Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol. 15 No. 1 Juni 2023 Available Online : https://journal. pAeISSN 2088-1312 eAeISSN 2962-004X PENGARUH RASIO KECUKUPAN MODAL. PERTUMBUHAN KREDIT. RASIO NON PERFORMING LOAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2018-2022 Hari Purnomo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI. Depok sukrisno@yahoo. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Rasio Kecukupan Modal. Pertumbuhan Kredit. Rasio Non Performing Loan terhadap Nilai Perusahaan pada Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2022. Variabel independen penelitian terdiri dari Rasio Kecukupan Modal. Pertumbuhan Kredit. Rasio Non Performing Loan, sedangkan variabel dependennya adalah Nilai Perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan Rasio Kecukupan Modal berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan, sedangkan Pertumbuhan Kredit, dan Rasio Non Performing Loan tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Semua variabel secara simultan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Kata kunci : Rasio Kecukupan Modal. Pertumbuhan Kredit. Rasio Non Performing Loan dan Nilai Perusahaan Abstract The objective of this study is to examine the effect of Capital Adequacy Ratio. Loan Growth. Non Performing Loan Ratio on Firm Value at Banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2018-2022. The Independent variables of the study consist of Capital Adequacy Ratio. Credit Growth. Non Performing Loan Ratio, while the dependent variable is Firm Value. The results showed that the Capital Adequacy Ratio had an effect on the Firm's Value, while Credit Growth, and the Non Performing Loan Ratio had no effect on the Firm's Value. All variables simultaneously affect the Firm's Value. Keywords : Capital Adequacy Ratio. Loan Growth. Non Performing Loan Ratio, and Firm Value (*) Corresponding Author : M. Hari Purnomo, mhp. sukrisno@yahoo. com, 081356208876 M. Hari Purnomo / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. INTRODUCTION Bank memiliki fungsi sebagai lembaga perantara keuangan . inancial intermediary institutio. yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan . ihak kelebihan dan. dan menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman kembali kepada masyarakat yang membutuhkan . ihak kekurangan dan. Fungsi tersebut menjadikan sub sektor perbankan mendominasi sektor Keuangan yang merupakan salah satu penggerak utama perekonomian negara. Hal ini tercermin dalam nilai kapitalisasi sub sektor perbankan yang signifikan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam melaksanakan kegiatan usaha bank terkait erat dengan kepercayaan masyarakat terhadap bank, sehingga menjaga kesehatan bank menjadi suatu keharusan. Kesehatan bank dapat dilihat dari kecukupan modal bank menghadapi risiko-risiko yang ada, kualitas aset produktif, kinerja keuangan, kemampuan menjaga likuiditas dan kemampuan manajemen mengelola bank dan memitigasi risikorisiko. Bank dengan kesehatan bank yang baik juga akan memiliki nilai perusahaan yang baik. Nilai perusahaan dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal perusahaan. Faktor internal tersebut antara lain adalah sebagaimana disebutkan dalam kesehatan bank, yaitu kecukupan modal dan kualitas aset produktif yang akan menjadi fokus pada penelitian ini. Kecukupan modal menunjukkan kemampuan modal bank menghadapi risiko-risiko sesuai dengan profil risiko bank. Faktor kecukupan modal bank akan berkontribusi dalam membentuk nilai perusahaan pada bank. Kualitas aset produktif pada bank berhubungan erat dengan kegiatan perkreditan yang masih menjadi sumber pendapatan utama dan terbesar bagi bank. Pertumbuhan kredit dan rasio Non Performing Loan antara lain merupakan indikator utama kualitas aset produktif yang dapat berdampak pada nilai METHODS Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang memakai data kuantitatif sehingga analisis datanya menggunakan analisis kuantitatif. Penelitian bersifat eksplanasi asosiatif yang dimaksudkan untuk menjelaskan suatu generalisasi sampel terhadap populasinya. Penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dua atau lebih variabel. Dengan penelitian ini maka akan dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan, dan mengontrol suatu gejala (Sugiyono, 2013 : . RESULTS & DISCUSSION Results Tabel 1. Hasil statistik deskriptif Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Std. Deviation Valid N . - 69 - M. Hari Purnomo / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa Rasio kecukupan modal (CAR) memiliki nilai ratarata 0,217 dengan standar deviasi 0,026577, nilai terendah 0,17 dan nilai tertinggi 0,26. Pertumbuhan kredit memiliki nilai terendah -0,02 dan nilai tertinggi 0,18, nilai rata-rata pertumbuhan kredit 0,0885 dengan standar deviasi 0,05143. Nilai terendah untuk Rasio non performing loan 0,01 dan nilai tertinggi 0,04 dan nilai rata-ratanya 0,025 dengan standar deviasi 0,008272. Price to Book Value memiliki nilai rata-rata 2,2405 dengan standar deviasi 1,477955 dan nilai terendah 0,78 sementara nilai tertingginya 4,77 Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji normalitas menggunakan Histogram sesuai gambar 1, menunjukkan kurva mengikuti bentuk lonceng . ell curv. dan tidak melenceng ke kiri maupun ke kanan yang menggambarkan pola berdistribusi secara normal sehingga modal regresi memenuhi asumsi normalitas. Gambar 1. Hasil UjiNormalitas Uji Heteroskedastisitas Hasil uji heteroskedastisitas menggunakan grafik scatterplot sesuai gambar 2 menunjukkan bahwa titik-titik menyebar secara acak di atas maupun di bawah angka nol . pada sumbu Y dan tidak berkumpul memenuhi satu tempat saja serta tidak menunjukkan pola atau bentuk tertentu, maka dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi yang digunakan. Gambar 2. Uji Heteroskedastisitas Uji Multikolinieritas Tabel 2. Uji Multikolinieritas - 70 - M. Hari Purnomo / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. Berdasarkan hasil uji multikolinearitas yang ditunjukkan pada tabel 3 di atas, diketahui bahwa seluruh variable bebas yaitu profitabilitas, ukuran perusahaan, dan leverage memiliki VIF hitung < 10 atau nilai tolerance > 0,10 sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh variable bebas dalam penelitian ini tidak mengalami masalah multikolinearitas. Uji Autokorelasi Berdasarkan hasil uji autokorelasi menggunakan uji Durbin Watson dengan SPSS menunjukkan nilai perhitungan dw sebesar 1,48. Pada tabel Durbin Watson diperoleh nilai dl sebesar 0,9976 dan du sebesar 1,6763. Hasil ini menunjukkan nilai dw berada di antara dl dan du, yaitu dl= Test Value Total Cases Number of Runs Asymp. Sig. -taile. Median Hasil Uji Hipotesis Analisis Regresi Berganda Tabel 5. Analisis Regresi Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error 1 (Constan. Beta Sig. - 71 - Hari Purnomo / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. Dependent Variable: Y_PBV Dari tabel di atas diketahui persamaan dari model regresi linear berganda sebagai berikut: Y = 1 X1 2 X2 3 X3 Y = -5,228 40,008X1 0,848X2 Ae 51. Keterangan: Y = Price to Book Value (PBV) X1 = Rasio kecukupan modal (CAR) X2 = Pertumbuhan kredit (Loan Growt. X3 = Rasio non performing Loan (NPL) = Konstanta. = Slope atau Koefisien regresi Variabel Rasio kecukupan modal dan pertumbuhan kredit memiliki koefisien arah positif . dengan Price to Book Value, sementara variabel rasio non performing loan memiliki koefisien arah negatif . erlawanan ara. dengan Price to Book Value. Hal ini berarti semakin besar rasio kecukupan modal dan pertumbuhan kredit maka semakin tinggi Price to Book Value, namun semakin tinggi rasio non performing loan menyebabkan penurunan Price to Book Value. Uji t Parsial Tabel 6. Hasil uji t Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error 1 (Constan. Beta Sig. Dependent Variable: Y_PBV Hasil t hitung sesuai tabel 7 dibandingkan dengan t tabel menggunakan tabel distribusi t dengan df=nAek . f=20Ae4=. dan taraf signifikasi 0,05 yang bernilai sebesar 2,11991, menunjukkan sebagai berikut: Variabel rasio kecukupan modal (X. memiliki nilai t hitung sebesar 4,6150 > t tabel sebesar 2,11991 atau signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka berarti bahwa rasio kecukupan modal berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value pada bank yang terdaftar di BEI 2018-2022. Variabel pertumbuhan kredit (X. memiliki nilai t hitung sebesar 0,18 < t tabel sebesar 2,11991 atau signifikansi sebesar 0,859 > 0,05, maka berarti bahwa pertumbuhan kredit tidak berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value pada bank yang terdaftar di BEI 2018-2022. Variabel rasio non performing loan (X. memiliki nilai t hitung sebesar Ae1,624 < t tabel sebesar 2,11991 atau signifikansi sebesar 0,124 > 0,05, maka berarti bahwa rasio non performing loan tidak berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value pada bank yang terdaftar di BEI 20182022. Hasil Uji F (Simulta. Uji F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel bebas yang dimaksudkan dalam model mempunyai pengaruh secara simultan terhadap variabel dependen. Pengujian hipotesis ini menggunakan statistik F untuk menyimpulkan hasil uji penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut - 72 - M. Hari Purnomo / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. Tabel 7. Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Y_PBV Predictors: (Constan. X3_NPL. X1_CAR. X2_LOAN GROWTH Hasil uji F atau Anova dibandingkan dengan F tabel menggunakan tingkat signifikansi 0,05 dan pembilang 3, d. penyebut 16 yaitu sebesar 3. 24, menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 18,966 > F tabel sebesar 3,24, maka berarti rasio kecukupan modal, pertumbuhan kredit, dan rasio non performing loan secara simultan berpengaruh terhadap Price to Book Value pada bank yang terdaftar di BEI 2018-2022 Koefisien Determinan (R. Tabel 8. Hasil Koefisien Determinasi Model Summaryb Model Adjusted Std. Error of Square R Square the Estimate Predictors: (Constan. X3_NPL. X1_CAR. X2_LOAN GROWTH Dependent Variable: Y_PBV Hasil uji koefisien determinasi (R. menunjukkan bahwa Adjusted R Square sebesar 0,739 atau 73,9%, maka berarti 73,93% dari variabel Price to Book Value pada bank yang terdaftar di BEI 20182022 dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh rasio kecukupan modal, pertumbuhan kredit dan rasio non performing loan, sedangkan sisanya sebesar 26,1% dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar variabel penelitian. CONCLUSION Simpulan dari penelitian adalah sebagai berikut: A Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kecukupan modal secara parsial berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di BEI 2018-2022 A Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan kredit secara parsial tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di BEI 2018-2022 A Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio non performing loan secara parsial tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di BEI 2018-2022 A Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kecukupan modal, pertumbuhan kredit, dan rasio non performing loan secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di BEI 2018-2022. Ketiga variabel bebas menjelaskan atau mempengaruhi nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di BEI 2018-2022 sebesar 73,9%. - 73 - Hari Purnomo / Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 15 . Juni 2023 DOI : 10. 58890/jkb. REFERENCES