Volume 35 No. Desember 2025 SINTA 5 Inovasi Body Lotion Alami Berbasis Aloe Vera dengan Variasi Ekstrak Bunga Telang. Pepaya, dan Kelapa Firsila Meiliani1. Bagas Karunia Nur Rokhim. Mutiara Lutfi Ghumaisa3. Shafa Navisa Nurul MuthiAoah4 1,23,4Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang. Indonesia e-mail: *1meilianifirsila@students. id, 2bagaskarunia@students. 3shavanavisa@students. id, 4mutiaralutfighumaisa@students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak bunga telang, bunga rosella, dan pepaya terhadap kualitas body lotion alami berbahan dasar lidah buaya (Aloe ver. Penelitian menggunakan metode eksperimen sederhana dengan tiga perlakuan formulasi, yaitu body lotion lidah buaya yang masing-masing ditambahkan ekstrak telang, rosella, dan pepaya, serta satu formulasi original sebagai pembanding. Setiap formulasi diuji kualitas fisiknya melalui pengamatan tekstur, warna, aroma, dan pH, serta diuji fungsionalitasnya melalui daya serap dan kelembapan kulit pada panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi memiliki pH 6. 5 yang aman dan sesuai dengan rentang pH kulit. Ketiga formulasi dengan ekstrak alami menghasilkan tekstur semi-kental dan daya serap yang lebih cepat dibandingkan lotion original. Secara organoleptik, ekstrak rosella memberikan aroma paling lembut dan paling disukai panelis, sedangkan ekstrak pepaya menghasilkan aroma paling menyengat. Semua lotion memberikan efek lembap, dan tidak ditemukan reaksi iritasi pada panelis. Secara keseluruhan, formulasi dengan ekstrak rosella dinilai paling optimal berdasarkan aspek tekstur, aroma, daya serap, dan kenyamanan kulit. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan alami dapat meningkatkan kualitas body lotion berbasis lidah buaya sekaligus memberikan alternatif produk kosmetik herbal yang aman dan ramah lingkungan. Kata Kunci: body lotion alami, lidah buaya (Aloe ver. , ekstrak bunga telang, ekstrak bunga rosella, ekstrak pepaya Abstract This study aims to determine the effect of adding butterfly pea flower extract, roselle extract, and papaya extract on the quality of natural body lotion formulated with aloe vera (Aloe ver. as the base The research employed a simple experimental method with three treatment formulations, namely aloe vera body lotion supplemented with butterfly pea extract, roselle extract, and papaya extract, as well as one original formulation used as a comparison. Each formulation was evaluated for its physical quality through observations of texture, color, aroma, and pH, and its functional performance through absorption rate and skin moisturization tests on panelists. The results showed that all formulations had a pH of 6. 5, which is safe and within the ideal range for human skin. The three extract-based formulations exhibited a semi-thick texture and faster absorption compared to the original lotion. Organoleptic testing indicated that the roselle extract formulation produced the mildest and most preferred aroma, whereas the papaya extract formulation generated the strongest scent. All lotions provided a moisturizing effect, and no irritation reactions were observed among the panelists. Overall, the roselle extract formulation was considered the most optimal based on its texture, aroma, absorption rate, and skin comfort. This study demonstrates that the use of natural extracts can enhance the quality of aloe veraAebased body lotion while offering a safe and environmentally friendly alternative for herbal cosmetic products. Keywords: natural body lotion, aloe vera, butterfly pea flower extract, rosella flower extract, papaya Inovasi Body Lotion Alami Berbasis Aloe Vera dengan Variasi Ekstrak Bunga Telang. Pepaya, dan Kelapa . Author: Firsila Meiliani. Bagas Karunia Nur Rokhim. Mutiara Lutfi Ghumaisa. Shafa Navisa Nurul MuthiAoah Ae Sainstech. Vol. No. : 86-93 DOI : https://10. 37277/stch. Pendahuluan Dalam beberapa tahun terakhir, kesehatan kulit dan keberlanjutan Konsumen tidak lagi hanya berorientasi pada efektivitas produk mempertimbangkan aspek keamanan bahan, efek samping jangka panjang, serta dampak lingkungan dari produk yang Kondisi ini mendorong berkembangnya kosmetik berbasis bahan alami yang dinilai lebih aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, termasuk pada produk pelembap kulit seperti body Salah satu bahan alami yang banyak digunakan dalam formulasi pelembap adalah lidah buaya (Aloe ver. Tanaman ini dikenal memiliki kemampuan sebagai humektan alami yang dapat menarik dan Kandungan bioaktif pada lidah buaya, seperti polisakarida, vitamin, asam amino, dan enzim, berperan dalam menjaga hidrasi, mempercepat regenerasi sel, serta mengurangi iritasi kulit (Mulianingsih dan Ambarwati, 2. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa formulasi kosmetik berbahan dasar Aloe vera mampu meningkatkan kadar air pada lapisan stratum korneum tanpa meningkatkan kehilangan air transepidermal, serta memenuhi parameter stabilitas fisik dan keamanan penggunaan (Irmayanti et al. Selain lidah buaya, berbagai bahan nabati lain juga mulai dieksplorasi sebagai bahan aktif alami dalam body lotion. Bunga telang (Clitoria ternate. diketahui mengandung flavonoid dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Penelitian Uliasari et al. melaporkan bahwa penggunaan ekstrak bunga telang dalam sediaan kosmetik mampu meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit tanpa menimbulkan iritasi. Sementara itu, bunga rosella (Hibiscus sabdariff. juga memiliki kandungan antosianin dan asam organik yang tinggi, kelembapan dan melindungi kulit dari radikal bebas. Penelitian Irmayanti et al. menunjukkan bahwa penambahan ekstrak rosella dalam formulasi body lotion menghasilkan sediaan dengan pH dan viskositas yang sesuai standar serta penampilan fisik yang baik. Bahan alami lain yang berpotensi dikembangkan adalah buah pepaya (Carica Ekstrak mengandung enzim papain dan senyawa antioksidan yang berfungsi membantu regenerasi sel kulit dan menjaga hidrasi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa diformulasikan menjadi body lotion dengan stabilitas fisik yang baik serta efektivitas pelembapan yang memadai (Samosir dan Harahap, 2. Temuan ini memperkuat potensi pemanfaatan bahan lokal sebagai alternatif bahan aktif kosmetik alami. Meskipun berbagai bahan alami telah terbukti memiliki manfaat bagi kulit, formulasi body lotion berbasis bahan alami tetap menghadapi tantangan teknis, seperti kestabilan emulsi, kesesuaian pH, kenyamanan saat digunakan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang mengkaji formulasi body lotion berbahan dasar lidah buaya dengan penambahan berbagai ekstrak alami untuk memperoleh sediaan yang tidak hanya efektif sebagai pelembap, tetapi juga stabil, aman, dan nyaman Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kosmetik herbal berbasis bahan lokal yang ramah lingkungan serta memperkaya literatur ilmiah di bidang kosmetik alami. Metode Penelitian Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 17 Oktober 2025 sampai selesai. Tempat penelitian dilakukan di rumah salah satu peneliti atau di tempat lain yang memiliki fasilitas untuk melakukan kegiatan pembuatan dan uji sederhana terhadap sediaan body lotion, seperti pengukuran pH, homogenitas, dan uji Jenis penelitian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penelitian eksperimen sederhana . xperimental Penelitian Inovasi Body Lotion Alami Berbasis Aloe Vera dengan Variasi Ekstrak Bunga Telang. Pepaya, dan Kelapa . Author: Firsila Meiliani. Bagas Karunia Nur Rokhim. Mutiara Lutfi Ghumaisa. Shafa Navisa Nurul MuthiAoah Ae Sainstech. Vol. No. : 86-93 DOI : https://10. 37277/stch. merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk menguji pengaruh suatu variabel terhadap variabel lain dengan cara memberikan perlakuan tertentu pada kelompok uji dan mengamati hasilnya secara terukur. Dalam konteks penelitian berbagai ekstrak alami yaitu ekstrak bunga telang, bunga rosella, dan pepaya terhadap kualitas body lotion berbasis lidah buaya. Metode eksperimen dipilih karena memberikan kesempatan bagi peneliti untuk mengontrol variabel-variabel yang memengaruhi hasil, sehingga hubungan sebab-akibat dapat diamati secara lebih Melalui pendekatan ini, peneliti dapat memastikan bahwa perbedaan hasil body lotion yang diperoleh benar-benar disebabkan oleh perbedaan jenis ekstrak yang digunakan, bukan oleh faktor luar lainnya seperti perbedaan suhu, waktu pengadukan, atau jumlah bahan dasar. Dengan demikian, eksperimen ini memungkinkan hasil yang lebih objektif, dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Penelitian eksperimen sederhana ini dilakukan dengan menggunakan tiga perlakuan . , yaitu formulasi body lotion berbasis lidah buaya yang masing masing ditambahkan ekstrak bunga telang, ekstrak bunga rosella, dan ekstrak pepaya. Setiap formulasi diuji untuk menilai kualitas fisik dan fungsional sediaan, seperti pH, homogenitas, tekstur, warna, daya serap, dan kelembapan kulit. Pendekatan ini tergolong eksperimen sederhana karena hanya melibatkan satu variabel bebas . enis ekstrak alam. yang diuji terhadap satu variabel terikat . ualitas menggunakan desain uji statistik yang Selain itu, metode eksperimen sederhana sangat sesuai diterapkan dalam penelitian berbasis produk seperti kosmetik alami, karena fokusnya adalah pada uji komparatif dan pengamatan langsung terhadap hasil fisik produk. Dengan cara ini, peneliti tidak hanya memperoleh data kuantitatif seperti pH atau viskositas, tetapi juga data kualitatif dari hasil uji organoleptik berupa warna, aroma, dan kenyamanan penggunaan di Hasil dan Pembahasan Penelitian ini menghasilkan empat jenis formulasi body lotion berbahan dasar lidah buaya (Aloe ver. , yang kemudian dikombinasikan dengan tiga jenis ekstrak alami yaitu pepaya, bunga telang, dan bunga rosella. Selain itu juga digunakan body lotion original . anpa tambahan ekstra. sebagai pembanding Hasil uji produk dilakukan melalui pengamatan fisik . ekstur, aroma, warna, pH) serta uji pemakaian pada kulit panelis. Data final diperoleh melalui lembar pengamatan yang tersaji dalam tabel hasil akhir produk body lotion. Tabel 1. Perbandingan Hasil Fisik Body Lotion Indikat Original Papaya Telang Rosella Tekstur Cenderu Semi Semi Semi ng lebih kental, cair dari tidak susah diambil menyera dan diaplikasik diaplikasik diaplikasik lembap, an, cepat an, cepat an, cepat mudah menyerap, menyerap, menyerap, diambil lembap Aroma Tidak Aroma Aroma Aroma tercium terlalu menyengat lebih aroma menyengat , wangi lembut dan sedikit seperti dari bunga tercium sedap, sedikit tidak aroma tercium buaya lidah Warna Putih Kekuninga Putih Putih Berdasarkan tabel, ketiga body lotion menunjukkan karakteristik tekstur semi kental, mudah diaplikasikan, dan lebih cepat menyerap dibandingkan lotion original yang cenderung lebih cair. Aroma produk dipengaruhi langsung oleh jenis Inovasi Body Lotion Alami Berbasis Aloe Vera dengan Variasi Ekstrak Bunga Telang. Pepaya, dan Kelapa . Author: Firsila Meiliani. Bagas Karunia Nur Rokhim. Mutiara Lutfi Ghumaisa. Shafa Navisa Nurul MuthiAoah Ae Sainstech. Vol. No. : 86-93 DOI : https://10. 37277/stch. ekstrak yang ditambahkan. memiliki aroma paling lembut, sedangkan pepaya menghasilkan aroma paling Semua formulasi menunjukkan nilai pH 5, yang berarti aman dan berada dalam rentang ideal untuk kulit manusia . Ae. , sehingga seluruh produk layak digunakan dan tidak berpotensi menyebabkan iritasi. Tabel 2. Hasil Uji Pemakaian pada Kulit Peneliti Panelis Ori Bagas Muti Visa Meli Papaya Telang Rosella Lembab di Lembab di Lembab di Lembab di lembut, lembut, lembut, lembut, menyerap, menyerap, menyerap, menyerap, panas. Lembab di Lembab di Lembab di Lembab di lembut, lembut, lembut, lembut, menyerap, menyerap, menyerap, menyerap, panas. Lembab di Lembab di Lembab di Lembab di lembut, lembut, lembut, lembut, menyerap, menyerap, menyerap, menyerap, panas. Lembab di Lembab di Lembab di Lembab di lembut, lembut, lembut, lembut, menyerap, menyerap, menyerap, menyerap, sedikit Hasil uji pemakaian menunjukkan bahwa keempat lotion mampu memberikan efek lembab pada kulit. Perbedaan utama terletak pada kecepatan daya serap. lotion dengan ekstrak pepaya, telang, dan dibandingkan lotion original. Beberapa responden . hususnya Mel. merasakan sensasi sedikit panas, terutama pada formulasi dengan ekstrak, namun tidak menunjukkan tanda iritasi. Setelah dilakukan proses pengolahan dan analisis data, peneliti menyusun hasil temuan lapangan berdasarkan tiga rumusan masalah utama yang telah ditetapkan sebelumnya. Penyajian hasil penelitian disusun secara sistematis dengan mengacu pada masing-masing rumusan masalah, agar pembaca dapat memperoleh gambaran yang jelas dan pelaksanaan program, perkembangan karakter percaya diri santri, serta proses Adapun uraian hasil penelitian berikut disajikan secara tematik sesuai dengan fokus kajian dari masingmasing rumusan masalah. Tekstur dan Homogenitas Produk Tekstur merupakan indikator penting dalam kualitas body lotion karena diaplikasikan dan kemampuan produk menyerap ke dalam kulit. Berdasarkan hasil observasi, body lotion original memiliki tekstur yang lebih cair dibanding ketiga formulasi ekstrak lainnya. Kondisi membutuhkan waktu lebih lama untuk meresap dan cenderung meninggalkan lapisan tipis di permukaan kulit setelah Sebaliknya, penambahan ekstrak pepaya, telang, dan rosella menghasilkan tekstur yang lebih semi-kental, seragam, dan stabil. Tekstur ini cenderung lebih disukai dalam produk kosmetik karena terasa lebih rich, mudah dibaurkan, dan tidak licin. Semi-kentalnya formula dengan ekstrak kemungkinan dipengaruhi oleh interaksi gel lidah buaya dengan senyawa aktif tanaman. Gel aloe vera kaya polisakarida mampu mengikat molekul air lebih baik, sehingga formulasi menjadi Inovasi Body Lotion Alami Berbasis Aloe Vera dengan Variasi Ekstrak Bunga Telang. Pepaya, dan Kelapa . Author: Firsila Meiliani. Bagas Karunia Nur Rokhim. Mutiara Lutfi Ghumaisa. Shafa Navisa Nurul MuthiAoah Ae Sainstech. Vol. No. : 86-93 DOI : https://10. 37277/stch. lebih padat dan tidak mudah mencair saat Homogenitas ketiga lotion ekstrak juga cukup baik, ditandai dengan tidak adanya pemisahan fase minyak-air dan tidak terlihat adanya gumpalan pada Kondisi ini menunjukkan proses emulsi berhasil dan stabil, sehingga dapat diartikan bahwa bahan ekstrak dapat bercampur secara konsisten dalam matriks lotion. formulasi berhasil dan ekstrak tidak mengubah keasaman lotion secara drastis. Kesamaan formulasi juga mengindikasikan bahwa penambahan ekstrak dalam jumlah kesetimbangan asamAebasa. Kondisi ini penting karena pH yang terlalu rendah sedangkan pH terlalu tinggi dapat merusak lapisan lipid kulit. Aroma dan Warna Produk Aroma merupakan faktor penentu preferensi konsumen karena berkaitan dengan kenyamanan psikologis pengguna. Perbedaan aroma pada setiap lotion menunjukkan peran ekstrak tanaman yang sangat dominan. Body lotion pepaya menghasilkan aroma paling tajam dan cukup menyengat. Hal ini wajar karena enzim papain dan latex alami pada pepaya menghasilkan aroma kuat yang tidak semua orang nyaman menerimanya. Meskipun secara fungsi baik untuk regenerasi kulit, dari sisi sensori produk pepaya kurang unggul. Lotion berbahan bunga telang dan rosella memberikan aroma yang lebih lembut, dengan rosella menjadi yang paling disukai karena wangi yang halus dan tidak menusuk. Selain memberikan kesegaran, aroma rosella juga berpotensi menambah pengalaman relaksasi bagi Warna juga menunjukkan pengaruh Pepaya menghasilkan warna kekuningan yang lembut, sedangkan rosella dan telang mempertahankan warna putih yang Bagi pengguna, tampilan warna netral seperti putih lebih identik dengan higienis dan estetis. Ini menjadikan rosella dan telang memiliki keunggulan bukan hanya pada aroma namun juga visual pH Lotion dan Keamanan Kulit Seluruh sediaan memiliki nilai pH 6. berada pada rentang pH normal kulit . 5Ae Nilai ini menjadi indikator utama bahwa produk aman digunakan untuk kulit berbagai tipe, termasuk kulit sensitif. pH yang stabil menunjukkan proses Kinerja pada Kulit berupa Daya Serap dan Efek Kelembapan Hasil uji pemakaian menunjukkan bahwa ketiga lotion ekstrak bekerja lebih cepat meresap dibanding formulasi Hal ini terjadi karena ekstrak tanaman memiliki senyawa aktif seperti flavonoid, vitamin C, antosianin, dan papain yang mempercepat penetrasi bahan ke lapisan epidermis. Kandungan ini membantu meningkatkan transfer air ke jaringan kulit sehingga kulit terasa lebih lembap dalam waktu lebih singkat. Panelis menunjukkan konsistensi hasil: kulit terasa lembab, tidak panas, dan tidak gatal. Hanya sebagian kecil responden yang merasakan sensasi hangat, tetapi tidak diikuti reaksi alergi. Sensasi ini sangat mungkin berasal dari peningkatan sirkulasi mikro kulit akibat kandungan bioaktif tanaman yang merangsang regenerasi sel. Dengan demikian, ekstrak tidak hanya berperan sebagai zat tambahanAinamun melembapkan dan mempertahankan hidrasi kulit. Penentuan Formula Terbaik Berdasarkan aspek tekstur, daya serap, estetika warna, kenyamanan aroma, dan keamanan kulit, dapat ditarik kesimpulan komparatif bahwa: Ekstrak Rosella Ae Paling unggul secara A Aroma paling lembut, estetis, mudah diterima A Tekstur stabil dan cepat Inovasi Body Lotion Alami Berbasis Aloe Vera dengan Variasi Ekstrak Bunga Telang. Pepaya, dan Kelapa . Author: Firsila Meiliani. Bagas Karunia Nur Rokhim. Mutiara Lutfi Ghumaisa. Shafa Navisa Nurul MuthiAoah Ae Sainstech. Vol. No. : 86-93 DOI : https://10. 37277/stch. Tidak sensasi panas signifikan A Cocok untuk penggunaan jangka panjang Ekstrak Telang Ae Unggul pada keseimbangan tekstur dan daya serap A Cepat A Warna putih bersih Ie nilai estetis baik A Aroma Ekstrak Pepaya Ae Baik untuk kelembapan namun kurang pada preferensi aroma A Menyerap cepat tetapi aromanya kuat A Sesuai untuk formulasi fragrance tambahan Original Ae Kualitas paling rendah disbanding ekstrak A Tekstur lebih cair Ie daya serap lebih lambat A Aroma sangat minimal sehingga kurang menarik secara sensory Pembaruan Penelitian Penelitian ini memiliki nilai kebaruan pada penentuan formulasi body lotion berbahan dasar lidah buaya dengan penambahan ekstrak rosella sebagai formula terbaik berdasarkan evaluasi fisik, keamanan kulit, dan respons pemakaian secara langsung. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya menekankan efektivitas lidah buaya sebagai bahan pelembap atau menilai ekstrak tanaman secara terpisah, penelitian ini mengintegrasikan analisis karakteristik fisik produk . ekstur, aroma, warna, dan pH) dengan uji pemakaian pada kulit panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi aloe vera dan ekstrak rosella menghasilkan lotion dengan tekstur stabil, daya serap cepat, pH aman bagi kulit, serta aroma alami yang lembut dan paling dapat diterima oleh pengguna. Dengan demikian, ekstrak rosella tidak hanya berfungsi sebagai bahan tambahan, tetapi berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sensori dan kinerja lotion secara keseluruhan. Pembaruan ini memperkaya kajian formulasi kosmetik berbahan alami keseimbangan antara mutu teknis produk dan kenyamanan pengguna. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi body lotion aloe vera dengan ekstrak rosella berpotensi dikembangkan sebagai produk kosmetik herbal yang aman, efektif, dan ramah bagi berbagai jenis kulit, termasuk Formulasi memungkinkan pengurangan penggunaan bahan pewangi sintetis karena rosella telah memberikan aroma alami yang Selain itu, penggunaan bahan alami yang mudah diperoleh dan relatif terjangkau menjadikan formulasi ini aplikatif untuk skala produksi sederhana maupun pengembangan produk UMKM berbasis bahan lokal. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi penelitian lanjutan dalam pengembangan kosmetik alami, khususnya terkait uji stabilitas jangka panjang dan eksplorasi manfaat bioaktif rosella terhadap kesehatan kulit. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penambahan ekstrak bunga telang, bunga rosela, dan pepaya pada body lotion berbahan dasar lidah buaya memberikan pengaruh terhadap kualitas fisik dan fungsional sediaan. Formulasi dengan ekstrak alami menunjukkan variasi hasil pada parameter pH, homogenitas, tekstur, daya serap, kelembapan kulit, dan karakteristik organoleptik. Melalui proses eksperimen sederhana yang dilakukan secara terkontrol, diperoleh gambaran bahwa setiap jenis ekstrak memberikan kontribusi berbeda terhadap mutu akhir body lotion. Secara umum, penggunaan ekstrak herbal Inovasi Body Lotion Alami Berbasis Aloe Vera dengan Variasi Ekstrak Bunga Telang. Pepaya, dan Kelapa . Author: Firsila Meiliani. Bagas Karunia Nur Rokhim. Mutiara Lutfi Ghumaisa. Shafa Navisa Nurul MuthiAoah Ae Sainstech. Vol. No. : 86-93 DOI : https://10. 37277/stch. tertentu, baik dari segi efektivitas maupun estetika produk. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kualitas antar formula, sehingga beberapa ekstrak memiliki potensi lebih optimal dibanding lainnya dalam meningkatkan performa body lotion berbasis lidah buaya. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa bahan alami dapat dimanfaatkan sebagai komponen aktif yang efektif dan aman dalam pengembangan kosmetik herbal, serta memberikan dasar ilmiah untuk formulasi produk body lotion yang lebih berkualitas. Daftar Pustaka