JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) p-ISSN : 2808-8786 . VOL 5. No. Oktober 2025, pp. 109 - 120 e-ISSN : 2798-1355 . http://journal. id/index. php/dinamika DOI : https://doi. org/10. 51903/dinamika. Pengaruh Kemudahan Dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Online Di E-Commerce Shopee Di Kecamatan Banyumanik Afiza Regita Cahyani1. Myra Andriana2. Tantik Sumarlin3 1,2,3 Universitas Sains dan Teknologi Komputer Jl. Majapahit No. Semarang. Jawa Tengah 50192. Indonesia Email : afizaregita66@gmail. com1, myra. andriana@stekom. id2, tantik@stekom. ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: This study aims to analyze the influence of convenience and lifestyle on online purchasing decisions on Shopee e-commerce in Banyumanik District. This study uses a quantitative method that obtains data from questionnaires distributed via Google Form. In this study, 100 respondents were found who were classified as Banyumanik residents aged 17 years and over and had made purchases on Shopee e-commerce in the last 6 months. For each data, it will be analyzed with the help of SPSS (Statistical Package for the Social Science. , from some tests that include classical assumptions, hypotheses and data From the analysis, it resulted that each independent variable contributed significantly positively to online purchasing decisions on Shopee ecommerce. Given the facts from the t-test, convenience found a sig of 0. and a t count of 4. exceeding the t table of 1. Then lifestyle found a sig 000 and a t count of 6. 540> t table of 1. Next, the F test produces a sig (Anov. 000, below 0. or it can be assumed that each independent variable contributes simultaneously to online purchasing decisions on the Shopee e-commerce. Received 26 Juni 2025 Recived in revised form 30 Juli 2025 Accepted 11 agustus 2025 Available online 30 Oktober 2025 Keywords: Convenience. Lifestyle. Purchasing Decisions. Abstrak Penelitian ini ingin menganalisa pengaruh kemudahan dan gaya hidup pada keputusan pembelian secara online pada e-commerce Shopee di Kecamatan Banyumanik. Penelitian ini bermetode kuantitatif yang mendapati datanya dari kuesioner yang dibagikan melalui google form. Dalam penelitian ini didapati 100 responden yang tergolong penduduk banyumanik berumur 17 tahun ke atas serta sudah bertransaksi pembelian di e-commerce shopee sejak 6 bulan terakhir. Untuk setiap datanya akan dianalisa dengan berbantuan SPSS (Statistical Package for the Social Science. , dari sebagian uji yang mencakup asumsi Received 26 Juni, 2025. Revised 30 Juli, 2025. Accepted 11 Agustus, 2025 klasik, hipotesis serta kualitas data. Dari analisanya menghasilkan jika setiap variabel bebasnya berkontribusi signifikan positif pada keputusan pembelian online di e-commerce shopee. Di beri fakta dari pengujian t, kemudahan mendapati sig 0,000 . ibawah 0,. serta t hitung 4,315 melebihi t tabel 1,660. Lalu gaya hidup mendapati sig 0,000 serta t hitung 6,540 > t tabel 1,660. Berikutnya dari pengujian F menghasilkan sig (Anov. 0,000, dibawah 0,05, atau bisa diasumsikan jika setiap variabel bebasnya berkontribusi dengan simultan pada keputusan pembelian online pada e-commerce shopee. Kata Kunci : Kemudahan. Gaya Hidup. Keputusan Pembelian PENDAHULUAN Pemanfaatan internet dalam dunia bisnis telah mengalami transformasi yang sangat signifikan. Teknologi ini tidak hanya dijadikan alat pendukung, namun telah menjadi pondasi pokok untuk menghadapi dinamika persaingan yang semakin ketat. Salah satu bentuk nyata dari penerapan teknologi tersebut adalah melalui electronic commerce . -commerc. , yang memungkinkan pelaku bisnis memasarkan produk dan jasa baik fisik maupun digital secara lebih luas, efisien, dan terukur. Kehadiran e-commerce bahkan telah mengubah pola transaksi tradisional masyarakat, mendorong pergeseran dari interaksi langsung menuju ekosistem digital yang lebih fleksibel dan modern . Gambar 1 : E-commerce dengan penjualan tertinggi tahun 2023 Sumber : https://databoks. Sekarang ini, semakin marak pengusaha baik diskala ritel atau besar yang bertransformasi bisnis ke arah Suatu bentuk adaptasi yang menonjol yaitu pengembangan platform electronic commerce . , sebagai strategi guna mengakses pasar yang luas, mengembangkan efisiensi operasional, serta perubahan perilaku konsumen di era digital. Dari gambar tersebut, aplikasi e-commerce yang sering dipakai yaitu Shopee. Fakta ini diperkuat oleh data dari situs databoks, yang mencatat bahwa Shopee menempati posisi teratas sebagai platform e-commerce dengan total kunjungan situs tertinggi di Indonesia . Kemudahan berbelanja secara online memberikan kenyamanan tersendiri bagi konsumen, karena memungkinkan mereka untuk melakukan pembelian tanpa harus menghabiskan waktu dan tenaga secara Faktor inilah yang menjadikan belanja online semakin diminati oleh masyarakat. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika gaya hidup, keinginan konsumen untuk terus mengikuti tren yang tengah berkembang pun semakin menguat. Hal ini tidak lepas dari karakteristik sebagian besar konsumen yang cenderung responsif terhadap perubahan dan memiliki kecenderungan untuk selalu terlibat dalam arus tren yang sedang berlangsung . Dalam konteks aktivitas pembelian online, ada sejumlah aspek yang memengaruhi keputusan konsumen dalam bertransaksi. Di antaranya adalah kemudahan penggunaan dan gaya hidup. Kedua aspek ini menjadi pendorong utama dalam membentuk preferensi konsumen terhadap pembelian online . Suatu aspek utama yang menjadi pertimbangan seseorang untuk membeli secara online yaitu kemudahan penggunaan yang dimaknai sebagai mana individu meyakini jika penggunaan sebuah teknologi dapat dilakukan tanpa memerlukan usaha. Persepsi terhadap kemudahan ini berperan penting dalam membentuk perilaku pengguna, tingginya keyakinan setiap individu pada kemudahan sistem akan mendukungnya dalam memanfaatkan sistem tersebut . Dari hasil studi . menampilkan jika kemudahan penggunaan berkontribusi signifikan pada putusan pembelanjaan online. Tetapi tidak relevan dengan hasil studi . yang menampilkan jika kemudahan tidak berkontribusi pada putusan pembelian. Selain aspek kemudahan, gaya hidup dijadikan perbandingan utama untuk mengambil sebuah putusan pembelian online. Gaya hidup . dimaknai sebagai pola hidup yang terbentuk dari kombinasi antara minat, pekerjaan, keinginan pribadi, serta pengaruh sosial, termasuk peran media sosial. Paparan terhadap JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2025, pp. konten visual atau tren yang berkembang kerap memicu dorongan emosional, seperti keinginan yang tinggi untuk memiliki suatu produk maupun rasa gengsi sosial. Kondisi ini sering kali mendukung setiap pelanggan dalam membentuk putusan pembelanjaan dengan tepat, sehingga hal tersebut dianggap sebagai aspek yang signifikan untuk mendukung sikap konsumtif terhadap suatu produk . Dari hasil studi . menampilkan jika gaya hidup berkontribusi pada putusan pembelian. Tetapi tidak relevan dari hasil studi . yang menampilkan jika gaya hidup tidak berkontribusi pada putusan pembelian. Berdasarkan konteks permasalahan yang telah dijelaskan, peneliti terdorong untuk melaksanakan penelitian berjudul Pengaruh Kemudahan dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Online Di ECommerce Shopee di Kecamatan Banyumanik. Penelitian ini ingin mencermati kaitan antar kemudahan penggunaan dan gaya hidup dengan keputusan pembelian secara online, mengingat adanya variasi hasil yang ditemukan pada penelitian-penelitian sebelumnya. TINJAUAN PUSTAKA 1 Kemudahan Belanja online menawarkan alternatif yang praktis bagi konsumen, di mana mereka tidak perlu repot mengunjungi toko fisik. Fasilitas ini sangat menguntungkan, khususnya untuk mereka yang mempunyai keterbatasan waktu. Kemudahan tersebut tidak hanya mempermudah proses belanja, tetapi juga berpotensi meningkatkan frekuensi transaksi online, mengingat kenyamanan yang ditawarkan oleh platform ecommerce . Menurut Jogiyanto dan Davis dalam penelitian . dapat disimpulkan bahwa kemudahan dapat dipandang sebagai indikator utama dalam membangun kepercayaan, di mana teknologi atau platform yang digunakan mudah dioperasikan dan tidak memerlukan usaha yang berlebihan. Faktor ini secara signifikan dapat memengaruhi tingkat ketertarikan pelanggan dalam bertransaksi online. Indikator-indikator Kemudahan Menurut Alwadani dalam penelitian . indikator kemudahan terdiri dari : Kemudahan Mengenali yaitu mudah dipahami dan dikuasai oleh konsumen yang menggunakan aplikasi shopee. Kemudahan ini dapat dilihat dari tampilan awal hingga akhir yang dapat mudah dimengerti pemakai suatu aplikasi sehingga dapat diingat dan dijalankan dengan mudah. Kemudahan Navigasi yaitu kemudahan dalam navigasi aplikasi shopee, di mana pengguna dapat dengan lancar berpindah dari satu halaman penjual ke penjual lainnya. Ketika sudah mudah mengenali suatu program maka akan mudah untuk menjalankan suatu tahapan yang ada dalam melakukan pembelian produk. Kemudahan Mengumpulkan Informasi yaitu kemudahan untuk mendapati data terkait produk, harga, serta jasa yang tersedia di aplikasi shopee. Dalam menjalankan suatu aplikasi seiring berjalanya waktu pengguna dapat mendapatkan serta mengumpulkan suatu informasi dalam melakukan aktifitas pembelian. Kemudahan Membeli yaitu kemudahan dalam memperoleh informasi terkait produk, harga, dan layanan yang ditawarkan melalui aplikasi shopee. Apabila suatu produk sudah ditembukan maka pembeli akan menjalankan aktivitas pembelian dan transaksi untuk membayaran. Dari sebuah metode pembayaran seberapa banyak cara untuk melakukan pembayaran suatu produk yang dibeli maka pembeli merasa mudah dalam melakukan pembelian. 2 Gaya Hidup Dari asumsi Kotler & Amstrong . umumnya, gaya hidup dimaknai sebagai pola hidup yang tercermin dari bagaimana seseorang mengalokasikan waktunya untuk berbagai kegiatan, apa yang mereka mau . , serta pandangannya terhadap dunia serta diri pribadi . ilai dan perspekti. Indikator-indikator Gaya Hidup Dari asumsi Kotler & Keller . indikator gaya hidup terdiri dari : Kegiatan Kegiatan merujuk pada tindakan nyata yang dilaksanakan setiap individu, seperti barang yang akan dipakai atau dibeli. Walaupun setiap aktivitasnya bisa dilihat, alasan tindakan tersebut sering kali susah diukurkan dengan langsung. Kegiatan ini meliputi berbagai aktivitas, seperti bekerja, menjalani hobi, berpartisipasi dalam acara sosial, liburan, hiburan, menjadi anggota suatu komunitas, menjelajah, dan berbelanja. Kegiatan konsumen mencerminkan pola hidup mereka dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pemahaman terhadap Pengaruh Kemudahan Dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Online Di E-Commerce Shopee Di Kecamatan Banyumanik (Afiza Regita Cahyani, et a. aktivitas konsumen, perusahaan dapat mengidentifikasi berbagai kegiatan yang relevan dengan target pasar, sehingga memudahkan penyusunan strategi yang lebih efektif berdasarkan informasi yang diperoleh. Minat Minat merujuk pada hal-hal yang dianggap menarik oleh konsumen, sehingga mereka bersedia meluangkan waktu dan mengeluarkan uang untuknya. Sebagai faktor yang sangat personal, minat berperan penting dalam mempengaruhi proses pengambilan keputusan konsumen. Minat juga dapat diartikan sebagai antusiasme yang menyertai perhatian mendalam atau berkelanjutan terhadap suatu hal. Setiap individu memiliki minat yang berbeda-beda ada yang tertarik pada kuliner, ada pula yang tertarik pada tren pakaian, dan banyak lagi. Minat ini menjadi aspek yang mendampaki putusan konsumen. Sehingga setiap perusahaan diminta mencermati harapan serta keinginan konsumenya. Dengan pemahaman yang mendalam terhadap minat tersebut, perusahaan dapat merancang strategi pemasaran yang lebih tepat untuk memengaruhi perilaku pembelian di pasar sasaran mereka. Opini Opini merujuk pada tanggapan yang disampaikan dalam bentuk tulisan atau ucapan sebagai reaksi terhadap suatu stimulus, seperti pertanyaan atau situasi tertentu. Opini diterapkan untuk mengilustrasikan evaluasi, harapan, serta tafsiran yang mencakup kepercayaan mengenai maksud orang lain, proyeksi mengenai kejadian yang akan datang, serta pertimbangan atas konsekuensi baik yang memberi penghargaan maupun hukuman dari berbagai alternatif tindakan. Secara umum, opini adalah respons verbal atau tertulis yang diberikan seseorang sebagai reaksi pada suatu kejadian yang dihadapi. 3 Keputusan Pembelian Dari asumsi Keller dan Kotler . menguraikan putusan pembelian dianggap sebagai bagian sikap pelanggan yang mencermati bagaimana sebagian orang memakai, memanfaatkan serta memilih ide, jasa atau prodak dalam mencukupi keinginan atau harapanya. Setiap prosesnya akan didampaki dari karakteristik setiap pelanggan, maka rata-rata seseorang akan mempunyai pola pembelanjaan yang berbeda. Indikator-indikator Keputusan Pembelian Indikator ini menjuru pada tindakan yang konsumen ambil untuk mendapati alternative dalam mencukupi Dari asumsi Kotler . sebagian indikatornya mencakup : Pembelian produk, dianggap sebagai proses yang dilaksanakan setiap pelanggan dalam mendapati jasa atau prodak yang mereka inginkan. Pembelian merek, dianggap sebagai proses yang dilaksanakan setiap pelanggan berfokus pada suatu merek yang ingin dibelinya. Penentuan saluran pembelian, berupa prodak yang ingin pelanggan beli namun perlu ditentukan dalam suatu saluran pembelanjaan yang ada. Penentuan periode pembelian, berupa setiap pelanggan yang hendak membeli prodak namun perlu menetapkan periode pembelanjaanya dahulu. Jumlah, dianggap total prodak yang dibeli atau di inginkan setiap pelanggan. METODOLOGI PENELITIAN 1 Populasi dan Sampel Dalam penelitian ini populasinya mencakup Penduduk Kecamatan Banyumanik sejumlah 143. orang, yang didapati datanya dari . ttps://semarangkota. id/i. Dalam penelitian ini dipakai purposive sampling dengan proyeksi Non-Probability Sampling, atau menentukan sampel dari suatu perbandingan . Kriteria yang diterapkan berumur 17 tahun keatas yang pernah berbelanja online di e-commerce shopee sejak 6 bulan terakhir. Untuk menetapkan total sampelnya akan diterapkan rumusan slovin seperti berikut: 1 N . 2 Keterangan: n = Skala/Total responden N = Skala populasi e = Toleransi kesalahan. e= 0,1. Ketetapan dari rumusan slovin yaitu: Nilai e = 0,1 . %) diterapkan bagi populasi besar. Nilai e = 0,2 . %) diterapkan bagi populasi kecil Dalam rumusan Slovin, diterapkan rentang sampel 10 Ae 20 % dari populasi. Sehingga nilai e yang digunakan 10% dikarenakan populasi yang digunakan dalam jumlah besar . JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2025, pp. n = 99,93 Sehingga hasil total sampel yang akan dipakai dalam studi ini sejumlah 99,93 atau dibulatkan 100 2 Data dan Sumber Data Penelitian ini menerapkan data berjenis kuantitatif. Ada dua sumber yaitu dari sekunder serta primer. Data primer didapati langsung melalui kuesioner yang akan dibagikan pada setiap responden. lalu data sekunder tidak didapati langsung melainkan sebagai pendukung data primer . Dalam penelitian ini data sekundernya didapati dari buku, jurnal, situs website databoks dengan data pengguna shopee dan Badan Pusat Statistik dengan jumlah penduduk Kecamatan Banyumanik. 3 Teknik Pengumpulan Data Untuk mendapati datanya akan diterapkan kuesioner yang dibagikan untuk setiap partisipan melalui google form. Kuesioner tersebut kemudian disebarkan kepada responden melalui berbagai media sosial. 4 Variabel Penelitian Penelitian ini menerapkan variabel bebas yang mencakup kemudahan (X. dan gaya hidup (X. , serta variabel terikat yaitu keputusan pembelian (Y). 5 Instrumen Penelitian Dalam penelitian ini akan dipakai kuesioner atau angket untuk dijadikan instrument. menguraikan jika "Instrumen dianggap sebagai media yang dipakai peneliti dalam mendapati data untuk mengamati suatu kejadian sosial. " Sehingga pemakaian instrument ini berguna untuk mendapati data yang komprehensif mengenai sebuah permasalahan yang ingin dikaji. Dalam penelitian ini intrumentnya dibentuk untuk mendapati data yang akurat serta valid secara diproyeksikan dengan skala likert. Setiap indikatornya akan dijadikan dasar dalam merangkai item-item instrument. Terdapat 5 poin skala likert . 1 = Sangat Tidak Setuju (STS) 2 = Tidak Setuju (TS) 3 = Ragu-ragu (R) 4 = Setuju (S) 5 = Sangat Setuju (SS) HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Penelitian Uji Validitas Dari asumsi . uji ini berguna menetapkan valid tidaknya angket yang dipakai dalam studi ini, angket dianggap valid jika setiap penyataan yang diusulkan bisa dengan akurat menerangkan suatu aspek yang ingin Dalam penelitian ini akan diterapkan rumusan df = n - 2. Dengan total sampel . 100, sehingga Df didapati 100 Ae 2 = 98, dengan sig alpha 0,05 . %). Dari hasilnya tersebut, didapati Rtabel sejumlah 0,1654. Hasil ujinya tercantum ditabel berikut : Tabel 1. Hasil Uji Validitas Pengaruh Kemudahan Dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Online Di E-Commerce Shopee Di Kecamatan Banyumanik (Afiza Regita Cahyani, et a. Sumber : Olah data dengan SPSS 25, 2025 Dari tabel 1 tersebut, dihasilkan Rhitung>Rtabel sejumlah 0,1654. Atau bisa diasumsikan jika setiap item pernyataanya valid. Uji Reabilitas Uji ini berguna mengulas apakah data yang didapati bisa dihandalkan atau tidak, atau sebutan lainnya jika uji ini berguna untuk mengukurkan apakah instrument yang dipakai bisa diyakinkan untuk mendapati hasil yang stabil. Ujinya akan diproyeksikan dengan CronbachAos Alpha (). Angket dianggap reliabel jika mendapati CronbachAos Alpha melebihi 0,60 . Hasilnya tercantum ditabel berikut : Tabel 2. Hasil Uji Reabilitas Sumber : Olah data dengan SPSS 25, 2025 Dari table 2 tersebut, dihasilkan CronbachAos Alpha melebihi 0,60 atau sudah terpenuhi. Untuk X1 mendapati CronbachAos Alpha sejumlah 0,916, lalu X2 mendapati hasil 0,602, serta Y mendapati hasil 0,750. Atau bisa diasumsikan setiap variabel mendapati CronbachAos Alpha melebihi 0,60, yang dianggap semua variabelnya reliabel. Uji Normalitas JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2025, pp. Uji ini berguna untuk mengulas apakah data yang didapati akan menyebar normal atau tidak, hal tersebut dianggap penting karna berkaitan dengan syarat model regresi yang baik . Dalam studi ini, ujinya akan diproyeksikan dengan Kolmogorov-Smirnov, data dianggap menyebar normal jika mendapati hasil sig 0,05. Hasilnya tercantum ditabel berikut : Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Sumber : Olah data dengan SPSS 25, 2025 Dari table tersebut, didapati hasil (Asymp. Sig. -taile. ) 0,086 atau melebihi 0,05, sehingga bisa diasumsikan jika data dalam penelitian ini menyebar normal. Sehingga kriteria normalitas sudah tercukupi dengan syarat melebihi 0,05. Uji Multikolinearitas Uji ini berperan dalam mengamati apakah variabel bebas disuatu model regresinya saling berkorelasi atau tidak. Model yang bagus tidak akan berkorelasi variabel bebasnya . Uji ini bisa diamati dari hasil VIF serta Tolerance. Hasil cut-off dijadikan acuan untuk mengamati terdapat tidaknya korelasi antar variabel Model terbebas multikolinearitas jika dihasilkan Tolerance > 0,10 serta VIF < 10. Lalu jika dihasilkan Tolerance < 0,10 atau VIF > 10, dianggap bergejala multikolinearitas, hasil ujinya tercantum ditabel berikut: Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Sumber : Olah data dengan SPSS 25, 2025 Dari table tersebut, untuk variabel bebas mendapati hasil tolerance sejumlah 0,846 serta VIF sejumlah 1,183. Atau bisa dibuat simpulanya jika dalam model regresinya tidak bergejala multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Uji ini berguna untuk mengamati terdapat tidaknya ketidakselarasan varian residual antar setiap Model akan dianggap baik jika terbebas heteroskedastisitas, atau mempunyai keseragaman residual . Uji ini akan diproyeksikan dengan Glejser dan untuk menentukan putusanya akan diterapkan kriteria: jika dihasilkan sig < 0,05, dianggap bergjala heteroskedastisitas. jika didapati sig > 0,05, dianggap terbebas heteroskedastisitas. Hasil ujinya tercantum di tabel berikut: Tabel 5. Hasil Uji Heteroskedastisitas Pengaruh Kemudahan Dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Online Di E-Commerce Shopee Di Kecamatan Banyumanik (Afiza Regita Cahyani, et a. Sumber : Olah data dengan SPSS 25, 2025 Dari Tabel 5, untuk kemudahan mendapati sig 0,659, serta gaya hidup sejumlah 0,260 keduanya melebihi 0,05. Sehingga diasumsikan jika variabel bebas dalam penelitian ini terbebas heteroskedastisitas, sebab mendapati sig > 0,05. Uji Koefisien Determinasi (R. Uji ini berguna untuk mengukurkan kesanggupan variabel bebas untuk berkontribusi pada variabel Nilai yang dijadikan indikatornya dari 0 - 1 . < RA < . Jika dihasilkan hampir 1, dianggap variabel bebasnya untuk menguraikan variabel terikat sangat baik. lalu jika dihasilkan 0, mengindikasikan variabel bebasnya untuk menguraikan variabel terikat sangat terbatas . Hasil ujinya tercantum ditabel Tabel 6. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Sumber : Olah data dengan SPSS 25, 2025 Dari tabel 6, dihasilkan R square 0,505. Angkanya mencirikan jika variabel bebasnya sanggup menguraikan 50,5% variasi dari variabel terikat. lalu selisihnya 49,5% didampaki variabel diluar penelitian Uji Koefisien Regresi Parsial (Uji . Uji ini berguna untuk mengukurkan kontribusi dari variabel bebas untuk variabel terikatnya dengan parsial, dengan menerapkan sig () 0,05. Dimaknai hasil ujinya mendapati keyakinan sejumlah 95%, dengan batasan toleransi 5% . Sebagian kriteria ujinya berupa : Didapati sig O 0,05 / thitung Ou ttabel, diasumsikan variabel bebas berkontribusi dengan parsial pada variabel terikat. Didapati sig > 0,05 / thitung < ttabel, diasumsikan variabel bebas tidak berkontribusi dengan parsial pada variabel terikat. Untuk t tabel akan dikalkulasi dari rumusan df = n Ae k - 1, . dianggap total data serta k total variabel Dari total data 100 serta variabel bebas 2, bisa dibentuk df = 100 Ae 2 - 1 = 97. Di tingkat sig 0,05, dihasilkan t tabel sejumlah 1,660. Tabel 7. Hasil Uji Koefisien Regresi Parsial (Uji . JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2025, pp. Sumber : Olah data dengan SPSS 25, 2025 Dari tabel tersebut, bisa diuraikan hasil ujinya seperti berikut : Uji Varibel X1 Untuk X1 mendapati sig 0,000, t hitung 4,315, serta t tabel 1,660. Atau t hitung . > t tabel . serta sig . < 0,05, dimaknai (H. Atau bisa diasumsikan jika kemudahan berkontribusi signifikan pada keputusan pembelian pada e-commerce shopee. Uji Varibel X2 Untuk X2 mendapati sig 0,000, t hitung 6,540, serta t table 1,660. Atau t hitung . > t tabel . serta sig . < 0,05, dimaknai (H. Atau bisa diasumsikan gaya hidup berkontribusi signifikan pada keputusan pembelian di e-commerce shopee. Uji Pengaruh Simultan (Uji F) Uji ini berguna untuk mengamati apakah variabel bebasnya berkontribusi dengan bersamaan pada variabel terikat . Dalam uji ini akan menerapkan sig () = 5% atau 0,05. Dengan df1= k-1 = 3-1 = 2 dan df2 = n-k = 100-3 = 97, dihasilkan Ftabel 3,09. Uji ini juga dilaksanakan berbantuan media SPPS, yang didapati hasilnya dalam tabel berikut: Tabel 8. Hasil Uji Simultan (Uji F) Sumber : Olah data dengan SPSS 25, 2025 Dari table tersebut, dihasilkan F sejumlah 49,410 melebihi Ftabel sejumlah 3,09, atau dimaknai Fhitung > Ftabel. Ini mengindikasikan ada pengaruh simultan sebab hasil sig dibawah 0,05 . ,000 < 0,. , atau bisa diasumsikan jika setiap variabel bebasnya dengan simultan berkontribusi dengan signifikan positif pada keputusan pembelian di e-commerce shopee. Uji Regresi Linear Berganda Uji ini berperan untuk mengukurkan kontribusi dari sebagian variabel bebas pada 1 variabel terikat yang diproyeksikan dengan analisa regresi linier berganda. Modelnya bermaksud menguraikan besaran kontribusi dari setiap variabel bebas untuk variabel terikatnya . Untuk uji ini akan diolah berbantuan media SPSS, yang hasilnya tercantum ditabel berikut : Tabel 9. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Pengaruh Kemudahan Dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Online Di E-Commerce Shopee Di Kecamatan Banyumanik (Afiza Regita Cahyani, et a. Sumber : Olah data dengan SPSS 25, 2025 Dari tabel 9 ini, didapati persamaan: Y = 6. 048 0,278 X1 0,663 X2. Atas persamaan yang didapati, bisa diuraikan hasilnya seperti berikut : Dihasilkan konstanta sejumlah 6,048 . , mencirikan jika setiap variabel bebasnya bernilai nol, sehingga untuk variabel terikat mendapati hasil 6,048. Koefisien X1 (Kemudaha. Untuk X1 mendapati koefisien positif sejumlah 0,278, dimaknai meningkatnya kemudahan misalnya simpelnya proses pembelian, variasi produk yang beragam serta rendah resiko bisa meningkatkan keputusan pembelian di e-commerce shopee sejumlah 27,8%. Koefisien X2 (Gaya Hidu. Untuk X2 mendapati koefisien 0,663 atau 66,3%. Artinya, apabila gaya hidup konsumen meningkat meliputi aktivitas produsen dalam mengembangkan dan menghadirkan produk berkualitas, upaya inovasi untuk menumbuhkan minat konsumen, serta penerimaan opini dan masukan dari pelanggan maka akan meningkatkan keputusan pembelian pada e-commerce Shopee sejumlah 66,3%. 2 Pembahasan Dari penelitian yang sudah dilaksanakan mengenai Pengaruh Kemudahan dan Gaya Hidup Pada Keputusan Pembelian Online di E-Commerce Shopee di Kecamatan Banyumanik, diperoleh temuan-temuan seperti berikut : Pengaruh Kemudahan Pada Keputusan Pembelian Hasil penelitian ini menampilkan jika X1 berkontribusi signifikan positif pada Y yang dihasilkan dari uji t mendapati sig 0,000 (< 0,. serta thitung sejumlah 4,315 melampaui t tabel sejumlah 1,660. Atau dimaknai (H. diterima, yang diasumsikan tingginya persepsi pelanggan atas kemudahan penggunaan platform, akan mendukungnya melaksanakan pembelian. Pengaruh Gaya Hidup Pada Keputusan Pembelian Hasil penelitian ini menampilkan jika X2 berkontribusi signifikan positif pada Y yang dihasilkan dari uji t mendapati sig 0,000 (< 0,. serta thitung sejumlah 6,540 melampaui nilai t tabel sejumlah 1,660. Atau dimaknai (H. diterima, yang mencirikan jika gaya hidup konsumen, seperti aktivitas digital, preferensi terhadap tren, juga minat terhadap produk yang sedang populer, turut mendorong keputusan pembelian. Pengaruh Kemudahan dan Gaya Hidup Pada Keputusan Pembelian Dengan simultan, setiap variabel bebasnya diberi bukti bisa berkontribusi signifikan pada variabel terikat yang dihasilkan dari uji F mendapati sig 0,000 (< 0,. atau dimaknai hipotesis diterima. Sehingga bisa diasumsikan jika setiap variabel bebas dalam studi ini dengan simultan berkontribusi signifikan pada keputusan pembelian. KESIMPULAN DAN SARAN 1 Kesimpulan Dari hasil penelitian yang sudah dilaksanakan, bisa dibuat simpulanya jika kemudahan dan gaya hidup dengan parsial berkontribusi signifikan pada keputusan pembelian di e-commerce shopee. Lalu dengan simultan, setiap variabel bebasnya berkontribusi signifikan pada variabel terikat. Temuan ini menegaskan bahwa aspek kemudahan penggunaan mulai dari navigasi aplikasi hingga proses transaksi berperan mendukung keputusan pembelian secara online. Selain itu, gaya hidup digital masyarakat, yang dipengaruhi oleh tren, media sosial, serta kebutuhan akan efisiensi dan kenyamanan, turut menjadi faktor penentu dalam perilaku konsumen online. Penelitian ini juga menggarisbawahi bahwa pengelolaan media sosial yang strategis, dikombinasikan dengan kemudahan akses dan respons terhadap preferensi gaya hidup konsumen, dijadikan aspek utama untuk membentuk dan meningkatkan keputusan pembelian di era transformasi digital saat ini. JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2025, pp. 2 Saran Penelitian mendatang di inginkan bisa mengeksplorasi variabel lain yang berpotensi memengaruhi keputusan pembelian online, untuk mendapati pencermatan yang komprehensif. Selain itu, disarankan supaya studi berikutnya menerapkan periode yang panjang juga data yang mutakhir, sehingga hasil analisis dapat mencerminkan dinamika dan tren terkini dalam perilaku konsumen digital. Untuk platform Shopee, hasil penelitian ini bisa dijadikan acuan strategis untuk mengembangkan kualitas layanan aplikasi. Temuan menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan serta gaya hidup konsumen berkontribusi pada keputusan pembelian. Sehingga, peneliti merekomendasikan agar shopee senantiasa mengoptimalkan aspek kemudahan dalam navigasi dan penggunaan aplikasi. Selain itu, inovasi dalam strategi pemasaran, khususnya dalam bentuk iklan yang kreatif dan relevan dengan gaya hidup pengguna, perlu terus dikembangkan guna menjaga loyalitas konsumen dan mencegah peralihan ke platform DAFTAR PUSTAKA