JURNAL CYBER TECH STMIK TRIGUNA DHARMA P-ISSN : 2988-2508 . E-ISSN : 2987-9604 Volume 5. Nomor 2. Edisi Oktober 2023 https://ojs. id/index. php/jct/index Monitoring Infus Pada Pasien Berbasis Internet Of Things (Io. Dengan Aplikasi Blynk Menggunakan Metode Simplex Zulfian Azmi1. Khairi Ibnutama2. Hendra Putra Winata Sianipar 3 1,2,3, Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma. Medan. Indonesia Email: zulfian. azmi@gmail. com, mr. ibnutama @gmail. hendraginting327@gmail. Email Penulis Korespondensi: zulfian. azmi@gmail. AbstrakOePada saat ini sistem monitoring cairan infus pada pasien sampai saat ini masih minim sekali ditemukan dirumah sakit maupun di institusi kesehatan lainnya. Maka dari itu dengan adanya sistem monitoring ini dapat lebih effisien dalam pergantin sebuah infus pada pasien. Sistem ini membahas tentang perancangan sistem monitoring yang bekerja untuk memantau tingkat keberatan air pada influs menggunakan sensor load cell, sensor load cell bekerja ketika air dalam influs habis dan mengirimkan notifikasi langsung ke aplikasi blynk. Hasil dari sebuah perancangan ini bahwa dapat untuk memudah perawat untuk memantau influs melalui smartphone. Dalam hal ini perawat pun lebih terbantu dalam melaksanakan tugasnya untuk memantau kondisi cairan pada pasien. Kata Kunci: Pasien. IoT. Aplikasi Blynk. Metode Simplex AbstractOe At this time, the intravenous fluid monitoring system for patients is still very minimal to be found in hospitals and other health institutions. Therefore, with this monitoring system, it can be more efficient in changing an infusion in patients. This system discusses the design of a monitoring system that works to monitor the level of water objection to the influs using a load cell sensor, the load cell sensor works when the water in the influs runs out and sends notifications directly to the blynk application. The result of this design is that it can be easier for nurses to monitor influs via smartphones. In this case, nurses are also more helped in carrying out their duties to monitor the condition of fluids in patients. Keywords: Pasien. IoT. Aplikasi Blynk. Metode Simplex PENDAHULUAN Perkembangan teknologi elektronika dapat diaplikasikan di berbagai bidang dan akan sangat bermanfaat bila peralatan medis didukung dengan sistem elektronik. Peralatan medis yang dilengkapi sistem elektronik dapat lebih memperhitungkan kepresisian dan ketepatan. Hal ini berkaitan erat dengan pemanfaatannya pada bidang kesehatan yang dalam penanganannya sangat membutuhkan kepresisisan dan ketepatan sebaliknya bila penanganan yang dilakukan terdapat kesalahan maka akibatnya akan fatal bahkan dapat menyebabkan kematian. Pasien yang dirujuk untuk menjalani perawatan di rumah sakit mayoritas diberikan terapi infus intravena. Mulai dari pasien dengan kondisi yang kritis maupun pasien yang sedang menjalani masa pemulihan. Pemberian cairan infus pada pasien mempunyai suatu prosedural baku yang harus dipenuhi oleh dokter maupun perawat. Oleh karena itu, terapi infus intravena atau pemberian cairan ke dalam tubuh pasien memerlukan tindakan yang tepat mulai dari pasien mendapatkan infus sampai pasien tersebut pulih dan tidak memerlukan lagi asupan cairan Penggunaan infus set konvensional yang digunakan sebenarnya tidak begitu bermasalah bila pasien dapat dikontrol dan diawasi secara berkala dalam waktu yang singkat oleh perawat. Namun hal ini seringkali menimbulkan masalah dikarenakan terdapat beberapa faktor seperti kurangnya sumber daya manusia di rumah sakit, kelalaian dari perawat, bahkan tindakan dari pasien itu sendiri. Sistem sebelumnya tidak menerapkan konsep IoT akan dikembangkan sebuah sistem monitoring infus untuk pasien yang akurat dan konsisten, sehigga perawat tidak perlu lagi khawatir untuk mengecek infus berulangkali mendatangi pasien. Proses perhitungan metode Simplex ini dengan melakukan iterasi berulang ulang sampai tercapai hasil optimal dan proses perhitungan ini menjadi mudah dengan computer. Sistem monitoring yang digunakan adalah teknik/metode simplex untuk diterapkan dalam sistem monitoring tersebut. Metode simplex digunakan untuk mencari nilai optimal dari program linier yang melibatkan banyak constraint . dan banyak variabel . ebih dari dua variabe. serta salah satu teknik penyelesain dalam program linier yang digunakan sebagai teknik penganbil keputusan dalam permasalahan yang berhubungan dengan pengalokasian sumber daya secara optimal. Berdasarkan penjabaran uraian diatas, maka diangkatlah sebuah penelitian yang disususn dalam sebuah skripsi berjudul AuMONITORING INFUS PADA PASIEN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN APLIKASI BLYNK MENGGUNAKAN METODE SIMPLEXAy. Zulfian Azmi . Copyright A 2023. CYBER TECH. Page 74 JURNAL CYBER TECH STMIK TRIGUNA DHARMA P-ISSN : 2988-2508 . E-ISSN : 2987-9604 Volume 5. Nomor 2. Edisi Oktober 2023 https://ojs. id/index. php/jct/index METODOLOGI PENELITIAN 1 Tahapan Penelitian Agar dapat lebih jelas metodologi penelitian maka dijabarkan sebuah kerangka kerja dari penelitian yang akan Gambar 2. 1 Kerangka kerja Berdasarkan Gambar 3. 1 maka dapat diuraikan kerangka kerja penelitian sebagai berikut: Identifikasi Masalah Masalah yang diteliti ini akan dipecahkan dalam suatu penelitian adalah bagaimana untuk mengetahui berapa banyak air yang terdapat pada dalam tabung infus bisa dilihat dari tampilan aplikasi Blynk. Analisa Masalah Dalam penelitian ini analisa yang dilakukan yaitu hal membangun suatu sitem yang memanfaatkan metode Simplex sebagai pengamatan pada infus tersebut. Penentuan Tujuan Menentukan tujuan penelitian ini akan dilakuan agar hasil yang diharapkan tidak berbeda deng yang harapkan, dalam penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Simplex dalam monitoring infus. Studi Literatur Mempelajari literature-literatur yang berhubungan dengan penelitian ini yang dapat dijadikan referensi, literatur yang dipakai dalam penelitian ini adalah tentang metode Simplex, datasheet NodeMCU, datasheet sensor Load Cell, dan datasheet aplikasi Blynk. Pengumpulan Data Mengumpulkan data-data, khususnya data-data dalam teori tentang metode Simplex, data-data pembuata monitoring infus, dan data-data tentang penelitian yang akan dibuat. Implementasi Teknik Simplex Melakukan implementasi teknik Simplex pada sistem monitoring infus untuk mengetahui isi didalam monitoring infus tersebut dan dapat memantaunya dari tampilan aplikasi Blynk dan sebagai penghubung pada pengamatan cairan infus. Desain Sistem Proses melakukan desain rancang bangan sistem dalam bentuk 3D, penentuan komponen yang akan digunakan dan pemanfaatan NodeMCU untuk mengendalikan sistem. Pengujian Alat Setelah perancangan sistem, tahap selanjutnya yang akan dilakukan adalah tahapan pengujian sistem monitoring infus, hal ini dilakukan agar dapat melihat hasil kinerja alat yang dibangun. Analisa Hasil Pengolahan data hasil yang didapat kemudian data tersebut dianalisa agar sesuai dengan harapan hasil yang 2 Algoritma Sistem Algoritma sistem merupakan suatu proses susunan kerja sistem dengan secara singkat atau ringkas. Berikut ini adalah gambaran algoritma sistem pada implementasi metode Simplex pada monitoring infus berbasis NodeMCU. Zulfian Azmi . Copyright A 2023. CYBER TECH. Page 75 JURNAL CYBER TECH STMIK TRIGUNA DHARMA P-ISSN : 2988-2508 . E-ISSN : 2987-9604 Volume 5. Nomor 2. Edisi Oktober 2023 https://ojs. id/index. php/jct/index Gambar 2. 2 Tahapan-Tahapan Sistem Berdasarkan gambar 2. 2 diatas,maka diperoleh beberapa langkah utama dalam menjalankan sistem yakni : Inisialisasi Sistem Pada proses inisialisasi sistem ini yaitu pertama kali sistem atau alat akan dijalankan adalah pada menghubungkan catu daya atau power supply. Pendeteksian Atau Identifikasi Sensor Dalam tahap ini kondisi sudah aktif, pada sensor berat akan melakukan pendeteksian secara otomatis pada berat cairan infus dan berfungsi untuk sebagai inputan dalam sistem. Proses Pengolahan Data Proses pengolahan/pembacaan data input dan output akan dilakukan dengan sistem monitoring yang Selanjutnya proses pengolahan data akan terjadi setelah sistem tersebut diaktifkan dan dalam hal ini data pada sensor atau masukan secara otomatis akan dikirim ke sistem monitoring untuk diolah berdasarkan teknik/metode yang diterapkan. Komunikasi Data yang telah dimasukkan dalam sistem dengan konfigurasi dari IoT dan bantuan dari aplikasi Blynk. Pada aplikasi Blynk memiliki sistem cloud atau dapat berkomunikasi secara jarak jauh maupun dekat. Dalam jarak jauh dapat mengontrol dengan metode Wide Area Network (WAN). Tampilan Data Pada Blynk Dalam tahap akhir ini sistem yang berjalan adalah suatu kondisi keluaran, dan dimana cairan dalam infus habis maka dapat mengirirm pesan melalui aplikasi Blynk. Zulfian Azmi . Copyright A 2023. CYBER TECH. Page 76 JURNAL CYBER TECH STMIK TRIGUNA DHARMA P-ISSN : 2988-2508 . E-ISSN : 2987-9604 Volume 5. Nomor 2. Edisi Oktober 2023 https://ojs. id/index. php/jct/index Gambar 2. 3 Flowchart Sistem Implementasi Teknik Simplex Pada Monitoring Infus Pada gambar diatas dapat diuraikan flowchart proses implementasi teknik simplex pada monitoring infus yang dimulai dari inisialisasi sistem tahapan ini merupakan tahapan proses pemberian catu daya untuk pengaktifan sistem dan keseluruhan sensor yang digunakan agar dapat berfungsi, selanjutnya ke inputan sensor Load Cell yang dimana sensor ini akan digunakan untuk mendeteksi cairan habis atau tidaknya yang selanjutnya apabila habis akan mengirimkan notifikasi ke aplikasi Blynk. Gambar 2. 4 Blok Diagram. Proses kontrol perancangan sistem ini dilakukan dengan NodeMcu, terdapat blok input, proses, dan output yaitu: Zulfian Azmi . Copyright A 2023. CYBER TECH. Page 77 JURNAL CYBER TECH STMIK TRIGUNA DHARMA P-ISSN : 2988-2508 . E-ISSN : 2987-9604 Volume 5. Nomor 2. Edisi Oktober 2023 https://ojs. id/index. php/jct/index Blok Input Pada blok input terdapat sensor Load Cell sebagai pendeteksi berat cairan pada infus. Blok Proses Pada blok proses terdapat NodeMCU yang digunakan sebagai Mikrokontroller yang akan memproses input dari sensor Load Cell. Blok Output Pada bagian blok output terdapat apalikasi Blink sebagai penerima notifikasi dari tahap pemrosesan NodeMCU, untuk dapat mengetahui data yang telah diproses oleh NodeMCU, aplikasi Blynk dapat menampilkan data tesebut. Blok Catu Data Pada blok catu daya adalah sebagai sumber energi/listrik untuk mengaktifkan NodeMCU dengan koneksi USB Mini-B atau melalui catu daya ekternal dengan tegangan belum teregulasi antara 6 sampai 20 Volt dihubungkan melalui pin 30 atau pin VIN, atau dengan catu daya eksternal dengan tegangan teregulasi sebesar 5volt melalui pin 27 atau pin 5V. HASIL DAN PEMBAHASAN Implementasi sistem adalah tahapan atau proses yang dilalui hingga sistem berjalan sesuai keinginan, dimulai dari rancang blok diagram, flowchart, perakitan, penulisan listing program, hingga perumusan kesimpulan. Gambar 5. 1 Kondisi Berat Infus Sisa 500 ML Pada gambar 5. 1 menujukkan bahwa kondisi berat cairan infus tersebut sisa 500 ML, maka artinya adalah nilai output dinotifikasikan pada aplikasi Blynk dengan pemberitahuan sisa 500 ML. Gambar 5. 2 Kondisi Berat Infus Sisa 400 ML Zulfian Azmi . Copyright A 2023. CYBER TECH. Page 78 JURNAL CYBER TECH STMIK TRIGUNA DHARMA P-ISSN : 2988-2508 . E-ISSN : 2987-9604 Volume 5. Nomor 2. Edisi Oktober 2023 https://ojs. id/index. php/jct/index Pada gambar 5. 2 menujukkan bahwa kondisi berat cairan infus tersebut sisa 400 ML, maka artinya adalah nilai output dinotifikasikan pada aplikasi Blynk dengan pemberitahuan sisa 400 ML Gambar 5. 3 Kondisi Berat Infus Sisa 300 ML Pada gambar 5. 3 menujukkan bahwa kondisi berat cairan infus tersebut sisa 300 ML, maka artinya adalah nilai output dinotifikasikan pada aplikasi Blynk dengan pemberitahuan sisa 300 ML. Gambar 5. 4 Kondisi Berat Infus Sisa 200 ML Pada gambar 5. 4 menujukkan bahwa kondisi berat cairan infus tersebut sisa 200 ML, maka artinya adalah nilai output dinotifikasikan pada aplikasi Blynk dengan pemberitahuan sisa 200 ML. Gambar 5. 4 Kondisi Berat Infus Sisa 100 ML Pada gambar 5. 10 menujukkan bahwa kondisi berat cairan infus tersebut sisa 100 ML, maka artinya adalah nilai output dinotifikasikan pada aplikasi Blynk dengan pemberitahuan sisa 100 ML. Zulfian Azmi . Copyright A 2023. CYBER TECH. Page 79 JURNAL CYBER TECH STMIK TRIGUNA DHARMA P-ISSN : 2988-2508 . E-ISSN : 2987-9604 Volume 5. Nomor 2. Edisi Oktober 2023 https://ojs. id/index. php/jct/index KESIMPULAN Dari kesimpulan yang dapat diambil dari rangkaian dan sistem secara keseluruhan pada monitoring infus menggunakan metode Simplex berbasis NodeMCU adalah sebagai berikut: Dapat menerapkan perancangan prototype pada sistem monitoring infus ini dibuat agar pasien maupun perawat tidak khawatir akan habisnya cairan pada tabung infus, karena di sistem monitoring ini kita dapat mengetahui berat cairan infus tersebut dan akan ditampilkan pada platform Blynk. Dapat menerapkan metode Simplex pada perancangan alat implementasi IoT monitoring infus menggunakan berbasis NodeMCU, dengan memanfaatkan beberapa sensor seperti sensor Load Cell yang digunakan untuk mendeteksi berat cairan infsu dan LED digunakan sebagai indikator sistem pada berat cairan infsu. Dan data tersebut lalu yang akan diproses oleh NodeMCU dan akan menghasilkan output berupa notifikasi diaplikasi Blynk. Pada proses pengujian sistem monitoring infus, akan melakukan prosedur kerja sistem jika berat infus kurang 100 ML maka notifikasi pada Blynk akan muncul bahwa sisa cairan infus adalah 500 ML, 400 ML, 300 ML, 200 ML, dan 100 ML, pada saat berat infus memilliki sisa 100 ML indikator LED kuning akan aktif sedangkan sisa berat cairan infus 500 sampai 200 ML indikator LED hijau akan aktif. Dalam perancangan sistem ini menggunakan sensor Load Cell sebagai inputan. LED dan Blynk sebagai outputan dengan itu nantinya perawat maupun pasien dapat mengetahui berat cairan pada tabung infus. UCAPAN TERIMAKASIH Puji Syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karna berkat kasih karunian-Nya yang memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat diselesaikan jurnal ilmiah ini dengan baik. Ucapan terima kasih ditujukan kepada orang tua saya atas kesabaran, ketabahan, serta ketulusan hati memberikan dorongan moral maupun material serta doa yang tiada hentinya. Ucapan terima kasih juga ditujukan untuk pihak-pihak yang telah mengambil bagian dalam penyusunan jurnal ilmiah ini. REFERENCES