JSI (Jurnal Sistem Informas. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma p-ISSN: 2355-9675 e-ISSN: 2541-3228 Sistem Informasi Geografis Pemetaan Objek Pariwisata Alam di Kabupaten Ogan Komering Ulu menggunakan Google My Maps Dwi Amelia1. Zera Ovilia2. Elni Mefia Sinta3. Pujianto4 1,2,3,4Program Studi Informatika,Fakultas Teknik dan Komputer. Universitas Baturaja. Indonesia sy@gmail. com, zeraovilia1801@gmail. com, mefiabta1234@gmail. com, pujianto. mail@gmail. Article Info Article history: Received May 2, 2025 Accepted June 10, 2025 Published July 1, 2025 Kata Kunci: Sistem Informasi Geografis Pemetaan Google My Maps Ogan Komering Ulu Pariwisata Alam ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan Sistem Informasi Geografis menggunakan metode pengembangan berbasis WebGis dan Peta Interaktif, khususnya dengan perangkat lunak Google My Maps. Yang dapat digunakan untuk memetakan objek pariwisata alam yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Dengan memanfaatkan teknologi SIG, penelitian ini berfokus pada pengumpulan, analisis, dan penyajian data spasial yang berkaitan dengan objek-objek pariwisata alam yang ada di daerah tersebut. Kabupaten Ogan Komering Ulu memiliki potensi pariwisata yang melimpah, namun informasi mengenai lokasi dan karakteristik objek wisata tersebut masih terbatas dan tidak terintegrasi. Dataset yang digunakan untuk penelitian ini yaitu pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer didapat melalui survei lapangan dan dilakukannya wawancara bersama pengelola objek wisata, sedangkan data sekunder diambil dari dokumen-dokumen pemerintah dan literatur terkait. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa SIG dapat digunakan untuk menyajikan informasi yang lengkap mengenai objek pariwisata. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemangku kepentingan untuk memanfaatkan teknologi SIG dalam strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Corresponding Author: Dwi Amelia1 Program Studi Informatika Universitas Baturaja. Indonesia. Email: *dwiameliaa. sy@gmail. PENDAHULUAN Pariwisata telah menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian global, termasuk di Indonesia. Dengan keanekaragaman budaya, keindahan alam, dan warisan sejarah yang dimiliki. Indonesia menawarkan berbagai potensi pariwisata yang dapat menarik wisatawan domestik maupun Sektor ini berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Pada tahun 2024, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB diperkirakan mencapai sekitar 4% (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, 2. Bahkan, menurut para ekonom, jika seluruh potensi pariwisata nasional dioptimalkan, kontribusinya bisa menembus angka 5% terhadap PDB, atau setara dengan Rp1. 044 triliun (ANTARA News, 2. Kabupaten Ogan Komering Ulu adalah salah satu wilayah yang menyimpan kekayaan pariwisata alam seperti air terjun, danau, dan gua yang masih asri. Meskipun demikian, pengembangan sektor ini masih menemui berbagai tantangan, salah satunya adalah minimnya informasi spasial yang terintegrasi terkait lokasi dan karakteristik objek wisata yang tersedia. Ketidakterpaduan informasi ini dapat menyulitkan wisatawan dalam mengakses ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) destinasi wisata dan menghambat perencanaan promosi serta pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran (Sari & Hartanto, 2. Dalam konteks inilah, pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi sangat penting (Awaludin & Yasin, 2. SIG memungkinkan pengumpulan, pengelolaan, dan visualisasi data spasial yang mendukung pengambilan keputusan berbasis lokasi (Purwanto, 2. Teknologi ini juga mendukung transparansi data dan akses informasi yang terbuka kepada publik, sejalan dengan prinsip keterbukaan data di era digital (Suhartono & Mulyani, 2. Melalui penggunaan platform seperti Google My Maps, data pariwisata tidak hanya dapat ditampilkan secara visual, tetapi juga interaktif, yang dapat membantu wisatawan dalam menavigasi lokasi, mengetahui fasilitas yang tersedia, serta mendapatkan informasi pendukung lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem informasi geografis berbasis web yang memetakan objek pariwisata alam di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas informasi pariwisata dan mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan (Awaludin. Nuryadi, & Pribadi, 2. Dengan demikian, keberadaan sistem ini bukan hanya berdampak pada efisiensi penyebaran informasi, tetapi juga dapat memberikan dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal (Awaludin & Mantik, 2. Penelitian ini juga mengeksplorasi peran SIG dalam mendukung perencanaan pembangunan berkelanjutan di sektor pariwisata. Data spasial yang akurat memungkinkan perencanaan strategis yang berfokus pada konservasi lingkungan dan peningkatan kualitas destinasi wisata (Rahman & Fitriani, 2. Oleh karena itu, studi ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan sistem informasi pariwisata yang lebih efektif serta menjadi rujukan bagi penelitian lanjutan dalam bidang serupa. METODE Pendekatan Deskriftif Penelitian ini menggunakan sebuah pendekatan deskriptif untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai objek pariwisata alam di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Pendekatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dan potensi objek wisata yang ada. Metode Kuantitatif dan Kualitatif Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei dan kuesioner yang disebarkan kepada pengunjung objek wisata untuk mengukur kepuasan dan harapan mereka. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan pengelola objek wisata dan observasi langsung ke masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang kondisi dan karakteristik objek wisata. Pengumpulan Data Melakukan observasi dengan mengamati langsung lokasi objek wisata untuk mendapatkan informasi yang akurat. Melakukan wawancara dengan pengelola objek wisata dan masyarakat setempat. Pertanyaan - Pertanyaan Wawancara : Apakah Anda pernah menggunakan aplikasi peta digital sebelumnya? Menurut Anda, informasi apa saja yang paling penting untuk disajikan dalam peta digital wisata? Menurut Anda, apakah keberadaan peta digital akan membantu pengunjung untuk menemukan lokasi wisata dengan mudah? Dapatkah anda memberikan informasi tentang wisata ini termasuk nama wisata, alamat lengkap lokasi, kontak pengelola serta jam operasional atau waktu kunjungan yang diberlakukan bagi Dapatkah anda memberikan gambaran atau deskripsi mengenai mengenai objek wisata ini? Selanjutnya, menyebarkan kuesioner kepada pengunjung untuk mengumpulkan data mengenai pengalaman dan kepuasan mereka. Hasil Kuesioner dari 50 responden: Interpretasi . A 1. 00 Ae 1. 50 = Rendah A 1. 51 Ae 2. 50 = Sedang A 2. 51 Ae 3. 00 = Tinggi ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) NO Tabel 1. Pertanyaan dan hasil kuesioner Tidak Mungkin Pertanyaan . Sistem informasi yang ada memudahkan saya untuk menemukan informasi tentang objek wisata ini Saya familiar dengan peta digital Penggunaan peta digital sangat membantu dalam perencanaan Saya akan merekomendasikan objek wisata ini jika sistem interaktif tersedia Rata-rata Interpretasi 2,82 Tinggi 2,64 Tinggi 2,80 Tinggi 2,80 Tinggi Pemetaan Menggunakan SIG Teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan untuk memetakan objek pariwisata, yang memungkinkan analisis dan penyajian data spasial secara efisien. Analisis Data Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui pendekatan pengembangan WebGIS dan peta interaktif menggunakan platform Google My Maps (Nugroho & Hidayat, 2. Analisis ini bertujuan untuk memvisualisasikan sebaran objek wisata alam di Kabupaten Ogan Komering Ulu secara digital dan mudah diakses oleh pengguna umum, baik wisatawan maupun pihak pengelola wisata. Tahapan analisis diawali dengan pengumpulan data spasial berupa informasi deskriptif objek wisata (Nama lokasi. Alamat. Kontak. Jam operasional, dan Deskripsi singka. Data tersebut kemudian diolah dan dimasukkan secara langsung ke dalam Google My Maps. Kemudian, setiap objek wisata ditandai dengan pin lokasi yang dilengkapi keterangan deskriptif, gambar serta fitur penunjuk arah dan rute perjalanan juga digunakan untuk membantu pengguna dalam perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Analisis ini menekankan pemanfaatan teknologi WebGIS sederhana namun fungsional untuk menyampaikan informasi spasial secara efektif kepada public (Wahyuni & Kurniawan, 2. , sejalan dengan pendekatan sistem informasi geografis berbasis web yang mengedepankan keterbukaan dan interaktivitas (Cheng & Wang, 2021. ESRI, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengumpulan Data Data yang digunakan merupakan hasil dari observasi langsung ke objek wisata dan melakukan wawancara langsung dengan pengelola objek wisata serta masyarakat sekitar sehingga mendapatkan data primer berupa data non spasial. Dokumen digital hasil observasi dan wawancara dapat diakses melalui tautan berikut : https://docs. com/spreadsheets/d/1uvgLk_F-8awaCG_WjfVhXjD-JbTR0kT/edit?usp=sharing&ouid=110610458532027114473&rtpof=true&sd=true Tabel 2. Data Non Spasial Wisata Alam Kabupaten Ogan Komering Ulu Nama Wisata Jam Alamat Kontak Alam Buka - Tutup Belanting Kelumpang Kec. Ulu Ogan 0822-6995-9295 Curup Kambas Ulak Lebar Kec. Ulu Ogan 0852-7329-7229 24 Jam Lesung Bintang Laya Kec. Baturaja Barat 0812-7832-3411 Goa Kelambit Tanjung Baru Kec. Baturaja Timur Curup Pelangi Batukuning Kec. Baturaja Barat 24 Jam ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) Kubang Nage Pusar Kec. Baturaja Barat Goa Putri Padang Bindu Kec. Semidang Aji Goa Selabe Bendungan Rantau Kumpay Pulau Desa Keban Agung Wisata Air Panas Gemukhak Wisata Geothermal Gemukhak Nabang Objek Wisata Batu Ampar Air Terjun Mandi Hawa Taman Wisata Telaga Arum Goa Maria Sendang Arum Taman Bunga Baturaja Goa Harimau Museum Si Pahit Lidah Wisata Taman Jodoh Padang Bindu Kec. Semidang Aji Fb : Goa Putri. Kab Ogan Komering Ulu Tungku Jaya Kec. Sosoh Buay Rayap 0852-7300-3337 Keban Agung Kec. Semidang Aji 0823-7712-0001 24 Jam 24 Jam 24 Jam Gunung Tiga Kec. Ulu Ogan 24 Jam Pedataran Kec. Ulu Ogan Karang Endah Kec. Lengkiti 0813-6707-7113 Gedung Pakuan Kec. Lengkiti Sepancar Lawang Kulon Kec. Baturaja Timur Sepancar Lawang Kulon Kec. Baturaja Timur 0812-7196-8974 0812-7196-8974 Tanjung Baru Kec. Baturaja Timur 0813-6760-3044 Padang Bindu Kec. Semidang Aji 0821-7897-7589 Padang Bindu Kec. Semidang Aji Batumarta II Kec. Lubuk Raja 0878-9021-6079 24 Jam 24 Jam Hasil Pemetaan Menggunakan Google My Maps Halaman Utama Peta Pariwisata Alam Halaman peta yaitu halaman yang akan ditampilka ketika pengguna meng-klik pada link atau tautan Tampilan halaman utama peta dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1 Tampilan Halaman Utama Peta ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) Halaman Menu Pencarian Menu pencarian terletak di bagian atas di sebelah judul peta, menu ini dapat digunakan untuk mencari detail objek pariwisata yang ingin diakses atau dilihat. Tampilan halaman pencarian peta dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2 Tampilan Halaman Pencarian Pada Peta Pariwisata Halaman Pencarian Rute Menu pencarian rute akan muncul apabila pengguna meng-klik titik lokasi pariwisata yang ingin dikunjungi lalu pengguna dapat mengisi Lokasi mereka dan peta akan otomatis memberikan rute terbaik menuju objek wisata. Tampilan hasil pencarian rute dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 3 Tampilan Pencarian Rute Pada Peta Pariwisata Halaman Informasi Objek Pariwisata Halaman informasi objek pariwisata ini merupakan halaman yang berisi detail informasi dari objek Halaman ini akan tampil apabila user atau pengguna melakukan klik pada salah satu titik pariwisata. Tampilan halaman detail informasi peta dapat dilihat pada Gambar 4 dan 5. Gambar 4 Tampilan Halaman Detail Informasi Peta Pariwisata ISSN: 2355-9675 (PRINT), 2541-3228 (ON LINE) Gambar 5 Tampilan Halaman Detail Informasi Peta Pariwisata KESIMPULAN Sistem Informasi Geografis Pariwisata Alam Kabupaten Ogan Komering Ulu bisa membantu untuk memberikan informasi wisata alam yang ada di Kab. Ogan Komering Ulu ini kepada masyarakat secara Sistem Informasi Geografis ini dapat menjadi panduan dalam mencari objek pariwisata yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Selain itu, visualisasi spasial terbukti berkontribusi pada pengambilan keputusan pembangunan pariwisata yang lebih tepat sasaran (Fitriana & Widodo, 2. Sistem Informasi Geografis pariwisata ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah khususnya dinas pariwisata sebagai bentuk promosi untuk memajukan objek pariwisata yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu. DAFTAR PUSTAKA