JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 PENGARUH KOMPETENSI KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN UMUM DAERAH PASAR JAYA JATINEGARA Fitri1 dan Sri Widodo2 Mahasiswa dan Dosen Manajemen Unsurya fsfitri18@gmail. com dan 2wiedsa82@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan Staf Divisi Usaha dan Operasi Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya Jatinegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi 35 karyawan Staf Divisi Usaha dan Operasi dan sampel 35 karyawan berdasarkan metode sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan software SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: . Kompetensi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 42,2%. Komitmen organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 49,6%. Kompetensi kerja dan komitmen organisasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 91,4%, sisanya sebesar 8,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kata Kunci: kompetensi kerja, komitmen organisasi, kinerja Zwell . alam Wibowo, 2014: . PENDAHULUAN Perusahaan Umum Daerah (Perumd. menyatakan bahwa salah satu indikator Pasar Jaya sebagai perusahaan yang bergerak kompetensi kerja adalah orientasi pada dalam bidang perpasaran di DKI Jakarta Rendahnya kompetensi kerja memprioritaskan sumber daya manusia untuk mencapai kinerja optimal. Karyawan dalam Hal ini relevan dengan penelitian Aulia . yang menyimpulkan bahwa dilandasi atas pengetahuan dan keterampilan kompetensi kerja secara parsial berpengaruh serta didukung oleh sikap kerja (Wibowo, 2017: . Namun penilaian kinerja karyawan Perumda Pasar Jaya Jatinegara Perumda Pasar Jaya Jatinegara sangat mengalami penurunan pada setiap tahunnya. selektif dalam mengangkat karyawan tetap. Hal ini menunjukkan rendahnya kinerja akibatnya berdampak terhadap rendahnya tersebut disebabkan oleh kurang terampilnya masa kerjanya. Karyawan yang memiliki masa kerja rendah menunjukkan rendahnya pedagang terhadap orientasi pada pelayanan. komitmen organisasi. Menurut Ivancevich alam Wibowo, komitmen karyawan pada organisasi sangat 102 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 menentukan keberhasilan kinerja organisasi, karena karyawan yang berkomitmen pada accomplishmentAy. Kinerja secara formal organisasi akan lebih produktif. Dapat nilai-nilai terangkum pada tingkah laku pegawai baik memiliki pengaruh kuat terhadap kinerja. positif atau negatif untuk pencapaian tujuan Jika komitmen organisasi karyawan tersebut Sedangkan menurut Edison et rendah, maka akan berpengaruh terhadap . 6: . kinerja adalah hasil dari Hal ini relevan dengan penelitian suatu proses yang mengacu dan diukur Putra . yang menyimpulkan bahwa selama periode waktu tertentu berdasarkan ketentuan dan kesepakatan yang telah di berpengaruh positif dan signifikan terhadap tetapkan sebelumnya. kinerja karyawan. Masalah Dimensi relevan dalam penelitian ini. Hasil Perilaku komitmen organisasi sangat sensitif karena Sedangkan indikator kinerja yang relevan menjadi kriteria utama bagi karyawan untuk dan dipilih dalam penelitian yaitu: Kualitas mencapai kinerja. Jika kompetensi kerja dan komitmen organisasi karyawan rendah, maka melaksanakan tugas. Efektif tugas. Disiplin kinerja karyawan akan rendah. Hal ini kerja. Kerjasama (Wirawan, 2014: . relevan dengan penelitian Aulia . yang Ketepatan Disintesiskan kinerja adalah hasil kerja yang dicapai seorang karyawan secara kualitas maupun kuantitas pada suatu berpengaruh terhadap kinerja karyawan. organisasi tertentu dalam melaksanakan pekerjaan atau tugas yang diberikan selama TINJAUAN PUSTAKA periode tertentu berdasarkan ketentuan dan Kinerja kesepakatan perusahaan, yang tercermin Kinerja adalah hasil kerja secara dari dimensi: Hasil kerja. Perilaku kerja. kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan Ketepatan tugasnya sesuai dengan target kerja dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya Kerjasama. Kualitas Efektif Disiplin (Mangkunegara dalam Sopiah dan Sangaji, 2018: . Colquitt et al. 5: . menyatakan: AuJob performance is formally defined as the value of the set of employee behaviors that contribute, either positively Kompetensi Kerja Kompetensi melakukan suatu pekerjaan atau tugas yang dilandasi atas keterampilan dan pengetahuan 103 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 serta didukung oleh sikap kerja yang dituntut pelayanan. Penyelesaian konflik. Perhatian oleh pekerjaan tersebut (Wibowo, 2017: pada komunikasi. Aguinis . 3: . AuCompetencies are measurable clusters of Komitmen Organisasi Komitmen knowledge, skills, and abilities (KSA. , that are critical in determining how results will be achievedAy. Kompetensi terukur dari pengetahuan, keterampilan, dan menentukan bagaimana hasil yang akan Dimensi kompetensi yang relevan dalam peneitian ini, yaitu: Pengetahuan. Task Achievement,) Relationship. Sedangkan indikator kompetensi kerja yang relevan dan akan digunakan penelitian yaitu: Mengetahui Melakukan pembelajaran yang efektif dan efisien di perusahaan. Orientasi pada hasil. Inovasi. Peduli pada kualitas. Orientasi pada pelayanan. Penyelesaian konflik. Perhatian pada komunikasi (Zwell dalam Wibowo. Disintesiskan kompetensi kerja adalah melakukan pekerjaannya yang dilandasi atas tercermin dari dimensi: Pengetahuan. Task Achievement. Relationship. Sedangkan indikator kompetensi kerja yang relevan dan akan digunakan penelitian yaitu: Mengetahui perasaan identifikasi, loyalitas, dan pelibat dinyatakan oleh pekerja terhadap organisasi atau unit dalam organisasi (Gibson et al. alam Wibowo, 2017: . Menurut Wirawan . organisasi sebagai perasaan keterkaitan atau keterikatan psikologis dan fisik karyawan terhadap organisasi tempat ia bekerja atau organisasi dimana ia menjadi anggotanya. Keterikatan psikologis, artinya karyawan merasa senang dan bangga bekerja untuk atau menjadi anggota organisasi. Para anggota Jika komitmen para pengikut terhadap organisasinya tinggi, mereka akan melaksanakan tugasnya secara maksimal dan 2014: . Melakukan pembelajaran yang efektif dan efisien di perusahaan. Orientasi pada hasil. Inovasi. Peduli pada kualitas. Orientasi pada menghasilkan kinerja tinggi. Dimensi komitmen organisasi yang relevan, yaitu: Komitmen Afektif. Komitmen Keberlanjutan. Komitmen Sementara . atu Sedangkan indikator komitmen organisasi yang relevan, yaitu: Mengikatkan nilai-nilai organisasi. Loyal kepada organisasi. Takut kehilangan teman sekerja yang baik. Jaminan sosial lebih baik. Menjadi anggota organisasi hanya sebagai batu loncatan untuk menjadi Keinginan Percaya 104 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 organisasi lebih baik dari tempat bekerjanya HASIL DAN PEMBAHASAN sekarang (Wirawan, 2014: . Uji Normalitas Disintesiskan komitmen organisasi Hasil uji normalitas disajikan pada Tabel 1 karyawan yang kuat untuk selalu tetap bertahan bekerja dan loyal serta bertanggung jawab terhadap organisasi, yang tercermin dari dimensi: Komitmen afektif. Komitmen keberlanjutan. Komitmen sementara . atu Mengikatkan nilai-nilai Uji Linearitas organisasi. Loyal kepada organisasi. Takut Hasil uji linearitas disajikan pada tabel kehilangan teman sekerja yang baik. Jaminan sosial lebih baik. Menjadi anggota organisasi hanya sebagai batu loncatan untuk menjadi Keinginan Percaya organisasi lebih baik dari tempat bekerjanya Berdasarkan tabel diatas bahwa untuk uji linearitas yang telah di uji dengan menggunakan SPSS 22, diperoleh nilai METODOLOGI PENELITIAN Penelitian signifikansi deviation from linearity pada variabel kompetensi kerja (X. sebesar 0,348, pendekatan kuantitatif kausal dengan metode dan variabel komitmen organisasi (X. Jumlah populasi 35 karyawan Staf sebesar 0,683. Divisi Usaha dan Operasi Perumda Pasar variabel yang telah diuji dinyatakan memiliki Jaya Jatinegara. Teknik sampling jenuh hubungan yang linear. Disimpulkan bahwa semua dipilih karena jumlah sampel kurang dari 100 (Widodo. Pengujian Hipotesis Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda terdiri Pengumpulan data menggunakan kuesioner dari constant, kompetensi kerja (X. , dan menggunakan analisis regresi linear berganda komitmen organisasi (X. Hasil uji analisis dengan software SPSS versi 22. regresi linear berganda disajikan pada Tabel Likert. Data 105 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 organisasi, maka peningkatan pada kinerja sebesar 0,496 satuan. Hipotesis Parsial Uji hipotesis parsial (Uji . terdiri dari constant, beban kerja (X. , dan lingkungan Dari hasil penelitian diperoleh persamaan kerja (X. Hasil uji hipotesis parsial (Uji . regresi linear berganda sebagai berikut: disajikan pada Tabel 4. Y = 3,432 0,422 X1 0,496 X2 A Y = Kinerja X1 = Kompetensi Kerja X2 = Komitmen Organisasi Dari hasil persamaan regresi linear berganda. Hasil uji hipotesis parsial . untuk analisis dijelaskan sebagai berikut: Konstanta sebesar 3,432, artinya jika kompetensi kerja (X. terhadap kinerja (Y) koefisien kompetensi kerja (X. dan menunjukkan nilai thitung sebesar 4,627 > ttabel komitmen organisasi (X. bernilai 0, 2,039, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < maka diperoleh nilai kinerja sebesar 0,05. 3,432. Artinya, kompetensi kerja secara X1 : Koefisien regresi kompetensi kerja parsial berpengaruh positif dan signifikan (X. sebesar 0,422. Artinya, jika terhadap kinerja karyawan Staf Divisi Usaha dan Operasi Perumda Pasar Jaya Jatinegara. (X. Disimpulkan H0 ditolak berpengaruh positif terhadap kinerja Hasil uji hipotesis parsial . untuk karyawan sebesar 42,2%. Atau jika komitmen organisasi (X. terhadap kinerja kenaikan satu kesatuan pada variabel (Y) menunjukkan nilai thitung sebesar 5,665 > kompetensi kerja, maka peningkatan ttabel 2,039, dan nilai signifikansi sebesar pada kinerja sebesar 0,422 satuan. 0,000 < 0,05. Disimpulkan: H0 ditolak dan Ha X2 : Koefisien regresi komitmen organisasi (X. sebesar 0,496. Artinya, jika variabel komitmen organisasi (X. signifikan terhadap kinerja karyawan Staf berpengaruh positif dan signifikan Divisi Usaha dan Operasi Perumda Pasar terhadap kinerja karyawan sebesar Jaya Jatinegara. 49,6%. Atau Artinya, komitmen organisasi Koefisien Determinasi (R. 106 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 Koefisien determinasi (R. terdiri dari: (X. keterampilan, dan kemampuan, yang penting dalam menentukan bagaimana hasil yang komitmen organisasi (X. , serta kinerja (Y) akan dicapai. Secara empirik hasil penelitian disajikan pada Tabel 5. ini mendukung penelitian terdahulu yang relevan diantaranya penelitian Agustian et al. Putra . Rachmaniza . Widodo Aulia parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil koefisien determinasi, diperoleh Dengan demikian, secara teoritik dan koefisien determinasi (R. sebesar 0,914 atau pembuktian secara empirik menunjukkan . ,4%). Hal ini menunjukkan bahwa 91,4% bahwa kompetensi kerja secara parsial variabel kinerja dipengaruhi oleh variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi kerja dan komitmen organisasi, kinerja karyawan Staf Divisi Usaha dan sedangkan 8,6% dipengaruhi oleh variabel Operasi Perumda Pasar Jaya Jatinegara. lain yang tidak dimasukkan dalam model Komitmen Organisasi Secara Parsial Berpengaruh Terhadap Kinerja penelitian ini. Berdasarkan PEMBAHASAN Berdasarkan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja sebesar 42,2%. Artinya, memiliki kompetensi kerja yang baik akan Jika kompetensi kerja karyawan tinggi, maka Secara teoretik, penelitian ini relevan Aguinis . signifikan terhadap kinerja sebesar 49,6%. Dengan meningkatnya komitmen organisasi, maka akan meningkatkan kinerja. Secara teoritik hasil penelitian ini selaras dengan pendapat Colquit . alam Wibowo, komitmen organisasi sebagai keinginan pada sebagian pekerja untuk tetap menjadi anggota karyawan juga akan tinggi. menunjukkan bahwa komitmen organisasi Kompetensi Kerja Secara Parsial Berpengaruh Terhadap Kinerja Secara empirik penelitian ini mendukung penelitian terdahulu diantaranya yaitu penelitian Agustian et al. Putra Widodo . Aulia . yang menyimpulkan komitmen organisasi secara 107 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 parsial berpengaruh positif dan signifikan Putra . Rachmaniza . , dan Aulia terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian secara teoritik dan kompetensi dan komitmen organisasi secara pembuktian secara empirik menunjukkan simultan berpengaruh positif dan signifikan bahwa komitmen organisasi secara parsial terhadap kinerja karyawan. berpengaruh positif dan signifikan terhadap Dengan demikian, secara teoritik dan kinerja karyawan Staf Divisi Usaha dan Operasi Perumda Pasar Jaya Jatinegara. menunjukkan bahwa kompetensi kerja dan Kompetensi Kerja dan Komitmen Organisasi secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Analisis hipotesis ketiga menunjukkan bahwa kompetensi kerja (X. dan komitmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Staf Divisi Usaha dan Operasi Perumda Pasar Jaya Jatinegara. organisasi (X. secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) KESIMPULAN sebesar 91,4%. Sedangkan sebesar 8,6% Kompetensi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak berpengaruh positif dan signifikan dibahas dalam penelitian ini. terhadap kinerja karyawan Staf Divisi Usaha dan Operasi Perumda Pasar Secara teoretik, hasil penelitian ini Jaya Jatinegara sebesar 42,2%. selaras dengan pendapat Wibowo . 7: . Komitmen organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Staf Divisi pekerjaan atau tugas yang dilandasi atas Usaha dan Operasi Perumda Pasar Jaya Jatinegara sebesar 49,6%. didukung oleh sikap kerja yang dituntut oleh Kompetensi pekerjaan tersebut. Sedangkan Gibson et al. organisasi secara simultan berpengaruh . alam Wibowo, 2017: . mendefinisikan positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Staf Divisi Usaha dan identifikasi, loyalitas, dan pelibat dinyatakan Operasi Perumda Pasar Jaya Jatinegara oleh pekerja terhadap organisasi atau unit sebesar 91,4%. Sedangkan sebesar dalam organisasi. 8,6% dipengaruhi oleh variabel lain Secara mendukung penelitian terdahulu yang relevan yang tidak dibahas dalam penelitian diantaranya penelitian Agustian et al. 108 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS DAFTAR PUSTAKA