SINTECH JOURNAL | ISSN 2598-7305 | E-ISSN 2598-9642 Vol. 5 No 1 Ae April 2022 | https://s. id/sintechjournal DOI : https://doi. org/10. Publishing : DRPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE SISTEM INFORMASI PRODUK PERTANIAN KABUPATEN BULELENG Luh Joni Erawati Dewi1. Ketut Agus Seputra2. I Nyoman Saputra Wahyu Wijaya3 1,2,3 Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana No. Banjar Tegal. Singaraja. Kabupaten Buleleng. Bali 81116. Indonesia erawati@undiksha. id1, agus. seputra@undiksha. id2, wahyu. wijaya@undiksha. Received : November, 2022 Accepted : April, 2022 Published : April, 2022 Abstract The availability of accurate and up-to-date agricultural data is very much needed for agricultural development in Buleleng district. This data requirement can be facilitated by utilizing information and communication technology. The purpose of this research is to create a mobile-based Agricultural Product Information System (SIPROTANI) application. The SIPROTANI mobile application was developed following the agile software development model scrum. The data requirements for the system were obtained in collaboration with the Buleleng district agriculture office. Users of mobile-based SIPROTANI are Field Agricultural Extension (PPL) and administrators. Functions that have been developed in SIPROTANI are displaying and managing agricultural products in Buleleng Regency, managing farmer group data, managing farmer data, searching for agricultural product data, and displaying product reports. agriculture according to the criteria of product type, location, . harvest date. It is hoped that with this system. Buleleng Regency has accurate, up to date data related to agricultural products in Buleleng. In addition, this system can be used as a model for other districts in Bali and other regions in Indonesia. In the future, this system can be developed into e-commerce that connects farmers as producers and the community/stakeholders as consumers, so that the distribution chain of product marketing can be cut. Farmers will get a fair price for their products and consumers will get good quality products at a commensurate price. Keywords: agile, mobile app, agriculture, product Abstrak Ketersediaan data pertanian yang akurat dan mutakhir sangat dibutuhkan untuk pembangunan pertanian di kabupaten Buleleng. Kebutuhan data ini bisa difasilitasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat aplikasi Sistem Informasi Produk Pertanian (SIPROTANI) berbasis mobile. Aplikasi mobile SIPROTANI dikembangkan dengan mengikuti agile software development model scrum. Kebutuhan data pada system diperoleh dengan bekerja sama dengan dinas pertanian kabupaten Buleleng. Pengguna dari SIPROTANI berbasis mobile adalah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan administrator Fungsi yang telah dikembangkan pada SIPROTANI adalah menampilkan dan mengelola produk-produk pertanian di Kabupaten Buleleng, mengelola data kelompok tani, mengelola data petani, pencarian data produk pertanian, dan menampilkan laporan produk pertanian sesuai kriteria jenis produk, lokasi, . tanggal panen. Diharapkan dengan adanya system ini. Kabupaten Buleleng mempunyai data akurat, up to date terkait dengan produkproduk pertanian yang ada di Buleleng. Selain itu, system ini bisa digunakan sebagai percontohan untuk kabupaten lainnya di Bali maupun daerah lainnya di Indonesia. Ke depannya sistem ini bisa 66 | SINTECH Journal dikembangkan menjadi e-commerce yang menghubungkan petani selaku produsen dan masyarakat/stake holders selaku pihak konsumen, sehingga rantai distribusi pemasaran produk bisa Petani akan mendapat harga yang layak untuk produknya dan konsumen akan mendapatkan produk berkualitas bagus dengan harga yang sepadan. Kata Kunci: agile, aplikasi mobile, pertanian, produk PENDAHULUAN Teknologi informasi dan komunikasi sudah banyak diterapkan di bidang pertanian. Pengembangan aplikasi berbasis web untuk mendokumentasikan produk-produk pertanian maupun e-commerce sudah dilakukan oleh beberapa peneliti. Ae. Penelitian dengan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk bidang pertanian juga sudah dilakukan oleh Amalia. Oscar Rahman dan Roni Surahman untuk mendapatkan angka kelayakan hasil panen . Sistem Informasi Produk Pertanian (SIPROTANI) Kabupaten Buleleng Berbasis Web telah dikembangkan. Pengguna SIPROTANI adalah masyarakat umum, tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan administrator yang berasal dari pihak Dinas Pertanian. PPL melakukan input data ke system terkait data produk pertanian yang ada di wilayah kerjanya. Masyarakat bisa melihat data produk pertanian yang ada di Kabupaten Buleleng, bisa mencari produk berdasarkan kriteria nama produk, perkiraan tanggal panen, kapasitas panen, lokasi panen, sehingga bisa melakukan pemesanan dengan menghubungi kontak petani yang tersedia. Administrator bertugas untuk mengelola data PPL dan juga bisa menampilkan laporan pertanian di Kabupaten Buleleng. SIPROTANI tidak menangani tentang pemesanan atau pembayaran online. Sistem Informasi Produk Pertanian (SIPROTANI) berbasis mobile merupakan pengembangan lanjut dari SIPROTANI berbasis web. Urgensi pengembangan SIPROTANI versi mobile disebabkan oleh para tenaga PPL telah terbiasa menggunakan smartphone dan menginginkan agar SIPROTANI ini bisa dengan mudah dipakai dengan hanya mengklik icon yang tersedia pada layar telepon dan selanjutnya menjalankan fungsinya untuk mengelola data produk pertanian di wilayahnya. Akses dari browser dirasakan belum cukup nyaman mengingat para tenaga PPL ini berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda, dan juga faktor usia yang mempengaruhi pemahaman mereka terhadap system informasi berbasis komputer. Informasi ini didapatkan dari wawancara dengan Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng. SIPROTANI berbasis mobile ini digunakan utk pertanian yang ada di kabupaten Buleleng baik jenis produknya, kapan mulai tanam, luas tanam, kapan perkiraan panen, kapasitas Diharapkan sistem ini akan bermanfaat dalam menampilkan kondisi terkini dari pertanian di Kabupaten Buleleng dan juga untuk perencanaan pembangunan khususnya pertanian di kabupaten buleleng untuk tahuntahun berikutnya. Berdasarkan uraian di atas, permasalahan yang ingin dicarikan solusinya dalam penelitian ini adalah: bagaimanakah rancang bangun dan implementasi aplikasi mobile SIPROTANI Kabupaten Buleleng, serta bagaimanakah hasil ujicoba aplikasi mobile SIPROTANI Kabupaten Buleleng untuk mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah termasuk dalam penelitian pengembangan . esearch and Metode sistem/aplikasi menggunakan Agile Software Development. Agile Software Development muncul dari dasar konsep Rapid Application Development (RAD). Model RAD ini sangat cocok dipakai untuk pengembangan perangkat lunak apabila memenuhi kriteria anggota tim perangkat lunak sejenis, pengembang sudah memiliki komponen-komponen sistem yang bisa digunakan kembali dalam proyek tersebut . , . Pada Agile Software Development, interaksi antar-anggota tim dan pelanggan dianggap sebagai hal yang penting lebih dari perangkat atau proses pengembangan SINTECH Journal | 67 perangkat lunak. Hal ini ditujukan agar pengembangan bersifat sangat tangkas dalam menangani perubahan yang terjadi. Penelitian ini mengikuti agile software development model scrum. Model scrum banyak digunakan dalam pengembangan sistem . Ae. Pada scrum semua tim yang terlibat di dalam proyek bekerja secara overlapping . umpang tindi. sesuai dengan kebutuhan sumber daya pada meningkatkan kecepatan pengembangan dan Peranan setiap tim di dalam model scrum telah ditentukan. Proses Scrum bisa dilihat pada Gambar 1. Gambar 1 Proses Scrum atau Sprint Cycle. Input dari proses scrum adalah product backlog yang berisikan fitur-fitur produk yang diinginkan, catatan pengguna, kebutuhan pengguna, peningkatan rekayasa. Pemilik produk memeriksa apakah product backlog tersebut sesuai dengan produk yang diinginkan. Pengerjaan produk dibagi menjadi beberapa bagian . yang lebih kecil. Pemilik produk kemudian menyusun prioritas pengerjaan produk bersama tim scrum. Tim kemudian bekerja, melakukan sprint yang pertama. Lama satu sprint sekitar 2 Ae 4 minggu. Selama proses sprint, setiap hari diadakan meeting pendek untuk memantau kemajuan proyek atau mungkin menyusun prioritas ulang pekerjaan. Catatan selama sprint disimpan dalam sprint Pada akhir sprint dilakukan review yang melibatkan seluruh tim, dengan tujuan untuk mengetahui kemajuan produk, dan juga menyusun product backlog yang akan menjadi input untuk sprint berikutnya. Pada akhir sprint jika produk yang dihasilkan sudah sesuai dengan product backlog maka produk bisa Data dalam penelitian ini mencakup data kualitatif dan data kuantitatif. Data kebutuhan fungsional sistem diperoleh dari wawancara dan diskusi antara mitra Dinas Pertanian kabupaten Buleleng dengan Tim peneliti yang ditulis dalam product backlog. Data untuk uji usability diperoleh dari saran/masukan dari responden terhadap SIPROTANI berbasis Data kuantitatif untuk uji usability adalah data yang didapatkan dari penyebaran kuesioner kepada responden berupa tingkat usability dengan metode System Usability Scale (SUS). System Usability Scale (SUS) merupakan suatu pengujian dengan menyediakan alat ukur yang Auquick and dirtyAy dan dapat diandalkan yang didasari dari sisi pengguna. Ae. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil SIPROTANI berbasis mobile mempunyai 2 tipe pengguna yaitu, admin dan PPL. PPL bisa mengelola data petani . , mengelola data produk pertanian, mempublish data, mencari data, menampilkan laporan sesuai kriteria yang dipilih. PPL bisa melakukan fungsifungsi tersebut setelah log in sukses. Admin adalah pengguna system dengan level paling atas, di mana admin pada aplikasi mobile SIPROTANI bisa melakukan fungsi yang bisa dilakukan oleh PPL. Daftar kebutuhan fungsional system untuk pengguna PPL bisa dilihat pada tabel 1 berikut Tabel 1 Kebutuhan Fungsional Sistem 68 | SINTECH Journal Kebutuhan fungsional Login ke SIPROTANI Input penjual Update data penjual Mencari data penjual Delete data penjual Tambah hasil panen . ersimpan sbg draf. Hapus data panen Mempublish hasil panen agar terlihat di laporan produk . ilih produk tekan menu publis. Menampilkan laporan panen . isa berdasarkan tanggal, komoditi, kecamatan, des. Log out SINTECH Journal | 69 Selain kebutuhan fungsional, juga terdapat kebutuhan non fungsional, yaitu terkait usability system, di mana system memiliki tampilan yang user friendly, sehingga mudah Interaksi antara pengguna dan system digambarkan dalam bentuk diagram use case seperti pada Gambar 2 berikut. Gambar 2 Diagram use case aplikasi mobile SIPROTANI Aplikasi mobile dikembangkan menggunakan framework flutter dengan arsitektur ModelAe viewAeviewmodel (MVVM), seperti terlihat pada Gambar 3. MVVM digunakan dengan beberapa Pertama, developer dapat berkolaborasi sesuai dengan fokus pekerjaan masing-masing. Kedua, menghindari duplikasi kode pada beberapa fungsi yang berkaitan. Terakhir pengujian dapat dilakukan dengan mudah antara logika aplikasi dan UI. Sumber data diperoleh dari modul services yang bertindak sebagai model. Terdapat dua jenis sumber data yakni data user yang diperoleh melalui API Laravel dan data lokal berupa name, email, photo, dan token yang tersimpan temporari memori pada package shared Pertukaran data dengan API Laravel dilakukan dalam bentuk json melalui package http. Token yang diperoleh pada saat login pertama kali tersimpan pada memori, kemudian disisipkan pada header http request sehingga pertukaran data dapat terjadi secara Proses pertukaran data dengan token menjadi kebutuhan standar dalam pertukaran data melalui API services. Selama fase pengembangan, juga dilakukan uji black box, yang dilakukan oleh tim pengembang dan Beberapa antarmuka SIPROTANI berbasis mobile dapat dilihat pada Gambar 47. Gambar 3. Arsitektur MVVM SIPROTANI Gambar 4 adalah tampilan halaman login, di mana pada halaman ini pengguna PPL memasukkan username dan passwordnya sendiri yang sudah terdaftar pada sistem. Jika username dan password valid maka pengguna PPL akan diarahkan ke halaman dashboard 70 | SINTECH Journal Gambar 5 adalah tampilan halaman beranda, di mana pada halaman ini ditampilkan produk pertanian dengan tanggal perkiraan panen Gambar 6 adalah tampilan halaman data panen, di mana pada halaman ini ditampilkan produk pertanian yang sedang panen. terhadap sistem yang telah diimplementasikan. Perhatian pada kemudahan dalam penggunaan Gambar 4. Halaman Login Gambar 6. Data Panen Gambar 5. Beranda PPL Gambar 7 adalah tampilan halaman input panen, di mana pada halaman ini PPL menginputkan data produk pertanian dengan perkiraan jumlah/kapasitas panen, tanggal panen, harga produk dan tanggal berlakunya Uji Usability Pengujian Usability mengetahui tingkat kemudahan penggunaan Gambar 7. Input Panen sistem diperlukan agar pengguna dapat menerima sistem yang ditawarkan. Untuk mengukur tingkat kebergunaan SIPROTANI berbasis mobile digunakan kuesioner SUS. Dari SINTECH Journal | 71 kuesioner yang disebar kepada para PPL, didapatkan data seperti pada tabel 3 berikut. Tabel 3 Hasil kuesioner pengujian SUS Pernyataan ke Responden ke Tabel 4 Hasil kuesioner pengujian SUS setelah konversi Pernyataan ke TOTAL AKHIR SKOR Ket. Rs = Responden. TS = Total Skor Berdasarkan tabel 3 dan tabel 4, dihitung nilai usability dengan rumus: Usability = Usability = = 66 2 Pembahasan Berdasarkan perhitungan, nilai usability SIPROTANI berbasis mobile adalah 66. Grafik kinerja SUS dari SIPROTANI bisa dilihat pada Gambar 8. Gambar 8. SUS Performance Chart Nilai SUS yang diperoleh pada evaluasi usability pada SIPROTANI sebesar 66 yang artinya nilai ini berada pada skala AuOKAy. Dengan memperoleh skala AuOKAy dapat dikatakan bahwa SIPROTANI masih bisa untuk digunakan menurut responden. Skala grade yang diperoleh berada pada grade C, dapat diartikan bahwa sistem ini menunjukkan kinerja ratarata. Dari sisi acceptable. SIPROTANI Audapat marginalAy. 72 | SINTECH Journal Dari hasil SUS yang diperoleh yaitu sebesar 66, masih di bawah 68, sehingga bisa dikatakan SIPROTANI berbasis mobile ini mempunyai usability sistem di bawah rata-rata. Jika dikaitkan antara skor dan pernyataan yang ada pada kuesioner, selisih respon pengguna dengan nilai lebih dari 1, terdapat pada kuesioner nomor 2,4,9, dan 10. Pernyataan ini terkait dengan pengguna belum percaya diri menggunakan sistem ini, masih menganggap sistem ini rumit dan membutuhkan bantuan teknis ke depannya. Oleh karena itu. SIPROTANI berbasis mobile ini memerlukan tindak lanjut penggunaan sistem maupun perbaikan user interface sistem. KESIMPULAN SIPROTANI berbasis mobile merupakan kelanjutan dari SIPROTANI berbasis web. SIPROTANI mobile digunakan oleh pengguna PPL Administrator. Perancangan SIPROTANI mobile digambarkan dengan diagram usecase dengan dua actor dan beberapa use case yang terlibat untuk masingmasing actor. SIPROTANI mobile digunakan oleh dua actor/pengguna yaitu PPL dan Administrator. Use case yang ada didalamnya adalah log in, mengelola data petani/penjual, mengelola kelompok tani, mengelola produk pertanian, membuat laporan, melakukan pencarian data, mempublish hasil panen, dan Pengembangan SIPROTANI berbasis mobile membutuhkan perangkat keras dan perangkat komputer/Laptop minimal Intel I3 10gen, 500 SSD dan 8 GB RAM dan spesifikasi software Sistem Operasi Windows 10. Aplikasi mobile dibuat dengan Flutter Framework 2. Server Operating System linux. Apache 2. PHP Version 7. MySQL Version 10. 40MariaDB-log-cll-lve, aplikasi mobile min Android 8. 0, 1GB RAM. Kode program diorganisasikan dalam modul-modul yaitu: modul dashboard, modul panen, modul input penjual, modul input kelompok. Modul panen mencakup login page dan beranda, modul panen mencakup pengelolaan produk-produk pertanian, modul input penjual mencakup pengelolaan data petani. , modul input kelompok mencakup pengelolaan data kelompok tani. Uji coba SIPROTANI berbasis mobile dilakukan selama pengembangan masing-masing modul dengan melakukan pengujian blackbox. Pengujian black box ini dilakukan oleh tim peneliti bersama dengan dua orang mahasiswa untuk masing-masing modul. Uji coba usability SIPROTANI berbasis mobile dilakukan dengan menyebarkan kuesioner SUS kepada pengguna system yaitu PPL sebanyak lima orang. Dari kuesioner SUS tersebut diperoleh nilai usability Dari sudut adjective. SIPROTANI berbasis mobile terkategori AuOKAy, yang artinya SIPROTANI berbasis mobile masih bisa Dari sudut grade. SIPROTANI termasuk dalam nilai C, yang artinya mempunyai kinerja rata-rata. Dari sudut acceptability. SIPROTANI berbasis mobile termasuk dalam kategori Audapat diterima secara marginal. Ay Dari hasil SUS yang diperoleh yaitu sebesar 66, masih di bawah 68, sehingga bisa dikatakan SIPROTANI berbasis mobile ini mempunyai usability sistem di bawah rata-rata. Oleh karena itu. SIPROTANI berbasis mobile ini memerlukan tindak lanjut kedepannya baik berupa pelatihan penggunaan sistem maupun perbaikan user interface sistem. SIPROTANI berbasis mobile dikembangkan dengan pengguna PPL dan administrator. Kedepannya SIPROTANI ini bisa dikembangkan menjadi e-commerce yang mempertemukan petani selaku produsen dengan konsumen yaitu pihak lain yang menginginkan produk Saat ini pada SIPROTANI berbasis mobile ini PPL lah yang aktif mengelola data terkait data produk pertanian, petani, kelompok tani. SIPROTANI bisa dikembangkan lebih lanjut sehingga petani bisa secara aktif menginputkan secara langsung hasil panennya ke system, kemudian PPL tinggal memvalidasi data tersebut. STATEMENT OF APPRECIATION Terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha atas dana yang diberikan. Terima kasih juga untuk Dinas Pertanian Buleleng penyuluhan yang telah banyak membantu dalam melaksanakan penelitian ini. REFERENCES