ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB KUALITAS PELAYANAN DALAM PEMBUATAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) DI POLISI SEKTOR TANJUNG KOTA KABUPATEN TABALONG Ahmad Riski Ripani* . Murjani Riskiripanii26@gmail. shimsi@gmail. Program Studi Administrasi Negara Sekolah Tinggi Illmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olahraga Saraba Kawa Pembataan Tanjung Ae Tabalong Telp/Fax . 2022484 Kode Pos 71571 Email : info@stiatabalong. ABSTRAK Pentingnya pelayanan publik yang berkualitas sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya dalam penerbitan SKCK yang menjadi salah satu layanan utama kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas pelayanan dalam pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kota Kabupaten Tabalong. Metode Penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yaitu pengumpulan data (Data Collectio. Reduksi Data (Data Reductio. Penyajian Data (Data Displa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa kendala dalam pelayanan pembuatan SKCK di Polsek Tanjung Kota, seperti kurangnya informasi dan petunjuk yang jelas mengenai persyaratan, keterbatasan sarana dan prasarana, serta waktu pelayanan yang belum optimal. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kualitas pelayanan, baik dari segi sumber daya manusia, fasilitas, maupun transparansi prosedur. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi Polsek Tanjung Kota dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pembuatan SKCK, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu administrasi publik di bidang pelayanan masyarakat. Kata Kunci: Kualitas. Pelayanan. SKCK SERVICE QUALITY IN ISSUING POLICE CLEARANCE CERTIFICATES (SKCK) AT THE TANJUNG KOTA SECTOR POLICE. TABALONG REGENCY ABSTRACT The importance of quality public service lies in its ability to enhance public trust in police institutions, especially concerning the issuance of Police Clearance Certificates (SKCK), which is a key public This research aims to analyze the quality of service in issuing Police Clearance Certificates (SKCK) at the Tanjung Kota Sector Police. Tabalong Regency. The research method used is descriptive qualitative, with data collected through interviews, observations, and documentation. There were 5 informants in this study. Data analysis techniques employed an interactive model, including Data Collection. Data Reduction, and Data Display. The research findings indicate that there are still several obstacles in the SKCK issuance service at the Tanjung Kota Sector Police. These include a lack of clear information and guidance regarding requirements, limited facilities and infrastructure, and suboptimal service processing time. These findings suggest a need for improving service quality in terms of human resources, facilities, and procedural transparency. This research is expected to serve as an evaluation and input for the Tanjung Kota Sector Police in their efforts to improve and enhance public service quality, particularly in SKCK issuance, and to contribute to the development of public administration science in the field of community service. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Keywords: Quality. Service. SKCK PEDAHULUAN Lembaga Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polr. bertugas menjaga keamanan, ketertiban, serta menegakkan hukum dan melayani masyarakat dengan profesionalisme, etika, dan etos kerja tinggi. Upaya menciptakan Polri yang bersih dan berwibawa dilakukan dengan meningkatkan pelayanan publik, teknologi informasi, serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan. Pelayanan publik merupakan tanggung jawab pemerintah yang harus memenuhi dan harapan masyarakat. Namun, masih ditemukan berbagai kendala seperti prosedur berbelit, jkurangnya informasi, ketidakpastian waktu, pungli, dan sikap petugas yang kurang responsif, yang berdampak pada kualitas pelayanan. Salah satu bentuk pelayanan publik Polri adalah penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), yang digunakan untuk berbagai keperluan seperti melamar pekerjaan, mengurus visa, atau mendaftar CPNS. SKCK diterbitkan berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan kepolisian Berdasarkan observasi di Polsek Tanjung Kota, permasalahan dalam pelayanan pembuatan SKCK, persyaratan, keterbatasan sarana prasarana . omputer, printer, ruang tunggu, dan kurs. , serta ruang pelayanan yang sempit. Permasalahan ini menyebabkan proses pelayanan menjadi lambat dan kurang nyaman bagi masyarakat. Penelitian menganalisis dan meningkatkan kualitas pelayanan pembuatan SKCK di Polsek Tanjung JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Kota. Kabupaten Tabalong, agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik dan efisien. TINJAUAN PUSTAKA Penelitian terdahulu diambil dari jurnaljurnal penelitian yang berhubungan dengan judul yang akan diteliti. (Apriani, 2. Melalui skripsi yang bejudul AuKualitas Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Pada Kepolisian Sektor Muara Uya Kabupaten TabalongAy. Metode yang Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik dalam pengumpulan data melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan tujuan penelitian ini adalah untuk Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) pada Kepolisian Sektor Muara Uya Kabupaten Tabalong. Berdasarkan menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polsek Muara Uya di katagorikan sudah berkualitas. (Febriana, 2. Melalui skripsi yang berjudul AuKualitas Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Aspek Responsiveness . POLRES TabalongAy. Metode yang menggunakan metode diskriptif dengan pendekatan kualitatif, tenik dalam pengumpulan data melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan tujuan ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kualitas pelayana pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Di lihat dari Aspek responsiveness (Ketanggapa. Pada Polres Tabalong Khususnya dilokasi penelitian. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Berdasarkan menunjukan bahawa Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Di lihat dari aspek Responsiveness . POLRES Tabalong (Dewi, 2. melalui skripsi yang berjudul "Kualitas Pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepiolisian (SKCK) di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan Intelijen Dan Keamanan Polres Kota Tasikmalaya Kota". Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara secara mendalam kepada informan, dan studi Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 3 orang informan yaitu 1 Informan kunci penelitian ini adalah Kepala Satuan Intelejen dan 2 Informan yaitu Pegawai SKCK dan Masyarakat. Berdasarkan penelitian ini bahwa para pegawai di Kantor Satuan Intelejen Polres Tasikmalaya dalam bidang Pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian sudah berupaya memberikan pelayanan yang maksimal dalam pembuatan Surat keterangan Catatan Kepolisian. akan tetapi pemberi layanan kepada masyarakat kurang memperhatikan dimensi kualitas pelayanan yang baik sehingga masih terdapat dimensi kualitas pelayanan yang belum sesuai dengan yang diharapkan, baik oleh instansi terkait maupun masyarakat sebagai penerima layanan. (Mahrini,Ramona Handayani Mahdalina, 2. Melalui skripsi yang berjudul AuKualitas Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Di Polres Barito TimurAy. Jenis penelitian ini yaitu metode deskriptif Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan Hasil dari JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 penelitian ini menyatakan bahwa kualitas pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian kurang baik, dapat dilihat dari indikator sebagai berikut yaitu sarana dan prasarana, kecepatan, jaminan tepat waktu, dan kemampuan, adapun indikator yang baik dapat dilihat dari keahlian, jumlah tenaga pegawai, ketanggapan/respon, menerima keluhan, jaminan keamanan, sikap ramah sopan, dan tidak diskriminatif. (Cahyono. Endarti. , & Sunyoto. K, 2. Melalui skripsi yang berjudul "Kualitas Pelayanan Publik Dalam Memberikan Kepuasan Kepada Masyarakat Pada Pelayanan SKCK Online Polres Probolinggo Kota". Metode yang menggunakan metode deskriptif kualitatif, hasil penelitian berupa data-data yang diperoleh melalui observasi, wawancara Dengan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh kualitas pelayanan dalam hal ketampakan fisik . , kehandalan . , tanggapan . dan empati . terhadap kepuasan masyarakat pada inovasi pelayanan SKCK Polres Probolinggo Kota. Berdasarkan menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan Publik Dalam Memberikan Kepuasan Kepada Masyarakat Pada Pelayanan SKCK Online Polres Probolinggo Kota sudah baik. Paradigma Administrasi Publik Paradigma administrasi publik adalah pendekatan dalam studi administrasi publik yang mengalami perubahan seiring waktu. Administrasi publik merupakan ilmu yang sangat dinamis dan beberapa kali telah mengalami perkembangan paradigma. Semua perubahan terjadi demi menjawab tantangan yang datang silih berganti. Menurut para ahli ada empat paradigma yaitu: ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Old Public Administration (OPA) Paradigma ini punya sebutan Administrasi Negara Tradisional atau Klasik. Berkembang pada awal kelahiran ilmu administrasi negara. New Public Administration (NPA) Paradigma ini berawal dari terbitnya buku Willoughby berjudul Principles of Public Administration . Di sini terungkap bahwa sebenarnya ada penemuan dan pembelajaran prinsip-prinsip ilmiah mengenai Mereka yang mampu menguasai prinsip tersebut dianggap sebagai seorang ahli Rupanya dari sinilah kemudian lahir penelitian-penelitian administrasi publik baru di berbagai universitas, akademi, dan asosiasi profesional. Tokoh administrasi publik saat itu. George Frederickon mengatakan kalau administrasi negara sebelumnya cuma fokus pada manajemen yang efisien, ekonomis, dan terkoordinir atas instansi pelayanan. Lalu dasar pemikirannya juga hampir senantiasa berupa manajemen yang lebih baik . ebih efisien atau Di paradigma ini, administrasi negara menambahkan Aukeadilan sosialAy pada sasaran-sasaran dan dasar pemikiran klasik. New Public Management (NPM) Sejumlah tokoh administrasi publik terus mencari cara menyempurnakan ilmu Salah satu opsi alternatifnya adalah manajemen. Sebagai suatu paradigma, manajemen menyediakan suatu fokus. Manajemen menyediakan teknik-teknik yang membutuhkan keahlian dan spesialisasi. Paradigma NPM ini bertujuan meningkatkan kinerja administrasi publik melalui penggunaan konsep-konsep dari sektor swasta. Menurut Rosenbloom & Kravchuck, penerapan NPM harus senantiasa memperhatikan mekanisme Selain itu, administrasi publik juga harus mendorong kompetisi, responsif terhadap kebutuhan pelanggan, serta lebih bersifat mengarahkan . daripada menjalankan sendiri . Selain itu NPM juga menekankan budaya organisasi yang lebih fleksibel, inovatif, berjiwa wirausaha. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 New Public Services (NPS) Yang terbaru paradigma berbasis pelayanan Menurut Denhardt dan Denhardt, memasukkan nilai-nilai bisnis ke dalam organisasi publik telah merusak tatanan nilai administrasi publik. Oleh karena itu mereka mengusulkan penerapan nilai-nilai baru. Hal baru dari perspektif ini adalah mengembalikan pihak yang dilayani dari AupelangganAy ke posisi yang sebenarnya yaitu warga negara, mengembalikan peran pemerintah yang dalam perspektif new public management hanya sebagai pengarah ke posisi yang berperan sebagai pelayan publik PELAYANAN PUBLIK Pengertian dari pelayanan publik terdapat di dalam Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Meneg PAN) Nomor 63/KEP/M. PAN/7/2003, Kepmenpan ini memberikan pengertian terhadap pelayanan publik, pelayanan publik yaitu segala bentuk dari kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh institusi penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya dalam proses pemenuhan dari segala bentuk kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga Negara dan penduduk atas barang, jasa, dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik yaitu setiap institusi penyelenggara Negara, korporasi, berdasarkan undang-undang untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang semata-mata Kegitan dilaksanakan oleh pejabat, pegawai, petugas, dan setiap orang yang bekerja di dalam organisasi penyelenggara yang bertugas melaksanakan tindakan atau serangkaian tindakan pelayanan publik. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Penilaian Kualitas Pelayanan Publik Kualitas pelayanan publik bisa dikatakan berkualitas ataupun tidak berkualitas sebenarnya didasarkan pada penilaian dari Menurut (Hardiansyah, 2. penilaian kualitas pelayanan sebagai suatu pertimbangan global atau sikap yang berhubungan dengan . Penilaian kualitas pelayanan sama dengan sikap individu secara umum terhadap kinerja perusahaan. Selanjutnya, ditambahkan bahwa penilaian kualitas pelayanan adalah tingkat dan arah perbedaan antara harapan dan persepsi pelanggan. Dalam rangka menilai sejauh mana kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur negara, perlu ada kriteria/faktor kualitas pelayanan publik yang sudah dibahas sebelumnya untuk menunjukkan apakah suatu pelayanan publik yang diberikan dapat dikatakan baik atau buruk, berkualitas atau Organisasi pelayanan publik mempunyai ciri publik accountability, dimana setiap warga negara mempunyai hak untuk mengevaluasi kualitas pelayanan yang mereka terima. Kualitas pelayanan akan sangat sulit untuk dinilai tanpa melibatkan peran masyarakat sebagai penerima pelayanan dari aparat pelaksana pelayanan. Pengertian Kepolisian Negara Republik Indonesia Kepolisian Negara Republik Indonesia disingkat (POLRI) adalah Lembaga penegak hukum Nasional dan Kepolisian negara di Indonesia. Sekarang dibawah naungan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polkam RI). (Rahardjo, 2. polisi merupakan alat negara yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan pengayoman, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Pasal 1 ayat . dijelaskan bahwa Kepolisian adalah segala hal-ihwal yang berkaitan dengan fungsi dan lembaga polisi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Istilah kepolisian dalam Undang-undang ini mengandung dua pengertian, yakni fungsi polisi dan lembaga polisi Dalam Pasal 2 Undang-undang N0. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, fungsi kepolisian sebagai salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan penegakan hukum, pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat. Pengertian Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau disingkat dengan SKCK, sebelumnya dikenal sebagai Surat Keterangan Kelakuan Baik atau disingkat dengan SKKB adalah surat keterangan yang diterbitkan oleh Polri yang berisikan catatan kejahatan seseorang. Dahulu, sewaktu bernama SKKB, surat ini hanya dapat diberikan yang tidak/belum pernah tercatat melakukan tindakan kejahatan hingga tanggal dikeluarkannya SKKB tersebut, yang mana SKKB berlaku selama 6 . Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Menimbang. Mengingat. Bahwa salah satu penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia diwujudkan dengan diperlukan masyarakat untuk kepentingan dan tujuan tertentu. bahwa penerbitan surat keterangan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia diberikan kepada setiap warga negara yang membutuhkan yang dinyatakan ada atau tidak terdata pada catatan kepolisian atas perilaku atau perbuatannya dalam kehidupan bermasyarakat bahwa untuk meningkatkan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Gambar 1 Kerangka Konseptual Kerangka Konseptual Sumber : diolah peneliti . METODE PENELITIAN Pendekatan dan Jenis Penelitian JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Dalam pendekatan penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mengetahui dan memahami hasil temuan dari suatu fenomena atau peristiwa yang terjadi. Kualitatif adalah penelitian yang memberikan gambaran tentang sesuatu fenomena atau keadaan yang Fenomena dalam penelitian kualitatif bersifat holistik atau menyeluruh. Lokasi Penelitian Menurut (Sugiyono, 2. , lokasi penelitian adalah tempat di mana penelitian atau observasi dilakukan untuk memperoleh data yang akurat. Lokasi penelitian merupakan tempat untuk melakukan penelitian dalam menangkap fenomena atau peristiwa yang sebenarnya terjadi dari objek yang diteliti dalam rangka mendapatkan data-data penelitian yang akurat. Lokasi untuk melakukan penelitian ini pada Instansi Kepolisian Sektor Tanjung Kabupaten Tabalong, adapun alasan memilih lokasi penelitian ini karena peneliti ingin mengetahui secara langsung mengenai Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Di Polisi Sektor Tanjung Kabupaten Tabalong. Sumber Data Menurut (Lofland, 2. , sumber data utama dalam penelitian kualitatif adalah katakata dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. Menurut (Moleong, 2. , pencatatan sumber data melalui wawancara atau pengamatan merupakan hasil gabungan dari kegiatan melihat, mendengar, dan bertanya. Pada penelitian kualitatif, kegiatan-kegiatan ini dilakukan secara sadar, terarah dan senantiasa bertujuan memperoleh suatu informasi yang Data Primer Data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data pengumpulan data, data yang didapatkan langsung dari lapangan berupa hasil ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan beberapa informan atau narasumber yang benar-benar berkompeten dan bersedia memberikan data dan informasi yang dibutuhkan oleh peneliti. Data sekunder Data sekunder adalah data yang didapat dan dikumpulkan oleh peneliti terdahulu dari sumber-sumber yang sudah ada, baik yang didapat dari perpustakaan atau situssitus resmi data penelitian diantaranya bukubuku, laporan, ataupun jurnal-jurnal yang berhubungan dengan penelitian terkait Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kabupaten Tabalong. Teknik Pengumpulan Data Tenik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi Menurut (Sugiyono, 2. bahwa teknik pengumpulan data dengan observasi digunakan bila penelitian berkenaan dengan perilaku manusia, proses kerja, dan bila responden yang diamati tidak terlalu besar. Wawancara Wawancara dilakukan ketika peneliti ingin mendapatkan pengetahuan tentang makna- makna subjektif yang dipahami individu berkaitan dengan topik yang sedang diteliti dan bermaksud untuk melakukan eksplorasi terhadap isu tersebut, dimana hal tersebut tidak dapat dilakukan melalui pendekatan lainnya. Teknik ini dengan mengajukan pertanyaan langsung wawancara secara mendalam diharapkan permasalahan yang diteliti. Dokumentasi JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 Dokumentasi kegiatan dimana mengumpulkan data dalam bentuk visual. Secara pengetahuan orang awan, dokumentasi sering diartikan bahwa bentuk pengumpulan data ini adalah sebuah foto atau vidio. Menurut (Sugiyono, 2. Dokumentasi adalah suatu cara yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk buku, arsip, dokumen, tulisan angka, dan gambar yang berupa laporan serta keterangan yang dapat mendukung penelitian. Teknik Analisis Data Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. dengan cara pengorganisasian data kedalam kategori, menjabarkan ke unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat dekriptif tentang Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kota Kabupaten Tabalong, penelitian ini menggunakan pedoman wawancara kepada para informan yang terdiri 5 orang yaitu Kanit Intelkam. Petugas SKCK, 3 masyarakat. Adapun yang disajikan sebagai bahan penggali informasi dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode wawancara kepada pihak informan mengenai Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kota Kabupaten Tabalong. Tangible (Berwuju. Berdasarkan hasil analisis peneliti yang didasari hasil wawancara diatas maka dapat disumpulkan bahwa Kualitas Pelayanan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) d Polisi Sektor Tanjung Kota berdasarkan Indikator Tangible (Berwuju. Reliability (Kehandala. Berdasarkan hasil analisis peneliti yang didasari hasil wawancara diatas maka dapat disumpulkan bahwa Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) d Polisi Sektor Tanjung Kota berdasarkan Indikator Reliability (Kehandala. dikategorikan Responsiveness (Respon/Ketanggapa. Berdasarkan hasil analisis peneliti yang didasari hasil wawancara diatas maka dapat disumpulkan bahwa Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) d Polisi Sektor Tanjung Kota berdasarkan Indikator Responsiveness (Respon/Ketanggapa. dikategorikan berkualitas. Assurance (Jamina. Berdasarkan hasil analisis peneliti yang didasari hasil wawancara diatas maka dapat disumpulkan bahwa Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) d Polisi Sektor Tanjung Kota berdasarkan Indikator Assurance (Jamina. dikategorikan Emphaty (Empat. Berdasarkan hasil analisis peneliti yang didasari hasil wawancara diatas maka dapat disumpulkan bahwa Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) d Polisi Sektor Tanjung Kota berdasarkan Indikator Emphaty (Empat. dikategorikan berkualitas. PEMBAHASAN Dari hasil rekapitulasi jawaban hasil wawancara tersebut serta dari pengamatan dan analisis yang dilakukan peneliti. Maka peneliti JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 menyimpukan atau membahas dengan didukung teori oleh (Parasuraman, 1. yaitu Tangible (Berwuju. Reliability (Kehandala. Responsiveness (Respon/Ketanggapa. Assurance (Jamina. , dan Emphaty (Empat. yang kemudian indikator tersebut menjadi tolak ukur dalam mengentahui dan menganalisis Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kabupaten Tabalong dikategorikan Berkualitas. Tangible (Berwuju. memberikan kenyamanan tempat melakukan pelayanan dan kemudahan proses layanan Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kota sudah baik namun perlu adanya peningkatkan sarana/prasarana untuk kenyamanan dan perlu adanya peningkatkan dalam hal penyediaan informasi tertulis yang lebih efektif serta sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi wawancara terhadap lima informan atau narasumber yang menjadi responden terhadap pelayanan SKCK dipolisi sektor tanjung kota. Hasil wawancara menyatakan bahwa aspek Tangible (Berwuju. menurut (Parasuraman, 1. dinyatakan Dalam teori menyatakan bahwa Tangible (Berwuju. merupakan aspek penting dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Oleh sebab itu. Polisi Sektor Tanjung Kota memberikan kenyamanan tempat melakukan pelayanan dan memberikan pelayanan yang baik dalam pembuatan SKCK. Reliability (Kehandala. kecermatan petugas dalam melayani pelanggan dan kemudahan proses layanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kota sudah baik namun petugas perlu ditingkatkan agar pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB dari hasil rekapitulasi wawancara terhadap lima informan atau narasumber yang menjadi responden terhadap pelayanan SKCK dipolisi sektor tanjung kota. Hasil wawancara Reliability (Kehandala. menurut (Parasuraman, 1. Dalam menyatakan bahwa Reliability (Kehandala. sangat berpengaruh dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyedia layanan dan dapat diandalkan meningkatkan kepuasan masyarakat dan memperkuat reputasi Polisi Sektor Tanjung Kota sudah cermatan petugas dalam melayani pemohon dan memberikan kemudahan proses layanan. Responsiveness (Respon/Ketanggapa. dengan Merespon setiap pelanggan/ pemohon yang ingin mendapatkan pelayanan dan Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cepat dan tepat Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kota sudah baik namun sikap proaktif petugas dalam menyambut dan memberikan arahan kepada pemohon masih perlu ditingkatkan. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi wawancara terhadap lima informan atau narasumber yang menjadi responden terhadap pelayanan SKCK dipolisi sektor tanjung kota. Hasil wawancara menyatakan bahwa aspek Responsiveness (Respon/Ketanggapa. menurut (Parasuraman, 1. dinyatakan berkualitas. Dalam teori Responsiveness (Respon/Ketanggapa. sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dan sangat penting dalam membangun kepercayaan dan kepuasan yang diberikan kepada masyrakat. Polisi Sektor Tanjung Kota cukup melakukan pelayanan dengan cepat kepada pemohon yang ingin mendapatkan pelayanan pembuatan SKCK. Assurance (Jamina. dalam Petugas memberikan jaminan legalitas dalam pelayanan dan Petugas memberikan jaminan kepastian biaya dalam pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kota sudah baik. Hal ini JAPB : Volume 8 Nomor 2, 2025 dapat dilihat dari hasil rekapitulasi wawancara terhadap lima informan atau narasumber yang menjadi responden terhadap pelayanan SKCK dipolisi sektor tanjung kota. Hasil wawancara menyatakan bahwa aspek Assurance (Jamina. menurut (Parasuraman, 1. dinyatakan Dalam teori menyatakan bahwa Assurance (Jamina. sangat penting dalam membangun kepercayaan pemohon terhadap penyedia layanan dan sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Polisi Sektor Tanjung Kota melakukan pelayanan yang memadai dan dapat dipercaya kepada pemohon yang ingin mendapatkan pelayanan pembuatan SKCK. Emphaty (Empat. dengan Petugas melayani dengan tidak diskriminatif . embeda bedaka. dan Petugas melayani dengan sikap ramah Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kota baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi wawancara terhadap lima informan atau narasumber yang menjadi responden terhadap pelayanan SKCK dipolisi sektor tanjung kota. Hasil wawancara menyatakan bahwa aspek Emphaty (Empat. menurut (Parasuraman, 1. dinyatakan Dalam teori menyatakan bahwa Emphaty (Empat. sangat karena dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas yang diberikan kepada masyarakat. Polisi Sektor Tanjung Kota sudah baik dalam memberikan pelayanan dalam pembuatan SKCK. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian ini yang dilakukan mengenai Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian di Polisi Sektor Tanjung Kota dikategorikan berkualitas. SARAN Peningkatan sarana dan prasarana Untuk kemudahan dan kelancaran pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polisi Sektor Tanjung Kota. Diharapkan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB perlu adanya perhatian lebih terhadap ketersediaan saran dan prasarana yang masih belum mencukupi seperti ruang tunggu yang nyaman dan loket pelayanan yang teratur agar lebih ditingkatkan untuk mempermudah proses layanan SKCK dan meningkatkan kepuasan Evaluasi dan penyerapan aspirasi Disarankan agar Polisi Sektor Tanjung Kota secara berkala melakukan evaluasi pelayanan SKCK dan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan, baik melalui kotak saran fisik maupun secara digital. DAFTAR PUSTAKA