Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK https://jb e-upiyp tk. org/o j s Vol. No. Hal: 308-315 ISSN: 2502-6275 Analisis Waiting Time. Kualitas Pelayanan dan Kepercayaan terhadap Loyalitas dengan Kepuasan Sebagai Pemediasi Ardoni ArdoniA. Yulasmi Yulasmi. Lusiana Lusiana Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Ardoni1972@gmail. Abstract This study aims to determine the effect of waiting time, service quality and trust on patient loyalty by using patient satisfaction as an intervening variable. In this study, the object used is the Lung Hospital of West Sumatra. The method of determining the sample is using the Slovin formula with a simple random sampling method so that from the 8,322 population obtained a sample of 100 patients. The data in this study were analyzed using path analysis techniques. waiting time has a positive and significant effect on patient satisfaction,service quality has a positive and significant effect on patient satisfaction,Trust has a positive and significant effect on patient satisfaction, waiting time has a positive and significant effect on patient loyalty, service quality has a positive and significant effect on patient loyalty, rust has a positive and significant effect on patient loyalty, patient satisfaction has a positive and significant effect on patient loyalty. Keywords: Waiting Time. Service Quality. Trust. Patient Loyalty. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waiting time, kualitas pelayanan dan kepercayaan terhadap loyalitas pasien dengan menggunakan kepuasan pasien sebagai variabel intervening. Pada penelitian ini, objek yang digunakan adalah Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Cara penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dengan metode simple random sampling sehingga dari 8. 322 populasi diperoleh sampel sebanyak 100 pasien. Data pada penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis jalur. Hasil penelitian berhasil membuktikan bahwa: waiting time berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien. Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien,waiting time berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien, kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien, kepuasan pasien berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien. Kata kunci: Waiting Time. Kualitas Pelayanan. Kepercayaan. Loyalitas Pasien. Journal of Business and Economics is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Pendahuluan Rumah sakit adalah salah satu sektor jasa di Indonesia yang berkembang sangat pesat, ini dapat dibuktikan dengan tingginya persaingan pada jasa layanan kesehatan baik rumah sakit milik pemerintah maupun rumah sakit swasta, serta klinik-klinik kesehatan Upaya yang harus dilakukan rumah sakit untuk dapat bertahan dalam persaingan adalah dengan meningkatkan pendapatan rumah sakit yang berasal dari jumlah kunjungan pasien. Kunjungan pasien baru ke sebuah rumah sakit mencerminkan minat pasien saat ini untuk menggunakan pelayanan, sedangkan kunjungan pasien lama mencerminkan loyalitas pasien. Semakin tinggi frekuensi pemanfaatan ulang suatu pelayanan oleh pasien maka mencerminkan semakin loyal pasien tersebut . , . Loyalitas pasien adalah keputusan atau komitmen pasien untuk melakukan pemanfaatan ulang di masa yang akan datang pasca penggunaan sebuah pelayanan kesehatan dan pasien tersebut mau untuk mereferensikan atau merekomendasikan pelayanan yang telah dirasakannya kepada orang lain. Faktorfaktor yang dapat mempengaruhi loyalitas pelanggan antara lain nilai yang meliputi harga dan kualitas, citra, kenyamanan dan kemudahan, kepuasan pelanggan, pelayanan, dan jaminan atau garansi . Sedangkan menurut . ,]. faktor penentu loyalitas pasien adalah kualitas pelayanan, waiting time, citra rumah sakit dan kepuasan pasien. Rumah Sakit Paru Sumatera Barat merupakan rumah sakit pemerintah yang menjadi pusat rujukan paru sesuai dengan tujuan dari pendirian rumah sakit ini. Rumah Sakit Paru Sumatera Barat memberikan Diterima: 01-09-2022 | Revisi: 15-09-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/ jbeupiyptk. Ardoni ArdoniA. Yulasmi Yulasmi. Lusiana Lusiana pelayanan berupa pelayanan gawat darurat, pelayanan rawat jalan, dan pelayanan rawat inap. Pada tahun 2019, 2020 dan 2021 diketahui angka kunjungan pasien di bagian Poliklinik mengalami penurunan. Terjadinya penurunan jumlah kunjungan pasien lama dan baru menunjukan bahwa minat kunjungan pasien untuk melakukan kembali pelayanan di rumah sakit juga akan semakin menurun. Loyalitas pasien dapat dipengaruhi oleh waktu tunggu . aiting tim. yang dibutuhkan pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dari rumah sakit . Waiting time adalah waktu yang digunakan oleh petugas kesehatan di rumah sakit untuk memberikan pelayanan pada pasien. Lama waktu tunggu pasien mencerminkan bagaimana rumah sakit mengelola komponen pelayanan yang disesuaikan dengan situasi dan harapan pasien . Waiting time pasien lebih banyak di habiskan untuk menunggu di bandingkan dengan berkomunikasi dengan petugas kesehatan . okter dan perawa. Ini menyebabkan pasien kurang mendapatkan informasi sehinga menimbulkan ketidak efektifan dalam pelayanan. Adapun penyebabnya seperti proses triase, kekurangan sumberdaya, menunggu kamar pasien dan kunjungan pasien yang terlalu banyak. Waiting time yang cepat akan meningkatkan loyalitas pasien . , 6, . Maka dari itu, kualitas pelayanan rumah sakit haruslah berorientasi pada kepuasan pasien yang nanti diharapkan dengan kepuasan pasien tersebut akan menciptakan loyalitas Penelitian . , . membuktikan bahwa kualitas pelayanan rumah sakit berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien. Penelitian lainnya dilakukan oleh . yang menyatakan bahwa dimensi kualitas pelayanan . angible, responsiveness, assurance dan emphat. berpengaruh terhadap peningkatan kepuasan Begitu pula dengan penelitian . yang menyatakan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap loyalitas pasien. Penelitian . menunjukkan bahwa kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien rawat. Penelitian lainnya dilakukan oleh . menunjukkan bahwa kepercayaan berpengaruh langsung signifikan dan positif terhadap . dalam penelitiannya membuktikan bahwa kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas. Dengan kata lain kepuasan pasien adalah produk keluaran . dari suatu layanan jasa kesehatan, dengan demikian kepuasan pasien merupakan salah satu tujuan dari peningkatan mutu layanan jasa kesehatan. Untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien, penulis mencoba melakukan survey pendahuluan dengan penyebaran kuesioner kepada 20 jumlah pasien secara acak di Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Dari hasil survey pendahuluan tersebut didapatkan bahwa 11 orang . %) jumlah pasien menyatakan bahwa mereka sudah merasa puas terhadap pelayanan di Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat, dan didapatkan juga bahwa 9 orang . %) jumlah pasien menyatakan bahwa mereka belum merasa puas terhadap pelayanan Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Metodologi Penelitian Pada penelitian ini objek penelitian yang digunakan adalah Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat pada tahun 2021 yang berjumlah 8. 322 orang. Banyaknya sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin dimana tingkat kesalahan determinasi yang dipakai ialah 10% sehingga jumlah sampel adalah 100 Gambar 1. Substruktur I Berdasarkan substruktur I dapat persamaan strukturnya sebagai berikut: Z = f ( X1. X2. X2, e. Z = Pzx1. X1 Pzx2. X2 Pzx3. X3 e1 Untuk mencari besarnya e1 digunakan rumus: Gambar 2. Substruktur II Berdasarkan substruktur II dapat dibuat persamaan strukturnya sebagai berikut: Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Ardoni ArdoniA. Yulasmi Yulasmi. Lusiana Lusiana Y = f ( X1. X2. X3. Z, e2 ) Y = Pyx1. X1 Pyx2. X2 Pyx3. X3 Pyz. Z e2 Untuk mencari besarnya e2 digunakan rumus: Pyz. Keterangan: = Koefisien Jalur Kepuasan Pasien terhadap Loyalitas Pasien = Faktor Lain Yang Mempengaruhi Pengungkapan Loyalitas Pasien Hasil dan Pembahasan 1 Karakteristik Responden = Loyalitas pasien Dari hasil penyebaran kuesioner yang diperoleh yaitu = Variabel waiting time sebanyak jumlah sampel penelitian yaitu 100 = Variabel kualitas pelayanan responden yaitu pasien rawat jalan di Poliklinik Rumah = Variabel kepercayaan Sakit Paru Sumatera Barat, diketahui kondisi = Variabel kepuasan pasien = Koefisien Jalur Waiting Time terhadap responden berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan dan status perkawinan. Kepuasan Pasien Pzx2. X2 = Koefisien Jalur Kualitas Pelayanan 2 Hasil Uji Analisis Regresi Linear Berganda terhadap Kepuasan Pasien Pzx3. X3 = Koefisien Jalur Kepercayaan terhadap Model analisis regresi linier berganda digunakan untuk menjelaskan hubungan dan seberapa besar pengaruh Kepuasan Pasien = Faktor Lain Yang Mempengaruhi variabel-variabel bebas . terhadap variabel terikat . Analisis regresi linier berganda Pengungkapan Kepuasan Pasien Pyx1. X1 = Koefisien Jalur Waiting Time terhadap dilakukan setelah uji asumsi klasik karena memastikan terlebih dahulu apakah model tersebut tidak terdapat Loyalitas Pasien Pyx2. X2 = Koefisien Jalur Kualitas Pelayanan terhadap masalah Loyalitas Pasien Pyx3. X3 = Koefisien Jalur Kepercayaan terhadap Loyalitas Pasien Tabel 2. Analisis Regresi Berganda Persamaan I Pzx1. Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Sig. Std. Error (Constan. Waiting Time Kualitas Pelayanan Kepercayaan Beta Dependent Variable: Kepuasan Pasien Sumber: Data primer yang diolah, 2022 Berdasarkan Tabel 2 diperoleh persamaan regresi I sebagai berikut: Z = 13,621 0,206 X1 0,296 X2 0,178 X3 e Interprestasi atas persamaan regresi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Nilai konstanta a sebesar 13,621 artinya jika variabel waiting time (X. , kualitas pelayanan (X. dan kepercayaan (X. diabaikan atau bernilai nol maka kepuasan pasien (Z) naik sebesar 13,621 persen. Nilai koefisien b1 sebesar 0,206 artinya jika variabel waiting time (X. meningkat sebesar satu . satuan, maka kepuasan pasien (Z) naik sebesar 0,206 dengan asumsi kualitas pelayanan (X. dan kepercayaan (X. Koefisien positif artinya waiting time berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Nilai koefisien b2 sebesar 0,296 artinya jika variabel kualitas pelayanan (X. meningkat sebesar satu . satuan, maka kepuasan pasien (Z) naik sebesar 0,296 dengan asumsi waiting time (X. dan kepercayaan (X. Koefisien positif artinya kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Nilai koefisien b3 sebesar 0,178 artinya jika variabel kepercayaan (X. meningkat sebesar Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Ardoni ArdoniA. Yulasmi Yulasmi. Lusiana Lusiana satu . satuan, maka kepuasan pasien (Z) naik sebesar 0,178 dengan asumsi waiting time (X. dan kualitas pelayanan (X. Koefisien positif artinya kepercayaan berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Tabel 2. Analisis Regresi Berganda Persamaan II Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Sig. Std. Error Waiting Time Kualitas Pelayanan Kepercayaan Kepuasan Pasien 1 (Constan. Beta Dependent Variable: Loyalitas Pasien Sumber: Data primer yang diolah, 2022 Berdasarkan Tabel 4. 16 diperoleh persamaan regresi II sebagai berikut: Y = 12,026 0,254 X1 0,222 X2 0,116 X3 0,148 Z e Interprestasi atas persamaan regresi yang diperoleh adalah sebagai berikut: Nilai konstanta a sebesar 12,026 artinya jika variabel waiting time (X. , kualitas pelayanan (X. , kepercayaan (X. dan kepuasan pasien (Z) diabaikan atau bernilai nol maka loyalitas pasien (Y) naik sebesar 12,026 persen. Nilai koefisien b1 sebesar 0,254 artinya jika variabel waiting time (X. meningkat sebesar satu . satuan, maka loyalitas pasien (Y) naik sebesar 0,254 dengan asumsi kualitas pelayanan (X. , kepercayaan (X. dan kepuasan pasien (Z) Koefisien positif artinya waiting time berpengaruh positif terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Nilai koefisien b4 sebesar 0,222 artinya jika variabel kualitas pelayanan (X. meningkat sebesar satu . satuan, maka loyalitas pasien (Y) naik sebesar 0,222 dengan asumsi waiting time (X. , kepercayaan (X. dan kepuasan pasien (Z) Koefisien positif artinya kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Nilai koefisien b3 sebesar 0,116 artinya jika variabel kepercayaan (X. meningkat sebesar satu . satuan, maka loyalitas pasien (Y) naik sebesar 0,116 dengan asumsi waiting time (X. , kualitas pelayanan (X. dan kepuasan pasien (Z) diabaikan. Koefisien positif artinya kepercayaan berpengaruh positif terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Nilai koefisien b3 sebesar 0,148 artinya jika variabel kepuasan pasien (Z) meningkat sebesar satu . satuan, maka loyalitas pasien (Y) naik sebesar 0,148 dengan asumsi waiting time (X. , kualitas pelayanan (X. dan kepercayaan (X. Koefisien positif artinya kepuasan pasien berpengaruh positif terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. 3 Hasil Uji t Uji t digunakan untuk mengambil keputusan hipotesis dengan melihat tingkat signifikansi dari masingmasing variabel independen terhadap variabel Hasil output SPSS pada tabel dibawah ini menggambarkan pengaruh secara parsial variabel independen tersebut. Tabel 3. Hasil Uji t Persamaan I Variabel Waiting Time Kualitas Pelayanan Kepercayaan 2,275 2,992 Sig 1,984 1,984 0,025 0,04 2,046 1,984 0,043 Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Ardoni ArdoniA. Yulasmi Yulasmi. Lusiana Lusiana Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan diperoleh ringkasan hasil sebagai berikut: Pengaruh Waiting Time terhadap Kepuasan Pasien Berdasarkan Tabel 3, diperoleh nilai thitung > ttabel . ,275 > 1,. dengan signifikansi 0,025 < a 0,05, maka H1 Dapat disimpulkan bahwa waiting time berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Artinya, semakin baik waiting time, maka kepuasan pasien semakin meningkat. Sebaliknya tidak baik waiting time, maka kepuasan pasien semakin menurun. Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien. Berdasarkan Tabel 3, diperoleh nilai thitung > ttabel . ,992 > 1,. dengan signifikansi 0,004 < a 0,05, maka H2 Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Artinya, semakin baik kualitas pelayanan, maka kepuasan pasien semakin meningkat. Sebaliknya tidak baik kualitas pelayanan, maka kepuasan pasien semakin menurun. Pengaruh Kepercayaan terhadap Kepuasan Pasien Berdasarkan Tabel 3, diperoleh nilai thitung > ttabel . ,046 > 1,. dengan signifikansi 0,043 < a 0,05, maka H3 Dapat disimpulkan bahwa kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Artinya, semakin tinggi kepercayaan, maka kepuasan pasien semakin meningkat. Sebaliknya rendah kepercayaan, maka kepuasan pasien semakin Tabel 4. Hasil Uji t Persamaan II Variabel Waiting Time 4,171 1,984 Kualitas 3,291 1,984 Pelayanan Kepercayaan 2,000 1,984 Kepuasan 2,218 1,984 Pasien Sumber: Data primer yang diolah, 2022 Sig. 0,000 0,001 loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Artinya, semakin baik waiting time, maka loyalitas pasien semakin meningkat. Sebaliknya tidak baik waiting time, maka loyalitas pasien semakin Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pasien. Berdasarkan Tabel 4. 18, diperoleh nilai thitung > ttabel . ,291 > 1,. dengan signifikansi 0,001 < a 0,05, maka H5 diterima. Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Artinya, semakin baik kualitas pelayanan, maka loyalitas pasien semakin meningkat. Sebaliknya tidak baik kualitas pelayanan, maka loyalitas pasien semakin menurun. Pengaruh Kepercayaan terhadap Loyalitas Pasien. Berdasarkan Tabel 4. 18, diperoleh nilai thitung > ttabel . ,000 > 1,. dengan signifikansi 0,048 < a 0,05, maka H6 diterima. Dapat disimpulkan bahwa kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Artinya, semakin tinggi kepercayaan, maka loyalitas pasien semakin meningkat. Sebaliknya rendah kepercayaan, maka loyalitas pasien semakin Pengaruh Kepuasan Pasien terhadap Loyalitas Pasien. Berdasarkan Tabel 4. 18, diperoleh nilai thitung > ttabel . ,218 > 1,. dengan signifikansi 0,029 < a 0,05, maka H7 diterima. Dapat disimpulkan bahwa kepuasan pasien berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Artinya, semakin tinggi kepuasan pasien, maka loyalitas pasien semakin meningkat. Sebaliknya rendah kepuasan pasien, maka loyalitas pasien semakin menurun. 4 Hasil Uji Analisis Jalur Hasil Uji Analisis Jalur (Analisis Pat. 0,048 0,029 Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan diperoleh ringkasan hasil sebagai berikut: Pengaruh Waiting Time terhadap Loyalitas Pasien. Berdasarkan Tabel 4. 18, diperoleh nilai thitung > ttabel . ,171 > 1,. dengan signifikansi 0,000 < a 0,05, maka H4 diterima. Dapat disimpulkan bahwa waiting time berpengaruh positif dan signifikan terhadap Untuk menguji pengaruh variabel intervening digunakan metode analisis jalur (Path Analysi. Besarnya pengaruh langsung dapat dilihat langsung pada nilai koefisien regresi, sedangkan besarnya pengaruh tidak langsung dihitung dengan mengalikan koefisien tidak langsungnya. Untuk melihat hubungan antar variabel dengan didasarkan pada model apriori, mengidentifikasi jalur penyebab suatu variabel tertentu terhadap variabel lain yang dipengaruhinya. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Ardoni ArdoniA. Yulasmi Yulasmi. Lusiana Lusiana Gambar 3. Analisis Jalur Pengaruh langsung waiting time terhadap loyalitas pasien sebesar 0,358. Pengaruh tidak langsung waiting time melalui kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien sebesar : 0,234 x 0,184 = 0,043 dapat disimpulkan bahwa kepuasan pasien tidak memediasi hubungan antara waiting time terhadap loyalitas pasien. Pengaruh langsung kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien sebesar 0,273. Pengaruh tidak langsung kualitas pelayanan melalui kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien sebesar : 0,291 x 0,184 = 0,054 dapat disimpulkan bahwa kepuasan pasien tidak memediasi hubungan antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien. Pengaruh langsung kepercayaan terhadap loyalitas pasien sebesar 0,155. Pengaruh tidak langsung kepercayaan melalui kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien sebesar : 0,190 x 0,184 = 0,034 dapat disimpulkan bahwa kepuasan pasien tidak memediasi hubungan antara kepercayaan terhadap loyalitas Tabel 4. Hasil Pengujian Hipotesis Penelitian Hipotesis Pernyataan Diduga waiting time berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Diduga kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Diduga signifikan terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Diduga waiting time berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Diduga kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat Diduga signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat Diduga kepuasan pasien berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien Signifikan Pembanding Keputusan 0,025 0,05 Diterima 0,004 0,05 Diterima 0,043 0,05 Diterima 0,000 0,05 Diterima 0,001 0,05 Diterima 0,048 0,05 Diterima 0,029 0,05 Diterima Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Ardoni ArdoniA. Yulasmi Yulasmi. Lusiana Lusiana Hipotesis H10 Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat Pernyataan Diduga waiting time berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat dengan kepuasan pasien sebagai variabel interving Diduga kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat dengan kepuasan pasien sebagai variabel interving Diduga signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat dengan kepuasan pasien sebagai variabel interving Nilai Tidak Langsung Nilai Langsung Hasil 0,043 0,358 Ditolak . idak 0,054 0,273 Ditolak . idak 0,034 0,155 Ditolak . idak Daftar Rujukan Kesimpulan Waiting time berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Waiting time berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Kepuasan pasien berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Kepuasan pasien tidak mampu berperan sebagai variabel intervening atau memediasi pengaruh waiting time terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Kepuasan pasien tidak mampu berperan sebagai variabel intervening atau memediasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Kepuasan pasien tidak mampu berperan sebagai variabel intervening atau memediasi pengaruh kepercayaan terhadap loyalitas pasien Poliklinik Rumah Sakit Paru Sumatera Barat. Sibarani. , & Rian. The Effect of Health Service Quality and Brand Image on Patients Loyalty. With Patients Satisfaction as Mediating Variable (A Study in Vip Ward of Prof. Dr R Soeharso Ortopedic Hospital in Surakart. Sebelas Maret Busines, 2. , 25-42. Septian. , & Saputra. Pengaruh Promosi dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Kepri Mall. Maker: Jurnal Manajemen, 6. , 43Ae53. https://doi. org/10. 37403/mjm. Putro. Sa. , & Sodikin. The Correlation Between Response Time and Waiting Time On PatientsAo Satisfaction at The Emergency Departement. Proceedings Series on Health & Medical Sciences, 142Ae145. https://doi. org/10. 30595/pshms. Kristiani. Sutriningsih. , & Ardhiyani. Hubungan Waiting Time dengan Kepuasan Pasien Prioritas 3 di Instalasi Gawat Darurat RS Waluya Sawahan Malang. Jurnal CARE, 3. , 33Ae38. https://jurnal. Gunawan. , & Djati. Kualitas Layanan dan Loyalitas Pasien (Studi pada Rumah Sakit Umum Swasta di Kota Singaraja-Bal. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 13. , 33Ae39. Ratnasari. , & Damayanti. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepercayaan Pasien Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Kelas 1 Peserta Bpjs di RSUD Karawang. Cakrawala Management Business Journal, 3. Ariany. , & Lutfi. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Perceived Value Terhadap Loyalitas Pasien: Kepuasan Pasien Sebagai Mediasi. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan, 5. , 402Ae407. Baan. Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap pada RS. Bahagia Makassar. Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi. Keuangan Dan Bisnis, 5. , 45Ae52. https://doi. org/10. 24967/ekombis. Wiliana. Erdawati. , & Meitry. Pengaruh Reputasi. Kualitas Relasional dan Kepercayaan Pasien Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pasien (Studi Kasus pada Pasien Rawat Jalan Bpjs Di Rumah Sakit Swasta Kota Tangeran. E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis, 22. , 96Ae108. https://doi. org/10. 29103/e-mabis. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Ardoni ArdoniA. Yulasmi Yulasmi. Lusiana Lusiana . Yudiatma. , & Triaslisty. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Arfa Barbershop di Surakarta. Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan, 15. , 346Ae353. Aini. Pengaruh Kepuasan dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan Komitmen Sebagai Variabel Intervening. Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA), 1. , 77Ae85. https://doi. org/10. 37631/ebisma. Studi Literatur Manajemen Sumber Daya Manusi. Jurnal Ilmu Hukum Humaniora Dan Politik, 1. , 225Ae234. Jay. , & Render. Manajemen Operasi. Salemba Empat. Julindrastuti. , & Varista. Pengaruh Waiting Time Satisfaction dan Service Satisfaction terhadap Loyalitas Konsumen Nokia care di WTC Mall Surabaya. Equilibrium, 9. , 202Ae219. Anggaraeni. Pengaruh Waktu Tunggu. Keramahan Petugas dan Kompetensi Petugas Terhadap Kepuasan Pelanggan UPTD Puskesmas II Negara (Suatu Kajian Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No.