JePKM Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ISSN : 2722 - 807X (Prin. ISSN : 2987 - 1441 (Onlin. Vol. 06 No. 01 Juni 2025, h : 9 - 20 Pendampingan TPA Dan Posyandu Sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur Sumatera Selatan Indonesia TPA and Posyandu Assistance as a Community Service Initiative in Burnai Sari Mulya Village. East OKU. South Sumatra. Indonesia Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAI-IPMU Gumawang. Email: anysririsp@gmail. Dosen Tetap IAI-IPMU Gumawang. Email: ahmadisaumie87383@gmail. Dosen Tetap IAI-IPMU Gumawang. Email: m. nuha@gmail. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Al-QurAoan di TPA Hidayatul MubtadiAoin dan memberikan edukasi kesehatan dasar bagi balita serta ibu hamil melalui Posyandu di Desa Burnai Sari Mulya. Kecamatan Belitang Madang Raya. Kabupaten OKU Timur. Metode pembelajaran individual diterapkan di TPA guna mengoptimalkan potensi belajar anak, dengan evaluasi melalui tes membaca Al-QurAoan. Kegiatan Posyandu mencakup pengukuran tinggi dan berat badan balita, pengisian buku KIA, serta penyuluhan mengenai pencegahan penyakit dan edukasi persalinan bagi ibu hamil. Program ini dilaksanakan pada 12 Desember 2023 di Poskesdes setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat di bidang keagamaan dan kesehatan, serta partisipasi aktif dalam mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu. Kata kunci: TPA. Pembelajaran Individual. Posyandu. Kesehatan Ibu dan Anak ABSTRACT This community service activity aimed to improve the effectiveness of QurAoanic learning at TPA Hidayatul MubtadiAoin and to provide basic health education for toddlers and pregnant women through Posyandu services in Burnai Sari Mulya Village. Belitang Madang Raya District. East OKU Regency. An individual learning method was applied at the TPA to optimize each childAos learning potential, with evaluations conducted through QurAoanic reading assessments. The Posyandu activities included measuring toddlersAo height and weight, updating maternal and child health handbooks, and delivering counseling on disease prevention and childbirth education. The program was carried out on December 12, 2023, at the village health post. The results indicated increased community understanding in both religious and health aspects, as well as more active participation in supporting child development and maternal health. Keywords: TPA. Individual Learning. Posyandu. Maternal And Child Health JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur PENDAHULUAN Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk kegiatan intrakurikuler yang menjadi implementasi langsung dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat (Syardiansah, 2. Lebih dari itu. KKN juga menjadi sarana strategis bagi mahasiswa untuk menerapkan dua aspek lainnya dari Tri Dharma, yaitu pengajaran dan Melalui KKN, mahasiswa dituntut untuk mengembangkan kreativitas, sikap inovatif, serta kepedulian sosial dalam menghadapi permasalahan nyata di tengah masyarakat (Umar, 2. Desa Burnai Sari Mulya. Kecamatan Belitang Madang Raya. Kabupaten OKU Timur dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program KKN ini. Berdasarkan hasil observasi awal, desa ini tergolong sebagai desa persiapan namun menunjukkan perkembangan ekonomi yang cukup Kebutuhan dasar masyarakat seperti sandang, pangan, dan papan relatif telah terpenuhi. Selain itu, desa ini juga memiliki sarana yang mendukung kegiatan pendidikan dan kesehatan, antara lain keberadaan TPA (Taman Pendidikan Al-QurAoa. yang aktif di masjid-masjid setempat dan Posyandu yang tersebar di beberapa dusun, termasuk Posyandu Ibu dan Balita yang berada di POSKESDES RT 02 RW 02. Dari sisi kesehatan, keberadaan Posyandu menjadi sangat penting dalam upaya pemeliharaan dan peningkatan status gizi serta kesehatan bayi dan anak. Posyandu juga menjadi ruang edukasi bagi ibu hamil dalam memahami proses persalinan dan perawatan anak. Namun, hasil wawancara dengan bidan desa menunjukkan masih minimnya pemahaman masyarakat terkait proses melahirkan, serta masih adanya permasalahan stunting dan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yang menurut WHO dalam Profil Kesehatan Indonesia tahun 2017. ISPA seperti pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di Sementara itu, dari sisi pendidikan keagamaan. TPA memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini kepada anak-anak. TPA berfungsi sebagai lembaga nonformal yang membekali anak-anak dengan kemampuan membaca Al-QurAoan, menghafal surat-surat pendek, dan menanamkan akhlak Islami. Nurjayanti dkk. menyatakan bahwa keberadaan TPA penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai religius di tengah Senada dengan itu. Budiyanto . menegaskan bahwa TPA bertujuan membentuk generasi QurAoaniAiyakni generasi yang menjadikan Al-QurAoan sebagai pedoman hidup dan sumber moralitas dalam kehidupan. JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada dua bidang utama, yaitu pendidikan keagamaan melalui pendampingan di TPA Hidayatul MubtadiAoin, dan edukasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu Ibu dan Balita. Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi Al-QurAoan bagi anak-anak serta pemahaman kesehatan dasar bagi ibu dan balita di Desa Burnai Sari Mulya. TINJAUAN PUSTAKA Peran Strategis Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPA) Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPA) merupakan salah satu lembaga pendidikan nonformal yang memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Islam dan kemampuan dasar keagamaan sejak usia dini. TPA tidak hanya berfungsi untuk mengajarkan baca-tulis Al-QurAoan, tetapi juga sebagai media internalisasi akhlak dan pembentukan karakter religius anak. Budiyanto . menyatakan bahwa TPA memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al-QurAoan, serta membentuk kepribadian yang berbasis nilai-nilai QurAoani. Lebih lanjut. Qomar . menekankan bahwa pendidikan yang dilakukan di TPA secara metodologis mampu membentuk generasi QurAoani, yaitu generasi yang menjadikan Al-QurAoan sebagai pedoman hidup dan standar moral dalam bersikap. Oleh karena itu, penguatan lembaga TPA di tingkat komunitas menjadi bagian penting dari penguatan literasi keislaman dalam masyarakat. Efektivitas Metode Pembelajaran Individual Metode pembelajaran individual atau satu per satu merupakan pendekatan yang sangat efektif dalam pendidikan anak usia dini, terutama dalam pembelajaran Al-QurAoan. Dalam pendekatan ini, pendidik mampu menyesuaikan proses belajar sesuai dengan kemampuan peserta didik secara personal. Menurut Nurjayanti. Pudyaningtyas, dan Dewi . , pembelajaran individual dalam TPA dapat meningkatkan fokus, kedisiplinan, dan pemahaman anak karena adanya interaksi yang lebih intensif antara pendidik dan peserta Selain itu, pendekatan personal ini memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan kemampuan sesuai ritme belajarnya tanpa merasa tertinggal dari teman JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur sebayanya, yang pada akhirnya mampu membangun kepercayaan diri dalam proses pembelajaran keagamaan. Fungsi Posyandu dalam Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak Posyandu merupakan bentuk pelayanan kesehatan dasar berbasis masyarakat yang memiliki peran penting dalam meningkatkan status kesehatan ibu hamil dan balita. Fungsi utama Posyandu adalah melakukan kegiatan promotif dan preventif seperti imunisasi, pemantauan tumbuh kembang balita, serta penyuluhan gizi. Menurut Sulistiyanti . Posyandu merupakan strategi efektif dalam menjangkau pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa. Beberapa masalah utama yang ditangani dalam Posyandu meliputi pencegahan stunting dan penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita. WHO . menyebutkan bahwa pneumonia sebagai bentuk ISPA merupakan penyebab utama kematian balita secara global. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader Posyandu dan edukasi ibu balita menjadi langkah penting dalam mencegah kondisi tersebut. Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai Bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk mendekatkan perguruan tinggi dengan masyarakat melalui kontribusi ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai sosial. Umar . menyatakan bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah proses transformasi sosial yang dilakukan oleh perguruan tinggi melalui program terstruktur yang responsif terhadap kebutuhan Program pengabdian melalui KKN menjadi media yang efektif dalam membangun sinergi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan nyata. Hal ini selaras dengan semangat pendidikan transformatif yang menekankan pada kolaborasi, pemberdayaan, dan keberlanjutan. METODE PENGABDIAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 14 November hingga 14 Desember 2023, berlokasi di TPA Hidayatul MubtadiAoin dan Poskesdes Desa Burnai Sari Mulya. Kabupaten OKU Timur. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur meliputi pendekatan pendidikan, pendampingan, dan sosialisasi yang dilakukan secara langsung kepada sasaran kegiatan, yakni anak-anak peserta TPA dan ibu hamil serta balita yang mengikuti Posyandu. Persiapan Tahap awal kegiatan meliputi perencanaan teknis dan koordinasi dengan pihakpihak terkait, seperti pengurus TPA, ustaz/ustazah, serta bidan desa. Pada tahap ini dilakukan penjadwalan kegiatan, penentuan materi, serta pengumpulan alat dan bahan pendukung yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran dan penyuluhan. Sosialisasi dan Pengenalan Kegiatan dimulai dengan silaturahmi dan perkenalan kepada anak-anak TPA dan masyarakat sekitar, dengan tujuan membangun kedekatan emosional dan menciptakan suasana yang kondusif. Metode pembelajaran yang digunakan adalah pendekatan individual . atu per sat. , sehingga proses belajar dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak. Sosialisasi juga dilakukan kepada kader Posyandu dan ibu balita untuk memperkenalkan agenda kegiatan dan topik yang akan disampaikan. Pelaksanaan Kegiatan (Pendampingan dan Pelatiha. Di TPA Hidayatul MubtadiAoin, kegiatan belajar dilaksanakan setiap hari kecuali hari Jumat, bertempat di Masjid Baiturrahman. Materi yang diberikan meliputi membaca dan menulis huruf Arab, hafalan surat-surat pendek, dan pengenalan nilai-nilai keislaman. Jumlah peserta kegiatan sekitar 15 anak usia 5Ae12 tahun, didampingi oleh dua ustaz/ustazah. Metode pembelajaran dilakukan secara individual, mulai dari tingkat IqroAo hingga Al-QurAoan. Sementara itu, kegiatan di Posyandu dilaksanakan bekerja sama dengan bidan desa dan kader setempat. Materi yang disampaikan berupa penyuluhan kesehatan tentang proses persalinan, pencegahan stunting, dan penanganan awal Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyuluhan dilakukan secara partisipatif agar ibu hamil dan kader dapat memahami materi secara lebih aplikatif. Evaluasi Evaluasi dilakukan secara berkala, khususnya untuk kegiatan TPA. Setiap satu minggu dilakukan penilaian terhadap kemampuan membaca IqroAo dan Al-QurAoan JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur menggunakan lembar evaluasi individual. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan peserta didik serta efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. sisi lain, keberhasilan penyuluhan kesehatan diukur dari peningkatan pemahaman ibu hamil dan kader melalui tanya jawab dan diskusi langsung setelah penyampaian materi. Refleksi dan Tindak Lanjut Pada akhir kegiatan, dilakukan diskusi bersama ustaz/ustazah serta peserta didik untuk mengetahui keberhasilan program dan kendala yang dihadapi selama pelaksanaan. Hasil diskusi digunakan sebagai dasar penyusunan saran dan perbaikan program ke depan. Refleksi juga dilakukan bersama kader Posyandu untuk mengetahui respon masyarakat serta efektivitas materi penyuluhan dalam meningkatkan kesadaran kesehatan ibu dan HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pendampingan Pembelajaran di TPA Hidayatul MubtadiAoin Kegiatan pengabdian di Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPA) Hidayatul MubtadiAoin dilaksanakan setiap hari kecuali hari Jumat, pada pukul 15. 30Ae17. 30 WIB, bertempat di Masjid Baiturrahman. Desa Burnai Sari Mulya. Kegiatan ini menyasar anakanak usia 5Ae12 tahun dengan fokus pembelajaran membaca IqroAo. Al-QurAoan, penulisan huruf hijaiyah, dan hafalan surat-surat pendek. Salah satu pendekatan utama yang digunakan adalah metode satu per satu, yang memungkinkan adanya pembinaan personal sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing anak. Metode ini terbukti sangat efektif dalam konteks pembelajaran Al-QurAoan di tingkat dasar. Anak-anak yang sebelumnya masih mengalami kesulitan membaca huruf hijaiyah mampu menunjukkan peningkatan dalam waktu relatif singkat. Pencapaian ini selaras dengan temuan Nurjayanti et al. , yang menyatakan bahwa personalisasi dalam pembelajaran di TPA mendorong motivasi dan peningkatan kemampuan anak secara signifikan. Evaluasi mingguan yang dilakukan melalui lembar penilaian menunjukkan bahwa 70% anak mengalami peningkatan bacaan IqroAo, dan 30% sudah masuk pada tahapan awal membaca Al-QurAoan. Di samping kemampuan teknis membaca, pembelajaran di TPA juga memberikan ruang internalisasi nilai-nilai religius dan sosial. Anak-anak belajar sopan santun, disiplin JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur waktu, serta tanggung jawab dalam mengikuti kegiatan secara rutin. Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa KKN untuk mengembangkan keterampilan pedagogik dan sosial mereka dalam interaksi lintas usia dan budaya. Hal ini menunjukkan bahwa program pengabdian tidak hanya memberikan manfaat kepada masyarakat sasaran, namun juga menjadi media refleksi dan pembelajaran bagi mahasiswa. Seperti dijelaskan oleh Qomar . TPA berfungsi sebagai pondasi pembentukan generasi QurAoani, yaitu generasi yang menjadikan Al-QurAoan sebagai pedoman hidup. Dalam konteks desa Burnai Sari Mulya yang tengah berkembang secara ekonomi dan sosial, keberadaan TPA menjadi sarana preventif terhadap kemerosotan moral serta sebagai media penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah modernisasi. Gambar 1. Pendampingan Baca Tulis Al-QurAoan di TPA Hidayatul MubtadiAoin Hasil Kegiatan Posyandu Balita dan Ibu Hamil Kegiatan Posyandu dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Desember 2023, di Poskesdes RT 02 RW 02 Desa Burnai Sari Mulya, dimulai pukul 08. 30 WIB. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN, bidan desa, dan kader Posyandu. Posyandu ini menargetkan dua kelompok sasaran utama, yaitu balita dan ibu hamil. Rangkaian kegiatan meliputi: Pengukuran berat dan tinggi badan balita, . Pencatatan dan pembaruan buku KIA, . Imunisasi dasar, serta . Penyuluhan tentang pencegahan stunting. ISPA, dan proses persalinan. JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur Materi penyuluhan disampaikan secara partisipatif dan interaktif menggunakan media sederhana agar mudah dipahami oleh peserta, sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dengan latar pendidikan menengah ke bawah. Berdasarkan hasil diskusi dan tanya jawab, mayoritas peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan, pentingnya imunisasi, serta dampak gizi buruk terhadap anak. Secara khusus, topik stunting dan ISPA menjadi perhatian utama. Berdasarkan data WHO . , pneumonia sebagai bentuk ISPA merupakan penyebab utama kematian balita di dunia. Sementara itu. Kemenkes RI . juga mencatat bahwa stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang membutuhkan penanganan multi-sektor. Melalui penyuluhan ini, ibu hamil dan kader diberi pemahaman praktis terkait pola makan, sanitasi, dan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala. Kegiatan ini juga menjadi wahana pemberdayaan kader Posyandu, di mana mahasiswa turut membantu proses pelaporan dan pendataan menggunakan metode observasi langsung dan wawancara singkat. Penguatan kapasitas kader sangat penting untuk menjamin keberlanjutan program kesehatan berbasis masyarakat, sebagaimana disarankan oleh pendekatan community-based health care (CBHC) dalam literatur WHO dan Unicef. Gambar 1. Pendampingan Proses Persalinan untuk Ibu Hamil di Posyandu Desa Burnai Sari Mulya JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur Analisis Dampak dan Relevansi Kegiatan Secara umum, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak yang cukup nyata, baik dari segi pemberdayaan masyarakat maupun penguatan kapasitas diri mahasiswa. bidang keagamaan, penguatan literasi Al-QurAoan di tingkat anak-anak merupakan bagian dari ikhtiar jangka panjang dalam menciptakan masyarakat yang religius dan tangguh secara moral. Hal ini sejalan dengan konsep pendidikan Islam transformatif, yang bertujuan membentuk pribadi beriman, berilmu, dan beramal (Abdullah, 2. Di bidang kesehatan, kegiatan Posyandu menjadi sarana edukasi dan advokasi bagi ibu dan anak dalam mencegah permasalahan gizi kronis dan penyakit menular. Kegiatan ini juga menunjukkan peran penting mahasiswa dalam mendukung Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga dan komunitas sebagaimana digariskan dalam kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI, 2. Dari sisi metode, program ini menunjukkan efektivitas pendekatan kolaboratif berbasis masyarakat (Community-Based Approac. , yaitu pelibatan aktif masyarakat lokal dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Pendekatan ini juga digunakan dalam strategi WHO dan UNICEF dalam penguatan layanan kesehatan dasar di negara berkembang (UNICEF, 2. Selain berdampak langsung pada masyarakat, kegiatan ini memberikan pengalaman reflektif bagi mahasiswa dalam mengasah keterampilan sosial, komunikasi lintas budaya, serta kepemimpinan lokal. Hal ini mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, terutama dalam aspek pengabdian masyarakat yang bersifat transformasional (Umar, 2. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Burnai Sari Mulya. Kecamatan Belitang Madang Raya. Kabupaten OKU Timur, menunjukkan hasil yang positif dan berdampak nyata dalam dua bidang utama, yaitu pendidikan agama dan kesehatan masyarakat. Di bidang pendidikan, kegiatan pendampingan di TPA Hidayatul MubtadiAoin JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur berhasil meningkatkan kemampuan membaca IqroAo dan Al-QurAoan pada anak-anak usia 5Ae 12 tahun. Penerapan metode pembelajaran satu per satu terbukti efektif dalam mengidentifikasi kemampuan dan kelemahan setiap anak, sekaligus memberikan perhatian individual yang memotivasi peserta didik untuk lebih semangat dalam belajar. Keberadaan mahasiswa sebagai pendamping sekaligus fasilitator turut memperkuat proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak. Di bidang kesehatan, kegiatan penyuluhan dan pelayanan di Posyandu balita dan ibu hamil yang berkolaborasi dengan bidan desa dan kader Posyandu berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya terkait pencegahan stunting, edukasi ISPA, serta proses persalinan sehat. Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini cukup tinggi, meskipun masih terdapat kendala cuaca yang menghambat kehadiran beberapa peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sasaran, tetapi juga menjadi wadah pengembangan karakter, kemampuan sosial, dan profesionalisme mahasiswa sebagai agen perubahan dalam lingkungan Saran . Untuk Pengelola TPA: Disarankan agar metode pembelajaran satu per satu terus diterapkan secara konsisten, serta diberikan pelatihan tambahan bagi ustadz/ustadzah agar mampu mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Untuk Pemerintah Desa dan Dinas Kesehatan: Diharapkan dapat meningkatkan fasilitas dan dukungan terhadap kegiatan Posyandu, terutama dalam penyediaan alat ukur kesehatan yang memadai serta pelatihan berkala bagi kader Posyandu. Untuk Perguruan Tinggi: Kegiatan KKN tematik berbasis TPA dan Posyandu seperti ini patut dijadikan model program pengabdian berkelanjutan, yang tidak hanya berlangsung sementara selama KKN, tetapi juga membentuk mitra tetap antara kampus dan masyarakat. Untuk Mahasiswa KKN Selanjutnya: Disarankan agar melakukan pemetaan kebutuhan masyarakat secara lebih rinci sejak awal, agar program kerja yang dirancang lebih tepat sasaran, bersifat solutif, dan memiliki keberlanjutan pasca KKN. JEPKM ( JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ) VOL. NO. 01, . : JUNI 2025 Anis Riris Pratiwi. Ahmadi. Moh Adzkiyaunuha. Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pendampingan Di TPA Hidayatul MubtadiAoin Dan Posyandu Ibu & Balita Di Desa Burnai Sari Mulya. OKU Timur UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada: Pimpinan dan seluruh dosen IAI-IPMU Gumawang, yang telah memberikan arahan dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Kepala Desa Burnai Sari Mulya dan seluruh aparat desa, atas sambutan hangat dan bantuan fasilitas selama kegiatan berlangsung. Bidan Desa, kader Posyandu, serta pengurus TPA Hidayatul MubtadiAoin, atas kerja sama dan sinergi yang baik dalam pelaksanaan program. Seluruh anak-anak TPA, ibu hamil, dan masyarakat Desa Burnai Sari Mulya, yang telah antusias mengikuti kegiatan ini. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah yang bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi bekal pengalaman berharga bagi mahasiswa yang terlibat. REFERENSI