AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 176Ae182 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Studi Analisis UMKM Dan Pendamping Desa YBM PLN Kelompok 13 Desa Jeruk Manis Kecamatan Sikur. Lombok Timur NTB Isfi Sholihah,1,Farhana Muhammad,2. Muhammad Rizalul AsAoad3. Juniardi Hidayat4. Mera Iza Nova5. Hidawati6. Septy Cahyaningtyas7. Siska Nur Adriani8. Siti Arniati9. Nuruzziadatul Jalilah10. Nurul Hidayah11 M. Khairul Ansshori12 Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Hamzanwadi. Indonesia Correspondence: isfi. is84@gmail. Received: 29 Mei 2024 Revised: 19 Juni 2024 Accepted: 25 Juli 2024 Abstrak MSME (Micro. Small and Medium Enterprise. play a crucial role as economic pillars in rural Indonesia, fostering an entrepreneurial spirit, encouraging local innovation, and distributing prosperity evenly. Jeruk Manis Village. East Lombok. MSMEs are the main source of livelihood outside of agriculture, but still face obstacles such as limited markets, lack of management knowledge, and minimal product This study aims to document the implementation of the Hamzanwadi University KKN Bina Desa program which focuses on empowering MSMEs in Jeruk Manis Village, and to analyze the effectiveness of the program. The research method used is qualitative descriptive, with data collection techniques including observation, interviews, focus group discussions (FGD), and documentation. Data analysis is carried out by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. This KKN program includes stages of socialization, surveys and field data collection, data processing, community validation, preparation of final reports, and publication of results. Activities carried out include making product labels, business location maps on Google Maps, mentoring social media management, and making digital payment instruments (QRIS). The program has succeeded in increasing the capacity of MSMEs, expanding market reach, and increasing the competitiveness of local products, although the sustainability of the program depends on the commitment of all parties. The community and village officials have an important role as consumers, promoters, sources of ideas, facilitators of capital access, training, and promotion in supporting the sustainability of MSMEs. Keywords:MSME, impact of coaching. KKN students, village officials, community attitudes, village Abstrak UMKM memiliki peran krusial sebagai pilar ekonomi di pedesaan Indonesia, menumbuhkan jiwa wirausaha, mendorong inovasi lokal, dan mendistribusikan kemakmuran secara merata. Di Desa Jeruk Manis. Lombok Timur. UMKM merupakan sumber penghidupan utama di luar pertanian, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan pasar, kurangnya pengetahuan manajemen, dan minimnya diversifikasi produk. Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan pelaksanaan program KKN Bina Desa Universitas Hamzanwadi yang berfokus pada pemberdayaan UMKM di Desa Jeruk Manis, serta menganalisis efektivitas program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Program KKN ini mencakup tahapan sosialisasi, survei dan pengumpulan data lapangan, pengolahan data, yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 176Ae182 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 validasi masyarakat, penyusunan laporan akhir, dan publikasi hasil. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembuatan label produk, peta lokasi usaha di Google Maps, pendampingan pengelolaan media sosial, dan pembuatan alat pembayaran digital (QRIS). Program ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal, meskipun keberlanjutan program bergantung pada komitmen semua pihak. Masyarakat dan perangkat desa memiliki peran penting sebagai konsumen, promotor, sumber ide, fasilitator akses modal, pelatihan, dan promosi dalam mendukung keberlangsungan UMKM. Kata Kunci: UMKM. Dampak Pembinaan. Mahasiswa Kkn. Perangkat Desa. Sikap Masyarakat. Pembina Desa. PENDAHULUAN UMKM memegang peranan kerusial sebagai pilar ekonomi,terutama di pedesaan Indonesia. Lebih dari sekedar menciptakan pekerjaan,UMKM menumbuhkan jiwa wirausaha,mendorong inofasi ditingkat lokal,dan mendistribusikan kemakmuran secara lebih merata. Di desa seperti jeruk manis, peran UMKM bahkan lebih signifikan karena seringkali menjadi sumber penghidupan utama diluar pertanian,dan menahan laju UMKM yang Tangguh juga memperkuat ketahanan ekonomi terhadap gejolak Desa jeruk manis di Lombok timur memiliki kekayaan alam dan potensi pariwisata yang besar namun belum bisa dioptimalkan. Keindahan alam,keunikan budaya,serta potensi produk pertaniaan dan kerajinan adalah aset berharga. Agro wisata dapat dikembangkan dengan memanfaatkan keindahan alam dan hasil bumi. Wisata lokal,dengan inofasi dan peningkatan kualitas, dapat menarik wisatawan. Kuliner khas desa juga dapat menjadi daya Tarik wisata. Sayangnya potensi ini belum sepenuhnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui UMKM yang berkelanjutan. Kendala seperti keterbatasan pasar, kurangnya pengetahuan terkait menejemen usaha, dan minimnya diversivikasi. indakan atau setrategi untuk membuat sesuatu menjadi beragam atau tidak hanya terpokus pada satu hal saj. itulah yang menghambat perkembangan UMKM yang ada didesa ini. Kelompok 13 mahasiswa KKN bina desa universitas hamzanwadi, dengan tanggung jawab sosialnya, aktif berkontribusi pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat NTB melalui kkn. KKN bukan hanya kegiatan akademik, tetapi juga wadah setrategis untuk menghubungkan mahasiswa dengan kebutuhan nyata yang ada pada Pokus pada penguatan UMKM didesa jeruk manis kecamatan sikur kabupaten Lombok timur didasari oleh pemahaman akan pentingnya UMKM dalam menggerakkan ekonomi lokal. Program KKN didesa jeruk manis dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada di UMKM. Keterbatasan pengetahuan tentang yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 176Ae182 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 UMKM menjadi penghalang utama. Oleh karena itu, program KKN dapat meliputi pendampingan public speaking, pelatihan pengelolaan pembukuan atau pembentukan kelompok usaha untuk meningkatkan hasil penjualan produk. Kurangnya keterampilan menejemen dan pemasaran juga menjadi masalah penting. Pelatihan tentang menejemen pemasaran digital, breanding,negosiasi dapat membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan yang dibutuhkan untuk bersaing. Selain itu, kurangnya inovasi produk sering membuat pelaku UMKM kalah saing. Program kkn dapat mendorong inovasi melalui pendampingan pengembangan produk, diversivikasi produk berbasis potensi lokal, serta mempasilitasi kolaborasi antar sesame pelaku UMKM yang ada di desa jeruk Jurnal ini memiliki tujuan utama:pertama, mendokumentasikan secara sistematis pelaksanaan program kkn bina desa universitas hamzanwadi yang pokus pada pemberdayaan UMKM yang ada di desa jeruk manis, termasuk rincian kegiatan, metode, partisipasi masyarakat, serta tantangan dan solusi. Kedua, menganalisi secara mendalam efektifitas program untuk mengidentifikasi indicator keberhasilan, faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan,serta dampak program terhadap peningkatan kapasitas UMKM, keluaasan pasar dan daya saing produk. Hasil analisis ini akan menjadi dasar untuk merumuskan rekomendasi setrategis bagi keberlanjutan program pemberdayaan UMKM yang ada di desa jeruk manis dan menjadi pelajaran berharga bagi program serupa yang ada di desa lain dilombok timur dan sekitarnya. Lebih lanjut penelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi akadademis dalam setudi pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM di tingkat lokal,serta memberikan wawasan praktis bagi para pemaku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, organisasi non pemerintahan, dan institusi pendidikan yang terlibat dalam memajukan UMKM yang ada di Indonesia. METODE PENLITIAN Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memahami dan menggambarkan secara mendalam strategi pengembangan Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) serta dampaknya terhadap peningkatan prekonomian masyarakat di Desa Jeruk Manis. Metode ini dipilih karena mampu menangkap dinamika sosial, ekonomi, serta persepsi masyarakat secara koprehensif. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan beberapa Teknik sebagai berikut: yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 176Ae182 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Obsrvasi. Pada penelitian ini peneliti melakukan observasi langsung kegiatan UMKM, proses produksi, pemasaran, dan keterlibatan masyarakat serta pemerintah desa dalam pengembangan usaha. Wawancara. Wawancara pada penelitian ini dijalankan dengan pelaku UMKM, perangkat desa, dan masyarakat sebagai informasi terkait jenis usaha, tantangan yang dihadapi, serta dukungan dan harapan terhadap pengembangan UMKM. Diskusi Kelompok Terfokus (FGD. Digunakan untuk memvalidasi data awal dan mendapatkan perspektif kolektif dari masyarakat dan stakeholder lainnya. Dokumentasi. Dokumentasi pada penelitian ini digunakan untuk menganalisis dokumen-dokumen seperti laporan kegiatan, data produk UMKM, peta lokasi usaha, dan hasil penelitian. Teknik Analisi Data Teknik analisi data pada penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan , yaitu: Mereduksi data, . Penyajian data, dan . Penarikan kesimpulan HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari penelitian yang dilakukan berupa hasil observasi dan wawancara. Penulis menganalisis apa saja strategi yang diterapkan dalam pengembangan UMKM yang ada di desa Jeruk Manis. Penulis juga menganalisis dampak pengembangan UMKM untuk meningkatkan perekonomian Masyarakat di desa Jeruk Manis melalui dua aspek yaitu bagaimana pengembangan UMKM memberikan dampak bagi peningkatan pendapatan Masyarakat di desa Jeruk Manis. Hasil dan pembahasan observasi dan wawancara UMKM di desa Jeruk Manis sebagai berikut: Tahapan Program Sosialisasi Sosialisasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyalurkan informasi kepada pemerintah desa dan masayarakat terkait dengan program yang akan dijalankan, sosialisasi penting dilakukan diawal kegiatan agar kelangsungan dan perjalanan program dapat melibatkan masyarakat terutama dalam memperoleh data dilapangan serta keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi terkait data yang dibutuhkan dalam program ini. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 176Ae182 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Gambar2. Sosialisasi Bersama pendamping desa kepada pelaku UMKM Survei dan pengumpulan data lapangan Survei dan pengumpulan data lapangan merupakan kegiatan yang dilakukan kelompok 13 KKN guna memperoleh data yang lebih akurat dari lapangan, adapun data yang dibutuhkan selama dilapangan yakni data fisik seperti produk UMKM, dan label dari produk tersebut, data sosial berupa asumsi masyarakat tentang penggunaan dan pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan untuk kebutuhan produk UMKM. Gambar2. Bertemu dengan pelaku UMKM di Desa Jeruk Manis Pengolahan data Pengolahan data merupakan tahap penyusunan informasi yang diperoleh dari lapangan menjadi sebuah laporan program yang memuat data fisik dan data sosial serta penggunaan dan pemanfaatannya yang kemudian dilakukan analisis identifikasi potensi wilayah dan kerentanan lingkungan guna memberikan solusi untuk pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang berkelanjutan, laporan ini dibuat dalam bentuk yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 176Ae182 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Validasi Masyarakat Setelah laporan diselesaikan, kelompok 13 KKN akan melakukan diskusi dengan masyarakat dari unsur perangkat desa, kelompok pemuda, dan masyarakat untuk memvalidasi data dan hasil yang kami peroleh selama dilapangan. Kegiatan diskusi ini akan dilakukan melalui forum FGD (Foccus Group Discussio. agar dapat berjalan dengan lancer serta perolehan data juga maksimal dan tajam. Penyusunan laporan akhir dan rekomendasi Penyusunan laporan akhir dan rekomendasi merupakan tahapan untuk melakukan evaluasi hasil laporan program sebelum dilakukan publikasi untuk memastikan akurasi dan ketepatan data program. Disamping itu juga akan ditambahkan rekomendasi program yang dapat dilakukan untuk pengelolaan berkelanjutan terhadap sumberdaya alam dan Penyampaian hasil dan publikasi Penyampaian hasil dan publikasi merupakan tahapan akhir untuk program ini dengan melakukan komunikasi dan koordinasi akhir dengan pemerintah desa dan pengajuan publikasi hasil program melalui media kampus. KESIMPULAN Program pemberdayaan UMKM yang dilaksanakan oleh kelompok KKN Universitas Hamzanwadi di Desa Jeruk Manis menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran vital dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa, khususnya di luar sektor pertanian. Desa Jeruk Manis memiliki potensi besar dari segi kekayaan alam, budaya, serta produk pertanian dan kerajinan, namun pemanfaatannya belum optimal. Beberapa kendala utama yang dihadapi UMKM di desa ini antara lain keterbatasan pasar, kurangnya pengetahuan manajemen usaha, minimnya diversifikasi produk, dan keterampilan pemasaran yang rendah. Program KKN berfokus pada pendampingan, pelatihan manajemen, pemasaran digital, branding, serta inovasi produk berbasis potensi Tahapan program dimulai dari sosialisasi, survei lapangan, pengolahan data, validasi masyarakat, penyusunan laporan akhir, hingga publikasi hasil. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembuatan label produk, peta lokasi usaha di Google Maps, pelatihan pengelolaan media sosial, dan penggunaan pembayaran digital (QRIS). Peran masyarakat dan perangkat desa sangat penting sebagai konsumen, promotor, sumber ide, serta fasilitator akses modal, pelatihan, dan promosi. Kolaborasi yang baik antara pelaku UMKM, masyarakat, dan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan program. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 176Ae182 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Secara umum, program ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal. Namun, keberlanjutan program sangat bergantung pada komitmen semua pihak untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. DAFTAR PUSTAKA