Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 1 Januari 2025 e-ISSN: 2964-8629, dan p-ISSN: 2964-8548. Hal. DOI:https://doi. org/10. 59024/simpati. Availableonlineat . https://jurnal. id/index. php/simpati Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Dalam Novel Rasa Karya Tere Liye Yulinda Otoluwa1. Niranda Oki2. Nur Fadila Kueno3. Indah Zain4. Herman Didipu5 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra dan Budaya. Universitas Negeri Gorontalo. Indonesia1,2,3,4,5 Alamat: Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo. Moutong. Kec. Tilongkabila. Kabupaten Bone Bolango. Gorontalo Korespondensi penulis: yulindaotoluwa78@gmail. Abstract. Social interaction is the process by which individuals or groups interact and influence each other in various social contexts. The aim of this research is to describe the forms of social interaction in the novel Rasa by Tere Liye. The research method used is descriptive qualitative. The data source that is the object of this research is the novel Rasa by Tere Liye. Data collection techniques in this research used reading techniques and note-taking techniques. The data analysis technique used in this research is descriptive interpretative data analysis technique which aims to understand the content contained in the story units. The results of this research were that forms of interaction were found in the novel Rasa by Tere Liye. The forms of interaction in the novel Rasa by Tere Liye are divided into 5 parts, namely, cooperation, competition, accommodation, conflict or conflict, position and role. Keywords Sociology of Literature. Forms of Social Interaction. Novel Rasa Abstrak Interaksi sosial adalah proses dimana individu atau kelompok saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain dalam berbagai konteks sosial. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk interksi sosial dalam novel Rasa karya Tere Liye. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang menjadi objek penelitian ini adalah novel Rasa karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini teknik deskriptif interpreatif analisis data yang bertujuan untuk memahami isi yang terdapat pada satuan cerita. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan adanya bentukbentuk interaksi dalam novel Rasa karya Tere Liye. Bentuk-bentuk interaksi dalam novel Rasa karya Tere Liye terbagi menjadi 5 bagian yaitu, kerja sama, persaingan, akomodasi, pertentangan atau pertikaian, kedudukan dan peran. Kata kunci: Sosiologi Sastra. Bentuk-bentuk Interaksi Sosial. Novel Rasa LATAR BELAKANG Novel rasa terkesan ramai dan ceria dan sangat menggambarkan isi dari novel rasa yang penuh warna dan tokoh utama novel ini. Karakter utamanya suka fotografi, suka tanaman dan memiliki taman bunga di rumahnya yang ditanami dengan bunga mawar serta anggrek langka, suka memakai topi butut dan mengikuti gaya fotografer idolanya, suka belajar dan menjaga pelajaran kimia, suka membaca buku, dan covernya didominasi oleh warna cokelat. Novel Rasa memiliki rasa yang berbeda dari novel biasa. Banyak kata baru yang akan ditemui dalam novel-novel sebelumnya Bang Tere, dan novel ini benar-benar mencerminkan masalah dan kehidupan siswa SMA. Novel ini memiliki banyak kata-kata gaul yang membuatnya segar, seru, asyik, dan menyenangkan. Ini cocok untuk pembaca Received: October 12, 2024. Revised: November 13, 2024. Accepted: November, 14, 2024. Online Available: Desember, 18, 2024. Published: January 01, 2025 * Yulinda Otoluwa. yulindaotoluwa78@gmail. e-ISSN: 2964-8629, dan p-ISSN: 2964-8548. Hal. Namun, bagi mereka yang suka membaca buku, novel ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan untuk dibaca, bahkan membawa kita kembali ke masa SMA, ketika kita pergi dan pulang dengan angkot. Tere Liye adalah seorang penulis novel Rasa. Tere Liye menjadi salah satu sosok penulis yang tengah menjadi sorotan. Hal ini tentu saja bukan karena kontroversinya, melainkan karena produvitasnya dalam menciptakan karya sastra yang luar biasa, baik itu novel maupun dalam bentuk serius atau cerita bersambung. Sebagai seorang penulis yang terkenal sangat produktif, total sudah ada lebih dari 30 buku yang ditulis dari tahun 2005. Para penggemar novel karangan Tere Liye pada dasarnya berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari remaja yang masih sekolah hingga orang dewasa yang sudah Setelah mulai menginjak usia Sekolah Menengah Atas. Tere Liye mulai keluar dari kampung halamannya untuk meneruskan pendidikannya di SMA Negeri 9 Bandar Lampung. Provinsi Lampung. Kehidupannya di Bandar Lampung telah membuat sosok Tere Liye menjadi seorang yang haus akan ilmu. Terdapat beberapa kajian yang relevan dengan penelitian tentang Bentuk-bentuk Interaksi Sosial dalam Novel Rasa karya Tere Liye sebagai berikut: Artikel ilmiah oleh Fitri Anggun Lestari dan sugiarti sugiarti dengan judul : AuKonflik batin pada tokoh utama dalam novel rasa karya tere liyeAy. Penelitian ini bertujuan untuk . mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik batin, . mendeskripsikan faktor penyebab konflik batin, dan . mendeskripsikan dampak konflik batin terhadap kehidupan tokoh dalam novel Rasa karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data dari penelitian ini adalah novel Rasa karya Tere Liye. Data penelitian ini berupa satuan cerita yang berbentuk kutipan kalimat, paragraf yang berkaitan dengan konflik batin. Kemudian pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara membaca buku novel Rasa karya Tere Liye dan menandai halaman-halaman yang menggambarkan bentuk dan faktor penyebab konflik batin pada tokoh kemudian mencari referensi yang diperoleh melalui jurnal dan buku yang relevan sebagai penguatan alisis data. Analisis data penelitian dilakukan dengan mengklasifikasikan data, mengategorikan data, serta menemukan persoalan penting terkait dengan bentuk-bentuk dan faktor penyebab konflik batin. Hasil penelitian menunjukkan adanya bentuk-bentuk konflik batin dalam novel yaitu approachapproach inner conflict, avoidance-avoidance inner conflict, and approach-avoidance SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Dalam Novel Rasa Karya Tere Liye inner conflict. Dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab konflik batin sendiri pada novel ini secara internal yang dapat berupa rasa cemas, depresi dan frustasi. Salah satunya yaitu pertentangan batin tokoh Lin dan Jo yang menyukai laki-laki yang sama dan faktor eksternalnya yang berupa perbedaan pendiritan, keyakinan, dan kepentingan salah satunya ketika tokoh Lin dan Jo saling melakukan taktik untuk menjatuhkan satu sama lain di mata orang yang mereka sukai. Penelitian berjudul AuInteraksi Sosial dalam Novel Anak Rantau Karya A. Fuadi . Ay Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Menjelaskan menjelaskan macammacam interaksi sosial asosiatif yang terdapat dalam novel Anak Rantau banyak sekaliA. Fuadi . jenis interaksi sosial asosiatif yang muncul dalam novel Anak Rantau karya A. Fuadi . Menguraikan jenis Jenis dari interaksi sosial yang terjadi dalam novel interaksi sosial yang terjadi dalam novel . Metode yang digunakan adalah deskriptif. Untuk mengumpulkan data, peneliti dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka , membaca , dan mencatat. Berdasarkan pada analisis jenis interaksi disosiatif sosial dalam novel Anak Rantau karya A. Fuadi, yang meliputi a sebuah analisispersaingan , b ) pelanggaran , dan c ) konflik . Jenis -jenis interaksi disosiatif sosial dalam novel Anak Rantau karya A. Fuadi adalah . persaingan, b ) pelanggaran, dan . KAJIAN TEORITIS Sosiologi sastra berasal dari kata sosiologi dan sastira Sociologi berasal dari kata sos (Yanan. yang berarti bersama. Bersatu, kawan, teman, dan logi . berarti salida, perkatakan, perumpamaan. Sastra dari akkar kata sas (Sansekert. berarts mengarahkan, mengajarkan, memberi petunjuk dan instruks Akhiran tra berarti alat, sarana. Merujuk dari deflitisi tersebut, keduanya memiliki objek yang sama yaitu manusia dan masyarakat. Meskipun demikian, hakikat sosiologi dan sastra sangat berbeda hahkan bertentangan setara dianetiral. Sosiologi adalah ilmu objektif kategoris, membatasi diri padie apa yang terjadi dewasa ini . as sain bulkan apa yang seharusnya terjadi . as sole. Sefialiknya karya sastra Bersifat evaluatif, subjektif, dan imajinatiu. Pendekatan sosiologi sastra Jelas merupakan hubungan antara sastra dian masyarakat, literature is an exspreesion of society, artinya sastra adalah ungkapan perasaan masyarakat. Maksutnya masyarakat mau tidak mau harus mencerminkan dan mengespresikan hidup. Menurut Soekanto . alam Didipu, 2. Sosiologi sastra merupakan salah satu teori dalam sastra yang bersifat multidiplin. Sosiologi sastra merupakan perpaduan dari SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 e-ISSN: 2964-8629, dan p-ISSN: 2964-8548. Hal. dua disiplin ilmu yang berbeda, yaitu sosiologi dan sastra. Secara singkat, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk di dalamnya perubahan-perubahan sosial, sedangkan sastra adalah karya rekaan yang merupakan lukisan-lukisan kehidupan atau pencerminan dari kehidupan nyata manusia sehari-hari (Arafahdalam Didipu, 2. Dari dua pengertian singkat tersebut, jelas bahwa sosiologi dan sastra mempunyai hubungan yang erat karena keduanya berurusan dengan masyarakat. Interaksi sosial merupakan kunci semua segi kehidupan sosial karena tanpa adanya interaksi sosial tidak mungkin ada kehidupan sosial. Interaksi sosial menyangkut pemenuhan berbagai aspek kebutuhan sosial. Adapun aspek segi-segi kehidupan sosial itu antara lain: segi ekonomi . akanan, pakaian, tempat tingga. ndangundang, peraturan-peraturan, norma-norm. ewenang, kekuasaa. , dan lainlain. Segi-segi kehidupan di atas saling memengaruhi satu dengan yang lain. Misalnya segi kehidupan ekonomi memengaruhi segi kehidupan hukum, atau segi kehidupan hukum memengaruhi kehidupan politik. Pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama ini disebut proses sosial. Bentuk-bentuk interaksi sosial yang terjadi di masyarakat, secara mendasar ada lima macam, yaitu kerja sama . , persaingan . , akomodasi atau penyesuaian diri . , pertentangan atau pertikaian . , kedudukan dan METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan sastra sosiologi yang dikenal sebagai penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Rasa karya Tere Liye yang diterbitkan oleh PT Sabak Grip Nusantara pada bulan april 2022. Novel ini cetakan pertama , novel ini memiliki jumlah halaman 421. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif interpreatif yang bertujuan untuk memahami isi yang terdapat pada satuan cerita yang dikutip dari novel Rasa karya Tere Liye. Langkah-langkah analisis data pada penelitian sebagai berikut: menganalisis kembali data yang dianalisis, melakukan pengkodean untuk memudahkan proses analisis, mengangalisis dengan memberikan garis SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Dalam Novel Rasa Karya Tere Liye bawah untuk menentukan interaksi sosial pada satuan cerita berupa kalimat, paragraf, dan percakapan dalam novel Rasa karya Tere Liye, memberikan penjelasan pada satu cerita berupa kalimat, paragraf dan percakapan yang telah dijelaskan, dan disajikan dalam bentuk deskriptif HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian yang diperoleh berupa bentuk-bentuk interaksi sosial dalam novel Rasa karya Tere Liye terbagi atas 5 macam yaitu kerja sama, persaingan, akomodasi, pertentangan atau pertikaian, kedudukan dan peran. Kerja Sama Kerja sama merupakan suatu bentuk proses sosial yang didalamnya dilakukan kegiatankegiatan tertentu yang bertujuan untuk mencapai tujuan bersama dengan cara saling membantu dan memahami kegiatan satu sama lain. Kerja sama dalam Novel Rasa karya Tere Liye terbagi . Kerja Sama dalam Keluarga Kolaborasi keluarga adalah situasi di mana setiap anggota keluarga bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Bukan sekedar saling membantu dalam pekerjaan rumah tangga, tapi juga saling mendukung, berkomunikasi secara terbuka, dan saling menghormati. Makan siang itu kelar belasan menit kemudian. Lin membantu Bunda mencuci piring, mengelap meja makan, kemudian membawa bukunya keluar. Lin duduk di kursi rotan teras depan. Membaca. Bunda melanjutkan merajut di sebelah Lin. (Liye, 2024:. Pentingnya kolaborasi dalam keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dapat dilihat pada kalimat Lin membantu Bunda mencuci piring, mengelap meja makan menunjukkan kolaborasi antara Lin dan Bunda dalam membersihkan dan merapikan ruang makan tidak hanya menciptakan efisiensi dalam tugas-tugas rumah tangga, tetapi juga menunjukkan rasa saling menghargai dan mendukung di antara anggota keluarga. Dengan adanya kerja sama seperti ini, anggota keluarga dapat merasa terlibat secara aktif dan merasa dihargai atas kontribusi mereka. Selain itu, bekerja sama dalam keluarga juga dapat memperkuat ikatan emosional di antara mereka. Dengan saling membantu dan bekerja sama, anggota keluarga dapat merasakan kedekatan dan kebersamaan yang memperkuat hubungan mereka. Hal ini akan menciptakan lingkungan rumah yang positif dan harmonis di mana setiap anggota keluarga merasa disayangi SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 e-ISSN: 2964-8629, dan p-ISSN: 2964-8548. Hal. dan nyaman. Keluarga dapat menjadi tempat yang penuh kasih dan dukungan bagi setiap anggotanya dengan menjaga kerja sama dan komunikasi yang baik. Hal ini menciptakan lingkungan yang memungkinkan setiap orang untuk tumbuh dan berkembang secara positif, dan merasa didukung dan dihargai dalam setiap aspek kehidupan mereka. Dalam keluarga, kerja sama sangat penting untuk membangun hubungan yang kuat, harmonis, dan penuh kasih. Kerja Sama antar Teman Salah satu jenis interaksi sosial yang penting untuk membangun persahabatan dan hubungan positif adalah kolaborasi antar teman. ini terdiri dari teman yang saling membantu, mendukung, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Putri dan Aurel menggotong logistik minuman. Mendekati Agus dan teman-teman satu tim yang duduk di bawah ring. "Bantuin bawa dong. Lin!" Putri berseru. Lin membawa satu botol air minum. Ikut melangkah mendekati kerumunan kelas mereka. (Liye, 2024:. Ikatan emosional dan persahabatan antara Putri. Aurel. Rin. Agus, dan anggota tim lainnya semakin kuat, mereka bekerja sama untuk menyelesaikan tugas bersama. Kegiatan yang dilakukan bersama ini tidak hanya lebih efektif, tetapi mereka juga lebih dekat satu sama Teman sebaya yang saling membantu dan mendukung menciptakan lingkungan yang harmonis dan kooperatif di mana setiap orang dimotivasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan aktif dan merasa dihargai. Pendekatan kolaboratif kami untuk mengelola logistik minuman menegaskan bahwa kerja sama adalah dasar penting untuk membangun hubungan yang kuat. Setiap orang dapat membuat lingkungan di mana mereka merasa didukung, dihargai, dan terlibat aktif dalam kelompok jika mereka bekerja sama dan saling membantu. Hubungan yang kuat dan harmonis dalam kelompok akan dibangun dengan menumbuhkan rasa persatuan dan solidaritas di antara rekan satu tim. Kerja Sama antar Guru dan Siswa Kolaborasi antara guru dan siswa merupakan salah satu bentuk interaksi sosial yang penting dalam proses pembelajaran. Artinya, guru memberikan bimbingan dan arahan, serta siswa berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran dan memberikan umpan balik kepada "Agus, tolong kamu bawa itu ke lapangan sekolah. " Mr. Ade menunjuk tumpukan tongkat panjang runcing. Agus mengangguk, melangkah mendekati pojok aula. SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Dalam Novel Rasa Karya Tere Liye "Yang lain segera ke lapangan ya. Linda, kamu bisa bantu Agus, biar cepat. " (Liye, 2024:. Kerjasama di lingkungan sekolah terlihat ketika Pak Ade mengajak Agus dan Linda bekerja sama membawa peralatan ke lokasi. Dengan penyesuaian yang tepat, tugas-tugas yang sebelumnya memakan waktu lama dapat diselesaikan lebih cepat dan efisien. Kolaborasi tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga mempererat hubungan antar siswa. Di lingkungan sekolah, kerjasama merupakan landasan penting untuk mencapai tujuan bersama. Baik itu proyek kelompok, kegiatan ekstrakurikuler, atau pekerjaan sehari-hari, kolaborasi selalu menjadi kunci untuk mencapai hasil yang optimal. Dengan saling membantu dan bekerja sama, siswa tidak hanya menyelesaikan tugas, tetapi juga mengembangkan keterampilan penting yang akan membantu mereka di masa depan, seperti komunikasi, pemecahan masalah, dan kerja tim. Persaingan Persaingan adalah kemampuan untuk memperoleh keuntungan dalam bidang kehidupan yang menjadi sorotan publik dengan cara menarik perhatian publik atau memperparah prasangka yang ada, tanpa melakukan perlawanan atau persaingan melalui intimidasi atau Terus , gimana kalau ternyata Jo berhasil ngedapatin Nando? Bukankah selama ini Jo nggak pernah gagal? Siapa pula yang mau menolak Jo yang pintar. Jo yang Jo yang baik. Jo yang segalanya? Lin mengerut. Lin mendadak resah bin Mengusap dahi lagi. Daripada pilih Lin. Nando pasti lebih memilih Jo, kan? Jo jauh lebih dari Lin dalam segala hal. Ya ampun, bagaimana Lin bisa membayangkan Nando jalan bareng dengan Jo? Nando dan Jo naik motor butut bareng? Hiks. (Liye, 2024:. Dinamika persaingan yang kompleks antara Lin dan Jo dalam memperebutkan perhatian Nando. Kecemasan Lin ini berakar dari pandangannya bahwa Jo adalah sosok yang sempurna pintar, cantik, baik, dan seolah-olah memiliki segalanya. Pandangan ini menciptakan semacam ada yang kurang dalam diri Lin, membuatnya merasa tidak layak untuk bersaing. Persaingan yang terjadi di sini bukan hanya sekadar perebutan kasih sayang, melainkan juga sebuah pertarungan ego. Lin membayangkan ketidakamanan dirinya pada sosok Jo, yang kemudian menjadi representasi dari segala kekurangan yang dirasakannya. Kepercayaan diri Lin yang rendah membuat ia sulit untuk melihat kelebihan-kelebihan yang dimilikinya sendiri. Konflik SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 e-ISSN: 2964-8629, dan p-ISSN: 2964-8548. Hal. batin ini semakin diperparah oleh keyakinan Lin bahwa Jo tidak pernah gagal dalam mendapatkan apa yang diinginkannya, termasuk perhatian Nando. Dinamika persaingan ini juga mencerminkan tekanan sosial yang seringkali dihadapi oleh individu, terutama dalam hal hubungan interpersonal. Standar kecantikan, kesuksesan, dan kesempurnaan yang tinggi seringkali menciptakan perasaan tidak mampu dan tidak layak. Lin, dalam hal ini, menjadi korban dari standar-standar tersebut. Ia merasa tertekan untuk menjadi sosok yang sempurna agar bisa bersaing dengan Jo. Padahal, setiap individu memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing yang tidak bisa diukur dengan kriteria umum. Akomodasi Akomodasi adalah suatu proses yang berlangsung yang bertujuan untuk mencapai kestabilan dan meredakan konflik di masyarakat, baik itu antara individu, kelompok, dan masyarakat maupun dengan norma dan nilai masyarakat. Lin semalam banyak sedihnya. Bercerita sedih. Bunda hanya tersenyum, membesarkan hati putrinya. Kata Bunda, masih ada kesempatan tahun depan. Lin Dia sudah nggak memikirkan perang dunia ketiga ataupun dunia Sedikit banyak Lin sudah bisa mengerti. Bersabar. (Tere Liye, 2024:. Interaksi antara seorang ibu Bunda dan putrinya Lin yang sedang menghadapi kesedihan Kesedihan Lin, yang diungkapkan melalui bercerita sedih, menunjukkan adanya beban emosional yang sangat penting. Respons Bunda yang berupa tersenyum dan membesarkan hati mengindikasikan strategi pengasuhan yang menekankan dukungan emosional dan penyelesaian masalah secara konstruktif. Ungkapan masih ada kesempatan tahun depan menunjukkan upaya Bunda untuk memberikan harapan dan perspektif jangka panjang kepada Lin. Akomodasi yang ditunjukkan dalam teks diatas berfokus pada aspek Bunda tidak berusaha untuk menyelesaikan masalah yang menyebabkan kesedihan Lin secara langsung, tetapi lebih memilih untuk memberikan ruang bagi Lin untuk mengekspresikan emosinya dan kemudian menawarkan dukungan serta pandangan yang Hal ini menunjukkan bahwa Bunda memahami pentingnya validas emosional dan penerimaan tanpa syarat dalam proses penyembuhan. Sikap Bunda yang sabar dan penuh pengertian menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi Li untuk memproses Pertentangan atau Pertikaian . Kebohongan SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Dalam Novel Rasa Karya Tere Liye Kebohongan adalah pernyataan yang tidak benar yang sengaja dibuat untuk menyesatkan orang lain. Kebohongan dapat memicu pertentangan karena merusak kepercayaan antara individu. Ketika seseorang mengetahui bahwa mereka telah dibohongi, kepercayaan mereka terhadap pembohong akan terkikis, membuat mereka sulit untuk mempercayai pembohong di masa depan. Lin mau ikutan komen, tapi tidak bisa. Nanti Jo jadi tahu bahwa Lin sudah lama kenal Nando, kan? Padahal Lin masih pura-pura tidak kenal. Mau DM Nando, bilang Jangan terlalu dekat-dekat dengan Jo. Lin juga tidak bisa. Takutnya Nando malah tidak percaya lagi omongannya. Lin mengembuskan napas perlahan. Baiklah, di-skip saja. (Liye, 2024:. Kebohongan yang dijaga oleh Lin tentang ketidaktahuannya terhadap Nando mencerminkan kompleksitas hubungan yang melibatkan Lin. Jo, dan Nando. Dapata dilihat pada kaliamat Nanti Jo jadi tahu bahwa Lin sudah lama kenal Nando, kan? Padahal Lin masih pura-pura tidak kenal. Kebohongan tersebut membawa potensi ancaman terhadap kepercayaan yang telah terbina di antara mereka, serta dapat mengganggu stabilitas hubungan yang ada. Dilema yang dihadapi oleh Lin antara melanjutkan kebohongan atau mengungkapkan kebenaran mencerminkan konflik internal yang rumit. Lin terjebak dalam situasi di mana dia harus memilih antara mempertahankan citra palsu yang telah dibangunnya atau menghadapi konsekuensi yang mungkin timbul dari kebohongan yang dipertahankannya. Cemburu Cemburu adalah perasaan tidak nyaman atau marah yang terjadi ketika merasa hubungan kita dengan orang lain terancam atau dimenangkan oleh orang lain. "Hai. Joan. Thx buat supportnya. Lo juga asyik diajak ngobrol. Cantik. Pintar. Jomblo? Ehem!" Aduh. Lin geregetan. Ngapain sih Nando membalas komen Jo? Apa karena Jo anak Bam Punjabam? Tuh, ha- nya komen Jo yang dia reply. Apa maksudnya dengan "ehem"? argh! Rasanya Lin mau menimpuk layar komputer. Lin mau ikutan komen, tapi tidak bisa. (Liye, 2024:. Adanya rasa cemburu yang muncul dalam hubungan persahabatan sering kali menjadi salah satu tantangan yang paling sulit untuk dihadapi. Rasa cemburu ini bisa muncul dari berbagai faktor, seperti perbandingan, ketidakamanan, atau bahkan ketakutan kehilangan perhatian dan kasih sayang dari teman. Ketika salah satu pihak merasa cemburu, hal ini dapat menciptakan ketegangan dan kedekatan dalam hubungan, yang pada pasangannya mempengaruhi dinamika interaksi mereka ke depan. Dalam konteks persahabatan, di mana kepercayaan dan dukungan emosional sangat penting, rasa cemburu dapat merusak fondasi SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 e-ISSN: 2964-8629, dan p-ISSN: 2964-8548. Hal. yang telah dibangun selama ini. Konflik internal yang dialami oleh Lin, misalnya, mencerminkan kompleksitas emosi yang sering kali terjadi dalam hubungan persahabatan. Rasa cemburu yang muncul tidak hanya menimbulkan perasaan negatif, tetapi juga dapat memicu pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang nilai diri dan posisi kita dalam hubungan Lin mungkin merasa terancam oleh keberhasilan atau perhatian yang diterima oleh Jo, yang dapat menyebabkan perasaan tidak cukup baik atau kurang dihargai. Ketidakpastian ini dapat membuat Lin merasa terasing, bahkan dalam hubungan yang seharusnya saling . Ketidakadilan Ketidakadilan adalah keadaan di mana seseorang merasa bahwa mereka diperlakukan tidak adil atau tidak sesuai dengan hak mereka. Ketidakadilan dapat memicu pertentangan karena rasa tidak puas dan ketidakadilan. Seseorang yang merasa diperlakukan tidak adil mungkin merasa marah dan ingin menuntut keadilan. Nico langsung jatuh terduduk. Menarik napas satu dua kali. Entah bengek atau tenggorokannya masih tersekat. "Lo denger omongan gue! Gue tahu lo mempermainkan Aurel! Gue punya bukti foto-foto lo sama cewek jerawatan itu. Mulai detik ini, gue nggak suka lihat lo deket-deket lagi sama Aurel. Kalau sampai Aurel nangis gara-gara urusan ini, lo terima akibatnya!" Lin mendesiskan (Liye, 2024:. Ketidakadilan yang muncul dari pengkhianatan dalam hubungan Nico dan urel. Kemarahan Lin menunjukkan bahwa ia merasa bertanggung jawab untuk melindungi Aurel dari kemungkinan penderitaan. Dalam hal ini, ketidakadilan bukan hanya dirasakan oleh Aurel yang diabaikan atau dikhianati, tetapi juga orang-orang di sekitarnya yang merasa perlu untuk mengambil tindakan demi keadilan. Lin mengambil peran sebagai pembela, berusaha menegakkan keadilan bagi Aurel dengan mengingatkan pelaku tentang konsekuensi dari Ketidakadilan sering kali melibatkan lebih dari satu pihak, menciptakan dampak yang lebih luas dalam hubungan sosial. Ketidakadilan dapat memicu reaksi emosional yang kuat, seperti kemarahan dan rasa sakit, yang dapat mempengaruhi hubungan antara individu yang terlibat. Perasaan ketidakadilan yang dialami oleh Nico dan Aurel menciptakan ketegangan dan konflik yang dapat merusak ikatan persahabatan dan menyebabkan dampak negatif dalam lingkungan sosial mereka. Pengkhianatan SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Dalam Novel Rasa Karya Tere Liye Pengkhianatan adalah tindakan yang melanggar kepercayaan dan kesetiaan. Pengkhianatan dapat memicu pertentangan karena merusak kepercayaan antara individu. Ketika seseorang mengetahui bahwa mereka telah dikhianati, kepercayaan mereka terhadap pengkhianat akan terkikis, membuat mereka sulit untuk mempercayai pengkhianat di masa "PUAS LO! PUAS SETELAH TAHU SEMALAM ACARA GUE GAGAL! PUAS!!!" Jo menunjuk-nunjuk muka Lin. Muka Jo sih sudah nggak bisa dijelaskan lagi saking "LO TUH PENGKHIANAT! TEMAN MAKAN TEMAN! MENJIJIKKAN! GUE JIJIK PUNYA TEMAN KAYAK LO!" (Liye, 2024:. Perasaan yang meluap-luap ditunjukkan melalui kata-kata kasar dan tindakan menunjuk, menunjukkan rasa sakit dan kekecewaan yang mendalam. Dapat dilihat pada kalimat Teman makan teman! mengandung makna bahwa Lin telah melakukan sesuatu yang merugikan Jo, dan secara tidak langsung mengkhianati kepercayaan yang telah terbangun di antara mereka. Dapat dilihat pada kalimat Pengkhianat! dan Menjijikkan! menunjukkan bahwa Jo merasa sangat terluka dan terhina oleh tindakan Lin. Perasaan ini menunjukkan betapa pentingnya kepercayaan dalam sebuah persahabatan dan bagaimana pengkhianatan dapat merusak hubungan yang telah terjalin. Tindakan Jo yang menjijikkan terhadap Lin mencerminkan kekecewaan dan rasa sakit yang mendalam akibat perbuatan Lin. Pengkhianatan dapat terjadi di berbagai bentuk dan dapat membawa dampak yang sangat buruk pada hubungan personal. Pengkhianatan dapat berupa tindakan nyata yang merugikan, atau dapat juga berupa tindakan yang dianggap melanggar norma dan kepercayaan yang telah terbangun dalam sebuah Pengkhianatan dapat mengakibatkan hilangnya kepercayaan, rasa sakit emosional, dan bahkan memutuskan hubungan yang telah terjalin. Kedudukan dan Peran Kedudukan dan peranan mencakup tiap-tiap unsur dan struktur sosial. Jadi, dalam hal ini kedudukan menentukan peran, sedangkan peran menentukan perbuatan dan perilaku. Dapat pula disebutkan bahwa kedudukan dan peranan menentukan apa yang diperbuatnya bagi masyarakat serta kesempatan-kesempatan apa yang diberikan masyarakat kepadanya. Pergantian Peran SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 e-ISSN: 2964-8629, dan p-ISSN: 2964-8548. Hal. Pergantian peran dari anak menjadi ayah merujuk pada situasi di mana anak, biasanya dalam konteks keluarga, mengambil peran yang biasanya dipegang oleh ayah, baik karena ketidakhadiran ayah, perubahan sosial, atau situasi khusus lainnya. Hal ini dapat terjadi ketika anak mengambil peran sebagai kepala keluarga, pencari nafkah, atau pengambil keputusan, yang biasanya dikaitkan dengan sosok ayah. Sejak Ayah pergi. Adit yang menjadi kepala keluarga. Berusaha mati-matian membuat keluarga itu setiap hari terlihat menyenangkan. (Liye, 2024:. Peran Adit sebagai kepala keluarga tidak hanya melibatkan tanggung jawab material, tetapi juga emosional. Upaya Adit untuk menjaga suasana menyenangkan dalam keluarga menunjukkan pentingnya peran emosional dalam sebuah keluarga. Kehilangan seorang anggota keluarga dapat mengubah kedudukan dan peran setiap orang secara signifikan. Kemampuan Adit untuk mengatasi perubahan ini dan menjalankan peran barunya dengan baik menunjukkan pentingnya fleksibilitas, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi perubahan hidup. Orang yang lebih Tua Orang yang lebih tua, atau yang biasa disebut dengan sebutan orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Mereka adalah figur yang memberikan kasih sayang, bimbingan, dan dukungan sejak kita masih kecil. Orang tua adalah sumber inspirasi, pembelajaran, dan penguat nilai-nilai moral yang membentuk karakter kita. Mereka mengajarkan kita tentang kehidupan, menuntun kita menghadapi tantangan, dan merayakan setiap keberhasilan yang kita raih. Kedudukan orang tua tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai sahabat, pelindung, dan panutan. Mereka selalu ada untuk kita, baik dalam suka maupun duka. Lampu-lampu bersinar terang. Suasana nyaman. Udara malam terasa segar Bau bunga sedap malam dari taman menyengat hidung. Bunda menyambut di halaman depan. Om Bagoes se- perti biasa mencium tangan Bunda, hormat. Bertanya kabar. (Liye, 2024:. Kedudukan dan peran orang yang lebih tua dalam budaya tertentu dihormati dan dijunjung tinggi. Aksi Om Bagoes mencium tangan Bunda menunjukkan rasa hormat dan penghormatan yang mendalam terhadap orang yang lebih tua. Gesekan tangan yang dilakukan merupakan simbol penghormatan dan pengakuan terhadap status dan kebijaksanaan Bunda, yang menggambarkan nilai-nilai budaya yang menghargai senioritas. Tindakan Om Bagoes menanyakan kabar Bunda juga menunjukkan kepedulian dan keprihatinan terhadap SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Dalam Novel Rasa Karya Tere Liye kesejahteraan orang yang lebih tua. Hal ini mencerminkan bahwa peran orang yang lebih tua bukan hanya sebagai figur yang dihormati, tetapi juga sebagai individu yang layak mendapat perhatian dan kasih sayang. Tindakan ini juga menunjukkan bahwa hubungan antar generasi dalam budaya ini dibangun berdasarkan rasa hormat, empati, dan saling peduli. Guru dan Siswa Siswa merupakan subjek utama dalam proses belajar mengajar. Mereka adalah penerima informasi, pengetahuan, dan keterampilan yang diberikan oleh guru. Siswa juga memiliki peran aktif dalam belajar, yaitu dengan bertanya, berdiskusi, berpartisipasi dalam kegiatan belajar, dan mengekspresikan pendapat. Siswa juga memiliki tanggung jawab untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghargai guru dan teman, serta menjaga ketertiban di sekolah. "Hari ini Ibu mengantar teman baru. Benar-benar kesan pertama yang buruk buat teman baru kalian. Mau ditaruh di mana muka Ibu? Padahal tadi di ruangan. Ibu bilang soal kebanggaan, disiplin, dan makna tanggung jawab ke teman baru kalian. Sekolah ini punya nama besar. Lho, sekarang, dua siswa paling pintar di sekolah malah tidak bikin PR. " Ibu Kepsek menggeleng-geleng. Wajahnya masam. (Liye, 2024:. Kedudukan dan peran penting yang dimiliki oleh guru, dalam hal ini Ibu Kepala Sekolah, dalam membentuk karakter dan disiplin siswa. Ibu Kepsek berusaha menanamkan nilai-nilai kebanggaan, disiplin, dan tanggung jawab kepada siswa, yang menunjukkan bahwa perannya tidak hanya terbatas pada pengajaran akademis, tetapi juga mencakup pendidikan karakter. Ketika dia merasa kecewa dengan tindakan dua siswa pintar yang tidak mengerjakan PR, ini menunjukkan bahwa dia mengambil tanggung jawab untuk menjaga reputasi dan nilai-nilai Di sisi lain, siswa juga memiliki peran yang signifikan dalam menciptakan citra sekolah. Tindakan dua siswa yang tidak mengerjakan PR mencerminkan ketidakpatuhan terhadap aturan dan harapan yang ditetapkan oleh sekolah, yang dapat merusak citra baik yang telah Dalam konteks ini, siswa memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya berprestasi secara akademis tetapi juga untuk berperilaku sesuai dengan norma dan nilai yang diajarkan oleh gurunya. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara guru dan siswa harus saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama. Pentingnya kedudukan guru dan peran siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif. Ketika guru berusaha untuk mendidik dan membimbing siswa dengan nilai-nilai yang baik, siswa diharapkan dapat merespons dengan SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 e-ISSN: 2964-8629, dan p-ISSN: 2964-8548. Hal. tanggung jawab dan disiplin. Ketidakcocokan antara harapan guru dan tindakan siswa dapat mengakibatkan ketegangan dan kekecewaan, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi atmosfer pendidikan secara keseluruhan. Oleh karena itu, kolaborasi yang baik antara kedudukan guru dan peran siswa sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang produktif dan penuh makna. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Novel Rasa karya Tere Liye, selain menyajikan kisah cinta remaja yang penuh lika-liku, juga memberikan gambaran mendalam tentang dinamika hubungan antar manusia dalam berbagai Melalui karakter-karakter yang kompleks dan alur cerita yang menarik, novel ini menggambarkan bagaimana kerja sama, persaingan, akomodasi, pertentangan, dan kedudukan serta peran saling terkait dan memengaruhi kehidupan individu dalam Melalui penggambaran dinamika hubungan antar manusia yang kompleks, novel Rasa karya Tere Liye memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya membangun hubungan yang sehat dan harmonis. Novel ini mengingatkan kita bahwa kerja sama, saling pengertian, dan empati adalah kunci utama dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik, sementara persaingan yang tidak sehat, kebohongan, dan pengkhianatan dapat merusak hubungan dan menyebabkan konflik yang merugikan. DAFTAR REFERENSI Arifin. Nilai moral karya sastra sebagai alternatif pendidikan karakter (Novel Amuk Wisanggeni karya Suwito Sarjon. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 3. , 30-40. Didipu. Kritik Sastra: Tinjauan Teori dan Contoh Implementasi. Yogyakarta: ZAHIR PUBLISHING. Didipu. Pengantar Kajian Sastra. Yogyakarta. ZAHIR PUBLISHING Fahmy. , & Mawaddatunnisa. Interaksi Sosial dalam Novel Negeri Lima Menara karya Ahmad Fuadi. Jurnal Sastra Indonesia, 9. , 114-118. Hawa. Sosiologi Sastra. Tasikmalaya. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia (PRCI) Liye. Rasa. Jawa Barat. Pt Sabak Grip Nusantara. SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025 Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Dalam Novel Rasa Karya Tere Liye Sujarwa . 2019 "model¶digma teori sosiologi sastra" Yogyakarta: penerbit pustaka. Saragih. Manik. , & Samosir. Hubungan Imajinasi dengan Karya Sastra Novel. Asas: Jurnal Sastra, 10. , 100-110. Sudriyanto. Interaksi Sosial. Semarang. Alprin Sudariyanto. Memahami Interaksi Sosial. Semarang. Mutiara Aksara Wulandari. Winda. , & Agustina. Interaksi Sosial Dalam Novel Anak Rantau Karya A. Fuadi. Jurnal Basataka (JBT), 5. , 340-348. SIMPATI - VOLUME 3. NO. JANUARI 2025