Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat , Volume : 2 | Nomor 2 | Nopember 2024 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi.org/10.47709/hcs.v2i2.3951 Edukasi tentang Generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme Ruben B. E. Napitu , Dhea Agnesia, Marselin, Della Natalia Sondakh, Wayan Devi Agustin, Lilik Pranata* Universitas Katolik Musi Charitas lilikpranataukmc@gmail.com Histori Naskah: Diajukan: Dec 19, 2023 Disetujui: Jul-5-2024 Publikasi: Nov 6, 2024 This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons AttributionNonCommercial 4.0 International License Abstrak Anak merupakan individu yang berada dalam satu rentang perubahan perkembangan yang dimulai dari bayi hingga remaja. Adanya rasa keingintahuan pada anak adalah hal yang penting untuk menanamkan rasa kepedulianya kepada lingkungan sekitar dengan menjaga ekologi, salah satunya berhubungan dengan sampah, ini menjadi yang urgent dilakukan dikarenakan edukasi dini dapat memberikan sifat anak untuk hidup lebih sehat dan memberikan dampak yang baik bagi lingkungan, salah satunya pengolahan limbah sampah organik yang dapat di olah menjadi produk ecoenzym. Maka dengan adanya permasalahan yang ada, melakukan edukasai dan pelatihan kepada siswa sekolah dasar tentang pengolahan sampah organik. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi dan Membangun pemahaman generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SD Karya Dharma Bhakti 01 Palembang. Setelah penentuan lokasi kegiatan, dilakukan penjajagan kesediaan pelaksanaan kegiatan dengan pengiriman surat permohonan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada Kepala Sekolah. Berdasarkan surat tersebut, Kepala Sekolah memberikan ijin untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di sekolah tersebut pada tanggal 02 Maret 2024. Kegiatan pengabdian kepada telah dilaksanakan pada 02 Maret 2024, pukul 09.00-11.00 WIB. Kegiatan ini diikuti siswa kelas 6. Hasil kegiatan diharapkan meningkatkan pengetahuan siswa tentang Membangun pemahaman generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme Kata Kunci : Lingkungan, Sampah Organik, Ecoenzym Pendahuluan Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, pengelolaan sampah kota mencakup mengurangi volume sampah dan menangani sampah dari sumbernya (Ambina, 2019). Rumah tangga merupakan sumber utama sampah yang dihasilkan dari semua kegiatan manusia. Indonesia, sebagai negara maritim terbesar di dunia, menghadapi masalah kerusakan lingkungan yang sulit diatasi. Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh kurangnya kesadaran lingkungan termasuk polusi udara, kerusakan tanah, populasi sampah plastik yang tinggi, dan krisis air bersih (Lingkungan et al., 2024). Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) mengumpulkan dan menumpuk sampah organik, seperti sayur dan buah, yang merupakan hampir 70% sampah rumah tangga(Hariani et al., 2022). Sampah adalah sisa bahan yang tidak digunakan yang dilepaskan ke alam dalam bentuk gas, cair, atau padat selama kehidupan sehari-hari(Ningrum et al., 2024). Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan terganggunya infrastruktur kota, termasuk kerentanan kesehatan dan lingkungan, adalah sampah. Kesehatan masyarakat berkorelasi positif dengan tingkat pembuangan sampah pada tempatnya. Reduksi jumlah sampah yang dihasilkan adalah salah satu cara untuk mengurangi timbunan sampah di lingkungan(Ritonga, 2023). Salah satu upaya pemerintah adalah memberikan pendidikan lingkungan hidup untuk meningkatkan peran masyarakat dalam menangani masalah lingkungan dan mengajarkan mereka cara menghadapi bencana lingkungan (Kurniawan et al., 2021). Edukasi tentang Generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme 67 Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat , Volume : 2 | Nomor 2 | Nopember 2024 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi.org/10.47709/hcs.v2i2.3951 Karena timbunan sampah di tempat pembuangan akhir semakin meningkat seiring berjalannya waktu, masalah sampah menjadi topik yang sangat menarik untuk dibahas pada saat ini (Lusiah et al., 2020).Perilaku hidup yang bersih dan sehat sangat penting, terutama untuk anak-anak usia sekolah dasar karena mereka akan memiliki kemampuan untuk melakukan aktivitas dengan baik (Apriyani, 2024). Jumlah sampah per hari semakin meningkat seiring dengan kebutuhan manusia untuk komsumsi, menimbulkan masalah bagi negara dan menimbulkan berbagai penyakit yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan untuk generasi berikutnya. Oleh karena itu, perlu ada solusi yang mudah dan murah dengan banyak manfaat, yaitu metode Eco Enzym(Pranata et al., 2021). Seringkali, limbah rumah tangga seperti buah dan sayur tidak dimanfaatkan dan dibuang bersama limbah unorganik lainnya. Limbah buah dan sayur dapat digunakan untuk membuat produk eco enzym. Jumlah sampah organik yang masih tinggi menunjukkan bahwa metode dan desain alternatif diperlukan untuk mengurangi jumlah sampah organik. Ini karena masalah pengelolaan sampah organik di Indonesia belum menemukan desain yang efektif(Mubarak et al., 2024). Semua orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memperhatikan lingkungan. Ada banyak cara untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan menekan pencemaran, salah satunya adalah proses Eco Enzyme. E Rosukon Poompanvong, pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand, memperkenalkan eco-enzym (Ulfa et al., 2023). Eco Enzyme adalah produk dari penggunaan sampah atau limbah organik, yang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah berfungsi sebagai pupuk alami untuk tanaman. Selain itu, dapat berupa bahan pembersih udara, pembersih lantai, dll. Eco Enzyme juga merupakan cara untuk mengurangi sampah dan mengubahnya menjadi produk yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Jika diproses menjadi ecoensyme, bahan organik dapat digunakan sebagai pupuk pertanian, yang berarti lebih sedikit biaya modal, lebih sedikit ketergantungan pada pupuk kimia buatan pabrik, dan lebih sedikit pencemaran lingkungan(Gunawan et al., 2022). Penggunaan teknologi sederhana seperti econ enzym dapat membantu mengatasi masalah sampah di kota(Budiyanto et al., 2022). Pembelajaran sains berbasis lingkungan telah ditunjukkan untuk meningkatkan keterampilan proses sains, kemampuan berpikir kritis, kreativitas ilmiah, kepedulian terhadap lingkungan, literasi sains dan lingkungan, pemahaman konsep, dan kemampuan memecahkan masalah(Arisma et al., 2024). Selain itu, pembuatan enzim ini memiliki dampak ekonomi yang signifikan terhadap lingkungan di seluruh dunia(Rochyani et al., 2020). Dari permasalahan yang ada maka kami dari Tim pengabdian kepada masyrakat akan memebrikan edukasi mulai dari siswa sekolah dasar yang kami berikan untuk memulai awal tentang pengetahuan pengolahan sampah organik dengan metode ecoenzym. Tujuan Dan Manfaat Tujuan Tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi dan Membangun pemahaman generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme Manfaat Diharapkan kegiatan ini Meningkatkan kesadaran generasi muda pentingnya menjaga lingkungan hidup di masa sekarang. Mampu mendorong partisipasi mulai dari siswa sekolah dasar dalam menyokong kelestarian lingkungan dan Membentuk kebiasaan hidup yang lebih ekologis. Pelaksanaan Kegiatan Berdasarkan rumusan masalah diatas pemecahan masalah yang dapat di berikan yaitu : 1. Persiapan Program Sebelum program secara langsung dilaksanakan, persiapan adalah langkah awal yang dilakukan. Persiapan ini mencakup persiapan semua keperluan yang akan digunakan, seperti penentuan lokasi yang akan digunakan, perizinan, dan persiapan administrasi. 2. Penyuluhan dan pendampingan pengolahan sampah organik menggunakan metode Eco Enzyme Salah satu pilihan pemecahan masalah adalah kegiatan edukasi, yang memberikan informasi secara kognitif yaitu memaparakaen tentang teori tentang mengolah sampah dengan metdoe ecoenzym, kegiatan dilakukan Edukasi tentang Generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme 68 Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat , Volume : 2 | Nomor 2 | Nopember 2024 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi.org/10.47709/hcs.v2i2.3951 selama 3 bulan , dengan menggunakan wadah tertutup dengan perbandingan 3:1:10 yaitu 3 bagian bahan oraganik, 1 bagian molase atau gula merah dan 10 bagian air. Kegiatan ini akan membuat siswa sekolah dasar peduli terhadap lingkungan melalui pengolahan sampah organik menggunakan metode Eco Enzyme. 3. Pembuatan Laporan Proses pembuatan laporan merupakan proses terakhir setelah program kegiatan ini sudah selesai di laksanakan. Pembuatan laporan dilakukan sebagai pertanggung jawaban segala kegiatan yang telah dilakukan. Hasil Kegiatan Kegiatan persiapan pertama yang dilakukan adalah penentuan lokasi kegiatan pengabdian masyarakat Edukasi tentang Generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SD Karya Dharma Bhakti 01 Palembang. Setelah penentuan lokasi kegiatan, dilakukan penjajagan kesediaan pelaksanaan kegiatan dengan pengiriman surat permohonan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada Kepala Sekolah. Berdasarkan surat tersebut, Kepala Sekolah memberikan ijin untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di sekolah tersebut pada tanggal 02 Maret 2024. Kegiatan pengabdian kepada Masayarakat Penyuluhan tentang pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme ada anak telah dilaksanakan pada Pada 02 Maret 2024, pukul 09.00-11.00 WIB. Kegiatan ini diikuti siswa kelas 6 SD Karya Dharma Bhakti 01 Palembang. Secara umum kegiatan Edukasi ini dilaksanakan dengan metode ceramah tentang Generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme dan melakukan simulasi pembuatan ecoenzym. Proses edukasi di kelas bersama siswa kelas 6 SD Proses pemilahan, mencampurkan dan menyimpan Kesimpulan Edukasi tentang Generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme 69 Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat , Volume : 2 | Nomor 2 | Nopember 2024 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi.org/10.47709/hcs.v2i2.3951 Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang Generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme dapat disimpulkan : Dari hasil pengabdian masyarakat ini dapat menyimpulkan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar dan berhasil dilakukan. Melihat dari kondisi sekarang bahwa kurangnya pengetahuan serta kepedulian anak – anak sekolah dasar tentang pentingnya menjaga lingkungan kita mulai dari diri sendiri, maka kegiatan ini dinilai begitu bermanfaat. Karena dapat memberikan pengetahuan terkait pengolahan sampah organic yang di buat menjadi produk ecoenzym dengan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. kegiatan ini pula mendapatkan respon baik dari pihak sekolah ataupun para siswa dan siswi SD Karya Dharma Bhakti 01 Palembang. Ucapan Terima Kasih Terimakasih penulis ucapkan kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam kegiatan yaitu kepala sekolah SD Karya Dharma Bhakti 01 Palembang Referensi Ambina, D. G. (2019). Tinjauan Pemilahan Sampah Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah. Bina Hukum Lingkungan, 3(2), 171–185. https://doi.org/10.24970/jbhl.v3n2.13 Apriyani, T. (2024). Literatur Review: Gambaran Pengetahuan, Sikap Terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa Sekolah Dasar. JK: Jurnal Kesehatan, 2(3), 194–206. https://jurnalkesehatan.joln.org/index.php/health/article/view/116/127 Arisma, N., Septiani, R., Husna, A. R., Rifa’i, A., & ... (2024). Literature Review Penerapan Pembelajaran Sains Berbasis Lingkungan untuk Meningkatkan Sikap Peduli Lingkungan Siswa. … : Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 53–62. https://doi.org/10.20961/inkuiri.v13i1.81474 Budiyanto, C. W., Yasmin, A., Fitdaushi, A. N., Rizqia, A. Q. S. Z., Safitri, A. R., Anggraeni, D. N., Farhana, K. H., Alkatiri, M. Q., Perwira, Y. Y., & Pratama, Y. A. (2022). Mengubah Sampah Organik Menjadi Eco Enzym Multifungsi: Inovasi di Kawasan Urban. DEDIKASI: Community Service Reports, 4(1), 31–38. https://doi.org/10.20961/dedikasi.v4i1.55693 Gunawan, G., Akhiroh, N. S., & Pramono, D. (2022). Pemanfaatan Sisa Panen Sayuran Sebagai Bahan Pembuatan Eco-enzym. Jurnal Abdimas, 26(2), 191–196. https://doi.org/10.15294/abdimas.v26i2.38908 Hariani, N., Kusuma, R., Samsurianto, S., Patang, F., Oktavianingsih, L., & Rukmi, D. S. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Suwandi, Samarinda Ulu: Sampah Organik Dapur untuk Bumi dengan Eco Enzym. GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 36–44. https://doi.org/10.51577/globalabdimas.v2i1.350 Kurniawan, I., Pranata, L., Indaryati, S., Suryani, K., Rini, M. T., & Yuniarti, E. (2021). Promosi Kesehatan “Cintailah Lingkungan & Selamatkan Bumi.” Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim. Lingkungan, K., Indonesia, D. I., Kuswandy, I. S., Kartasasmita, P. S., & Pawitan, G. (2024). JIPAGS ( Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies ) SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TENTANG PENDIDIKAN Systematic Literature Review on Environmental Awareness Education in Public Administration and Environmental Sustainability in In. JIPAGS Volume, 8(1), 27–42. Lusiah, Suryani, W., & Margery, E. (2020). Pelatihan pembuatan eco enzym dari sampah rumah tangga buah dan sayuran dan pemasaran produk yang dihasilkan dari eco enzym melalui media sosial. PUBARAMA: Jurnal Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 6–9. https://jurnalpkmibbi.org/index.php/Pubarama/article/view/3%0Ahttp://www.jurnalpkmibbi.org/index.php/ Pubarama/article/view/3 Mubarak, A., Syamsir, Frinaldi, A., & Syolendra, D. F. (2024). Empowerment of Environmentally Conscious Groups in Processing Organic Waste into Multipurpose Eco Enzymes: Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 382–390. https://pustakapsm.unilak.ac.id/index.php/dinamisia/article/view/16619 Ningrum, A. S., Sudarti, & Yushardi. (2024). Studi Literatur: Perkembangan Pemanfaatan Sampah Untuk Membangun Lingkungan Hijau Sebagai Inovasi Ramah Lingkungan. Jurnal Fisika Dan Pembelajarannya Edukasi tentang Generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme 70 Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat , Volume : 2 | Nomor 2 | Nopember 2024 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi.org/10.47709/hcs.v2i2.3951 (PHYDAGOGIC), 6(2). https://doi.org/10.31605/phy.v6i2.3754 Pranata, L., Kurniawan, I., Indaryati, S., Rini, M. T., Suryani, K., & Yuniarti, E. (2021). Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Dengan Metode Eco Enzym. Indonesian Journal Of Community Service, 1(1), 171–179. Ritonga, Y. (2023). Sampah Dan Penyakit : Systematic Literature Review. Kesehatan Tambusai, 4(4), 5148–5157. Rochyani, N.-, Utpalasari, R. L., & Dahliana, I. (2020). ANALISIS HASIL KONVERSI ECO ENZYME MENGGUNAKAN NENAS (Ananas comosus ) DAN PEPAYA (Carica papaya L.). Jurnal Redoks, 5(2), 135. https://doi.org/10.31851/redoks.v5i2.5060 Ulfa, F., Faroka, G., Afandi, A. D., Muslihah, S., & Septiana, P. (2023). Penyuluhan Pembuatan Pupuk EcoEnzym di Dusun Sirembes Desa Kaliwuluh. Jurnal Bina Desa, 5(1), 27–32. https://doi.org/10.15294/jbd.v5i1.40980 Edukasi tentang Generasi Muda Peduli Terhadap Lingkungan dengan pengolahan Sampah organik metode Eco enzyme 71