Early Child Research and Practice - ECRP, 2023: 4. , 51-54 JalanMeranti Raya Nomor 32 SawahLebar. Kota Bengkulu e-ISSN 2723-5718 Penanaman Moral Agama Anak Usia Dini Dalam Mencintai Dan Menyayangi Ciptaan Allah SWT Di TK Alam Kreasi Edukasi Bandar Lampung Sekar Nur Cahyani . Sulistianah. Dewantari. Herpratiwi 1Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan. STKIP Al-Islam Tunas Bangsa Bandar Lampung. Indonesia Corresponding Author: Siskasekarnurcahyani@gmail. Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pananaman moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah dan mengetahui faktor penyebab anak sudah memiliki perilaku penanaman moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah di TK Alam Kreasi Edukasi Way Halim Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian diperoleh dari data primer dan data sekunder. Peneliti memperoleh data primer dari hasil wawancara kepala sekolah dan guru kelas B di TK Alam Kreasi Edukasi serta observasi terhadap perilaku anak terkait cinta lingkungan Data sekunder diperoleh dari hasil dokumentasi, berupa foto dan video perilaku anak terhadap lingkungan di TK Alam Kreasi Edukasi. Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan, direduksi, dideskripsikan, diuji keabsahan data dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penanaman moral agama anak usia dini di TK Alam Kreasi Edukasi. Way Halim Bandar Lampung pada tingkat kelas B sudah berjalan dengan baik. sebagian besar anak sudah menunjukkan bahwa tidak terdapat anak yang belum memiliki perilaku yang mencerminkan moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah. Perilaku tersebut ditunjukan pada beberapa tindakan yaitu anak selalu menjaga lingkungan sekitar, peduli, jujur, sopan, hormat terhadap lingkungan sekitar, menjaga kebersihan diri, membantu merawat tanaman dan tidak bertindak kasar pada hewan yang ada Kata kunci: anak usia dini, penanaman moral agama, mencintai dan menyangi ciptaan allah. Abstract. This study aims to describe the religious moral instillation of early childhood in loving and caring for Allah creation and to find out the factors that cause children to have the behavior of instilling religious morals in early childhood in loving and caring for Allah creation in Kindergarten Alam Kreasi Education Way Halim Bandar Lampung This research is a research using descriptive qualitative method. Sources of research data obtained from primary data and secondary data. The researcher obtained primary data from the results of interviews with school principals and class B teachers at Alam Kreasi Education Kindergarten and observations of children's behavior related to love for the school environment. Secondary data was obtained from the results of documentation, in the form of photos and videos of children's behavior towards the environment in Alam Kreasi Edukasi Kindergarten. The data obtained is then collected, reduced, described, tested for the validity of the data and concluded. The results showed that the inculcation of religious morals in early childhood at the Alam Kreasi Edukasi Kindergarten. Way Halim Bandar Lampung at grade B level was going well. most of the children have shown that there are no children who do not yet have behavior that reflects the religious morals of early childhood in loving and caring for Allah creation. This behavior is shown in several actions, namely the child always takes care of the environment, cares, is honest, polite, respects the surrounding environment, maintains personal hygiene, helps care for plants and does not act rudely to animals at school. Keywords: early childhood, instilling religious morals, loving and cherishing Allah creation. e-ISSN 2723-5718 Pendahuluan Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita, manusia berhak untuk selalu berkembang dengan pendidikan yang dimilikinya. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan Pendidikan pertama kali yang kita dapatkan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. ahyu bagja sulfemi, 2. Piaget menyatakan bahwa anak anak berfikir dengan 2 cara yang sangat berbeda tentang moralitas tergantung pada kedewasaan perkembangan mereka. Piaget juga mengemukakan bahwa seorang manusia dalam kehidupannya akan mengalami rentangan perkembangan moral yaitu : . tahap heteronomous yakni cara berfikir anak tentang keadilan peraturan yang bersifat objektif artinya tidak dapat diubah dan tidak dapat di tiadakan oleh . dan tahap autonomous yaitu anak mulai menyadari adanya kebebasan untuk tidak sepenuhnya menerima aturan itu sebagai hal yang datang dari luar dirinya (Carpendale. Jeremy Im. Kohlberg and Piaget, 2. Pengembangan moral agama sangat erat kaitannya dengan budi pekerti, sikap sopan santun, dan kemauan melaksanakan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan filosofis yang di kemukakan oleh Kilpatrick pendidikan moral akan terus berkembang dengan berbagai pendapat pakar dalam aspek budi pekerti, nilai moral dan keagamaan. (William Kilpatrick, 1. Penanaman moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyanyi ciptaan allah anak akan belajar mencintai lingkungannya dan belajar siapa penciptanya penting dalam membantu anak mengembangkan sikap mencintai dan menyayangi ciptaan Allah dalam pendidikan mereka. Penanaman moral agama membantu anak mengembangkan nilai-nilai moral yang positif, seperti kasih sayang, saling menghargai, kepedulian, toleransi, dan keadilan. Nilai-nilai ini akan menjadi dasar bagi perilaku anak dalam menghadapi situasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mencintai dan menyayangi ciptaan Allah. anak akan diajarkan untuk menjadi pribadi yang peduli dan empati terhadap sesama manusia, hewan, dan lingkungan sekitar. Mereka akan diajarkan untuk mengasihi dan merawat ciptaan Allah secara luas, baik manusia maupun alam, serta menjadi individu yang peduli terhadap kebutuhan dan penderitaan orang lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator pencapaian anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah swt adalah anak bisa menunjukkan rasa hormat dan kasih sayang terhadap semua makhluk ciptaan Allah. Berperilaku jujur, penolong, sopan, hormat, sportif. Berkata dan bertindak baik terhadap sesama makhluk ciptaan Allah, serta Menghormati dan memelihara lingkungan sekitar. Menghormati toleransi agama orang lain Contoh dalam indikator ini yaitu anak dapat membuang sampah pada tempatnya, anak bisa menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, tidak menyakiti atau menyayangi hewan yang ada di lingkungan sekolah, tidak memetik atau merusak tumbuhan yang ada disekitar, dan tidak berkelahi atau menyakiti sesama teman, selalu menunjukkan rasa kasih dan sayang terhadap sesama. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hal ini didasarkan pada fenomena yang ada di lapangan. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya penanaman, cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan mencari tahu metode yang digunakan sekolah untuk penanaman moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyangi ciptaan Allah. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan . ield researc. Oleh karena itu obyek penelitiannya adalah berupa obyek di lapangan yang sekiranya mampu memberikan informasi tentang kajian penelitian. Hasil Penelitian TK Alam Kreasi Edukasi Way Halim Bandar Lampung didirikan pada tahun 2010 oleh Yayasan Rumah Kreasi Edukasi Way Halim di ketuai oleh hj. Ifa lux arif SE,. Namun sejak 2016 sudah menerima murid berkebutuhan khusus. Insya Allah ke depannya bisa menjadi sekolah inklusi yang dapat membantu masyarakat. Sekolah ini memperoleh izin dari Dinas Pendidikan Early Child Research and Practice - ECRP, 2023: 4. , 51-54 JalanMeranti Raya Nomor 32 SawahLebar. Kota Bengkulu e-ISSN 2723-5718 Kota Bandar Lampung, 421/2570/IV. 40/2. 9/2079/iv. 40/PAUD/2015 untuk PAUD. Tk ini memiliki lima sentra pembelajaran bernuansa alam. Sentra Bahan dan Alam Sekitar, yaitu untuk menginternalisasi nilai-nilai kehidupan dalam pengembangan daya fikir, daya cipta, dan kreatifitas dalam rangka pengamatan eksperimen, eksplorasi dan apresiasi terhadap alam semesta dan lingkungan hidup melalui program Kid Go Green. Penanaman moral agama anak usia dini di TK Alam Kreasi Edukasi. Way Halim Bandar Lampung pada tingkat kelas B sudah berjalan dengan baik sebagian besar anak sudah menunjukkan perilaku yang mencerminkan moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan Anak sudah menunjukkan berkembangnya pada aspek penanaman moral agama dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah. Melalui penerapan yang dilakukan sekolah sebagian besar anak sudah mau menerapkan penanaman tersebut. Seperti sudah mau menjaga kebersihan diri, menjaga lingkungan sekitar, tidak menyakiti hewan, menyiram tanaman, dan sudah menghormati satu sama lain. Faktor penyebab sudah berjalannya penanaman moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah di TK Alam Kreasi Edukasi karena upaya guru disana yang selalu mensounding anak, menjelaskan dan memberi pengertian pentingnya penanaman tersebut dan usia guru yang relatif masih muda sehingga selalu memberikan pembelajaran yang kreatif dan gagasan yang baru. Selain itu faktor lainnya yaitu sarana dan prasarana yang disediakan sekolah upaya mengembangkan penanaman moral agama dalam mencintai dan menyayangi ciptaan Allah sudah memadai sehingga anak dapat mempraktekannya secara langsung. Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat anak yang mau menyayangi ciptaan allah dan ada yang belum mengerti cara mencintai dan menyayangi ciptaan allah. Ada . anak yang sudah mau menjaga kebersihan diri, menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya, berprilaku sopan santun, jujur, hormat, sportif, tolong menolong, tidak berkelahi dan menyayangi semua teman, dan menghormati toleransi. anak perlu diarahkan cara mencintai dan menyayangi ciptaan allah. Dari 4 peserta didik tersebut ada yang sudah mampu membuang sampah sendiri dan mencuci tangan setelah melakukan kegiatan tanpa diperintah oleh guru dan 1 yang sudah membuang sampah tetapi masih diperintah oleh guru. Berdasarkan tabel 3, anak yang belum mau menunjukan perilaku penanaman moral agama anak usia dini (MB) memiliki nilai 2, anak yang memiliki sikap sudah menunjukan perilaku penanaman moral agama anak usia dini tetapi masih diperintah guru (BSH) memiliki nilai 3 dan anak yang memiliki sikap sudah menunjukan perilaku penanaman moral agama anak usia dini dengan sangat baik tanpa diperintah guru (BSB) memiliki nilai 4. Sebagian besar anak memiliki perkembangan perilaku berbagi cukup baik yaitu yaitu ananda alvaro m, nuraz, kayla dan pragya. Sedangkan 1 . peserta didik yaitu ananda fathan. masih sulit menerapkan perkembangan moral agama dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah swt. Kesimpulan Penanaman moral agama anak usia dini di TK Alam Kreasi Edukasi. Way Halim Bandar Lampung pada tingkat kelas B sudah berjalan dengan baik sebagian besar anak sudah menunjukkan perilaku yang mencerminkan moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah. Anak sudah menunjukkan berkembangnya pada aspek penanaman moral agama dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah. Melalui penerapan yang dilakukan sekolah sebagian besar anak sudah mau menerapkan penanaman tersebut. Seperti sudah mau menjaga kebersihan diri, menjaga lingkungan sekitar, tidak menyakiti hewan, menyiram tanaman, dan sudah menghormati satu sama faktor penyebab sudah berjalannya penanaman moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan allah di TK Alam Kreasi Edukasi karena upaya guru disana yang selalu mensounding anak, menjelaskan dan memberi pengertian pentingnya penanaman tersebut dan usia guru yang relatif masih muda sehingga selalu memberikan pembelajaran yang kreatif dan gagasan e-ISSN 2723-5718 yang baru. Selain itu faktor lainnya yaitu sarana dan prasarana yang disediakan sekolah dalam upaya mengembangkan penanaman moral agama dalam mencintai dan menyayangi ciptaan Allah sudah memadai sehingga anak dapat mempraktekannya secara langsung. Daftar Pustaka