Syahwal, et. ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science. Vol. No. https://doi. org/10. 35877/mathscience639 ISSN : 2776-7922 (Prin. / 2807-3037 (Onlin. RESEARCH ARTICLE Mathematics Learning Process Students Grade IX in Pandemic COVID-19 Era Apriliani Syahwal. Suradi, & Rusli* Department of Mathematics. Universitas Negeri Makassar. Makassar. Sulawesi Selatan. Indonesia Abstract: This study aims to determine the process of learning mathematics *Corresponding author: Rusli. Department of Mathematics. Universitas Negeri Makassar. Makassar. Sulawesi Selatan. Indonesia E-mail: rusli. siman@unm. online or e-learning during the Covid-19 pandemic in class XI students at a high school in Soppeng. This research uses descriptive qualitative research with a qualitative approach. The subjects in this study were compulsory mathematics teachers for class XI. Data collection techniques in this study use observation, interviews, and documentation. The results of the research show that the process of learning mathematics is carried out online, which consists of planning mathematics lessons, implementing learning, and evaluating learning carried out by teachers during the online mathematics learning process at the Covid-19 pandemic. Keywords: mathematics learning process. Covid-19. Online Learning, e-Learning Introduction Berbagai belahan dunia saat ini berada dalam kesedihan yang mendalam akibat mewabahnya pandemi yang disebut dengan Coronavirus Disease atau yang sering kita dengar dengan sebutan Covid-19. Covid-19 itu sendiri merupakan salah satu jenis virus yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan. Cina pada akhir tahun 2019. Karena penyebaran virus yang cepat hingga ke berbagai belahan dunia mengakibatkan virus ini berlangsung hingga saat ini, dan bisa sampai ke Indonesia pada awal tahun 2020. Untuk mencegah virus yang lebih cepat menyebar maka pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-. ditetapkan pada 31 Maret 2020. Serta Peraturan Menteri Kesehatan No. 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19 ditetapkan pada 3 April 2020. Kebijakan PSBB antara lain: . Peliburan sekolah dan tempat kerja. Pembatasan kegiatan keagamaan. Pembatasan kegiatan di tempat/fasilitas umum. Pembatasan kegiatan sosial budaya. Jadi, pandemi Covid-19 ini telah membawa perubahan-perubahan dan pembaharuan kebijakan untuk diterapkan. Misalnya saja dalam dunia pendidikan, salah satu contoh dari kebijakan baru tersebut yaitu diterbitkannya surat edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 pada tanggal 24 Maret 2020 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan diberlakukannya pembelajaran dari rumah, yang biasa kita kenal dengan pembelajaran jarak jauh . atau pembelajaran yang memanfaatkan penggunaan internet yang dikenal dengan e-learning atau pembelajaran daring, yang mana sebelumnya proses pembelajaran itu hanya dilakukan secara tatap muka antara guru dengan siswanya di sekolah. Proses pembelajaran merupakan sebuah proses belajar dan mengajar, yang pada dasarnya merupakan interaksi atau hubungan antara siswa dengan guru dan antar sesama siswa dalam This open access article is distributed under a Creative Commons Attribution (CC-BY-NC) 4. Syahwal, et. ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science. Vol. No. https://doi. org/10. 35877/mathscience639 ISSN : 2776-7922 (Prin. / 2807-3037 (Onlin. proses pembelajaran, dimana dalam kegiatan tersebut diperlukan sebuah rencana dan bahan materi yang dapat menunjang proses pembelajaran. Rencana proses tersebut tertulis dalam sebuah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Bararah . mengatakan bahwa RPP adalah AuRancangan pembelajaran mata pelajaran per unit yang akan diterapkan guru dalam pembelajaran di kelas. Ay Umumnya kegiatan belajar mengajar dilakukan di sekolah melalui bimbingan guru. Guru merupakan seseorang yang bertugas untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat bersaing hingga tingkat internasional (Putria, dkk. Namun, bukan berarti dengan adanya Covid-19 yang mengakibatkan guru tidak bisa berhadapan langsung dengan siswa di kelas mengakibatkan peran guru sebagai penyelenggara pendidikan di Indonesia menjadi terhambat. Guru sebagai pendidik masih bisa melakukan tugasnya yaitu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, misalnya dengan melakukan proses pembelajaran dari rumah atau biasa kita kenal dengan pembelajaran jarak jauh . atau e-learning atau pembelajaran daring . alam jaringa. Perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru secara daring terdiri dari mempersiapkan RPP, pemilihan bahan ajar, serta pemilihan aplikasi synchronous dan/atau asynchronous. Penerapan teknologi dalam pembelajaran sangat membantu guru dan siswa dalam memahami materi yang sifatnya abstrak dan jauh dari penalaran. Pada penerapan e-learning terdapat perbedaan proses pembelajaran dengan sebelumnya, misalnya pembelajaran dapat berlangsung tidak hanya di sekolah bisa di rumah, atau di mana saja. Sumber bacaan atau referensi tidak hanya dalam bentuk buku, modul, diktat atau tidak terbatas pada media Bahan ajar dapat diakses seluas-luasnya yang disediakan dalam buku atau artikel di Pembelajaran tidak terjadi seketika, melainkan berproses melalui tahapan-tahapan tertentu. Begitu pula dalam proses pembelajaran matematika, proses pembelajaran yang terjadi juga harus secara sistematis. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendikna. Nomor 41 tahun 2007 tentang standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah, bahwa standar proses meliputi perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan hasil pembelajaran untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien Proses pembelajaran matematika sebelum dan setelah adanya pandemi tentu memiliki sedikit perbedaan. Misalnya dalam perencanaan pembelajaran sebelum pandemi guru terfokus pada RPP saja, namun setelah adanya pandemi proses perencanaan yang dilakukan secara daring, terdiri dari mempersiapkan RPP, pemilihan teknologi . plikasi synchronous dan/atau asynchronou. , serta pemilihan bahan ajar yang sesuai untuk digunakan. Selanjutnya dalam pelaksanaan proses pembelajaran sebelum pandemi guru mengimplementasikan RPP yang telah dibuat sebelumnya. Namun, setelah adanya pandemi, pada pelaksanaan proses pembelajaran, terdiri dari melaksanakan apa yang telah dibuat di RPP, serta memanfaatkan setiap ruang belajar yang ada, sesuai dengan kondisi siswa. Dan pada saat pelaksanaan pembelajaran daring, guru diharapkan mampu memberikan pengasuhan kepada siswa saat proses pembelajaran berlangsung. Beberapa penelitian yang membahas tentang pembelajaran matematika secara daring di masa pandemi (Nuraini, 2020. Putri, 2020. Kusumaningrum & Wijayanto, 2020. Hasil penelitian Nurani . menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi google classroom di kelas IVB Sekolah Dasar Aisyiyah sudah efektif. Proses pembelajaran matematika berbasis daring menggunakan aplikasi google classroom dilakukan secara dokumentasi dalam pembelajaran jarak jauh. Dalam hal ini proses pembelajaran menggunakan aplikasi google classroom pelaksanaannya guru melakukan tiga langkah dari pengumpulan informasi, membuat perencanaan dan menggunakan metode yang tepat yaitu aplikasi google classroom. Penelitian Putria . menunjukkan bahwa pembelajaran daring dirasa kurang efektif bagi guru terutama untuk anak usia sekolah dasar, karena pembelajaran dilaksanakan secara daring maka guru juga kurang merasa maksimal dalam memberikan materi pembelajaran This open access article is distributed under a Creative Commons Attribution (CC-BY-NC) 4. Syahwal, et. ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science. Vol. No. https://doi. org/10. 35877/mathscience639 ISSN : 2776-7922 (Prin. / 2807-3037 (Onlin. sehingga menjadikan materi tidak tuntas dan penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran daring juga dirasa tidak maksimal. Peserta didik juga merasa jenuh akan pembelajaran daring, mereka mereka bosan dengan pemberian tugas setiap harinya. Peserta didik juga menjadi malas dalam mengerjakan tugas, hal tersebut menjadikan pengumpulan tugas menjadi sangat terlambat sehingga menjadikan guru sulit melakukan penilaian. Proses penilaian yang diberikan oleh guru memiliki sistem yang sama dengan pembelajaran Penelitian Kusumaningrum & Wijayanto . menunjukkan bahwa perkuliahan daring sering terkendala jaringan internet yang sulit dijangkau. Aktivitas perkuliahan daring menjadi tidak lancar. Akibatnya, mahasiswa tidak dapat memahami materi dengan baik. Mahasiswa menginginkan adanya video pembelajaran dan diskusi daring yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp atau Google Classroom. Penelitian Hamidy . menunjukkan bahwa hasil belajar matematika mahasiswa yang menggunakan Zoom Meeting lebih baik daripada Google Classroom. Meskipun begitu, platform Zoom Meeting dan Google Classroom tergolong efektif digunakan dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, mengkombinasikan kedua platform tersebut dalam pembelajaran matematika diduga meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai proses pembelajaran daring yang dilakukan oleh guru pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dimulai dengan melihat perencanaan yang dilakukan guru sebelum melaksanakan proses pembelajaran matematika secara daring. Dilanjutkan dengan mengamati pelaksanaan proses pembelajaran matematika secara daring, dan evaluasi yang dilakukan dalam proses pembelajaran matematika secara daring. Sehingga penelitian ini bisa menjadi referensi tentang apa dan bagaimana yang sebaiknya dilakukan selama proses pembelajaran matematika secara daring di masa yang akan datang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pembelajaran matematika secara daring dengan berfokus untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran matematika secara daring selama masa Methods Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, penelitian ini dilakukan di kelas XI yang menerapkan pembelajaran daring tahun ajaran 2020/2021 pada salah satu SMAN di Kabupaten Soppeng. SMA ini berakreditasi A dan terletak di daerah perbatasan. Sehingga sebagian besar siswa ada yang terletak di daerah dataran tinggi dan pelosok. Subjek penelitian adalah guru kelas XI di SMAN yang mengajar mata pelajaran matematika wajib. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu dengan observasi untuk melihat proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru ketika mengajar daring yang dilakukan sebanyak 2 Dan wawancara untuk menggali data-data proses pembelajaran yang telah dilakukan oleh subjek penelitian yang dilakukan sebanyak 2 kali. Instrumen pendukung yang digunakan yaitu lembar observasi dan pedoman wawancara. Pengambilan data dalam penelitian ini dimulai dengan melakukan observasi dokumen terkait proses pembelajaran dilanjutkan dengan observasi pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru pada masa pandemi Covid-19, serta wawancara dengan guru. Data yang telah dikumpulkan baik berupa dokumen maupun hasil observasi dipilih hal-hal pokok dan dirangkum kemudian hasil wawancara dengan guru disederhanakan menjadi susunan bahasa yang baik dan rapi yang menggambarkan proses pembelajaran matematika yang dilakukan secara daring. Selanjutnya, data hasil penelitian disajikan dalam bentuk deskriptif yang berisi uraian tentang proses pembelajaran matematika yang dilakukan oleh guru selama pembelajaran matematika daring. Terakhir adalah penarikan kesimpulan. This open access article is distributed under a Creative Commons Attribution (CC-BY-NC) 4. Syahwal, et. ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science. Vol. No. https://doi. org/10. 35877/mathscience639 ISSN : 2776-7922 (Prin. / 2807-3037 (Onlin. Results and Discussion Pada bagian ini dipaparkan data hasil penelitian, yaitu deskripsi proses pembelajaran matematika dalam jaringan . atau e-learning di masa pandemi. Perencanaan Proses Pembelajaran Berdasarkan observasi dokumen. RPP matematika yang disusun oleh guru, berupa RPP daring yang disesuaikan meliputi sebagai berikut: identitas mata pelajaran . ama sekolah, mata pelajaran, materi pokok, sub pokok bahasan, kelas/semeste. informasi pembelajaran . ersiapan pembelajaran, tujuan pembelajara. strategi/aktivitas pembelajaran . etode sumber belajar. alat dan bahan. serta langkah pembelajaran: pendahuluan, kegiatan inti, dan penutu. enis: sikap, pengetahuan dan bentuk: observasi/jurnal, penugasan dan tes tertulis, serta rubri. Guru melakukan perencanaan pembelajaran daring berupa mempersiapkan RPP daring dengan mengikuti RPP daring yang diterbitkan oleh kemendikbud, yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan siswa. RPP daring yang dibuat guru terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Beberapa penelitian mengenai perencanaan daring di masa pandemi (Muis, 2021. Patimah, dkk, 2020. Widayanti 2. Penelitian Muis . menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran matematika berbasis e-learning: persiapan sekolah yang meliputi persiapan perangkat koneksi internet dan sosialisasi tentang e-learning. Pemahaman guru dan siswa terhadap e-learning cukup baik. Sistem manajemen e-learning yaitu guru mengisi content dalam portal sedangkan pengelolaan dipegang oleh tim IT. Sekolah mengadakan pelatihan e-learning tiap awal tahun ajaran. Guru merumuskan silabus dan RPP untuk tiap tahun. Guru menggunakan variasi metode pembelajaran. Tiap guru mempunyai modul dalam portal dan buku ajar berbahasa Indonesia maupun Inggris. Penelitian Patimah . menunjukkan bahwa perencanaan aktivitas pembelajaran matematika selama masa Pandemi Covid-19 dikelas 4. 4 SDN Pakujajar CBM guru membuat RPP daring dengan berpedoman pada surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 14 Tahun 2019 dengan didalamnya memuat nilai-nilai karakter, dan materi sesuai dengan yang telah dipelajari hal ini berkaitan dengan pengulangan materi di semester 1 yaitu materi pecahan campuran. Dalam Aktivitas pembelajaran matematika selama masa Pandemi Covid-19 dikelas 4. 4 SDN Pakujajar CBM dilaksanakan pembelajaran dari rumah melalui Aplikasi WhatsApp dengan membuat grup yang berisikan Guru. Orang Tua, dan Peserta didik dari kelas 4. dalam pelaksanaannya guru melaksanakan tiga tahap pembelajaran yaitu, kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup yang dilaksanakan melalui Aplikasi WhatsApp dalam hal ini guru hanya memberikan penjelasan dan tugas, tidak ada metode khusus yang guru perlihatkan kepada peneliti saat peneliti mengobservasi aktivitas Penelitian Widayanti . menunjukkan bahwa dalam tahap perencanaan guru mempersiapkan RPP, sumber belajar, dan media pembelajaran. RPP yang digunakan adalah RPP daring yang diunduh dari internet Guru melakukan perencanaan pembelajaran daring berupa pemilihan teknologi . plikasi synchronous dan/atau asynchronou. , yaitu dengan memilih menggunakan aplikasi asynchronous selama pelaksanaan pembelajaran daring. Adapun teknologi yang dipilih guru sebagai perencanaan awal pembelajaran yang dilakukan secara daring yaitu aplikasi whatsapp. Hal ini dilakukan subjek berdasarkan beberapa pertimbangan, yaitu lokasi siswa yang sebagian besar terletak pada daerah dataran tinggi dan pelosok. Hal ini mengakibatkan beberapa siswa kesulitan dalam menjangkau jaringan internet, serta beberapa siswa tidak memiliki kuota internet yang cukup. Sehingga guru memilih untuk menggunakan aplikasi yang bersifat asynchronous pada proses pembelajaran matematika secara daring. This open access article is distributed under a Creative Commons Attribution (CC-BY-NC) 4. Syahwal, et. ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science. Vol. No. https://doi. org/10. 35877/mathscience639 ISSN : 2776-7922 (Prin. / 2807-3037 (Onlin. Guru melakukan perencanaan pembelajaran daring berupa mempersiapkan bahan ajar dengan membuat sendiri materi dalam bentuk PPT dari hasil menggabungkan beberapa sumber buku, internet, dan modul dari kemendikbud. Pemilihan bahan ajar berupa PPT ini dilakukan oleh guru untuk mempermudah siswa dalam mengakses materi pembelajaran yang dipelajari pada pelaksanaan pembelajaran. Pelaksanaan Proses Pembelajaran Langkah pembelajaran yang dilakukan subjek penelitian saat pelaksanaan pembelajaran daring melalui tiga tahapan yaitu: . melalui media daring . subjek mengucapkan salam, mengecek kesehatan siswa. subjek memberikan materi kepada siswa berupa PPT dan memberikan arahan mengenai kegiatan yang akan dilakukan selama . subjek memberikan tugas kepada siswa sesuai materi yang diajarkan lalu menutup pertemuan dengan mengucapkan salam. Guru melakukan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan aplikasi asynchronous berupa whatsapp. Whatsapp digunakan untuk berkomunikasi dengan siswa mengenai pelaksanaan pembelajaran daring dan untuk mengirimkan informasi mengenai pembelajaran Guru melakukan pelaksanaan pembelajaran menggunakan whatsapp karena siswa memiliki keterbatasan mengakses jaringan internet. Sehingga, guru tidak melakukan pelaksanaan pembelajaran menggunakan aplikasi yang bersifat synchronous misalnya video conference . oom meeting atau google mee. Guru melakukan pelaksanaan pembelajaran daring berupa pemberian materi bahan ajar dalam bentuk teks dengan menggunakan PPT sebagai bentuk strategi pembelajaran yang Strategi pembelajaran merupakan strategi yang digunakan untuk memperoleh kesuksesan atau keberhasilan dalam mencapai tujuan. Dalam dunia pendidikan, strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pemberian materi pada siswa kelas XI dilakukan dengan cara mengunggah materi yang berupa media pembelajaran yaitu. PPT melalui whatsapp di masing-masing grup kelas siswa. Penggunaan media pembelajaran ini bertujuan untuk mempermudah siswa dalam memahami materi pembelajaran yang Penelitian yang menunjukkan strategi yang bisa dilakukan pada pembelajaran daring di masa pandemi, yaitu penelitian Fatimah, dkk . Strategi yang dilakukan dalam penelitian dengan pendekatan matematika realistik. Hasil penelitian Fatimah, dkk . menunjukkan bahwa minat belajar pada metode Pembelajaran Matematika Realistik O minat belajar pada metode pembelajaran konvesional . Hal ini diperkuat dengan hasil perhitungan t test dengan hasil t hitung > t tabel yakni 11,90 > 2,306. Beberapa telah mengembangkan perangkat/media pembelajaran yang mendukung pembelajaran daring di masa pandemi (Nur, 2020. Apriansyah & Pujiastuti, 2020. Hignasari & Supriadi, 2. Penelitian Nur . mengembangkan media pembelajaran schoology sebagai pembelajaran daring. Hasilnya menunjukkan bahwa guru dapat membantu siswa memahami berbagai konsep matematika dengan memanfaatkan berbagai fitur pembelajaran yang disediakan oleh schoology. Forum diskusi yang tersedia pada schoology memungkinkan komunikasi antara guru dan siswa menjadi lebih interaktif disebabkan platformnya yang mirip dengan media sosial. Pemanfaatan media digital seperti platform pembelajaran schoology merupakan hal yang tidak dapat terhindarkan dan memerlukan upaya bersama untuk mendukung pembelajaran daring menjadi lebih universal dan dapat dilaksanakan di seluruh penjuru negeri. Penelitian Apriansyah & Pujiastuti . mengembangkan media pembelajaran Gnomio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukan bahwa penilaian produk dari ahli materi mendapat nilai rata-rata sebesar 4,56 dan ahli media mendapat nilai rata-rata sebesar 4,56 sehingga dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan ini layak diperkenalkan kepada Dari hasil penilaian tanggapan siswa terkait produk gnomio menunjukkan nilai rataThis open access article is distributed under a Creative Commons Attribution (CC-BY-NC) 4. Syahwal, et. ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science. Vol. No. https://doi. org/10. 35877/mathscience639 ISSN : 2776-7922 (Prin. / 2807-3037 (Onlin. rata sebesar 4,19 yang termasuk kedalam kategori baik maka produk bahan ajar berbasis virtual learning dengan gnomio memenuhi kriteria praktis untuk digunakan dan berdasarkan penilaian tanggapan siswa tersebut, banyak siswa yang memberikan tanggapan setuju sebesar 51% sehingga dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan bahan ajar berbasis virtual learning dengan gnomio dapat digunakan dengan baik oleh siswa. Penelitian Hignasari & Supriadi . mengembangkan media e-learning dengan metode self-assessment untuk meningkatkan hasil belajar matematika mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar pada mahasiswa dikarenakan pembelajaran e-learning dengan metode self-assessment memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka terhadap kemampuan matematika yang telah mereka miliki. Guru melakukan pelaksanaan pembelajaran secara daring dengan menggunakan aplikasi asynchronous sehingga guru dituntut untuk melakukan pengasuhan pembelajaran. Menurut Garrison, dkk . ikutip dalam Chaeruman, 2. pengasuhan dalam proses pembelajaran dilakukan dengan menghargai kehadiran dan usaha siswa. Adapun bentuk dari pengasuhan tersebut, yaitu dengan kehadiran sosial, kehadiran kognitif, dan kehadiran pembelajaran. Guru melakukan pengasuhan pembelajaran terhadap siswa kelas XI dengan memberikan tugas setiap akhir pertemuan. Guru tidak melakukan pengasuhan pembelajaran berupa forum diskusi kepada siswa kelas XI, karena pada saat pelaksanaan pembelajaran ketika guru bertanya, siswa tidak merespon pertanyaan dari guru. Sehingga guru beranggapan bahwa bentuk pengasuhan pembelajaran secara diskusi akan sulit diterapkan di kelas yang Oleh sebab itu, perlu dilakukan pendekatan dalam pembelajaran berupa pemberian motivasi agar semangat belajar siswa tetap tinggi, sehingga siswa tetap aktif dalam proses pembelajaran meskipun belajar dilakukan secara daring. Tantangan yang dihadapi guru selama pelaksanaan pembelajaran matematika daring, yaitu beberapa siswa kesulitan dalam menjangkau jaringan internet. Karena lokasi siswa yang sebagian besar terletak pada daerah dataran tinggi dan pelosok. Evaluasi Proses Pembelajaran Evaluasi terhadap siswa dalam proses pembelajaran matematika secara daring di masa pandemi Covid-19 pada kelas XI, dilaksanakan guru dengan melakukan pengecekan terhadap kehadiran siswa. Guru akan mengecek kehadiran siswa dengan cara memperhatikan siswa yang membuka materi pada hari itu, maka siswa dianggap mengikuti proses pembelajaran. Selanjutnya, pemberian tugas setiap akhir pertemuan. Guru akan memberikan soal ketika jam pelajaran matematika akan berakhir di grup WhatsApp masingmasing kelas. Dan memberikan tenggat waktu satu minggu untuk pengumpulan tugas Serta pengumpulan tugas dilakukan siswa dengan mengirimkan jawaban ke WhatsApp pribadi guru. Terakhir penilaian kemampuan siswa dengan memberikan ulangan harian di setiap berakhirnya bab berjalan. Penelitian Amany . mengembangkan quizizz sebagai media evaluasi pembelajaran Hasilnya menunjukkan bahwa Evaluasi pembelajaran jenis tes atau penilaian harian dapat dilakukan melalui quizizz dengan memaksimalkan penggunaan fitur kuis pada quizizz didukung dengan bimbingan dari guru. quizizz tidak hanya digunakan sebagai game pembelajaran saja karena quizizz memiliki banyak fitur yang memudahkan guru dalam Tantangan yang dihadapi oleh guru, yaitu masih terdapat siswa yang terlambat mengumpulkan tugas meskipun waktu pengumpulan tugas terbilang cukup lama, selama 1 Jawaban tugas yang dikumpulkan oleh siswa sama untuk setiap siswa. Sehingga, untuk penilaian tugas, guru melakukan pengecekan dengan melihat kedisiplinan siswa. Siswa yang mengumpulkan tugasnya tepat waktu akan mendapat nilai yang berbeda dengan siswa yang terlambat mengumpulkan tugasnya. Pelaksanaan ulangan harian yang bersifat online membuat guru khawatir siswa saling memberikan jawaban saat ulangan hariannya. Akhirnya This open access article is distributed under a Creative Commons Attribution (CC-BY-NC) 4. Syahwal, et. ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science. Vol. No. https://doi. org/10. 35877/mathscience639 ISSN : 2776-7922 (Prin. / 2807-3037 (Onlin. guru membatasi waktu pengerjaan ulangan harian selama 90 menit dan memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlambat mengirimkan ulangannya berupa ulangan susulan dengan soal yang berbeda. Conclusion Perencanaan pembelajaran matematika secara daring di masa pandemi Covid-19 dilakukan guru dengan membuat RPP daring yang disesuaikan dengan kondisi sekolah dan siswa, memilih menggunakan aplikasi asynchronous yaitu whatsapp sebagai perencanaan awal pembelajaran yang dilakukan secara daring, dan mempersiapkan bahan ajar dengan membuat sendiri materi dalam bentuk PPT. Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru selama proses pembelajaran matematika secara daring di masa pandemi Covid-19 yaitu, melakukan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan aplikasi asynchronous berupa whatsapp, pemberian materi bahan ajar dalam bentuk teks dengan menggunakan PPT, dan melakukan pengasuhan pembelajaran terhadap siswa dengan memberikan tugas setiap akhir Evaluasi yang dilakukan guru selama proses pembelajaran matematika secara daring di masa pandemi Covid-19 ini berupa pengecekan kehadiran siswa, pemberian tugas setiap akhir pertemuan dan pemberian ulangan harian. References