E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Volume 7 Nomor 2 Bulan 2025 e-ISSN: 2686-5882. p-ISSN: x-x. Hal 86-93 DOI: https://doi. org/10. 70375/e-logis. Analisis Perhitungan Job order costing untuk Menetapkan Harga Pokok Produksi Stiker Perumda Percetakan Puspa Grafika Kabupaten Brebes Samto1 *. Bayu Aji Prasetyo 2. Intan Imam Sutanto 3. Sigit Agus DP4 1,2,3,4 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Karya Utama. Indonesia email samto080865@gmail. email2 bayurakhmi88@gmail. intanimam@gmail. email4 sigit_dp2019@yahoo. Jl. Tegalsari Raya No. Semarang. Indonesia Corresponden author email: samto080865@gmail. Abstract. This study aims to analyze the application of Job order costing (JOC) as the basis for determining the cost of production (HPP) and cost of goods sold for A3 Chromo sticker products at Perumda Percetakan Puspa Grafika. Brebes Regency. The research is motivated by the companyAos current practice of using a simple cost calculation approach that does not include a structured allocation of overhead costs. Using a descriptive quantitative method, data were collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that the company's cost calculation method is not aligned with the Job order costing The JOC calculation yields a production cost of IDR 2,590 per sticker sheet, providing a more detailed and accurate cost structure compared to the company's method. The application of JOC enhances cost accuracy, improves price-setting decisions, and increases profit potential. This study recommends the implementation of a comprehensive JOC system to strengthen cost control and managerial decision-making Keywords: Job order costing. Production Cost. Cost of Goods Sold. Printing Industry Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan Job order costing (JOC) sebagai dasar penetapan Harga Pokok Produksi (HPP) dan Harga Pokok Penjualan (HPPenjuala. pada produk stiker Chromo A3 di Perumda Percetakan Puspa Grafika Kabupaten Brebes. Latar belakang penelitian didasari oleh praktik perusahaan yang masih menggunakan metode perhitungan biaya sederhana dan belum mengalokasikan biaya overhead secara memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perhitungan yang digunakan perusahaan belum sesuai dengan konsep Job order costing. Perhitungan JOC menghasilkan HPP sebesar Rp 2. 590 per lembar stiker, berbeda dengan perhitungan perusahaan yang tidak merinci seluruh komponen biaya. Penggunaan JOC terbukti mampu meningkatkan ketepatan informasi biaya, akurasi harga jual, dan potensi peningkatan laba. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan untuk menerapkan sistem JOC secara menyeluruh guna meningkatkan efektivitas pengendalian biaya dan kualitas pengambilan keputusan manajerial. Kata kunci: Job order costing. Harga Pokok Produksi. Harga Pokok Penjualan. Percetakan. LATAR BELAKANG Dunia Industri percetakan menjadi salah satu sektor jasa yang sangat dipengaruhi oleh banyak sedikitnya permintaan, kemajuan teknologi, dan tingkat persaingan. Perusahaan percetakan dituntut untuk mampu menyajikan produk yang berkualitas, cepat, serta memiliki harga yang kompetitif. Dalam kondisi seperti ini, akurasi perhitungan biaya produksi menjadi sangat krusial. E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik VOLUME 7. NO. OKTOBER 2025 Analisis Perhitungan Job order costing untuk Menetapkan Harga Pokok Produksi Stiker Perumda Percetakan Puspa Grafika Kabupaten Brebes Kesalahan dalam menghitung harga pokok produksi dapat berdampak besar pada penentuan harga jual yang tidak wajar, margin keuntungan tidak optimal, persaingan harga yang tidak sehat, bahkan hilangnya pelanggan (Sarah, 2. Pada perusahaan yang memproduksi berdasarkan pesanan . ob orde. , metode Job order costing merupakan sistem yang ideal karena menyediakan informasi biaya yang terperinci sesuai pesanan (Mukhtar. & Wali, 2. Namun. Perumda Percetakan Puspa Grafika Kabupaten Brebes hingga kini masih menggunakan metode sederhana yang hanya mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja, dan listrik. Fenomena adanya perbedaan antara praktik perhitungan biaya produksi perusahaan dan konsep akuntansi biaya yang seharusnya telah banyak ditemukan dalam penelitian Penelitian (Fardhani, 2. menunjukkan bahwa perusahaan belum mengalokasikan biaya overhead pabrik secara memadai sehingga harga pokok produksi yang dihasilkan kurang mencerminkan biaya sebenarnya. Kondisi serupa juga ditemukan oleh (Permana, 2. yang menyatakan bahwa penerapan metode Job order costing mampu meningkatkan efektivitas pengendalian biaya dan menghasilkan informasi biaya yang lebih akurat. KAJIAN TEORITIS Biaya Produksi Biaya merupakan pengorbanan sumber daya ekonomi yang dapat diukur dengan uang (Mulyadi, 2. Biaya produksi menurut Mulyadi diklasifikasikan menjadi bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik. Klasifikasi biaya menjadi penting karena menentukan bagaimana biaya dikumpulkan, dicatat, dan dianalisis dalam sistem akuntansi biaya. Job order costing Job order costing digunakan ketika produk dihasilkan berdasarkan spesifikasi pelanggan (Garrison et al. , 2. Menurut (Hansen & Mowen, 2. bahwa JOC membutuhkan dokumen Job Cost Sheet untuk merekam setiap komponen biaya pada setiap pesanan. Biaya yang dicatat meliputi produksi berdasarkan pesanan, spesifikasi produk berbeda-beda, biaya dikumpulkan per job, overhead dialokasikan melalui tarif BOP. Job order costing memiliki kemampuan dalam memberikan informasi biaya yang E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik VOLUME 7. NO. OKTOBER 2025 e-ISSN: 2686-5882. p-ISSN: x-x. Hal 86-93 detil sehingga manajemen dapat mengevaluasi efisiensi produksi dan profitabilitas masingmasing pesanan. Harga Pokok Produksi dan Harga Jual HPP adalah total biaya untuk menghasilkan barang jadi (Horngren et al. , 2. Metode cost-plus pricing umum digunakan dalam industri manufaktur dan percetakan (Blocher et al. , 2. Informasi HPP menjadi dasar dalam menentukan harga jual, melakukan pengendalian biaya dan menilai kinerja produksi. Sementara itu, harga jual umumnya ditentukan berdasarkan metode cost-plus pricing, yaitu HPP ditambah persentase Kerangka Pemikiran Penerapan sistem biaya yang akurat dan tepat sangat diperlukan agar perusahaan dapat menghasilkan informasi biaya yang relevan (Blocher et al. , 2. Penggunaan JOC telah terbukti meningkatkan akurasi HPP dan mendukung pengambilan keputusan manajerial (Garrison et al. , 2. dan (Hansen & Mowen, 2. Hipotesis Berdasarkan permasalahan diatas Hipotesis pada penelitian ini berbasis pada penelitian terdahulu telah mengindikasikan bahwa metode sederhana biasanya kurang akurat dibanding JOC (Horngren et al. , 2. METODE PENELITIAN Jenis Pendekatan Penelitian Metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk memetakan perhitungan JOC dan membandingkannya dengan metode perusahaan (Creswell & Creswell, 2. Teknik triangulasi data . awancara, observasi, dokumentas. memperkuat validitas data (Sugiyono, 2. Sumber Data Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Data Primer: diperoleh melalaui wawancara, observasi lapangan. Data Sekunder berupa pembelian bahan baku, catatan tenaga kerja, pemakaian mesin serta laporan biaya kainnya. Teknik Pengumpulan Data Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilaksanakan dengan melakukan pengamatan E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik VOLUME 7. NO. OKTOBER 2025 Analisis Perhitungan Job order costing untuk Menetapkan Harga Pokok Produksi Stiker Perumda Percetakan Puspa Grafika Kabupaten Brebes dan analisis bagaimana proses produksi, pemakaian bahan baku, dan aktivitas tenaga Wawancara dilakukan dengan staf produksi untuk memperoleh data biaya aktual dan praktik perhitungan biaya. Kegiatan dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan data pembelian bahan baku, catatan tenaga kerja, pemakaian mesin serta laporan biaya Teknik Analisis Data Teknik Analisis data pada penelitian ini dengan melakukan identifikasi biaya produksi yang dilakukan perusahaan dengan mengumpulkan komponen biaya yang digunakan perusahaan dalam menghitung HPP. Selanjutnya menghitung HPP dengan metode job order costing terhadap pemakaian bahan baku, tenaga kerja langsung dan alokasi BOP. Mencari selisih biaya serta menganalisis penyebabnya dengan mebandingkan HPP yang dilukan perusahaan dengan job order costing. Analisis data berikutnya melihat implikasi perbedaan HPP terhadap penetapan harga jual, pengendalian biaya, margin laba dan pengambilan keputusan oleh manajemen. HASIL DAN PEMBAHASAN Sistem Produksi dan Pengumpulan Biaya Perusahaan Perumda Percetakan Puspa Grafika Kabupaten Brebes didalam melakukan produksi stiker Chromo A3 melalui beberapa tahapan diawali dari penerimaan desain pesanan, pencetakan menggunakan mesin digital, finishing . emotongan/laminas. , quality control dan pengemasan dan penyerahan. Namun, proses pengumpulan biaya perusahaan masih sederhana dan belum terstandardisasi. Perusahaan hanya mencatat pemakaian biaya bahan baku . ertas, tint. Upah tenaga kerja langsung. Biaya listrik dan belum mencatat pemakaian tinta toner proporsional, penyusutan mesin digital, biaya perawatan mesin . achine maintenanc. , biaya perlengkapan produksi . ndirect material. dan beban administrasi produksi. Praktek ini tidak sesuai dengan prinsip akuntansi biaya yang menekankan bahwa biaya overhead pabrik harus dialokasikan untuk memperoleh total biaya produksi yang wajar (Horngren et al. , 2. Perhitungan HPP Versi Perusahaan Berdasarkan data laporan produksi, komponen biaya dihitung sebagai berikut: Bahan baku total = Rp 12. Tenaga Kerja Langsung = Rp 600. Biaya listrik produksi = Rp 320. Sehingga total HPP versi perusahaan: Rp 12. 000 Rp E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik VOLUME 7. NO. OKTOBER 2025 e-ISSN: 2686-5882. p-ISSN: x-x. Hal 86-93 000 Rp 320. 000 = Rp 13. Dengan jumlah produksi 5. 000 lembar HPP per lembar Stiker versi perusahaan = Rp 2. Kelemahan perhitungan HPP Versi Perusahaan tidak adanya alokasi BOP yang menyebabkan HPP undercosting, tidak adanya job sheet akan kesulitan dalam menelusuri biaya per pesanan, untuk biaya listrik dicatat secara agregat sehingga tidak sesuai dengan pemakaian, tidak memperhitungkan penyusutan mesin menyebabkan HPP tidak realistis. Kelemahan ini sejalan dengan temuan (Tambunan, 2. bahwa perusahaan percetakan yang tidak memakai JOC sering mengalami distorsi biaya. Perhitungan HPP Versi Job order costing Metode Job order costing menghitung biaya produksi per pesanan menggunakan komponen biaya dengan memasukkan Bahan baku langsung . Tenaga kerja langsung (BTKL). Biaya overhead pabrik (BOP) Bahan Baku Langsung Rp 12. Tenaga Kerja Langsung. Rp 600. Biaya Overhead Pabrik BOP dihitung dari: Komponen BOP Nilai (R. Penyusutan mesin digital Perawatan mesin . Pemakaian toner proporsional Administrasi & peralatan kecil produksi 5. Total BOP Total HPP JOC = b BTKL BOP = 12. 000 = Rp 12. Output produksi = 5. 000 lembar. HPP per lembar JOC = Rp 2. Interpretasi Dengan metode JOC. HPP lebih rendah dibanding versi perusahaan karena perusahaan mengalokasikan biaya listrik secara penuh, padahal listrik tidak sepenuhnya digunakan untuk produk ini. Namun. JOC menambahkan komponen overhead lain yang E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik VOLUME 7. NO. OKTOBER 2025 Analisis Perhitungan Job order costing untuk Menetapkan Harga Pokok Produksi Stiker Perumda Percetakan Puspa Grafika Kabupaten Brebes sebelumnya diabaikan perusahaan. Metode JOC terbukti menghasilkan perhitungan yang lebih rasional dan sesuai teori (Garrison et al. , 2. Tabel Perbandingan HPP Versi Perusahaan vs Job order costing Tabel 1. Perbandingan Perhitungan HPP Komponen Biaya Perusahaan (R. JOC (R. Bahan Baku langsung Tenaga Kerja Langsung Biaya Listrik Biaya Overhead Pabrik Total Biaya Produksi HPP per Lembar Dari perbandingan perhitungan HPP diperoleh hasil: Perusahaan membebankan listrik secara berlebihan ke satu pesanan. JOC memasukkan overhead kecil tetapi relevan. HPP JOC lebih akurat karena proporsional berdasarkan konsumsi sumber daya sebenarnya (Hansen & Mowen, 2. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode perhitungan biaya produksi yang diterapkan oleh Perumda Percetakan Puspa Grafika Kabupaten Brebes belum sesuai dengan prinsip Job order costing (JOC). Perusahaan masih melakukan perhitungan biaya secara sederhana tanpa sistem pencatatan biaya per pesanan, tidak menggunakan Job Cost Sheet, serta belum mengalokasikan biaya overhead pabrik secara Kondisi ini menyebabkan informasi harga pokok produksi (HPP) yang dihasilkan kurang mencerminkan biaya sesungguhnya dari setiap pesanan, sebagaimana ditekankan dalam teori akuntansi biaya berbasis pesanan. Hasil perhitungan HPP menggunakan metode Job order costing menunjukkan estimasi biaya yang lebih akurat dan komprehensif. Total HPP berdasarkan JOC tercatat sebesar Rp 12. 000 atau Rp 2. 590 per lembar, sedangkan metode perusahaan menghasilkan HPP sebesar Rp 13. 000 atau Rp 2. 644 per lembar. Perbedaan ini disebabkan oleh pembebanan biaya listrik yang tidak proporsional serta tidak E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik VOLUME 7. NO. OKTOBER 2025 e-ISSN: 2686-5882. p-ISSN: x-x. Hal 86-93 dicatatkannya beberapa komponen biaya overhead pabrik yang relevan dalam proses Temuan ini menunjukkan bahwa JOC mampu menghasilkan informasi biaya yang lebih rasional sebagai dasar penetapan harga jual. Meskipun harga jual yang ditetapkan perusahaan saat ini tidak berbeda dengan hasil perhitungan metode JOC, kondisi tersebut terjadi secara kebetulan akibat penggunaan markup yang bersifat konstan. Apabila terjadi perubahan struktur biaya produksi, metode yang digunakan perusahaan berpotensi menimbulkan undercosting atau overcosting, yang dapat berdampak pada penurunan laba dan daya saing. Dengan demikian, penerapan JOC dinilai lebih tepat dalam mendukung penetapan harga jual yang akurat dan Secara teoretik, penelitian ini memperkuat konsep akuntansi biaya bahwa metode Job order costing lebih relevan diterapkan pada perusahaan dengan karakteristik produksi berdasarkan pesanan, karena mampu menyajikan informasi biaya yang akurat, terperinci, dan dapat dipertanggungjawabkan. Secara manajerial, hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa penerapan JOC dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan transparansi biaya, mengevaluasi profitabilitas setiap pesanan, memperkuat pengendalian biaya, serta mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih efektif dan berbasis data. DAFTAR REFERENSI Blocher. Stout. Juras. , & Smith. Cost Management: A Strategic Emphasis . th ed. McGraw-Hill. Creswell. , & Creswell. Research Design: Qualitative. Quantitative, and Mixed Methods Approaches . th ed. Sage Publications. Fardhani. Evaluasi Penerapan Job order costing Method dalam Penentuan Harga Pokok Produksi pada CV. Visual Komunika Mandiri. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16. , . ihat https://ejournal. id/v3/index. php/jbie/article/view/13694 Garrison. Noreen. , & Brewer. Managerial Accounting . th McGraw-Hill Education. Hansen. , & Mowen. Cost Management: Accounting and Control . th Cengage Learning. Horngren. Datar. , & Rajan. Cost Accounting: A Managerial Emphasis . th ed. Pearson. Mukhtar. & Wali. Job order costing dan Pengaruhnya Terhadap Laba Usaha. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (EMBi. , 2. TY-BOOK AU-Datar. Srikant M. AU-Rajan. Madhav V. TI-Cost Accounting: A Managerial Emphasis PY2021 ED-17 PB-Pearson SN-9780655704331 ER-TY-BOOK AU-Datar. Srikant M. E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik VOLUME 7. NO. OKTOBER 2025 Analisis Perhitungan Job order costing untuk Menetapkan Harga Pokok Produksi Stiker Perumda Percetakan Puspa Grafika Kabupaten Brebes AU-Rajan. Madhav V. TI-Cost Accounting: A Managerial Emphasis P), 345Ae355. Mulyadi. Akuntansi Biaya . th ed. UPP STIM YKPN. Permana. Penerapan Metode Job order costing dalam Menentukan Harga Pokok Produksi pada Sistem Informasi Pengendalian Biaya. JATISI: Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi, 11. https://doi. org/10. 35957/jatisi. Pinasthika. Suroso. , & Wulandari. The Analysis of Intention to Buy: An Extended Theory of Planned Behavior. Journal of Management and Islamic Finance, 1. , 91Ae109. https://doi. org/10. 22515/jmif. Sarah. & N. Analysis of Production Cost Determination Using the Job order costing Method. Jurnal Online Manajemen ELPEI, 5. (URL artikel jika Siregar. , & Silvia. Analisis Penerapan Job order costing pada Industri Kecil Menengah. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 12. , 45Ae54. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Tambunan. Penerapan Sistem Biaya dan Implikasi terhadap Akurasi Harga Pokok Produksi. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 7. , 11Ae20. E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik VOLUME 7. NO. OKTOBER 2025