JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Analisis Pengaruh Pendapatan Perkapita dan Jumlah Penduduk Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jambi Abd Hali. Ekonomi Pembangunan FEB Universitas Muhammadiyah Jambi . abdh0074@gmail. Indria Mayest. Ekonomi Pembangunan FEB Universitas Muhammadiyah Jambi . Indriamayesti11@gmail. Nurdi. Ekonomi Pembangunan FEB Universitas Muhammadiyah Jambi . oedinnurdin@gmail. Mukt. Ekonomi Pembangunan FEB Universitas Muhammadiyah Jambi . Muktiyesi23@gmail. ABSTRAK Penelitian Penelitian ini berjudul AuAnalisis Pengaruh Pendapatan Perkapita Dan Jumlah Penduduk Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Provinsi JambiAy. Adapun tujuan dari penelitian ini yang pertama yaitu untuk mengetahui dan menganalisis berapa besar hubungan pendapatan perkapita dan jumlah penduduk dengan indeks pembangunan manusia di Provinsi Jambi. Kedua yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pendapatan perkapita dan jumlah penduduk terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data sekunder dengan metode analisis kuantitatif untuk menjawab tujuan pertama, mengetahui dan menganalisis berapa besar hubungan pendapatan perkapita dan jumlah penduduk dengan indeks pembangunan manusia di Provinsi Jambi selama periode tahun 2010-2022. Kedua untuk menganalisis pengaruh pendapatan perkapita dan jumlah penduduk terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Jambi dilakukan dengan menggunakan alat analisis regresi linear berganda dengan bantuan alat analisis aplikasi software SPSS versi 21. Hasil analisis yang dilakukan menyimpulkan, pertama yaitu hubungan pendapatan perkapita dengan indeks pembangunan manusia berkolerasi signifikan dengan kategori sangat kuat dan positif dengan koefesien korelasinya 95,10 persen, sedangkan jumlah penduduk dengan indeks pembangunan manusia berkolerasi signifikan dengan kategori sangat kuat dan negatif dengan korelasi 87,30 persen selama periode 2010-2022. Kedua yaitu secara parsial pendapatan perkapita berpengaruh signifikan dan positif terhadap indeks pembangunan manusia, sedangkan jumlah penduduk berpengaruh signifikan dan negatif terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Jambi selama periode 20102022 dengan besar R-square 90,40 persen Kata kunci: Pendapatan Perkapita. Jumlah Manusia UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Penduduk Dan Indeks Pembangunan Halaman 57 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 PENDAHULUAN Pertumbuhan Perkembangan pendapatan per kapita dari tahun 2017-2022 mengalami peningkatan rata-rata sebesar 7,35persen dari tahun 2017 pendapatan per kapita Provinsi Jambi sebesar Rp. 400 berfluktuasi dan cenderung meningkat hingga 2022 menjadi Rp. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa pendapatan per kapita Provinsi Jambi, selama enam tahun terakhir Provinsi Jambi tingkat kesejahteraannya mengalami fluktuasi namun kondisinya cenderung meningkat dengan rata-rata sebesar 7,35persen. Menurut Todaro dan Smith. Penduduk sebagai pemacu pembangunan karena populasi yang lebih besar sebenarnya adalah pasar potensial yang menjadi sumber permintaan akan berbagai macam barang dan jasa yang kemudian akan menggerakkan berbagai macam kegiatan ekonomi sehingga dapat menciptakan skala ekonomi dalam produksi yang akan menguntungkan semua pihak menurunkan biaya produksi dan menciptakan sumber pasokan atau Penawaran tenaga kerja murah dalam jumlah yang memadai sehingga akan dapat merangsang meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berarti meningkatkan indeks pembangunan manusia. Dari tabel 1. 2 dibawah dapat tergambarkan perkembangan jumlah penduduk Provinsi Jambi selama periode 2017-2022: Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas, penulis tertarik mengetahui fenomena perkembangan pendapatan perkapita, inflasi dan investasi dalam negeri di Kota Jambi serta mengetahui bagaimana pengaruh pendapatan perkapita terhadap investasi dalam negeri di Kota Jambi melalui inflasi dengan rumusan hipotesis sebagai berikut: Tabel 1. Data Jumlah Penduduk Provinsi Jambi Tahun Rata-Rata Sumber : BPS Provinsi Jambi, data diolah 2023 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Jumlah Penduduk (Jiw. Halaman 58 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Penelitian Dari tabel diatas menunjukan bahwa laju pertumbuhan penduduk Provinsi Jambi selama Tahun 2017-2022 mengalami pertumbuhan sebesar 0,66 persen pertahun atau rata-rata terjadi pertambahan penduduk sebanyak 26. 837 jiwa selama 6 tahun terakhir dengan rata-rata total jumlah penduduk Provinsi Jambi sebanyak 3. 643 jiwa. Laju pertumbuhan penduduk tertinggi dicapai pada tahun 2018, yakni 1,57 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukan bahwa telah terjadi lonjakan peningkatan jumlah penduduk akibat pertumbuhan sektor-sektor ekonomi pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi selama berlangsungnya penyelenggaraan otonomi Dan laju pertumbuhan penduduk Provinsi Jambi terendah terjadi pada tahun 2020, yakni turun-2,11 persen. Penurunan jumlah penduduk Provinsi Jambi di tahun 2020, akibat dari tingginya angka kematian pasca pandemi dan sedikit berkurangnya angka kelahiran bayi di Provinsi Jambi pada tahun tersebut. Sedangkan untuk laju perkembangan indeks pembangunan manusia (IPM) secara keseluruhan selama tahun 2017-2022mengalami peningkatan dengan rata- rata yaitu 0,57 persen setiap tahunnya. IPM dapat juga digunakan sebagai salah satu indikator sosial untuk mengukur tingkat kesenjangan pembangunan antar daerah. Pada dasarnya IPM mencakup tiga komponen yang dianggap mendasar bagi manusia dan secara operasional mudah dihitung untuk menghasilkan suatu ukuran yang merefleksikan upaya pembangunan Tabel 2 Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jambi Tahun Rata-Rata Indeks Pembangunan Manusia(IPM) 69,99 70,65 71,26 71,29 71,63 72,14 71,16 Sumber : BPS Provinsi Jambi, data diolah 2023 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 59 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua Negara seluruh IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah Negara adalah Negara maju, berkembang, atau Negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup. Pertumbuhan penduduk adalah sebuah proses keseimbangan yang dinamis antara komponen kependudukan yang dapat menambah dan mengurangi jumlah penduduk (Mulyadi, 2. Yang menjadi permasalahan adalah pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi ini dapat menimbulkan berbagai masalah dan hambatan dalam pembangunan ekonomi (Subandi, 2. Dengan keadaan yang demikian di mungkinkan pertumbuhan penduduk akan menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah jika dalam penanganannya tidak bisa dilakukan dengan efektif. METODOLOGI Penelitian ini Metode analisis data yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian adalah metode analisis kuantitatif untuk menjawab tujuan pertama, untuk melihat berapa besar hubungan pendapatan perkapita dan jumlah penduduk dengan indeks pembangunan manusia Provinsi Jambi. Model analisis untuk mengetahui pengaruh pendapatan perkapita dan jumlah penduduk terhadap indeks pembangunan manusia maka digunakan Model persamaan regresi dalam penelitian ini untuk menjawab tujuan penelitian kedua menggunakan regresi linear berganda dengan spesifikasi model dasar sebagai berikut (Ghozali, 2. Y = 0 1X1 2X2 e Keterangan: = Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jambi = Pendapatan Perkapita = Jumlah Penduduk 0 = Konstanta = koefisien regresi untuk masing-masing variabel bebas = standar error Uji Hipotesis Uji Statistik t (Secara Parsia. Uji t dilakukan untuk melihat signifikansi dari pengaruh variabel bebas secara individual terhadap variabel terikat dengan menganggap variabel bebas lainnya adalah UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 60 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Pada tingkat signifikansi 5 % dengan pengujian yang digunakan adalah sebagai berikut : H0 ditolak Ha diterima apabila t-hitung > t-tabel, yang berarti variabel independennya berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Uji Statistik F (Secara Simulta. Uji Statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen atau bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen (Ghozali, 2. Cara untuk mengetahuinya yaitu dengan membandingkan nilai F-hitung dengan nilaiF- tabel. Apabila nilai F-hitung lebih besar daripada nilai F-tabel, maka hipotesis alternatif diterima artinya semua variabel independen secara bersama-sama dan signifikan mempengaruhi variabel dependen. Apabila nilai F-hitung lebih besar dari nilai F-tabel, maka variabel-variabel independen secara keseluruhan berpengaruh terhadap variabel dependen. Hipotesis yang digunakan : H0 : 1 = 2= 0 Ha : minimal ada satu koefisien regresi tidak sama dengan nol Pada tingkat signifikansi 5 % dengan kriteria pengujian yang digunakan sebagai berikut : H0 diterima dan Ha ditolak apabila F-hitung < F-tabel, yang artinya variabel penjelas secara serempak atau bersama-sama tidak mempengaruhi variabel yang dijelaskan secara signifikan. H0 ditolak dan Ha diterima apabila F-hitung > F-tabel, yang artinya variabel penjelas secara serentak dan bersama-sama mempengaruhi variabel yang dijelaskan secara signifikan. Koefisien Determinasi (R-Squared/R. determinasi R2 pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independent. Nilai koefisien determinasi di antara 0 dan 1 . 2,. , artinya H0 ditolak H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan perkapita (X. selama periode 2010-2022 berpengaruh signifikan terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia (Y) di Provinsi Jambi, dengan tingkat keyakinan dibawah =5 %. Setiap rumah tangga tidak terlepas dari perilaku konsumsi dimana setiap rumah tangga akan menghabiskan sebagian pendapatannya untuk konsumsi. Oleh karena itu, meningkatnya pendapatan perkapita secara langsung meningkatkan daya beli masyarakat dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Dan tentunya indeks pembangunan manusia juga meningkat karena pendapatan perkapita merupakan salah satu indikator penentu dan cerminan dari kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi. Sedangkan untuk uji statistik parsial dengan tingkat keyakinan = 5%, diperoleh nilai tstatistik untuk variabel jumlah penduduk(X. yang nilainya lebih kecil dari t-tabel . ,767>2,. , artinya H0 ditolak H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk (X. selama periode 2010-2022 berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia (Y) di Provinsi Jambi, dengan tingkat keyakinan dibawah =5 %. Jumlah penduduk meningkat maka tidak terlepas meningkatnya konsumsi masyarakat. Hal tersebut dikarenakan ketika jumlah penduduk meningkat maka kebutuhan masyarakat akan meningkat, konsumsi masyarakat akan meningkat dan lapangan kerja akan meningkat pula. Berpengaruh terhadap IPM juga dikarenakan adanya migrasi dari suatu daerah ke daerah lain yang dimana seseorang tersebut telah berada pada angkatan kerja dan sudah matang untuk bekerja sehingga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada pada daerah tersebut. Meningkatnya arus migrasi akan berdampak negatifbagi pembangunan daerah Provinsi Jambi jika tidak dibarengin dengan pengolahan sumber daya yang baik. Jika hal teresebut terus berlanjut maka dapat menurunkan indeks pembangunan manusia di Provinsi Jambi kedepannya. Uji Simultan (Uji-F) Uji ini digunakan untuk menguji kelayakan model secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi lebih kecil dari 0,05 atau 5% maka model yang digunakan daiam UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 64 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 kerangka pikir teoritis layak untuk digunakan, sementara jika tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05 atau 5% maka model yang digunakan dalam kerangka pikir teoritis tidak layak untuk digunakan. Nilai Uji Simultan dapat dilihat dari tabel Anovaa dibawah ini : Tabel 5 Uji Simultan (Uji-F) ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression ,109 ,055 Residual ,012 ,001 Total Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X2. ,121 Sig. 51,99 ,000b Berdasarkan persamaan diatas, diperoleh nilai F-hitung lebih besar dari nilai F-tabel . ,994>4,. pada tingkat keyakinan = 5% atau sig lebih kecil dari alpha . ,000<0,. Artinya. H0 ditolak dan H1 diterima. Secara bersama-sama variabel pengeluaran perkapita (X. dan jumlah penduduk (X. berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia (Y) diProvinsi Jambi selama periode 2010 sampai dengan 2022. Tingkat Signifikansi R-Squared (R. Digunakan untuk mengetahui keeratan hubungan antara variabel bebas dengan vanabei terikat. Nilai R2terletak antara 0 sampal dengan 1 . < R2< . Tujuan menghitung koefisien determinasi adalah untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Perhitungan nilai koefisien deteminasi ini dapat dilihat pada tabel 6 dibawah ini: Tabel 6 Tingkat Signifikansi R-Squared (R. Model Summaryb Adjusted R Square Model R Square ,904 ,951a Predictors: (Constan. X2. X1 Dependent Variable: Y Std. Error of the Estimate ,887 ,03245 Dari hasil perhitungan R-squared yang ditunjukkan pada persamaan diatas diperoleh nilai sebesar 0,904. Hal ini menunjukan bahwa sekitar 90,04 persen naik turunnyaindeks pembangunan manusia (Y)di Provinsi Jambi tahun 2010 hingga 2022, dipengaruhi oleh variabelpendapatan perkapita (X. danjumlah penduduk (X. Sedangkan sisanya 9,96 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 65 dari 102 JURNAL DEVELOPMENT VOL 12 NO 1 JUNI 2024VOL. 5 NO. 2 DESEMBER pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 persen, dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan kedalam persamaan regresi dalam penelitian ini. KESIMPULAN Hasil analisis pada bagian hasil dan pembahasan sebelumnya maka kesimpulan penelitian ini sebagai berikut Hubungan pendapatan perkapita dengan indeks pembangunan manusia berkolerasi signifikan dengan kategori sangat kuat dan positif dengan koefesien korelasinya 95,10 persen, sedangkan jumlah penduduk dengan indeks pembangunan manusia berkolerasi signifikan dengan kategori sangat kuat dan negatif dengan korelasi 87,30 persen selama periode 2010- 2022 Secara parsial pendapatan perkapita berpengaruh signifikan dan positif terhadap indeks pembangunan manusia, sedangkan jumlah penduduk berpengaruh signifikan dan negatif terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Jambi selama periode 2010-2022 dengan besar R-square 90,40 persen. REFERENSI