961 JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 PERSEPSI WISATAWAN DALAM MINAT BERKUNJUNG KE DESTINASI WISATA HIU PAUS TELUK SALEH SUMBAWA Oleh Widiawati1. Siluh Putu Damayanti2. Made Dayu Harikosala3 1,2,3 Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram Email : 1Wiyawatiwati480@gmail. com, 2sp. damayanti@gmail. com, 3dayuh0@gmail. Article History: Received: 04-11-2024 Revised: 08-11-2024 Accepted: 10-11-2024 Keywords: Persepsi. Wisatawan. Minat Berkunjung Dan Destinasi Wisata. Abstract : Persepsi merupakan proses seseorang menyeleksi, mengatur, menginterpresentasikan masukan-masukan informasi untuk menciptakan gambaran keseluruhan yang berarti sedangkan perkembangan pariwisata merupakan sebuah destinasi yang perkembangannya ditentukan dalam fase-fase tertentu. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana persepsi wisatawan dalam minat berkunjung mereka ke destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh Sumbawa. Dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah pengelola dan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, adapun metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan snowball sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa persepsi wisatawan terhadap minat berkunjung ke destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh Sumbawa terkesan baik dan memiliki minat kunjungan kembali akan tetapi karena destinasi tersebut merupakan objek wisata minah khusus jadi tidak semua kalangan bisa dan tertarik dengan destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh. PENDAHULUAN Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah sebuah provinsi di wilayah timur Indonesia terletak ditengah Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu pulau yang memiliki ragam wisata dengan kekayaan alam yang mengagumkan adalah pulau Sumbawa, salah satu destinasi yang tidak asing bagi para wisatawan lokal dan mancanegara di pulau Sumbawa adalah Teluk Saleh. Daya tarik Teluk Saleh yang menarik adalah Hiu Paus. Untuk diketahui, hiu paus adalah jenis hiu pemakan plankton. Merupakan jenis ikan terbesar karena memiliki ukuran tubuh yang begitu besar. Merupakan jenis ikan terbesar karena memiliki ukuran tubuh yang begitu besar. Menyaring air saat makan adalah kebiasaan makan hewan ini. Hiu Paus ini sering disebut hiu tutul karena coraknya. Data ilmiah menunjukkan bahwa Hiu Paus di Teluk Saleh cenderung menyebut kawasan Teluk Saleh sebagai rumah mereka, karena perairan ini kaya akan makanan. Berbeda dengan Teluk Cendrawasi dan Teluk Triton. Kabupaten Kaimana Papua Barat yang hanya bersifat musiman. Sehingga wisatawan dapat menemukan hiu paus di Teluk Saleh kapan saja . Akan tetapi dengan keindahan dan atraksi alam yang dimiliki destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh serta berbagai macam media promosi yang digunakan tetap saja masih belum bisa mnarik minat wisatawan yang lebih banyak untuk berkunjung kesana, bahkan hanya ada beberapa wisatawan asing dan sebagian a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 masyarakat lokal saja yang mengetahui terkait dengan objek wisata ini. Hal ini yang membuat penelitian ini perlu dan penting dilakukan untuk mengetahui masalah dari kurangnya minat berkunjung tersebut, dengan menganalisis bagaimanakah persepsi wisatawan terhadap minat berkunjung destinasi wisatawa Hiu Paus Teluk Saleh. LANDASAN TEORI Teori Persepsi Landasan teori yang digunakan peneliti dalam penelitian ini ada tiga, teori teori pertama yaitu teori persepsi yang merupakan proses diterimanya stimulus oleh individu melalui alat indra atau juga disebut proses sensoris. Namun proses ini tidak berhenti begitu saja, melainkan stimulus tersebut diteruskan dan proses selanjutnya merupakan proses persepsi. Maka dalam proses persepsi orang yang dipersepsi akan dapat mempengaruhi pada orang yang mempersepsi . Teori Pareek Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Pareek . tentang perception process. Teori ini menjelaskan tentang proses terbentuknya persepsi hingga orang mengambil keputusan . Teori Pariwisata Menurut Salah Wahab, pariwisata adalah salah satu industri gaya baru, yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, taraf hidup, dan dalam mengaktifkan sektor produksi lain di dalam negara penerima wisatawan . Pariwisata Berpariwisata pada hakikatnya merupakan suatu proses kepergian sementara dari seseorang atau lebih, menuju ke tempat lain diluar tempat tinggalnya. Dorongan bepergian disebabkan oleh berbagai kepentingan, baik baik karena kepentingan ekonomi, sosial, kebudayaan, politik, agama, kesehatan maupun kepentingan lainnya. Sedangkan definisi wisatawan adalah setiap orang yang datang kesebuah Negara karena alasan yang sah, kecuali untuk berimigrasi, dan yang tinggal sedikit-dikitnya 24 jam dan selamalamanya 6 bulan dalam tahun yang sama . Minat Berkunjung Minat berkunjung merupakan keinginan konsumen untuk melakukan keinginan konsumen untuk melakukkan kunjungan ke suatu tempat. Minat disebut juga dorongan, yaitu rangsangan internal kuat yang memotivasi tindakan, disana dorongan tersebut dipengaruhi oleh stimulus dan perasaan positif terhadap produk atau jasa (Kotler, 2. METODE PENELITIAN Lokasi Penelitian Subjek dari penelitian ini adalah wisatawan di destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh Sumbawa Desa Labuhan Jambu. Alasan peneliti menjadikan destinasi wisata Hiu Paus sebagai lokasi penelitian yaitu karena objek wisata ini memiliki potensi yang luar biasa. Adapun yang dimaksud dengan lokasi penelitian adalah tempat dimana peneliti melakukan penelitiannya. Dalam hal ini yang menjadi lokasi penelitian dalam penelitian ini adalah destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh Sumbawa Desa Labuhan Jambu. Rancangan Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif terhadap data primer dan data skunder yang kemudian peneliti memaparkan kejadian yang sebenarnya berdasarkan data-data baik tulisan, gambar-gambar maupun informasi secara nyata dari permasalahan yang di teliti. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Penelitian ini akan mencari alasan terkait dengan permasalahan yang ada di destinasi Wisata Hiu Paus Teluk Saleh Sumbawa yaitu kurangnya minat kunjungan wisatawan. Prosedur atau langkah yang ditempuh dalam penelitian ini secara garis besar dilaksanakan melalui beberapa tahap yang mengacu pada pendapat, antara lain: 1. Tahap Pra-lapangan 2. Tahap pekerjaan lapangan dan 3. Tahap analisis data. Penentuan Informan Penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling yang merupakan pengambilan sampel yang berlangsung terus-menerus, seperti bola salju sehingga peneliti memiliki cukup data untuk dianalisis untuk menarik hasil yang dapat membantu mngambil keputusan yang tepat. Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data merupakan inti utama kegiatan penelitian dalam rangka memperoleh data yang dibutuhkan, dalam penelitian ini peneliti menggunakan tiga cara pengumpulan data. Observasi, meliputi kegiatan pemusatan perhatian terhadap objek penelitian dengan menggunakan semua indera serta pencatatannya yang dilakukan sistematis. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik observasi non partisipan dimana peneliti hanya terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pengamatan untuk mendapatkan informasi dan data mengenai persepsi wisatawan dan potensi di destinasi wisata Hiu Paus Teluk saleh yang diharapkan dapat dijelaskan mengenai apa yang menjadi topic penelitian. Wawancara. Adapun teknik wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara Dalam penelitian ini peneliti mengadakan wawancarasecara langsung dengan wisatawan dan pengelola untuk mendapatkan informasi terkait dengan persepsi wisatawan dalam minat berkunjung ke destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh. Dokumentasi, merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan menganalisis dokumendokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektronik . Metode dokumentasi dalam penelitian ini digunakan sebagai pelengkap untuk mengakses data yang tidak dapat diperoleh melalui observasi dan wawancara. Ini adalah cara untuk mendapatkan informasi terkait objek Teknik Analisis Data Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan prosedur yang digunakan sebagai berikut: Tahap Pengumpulan Data, merupakan tahap dimana peneliti mengumpulkan data sebanyakbanyaknya yang berkaitan dengan yang diteliti. Peneliti dapat mengumpulkan fakta-fakta yang ada melalui banyak alat pengumpulan data, seperti wawancara, observasi, rekaman dan Jadi melalui proses tahap pengumpulan data merupakan tahap dimana peneliti melakukan pengumpulan data melalui proses mengorganisasikan fakta-fakta atau hasil-hasil pengamatan terpisah-pisah menjadi suatu rangkaian rangkaian. Reduksi Data, yaitu teknik analisis yang menggunakan cara mereduksi data atau merangkum data dari hal-hal yang pokok untuk memfokuskan pada hal-hal yang penting, untuk mencari data yang sesuai dan membuang data yang tidak perlu. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah penelitian untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya dan mencarinya bila perlu. Penyajian Data, teknik analisis data yang menggunakan penyajian data adalah menyajikan data yang yang sudah direduksi, sehingga penyajian data ini dapat dilakukan dalam bentuk table,grafik atau uraian. Melalui peyajian data tersebut, maka data terorganisasikan, tersusun dalam pola hubungan, sehingga akan semakin muda dipahami oleh peneliti. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Tahap Penarikan Kesimpulan, yaitu teknik penelitian untuk mencari kembali kesimpulan awal yang masih diragukan oleh peneliti untuk menemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung hasil dari penelitian tersebut, dan apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valit dan konsisten saat penelitian kembali mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan ang kredibel. Penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskriptif menuntut peneliti untuk mengamati bagaimana persepsi wisatawan dalam minat berkunjung pada destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh Sumbawa. Pada saat penelitian peneliti mengamati dan melakukan wawancara kepada pengelola dan wisatawan terkait potensi yang dimiliki oleh destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh Sumbawa serta bagaiman persepsi wisatawan terhadap destinasi wisata tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Persepsi wisatawan dalam minat berkunjung ke destinasi wisata hiu paus Teluk Saleh Berdasarkan hasil wawancara dari beberapa informan yang telah berkunjung ke Destinasi Wisata Hiu Paus Teluk Saleh ini bahwa informasi terkait dengan DTW tersebut didapatkan dari media sosial dan dari rekomendasi orang-orang sebelumnya. Kemudian untuk persepsi dari wisatawan sendiri terkait dengan Wisata Hiu Paus ini memiliki nilai positif karena menurut persepsi wisatawan bahwa destinasi ini sangat bagus dan menarik karna dimana lagi orang bisa berenang, berinteraksi, dan berfoto-foto dengan ikan sebesar itu dan juga memang hanya ada di beberapa wilayah saja di Indonesia, sehingga akan rugi apabila tidak berkunjung ke destinasi ini. Namun ada beberapa hal yang menjadi permasalahan untuk para wisatawan lokal berdasarkan hasil dari observasi dan wawancara yaitu untuk badget yang harus dikeluarkan ketika ingin berkunjung ke destinasi wisata Hiu Paus tersebut dianggap terlalu tinggi dibandingkan badget untuk wisatawan Desa Labuhan Jambu adalah salah satu Desa yang ada dikecamatan Tarano. Kabupaten Sumbawa. Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang beralamat di Jalan Lintas Sumbawa-Bima. Desa Labuhan Jambu berada di wilayah pesisir pantai Teluk Saleh. Sebagai wilayah daerah pesisir, desa Labuhan Jambu memiliki banyak potensi baik yang berhubungan dengan spesies ikan, terumbu karang, sunset, potensi pesisir dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Beberapa potensi tersebut ialah seperti wisata hiu paus Desa Labuhan Jambu, memancing, wisata mangrove, camping, wisata budaya dan lain sebagainya. Wisata Hiu Paus Desa Labuhan Jambu merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang ada di Kabupaten Sumbawa. Kecamatan Tarano. Provinsi Nusa Tenggara Barat. Wisata ini berada di teluk saleh Desa Labuhan Jambu. Untuk ke lokasi Wisata Hiu Paus Desa Labuhan Jambu menempuh perjalanan sekitar 2 hingga 3 jam menggunakan kapal atau orang-orang sekitar biasa menyebutnya dengan nama bego. Karakteristik/Potensi Destinasi Wisata Hiu Paus Teluk Saleh Sumbawa: Ikan Hiu Paus Terumbu Karang Taman Hiu Paus Wisatawan yang berkunjung ke destinasi tersebut mayoritas wisatawan mancanegara dan juga ada beberapa wisatawan lokal yang memang datang berkunjung setelah melihat dan mendengar informasi dari berbagai sumber seperti media sosial dan dari mulut ke mulut. Penilaian terhadap objek wisata oleh wisatawan dalam hal ini yaitu destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh sesuai dengan kenyataan yang dilihat dengan gambaran atau ekspetasi a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Setelah berada di destinasi wisata tersebut wisatawan akan menilai bagaimana ekspetasi dari gambaran yang sudah terbentuk melalui informasi yang telah diterima. Dan dari hasi wawancara beberapa wisatawan lokal mengatakan bahwa destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh merupakan salah satu objek wisata yang menarik hanya saja ada beberapa pendapat dari wisatawan untuk badget antara wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal yang ditawarkan seharusnya tidak disama ratakan atau dibedakan untuk wisatawan lokal diberikan harga lebih murah dibandingkan dengan wisatawan mancanegara. Kemudian untuk minat berkunjung wisatawan lokal ke destinasi wisata Hiu Paus lebih rendah dibandingkan dengan wisatawan manca negara dikarenakan destinasi wisata Hiu Paus tersebut merupakan wisata minat khusus, yang memang hanya orang-orang tertentu yang ingin berkunjung ke destinasi tersebut. Analisis Pengelolaan Destinasi Wisata Hiu Paus Teluk Saleh Sumbawa. Dalam pengelolaannya destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh sudah melakukan kerja sama antara pengelola dengan agen-agen dari destinasi wisata yang sudah jauh lebih dulu berkembang dengan harapan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Wisatawan yang berkunjung dominan wisatawan mancanegara dan hanya ada beberapa wisatawan lokal, dari hasil wawancara dengan bapak Muhaimin selaku pengelola mengatakan bahwa jumlah kunjungan di destinasi wisata Hiu Paus pada tahun 2018-2022 mengalami penurunan karena covid 19 kemudian kembali stabil dan meninggat pada tahun 2023 hingga saat ini. Maka, dapat disimpulkan bahwa penurunan minat kunjung wisatawan ke destinasi wisata Hiu Paus dikarenakan virus covid 19. Pengelolaan Potensi Destinasi Wisata Hiu Paus teluk Saleh Dari hasil wawancara dengan bapak Muhaimin tersebut dapat dianalisis bahwa di destinasi wisata ini masih memprioritaskan Hiu Paus sebagai daya tarik objek wisata utama, destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh mulai dikembangkan pada tahun 2018. Dalam pengembangan destinasi ini ada beberapa faktor penghambat sehingga jumlah kunjungan wisatawan sangat kurang pada tahun 2018 sampai awal tahun 2022, salah satu faktor penghambat tersebut yaitu karena covid 19 hingga kemudian mulai meningkat pada pertengahan tahun 2022 sampai saat ini, hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal dimulai dari strategi promosi hingga pelayanan dari pengelola dan dan dukungan masyarakat sekitar. PENUTUP Kesimpulan Wisata Hiu Paus Desa Labuhan Jambu sangat potensial untuk dikembangkan dikarenakan populasi Hiu Paus pada perairan Teluk Saleh mencapai kurang lebih 120 hiu paus dan hampir di setiap hari ditemukan Hiu Paus lebih dari 5 ekor kemunculan Hiu Paus ini di sekitar bagan nelayan yang sedang beroperasi di perairan Teluk Saleh. Adapun potensi yang dikembangkan di destinasi Hiu Paus yaitu Hiu Paus, terumbu karang dan taman Hiu Paus. Persepsi wisatawan dalam minat berkunjung ke destinasi wisata Hiu Paus Teluk Sale ini memiliki tanggapan positif karena menurut persepsi wisatawan bahwa destinasi ini sangat bagus dan memiliki potensi yang luas biasa karna dimana lagi orang bisa berenang, memberi makan, dan berfoto-foto dengan ikan sebesar itu, dan juga memang hanya ada di beberapa wilayah saja di Indonesia, sehingga akan rugi apabila tidak berkunjung ke destinasi ini. Namun ada beberapa hal yang menjadi permasalahan untuk para wisatawan lokal berdasarkan hasil dari observasi dan wawancara yaitu untuk biaya yang harus dikeluarkan ketika ingin berkunjung ke destinasi wisata Hiu Paus tersebut dianggap terlalu tinggi dibandingkan biaya untuk wisatawan a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Saran Kepada pengelola destinasi wisata Hiu Paus kiranya mampu untuk mempertahankan potensi di destinasi wisata Hiu Paus agar pengunjung tetap berdatangan dari berbagai penjuru baik dari wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara, maka eksistensi wisata Hiu Paus harus tetap dijaga dengan pengelolaan yang baik. Diperlukan adanya fasiliator yang royal dalam menjaga dan merawat fasilitas yang ada destinasi wisata Hiu Paus Teluk Saleh, serta peran penting dari POKDARWIS sebagai pembina terutama dalam hal mengadakan so sosialisasi sadar wisata untuk pengembangan destinasi wisata tersebut. Kepada pengelola terutama bagi tour operator yang membawa wisatawan mengunjungi Hiu Paus untuk biaya yang ditetapkan jika bisa disesuaikan kembali atau deberikan sedikit pembeda antara wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. DAFTAR PUSTAKA