BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 01. No. 5 (Oktober Ae Novembe. 2022 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 894-900 Penurunan Berat Timbulan Sampah Buah Jeruk Mandarin (Citrus reticulat. Menggunakan Maggot Black Soldier Fly (Hermatia illucen. Tahun 2021:Studi Awal Atang Saputra1. Muhammad Akmal1. Agus Riyanto1. Budi Pramono1 1Poltekkes Kemenkes Jakarta II. DKI Jakarta. Indonesia Email: 1atangdepkes@gmail. AbstrakOeSampah organik adalah sebuah barang yang sudah tidak dipakai atau dibuang oleh pemiliknya, sampah organik dapat dimanfaatkan atau diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sampah organik merupakan sampah yang bisa mengalami pelapukan atau dekomposisi dan terurai menjadi bahan yang lebih Sampah organik di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur dibuang secara langsung dan tidak ada proses pemilahan terlebih dahulu, sehingga sampahnya menumpuk. Salah satu metode penurunan berat timbulan sampah dengan menggunakan media maggot Black Soldier Fly. Penelitian ini dengan judul AuPenurunan Berat Timbulan Sampah Buah Jeruk Mandarin (Citrus reticulat. Menggunakan Maggot Black Soldier Fly (Hermatia illucen. Tahun 2021:Studi AwalAy memiliki tujuan untuk mengetahui penurunan berat timbulan sampah setiap harinya selama 1 minggu. Penelitian ini bersifat eksperimen dilakukan dalam waktu 7 hari dan menggunakan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. seberat 10 kg dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly sebanyak 1 kg. Salah satu metode untuk menurunkan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. yaitu dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly yang nantinya sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. akan direduksi oleh maggot Black Soldier Fly dengan diberikannya 10 kg sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. lalu dihitung penurunannya setiap hari selama 7 hari dan maggot Black Soldier Fly yang akan digunakan dalam penelitian ini berumur kurang lebih berumur 13 hari. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil penurunan berat timbulan sampah sebelum perlakuan sebanyak 10 kg dan setelah dilakukannya penguraian selama 7 hari menghasilkan penurunan yang tinggi yaitu diperoleh sebanyak 9,450 Sampah sisa dari penguraian adalah sebanyak 550 gr sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan presentase penurunan sebesar 94,5%. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah. Maggot Black Soldier Fly (Hermatia illucen. Jeruk Mandarin (Citrus AbstractOeOrganic waste is an item that is no longer used or discarded by its owner, organic waste can be used or reprocessed into something useful. Organic waste is waste that can experience weathering or decomposition and breaks down into smaller materials. Organic waste at the Kramat Jati Main Market. East Jakarta, is disposed of directly and there is no prior sorting process, so the waste piles up. One of the methods for reducing the weight of waste generation is by using the maggot Black Soldier Fly medium. This study entitled "Reducing the Weight of Waste Generation of mandarin Oranges (Citrus reticulat. Using the maggot Black Soldier Fly (Hermatia illucen. in 2021: Preliminary Study" has the aim of determining the reduction in the weight of waste generation every day for 1 week. This experimental research was carried out within 7 days and used 10 kg of mandarin orange (Citrus reticulat. waste using 1 kg of maggot Black Soldier Fly. One method to reduce the weight of mandarin orange (Citrus reticulat. waste generation is by using the maggot Black Soldier Fly, which later the mandarin orange (Citrus reticulat. waste will be reduced by the maggot Black Soldier Fly by giving 10 kg of mandarin orange (Citrus reticulat. ) then calculated the decrease every day for 7 days and the maggot Black Soldier Fly that will be used in this study is approximately 13 days old. Based on the results of the study, it was found that the weight reduction of waste generation before treatment was 10 kg and after decomposition for 7 days resulted in a high decrease, which was obtained as much as 9,450 kg. The remaining waste from decomposition is 550 g of mandarin orange (Citrus reticulat. waste with a percentage of 94. Keywords: Waste Management. Maggot Black Soldier Fly (Hermatia illucen. Mandarin Oranges (Citrus PENDAHULUAN Permasalahan sampah umum terjadi di beberapa negara berkembang termasuk di negara Indonesia. Beberapa kota di Indonesia belum mampu dalam mengatasi permasalah sampah yang semakin hari semakin menumpuk karena produksinya semakin meningkat. Sampah menjadi salah satu faktor utama dalam pencemaran lingkungan di Indonesia. Sampah dapat dikategorikan sebagai Atang Saputra | https://journal. id/index. php/bullet | Page 894 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 01. No. 5 (Oktober Ae Novembe. 2022 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 894-900 produk habis pakai yang sudah tidak digunakan kembali dan sudah tidak dapat dipakai kembali menjadi barang yang bermanfaat (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan bahwa jumlah timbulan sampah Nasional pada tahun 2020 diproyeksikan mencapai sekitar 67,8 juta ton dan akan terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk. Sumber sampah yang utama dihasilkan dari rumah tangga sebesar 36%. Selanjutnya pasar serta perniagaan memberikan kontribusi timbulan sampah sebesar 38% dan sisanya 26% berasal dari kawasan, perkantoran dan fasilitas publik. Komposisi sampah tersebut di antaranya sampah organik . isa makanandan sisa tumbuha. sebesar 50%, plastik sebesar 15%, dan kertas sebesar 10%. Sisanya terdiri dari logam, karet, kain, kaca, dan lain-lain (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2. Sampah organik didominasi oleh sampah makanan . roduk hewani dan nabat. , sayursayuran, buah-buahan, limbah ikan, limbah pertanian dan perkebunan, limbah kayu, daun- daunan, ranting, serta kotoran hewan dan manusia. Sampah organik tersebut apabila tidak ditangani dengan baik dapat menjadi sumber penyebab penyakit, sumber pencemar yang menghasilkan limbah cairan lindi yang dapat mencemari air tanah, dan gas menghasilkan metan mencemari udara penyebab pemanasan global serta dapat menimbulkan bau busuk (Lena Monita, et. , 2. Sampah pasar adalah sampah yang dihasilkan dari suatu kegiatan manusia dalam transaksi jual beli sayuran, buah-buahan, daging, bahan pangan dan lainnya. Sampah merupakan permasalahan utama yang sering terjadi di setiap pasar. Sebagian besar masyarakat beranggapan sampah hanyalah barang bekas pakai atau barang sisa dari hasil kegiatan yangsudah tidak digunakan Banyaknya sampah yang secara langsung dibuang tanpa adanya pemilahan atau daur ulang kembali menjadi sebuah benda yang bermanfaat. Jika sampah didiamkan dan menumpuk di suatu tempat maka akan menjadi bahaya bagi kesehatan lingkungan di sekitarnya dan dapat menjadi sarang penyakit bagi manusia yang beraktivitas dan bertempat tinggal di sekitarnya (Lena Monita, , 2. Pada penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya oleh Fani Destiany . tentang Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens L. ) dengan tujuan untuk mengurangi timbulan sampah organik agar tidak mencemari tanah, air maupun udara dan tidak mengganggu kesehatan manusia adalah dengan cara pengolahan sampah organik berbasis serangga dengan memanfaatkan maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens L. ) (Diptera: Stratiomyida. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai persentase pengurangan jumlah sampah paling besar yaitu dengan komposisi sayuran ditambahkan buahbuahan yaitu 97% (Fani Destiany, 2. Berdasarkan observasi penulis diketahui bahwa sampah organik di Pasar Induk Kramat Jati terdapat timbulan dalam jumlah yang banyak setiap harinya. Sampah tersebut didominasi oleh sampah organik yakni sampah sayuran dan buah-buahan. Sampah organik buah jeruk menjadi salah satu jenis sampah buah yang paling banyak timbulan sampahnya di Pasar Induk Kramat Jati. Salah satu metode untuk mengurangi timbulan sampah organik adalah dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly. Larva lalat BSF diketahui memiliki kemampuan dalam mengurai sejumlah jenis bahan organik, salah satunya yakni sampah sayuran dan buah-buahan (Prisilia Eka Kusumawati. Tujuan adanya pengelolaan sampah adalah untuk meminimalisasi timbulan sampah di awal sebelum menuju ke pemrosesan akhir agar lebih efisien (Hana Novayanti, 2. Berdasarkan gambaran tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang AuPenurunan Berat Timbulan Sampah Buah Jeruk Mandarin (Citrus Reticulat. Menggunakan Media Maggot Black Soldier Fly : Studi AwalAy. Peneliti menggunakan sampah organik buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. karena sampah tersebut dominan paling banyak di Pasar Induk Kramat Jati dan dalam penelitian ini peneliti hanya memakai daging buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. , dikarenakan kandungan yang terdapat pada kulit jeruk memiliki zat flavonoid yang dapat memabukkan dan mematikan maggot Black SoldierFly. Zat flavonoid merupakan zat yang tidak disukai oleh serangga. Senyawa yang terkandung dalam kulit jeruk antara lain limonoid, saponin dan tannin. Limonoid dan saponin berperan sebagai penghambat makan pada serangga . , bekerja untuk melayukan saraf pada sistem Atang Saputra | https://journal. id/index. php/bullet | Page 895 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 01. No. 5 (Oktober Ae Novembe. 2022 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 894-900 pernafasan serangga dan tannin dapat memengaruhi kegagalan moulting pada larva sehingga mati sebelum berkembang menjadi pupa (Dita Nurhaifah dan Tri Wahyuni Sukesi, 2. Oleh karena itu peneliti ingin mengambil penelitian tentang AuPenurunan Berat Timbulan Sampah Buah Jeruk Mandarin (Citrus reticulat. Menggunakan Maggot Black Soldier Fly (Hermatia illucen. Tahun 2021:Studi Awal. Ay Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. menggunakan maggot Black Soldier Fly. Tujuan khusus dalam penelitian ini antara lain: . mengetahui suhu, pH dan kelembapan sampah selama proses pengolahan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. oleh maggot Black Soldier Fly dan mengetahui penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. per hari selama 7 hari. METODE 1 Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup penelitian ini hanya melihat proses dari penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. menggunakan maggot Black Soldier Fly. Sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. didapatkan dari Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur. Proses penurunan berat timbulan sampah akan dilakukan selama 7 hari pada tanggal 23-29 Juni 2021 di rumah yang terletak di Jalan Raya PLP Curug No. 35 Kp. Blok Limo RT. 02/RW. Curug. Tangerang. Banten. 2 Jenis Penelitian Penelitian ini bersifat eksperimen semu. 3 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Jalan Raya PLP Curug No. 35 Kp. Blok Limo RT. 02/RW. Curug. Tangerang. Banten. 4 Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23-29 Juni 2021. 5 Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah maggot Black Soldier Fly dengan nama latin (Hermatia illucen. dan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. seberat 10 kg dari sampah Pasar Induk Kramat Jati dan 1 kg maggot Black Soldier Fly dari Kampung Konservasi Rimbun Serpong Tangerang Selatan. 6 Pengumpulan Data Data primer didapat dengan cara pengamatan langsung dari penelitian yang dilakukan peneliti terdiri dari penimbangan penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. , pengukuran suhu, pH dan kelembapan yang dilakukan setiap hari selama 7 hari. Data sekunder didapat melalui artikel maupun jurnal dan kepustakaan yang berhubungan dengan penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Hasil penelitian mengenai penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly. Waktu penelitian selama 7 hari dari tanggal 23 sampai dengan 29 Juni 2021. Keterbatasan penelitian yang dapat mempengaruhi hasil penelitian adalah sebagai berikut: Alat yang digunakan untuk menimbang sampah buah jeruk mandarin . itrus reticulat. Atang Saputra | https://journal. id/index. php/bullet | Page 896 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 01. No. 5 (Oktober Ae Novembe. 2022 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 894-900 sebanyak 10 kg tidak menggunakan timbangan analitik dikarenakan ada kerusakan fungsi timbangan pada saat pengukuran sehingga menimbang sampah buah jeruk mandarin . itrus reticulat. dengan menggunakan timbangan duduk. Tempat yang digunakan untuk penelitian tidak dapat dilaksanakan di Workshop Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jakarta II, karena kondisi pandemi yang meningkat dan ditiadakannya kegiatan mahasiswa di wilayah kampussehingga dilakukannya penelitian di rumah peneliti. Penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dilakukan dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly untuk melakukan proses reduksi sampah tersebut. Dari penelitian tersebut diperoleh hasil sebagai berikut: Penurunan Berat Timbulan Sampah Tabel 1. Penurunan Berat Timbulan Sampah Buah Jeruk Mandarin (Citrus reticulat. Sesudah diurai oleh Maggot Black Soldier Fly Tahun 2021 Berat Awal Sampah Buah Jeruk Mandarin (Citrus reticulat. Hari ke- 10 kg Sisa Berat Sampah Buah Jeruk Mandarin (Citrus 320 kg 265 kg 190 kg 140 kg 760 gr 630 gr 550 gr Penurunan Berat Sampah Buah Jeruk Mandarin (Citrus reticulat. 680 kg 55 gr 75 gr 50 gr 380 gr 130 gr 80 gr Pada tabel 1. dapat diketahui bahwa hasil pengamatan pada proses penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly selama 7 hari diperoleh hasil penurunan yang banyak setiap harinya. Hasil penurunan tertinggi didapat pada hari pertama yaitu sebanyak 8. 680 kg dan total dari sisa sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. adalah sebanyak 550 gram, maka jumlah total penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. selama 7 hari adalah sebanyak 9. 450 kg dengan persentase sebesar 94,5%. Pengukuran Suhu, pH dan Kelembapan Sampah Tabel 2. Pengukuran Suhu, pH dan Kelembapan Sampah pada Saat Proses Berlangsungnya Penguraian Sampah Buah Jeruk Mandarin (Citrus reticulat. oleh Maggot Black Soldies Fly Tahun 2021 Hari Ke1 Suhu Sampah (EE) pH Sampah Kelembapan Sampah (%) Pada tabel 2. dapat diketahui bahwa hasil pengamatan pada proses penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly selama 7 hari dan dilihat dari hasil pengamatan suhu sampah, pH sampah dan kelembapan sampah: Pada suhu sampah diperoleh hasil yang stabil mulai dari hari pertama sampai hari ke-7 diperoleh hasil 27 EE Atang Saputra | https://journal. id/index. php/bullet | Page 897 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 01. No. 5 (Oktober Ae Novembe. 2022 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 894-900 dan untuk pH sampah diperoleh hasil yang stabil dari hari pertama sampai hari ke-7 dengan nilai pH 7 dan kelembapan sampah menunjukkan hasil yang sama dari hari pertama sampai hari ke-7 dengan perolehan angka kelembapan 100% . Pembahasan Penurunan Berat Timbulan Sampah Dari data hasil pengamatan penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly dalam waktu 7 hari terdapat perubahan berat yang berbeda setiap harinya, dan pada proses penguraian selama 7 hari sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. mengalami penyusutan sampah dilihat dari perubahan berat ketika ditimbang setiap hari dengan perhitungan berat sisa sampah dikurang dengan jumlah total sampah. Sampah yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. yang memiliki tekstur lunak dan memiliki banyak kadar airnya sehingga mempermudah dan mempercepat proses penguraian. Penurunan berat timbulan sampah dinilai dengan berkurangnya volume sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dari 10 kg menjadi 550 gram dengan jumlah presentase sebesar 94,5%. Maggot Black Soldier Fly memiliki kemampuan yang baik dalam mengolah, mengurai dan mereduksi sampah organic (Arief Sabdo Yuwono dan Pricillia Dana Mentari, 2. Penurunan berat timbulan sampah dipengaruhi oleh faktor kestabilan dan keseimbangan dari 3 variabel lainnya yaitu suhu sampah, pH sampah dan kelembapan sampah. Hasil penurunan tertinggi diperoleh hasil pada hari pertama yaitu sebanyak 8. 680 kg. Hasil reduksi dari sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly lebih cepat terurai dikarenakan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. bertekstur lunak, memiliki kadar air yang banyak dan sudah dicacah menjadi bagian yang lebih kecil sehingga memudahkan dalam proses berlangsungnya penguraian sampah buah jeruk tersebut. Maggot Black Soldier Fly lebih aktif mengurai sisa atau sampah yang diberikan dalam keadaan mulai membusuk (Pretty Yuniarti Elisabeth Sipayung, 2. Dibandingkan dengan penelitian sebelumnya oleh Nadila Yuniar . diperoleh hasil yang cukup maksimal yaitu dari sampah buah-buahan sebanyak 3 kg berkurang menjadi 930 gram dalam waktu 14 hari. Perbandingannya adalah perbedaan jenis buah yang dipakai sehingga dengan buah yang beraneka macam dapat menjadi salah satu faktor penguraian menjadi lebih lambat karena selain beraneka buah-buahan meliputi tekstur buah, suhu, pH, kelembapan dan jumlah maggot Black Soldier Fly yang dipakai. Jika dibandingkan dengan penelitian lainnya oleh Fani Destiany . bahwa sampah sayuran dan buah-buahan memiliki potensi penyusutan sebesar 97% dan pada penelitian yang dibuat oleh Wita Nirmala . dengan presentase penyusutan sampah sayuran sebesar 80% dan untuh sampah jenis buah-buahan sebesar 20%. Pengukuran Suhu, pH dan Kelembapan Sampah Suhu Sampah Dari data hasil pengukuran suhu sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly diperoleh dengan nilai yang stabil selama penelitian dalam kurun waktu 7 hari dan dari hari pertama sampai hari ke-7 diperoleh hasil 27EE. Suhu merupakan aspek yang penting dalam proses penguraian karena dengan suhu yang stabil dan tidak langsung terkena sinar matahari maka maggot Black Soldier Fly akan dapat mengurai sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. lebih cepat dibandingkan dengan keadaan suhu yang dingin sehingga menyebabkan proses penguraian menjadi lambat. Apabila dibandingkan dengan penelitian sebelumnya oleh Nadila Yuniar . terkait suhu yang ideal dalam proses penguraian sampah diperoleh hasil suhu 30EE . Pada penelitian lainnya oleh Fani Destiany . diperoleh suhu dengan hasil 30-38EE serta penelitian yang disusun oleh Wita Nirmala . diperoleh suhu yaitu 3032,6EE. pH Sampah Dari data hasil pengukuran pH sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly dari hari pertama sampai hari ke-7 didapat hasil dengan Atang Saputra | https://journal. id/index. php/bullet | Page 898 BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 01. No. 5 (Oktober Ae Novembe. 2022 ISSN 2829-2049 . edia onlin. Hal 894-900 nilai pH 7. Dalam penelitian ini, wadah palstik yang berisi sampah buah jeruk dan maggot Black Soldier Fly ditempatkan pada area yang tidak langsung terkena paparan sinar matahari dan pH sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. tidak terjadi kenaikan maupun penurunan. Apabila dibandingkan dengan penelitian sebelumnya oleh Nadila Yuniar . terkait pH dalam proses penguraian sampah sampai pada tahap akhir diperoleh dengan hasil pH 7 dan pada penelitian sebelumnya oleh Wita Nirmala . didapat dengan nilai pH 7,15-7,90. Kelembapan Sampah Dari data hasil pengukuran kelembapan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly dari hari pertama sampai hari ke-7 memiliki kelembapan yang stabil yaitu sebesar 100 %. Hal ini karena kandungan air yang banyak pada sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. sehingga kelembapan sampai hari terakhir penelitian masih tergolong sangat lembap. Kestabilan dalam kelembapan bisa dipengaruhi karena faktor waktu yang tidak lama, sehingga selama proses penguraian sampah tidak menjadikan kadar air yang terkandung pada sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. tersebut menyusut. Apabila dibandingkan dengan penelitian sebelumnya oleh Nadila Yuniar . terkait kelembapan dalam proses penguraian sampah sampai pada tahap akhir juga diperoleh dengan hasil kelembapan yang sama, yaitu sebesar 100%. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian mengenai penurunan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. menggunakan maggot Black Soldier Fly dapat disimpulkan: . berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. mengalami penurunan sebesar 9,450 kg dengan persentase sebesar 94,5% selama 7 hari dari total sampah sebanyak 10 kg, . perubahan suhu, pH, dan kelembapan sampah buah jeruk mandarin (Citrus reticulat. dengan menggunakan maggot Black Soldier Fly didapat hasil yang stabil dari 3 variabel tersebut, yaitu suhu sampah, pH sampah dan kelembapan sampah. Hasil yang diperoleh pada suhu sampah sebesar 27EE dengan nilai pH 7 dan kelembapan 100%. Jadi kesimpulan dari penelitian ini adalah maggot Black Soldier Fly (Hermatia illucen. dapat menurunkan berat timbulan sampah buah jeruk mandarin (Citrus REFERENCES