakan No. responden laki-laki sebanyak 44 orang METODE PENELITIAN SMA metode survei. Penelitian ini dilakukan di sebanyak 71 orang . ,96%) dan untuk Kecamatan Kabupaten data distribusi pendidikan terakhir paling Kutai Timur. Waktu pengumpulan data sedikit yaitu pendidikan akhir SMP mulai dilaksanakan pada bulan Juli 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat usia remaja akhir Kecamatan responden dengan kebiasaan merokok Sangkulirang . ,04%). Hasil MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 lebih sedikit yaitu sebanyak 27 orang responden yang tidak merokok sebanyak . ,12%) 69 orang . ,88%). Tabel 1. Karakteristik Responden (N=. Karakteristik Jenis Kelamin: Laki-laki Perempuan Pendidikan Terakhir: SMP SMA Perguruan Tinggi Status Merokok: Perokok Bukan Perokok Pengetahuan Kontrol Plak Berdasarkan 45,83 54,17 1,04 73,96 28,12 71,88 menunjukkan bahwa dari 96 responden yang mengisi kuesioner terdapat 25 ,75%) sedang, dan 5 responden . ,21%) memiliki pengetahuan buruk. ,04%) yang memiliki Tabel 2. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Kategori Jumlah Baik Sedang Buruk Total Sikap Kontrol Plak Hasil penelitian menunjukkan gambaran sikap tentang kontrol plak Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur 26,04 68,75 5,21 ,58%) ,42%) memiliki sikap sedang, dan tidak ada responden yang memiliki sikap buruk. bahwa dari 96 responden yang mengisi Tabel 3. Distribusi Frekuensi Sikap Kategori Baik Sedang Buruk Total Jumlah 39,58 60,42 MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 Tindakan Kontrol Plak Hasil . ,92%) memiliki tindakan baik, 47 gambaran tindakan tentang kontrol plak responden . ,96%) memiliki tindakan sedang, dan 3 responden . ,13%) yang Sangkulirang Kabupaten Kecamatan Kutai Timur memiliki tindakan buruk. bahwa dari 96 responden yang mengisi Tabel 4. Distribusi Frekuensi Tindakan Kategori Baik Sedang Buruk Total Jumlah Perilaku Kontrol Plak Penilaian 47,92 48,96 3,13 Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur bahwa dari 96 responden yang mengisi terhadap kontrol plak berdasarkan dari total pengisian kuesioner pengetahuan, . ,75%) memiliki perilaku baik, 54 sikap, dan tindakan oleh responden. ,25%) memiliki perilaku Hasil sedang, dan tidak ada responden yang gambaran tindakan tentang kontrol memiliki tindakan buruk. plak pada remaja akhir di Kecamatan Tabel 5. Distribusi Frekuensi Perilaku Kategori Baik Sedang Buruk Total 43,75 56,25 menjawab menyikat gigi dilakukan setiap terhadap kuesioner pengetahuan kontrol mandi pagi dan mandi sore. Hasil ini plak yang paling banyak dijawab salah adalah pernyataan tentang pengetahuan pengetahuan remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang mengenai waktu menyikat Hasil Jumlah Mayoritas responden Responden MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 mengetahui bahwa waktu yang tepat benang gigi sebagai alat pembersih untuk menyikat gigi adalah setelah Mayoritas responden masih sarapan dan sebelum tidur malam. Hasil menggunakan tusuk gigi kayu sebagai ini sejalan dengan penelitian Mardelita alat pembersih interdental. Hal ini . besar responden sudah mengetahui bahwa menyikat gigi dua kali sehari Kecamatan Sangkulirang, tetapi tidak mengetahui waktu menyikat masyarakat menggunakan tusuk gigi Profesional kayu, dan kesulitan dalam penggunaan tusuk gigi kayu sudah menjadi kebiasaan merekomendasikan untuk menyikat gigi sarapan dan sebelum tidur malam15. Hasil penelitian pada domain tindakan makanan di sel-sela gigi. menunjukkan frekuensi menyikat gigi Hasil Penggunaan pada responden sudah sesuai namun menunjukkan sebagian besar responden menyikat gigi yang belum tepat. Hasil ini penggunaan jumlah atau takaran pasta serupa dengan penelitian yang dilakukan gigi harus memenuhi sikat gigi. Sikap ini Abdulrahim menunjukkan hanya 43,8% responden menurut ADA yaitu penggunaan pasta yang menyikat gigi di waktu yang tepat16. gigi sebesar kacang polong atau sebesar Hal biji jagung untuk dewasa. 18 Fluoride merupakan komponen pasta gigi yang tentang kapan saja waktu yang tepat menyikat gigi sehingga sikat gigi saat bakteri dalam rongga mulut, namun mandi menjadi kebiasaan. asupan fluoride yang berlebihan selama Hasil menunjukkan sebagian besar responden menyebabkan fluorosis pada gigi dan telah memiliki pengetahuan yang baik bahwa benang gigi merupakan alat menunjukkan sebagian besar responden pembersih interdental namun hanya menyetujui bahwa sikat gigi diganti 23,96% dari responden menggunakan setiap enam bulan sekali, sedangkan Hasil MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 menurut teori sikat gigi diganti minimal 3 mengucapkan terima kasih yang sebesar- bulan sekali untuk menghidari aus20. Program Studi Perilaku tentang kontrol plak Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran secara mekanis dan kimiawi pada remaja Universitas Mulawarman, seluruh dosen akhir di Kecamatan Sangkulirang harus pembimbing dan pengajar, kedua orang ditingkatkan yaitu dengan beberapa tua, keluarga, responden, dan teman metode pendekatan baik dengan cara pemberian penyuluhan atau pelaksanaan DAFTAR PUSTAKA Kementerian kesehatan gigi dan mulut. Perilaku yang didasari oleh pengetahuan, kesadaran dan sikap yang positif akan bersifat lebih lama . ong lastin. , oleh sebab itu penting untuk memiliki pengetahuan dan sikap yang baik mengenai kontrol plak untuk mendasari perilaku kontrol plak yang baik pula21. SIMPULAN Perilaku kontrol plak pada remaja Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur memiliki kategori Tingkat Pengetahuan. Sikap, dan Tindakan kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur juga memiliki kategori UCAPAN TERIMA KASIH