Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 982-992 ANALISIS KINERJA PEMASOK PADA PT. BIMANDIRI AGRO SEDAYA DALAM AKTIVITAS PENGADAAN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica L. PERFORMANCE ANALYSIS OF SUPPLIER AT PT. BIMANDIRI AGRO SEDAYA IN PROCUREMENT ACTIVITY OF BROCCOLI (Brassica oleracea var. italica L. Ayu Nurhusni*. Kuswarini Kusno Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Jl. Raya Bandung - Sumedang KM 21 *Email: ayu18005@mail. (Diterima 19-04-2022. Disetujui 07-06-2. ABSTRAK Kinerja pemasok memegang peranan penting dalam menjamin ketersediaan barang pasokan yang akan mempengaruhi kinerja perusahaan. PT. Bimandiri Agro Sedaya merupakan perusahaan distributor sayuran segar berkualitas tinggi yang mengandalkan pemasok dalam pengadaan seluruh Salah satu komoditas sayuran dengan permintaan tertinggi dan terus meningkat pada perusahaan adalah brokoli, namun service level perusahaan dalam memenuhi permintaan pelanggan justru menurun akibat kurangnya pasokan dari pemasok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelian dalam pengadaan brokoli, serta untuk mengetahui peringkat kinerja pemasok brokoli terbaik pada PT. Bimandiri Agro Sedaya. Desain yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan teknik penelitian studi kasus. Tujuan pertama dicapai dengan melakukan analisis deskriptif, sedangkan tujuan kedua dicapai dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan hasil penelitian, proses pembelian dalam pengadaan brokoli di PT. Bimandiri Agro Sedaya terdiri atas enam tahapan, yaitu pembuatan estimasi kuantitas, pemesanan kepada pemasok, penerimaan pesanan dari pelanggan, pengiriman brokoli oleh pemasok, penerimaan dan pengecekan brokoli, serta pembayaran kepada Selanjutnya, peringkat pertama pemasok brokoli dengan kinerja terbaik adalah Pak Yayang . ,9%), peringkat kedua adalah PTA . ,7%), peringkat ketiga adalah IDF . ,7%), dan peringkat terakhir adalah Pak Ayi Ilham . ,7%). Kata kunci: Kinerja Pemasok. Brokoli. Aktivitas Pengadaan. Analytical Hierarchy Process ABSTRACT Supplier performance plays an important role in ensuring the availability of supply goods that will affect the company's performance. PT. Bimandiri Agro Sedaya is a distributor of high quality fresh vegetables that relies on suppliers to procure all vegetables. One of the vegetable commodities with the highest demand and continues to increase from the company is broccoli, but the company's service level in meeting customer demand has actually decreased due to lack of supply from This study aims to describe the purchasing process in the procurement of broccoli, as well as to determine the performance ranking of the best broccoli suppliers at PT. Bimandiri Agro Sedaya. The design applied in this research is qualitative and quantitative with case study research The first objective is achieved by conducting descriptive analysis, while the second goal is achieved by using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. Based on the results of the study, the purchasing process in the procurement of broccoli at PT. Bimandiri Agro Sedaya consists of six stages, namely making quantity estimates, ordering to suppliers, receiving orders from customers, sending broccoli by suppliers, receiving and checking broccoli, and payments to Furthermore, the first rank of broccoli supplier with the best performance is Mr. Yayang . 9%), the second rank is PTA . 7%), the third rank is IDF . 7%), and the last rank is Mr. Ayi Ilham . ,7%). Keywords: Performance of Supplier. Broccoli. Procurement Activity. Analytical Hierarchy Process ANALISIS KINERJA PEMASOK PADA PT. BIMANDIRI AGRO SEDAYA DALAM AKTIVITAS PENGADAAN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica L. Ayu Nurhusni. Kuswarini Kusno PT. PENDAHULUAN Seiring Bimandiri Agro Sedaya merupakan salah satu distributor sayuran terjadi peningkatan kesadaran masyarakat berkualitas tinggi yang telah menjadi pemasok tetap dari berbagai ritel modern didukung oleh data hasil survei Badan di Jabodetabek. Jawa Barat, dan Jawa Pusat Statistik. Pengeluaran masyarakat Tengah. Proses produksi yang dilakukan dalam sebulan pada tahun 2018 dan 2019 oleh perusahaan terhadap sayuran adalah untuk konsumsi sayur-sayuran berada pada posisi tertinggi ketiga setelah padi- padian dan ikan. Kondisi pengeluaran mengandalkan pasokan dari pemasok sayur-sayuran yang berstatus sebagai petani maupun bandar dalam pengadaan seluruh sayuran. (BPS, Fenomena tersebut menunjukkan bahwa Terjadi permintaan masyarakat terhadap sayuran permintaan brokoli secara signifikan dari semakin meningkat sehingga prospek ritel modern pada bulan November 2021 dalam mengembangkan bisnis sayuran dari bulan September 2021 seperti yang sangat baik untuk kedepannya. tercantum dalam Gambar 1. Perusahaan Salah November Kuantitas Permintaan Brokoli (K. Sumber: PT. Bimandiri Agro Sedaya, 2021 Gambar 1. Jumlah Permintaan Brokoli di PT. Bimandiri Agro Sedaya Oktober Kuantitas Permintaan Brokoli di PT. Bimandiri Agro Sedaya (K. Selama Bulan September - November Tahun 2021 September Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 982-992 Jumlah permintaan brokoli yang pemenuhan brokoli kepada pelanggan meningkat menuntut perusahaan untuk yang mengindikasikan bahwa terdapat masalah pada aktivitas pengadaan brokoli di perusahaan. Fenomena ini terjadi Perusahaan perlu menyiapkan sumber- sumber pasokan yang kuat pada aktivitas pasokan brokoli dari pemasok yang disebabkan oleh faktor cuaca dan musim kerjasama dengan pemasok. Namun pada yang cukup ekstrim pada dua bulan kenyataannya. Gambar 2 memperlihatkan terjadinya penurunan service level dalam Persentase Service Level Brokoli PT. Bimandiri Agro Sedaya Selama Bulan September - November Tahun 2021 September Oktober November Service Level Brokoli (%) Sumber: PT. Bimandiri Agro Sedaya, 2021 Gambar 2. Service Level Brokoli di PT. Bimandiri Agro Sedaya Kondisi service level brokoli pada tersebut perlu didukung oleh kinerja jumlah pasokan brokoli dari pemasok dalam aktivitas pengadaan. Perusahaan perlu mengoptimalkan kinerja aktivitas Menurut Suliawati et al. pengadaan brokoli agar dapat memenuhi pemasok merupakan salah satu mitra permintaan ritel yang terus meningkat bisnis yang memegang peranan sangat sehingga service level perusahaan pun krusial dalam menjamin ketersediaan menjadi maksimal dan hubungan dengan barang pasokan yang dibutuhkan oleh para pelanggan tetap terjaga. Strategi perusahaan, sehingga perusahaan perlu ANALISIS KINERJA PEMASOK PADA PT. BIMANDIRI AGRO SEDAYA DALAM AKTIVITAS PENGADAAN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica L. Ayu Nurhusni. Kuswarini Kusno menilai pemasok secara cermat dan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik Sementara itu menurut penelitian studi kasus . ase stud. Studi Wulandari kasus merupakan teknik penelitian yang . , menilai pemasok secara cermat dan tepat mempengaruhi kinerja perusahaan. Berdasarkan pengumpulan data berdasarkan waktu yang telah ditentukan (Creswell, 2. Data pemenuhan brokoli di saat permintaan penelitian ini terdiri atas dua jenis yaitu brokoli yang meningkat, menjadikan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari informan yang Perusahaan yang hanya dianggap mengetahui informasi mengenai kinerja pemasok sebagai bahan evaluasi Data sekunder diperoleh dari untuk menetapkan pemasok yang dapat Badan Pusat Statistik (BPS), serta studi diandalkan dalam jangka panjang secara dan penelusuran pustaka yang berkaitan Oleh karena itu, penelitian dengan penelitian. Informan mendeskripsikan proses pembelian dalam penelitian ini sebanyak tiga orang, yaitu Kepala Pembelian. Kepala Produksi, dan mengetahui peringkat kinerja pemasok Staf Pembelian di PT. Bimandiri Agro Sedaya. Pengumpulan data dilakukan ditetapkan oleh perusahaan. dengan menggunakan teknik observasi lapangan, wawancara yang mendalam, dan studi pustaka. METODE PENELITIAN Penelitian PT. Pengolahan data dilakukan dengan Bimandiri Agro Sedaya yang berlokasi di menggunakan diagram untuk mentabulasi Lembang. Kabupaten Bandung Barat selama bulan Oktober Ae Desember 2021. Penelitian Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 982-992 Analytical Hierarchy Process (AHP) Mengulangi langkah 3, 4, dan 5 untuk dengan bantuan software Expert Choice semua tingkat hierarki. 11 untuk mengukur kinerja pemasok Winarso Yasir Melakukan pembobotan pada setiap . elemen dengan mensintesis penilaian menyatakan bahwa penggunaan metode untuk menentukan prioritas secara AHP bertujuan untuk menilai pemasok dan menentukan pilihan terbaik dengan Mengevaluasi melibatkan kriteria dan subkriteria yang Jika rasio inkonsistensi lebih telah ditentukan untuk mempermudah dari 10% maka penilaian data perlu proses pengambilan keputusan. Adapun pengolahan data dengan metode AHP menurut Saaty . meliputi tahapan- HASIL DAN PEMBAHASAN tahapan berikut: Rantai pasok brokoli pada PT. Mendefinisikan permasalahan secara Bimandiri Agro Sedaya berbagai proses yang melibatkan pelaku penyelesaian permasalahan. bisnis lainnya, yaitu pemasok brokoli dan Membuat struktur hierarki secara ritel modern sebagai pelanggan. Brokoli menyeluruh yang diawali dengan dikirim ke perusahaan setelah dilakukan tujuan, kriteria, dan alternatif. pemanenan, sortasi, dan penimbangan Membuat oleh pemasok sesuai dengan standar dan berpasangan yang menggambarkan permintaan dari perusahaan. Kemudian, setiap elemen terhadap pasokan brokoli yang telah sampai di masing-masing elemen yang setingkat perusahaan dilakukan sortasi kembali dan di atasnya. dilakukan reject apabila terdapat brokoli Melakukan yang tidak sesuai dengan standar. Lalu berpasangan dengan skala berupa brokoli hasil sortasi dilakukan grading bilangan 1-9 untuk mengembangkan yang dilanjut dengan pengemasan sesuai permintaan setiap pelanggan. Setelah Memasukkan nilai-nilai kebalikannya melewati sejumlah proses, brokoli siap beserta bilangan 1 sepanjang diagonal didistribusikan ke berbagai ritel modern. utama, menentukan prioritas, dan Skema rantai pasok brokoli tersebut dapat menguji konsistensi. dilihat pada Gambar 3. ANALISIS KINERJA PEMASOK PADA PT. BIMANDIRI AGRO SEDAYA DALAM AKTIVITAS PENGADAAN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica L. Ayu Nurhusni. Kuswarini Kusno Jika ada PT. Bimandiri Agro Sedaya Pemasok Brokoli Panen. Sortasi. Penimbangan, dan Pengiriman Ritel modern Sortasi. Grading. Pengemasan, dan Distribusi Gambar 3. Skema Rantai Pasok Brokoli PT. Bimandiri Agro Sedaya Menurut Pengadaan Brokoli Pengadaan Pembelian. PT. merupakan komoditas yang tidak bisa Bimandiri Agro Sedaya dipasok oleh disimpan sebagai stok persediaan karena empat pemasok, yaitu Pak Yayang. Pak sifatnya yang mudah rusak, sehingga Ayi Ilham. IDF, dan PTA. Pengadaan pembelian harus dilakukan setiap hari untuk menjaga kesegaran sampai kepada pembelian rutin oleh bagian pembelian Tahapan proses pembelian brokoli dapat dilihat pada Gambar 4. Kepala Bagian Pembelian Membuat estimasi kuantitas brokoli dan melakukan pemesanan kepada pemasok Bagian Pemasaran Menerima pesanan dari ritel Pemasok Mempersiapkan dan mengirim pasokan brokoli Bagian Produksi Menerima dan mengecek kualitas dan kuantitas pasokan brokoli Bagian Keuangan Melakukan pembayaran kepada pemasok secara tempo Gambar 4. Tahapan Pembelian Brokoli di PT. Bimandiri Agro Sedaya Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 982-992 Berdasarkan teori Pujawan . , sehingga dapat dilakukan pemeringkatan tahapan pertama dalam proses pembelian pemasok brokoli dengan kinerja terbaik, adalah menerima permintaan pelanggan sebagai informasi bagi perusahan. Hal kemudian melakukan pemesanan kepada tersebut diharapkan dapat menciptakan Hasil penelitian yang dilakukan pengadaan brokoli yang efektif dan menunjukkan sedikit perbedaan dengan Penyusunan struktur hierarki melakukan pemesanan brokoli kepada beberapa elemen yang kemudian jika kuantitas berdasarkan perkiraan estimasi diperlukan, tiap elemen dapat diuraikan lagi menjadi sub elemen-sub elemen yang Hal tersebut dilakukan dengan lebih spesifik (Kusno et al. , 2. tujuan agar perusahaan tidak kehabisan Struktur hierarki yang optimal dalam stok yang tersedia pada pemasok, karena penelitian ini disusun dengan elemen- pesanan dari para pelanggan masuk tidak elemen yang terdiri atas kriteria, sub bersamaan dengan waktu yang tidak kriteria, dan alternatif yang dapat dilihat Analisis Kinerja Pemasok dikembangkan berdasarkan studi literatur Sebuah Analisis kinerja pemasok dilakukan Gambar Struktur serta hasil wawancara dan diskusi dengan untuk mengukur kinerja pemasok brokoli Kepala Pembelian. Gambar 5. Hierarki Analisis Kinerja Pemasok Brokoli pada PT. Bimandiri Agro Sedaya ANALISIS KINERJA PEMASOK PADA PT. BIMANDIRI AGRO SEDAYA DALAM AKTIVITAS PENGADAAN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica L. Ayu Nurhusni. Kuswarini Kusno Pengolahan Data Penilaian Elemen Kriteria Berdasarkan Tabel karena spesifikasi kualitas brokoli cukup Perusahaan Kualitas memiliki bobot terbesar yaitu brokoli yang baik dari pemasok karena sebesar 0,416. Hasil tersebut selaras berkualitas grade A. menunjukkan bahwa kualitas menjadi (Hasiani et al. , 2021. Muharram, 2020. Purnomo Tabel 2. Hasil Pengolahan Matriks Gabungan Antar Sub Kriteria pada Kriteria Kualitas Sub Kriteria Nilai Bobot Kualitas sesuai standar 0,842 Kualitas konsisten 0,158 kriteria utama dalam menilai pemasok Prabowo. Sunardiansyah, 2021. Suliawati et al. Kriteria Kuantitas Bobot terbesar kedua diikuti oleh Berdasarkan Tabel 3, sub kriteria kriteria Kuantitas dengan bobot sebesar Kuantitas 0,307, kemudian kriteria Harga dengan sebesar 0,842 menjadi prioritas utama bobot sebesar 0,210, dan terakhir adalah dan sub kriteria Kuantitas Sesuai Pesanan kriteria Pengiriman dengan bobot sebesar dengan bobot sebesar 0,158 menjadi 0,067. prioritas kedua. Hasil ini menunjukkan Tabel 1. Hasil Pengolahan Matriks Gabungan Antar Kriteria Kriteria Nilai Bobot Kualitas 0,416 Kuantitas 0,307 Pengiriman 0,067 Harga 0,210 Konsisten bahwa perusahaan sangat mementingkan dipasok dibanding kesesuaian dengan kuantitas yang dipesan. Perusahaan tidak terlalu memaksakan kuantitas brokoli Pengolahan Data Penilaian Elemen Sub Kriteria . Kriteria Kualitas kuantitas yang disanggupinya. Berdasarkan Tabel 2, sub kriteria Tabel 3. Hasil Pengolahan Matriks Gabungan Antar Sub Kriteria pada Kriteria Kuantitas Sub Kriteria Nilai Bobot Kuantitas sesuai 0,158 Kuantitas konsisten 0,842 Kualitas Sesuai Standar dengan bobot sebesar 0,842 menjadi prioritas utama dan sub kriteria Kualitas Konsisten dengan bobot sebesar 0,158 menjadi prioritas kedua. Hasil ini menunjukkan . Kriteria Pengiriman bahwa perusahaan sangat mementingkan Berdasarkan Tabel 4, sub kriteria kualitas brokoli yang sesuai standar Kontinuitas Pengiriman dengan bobot Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 982-992 sebesar 0,842 menjadi prioritas utama Tabel 5. Hasil Pengolahan Matriks Gabungan Antar Sub Kriteria pada Kriteria Harga Sub Kriteria Nilai Bobot Harga kompetitif 0,591 Kemampuan negosiasi 0,409 dan sub kriteria Pengiriman Tepat Waktu dengan bobot sebesar 0,158 menjadi prioritas kedua. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan sangat mementingkan Pengolahan Data Penilaian Elemen Alternatif kontinuitas pengiriman brokoli karena Berdasarkan setiap hari. Perusahaan tidak terlalu Pak Yayang hampir seluruh sub kriteria, terkecuali tertentu terkait pengiriman dari pemasok, pada sub kriteria harga kompetitif dan namun pemasok harus mengirim brokoli sub kriteria kemampuan negosiasi harga sebelum jadwal perusahaan mengirim ke yang justru menjadi prioritas terakhir. ritel modern. Prioritas pertama pada sub kriteria harga Tabel 4. Hasil Pengolahan Matriks Gabungan Antar Sub Kriteria pada Kriteria Pengiriman Sub Kriteria Nilai Bobot Pengiriman tepat waktu 0,158 Kontinuitas pengiriman 0,842 Pak Ayi Ilham, sedangkan prioritas pertama pada sub adalah IDF. Kriteria Harga Hal ini menunjukkan bahwa Pak Berdasarkan Tabel 5, sub kriteria Yayang memiliki kinerja yang baik Harga Kompetitif dengan bobot sebesar dalam memenuhi kualitas, kuantitas, dan 0,591 menjadi prioritas utama dan sub kriteria Kemampuan Negosiasi Harga dengan bobot sebesar 0,409 menjadi prioritas kedua. Kedua sub kriteria dengan keinginan perusahaan. Untuk Pak memiliki nilai bobot yang tidak jauh Ayi Ilham dan IDF walaupun memiliki berbeda, sehingga menunjukkan bahwa mendominasi prioritas pertama pada pengiriman karena tidak ada jadwal Tabel kinerja yang baik pada kriteria harga, namun kinerja pada kriteria lainnya harga brokoli yang lebih murah yang masih sangat kurang sesuai dengan tentunya didukung juga oleh harga yang keinginan perusahaan. dapat dinegosiasikan hingga mencapai ANALISIS KINERJA PEMASOK PADA PT. BIMANDIRI AGRO SEDAYA DALAM AKTIVITAS PENGADAAN BROKOLI (Brassica oleracea var. italica L. Ayu Nurhusni. Kuswarini Kusno Tabel 6. Hasil Pengolahan Matriks Gabungan Antar Alternatif pada Seluruh Sub Kriteria Alternatif Yayang Ayi Ilham IDF PTA Kualitas Sesuai Standar Kualitas Konsisten Kuantitas Sesuai Pesanan Kuantitas Konsisten Pengiriman Tepat Waktu Kontinuitas Pengiriman Harga Kompetitif Negosiasi Harga 0,616 0,606 0,649 0,651 0,508 0,640 0,057 0,053 0,126 0,047 0,092 0,050 0,113 0,062 0,423 0,183 0,051 0,207 0,106 0,241 0,050 0,208 0,093 0,206 0,058 0,321 0,078 0,220 0,345 0,175 0,561 0,203 Hasil Sintesis Pembobotan Seluruh Elemen sebagai informasi dalam menentukan Tabel 7 menunjukkan bahwa Pak Yayang memiliki bobot akhir paling mengalokasikan pesanan. Tabel 8. Peringkat Kinerja Pemasok Brokoli pada PT. Bimandiri Agro Sedaya Persentase Pemasok Peringkat Bobot Brokoli Kinerja Pak Yayang 50,9% PTA 20,7% IDF 14,7% Pak Ayi 13,7% Ilham Pak Yayang sebagai pemasok brokoli dengan kinerja Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa ketiga pemasok lainnya perlu memasok brokoli. KESIMPULAN DAN SARAN Tabel 7. Hasil Sintesis Analisis Kinerja Pemasok Brokoli pada PT. Bimandiri Agro Sedaya Alternatif Nilai Bobot Pak Yayang 0,509 Pak Ayi Ilham 0,137 IDF 0,147 PTA 0,207 Kesimpulan Proses pembelian dalam pengadaan brokoli pada PT. Bimandiri Agro Sedaya terdiri atas enam proses, yaitu Berdasarkan hasil sintesis seluruh penilaian terhadap pemasok brokoli pada PT. Bimandiri Agro serta pembayaran kepada pemasok. Urutan peringkat pemasok brokoli tingkat kinerja masing-masing pemasok. dengan kinerja terbaik pada PT. Urutan peringkat kinerja pemasok brokoli Bimandiri Agro Sedaya adalah Pak dapat dilihat pada Tabel 8. Peringkat Yayang. PTA. IDF, dan Pak Ayi pemasok brokoli dengan kinerja terbaik penerimaan dan pengecekan brokoli, ke bobot terkecil yang merepresentasikan pengiriman brokoli oleh pemasok, dengan urutan dari bobot terbesar hingga penerimaan pesanan dari pelanggan. Sedaya, dapat Ilham. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 982-992 Prabowo. Analisis Kinerja Mitra Tani Tanaman Caisim di PT. Sayuran Siap Saji. Kabupaten Bogor. Jawa Barat. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Pujawan. , & Er. Supply Chain Management Edisi 3. Penerbit Andi. Purnomo. , & Sunardiansyah. Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk Evaluasi Pemasok Kayu pada Industri Furnitur. JISO: Journal Of Industrial And Systems Optimization, 4, 1Ae7. Saaty. , & Vargas. Models. Methods. Concepts & Applications of the Analytic Hierarchy Process. Springer Science & Business Media. Suliawati. Hernawati. , & Kafiati. Kriteria Evaluasi dan Peringkat Pemasok Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS pada PT. Sumber Sawit Makmur. SEMNASTEK UISU, 213Ae215. Winarso. , & Yasir. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier Produk Receiver Parabola dan Kipas Angin Pada Toko Irsan Jaya Rangkuti Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Jurnal Fasilkom, 9. , 464Ae475. Wulandari. Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier di PT . Alfindo Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Jurnal Sistem Informasi, 1. , 4Ae7. Saran Perusahaan menggunakan urutan peringkat pemasok brokoli yang telah diperoleh sebagai acuan saat melakukan pembelian dalam aktivitas pengadaan brokoli. DAFTAR PUSTAKA