Terbit Online pada laman web jurnal: http://ojs. id/index. php/Madiya/index Jurnal Ilmiah MADIYA Masyarakat Mandiri Berkarya Vol. 5 No. November 2024: 206-210 E-ISSN: 2775-779X Peningkatan Kompetensi Penelitian Tindakakan Kelas Untuk Guru-Guru Yayasan Pendidikan Bersama Kecamatan Berastagi Hartono Ginting1 Jonni H. Silaen2 Yulifati Laoli 3Jasa Ginting4 1,2,3,4 Jurusan Akuntansi. Politeknik Negeri Medan. Email: hartonoginting@polmed. id, jonnisilaen@polmed. id, yulifatilaoli@polmed. jasaginting@polmed. Abstrak Dalam profesinya sebagai guru, guru tidak hanya sekadar mengajar di kelas atau memberikan kegiatan ekstrakurikuler di luar kelas. Lebih dari itu, guru juga diharapkan mampu aktif membuat karya tulis atau penelitian untuk menunjang profesionalismenya. Jumlah guru SMA YP Bersama Berastagi mempunyai 64 orang guru dengan jenjang pendidikan S1 dan jumlah siswa sebanyak 568 orang. Berdasarkan informasi bahwa kurangnya minat guru untuk mengadakan penelitian tindakan kelas atau karya ilmiah disebabkan karena beban kerja mengajar yang cukup berat ditambah dengan kurangnya motivasi untuk melaksanakan penelitian, kurangnya pengetahuan untuk mengolah data hasil penelitian dengan komputer khususnya menggunakan Software Ms Excel dan SPSS. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi para guru tersebut diatas maka kami memberikan suatu pelatihan bagaimana membuat karya ilmiah dan bagaimana cara mengolah data penelitian dengan menggunakan software Microsoft Excel dan SPSS. Dengan materi dan metode pelatihan praktek langsung di lab. komputer maka para guru yang mengikuti pelatihan dapat memperoleh pengetahuan dan ketrampilan yang akan digunakan untuk mengolah data hasil penelitian sehingga dapat memberikan motivasi kepada guru untuk melaksanakan penelitian untuk untuk membuat karya ilmiah yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada Sabtu, 7 September 2024 dengan peserta 24 orang guru. Rata-rata nilai pretest adalah 71,46 dengan standart deviasi 4,54 dan nilai post test rata-ratanya 84,17 dengan standart deviasi 4,34 hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan setelah pelaksanaan kegiatan pelatihan ini yaitu rata-ratanya naik sebesar 12,71 nilai, ditinjau dari standart deviasi juga mengalami penurunan sehingga dapat dikatakan perbedaan pengetahuan peserta lebih merata sehingga dengean bertambahnya pengetahuan dapat memberikan motivasi kepada guru untuk melaksanakan penelitian untuk membuat karya ilmiah yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidkan dan kesejahteraan guru dan juga akreditasi sekolah Kata kunci: Kompetensi Guru. Penelitian Tindakan Kelas. Penulisan Ilmiah Abstract In their profession as teachers, teachers do not just teach in class or provide extracurricular activities outside the classroom. More than that, teachers are also expected to be able to produce written work or research to support their professionalism actively. The number of teachers at Masehi Berastagi Private High School has 64 teachers with bachelor's level education and a total of 568 students. Based on information, teachers' lack of interest in conducting classroom action research or scientific work is due to the reasonably heavy teaching workload, a lack of motivation to carry out research, and a lack of knowledge to process research data using computers, especially using MS Excel and SPSS software. To overcome the problems faced by the teachers mentioned above, we provide training on how to create scientific work and how to process research data using Microsoft Excel and SPSS software. With direct practical training materials and methods in the computer Ginting et. al | Jurnal Ilmiah MADIYA: Masyarakat Mandiri Berkarya, 2024, 5 . : 206-210 laboratory, teachers who take part in the training can gain knowledge and skills that will be used to process research data so that it can motivate teachers to carry out research to create scientific work, which in turn will improve the quality of education. and teacher welfare. Implementation of service activities on Saturday. September 7, 2024, with 24 teachers participating. The average pretest score was 71. 46, with a standard deviation of 4. 54, and the average post-test score was 84. 17, with a standard deviation of 4. This shows that there was an increase in knowledge after implementing this training activity. Namely, the average increased by 71 value. in terms of standard deviation, it has also decreased so that it can be said that the differences in participants' knowledge are more evenly distributed so that increasing knowledge can motivate for teachers to carry out research to create scientific work which in turn will improve the quality of education and teacher Keywords: Teacher Competence. Classroom Action Research. Scientific Writing A 2024 Author. All rights reserved. Pendahuluan Dalam profesinya sebagai guru, guru tidak hanya sekadar mengajar di kelas atau memberikan kegiatan ekstrakurikuler di luar kelas. Lebih dari itu, guru juga diharapkan mampu aktif membuat karya tulis atau penelitian untuk menunjang profesionalismenya. Salah satu penelitian yang bisa dilakukan guru adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research dalam bahasa inggris. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki proses belajar mengajar guna meningkatkan hasil belajar yang lebih baik dari PTK berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan meningkatkan mutu atau sebagai bahan pemecahan masalah pada sekelompok subjek yang diteliti, tentu dalam hal ini guru senantiasa dituntut untuk mengembangkan diri, apalagi dengan adanya program sertifikasi yang mengharapkan setiap guru menjasi lebih profesional. Salah satu aktifitas yang harus dilakukan guru untuk menunjukkan profesionalitasnya adalah dengan melakukan penelitian. Banyak jenis penelitian yang dapat dilakukan, tetapi yang paling tepat adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Melalui PTK ini diharapkan guru mampu memberikan sumbangsih terhadap perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran yang bermuara pada peningkatan prestasi belajar peserta didiknya. Adapun tujuan dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut: Memecahkan permasalahan yang nyata terjadi di dalam kelas. Meningkatkan profesionalisme guru. Menumbuhkan budaya akademik dikalangan guru. Meningkatkan kualitas praktik pembelajaran di kelas. Sebagai bentuk latihan guru untuk mengasah kemampuan analitis sekaligus mempertinggi kesadaran diri. Melatih kreatifitas dan inovasi guru. Mengembangkan keterampilan dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Profesi guru adalah sama seperti profesi yang lain yang membutuhkan profesionalisme dan penguasaan ilmu. Tidak ada pilihan lain bagi guru, selain selalu mengembangkan diri, belajar dan mengembangkan metode pembelajaran yang semakin membaik. Jumlah guru yang mengajar di Yayasan Perguruan Bersama Berastagi adalah 64 orang yaitu 20 . %) orang berjenis kelamin perempuan dan 44 . %) orang berjenis kelamin laki laki yang mendidik 568 orang siswa. Jika ditinjau dari status kepegawaian para guru maka sebagian besar guru berstatus Guru Tetap Yayasan (GTY) yaitu 57 orang . %). Guru Honor Ginting et. al | Jurnal Ilmiah MADIYA: Masyarakat Mandiri Berkarya, 2024, 5 . : 206-210 Yayasan 4 orang . %) dan yang berstatus PNS ( Pegawai Negeri Sipi. adalah 3 orang . %). Dengan jumlah guru 64 orang yang mengajar 568 orang siswa tentunya setiap guru harus berusaha dan berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sehingga dapat bersaing dengan sekolah yang lain baik sekolah negeri maupun sekolah swasta yang ada di Kabupaten Karo. Untuk memperbaiki proses belajar mengajar dan untuk meningkatkan hasil belajar yang lebih baik dari sebelumnya tentunya guru-guru harus menjadi guru yang professional dengan mengadakan inovasi atau pembaharuan dalam proses belajar mengajar. Berdasarkan pengamatan sekilas bahwa budaya meneliti di kalangan guru belum tercipta secara baik. Guru masih terikat pada rutinitas mengajar di kelas apalagi guru yang tinggal di daerah pedesaan yang juga bekerja sambilan sebagai petani, pedagang dll. guru memang sudah lelah melakukan aktivitas yang diluar tugas utamanya yaitu melaksanakan proses pembelajaran di ruang kelas. Demikian juga dengan beban mengajar 24 jam perminggu sudah merupakan tugas berat bagi Guru sudah lelah sehingga tidak bisa menuangkan kreativitasnya dalam penulisan karya ilmiah. sehingga secara umum yang menjadi permasalahan guru adalah : - Kurangnya kemampuan dalam membuat karya ilmiah/Penelitian Tindakan Kelas - Kurangnya motivasi untuk melaksanakan penelitian - Kurangnya pengetahuan untuk mengolah data hasil penelitian dengan komputer khususnya menggunakan Software Ms Excel dan SPSS. Metode Pelaksanaan Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 7 September 2024 di Lab. Komputer SMA YP Bersama Brastagi dengan jumlah peserta 24 orang guru. Sebelum pelatihan dimulai maka terlebih dahulu dilaksanakan pretest kepada peserta. Pada bagian pertama sesi ini kepada peserta diberikan kasus tentang bagaimana mengolah data dengan Ms. Excel dari hasil midtest dan final test dari 19 orang siswa pada mata pelajaran matematika. Para peserta langsung berhadapan dengan kumputer jadi tim pengabdian membingbing dengan seksama bagaimana memasukkan datanya sampai mengolahnya yaitu mulai mencari rata-rata, maximum, minimum, varian dan standart deviasi sampai bagaimana menghitung koefisien korelasi, regresi linier dan bagaimana maknanya atau analisanya. Pelatihan dilanjutkan bagaimana mengolah data yang sama dengan menggunakan SPSS dan 20 menit sebelum acara berakhir diadakan postest untuk mengukur pengetahuan peserta setelah pelaksanaan Gambar berikut ini adalah peserta dan tim pengabdian di ruang pelatihan. Gambar 1. Peserta dan tim pelaksana pengabdian Ginting et. al | Jurnal Ilmiah MADIYA: Masyarakat Mandiri Berkarya, 2024, 5 . : 206-210 Hasil Pelaksanaan Secara umum kegiatan pengabdian ini berjalan lancar, dimulai dari kegiatan survey pendahuluan, pelaksanaan kegiatan pengabdian, sampai kepada penyusunan laporan. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar terlihat dari tingkat kehadiran peserta, aktifnya saat berdiskusi dan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan pada saat sesi tanya-jawab kepada tim pengabdian. Rata-rata nilai pretest adalah 71,46 dengan standart deviasi 4,54 dan nilai post test rata-ratanya 84,17 dengan standart deviasi 4,34 hal ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetehuan setelah pelaksanaan kegiatan pelatihan ini yaitu rata-ratanya naik sebesar 12,71 nilai, tapi ditinjau dari standart deviasi juga mengalami penurunan hal ini menunjukkan perbedaan nilai lebih rendah dari satu peserta dengan peserta lainnya, atau dengan kata lain nilai post peserta lebih merata dibandingkan dengan test pretest Terlaksananya pengabdian secara umum berjalan dengan lancar dengan dukungan dari kepala sekolah dan seluruh peserta pelatihan dengan motivasi tinggi untuk dapat membuat karya ilmih khususnya penelitian tindakan kelas dengan lebih baik. Selain faktor pendukung, ada pula faktor penghambat yang mengakibatkan kegiatan pengabdian ini tidak mampu mencapai tujuan secara maksimal yaitu secara umum sudah berusia tua sehingga lambat beradaftasi dengan kedua software yang diajarkan yaitu Ms. Excel dan SPSS. Simpulan Berdasarkan pengabdian yang telah dilakukan, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: Selesainya pelatihan ini diharapkan para peserta mempunyai kemampuan untuk membuat karya ilmiah yang berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) hal ini terlihat dari kenaikan nilai pre test ke post test. Selesainya pelatihan ini diharapkan para peserta mempunyai motivasi untuk membuat karya ilmiah yang berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK), karena peserta mengerti bahwa membuat karya ilmiah adalah salah satu syarat utama untuk kenaikan pangkat/golongan. Dengan selesainya pelatihan ini maka para peserta mendapat pengetahuan tentang bagaimana mengolah data PTK dengan menggunakan Ms. Excel dan SPSS demikian juga dapat menginterpretasi hasilnya. Ucapan Terimakasih Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Direktur Politeknik Negeri Medan. Ketua P3M Politeknik Negeri Medan. Ketua Jurusan Akuntansi. Ketua YP Bersama Berastagi dan seluruh peserta pelatihan dan juga pihak-pihak yang telah memberi dukungan dan motivasi sehingga pengabdian ini dapat diselesaikan dengan lancar dan sukses. Daftar Pustaka