Sri Mulia Sari dkk ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI IBU PADA PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) Sri Mulia Sari1. Dea Mega Arini2. Putinah3. Nelly Mariyam4 1, 2, 3, Program Studi Ilmu Keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang Program Studi D i Kebidanan STIK Siti Khadijah Palembang Email : srimuliasari2018@gmail. com, dmegaarini@gmail. com, putinahners@gmail. nellymariyam88@gmail. Abstrak Kanker leher rahim merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita dan mengerikan, mengingat tingkat bahaya penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan dukungan suami dengan motivasi ibu pada pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Puskesmas Gandus Palembang Tahun 2021. Desain penelitian ini adalah rancangan Deskriptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Probability Sampling sebanyak 39 responden di Puskesmas Gandus Palembang pada bulan April s. d Juli Adapun hasil penelitian ini adalah penelitian univariat didapatkan responden yang dukungan suami baik sebanyak . ,5%), responden yang memiliki motivasi kuat sebanyak . ,0%) dan hasil penelitian bivariat didapatkan ada hubungan dukungan suami dengan motivasi responden di Puskesmas Gandus Palembang Tahun 2021 dengan nilai p value 0,035. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan suami dengan motivasi responden di Puskesmas Gandus Palembang Tahun 2021 sehingga dukungan dari suami sangatlah penting agar dapat memotivasi dalam memeriksanakan dan meningkatkan kesehatan istri. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) berupa pendidikan kesehatan terjadwal dan berkesinambungan. Kata Kunci: Dukungan Suami. Motivasi Ibu. Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Abstract Cervical cancer is one of the most common types of cancer in women and is terrible, considering the level of danger of the disease. The purpose of this study was to determine the relationship between husband's support and mother's motivation during the Visual Inspection of Acetic Acid (IVA) at the Gandus Health Center Palembang in 2021. The design of this study was an analytical descriptive design using a cross sectional approach. The sampling technique used the Probability Sampling technique as many as 39 respondents at the Gandus Health Center Palembang from April to July 2021. The results of this study were univariate research. It was found that respondents who had good husband support were . 5%), respondents who had strong motivation were . 0%) and the results of the bivariate study found that there was a relationship between husband's support and respondent's motivation at the Gandus Palembang Health Center in 2021 with a p value of 0. From the results of the study, it can be concluded that there is a relationship between husband's support and the motivation of respondents at the Gandus Palembang Health Center in 2021 so that support from the husband is very important in order to motivate in checking and improving the health of his wife. Suggestions from the results of this study are expected that health workers can improve services to the community, especially in the Visual Inspection of Acetic Acid (IVA) in the form of scheduled and continuous health education. Keywords: Husband's Support. Mother's Motivation. Acetic Acid Visual Inspection (IVA). Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Mulia Sari dkk PENDAHULUAN Kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim yang tidak normal dan berkembang terus tanpa Sel-sel abnormal tersebut bisa berkembang dengan cepat mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab kanker serviks. Kanker leher rahim ini adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita di seluruh dunia dan yang paling menakutkan bagi Angka harapan hidup yang minim dan mahalnya pengobatan bila terserang, membuat kanker serviks kian terasa mengerikan bagi siapapun mengingat tingkat bahaya dan mahalnya biaya mengatasi derita kanker serviks (Dewi et al. , 2. Faktor yang mempengaruhi wanita tidak melakukan screening kanker serviks secara dini yaitu kurangnya dukungan suami tentang keikutsertaan ibu melakukan Kurangnya masyarakat mengenai kanker serviks dan ketidakpedulian melakukan deteksi dini meyebabkan lebih dari 70% pasien mulai menjalani perawatan medis justru ketika sudah berada pada kondisi parah dan sulit disembuhkan (Wulandari et al. , 2. WHO . menyatakan bahwa kanker serviks menjadi urutan ke empat penyebab kematian pada wanita di seluruh dunia, diperkirakan 570. 000 kasus baru pada 2018 atau 66% dari semua kanker pada wanita karena akses yang kurang tepat ke layanan skrining dan perawatan, sebagian besar dari kematian ini terjadi pada wanita dari sembilan Negara Anggota Wilayah Asia Tenggara yang menyumbang lebih dari sepertiga dari beban global kanker serviks (Andarwati et al. , 2. Berdasarkan data yang di paparkan di Kemenkes pada tanggal 31 Januari 2019, terdapat kasus kanker serviks sebesar 23,4 000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100. 000 penduduk. Pravelensi kanker tertinggi adalah provinsi DI Yogyakarta yaitu 4,86 per 1000 Tingginya kasus kanker serviks di Indonesia membuat WHO menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia. Ironisnya, 80% dari penderita kanker serviks datang dalam stadium lanjut, dan 94% pasien dari kasus tersebut meninggal dalam 2 tahun (Kemenkes RI, 2. Di Sumatera Selatan pada tahun 2017 terdapat sebanyak 870 dari 5. 226 perempuan di Sumatera Selatan terdeteksi kanker serviks dan kanker payudara (Daya & Misnaniarti, 2. Studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti didapat bahwa pada tahun 2020 ibu yang melakukan pemeriksaan IVA terdapat 225, dan tidak ada yang IVA Pada tahun 2019 terdapat 1. 280 ibu yang melakukan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Aseta. dan IVA positif sebanyak 16 orang dan terdapat penurunan di tahun 2020 dikarenakan covid 2019 dukungan suami yg menjadi faktor ibu tidak bisa melakukan pemeriksaan IVA, suami melarang untuk melakukan pemeriksaan di masa pandemi. METODE PENELITIAN Desain rancangan Deskriptif Analitik dengan menggunakan Cross Sectional. Deskriptif analitik yaitu metode yang berfungsi mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa melakukanan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Cross sectional adalah pengamatan hanya dilakukan sekali sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh peneliti adanya hubungan antara variabel dependen dan variabel independen (Simarmata et al. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur yang melakukan pemeriksaan IVA di Puskesmas Gandus Palembang sebanyak 39 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dukungan suami disusun Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Mulia Sari dkk berdasarkan beberapa indikator yaitu dukungan informasi, dukungan emosional, dukungan instrumental dan dukungan penilaian yang berjumlah 20 pertanyaan 10 pertanyaan . dan 10 pertanyaan tidak mendukung . Pada item favorable jawaban ya = 2, tidak=1. Sedangkan item unfavorable jawaban ya = 1, tidak = 2. Instrumen motivasi menggunakan kuesioner dengan pernyataan Skala Likert. Pertanyaan bersifat tertutup berupa pertanyaan favorable dan unfavorable dengan 4 pilihan jawaban yaitu sangat setuju (SS), setuju (S), tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS). Penilaian pada masing-masing item favorable yaitu sangat setuju = 4, setuju = 3, tidak setuju = 2, dan sangat tidak setuju = 1. Penilaian item unfavorable adalah sangat setuju = 1, setuju = 2, tidak setuju = 3, dan sangat tidak setuju = 4 Kuesioner motivasi dalam melakukan pemeriksaan IVA berjumlah 25 pertanyaan bersifat tertutup, 18 pertanyaan favorable dan 7 pertanyaan Pengolahan data yang dilakukan dengan tahap pengumpulan data editing, . emeriksa dan mengoreks. , coding . , . embersihan dat. Menurut (Notoatmodjo, mengatakan analisa univariat adalah analisa yang dilakukan terhadap tiap variabel independen . otivasi Ibu dan dukungan Suam. dan variabel dependen . emeriksaan IVA). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat serta dilakukan uji statistik Chi Square. HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN DAN HASIL Analisis Univariat Tabel 1. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Dukungan Suami No Dukungan Suami 1 Baik 2 Kurang baik Berdasarkan Tabel 1 didapatkan bahwa dari 39 respoden yang mendapatkan dukungan suami yang baik sebanyak 24 responden . ,5%) lebih besar dibandingkan yang kurang mendapatkan dukungan suami sebanyak 15 responden . ,5%). Tabel 2. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Motivasi Motivasi 1 Kuat 2 Lemah Berdasarkan Tabel 2 didapatkan bahwa dari 39 respoden yang memiliki motivasi kuat sebanyak 23 responden . %) lebih besar dibandingkan yang memiliki motivasi lemah sebanyak 16 responden . %). Analisis Bivariat Tabel 3. Hubungan Dukungan Suami dengan Motivasi Responden pada Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Aseta. Dukungan Suami Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Motivasi Responden Kuat Lemah n % n % Jumlah Value Sri Mulia Sari dkk Baik Kurang Baik Jumlah 11 45,8 12 80,0 13 54,2 3 20,0 23 59,0 16 41,0 0,035 Berdasarkan Tabel 3 menunjukan hubungan dukungan suami baik dengan motivasi responden kuat sebanyak 11 responden . ,8%), sedangkan dukungan suami kurang baik dengan motivasi responden kuat sebanyak 12 responden . ,0%) dan dukungan suami baik dengan motivasi responden lemah sebanyak 13 responden . ,2%), sedangkan dukungan suami kurang baik dengan motivasi responden lemah sebanyak 3 responden . ,0%). Hasil statistik dengan uji Chi-Square di dapatkan p value = 0,035 nilai ini lebih kecil dari . = 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara PEMBAHASAN Dukungan Suami Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti terhadap 39 responden di Puskesmas Gandus Palembang Tahun 2021 didapatkan bahwa dari 39 responden sebagian besar persepsi dukungan suami lemah sebanyak 13 responden . ,2%). Dukungan merupakan informasi verbal atau non verbal, saran, bantuan, yang nyata atau tingkah laku diberikan oleh orang-orang yang akrab dengan subjek di dalam lingkungan sosialnya atau yang berupa kehadiran dan hal-hal yang dapat memberikan keuntungan emosional atau berpengaruh pada tingkah laku penerimanya kesediaan, kepedulian dari orang- orang menyayangi kita (Astuti et al. , 2. Menurut (Hargi, 2. bahwasanya dukungan yang diberikan suami merupakan salah satu bentuk interaksi sosial yang didalamnya terdapat hubungan yang saling memberi dan menerima bantuan yang bersifat nyata, bantuan tersebut akan individu-individu terlibat dalam sistem sosial yang pada akhirnya akan dapat memberikan cinta, perhatian maupun sense of attachment baik pada keluarga sosial maupun pasangan. Berdasarkan (Yustisianti, 2. bahwa dukungan rendah dari suami dengan perilaku positif dalam melakukan pemeriksaan IVA yaitu sebanyak 1 responden . ,8%). WUS yang memiliki dukungan sedang dari suami yaitu sebanyak 29 responden . ,7%) dengan perilaku positif dalam melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 21 responden . ,2%), dan responden yang memiliki dukungan tinggi dari suami sebanyak 25 responden . ,5%) dengan perilaku positif dalam melakukan pemeriksaan IVA yaitu sebanyak 25 . ,4%). Data menunjukkan bahwa dukungan suami mempengaruhi perilaku WUS melakukan pemeriksaan IVA (Yustisianti, 2. Suami yang merespon baik biasanya akan diikuti dengan pemberian dukungan berupa biaya untuk pemeriksaan IVAdan suami menyatakan tidak keberatan jika istri meminta diantar ke tempat pemeriksaan IVA tersebut dilakukan. Selain itu pemberian penyuluhan bagi suami juga pengetahuan tentang kanker serviks dan cara melakukan deteksi dininya sehingga suami lebih menyadari bahwa pemeriksaan tersebut perlu dilakukan, dengan demikian suami dapat memberi dukungan penuh kepada WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA. Wanita yang mendapat dukungan keluarga yang baik akan lebih besar kemungkinan untuk melakukan IVA. Adanya pengaruh yang kuat dari orang terdekat atau suami akan cenderung membuat lebih termotivasi. Penderita kanker serviks yang tidak patuh berobat apalagi sampai putus pengobatan akan berdampak buruk bagi kesehatannya bahkan kematian Motivasi Responden Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Mulia Sari dkk Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti terhadap 39 responden di Puskesmas Gandus Palembang Tahun 2021 dapat diketahui bahwa dari 39 responden sebagian besar responden memiliki motivasi yang kuat sebanyak 12 responden . ,0%). Motivasi adalah dorongan internal atau eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan adanya hasrat dan (Anjaswarni T et al. , 2. Sebagian besar responden belum memiliki minat dan kemauan untuk melakukan IVA sehingga kebutuhan akan pentingnya kesehatan untuk menjaga organ reproduksi . juga masih kurang karena itu dorongan untuk mencari informasi dan melakukan IVA juga masih kurang dan saat kegiatan sosialisasi dari kader atau petugas kesehatan masih jarang ditekankan tentang seberapa penting deteksi dini kanker serviks (IVA atau pap smea. dapat mecegah atau mengetahui lebih awal kanker tersebut. Menurut (Taufik, 2. Motivasi adalah daya pendorong yang mengakibatkan menggerakkan kemampuan dalam bentuk keahlian atau keterampilan tenaga dan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya dalam rangka pencapaian tujuan dari berbagai sasaran yang telah di tentukan Berdasarkan hasil penelitian tentang motivasi yang di lakukan oleh (Yuliani, 2. , didapatkan hasil sebagian besar sikap wanita usia subur berada pada kategori sikap dilakukan oleh (Anggraini, 2. tentang motivasi, mengatakan bahawa sebagian besar responden yaitu sebanyak 29 orang . ,7%) memiliki tingkat motivasi sedang dan sebanyak 20 orang . ,4%) memiliki motivasi tinggi dan ada sebanyak 6 orang . ,9%) yang memiliki motivasi rendah. Menurut (Sari AN, 2. , dalam penelitiannya yaitu Hubungan Motivasi Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Tindakan Pap Smear Pada Wanita Usia Subur dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas motivasi wanita usia subur untuk melakukan deteksi dini kanker serviks adalah rendah yaitu sebesar 30 orang . ,0%). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka peneliti berpendapat kepada mengoptimalkan lagi tentang penyuluhan dan informasi yang berkaitan dengan kanker serviks dan metode IVA, seperti memasang poster tentang kanker serviks dan metode IVA, di berbagai pelayanan kesehatan. Hubungan Dukungan Suami dengan Motivasi Responden Pemeriksaan IVA di Pukesmas Gandus Palembang Tahun 2021. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dukungan suami baik dengan motivasi responden lemah sebanyak 13 responden . 2%), sedangkan dukungan suami kurang baik dengan motivasi responden kuat sebanyak 3 responden . 0%). Hasil statistik dengan uji ChiSquare didapatkan p value = 0. 035 nilai lebih kecil dari . = 0. , maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan motivasi responden. Penelitian yang lain juga menyatakan hal serupa yaitu penelitian (Sari, 2. yang menyatakan seseorang yang mendapatkan dukungan yang baik dari suami berpeluang 5. 587 kali lebih untuk pemeriksaan IVA baik. Hasil Penelitian yang dilakukan oleh (Makmuriana et al. , 2. , bahwa terdapat hubungan antara dukungan suami dengan perilaku keikutsertaan WUS dalam deteksi dini kanker serviks p = 0,01 (<0,. Dukungan dari suami yang dimaksudkan dapat berupa pemberian informasi tentang kanker serviks atau pemeriksaan IVA atau berupa respon yang positif jika istri mengajak diskusi tentang masalah kesehatan Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Mulia Sari dkk wanita seperti kanker serviks dan pemeriksaan IVA. Penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan (Hendayani & Hendrawati, 2. , terdapat hubungan yang signifikan motivasi ibu dengan deteksi dini kanker serviks melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Wilayah Kerja Puskemas Kebun Sikolos Padang Panjang, tahun 2018, ditandai dengan nilai p 0,043 < . , yang artinya H0 ditolak dengan nilai OR = 27. 4,yang artinya responden yang motivasinya sedang mempunyai peluang 4 kali untuk tidak melakukan deteksi dini kanker serviks melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Wanita yang mendapatkan dukungan sosial . ukungan dari pasangan, keluarga, teman atau tokoh masyaraka. yang baik cenderung melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Jika seorang wanita tidak memiliki kelompok terdekat maka secara tidak langsung akan berimbas terhadap perilaku wanita tersebut. Suami adalah orang terdekat dengan ibu dalam berinteraksi dan dalam pengambilan Kurangnya motivasi wanita subur IVA disebabkan karena mereka beranggapan untuk apa melakukan IVA pada hal mereka tidak pernah berganti-ganti pasangan dan usia ketika menikah tergolong usia produktif maka tidak mungkin terkena kanker serviks. Berdasarkan dukungan suami atau pasangan tidak mempengaruhi perilaku seseorang untuk melakukan deteksi dini kanker serviks. Walaupun mendapat dukungan suami, apabila responden tidak mau atau merasa mempengaruhi keputusan responden dalam melakukan deteksi dini kanker serviks dan informasi, pengetahuan, dan motivasi yang tinggi untuk melakukan pemeriksaan IVA tentu hal ini juga akan mempengaruhi perilaku responden KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN Adapun kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut : Dukungan suami pada pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Pukesmas Gandus Palembang Tahun 2021 dengan kategori baik sebanyak 24 responden . ,5%). Motivasi respondenpada pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Pukesmas Gandus Palembang Tahun 2021 dengan kategori kuat sebanyak 23 responden . %). Ada hubungan dukungan suami dengan motivasi responden di Puskesmas Gandus Palembang Tahun 2021 dengan nilai p value 0,035. SARAN