Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Volume 7 Nomor 1 April 2022 Hal 35-46 https://journal. id/index. php/dynamika/issue/view/2267 ISSN 2548-7590 . edia onlin. ISSN 2598-392X . edia ceta. RANCANGAN BANGUN PEMISAH BIJI KOPI DENGAN SISTEM CYCLONE Andrean Van Halen 1. Oscar Pambudi Prakosa2. Perwita Kurniawan3. Adhi Setya Hutama4 1,2,3,4 Program Studi Perancangan Manufaktur Politeknik ATMI Surakarta. Surakarta. Indonesia Email: perwita. kurniawan@atmi. ABSTRACT The coffee destoner testing and analysis is carried out directly on the coffee destoner machine which has been realized by analyzing the efficiency, airflow and capacity of the coffee destoner machine with the best The coffee destoner uses a cyclone system to filter coffee beans with foreign materials. The calculations used to design the cyclone are the standard dimensions of the swift version of the general purpose. The selection of the general-purpose swift version is based on the particulate diameter of the coffee beans between 9 and 15 After obtaining the appropriate calculations, the coffee destoner design process with a cyclone system was carried out using solidworks software. The design realized in a prototype machine. Based on the results of research and testing, the speed of air flow to be able to lift coffee beans is 19. 5 m/s. In testing and analyzing the efficiency of the coffee destoner, the efficiency for the type of robusta coffee beans was obtained with an efficiency value of 86. This value is higher than the efficiency value of Arabica coffee beans of 82. This efficiency is quite good because data collection is carried out from the condition of pure coffee to the condition of coffee with impurities reaching 100 percent. The realized coffee destoner is capable of filtering coffee with a maximum capacity of 12 kg / hour. Keywords: destoner, cyclone, swift general purpose ABSTRAK Pengujian dan analisa pada mesin destoner kopi dilakukan secara langsung dengan menganalisa efisiensi permesinan, laju aliran udara, dan kapasitas mesin destoner dengan hasil terbaik. Mesin destoner kopi menggunakan sistem cyclone untuk menyaring biji kopi terhadap bahan asing. Perhitungan yang digunakan untuk merancang cyclone adalah dimensi standar dari versi swift-umum. Pemilihan versi swift-umum didasarkan pada diameter partikel biji kopi antara 9 dan 15 mm. Setelah mendapatkan perhitungan yang sesuai maka dilakukan proses perancangan mesin destoner kopi bersistem cyclone dengan menggunakan perangkat lunak Desain diwujudkan dalam sebuah purwarupa mesin. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian, kecepatan aliran udara untuk dapat mengangkat biji kopi adalah 19,5 m/s. Pada pengujian dan analisa efisiensi mesin penghancur kopi didapatkan efisiensi untuk jenis biji kopi robusta dengan nilai efisiensi sebesar 86,6%. Efisiensi ini cukup baik karena pendataan dilakukan dari kondisi kopi murni hingga kondisi kopi dengan pengotor mencapai 100 persen. Mesin destoner kopi yang dibuat mampu menyaring kopi dengan kapasitas maksimal 12 kg/jam. Kata kunci: destoner, cyclone, swift-umum PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil. Vietnam, dan Colombia. Dari total produksi yang dihasilkan sekitar 67% kopi diekspor dan sisanya 33% untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Tingkat konsumsi kopi di Indonesia sebesar 500 gram/kapita/tahun berdasarkan hasil survey LPEM UI (Lembaga Dikirim: 5 Maret 2022 Penelitian Ekonomi Manajemen Universitas Indonesi. Dengan begitu dalam kurun waktu 20 tahun konsumsi kopi akan mengalami peningkatan hingga mencapai 300 gram/kapita/tahun (Rahmato, dkk. , 2019: 2087Ae2. Proses panen dan pasca panen yang baik, meliputi pengolahan kopi yang tepat waktu, tepat cara dan tepat jumlah merupakan syarat dalam menenuhi konsumsi kopi di Diterima: 22 Maret 2022 Diterbitkan: 30 April 2022 Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 36 Indonesia. Kriteria pemilihan kualitas biji kopi meliputi aspek fisik, cita rasa, kebersihan. Upaya pemerintah dalam meningkatkan pemasaran biji kopi, sehingga diharapkan mampu meningkatan kualitas kopi dan menaikkan harga kopi di pasar (Asni, 2. Kopi yang diproses secara konvensional tidak melalui tahap sortasi oleh petani, sehingga sebagian kopi yang telah dipasarkan memiliki kualitas rendah (Ismayadi, dkk. , 2. Proses pengolahan yang kurang optimal akibat ketiadaan proses sortasi dapat diatasi dengan menggunakan mesin destoner kopi. Cara kerja dari mesin destoner adalah memisahkan biji kopi dengan material yang lain, sehingga diperoleh kualitas biji kopi yang sesuai dengan permintaan pasar. Mesin destoner kopi menggunakan sistem cyclone separator untuk menyaring kopi dari benda asing terutama debu. Parameter yang mempengaruhi kinerja dari cyclone adalah kecepatan gas masuk, ukuran partikel, dan jumlah putaran gas pada cyclone (Nur, dkk. 2020: 22-. Cyclone separator adalah unit operasi dust collector yang cara kerja menggunakan prinsip gaya sentrifugal dan digunakan untuk memisahkan gas dan material/debu yang terbawa dalam aliran (Sriyono, 2012: 215-. Cyclone separator lebih efisien jika bekerja pada tekanan rendah. Cyclone atau centrifugal separator terdiri dari 3 bagian yaitu (Coulson, dkk. , 1. Badan berbentuk silinder vertikal dengan bagian bawah berbentuk corong . , . Pipa inlet tangensial gas/fluida, . Pipa outlet pada bagian bawah untuk mengeluarkan partikulat hasil pemisahan, dan pipa outlet gas pada bagian atas untuk mengalirkan gas bersih. Perancangan destoner yang baik membutuhkan dasar perhitungan dan studi literatur dari penelitian sebelumnya. Sehingga memperkecil kemungkinan kesalahan pada proses desain dan realisasi. Pendekatan yang umum digunakan untuk menentukan dimensi cyclone adalah Lapple. Stairmand, dan Swift (Wang, dkk. , 2. Hasil dari analisa destoner kopi adalah untuk menentukan efisiensi, airflow, dan kapasitas mesin yang dibutuhkan. METODE Metode merancang destoner kopi adalah dengan melakukan perhitungan, desain, dan mencari data yang sesuai pada literasi dan jurnal Penelitian dilakukan secara langsung pada destoner kopi yang telah dibuat. Adapun langkah penelitian ditunjukkan pada Gambar 1. Gambar 1. Alur Penelitian Alat dan bahan yang digunakan untuk realisasi dan penelitian destoner kopi yaitu: Perangkat lunak solidworks, . Laptop, . Mesin manufaktur, . Anemometer, . Timbangan, . Stopwatch, . Bahan Mild Steel. Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 37 PROSES DESAIN Tahap awal mendesain destoner kopi yaitu dengan melakukan identifikasi kebutuhan dari mitra industri, menentukan tingkat kepentingannya dan membuat requirement list dari mitra industri. Requirement list digunakan untuk menentukan desain dan realisasi destoner kopi. Berikut ini merupakan Tabel 1 yang merupakan requirement list dari PT Patmanunggal Reka Abadi untuk proses desain dan realisasi destoner kopi. Tabel 1. Requirement List Requirement List Dapat memisahkan Dimensi tinggi maksimal Mudah dalam perawatan Operator 1 orang Kapasitas produksi 12kg/jam Bahan dari Mild Steel desain dan pembuatan destoner kopi yang sesuai dengan permintaan mitra industri. Berikut morfologi desain yang digunakan, ditunjukkan pada Tabel 2. Sedangkan untuk alternatif desain disajikan pada Tabel 3. Konsep mendesain dan merancang destoner kopi sesuai dengan kebutuhan mitra industri. Requirement list dari mitra industri dapat dijadikan acuan untuk mendesain destoner Studi literatur yang telah digunakan dapat menjadi tambahan teori dasar. Berikut konsep dari destoner kopi yang ditunjukkan pada Gambar 2. Tingkat Kepentingan Keterangan: 5 = Sangat penting 4 = Penting 3 = Rata-rata 2 = Kurang penting 1 = Tidak penting Berdasarkan requirement list dari pihak mitra insdustri, maka syarat utama menjadi prioritas dalam pembuatan desain fungsi utama kopi dapat terpisah dari massa pengotor . Dimensi mendapatkan tingkat kepentingan . karena batasan dimensi sama dengan mesin cyclone terdahulu. Tingkat kepentingan yang lain menyesuaikan dua tingkat kepentingan utama, yaitu terkait kapasitas dan kemudahan baik dari segi perawatan dan pengoperasian. Material yang digunakan tidak menjadi prioritas utama karena mesin masih berstatus Tahap selanjutnya adalah morfologi desain digunakan untuk membantu dalam Gambar 2. Konsep Desain Destoner Kopi Pada alternatif konsep 1 dengan menggunakan cyclone dari swift-umum memiliki konsep yang sederhana. Bentuk dari cyclone swift-umum dapat mengangkat partikel berukuran 0-20mm dan pipa inlet berbentuk balok pipih untuk mencegah pressure drop airflow sehingga biji kopi dapat terangkat dengan sempurna. Konsep ini mempermudah dalam melakukan perawatan dan mudah dibersihkan. Tahap selanjutnya adalah penilaian pada ketiga variasi tersebut. Aspek yang dinilai ada 2 macam yaitu aspek penilaian teknis dan aspek penilaian ekonomi. Aspek penilaian teknis meliputi pencapaian fungsi, kemudahan operasional, keamanan konstruksi, kemudahan pembuatan, kemudahan maintenance dan kemudahan dalam membersihkan, disajikan pada Gambar 3 dan Tabel 4. Sedangkan aspek penilaian ekonomi meliputi biaya material. Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 38 biaya operasional, biaya perawatan, biaya perancangan dan biaya fabrikasi, disajikan Tabel 2. Morfologi Desain Sub fungsi Hopper Saluran Inlet Cyclone Saluran Outler Stand Destoner Container Coffee Keterangan: = Konsep 1 pada Gambar 4 dan Tabel 5. Alternatif 1 = Konsep 2 Alternatif 2 = Konsep 3 Alternatif 3 Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 39 Tabel 3. Alternatif Desain Sub. Fungsi Hopper Saluran Inlet Cyclone Saluran Outlet Stand Destoner Container Coffee Konsep 1 Bentuk Limas Bentuk Balok Pipih Desain Swift-umum Bentuk Tabung Pipa Square Bentuk Tabung Penilaian Teknis Gambar 3. Kriteria Teknis Tabel 4. Pembobotan Teknis Kriteria Jumlah Hasil Konsep 2 Bentuk Prisma Bentuk Balok Desain Pratter 5 Bentuk Tabung Pipa Square Bentuk Tabung Konsep 3 Bentuk Konus Bentuk Tabung Desain Pratter 5 Bentuk Tabung Kanal C Bentuk Kubus ditunjukkan pada Gambar 5. Berdasarkan penilaian aspek teknis dan penilaian aspek ekonomi yang telah dihitung, disimpulkan bahwa variasi konsep 1 adalah yang terbaik dan menjadi acuan untuk mendesain mesin destoner kopi. Desain cyclone pada mesin destoner kopi menggunakan versi swift penggunaan umum. Perancangan mesin destoner kopi yang baik membutuhkan dasar perhitungan dan studi Pendekatan yang umum digunakan untuk menentukan dimensi cyclone adalah Lapple. Stairmand dan Swift (Wang dkk, 2. Penilaian Ekonomi Gambar 4. Kriteria Ekonomi Tabel 5. Pembobotan ekonomi Kriteria Jumlah tiap Hasil Adapun hasil penilaian teknis dan ekonomi disajikan pada Tabel 6 dan Tabel 7. Sedangkan untuk hasil grafik rating evaluasi Gambar 5. Grafik Rating Evaluasi Pemilihan dimensi ditunjukkan pada Tabel 8. Diameter partikulat 0-20 mm lebih tepat menggunakan cyclone Swift-umum, sedangkan untuk diameter partikulat 20-100 mm menggunakan cyclone Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 40 Swift-laju aliran tinggi (Kurniawan dkk, 2012: D145-D. Biji kopi memiliki ukuran 9-15 Ukuran biji kopi dapat dilihat pada Tabel Tabel 9. Ukuran Biji Kopi Jenis Biji Kecil Sedang Kopi . Robusta Arabika Berdasarkan ukuran biji kopi pada tabel 9, maka standart untuk merancang cyclone pada mesin destoner kopi menggunakan versi Swift penggunaan umum karena diameter biji kopi kurang dari 20 mm. Laju alir volumentrik (Q) pada penelitian mesin destoner kopi berdasarkan kapasitas blower adalah 413-969 m3/jam. Hasil perhitungan dimensi mesin destoner kopi dapat dilihat pada Tabel 10. Besar . Tabel 6. Penilaian Teknis Aspek Penilaian Pencapaian fungsi Kemudahan operasional Keamanan konstruksi Kemudahan pembuatan Kemudahan Kemudahan Nilai total Nilai teknis Presentase (%) Peringkat Bobot Konsep 1 Nilai BxN Konsep 2 Nilai BxN Konsep 3 Nilai BxN Nilai Ideal Nilai BxN Tabel 7. Penilaian Ekonomi Bobot Aspek Penilaian Biaya material Biaya operasional Biaya perawatan Biaya perancangan Biaya fabrikasi Nilai total Nilai teknis Presentase (%) Peringkat Konsep 1 Nilai B x N Konsep 2 Nilai B x N Konsep 3 Nilai B x N Nilai Ideal Nilai B x N Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 41 Tabel 8. Dimensi Standar Cyclone Lapple Swift Hubungan Umum Q/Dc2 a/Dc b/Dc H/Dc h/Dc De/Dc B/Dc S/Dc OIH Versi Stairmand Swift Penggunaan Efisiensi Tinggi Nilai Tabel 10. Hasil Perhitungan Dimensi Cyclone Dimensi Hasil Diameter (D. Tinggi inlet . Lebar inlet . Panjang total (H) Panjang tabung . Diameter pipa outlet (D. Diameter lubang bawah (B) Jarak pipa inlet (S) Panjang konus . Penurunan tekanan . Hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan, dimensi untuk diameter saluran outlet (D. dan panjang saluran outlet (S) terdapat variasi. Dimensi untuk diameter saluran outlet (D. divariasi menjadi 100 mm dan dimensi untuk panjang saluran outlet (S) divariasi menjadi 580 mm. Panjang saluran outlet (S) divariasi menjadi lebih panjang karena saluran outlet (S) yang lebih pendek mengakibatkan kopi akan terangkat keluar dari cyclone melalui saluran outlet. Diameter saluran outlet divariasi menjadi lebih kecil, karena diameter yang sesuai dengan perhitungan tidak ada dipasaran. Stairman Swift Laju Aliran Tinggi Gambar 6. Variasi Dimensi Perhitungan yang sudah dilakukan digunakan untuk membuat desain mesin destoner kopi. Pembuatan mesin destoner kopi didesain menggunakan perangkat lunak Solidworks. Berikut bagianAebagian pada mesin destoner kopi yang ditunjukkan pada Gambar 7 sampai dengan Gambar 14. Hopper Hopper adalah komponen pada mesin destoner kopi sebagai wadah masuknya biji kopi dan massa pengotor . anting, batu, dan bau. sebelum terjadi pemilahan di cyclone. Gambar 7. Hopper Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 42 Saluran Inlet Saluran Inlet berfungsi sebagai unit untuk pengambilan dan menyalurkan kopi dan debu yang tersedot karena adanya mekanisme vakum dari blower. Blower Blower berfungsi sebagai unit digunakan untuk menaikkan atau memperbesar tekanan udara atau gas yang akan dialirkan dalam suatu ruangan tertentu juga sebagai pengisapan atau pemvakuman udara atau gas tertentu. Gambar 8. Saluran Inlet Gambar 11. Blower Cyclone Cyclone berfungsi sebagai unit pemisah antara biji kopi dan debu dengan menggunakan prinsip gaya sentrifugal dengan airflow masuk secara tangensial yang mengakibatkan airflow membentuk putaran dan akan menjauh dari sumbu cyclone dan prinsip gravitasi mendorong biji kopi menuju container kopi. Container Coffee Container Coffee berfungsi sebagai unit penampung biji kopi yang bersih yang terbebas dari debu maupun batu. Gambar 12. Container Coffee Saluran Outlet Unit yang berfungsi sebagai tempat untuk menyalurkan pembuangan debu yang terpisah dari biji kopi atau bisa disebut vortex Control Panel Control Panel berfungsi sebagai unit untuk mengontrol mesin destoner kopi, seperti untuk menghidupkan daya dan mengatur kevepatan putaran pada blower. Fungsi lain sebagai tempat komponen listrik sehingga dibutuhkan wiring untuk menyambungkan komponen satu dengan komponen yang Gambar 10. Saluran Outlet Gambar 13. Control Panel Gambar 9. Cyclone Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 43 Stand Destoner Stand Destoner berfungsi sebagai penompang dan dudukan komponen maupun unit yang berada dalam mesin destoner kopi. laser cutting, bending, dan pengelasan. Setelah proses permesinan selesai, proses selanjutnya adalah pengecatan komponen. Setelah proses pengecatan selesai, mesin destoner kopi dirakit dan siap untuk diuji coba. Mesin destoner kopi yang telah dirangkai dapat dilihat pada gambar Gambar 14. Stand Destoner Assy Destoner Gambar dari desain mesin destoner kopi yang telah dirangkai dapat dilihat di gambar Gambar 16. Purwarupa Mesin Destoner Kopi Gambar 15. Desain Mesin Destoner Kopi HASIL DAN PEMBAHASAN Pembuatan Destoner Kopi Proses pembuatan mesin destoner kopi dilakukan di PT Patmanunggal Reka Abadi. Hasil dari desain 3D yang sudah dibuat didrafting menjadi gambar 2D dan diajukan kepada bagian desain PT Patmanunggal Reka Abadi. Setelah mendapat persetujuan dari bagian desain, gambar 2D diajukan kepada bagian produksi dan purchasing untuk proses produksi dan pembelian barang. Proses pertama pembuatan mesin destoner kopi adalah proses permesinan seperti Analisa Destoner Kopi Analisa dan pengujian mesin destoner kopi akan dilakukan secara langsung pada mesin yang telah dibuat. Analisa dilakukan untuk mengetahui: airflow, efisiensi dan kapasitas mesin pada mesin destoner kopi. Berikut analisa untuk mesin destoner kopi: Variabel bebas: - Jenis kopi yang dianalisa adalah arabika dan robusta - Massa Pengotor . gram, 75 gram, 50 gram, 50 gra. Variabel tetap: - Massa kopi - Airflow 100 % - Kopi yang terlah di-roasting Pengujian Airflow Pengujian dan analisa airflow dilakukan dengan menggunakan alat bantu anemometer. Pengujian menggunakan kopi murni tanpa pengotor. Hasil pengujian yang disajikan pada Tabel 11 menunjukan bahwa kopi akan terangkat masuk Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 44 dengan optimal menuju cyclone dengan kecepatan 19,5 m/s (Kecepatan maksima. Pada kecepatan tersebut kopi mampu terangkat sebesar 96 gram. Kopi yang tidak terangkat memiliki dimensi dan massa jenis yang tidak Terdapat kopi yang masih memiliki kulit ari. Tabel 11. Airflow Kondisi Airflow Inverter 5 m/s 5 m/s 2 m/s 9 m/s Massa Kopi Terangkat 92 gram 25 gram 0 gram 0 gram Efisiensi Destoner Kopi Pengujian dan analisa efisiensi destoner kopi dilakukan untuk mengetahui kerja mesin dalam memisahkan benda asing seperti batu, baut, kerikil dengan biji kopi yang sudah diTabel 12. Efisiensi Destoner Massa Jenis dan Massa Kopi Pengotor . Robusta roasting 100 Arabika roasting 100 Berikut hasil yang telah diuji dan dianalisa, ditunjukkan pada Tabel 12. Pada pengujian dan analisa efisiensi destoner kopi 100 gram, kopi tanpa pengotor . memiliki efisiensi lebih tinggi daripada kopi dengan pengotor. Pada hasil Tabel 14, jenis kopi robusta roasting dengan massa kopi 100 gram memiliki efisiensi tertinggi yaitu sebesar 96 persen dan rata-rata efisiensi pada 5 pengujian untuk jenis kopi robusta dengan massa 100 gram adalah 86,6 Sedangkan jenis kopi arabika roasting dengan massa kopi 100gram memiliki efisiensi tertinggi yaitu sebesar 93 persen dan rata-rata efisiensi pada 5 pengujian untuk jenis kopi arabika roasting dengan massa 100 gram adalah 82,8 persen. Hasil dari pengujian dan analisa yang telah dilakukan, efisiensi destoner untuk jenis kopi robusta lebih tinggi daripada jenis kopi arabika. Tertinggal di Tersaring di inlet . Kopi Pengotor Kopi Pengotor Kapasitas Mesin Destoner kopi yang telah didesain dan direalisasikan memiliki kapasitas 12 kg. Hasil dari pengujian yang telah dilakukan, biji kopi 100 gr yang tersaring dari hopper menuju bak penampungan membutuhkan waktu 30 detik. Sehingga mendapatkan hasil sebagai berikut: Kapasitas Mesin: 100 gram/0,5 menit : 100 gram/0,5 menit x 60 : 12000 gram/jam : 12 kg/jam Efisiensi (%) Rata-rata Efisiensi (%) SIMPULAN Mesin yang dikembangkan di PT Patmanunggal Reka Abadi masih mengacu pada uji coba dengan meniru negara lain dan masih menggunakan metode trial and error tanpa menggunakan perhitungan yang tepat dan literasi. Sehingga blower yang dipilih tidak sesuai dengan kebutuhan dan mengakibatkan biaya menjadi mahal. Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 45 Pada penelitian ini telah dikembangkan destoner kopi dengan sistem cyclone baru yang telah dianalisa dan sesuai dengan literasi sehingga diperoleh mesin yang optimal, perhitungan yang sesuai, blower yang sesuai dan lebih efisien. Blower yang digunakan untuk cyclone bekerja efektif pada kapasitas 100 persen. Efisiensi penyaringan kopi mencapai 86,6 persen pada robusta dan 82,8 persen pada arabika. Berdasarkan kerja cyclone dan efisiensi penyaringan kopi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa destoner kopi memiliki desain cyclone yang lebih baik dari mesin sebelumnya Berdasarkan pengolahan, pengujian dan analisa data yang telah dilakukan, kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian AuRancang Bangun Pemisah Biji Kopi dengan Sistem CycloneAy adalah sebagai berikut. Perhitungan dan desain pada destoner kopi dengan sistem cyclone dapat menggunakan tabel dimensi standart cyclone versi swift penggunaan umum. Pemilihan versi swift penggunaan umum berdasarkan ukuran dari biji kopi 0-20 mm. Pengujian dan Analisa Efisiensi Destoner Kopi, pada kondisi aktual, destoner kopi hanya menyaring benda asing sebesar 0-25 gram. Pada penelitian AuRancang Bangun Pemisah Biji Kopi dengan Sistem CycloneAy, penelitian dan pengujian dilakukan dengan kondisi yang lebih bervariatif dan lebih Pada penelitian yang telah dilakukan, semakin banyak jumlah kapasitas benda asing, kopi yang tertinggal di saluran inlet akan semakin banyak karena kopi akan terhalang oleh benda asing seperti batu, kerikil, komponen lainnya, dan menyebabkan efisiensi destoner kopi akan rendah. Efisiensi destoner kopi untuk jenis biji kopi robusta lebih tinggi dengan efisiensi 86,6% daripada efisiensi biji arabika dengan efisiensi 82,8 %. Airflow, kopi dapat terangkat ketika inverter pada posisi 100% . ecepatan 19,5 m/. , artinya proses desain, perhitungan, dan pemilihan komponen dapat menghasilkan mesin destoner kopi yang optimal. DAFTAR RUJUKAN Asni. Teknologi Pengolahan Kopi Cara Basah Untuk Meningkatkan Mutu Kopi Ditingkat Petani. Diakses pada Maret http://jambi. id/ind/i php/inovasi-teknologi/638teknologi-pengolahan-kopi-cara-basahuntuk-meningkatkan-mutu-kopiditingkat-petani. Caulson. Richardson. Backhurst. & Harker. Chemical Engineering: Particle Technology and Separation Processes. Oxford: Pergamon Press. Ismayadi. C & Zaenudin. Pola produksi, investasi jamur dan upaya pencegahan kontaminasi ochratoxin-A pada kopi Indonesia. Simposium Kopi. KIKP Pertanian. Kurniawan. A & Wirasembada. Penentuan Efektivitas Desain Unit Cyclone untuk Mereduksi Partikulat Di Udara. Proceeding Annual Engineering. Yogyakarta: Deepublish. Molek. Ranelda. & Syaiful. Performa cyclone dan penangkap debu pada pabrik semen. Jurnal Teknik Kimia. Volume. Nomor 1, 22-26. Andini. J & Rachmanto. Sistem Pendukung Keputusan Kualitas Biji Kopi Dengan Metode Ahp (Analytical Hierarchy Proces. Studi Kasus Cafe Kaki Bukit Lembang. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi. Volume 9. Nomor 1, 49-52. Sriyono. Analisis Dan Pemodelan Cyclone Separator Sebagai Prefilter Debu Karbon Pada Sistem Pemurnian Helium Reaktor Rgtt200k. Prosiding Seminar Nasional ke-18 Teknologi dan Keselamatan PLTN Serta Fasilitas Nuklir, 215 -226. Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. Volume 7. Nomor 1. April 2022 | 46 Wang. Pereira. , & Hung. Air Pollution Control Engineering. New Jersey: Humana Press.