PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DI CV. BARUTAMA SAMARINDA DIDIK PRASETYO UTOMO Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, 75234. Indonesia E-mail : didik_utomo12@yahoo. ABSTRACT Didik Prasetyo Utomo 10. Effect Of Organizational Commitment Job Satisfaction CV. Barutama Samarinda Thesis 2014. The study aims to determine whether there is influence of job satisfaction on organizational commitment in the CV. Barutama Samarinda so there are 2 investigated the effect of which will be in penelitianini namely . job satisfaction . organizational commitment. This study was done on employees CV. Samarinda Barutama the number of 85 persons subject to the specifications of male employees and women, average age 25-45 years with a wide educational background. Analysis is done using SPPS . ackade statistics for social scinc. 13 for windows. The results of the analysis of test results product moment correlation with R = 0. 569 and p = 0. then the results of the hypothesis stated that there was the influence of job satisfaction on organizational commitment of significant Keywords : Job Satisfaction. Organizional Commitment PENDAHULUAN Saat ini persaingan di dunia bisnis sudah semakin meningkat bahkan berskala global, pengambil alihan perusahaan, kebangkrutan, pembelian saham besarbesaran, restrukturisasi serta beragam kejadian lain menyebabkan perusahaan atau organisasi melakukan perubahan terhadap kebijakan tradisional mengenai jaminan untuk bekerja, senioritas, kompensasi di dalam perusahaan Karyawan menghendaki sistem yang tepat kebijakan promosi yang mereka anggap wajar tidak membingungkan sejalan dengan harapan para karyawan, karyawan juga menaruh perhatian yang besar terhadap lingkungan kerja baik dari segi kenyamanan melakukan pekerjaan dengan baik. Bentuk penghargaan juga dapat berpengaruh pada kepuasan kerja dan komitmen karyawan terhadap organisasi. Dengan memberikan penghargaan yang tinggi juga berfungsi untuk mengurangi ketidakselarasan dengan meningkatkan konsistensi neraca individu di dalam organisasi di berikan beberapa bentuk penghargaan atau bayaran yang lebih besar di luar pekerjaanya. Berdasarkan uraian di atas dapat di peroleh gambaran bahwa kepuasan kerja dapat di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti Komitmen Organisasi karyawan dalam suatu perusahaan. Berdasarkan wawancara awal yang di lakukan peneliti di temukan bahwa hampir setiap semester . bulan ) terdapat karyawan yang keluar dan yang masuk, rata-rata alasan karyawan keluar karena kurangnya kepuasan mereka terhadap pekerjaanya, seperti kompensasi yang belum memuaskan, jenjang karier yang kurang jelas, serta penawaran pekerjaan ditempat lain yang lebih menarik. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kuantitatif disebut kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme. Jenis Kelamin Frekuensi Laki-laki Perempuan Total digunakan untuk meneliti pada populasi dan sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2. Tipe menggunakan penelitian kausal yang bersifat sebab akibat, adanya variabel independen . ang mempengaruh. Pengumpulan data menggunakan jenis skala psikologi komitmen dan skala psikologi kepuasan kerja HASIL PENELIAN DAN PEMBAHASAN Individu yang menjadi subjek dalam penelitian ini karyawan di Samarinda. Berdasarkan jenis kelamin, didapat data bahwa rata-rata karyawan di CV. Barutama yang menjadi sampel adalah berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Tabel 5. Distribusi responden menurut jenis kelamin Presentase 95,30% 4,70% Berdasarkan tabel 5 di atas dapat di karyawan dengan presentase 95,30 persen ketahui karakteristik sampel berdasarkan dan untuk karyawan perempuan berjumlah 4 jenis kelamin di CV. Barutama Samarinda karyawan dengan presentase 4,70 persen. yakni pada karyawan laki-laki berjumlah 81 Tabel 6. Distribusi Subjek Penelitian Menurut Usia Usia Jumlah Persentase 35,30% 47,05% 17,64% Total Dari tabel 9 diatas dapat diketahui karakteristik sampel berdasarkan usia karyawan di CV. Barutama Samarinda yang berusia 25-29 tahun berjumlah 30 karyawan dengan persentase 35,30%, selanjutnya karyawan yang berusia 30-35 berjumlah 40 karyawan dengan persentase 47,05% dan karyawan CV. Barutama Samarinda. Rerata karyawan yang berusia 40-45 tahun Empirik diperoleh dari respon subyek berjumlah 15 karyawan dengan persentase penelitian melalui dua skala penelitian yaitu 17,04%. skala kepuasan kerja dan komitmen Rerata empiris penelitian dapat Hasil Uji Deskriptif Deskripsi data digunakan untuk dilihat pada tabel 7. menggambarkan kondisi sebaran data pada Tabel 7. Rerata Empiris & Rerata Hipotetik Variabel Kepuasan kerja Rerata Empiris Rerata Hipotetik Komitmen organisasi Melalui tabel 7 dapat diketahui rerata hipotetik 15. Adapun sebaran gambaran keadaan sebaran data subyek frekuensi data untuk skala kepuasan kerja penelitian secara umum pada karyawan sebagai berikut: CV. Barutama Samarinda. Berdasarkan hasil pengukuran melalui skala kepuasan kerja yang telah di isi diperoleh rerata103,19 dan Tabel 8. Kategorisasi Skor Skala Kepuasan kerja Interval Kecenderungan Skor XOuM 1. 5 SD >115 M 0. 5 SD < X < M 1. 5 SD M - 0. 5 SD < X < M 0. 5 SD M -1. 5 SD < X< M -0. 5 SD X O M - 1. 5 SD <89 Total Berdasarkan kategori pada tabel 8, terdapat 7 karyawan dengan persentase 8,23 persen memiliki tingkat kepuasan kerja sangat tinggi, 25 karyawan dengan persentase 29,41 persen memiliki tingkat kepuasan kerja tinggi, 38 karyawan dengan persentase 44,70 persen memiliki tingkat kepuasan kerja sedang, 10 karyawan dengan persentase 11,76 persen memiliki tingkat Hasil Uji Hipotesis Hipotesis dalam penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi Teknik analisis yang digunakan adalah analisis analisis Kategori SangatTinggi Tinggi Sedang Rendah SangatRendah Persentase 8,23% 29,41% 44,70% 11,76% 5,88% kepuasan kerja rendah, dan 5 karyawan dengan persentase 5,88 persen memiliki tingkat kepuasan kerja sangat rendah di CV. Barutama Samarinda, berdasarkan data diatas diperoleh persentase kepuasan kerja sedang 44,70 % yaitu pada 39 karyawan CV. Barutama Samarinda. Maka simpulkan kepuasan kerja karyawan di CV. Barutama tergolong sedang dengan jumlah karyawaan sebanyak 85 karyawan. mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi di CV. Barutama Samarinda. Data yang diperoleh dalam menggunakan jasa computer SPSS versi 13. Adapun hasil uji hipotesis tersebut terdapat pada tabel 12 di bawah Tabel 12. Hasil Uji Analisis Korelasi Product Moment Variabel Kepuasankerja (X) Komitmenorganisasi (Y) Berdasarkan tabel 12. Menunjukan ada pengaruh kepuasan kerja dan komitmen Hasil UjiAnalisis korelasi product moment dengan R = 0,569 dan p = 000 maka hasil hipotesis dinyatakan bahwa ada pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi Pembahasan Pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik nilai F = 47. dengan sig = 0. Oleh dengan p < 0. berarti koefesien regresi signifikan, atau kepuasan kerja berpengaruh terhadap komitmen organisasi. Dari hasil uji deskriptif komitmen CV. Barutama Samarinda tergolong sedang ini terlihat dari nilai 82 % dan kepuasan kerja Ini organisasi selaras dengan kepuasan kerja Dari hasil uji deskriptif komitmen CV. Barutama Samarinda tergolong sedang ini terlihat dari nilai 82 % dan kepuasan kerja Ini organisasi selaras dengan kepuasan kerja Karyawan yang memiliki jiwa komitmen yang tinggi akan lebih terlibat dalam organisasi. komitmen organisasi tidak hanya dalam bentuk formal, karena meliputi sikap menyukai organisasi kesediaan untuk mengusahakan kepentingan organisasi demi pencapaian tujuan. Salah satu bentuk paling relevan tentang sikap individu adalah cenderung mencari konsistensi, karyawan telah memenuhi kewajibanya sebagai pekerja organisasi harusnya memastikan hak dan kewajiban karyawan telah di terima dengan sesuai. Rendahnya komitmen mencerminkan kurangnya tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Ketidak selarasan antara hak dan kewajiban dari kedua belah pihak . ekerjaan yang memperkerjaka. akan menyebabkan sikap ketidakpuasan karyawan dimana salah satunya adalah terjadinya penurunan komitmen terhadap organisasi. Kesimpulan Penelitian ini menguji secara empiris pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi pada karyawan. Penelitian ini dilakukan di CV. Barutama Samarinda. Dan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisa kolerasi product moment. Penelitian ini telah di kenakan pada 85 karyawan CV. Barutama samarinda, teknik pengambilan sampel pada penelitian ni adalah purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang sama bagi setiap unsure ( anggot. populasi untuk di pilih menjadi sampel. Alat ukur yang di gunakan pada penelitian ini adalah skala kepuasan kerja dan komitmen organisasi yang masing-masing terdiri 40 Hasil uji normalitas menunjukan normal (P>0. yaitu P=0. 245 untuk komitmen dan kepuasan kerja p=0. Dan hipotesis analisis menggunakan kolerasi product moment dengan angka . 569, p sebesar -0. dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh antara kepuasan kerja terhadap komitmen signifikan di CV. Barutama Samarinda DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA