Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 PENGEMBANGAN GAME VISUAL NOVEL "BRENHAN SUCCESS STORY" MENGGUNAKAN METODE MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE Development Of Visual Novel Game "Brenhan Success Story" Using Multimedia Development Life Cycle Method Rangga Saputra, ranggasaputra200412@gmail. Nicholas Agustinus, nicholasagustinus31@gmail. Brenhan Mahathasvira Nurken, brenhannurken@gmail. Evans Manando, evansmanando@gmail. Kurniawan Sutanto. L1917@lecturer. * . Program Studi Informatika / Fakultas Teknologi dan Desain. Universitas Bunda Mulia Diterima 10 Maret 2025 / Disetujui 20 Maret 2025 ABSTRACT Video games have now become part of the current technological era, where users can play video games in their spare time as entertainment. The development of the video game industry is one of the most rapid developments in recent years, where initially video games played by children and teenagers have become games for all ages. One interesting genre in the world of video games is visual novel, which combines narrative elements with interactive gameplay. Visual novel games can be used as learning media because they can convey information in an interesting and educational way. Although there are many visual novel games on the market, there are still few with educational and motivational themes. Therefore, this visual novel game was developed to provide motivation to new students in running lectures. This visual novel game was developed using the Multimedia Development Life Cycle method which consists of six stages, namely Concept. Design. Material Collecting. Assembly. Testing, and Distribution. The development of this visual novel game has gone through storyboard design at the Design stage, asset collection in Material Collecting, developed in the Assembly stage with Unity software. After this game has been developed. After this game has been developed, then at the Testing stage, the test is carried out where the results of the test is all of the buttons and scenes in this game have been run as expected. , and finally the game is widely distributed at the Distribution stage. Keywords: Game. Visual Novel. Interactive. Multimedia ABSTRAK Video game kini telah menjadi bagian dalam era teknologi saat ini, dimana para penggunanya dapat memainkan video game pada waktu luang mereka sebagai sebuah hiburan. Perkembangan industri video game adalah salah satu perkembangan paling pesat dalam beberapa tahun terakhir, dimana pada awalnya video game yang dimainkan oleh anak-anak dan remaja telah menjadi permainan untuk semua Salah satu genre yang menarik dalam dunia video game adalah visual novel, yang memadukan unsur naratif dengan gameplay interaktif. Game visual novel dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat menyampaikan informasi dengan menarik dan edukatif. Walaupun sudah banyak game visual novel yang ada di pasaran, namun didapati masih sedikit yang bertemakan edukasi dan motivasi. Oleh karena itu, game visual novel ini dikembangkan untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa baru dalam menjalankan perkuliahan. Game visual novel ini dikembangkan dengan metode Multimedia Development Life Cycle yang terdiri atas enam tahap, yaitu Concept. Design. Material Collecting. Assembly. Testing, dan Distribution. Pengembangan game visual novel ini telah melalui perancangan storyboard pada tahapan Design, pengumpulan aset dalam Material Collecting, dikembangkan dalam tahapan Assembly dengan software Unity. Setelah game ini selesai dikembangkan, maka pada tahapan Testing dilakukan pengujian dimana hasilnya adalah semua button dan scene dalam game ini sudah berjalan sesuai yang diharapkan, dan akhirnya didistribusikan secara luas pada tahap Distribution. Kata Kunci: Game. Visual Novel. Interaktif. Multimedia *Korespondensi Penulis: E-mail: L1917@lecturer. Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 PENDAHULUAN Game adalah sesuatu yang digunakan untuk bermain, dimana didalamnya terdapat aturan-aturan tertentu dan para pemain harus mengikuti aturannya . Dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, salah satu aspek yang memiliki perkembangan paling pesat adalah dunia video game. Konsumsi video game sudah tidak terbatas pada anak-anak dan remaja saja, namun kini sudah dalam tersebar dalam semua umur . Pada tahun 2020, pendapatan industri video game dalam pasar global mencapai lebih dari $100 milyar untuk PC dan mobile gaming . Di Indonesia, perkembangan video game juga sangat pesat, sehingga menjadi negara ketiga terbesar di dunia dalam jumlah pemain game . Seiring dengan perkembangan, video game akhirnya juga digunakan dalam dunia pendidikan untuk memotivasi para siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Sebagai contoh, game match puzzle dapat menjadi media pembelajaran untuk meningkatkan daya pikir para siswa . , meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami organ pernafasan dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam . , dan membantu siswa dalam lembaga bimbingan belajar untuk lebih memahami mata pelajaran Matematika . Video game juga dapat menanamkan budi pekerti kepada para siswa sejak dini, sebagai contohnya adalah game yang mengajarkan budaya anti korupsi kepada para siswa, sebagai salah satu langkah pencegahan korupsi di masa depan . Visual novel adalah salah satu genre dalam game dimana permainannya berbasis pada naratif . dimana para pengguna dapat membuat atau mempengaruhi jalan cerita dari tindakan mereka . Popularitas game berbasis visual novel juga meningkat seiring dengan adanya visual novel game engine yang bersifat gratis seperti RenAoPy . Visual novel juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran, dimana para pelajar tidak hanya disediakan efek visual namun juga dapat menikmati permainan game sembari membaca materi pelajaran . Walaupun visual novel dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, namun pada kenyataannya masih sedikit visual novel yang bertemakan edukasi . dan memotivasi para pelajar dan mahasiswa. Berdasarkan identifikasi masalah di atas, penulis memutuskan untuk mengembangkan aplikasi game berbasis visual novel ini untuk mengedukasi dan memotivasi para mahasiswa baru dalam perkuliahan, menggunakan karakter dari para penulis sendiri. METODE PENELITIAN Multimedia Development Life Cycle adalah proses pengembangan dan perubahan sistem, model, dan teknik yang digunakan untuk membangun sebuah aplikasi media . , yang terdiri dari enam tahap yaitu Concept. Design. Material Collecting. Assembly. Testing, dan Distribution. Diagram tahap pengembangan tertera pada Gambar 1: Gambar 1. Multimedia Development Life Cycle Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 Adapun penjelasan kegiatan keenam tahap adalah sebagai berikut: Concept (Konse. Tahapan ini merupakan awal dari pengembangan game, dimana ide dasar Konsep dari "Brenhan Success Story" adalah sebuah visual novel yang mengisahkan perjalanan Brenhan dalam meraih kesuksesan, dengan alur cerita yang interaktif dan berbagai pilihan yang menentukan akhir cerita. Design (Desai. Desain mencakup perancangan karakter, cerita, latar belakang, serta tampilan antarmuka yang digunakan dalam game. Pada tahap ini, sketsa awal dibuat sebelum akhirnya diproses yang lebih detail. Material Collecting (Pengumpulan Mater. Pengumpulan elemen-elemen multimedia seperti teks cerita, gambar karakter, latar belakang, efek suara, dan latar. Semua elemen ini disesuaikan dengan konsep yang telah dibuat. Assembly (Penggabunga. Pada tahap ini, semua elemen yang telah dikumpulkan dan dirancang sebelumnya mulai digabungkan menggunakan perangkat lunak pengembangan game menggunakan Unity dan Github. Skrip dan mekanisme interaktif dalam game juga diterapkan dalam tahap ini. Testing (Uji Cob. Setelah game selesai dirancang, dilakukan pengujian untuk memastikan tidak ada bug atau kesalahan dalam gameplay, serta memastikan bahwa pengalaman bermain berjalan dengan baik. Distribution (Distribus. Setelah semua tahapan selesai dan game telah melalui pengujian, langkah terakhir adalah mendistribusikan game dalam bentuk yang dapat diakses oleh HASIL DAN PEMBAHASAN Untuk hasil dan pembahasan pengembangan aplikasi game visual novel, di-breakdown melalui Multimedia Development Life Cycle, sebagai berikut: Concept berdasarkan informasi pada Tabel 1,AuBrenhan Success Story" adalah game visual novel yang berfokus pada perjalanan seorang karakter utama dalam meraih impian. Pemain diberikan kebebasan untuk memilih jalannya sendiri, yang nantinya akan menentukan berbagai akhir cerita yang tersedia. Tabel 1. Konsep Visual Novel Field Judul Platform Genre Audiens Gaya Visual Format Gambar Format Audio Animasi Interaktif Informasi Brenhan Success Story Windows (. Visual Novel Remaja dan Dewasa . Ilustrasi 2D dengan elemen interaktif PNG MP3 Efek transisi halaman, pergerakan objek, dan ekspresi karakter. Pemilihan dialog yang menentukan alur cerita Design dalam tahapan ini dilakukan perancangan storyboard pada Gambar 2. Scene 1 menggambarkan menu awal aplikasi. Scene 2 adalah dialog dalam game, dan Scene 3 dimana Brenhan sebagai tokoh utama dalam cerita tersebut dihadapkan dengan dua pilihan yang akan menentukan akhir dari jalan cerita game tersebut. Gambar 3 menjelaskan flowchart alur game visual novel ini dari awal, dengan komponen sebagai berikut: Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 Start Menu Game dimulai dengan Start Menu dimana pemain akan memutuskan akan melanjutkan ke tahap pilihan berikutnya. Pilihan pertama: Start game? Yes: pemain akan memulai cerita. No: pemain akan menuju titik akhir Exit game dimana permainan akan berakhir dan aplikasi Story Game Dimulai Player akan mengikuti narasi dalam visual novel. Pilihan kedua: Belajar / Mabar Mabar (Main Baren. : mengambil pilihan ini akan berakhir pada Bad Ending. Belajar: Menuju ke Lanjut Story dan menjalankan progress berikutnya. Pilihan ketiga: Menolak / Menerima Menolak: mengambil pilihan ini akan berakhir pada Bad Ending. Menerima: menuju ke Good Ending yang merupakan hasil yang diharapkan dari game ini. Gambar 2. Storyboard Game Visual Novel Gambar 3. Flowchart untuk Visual Novel Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 Material Collecting / pengambilan gambar karakter untuk game visual novel berasal dari foto para penulis sendiri, dan untuk gambar latar belakang diambil dari salah satu ruang kelas di Universitas Bunda Mulia - Kampus Serpong. Karakter dalam visual novel dapat dilihat pada Gambar 4, dan gambar latar belakang untuk game ini dapat dilihat pada Gambar 5. Gambar 4. Karakter dalam Visual Novel Gambar 5. Latar Belakang untuk Visual Novel Adapun aset User Interface dalam game dapat dilihat pada Gambar 6 Gambar 6. Aset User Interface Gambar 6 menampilkan User Interface berupa logo aplikasi game, tampilan gambar Game Over, button Retry untuk mengulang cerita kembali, dan button Play untuk memulai game. Assembly Pengembangan game ini dilakukan dengan software Unity 2022. 45f di sistem operasi Windows 11, adapun tahapan assembly sebagai berikut: Tahap 1. Buat Project Unity Universal 2D Core Tahap 2. Download dan import aset yang diperlukan, folder aset dapat dilihat di Gambar 7 Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 Gambar 7. Folder Aset Tahap 3. Buat 3 scene unity untuk UI dan juga gameplay contoh gambar scene dapat dilihat pada Gambar 8. Gambar 8. Scene yang diperlukan Tahap 4. Buat 4 script utama untuk keperluan UI dan gameplay. Contoh file script dapat dilihat pada Gambar 9 Gambar 9. Script yang diperlukan Tahap 5. Masuk ke scene MainMenu, lalu buat game object dengan hierarki dan tampilan seperti contoh pada Gambar 10 Gambar 10. Scene MainMenu Tahap 6. Assign main menu controller pada game object dan assign main menu controller pada event button. Contoh Tampilan ini dapat dilihat pada Gambar 11 Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 Gambar 11. Pengaturan Tombol Play Tahap 7. Masuk ke scene BrenhanGanteng, lalu buat game object dengan hierarki dan tampilan ini dapat dilihat pada ambar 12 Gambar 12. Scene BrenhanGanteng Tahap 8. Buat story flow menggunakan story graph seperti pada Gambar 13 Gambar 13. Flow Story Graph Tahap 9. Assign story graph dan script pendukung pada game object GameManager. Object Inspector dari tahap ini dapat dilihat pada Gambar 14 Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 Gambar 14. Inspector Game Object Game Manager Tahap 10. Buat scene EndGame dengan hierarki dan tampilan seperti pada Gambar 15 Gambar 15. Scene EndGame Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 Tahap 11. Assign Main Menu Controller pada game object Game Over Controller dan pada event button. Tampilan pengaturan Tombol Retry dapat dilihat pada Gambar 16. Gambar 16. Pengaturan Tombol Retry Tahap 12. Terakhir build game pada platform yang diinginkan. Sebelum build game, assign semua scene yang dibutuhkan Testing Pengujian dilakukan pada tombol dan scene dalam aplikasi visual novel, dan didapatkan hasil sesuai dengan Tabel 2. Tabel 2. Tabel Hasil Testing Game Unit To Test Ekspektasi Hasil Click Layar Ketika klik layar cerita berlanjut Ketika story berjalan dan pemain klik layar, story lanjut ke alur selanjutnya Menekan tombol AuPlayAy Ketika diklik akan memulai game Berhasil masuk ke scene BrenhanGanteng dan memulai game Menekan tombol AuExitAy Ketika diklik keluar dari game Berhasil keluar dari game Scene awal cerita Scene BrenhanGanteng ketika baru Scene Brenhan berhasil memulai berpindah atau dimulai akan memulai cerita dalam game dan pemain siap Scene ketika pemain dihadapkan pada dua pilihan Pemain dapat memilih pilihan ketika decision flow mulai Pemain berhasil memilih dan bernavigasi ke flow cerita yang Scene AuGame OverAy Ketika pemain salah memilih keputusan dipindahkan ke Game Over Scene Sistem berhasil memindahkan pemain ketika mengambil keputusan yang salah Menekan tombol AuRetryAy Ketika diklik, akan memulai ulang game dari ulang Berhasil memulai game ulang ketika di klik Distribution Distribusi game "Brenhan Success Story" dilakukan dalam bentuk file . exe untuk platform Windows. Proses distribusi melibatkan beberapa langkah utama, yaitu: Jurnal Algoritma. Logika dan Komputasi Versi Online: https://journal. id/index. php/alu DOI: http://dx. org/10. 30813/j-alu. Vol. Vi (No. 01 ) : 751 - 761. Th. p-ISSN: 2620-620X e-ISSN: 2621-9840 Paket instalasi file game dikemas dalam format yang siap diinstal pada perangkat pengguna. Pengemasan ini mencakup seluruh elemen yang dibutuhkan agar game dapat berjalan dengan Uji Kelayakan sebelum dirilis, game diuji kembali untuk memastikan tidak ada kendala Jika ditemukan bug atau masalah lain, perbaikan dilakukan sebelum distribusi final. SIMPULAN Berdasarkan pembahasan dari bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa game visual novel ini telah memenuhi kriteria dari metode Multimedia Development Life Cycle. Besar harapan bahwa penelitian ini dapat meningkatkan motivasi dalam mengembangkan game visual novel dalam pendidikan, karena game visual novel mampu untuk meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan bagi para pengunanya. Walaupun popularitas game visual novel semakin meningkat, masih ada ruang untuk penelitian lebih lanjut tentang dampak, efektivitas, dan potensi visual novel dalam konteks pendidikan dan sosial. Penggunaan visual novel sebagai alat pembelajaran masih relatif baru dan membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memahami bagaimana interaksi dan pilihan yang dibuat oleh para pemain dapat mempengaruhi pemahaman dan pengalaman belajar mereka. Selain dengan metode Multimedia Development Life Cycle, untuk selanjutnya dapat pula dilakukan pengujian aplikasi dan survei wawancara kepada para mahasiswa pengguna agar dapat mengetahui apakah aplikasi ini sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna. DAFTAR PUSTAKA