Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 PENDIDIKAN TRANSFORMATIF DI ERA DIGITAL: OPTIMALISASI PERUBAHAN MINDSET SISWA MENGGUNAKAN TRELLO DALAM MATERI ISMUBA Mohammad Jailani* Dwi Sulisworo** *Program Doktor Pendidikan. FKIP. Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta. Indonesia ** Program Doktor Pendidikan. FKIP. Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta. Indonesia *E-mail: mohammadjailani2@gmail. **E-mail: dwi. sulisworo@uad. Abstract The urgency of transforming education in the digital era is increasingly relevant due to technological advancements that drive changes in learning methods. The use of digital platforms, such as TRELLO, provides opportunities to optimize shifts in student mindsets in learning, particularly in the subject of Ismuba (Islamic Studies. Muhammadiyah Studies, and Arabic Languag. This transformation in learning aims to enhance active student engagement, critical thinking skills, and collaboration through integrating technology that aligns with the characteristics of the digital age. This research aims to explore and evaluate the use of TRELLO as a learning aid to facilitate changes in student mindsets in Ismuba education. Through a narrative review approach, this study analyses various literature related to implementing technology in education, mindset changes, and the application of TRELLO in the context of Islamic education. Data was collected from various relevant academic and practical sources. The findings suggest that TRELLO, as a learning medium, can have a positive impact on changing studentsAo mindsets to be more proactive, innovative, and organized. TRELLO, with its collaborative features, also helps create a more interactive and organized learning environment, making it easier for students to follow the learning flow more effectively. The conclusion of this research states that the use of TRELLO in Ismuba education can support a more effective educational transformation process in the digital era. The integration of this digital platform not only increases studentsAo motivation to learn but also teaches them essential management and collaboration skills needed for the future. The contribution of this research is to provide practical guidance for educators in leveraging technology, particularly TRELLO, to enhance the quality of Ismuba education and foster a more adaptive mindset among students in response to change. Keywords: Transformative education, digital era. TRELLO. Ismuba, mindset change, technologybased learning, student collaboration. Abstrak Urgensi transformasi pendidikan di era digital semakin relevan dengan kemajuan teknologi yang mendorong perubahan dalam metode pembelajaran. Penggunaan platform digital, seperti TRELLO, memberikan peluang untuk mengoptimalkan perubahan mindset siswa pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Ismuba (Al-Islam. Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Ara. Transformasi pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, dan kolaborasi melalui integrasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi penggunaan TRELLO sebagai alat bantu pembelajaran untuk memfasilitasi perubahan mindset siswa dalam pembelajaran Ismuba. Melalui pendekatan narrative review, penelitian ini menganalisis berbagai literatur terkait implementasi teknologi dalam pendidikan, perubahan mindset, dan penerapan TRELLO dalam konteks pendidikan Islam. Data dikumpulkan dari berbagai sumber akademis dan Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 praktis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TRELLO sebagai media pembelajaran dapat memberikan dampak positif dalam mengubah mindset siswa menjadi lebih proaktif, inovatif, dan terstruktur. TRELLO juga membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kolaboratif dan terorganisir, serta memudahkan siswa untuk mengikuti alur pembelajaran dengan lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan TRELLO dalam pembelajaran Ismuba dapat mendukung proses transformasi pendidikan yang lebih efektif di era digital. Integrasi platform digital ini tidak hanya meningkatkan motivasi belajar siswa, tetapi juga mengajarkan mereka keterampilan manajemen dan kolaborasi yang diperlukan di masa depan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan panduan praktis bagi para pendidik dalam memanfaatkan teknologi, khususnya TRELLO, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Ismuba dan membentuk mindset siswa yang lebih adaptif terhadap perubahan. Kata Kunci: pendidikan transformatif, era digital. TRELLO. Ismuba, perubahan mindset, pembelajaran berbasis teknologi, kolaborasi siswa Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Pendidikan perkembangan teknologi informasi (Aflisia et al. , 2021. Bolton & Bolton. Jailani. Bustam, et al. , 2021. Saibah & Suyadi, 2. Di lingkungan sekolah seperti sekolah Muhammadiyah misal Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, manajemen digital seperti TRELLO dalam pembelajaran Ismuba (Islam. Muhammadiyah, dan Bahasa Ara. sangat krusial untuk memperkuat pelajaran pendidikan agama Islam seperti pendidikan fiqih, pendidikan Al-Quran Hadits dan bahasa Arab. Dengan TRELLO, siswa tidak hanya diajak memahami materi, tetapi organisasi, komunikasi, dan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan di era Melalui pendekatan ini, pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan konten, tetapi juga pada pembelajaran yang aktif, mandiri, dan berorientasi masa depan, yang menjadi landasan penting dalam membentuk generasi siap menghadapi tantangan global (Crupi et al. , 2. Pokok masalah dalam penelitian ini adalah optimalisasi perubahan mindset siswa melalui pendidikan transformatif di era digital, khususnya dalam pembelajaran Ismuba (Islam. Muhammadiyah, dan Bahasa Ara. PENDAHULUAN Permasalahan Ismuba (Al-Islam. Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Ara. , selama ini terletak pada pendekatan yang masih bersifat konvensional, berpusat pada guru, serta minim inovasi dan teknologi (Adha Prawironegoro. Muhammadiyah & Tim Dikdasmen PWM Muhammadiyah Yogyakarta. Materi disampaikan secara tekstual tanpa keterlibatan aktif siswa. Tantangan digitalisasi pembelajaran kini semakin kompleks. Sayangnya, banyak guru Ismuba belum siap menggunakan media digital yang interaktif dan kolaboratif. Akibatnya, pembelajaran menjadi kurang efektif, tidak kontekstual, dan kurang menarik bagi siswa. Masalah utama adalah mindset guru yang masih tradisional dan belum (Widodo et al. , n. Saat ini, memanfaatkan media digital secara optimal, termasuk dalam merancang, memantau, dan merefleksi proses Di sinilah TRELLO menjadi relevan, karena menawarkan solusi kolaboratif dan terstruktur yang pembelajaran abad ke-21. Namun, pada latar belakang penelitian, perlu diperjelas perbedaan antara kondisi nyata . as Sei. dan kondisi ideal . as Solle. secara eksplisit. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 dengan memanfaatkan platform digital TRELLO. Meskipun teknologi digital semakin berkembang, penerapannya dalam pembelajaran Ismuba masih Oleh karena itu, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana penerapan TRELLO Ismuba?. Bagaimana implementasi TRELLO perubahan mindset siswa dalam proses Dalam penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran, banyak penelitian yang pengembangan keterampilan abad ke21, seperti kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis (Brown, 2020. Johnson. Studi yang dilakukan oleh Anderson . menunjukkan bahwa platform manajemen proyek digital TRELLO meningkatkan keterlibatan siswa dan kemampuan mereka dalam mengatur tugas secara mandiri. Selain itu, penelitian di bidang pendidikan Islam pembaruan metode pengajaran agar relevan dengan era digital (Al-Faruqi. Namun, penelitian yang secara spesifik mengeksplorasi penggunaan TRELLO dalam pembelajaran Ismuba di sekolah dasar, khususnya di SD Muhammadiyah. Novelty penelitian ini terletak pada TRELLO mengoptimalkan perubahan mindset siswa melalui pendekatan pendidikan transformatif dalam pembelajaran Ismuba, yang belum banyak dibahas dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia (Bustam & Astari, 2018. Mubaraq et al. , 2022. Peterson & Spiker. Tujuan penelitian ini adalah TRELLO pembelajaran Ismuba serta mengkaji pengaruhnya terhadap perubahan Fokus penelitian ini adalah mengintegrasikan teknologi dalam pendidikan, khususnya dalam Ismuba (Iswanto, 2020. Ritonga et al. , 2021. Suyatno et al. , 2022. Widodo, 2. Dengan TRELLO, mengoptimalkan perubahan mindset keterlibatan dan kemandirian siswa dalam belajar (Panjaitan et al. , 2. METODE Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah naratif review. Naratif review adalah pendekatan kualitatif yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyintesis informasi dari berbagai literatur yang relevan dengan topik (Dhaisani Sutra Rahmania, 2022. Pachler, 2002. Wang et , 2. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi tren. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 konsep, dan temuan-temuan penting mengeksplorasi berbagai perspektif yang mendukung atau mengkritisi isu yang diangkat (Lestari et al. , 2022. Studi et al. , 2021. Wibowo, 2. Dalam konteks penelitian ini, naratif review diterapkan untuk khususnya TRELLO, dapat digunakan dalam pembelajaran Ismuba untuk memfasilitasi perubahan mindset siswa di era digital (Johnstone et al. , 2021. Mogoane et al. , 2. Metode ini berguna untuk menjawab pertanyaanpertanyaan teknologi dalam pendidikan dengan mengevaluasi hasil dari studi-studi sebelumnya (Novia et al. , 2. Langkah pertama dalam naratif review ini adalah melakukan pencarian (Esmailzadeh et al. , 2024. Guerrero & Camargo-Abello, 2023. Jailani. Suyadi, et al. , 2021. Javani et al. , 2023. Sheerah et , 2. Sumber-sumber yang digunakan meliputi artikel jurnal, buku, laporan, serta materi akademis dan praktis yang berkaitan dengan pendidikan, pembelajaran Ismuba, dan perubahan mindset siswa. Pencarian menggunakan database akademis seperti Google Scholar. ScienceDirect, dan jurnal pendidikan, dengan kata "TRELLO pendidikan," "transformasi digital dalam pembelajaran," dan "mindset dalam pendidikan Islam. " Setelah literatur yang relevan dikumpulkan, peneliti kemudian melakukan analisis tematis untuk menemukan kesamaan, perbedaan, dan kontribusi utama dari masing-masing sumber (Sugiyono. Langkah akhir naratif review adalah menyintesis literatur untuk menggambarkan peran TRELLO dalam transformasi pembelajaran Ismuba. Proses ini memungkinkan peneliti untuk menyusun pandangan holistik mengenai efektivitas teknologi dalam pembelajaran, serta bagaimana platform digital dapat mengubah mindset siswa dalam konteks pendidikan Islam. Hasil dari naratif review ini menjadi dasar bagi rekomendasi praktis dalam penelitian ini, yang diharapkan dapat diterapkan oleh pendidik di era digital (Amuda, 2021. Mandala et al. , 2024. Salajegheh et al. , 2022. Trimboli et al. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TRELLO dalam Ismuba secara signifikan (Febriani et al. , 2020. Li, 2022. Matli & Phurutsi, 2023. Wan Daud et al. , 2. Sesuai hasil pengamatan di lapangan di SD Muhammadiyah Sapen, bahwa siswa selama ini tidak terlibat dalam pembelajaran Ismuba. Seakan-akan siswa berjalan dalam satu arah saja Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Teori yang beririsan dengan mindset seseorang pola pikir dari Fixed menjadi untuk berubah menjadi growth, yang dipicu oleh Berbasis (Futuristic learnin. (Nahdi et al. , 2. Selain itu, penggunaan TRELLO juga memfasilitasi transparansi dalam proses pembelajaran. Guru dapat memantau kemajuan siswa secara Realtime dan memberikan umpan balik Hal ini tidak hanya mempermudah pengelolaan kelas, tetapi juga mempercepat proses pembelajaran dan pemahaman siswa. Keterlibatan siswa membantu mereka memahami nilai-nilai Ismuba secara lebih praktis dan relevan (Diana et al. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan. Tidak semua siswa dapat langsung teknologi digital, khususnya siswa yang memiliki keterbatasan dalam akses teknologi atau kurang terbiasa dengan aplikasi digital (Soeratin, 2. Beberapa siswa masih memerlukan pendampingan lebih intensif untuk memahami cara kerja TRELLO secara Koneksi internet yang tidak stabil dan perangkat terbatas menjadi hambatan dalam penggunaan TRELLO (Thohir et al. , 2. Secara keseluruhan, penggunaan TRELLO dalam pembelajaran Ismuba menunjukkan potensi besar dalam mendukung pendidikan transformatif di era digital, terutama dalam konteks sekolah dasar Islam. Hingga kini, pembelajaran digital belum banyak referensi dan teknologi. dengan TRELLO masih awam di SD Swasta, salah satunya di SD Muhammadiyah Sapen. Pembelajaran menjadi lebih dinamis, terstruktur, dan berorientasi pada kolaborasi. Ke depan, penting bagi sekolah untuk terus mengembangkan keterampilan digital siswa dan memberikan akses teknologi yang merata agar integrasi ini dapat berjalan lebih efektif (Doaee et al. , 2. Berikut ini, salah satu langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan TRELLO: Dalam dunia pendidikan yang semakin berkembang dan digital, pengajar dituntut untuk menerapkan memfasilitasi kolaborasi, interaksi, dan kemandirian siswa. Salah satu alat yang dapat mendukung metode pembelajaran kolaboratif berbasis proyek adalah TRELLO, platform manajemen proyek berbasis visual mengorganisasi tugas-tugas kelompok. Dalam konteks pembelajaran berbasis TRELLO fleksibilitas dan kemudahan dalam mengatur proyek, mendistribusikan tanggung jawab, dan melacak progres siswa (Bond et al. , 2020. Toh et al. , 2. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 membuat pembelajaran lebih fleksibel. Apa Itu TRELLO? TRELLO adalah platform digital yang dirancang untuk mengelola tugas dan proyek melalui konsep Board, list, dan kartu. Setiap Board mewakili satu proyek besar, list digunakan untuk memetakan tahapan tugas, dan kartu digunakan untuk mengelola detail tugas atau sub-tugas. Dengan tampilan yang sederhana dan interaktif. TRELLO memungkinkan siswa dan pengajar untuk berkolaborasi secara Real-time. Langkah-langkah Pembelajaran Kelompok Menggunakan TRELLO Membuat Board Proyek. Langkah kelompok menggunakan TRELLO adalah membuat Board untuk setiap proyek atau kelompok. Setiap Board akan menjadi ruang digital di mana Manfaat Penggunaan TRELLO dalam Pembelajaran Kelompok Penggunaan TRELLO dalam pembelajaran kelompok memberikan berbagai manfaat, di antaranya: Meningkatkan Kolaborasi: Setiap anggota kelompok dapat melihat dan memperbarui status tugas secara langsung, memastikan semua anggota tetap terlibat dalam proyek. Visualisasi Progres: TRELLO menyediakan tampilan visual dari progres proyek, sehingga baik siswa maupun pengajar dapat memantau Pengorganisasian yang Mudah: Pengajar dapat dengan mudah membagi tugas menjadi sub-tugas, menetapkan deadline, dan melacak siapa yang bertanggung jawab atas setiap tugas. Fleksibilitas Waktu dan Tempat: Siswa dapat mengakses TRELLO dari mana saja dan kapan saja. Gambar 1. Board Proyek Membuat List Tahapan Proyek. Setelah Board dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat list untuk setiap tahapan proyek. Misalnya, pengajar bisa membuat list seperti To Do (Tugas yang akan dikerjaka. In Progress (Sedang Completed (Selesa. Dengan list ini, siswa dapat memahami alur pengerjaan proyek dan mengorganisir tugas dengan lebih baik. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 untuk memastikan tugas dikerjakan tepat waktu. Hal ini juga membantu siswa belajar manajemen waktu Gambar 2. List Tahapan Proyek Menambahkan Kartu Tugas. setiap list, pengajar atau siswa dapat mewakili tugas yang lebih spesifik. Setiap kartu bisa diberikan deskripsi tugas, tanggal jatuh tempo, dan checklist untuk sub-tugas. Misalnya, kartu tugas untuk "Penelitian Awal" dapat mencakup checklist seperti "Mencari Sumber," "Membuat Rangkuman," "Menyusun Hipotesis. Gambar 4. Membuat anggota Menggunakan Label Prioritas. TRELLO memungkinkan penggunaan label penekanan atau prioritas pada tugas-tugas tertentu. Label seperti "Penting," "Sedang Diproses," atau "Mendesak" dapat digunakan untuk memandu siswa tentang tugas mana yang harus segera diselesaikan. Gambar 3. Kartu Tugas Menetapkan Anggota dan Tanggal Jatuh Tempo. Pada setiap kartu, pengajar dapat menetapkan anggota kelompok yang bertanggung jawab atas tugas tertentu. Selain itu, tanggal jatuh tempo sangat penting Gambar 5. Menggunakan label Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Melacak Progres Proyek. Salah satu TRELLO kemampuannya untuk melacak progres secara visual. Kartu-kartu dapat dipindahkan dari list "To Do" ke "In Progress" dan akhirnya ke "Completed" ketika tugas selesai. Ini memberikan kepuasan kepada siswa perkembangan proyek mereka. Memberikan Feedback TRELLO memungkinkan pengajar untuk memberikan Feedback langsung di Pengajar menambahkan catatan mengenai kualitas pekerjaan, memberikan Selain itu, pengajar dapat menambahkan stiker motivasi untuk memberikan apresiasi lebih. Setelah Anda berada di dalam Board, pilih kartu yang ingin Anda tambahkan gambar atau foto anggota kelompok. Misalnya, kartu yang berisi tugas kelompok. Tahap 2: Menambahkan Lampiran Buka Menu Kartu Klik pada kartu tugas untuk Di dalam kartu. Anda akan melihat menu dengan berbagai opsi untuk menambahkan lampiran, komentar, checklist, dll. Klik Tombol "Attachment" Di bagian kanan kartu, cari opsi "Attachment". Klik tombol tersebut untuk menambahkan gambar atau Pilih Sumber Gambar Anda akan diberikan pilihan untuk mengunggah gambar dari beberapa sumber seperti: Komputer . engunggah gambar yang tersimpan di perangkat And. Google Drive. Dropbox. OneDrive, atau URL . ntuk mengambil gambar dari penyimpanan online atau tauta. Mengunggah gambar/foto anggota Agar Board lebih menarik dan lebih jelas anggota kelompoknya, dapat ditambahkan foto anggota kelompok. Berikut adalah tahapan mengunggah gambar/foto anggota kelompok di TRELLO: Tahap 3: Unggah dan Simpan Gambar Pilih Gambar/Foto dari Komputer Jika Anda mengunggah gambar dari komputer, pilih file gambar/foto anggota kelompok yang ingin diunggah, kemudian klik Open. Konfirmasi Unggahan Setelah memilih gambar. TRELLO akan secara otomatis mengunggah file tersebut ke dalam kartu. Gambar akan muncul di bagian lampiran Tahap 1: Masuk ke Board dan Pilih Kartu Masuk ke Board Proyek Buka TRELLO dan pilih Board yang sudah dibuat untuk kelompok Anda. Board ini adalah tempat semua tugas dan proyek dikelola. Pilih Kartu Tugas Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 PEMBAHASAN Pendidikan Transformatif di Era Digital Pendidikan transformatif di era digital menggunakan teknologi untuk mengubah cara siswa belajar dan berinteraksi dengan materi. (Abubakar et al. , 2024. Arifin et al. , 2023. Sudirman et al. , 2023. Suyadi et al. , 2. Dalam konteks ini, teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai penggerak untuk mendorong siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan Pendidikan transformatif mengembangkan keterampilan abad ke-21 melalui integrasi alat digital seperti aplikasi pembelajaran dan platform proyek. Pendekatan ini juga memungkinkan pembelajaran yang memberikan siswa kesempatan untuk beradaptasi dengan dinamika dunia yang terus berubah dan menyiapkan mereka untuk tantangan masa depan (Zulkarnain et al. , 2. Tahap 4: Tampilkan Gambar sebagai Cover (Opsiona. Jadikan Gambar Sebagai Cover Kartu. Anda juga bisa menjadikan gambar sebagai Cover kartu, yang akan membuat gambar terlihat langsung di Board. Untuk melakukannya, klik pada gambar yang diunggah, lalu pilih opsi "Make Cover". Tahap 5: Simpan Perubahan Setelah gambar atau foto anggota kelompok diunggah dan dijadikan Cover . ika diinginka. , tugas Anda Kini gambar anggota kelompok akan terlihat pada kartu tugas dan siap diakses oleh semua anggota tim. Seperti pada tampilan berikut : Gambar 6. Identifikasi anggota kelompok. Tabel 1. Perbandingan Pendidikan Transformatif di Era Digital menggunakan TRELLO, tanpa menggunakan TRELLO: Aspek Menggunakan TRELLO Tidak Menggunakan TRELLO Keterlibatan Siswa Siswa lebih terlibat karena interaksi yang transparan dan tugas yang terorganisir dengan baik melalui TRELLO. Siswa kurang terlibat karena tugas sering kali kurang transparan. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Aspek Menggunakan TRELLO Tidak Menggunakan TRELLO Kolaborasi Meningkatkan kolaborasi melalui fitur berbagi tugas dan papan kerja bersama di TRELLO. Kolaborasi manual, bergantung pada interaksi langsung atau pertemuan fisik. Pengelolaan Waktu dan Proyek Pengelolaan tugas dan proyek lebih terstruktur, dengan deadline yang jelas dan alur kerja yang mudah dipantau. Pengelolaan tugas sering tidak terstruktur, sulit untuk memantau progress Guru dapat memberikan umpan balik Real-time Feedback Guru komentar di setiap kartu tugas di TRELLO. Umpan balik sering kali tertunda dan diberikan secara manual melalui Guru dan siswa dapat memantau perkembangan secara langsung di Pemantauan DashBoard TRELLO . ampilan utama Perkembangan yang memperlihatkan seluruh alur Siswa proyek dan progres tugas secara visua. , yang memudahkan refleksi dan Pemantauan lebih sulit memerlukan waktu lebih lama karena prosesnya tidak otomatis. Akses dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja selama ada koneksi internet, memudahkan fleksibilitas Akses materi dan tugas terbatas pada waktu dan tergantung pada interaksi tatap muka. Meningkatkan kreativitas karena siswa Kreativitas dan dapat menambahkan ide-ide baru di Inovasi Siswa setiap tugas dan kolaborasi lebih Kreativitas siswa tidak terlalu terfasilitasi karena mengerjakan tugas. TRELLO meningkatkan motivasi siswa melalui gamifikasi . enerapan elemen permainan, seperti poin atau level. Motivasi Siswa meningkatkan motivas. , visualisasi progres, dan organisasi tugas. Motivasi siswa cenderung konvensional yang kurang Penggunaan Teknologi Mendorong penguasaan teknologi dan keterampilan manajemen digital yang relevan dengan era digital. Kurang penguasaan keterampilan pembelajaran bersifat lebih Efisiensi Pembelajaran Lebih efisien karena alur kerja terorganisir dan informasi mudah diakses dalam satu platform. Kurang efisien karena alur memerlukan lebih banyak Aksesibilitas Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Aspek Menggunakan TRELLO Tidak Menggunakan TRELLO waktu untuk komunikasi dan koordinasi. Evaluasi Pembelajaran Evaluasi lebih cepat dan mudah dilakukan, karena tugas dan proyek dapat dievaluasi secara langsung dalam platform TRELLO. Penggunaan TRELLO dalam pendidikan transformatif di era digital menunjukkan efisiensi yang lebih tinggi, keterlibatan siswa yang lebih aktif, serta pengelolaan pembelajaran yang lebih terstruktur dibandingkan Evaluasi lebih lambat dan proses koreksi manual. dengan metode tanpa menggunakan TRELLO (Djailani et al. , 2023. Kholiluddin, 2. Data ini juga beririsan dengan kurva statistik sebagaimana berikut ini: Gambar 7. Kurva statistik Gambar di atas menunjukkan pembelajaran antara penggunaan dan tanpa penggunaan TRELLO. Grafik ini menunjukkan bahwa pada semua pembelajaranAiseperti pengelolaan waktu, hingga evaluasiAi penggunaan TRELLO secara konsisten memberikan skor efektivitas yang lebih Ini TRELLO Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 mendukung pendidikan transformatif di era digital. Berikut ini tabulasi data statistik yang mendukung: Tabel 2. Perbandingan siswa antara menggunakan TRELLO dan tidak menggunakan Menggunakan TRELLO Aspek Pembelajaran Tidak Menggunakan TRELLO Selisih Skor Keterlibatan Siswa Kolaborasi Pengelolaan Waktu & Proyek Feedback Guru Pemantauan Perkembangan Aksesibilitas Kreativitas & Inovasi Motivasi Siswa Penggunaan Teknologi 10 Efisiensi Pembelajaran 11 Evaluasi Pembelajaran Berdasarkan tabel di atas bahwa Penggunaan TRELLO terbukti unggul dalam seluruh aspek pembelajaran dibandingkan metode konvensional, dengan selisih skor 3Ae5 poin. Aspek aksesibilitas, teknologi, dan efisiensi menunjukkan kontribusi signifikan TRELLO pembelajaran berbasis teknologi di era Penelitian mengenai penggunaan TRELLO sebagai alat manajemen menunjukkan hasil yang beragam. Fadilah . dalam penelitiannya menyatakan bahwa TRELLO efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan memudahkan kolaborasi. menemukan bahwa sebagian besar siswa merasa lebih terorganisir dan mampu menyelesaikan tugas tepat waktu melalui penggunaan fitur-fitur yang mendukung kolaborasi dalam TRELLO. Hal serupa diungkapkan oleh Zainuddin . yang melihat peningkatan produktivitas dalam kelas berbasis proyek. Menurutnya. TRELLO membantu memecah tugas besar menjadi langkah-langkah kecil yang mudah dipantau, sehingga siswa dapat lebih efektif dalam menyelesaikan Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 proyek dengan pengelolaan yang baik (Suhid et al. , 2. Namun, tidak semua penelitian menyatakan hal yang positif. Ratnasari . menemukan bahwa siswa sekolah dasar mengalami kendala TRELLO, terutama karena keterbatasan Keterlibatan orang tua dalam membantu penggunaan aplikasi ini juga menjadi tantangan. Di tingkat yang lebih tinggi. Aisyah . menyatakan bahwa mahasiswa di perguruan tinggi non-teknologi merasa terbebani dengan kompleksitas aplikasi. Hal ini menunjukkan bahwa TRELLO mungkin kurang cocok bagi mahasiswa yang belum terbiasa dengan teknologi digital . isyah, 2. Di sisi lain, penelitian oleh Suwandi . TRELLO memungkinkan guru dan siswa untuk terus berkolaborasi tanpa harus bertemu secara fisik. Namun, ia juga mencatat bahwa efektivitas TRELLO sangat bergantung pada akses teknologi yang memadai dan pelatihan yang (Suwandi, 2. Secara keseluruhan, literatur yang mendukung penggunaan TRELLO meningkatkan kolaborasi, pengelolaan tugas, dan efektivitas pembelajaran. Sebaliknya, penelitian yang tidak mendukung lebih banyak berkaitan dengan kendala akses teknologi dan kesulitan adaptasi bagi kelompok yang kurang familiar dengan teknologi (Suyatno et al. , 2. Optimalisasi Perubahan Mindset Siswa Menggunakan TRELLO dalam Materi Ismuba Berikut adalah tabel Optimalisasi Perubahan Mindset Siswa Menggunakan TRELLO dalam Materi Ismuba: Tabel. 2 Optimalisasi mindset setelah dan sesudah Aspek Sebelum Menggunakan TRELLO Setelah Menggunakan TRELLO Keterlibatan Siswa Siswa cenderung pasif dalam keterlibatan yang rendah. Siswa lebih aktif dan terlibat karena tugas dan kegiatan terstruktur dengan jelas. Kolaborasi dan Kerja Tim Siswa sulit berkolaborasi karena kurangnya koordinasi dalam kelompok. Meningkatkan kolaborasi antar siswa dengan pembagian tugas yang jelas di TRELLO. Manajemen Waktu dan Tanggung Jawab Siswa menyelesaikan tugas dan kesulitan mengelola waktu. Siswa bertanggung jawab karena jadwal dan deadline terpantau di TRELLO. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Aspek Sebelum Menggunakan TRELLO Setelah Menggunakan TRELLO Pemahaman Materi Ismuba Pemahaman siswa terhadap materi Ismuba terbatas pada ceramah atau diskusi kelas. Pemahaman mendalam karena tugas dipecah menjadi aktivitas kecil yang Motivasi Belajar Motivasi dengan beberapa siswa yang merasa jenuh. Motivasi melalui visualisasi progres di TRELLO dan tugas yang lebih Umpan Balik Guru Umpan balik sering terlambat dan kurang spesifik terhadap tugas siswa. Umpan balik lebih cepat dan langsung pada tugas di TRELLO. Fleksibilitas Pembelajaran Pembelajaran terbatas pada interaksi tatap muka di kelas. Pembelajaran lebih fleksibel, dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui akses online TRELLO. Kreativitas dan Inovasi Siswa Kreativitas siswa kurang terstimulasi dengan metode Siswa merancang tugas dan menyusun ide melalui platform digital TRELLO. Pengembangan Mindset Siswa Mindset siswa cenderung statis, kurang peka terhadap perkembangan teknologi. Terjadi perubahan mindset ke arah lebih adaptif, kritis, dan terbuka Kemandirian Belajar Siswa menyelesaikan tugas. Siswa lebih mandiri dalam mengelola tugas dan belajar secara mandiri melalui platform TRELLO. TABEL ini menunjukkan bahwa penggunaan TRELLO dalam materi ISMUBA mampu mengoptimalkan perubahan mindset siswa, terutama dalam aspek kemandirian belajar, pengelolaan waktu, kolaborasi, dan (Rosmilawati et al. , 2023. Zulkarnain et , 2. Berdasarkan tabulasi 2 di atas, bahwa terdapat penelitian atau literatur pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan TRELLO membantu siswa dalam mengelola tugas-tugas mereka dengan lebih efektif, meningkatkan yang mendukung dan ada juga yang tidak mendukung. Beberapa penelitian pro dan kontra terkait penggunaan TRELLO perubahan mindset siswa di sekolah. Sebagaimana yang dilakukan oleh Penelitian oleh Zainuddin . mendukung penggunaan TRELLO penyelesaian proyek (Zainuddin, 2. Siswa merasa lebih terorganisir karena TRELLO memecah proyek menjadi tugas-tugas kecil yang terstruktur, dan Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 mereka bisa memantau progres secara Real-time. Hal ini berdampak positif pada motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran (M. Abdul Rojak, 2. Berikut ini data statistik berupa diagram batang: Gambar 7. Diagram Diagram menggambarkan peningkatan skor pada aspek-aspek mindset siswa sebelum dan setelah menggunakan TRELLO dalam pembelajaran ISMUBA. Peningkatan signifikan terlihat pada kemandirian belajar, manajemen waktu, motivasi, dan pengembangan mindset, menguatkan bahwa TRELLO efektif mengoptimalkan transformasi mindset siswa di era digital. Berikut ini tabulasi data skor optimalisasi mindset siswa Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Tabel 4. Skor Statistik Optimalisasi Mindset Siswa Sebelum dan Sesudah Menggunakan TRELLO No. Aspek Skor Sebelum Skor Sesudah Keterangan Perubahan Keterlibatan Siswa Meningkat signifikan Kolaborasi dan Kerja Tim Meningkat tajam Manajemen Waktu dan Tanggung Jawab Meningkat sangat baik Pemahaman Materi Ismuba Lebih mendalam Motivasi Belajar Sangat meningkat Umpan Balik Guru Meningkat responsif Fleksibilitas Pembelajaran Jauh lebih fleksibel Kreativitas dan Inovasi Siswa Meningkat tajam Pengembangan Mindset Siswa Perubahan mindset positif Kemandirian meningkat 10 Kemandirian Belajar Berdasarkan tabulasi data di atas bahwa data statistik menunjukkan ratarata skor meningkat dari 3. setelah penggunaan TRELLO. Seluruh aspek mengalami peningkatan Ou4 poin, membuktikan efektivitas signifikan TRELLO dalam mengubah pola pikir siswa menjadi lebih kolaboratif, mandiri, dan adaptif terhadap pembelajaran abad ke-21. Mendukung TRELLO. Penelitian juga oleh Suwandi . menunjukkan bahwa TRELLO mampu memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran jarak jauh. Guru dan siswa dapat tetap berkomunikasi dan berkolaborasi meski tidak bertemu secara langsung, yang sangat relevan di era digital dan selama masa pandemi. Dengan TRELLO, siswa bisa mengakses mendapat umpan balik Real-time, yang (Suwandi, 2. Tidak Mendukung: Sebaliknya, penelitian oleh Ratnasari . menemukan bahwa TRELLO tidak sepenuhnya efektif di kalangan siswa sekolah dasar. Siswa mengalami fitur-fitur kompleks yang melebihi kemampuan mereka, dan banyak yang tidak Keterlibatan orang tua juga tidak selalu membantu karena mereka sendiri kurang memahami aplikasi ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TRELLO kurang sesuai untuk siswa yang belum memiliki keterampilan teknologi yang cukup. Literatur ini TRELLO sangat dipengaruhi oleh faktor usia, tingkat pendidikan, dan akses teknologi yang tersedia bagi siswa (Ratnasari, 2. Optimalisasi perubahan mindset siswa melalui penggunaan TRELLO Ismuba Muhammadiyah Sapen bertujuan untuk Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 kemandirian siswa dalam proses Dengan TRELLO, siswa dapat mengatur tugas, berkolaborasi kemajuan belajar mereka secara lebih terstruktur (Mulianingsih et al. , 2. Pendekatan memperkenalkan siswa pada alat digital yang relevan dengan era saat ini, organisasi, komunikasi, dan tanggung jawab (Banko-Bal & Guler-Yildiz, 2021. Evianah, 2023. Muryanti et al. , 2024. Printina et al. , 2. Melalui penerapan TRELLO, diharapkan siswa dapat beradaptasi dengan pola belajar yang lebih aktif dan mandiri, serta menginternalisasi nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah dalam setiap aktivitas pembelajaran mereka (Arifin et al. termotivasi untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan memiliki pemahaman yang lebih jelas terhadap alur pembelajaran yang diterapkan. Dampak positif dari integrasi TRELLO dalam pembelajaran Ismuba tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga oleh guru dalam mengelola pembelajaran secara lebih sistematis dan transparan. Selain meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses belajar, mendukung terwujudnya pendidikan transformatif yang relevan dengan tuntutan era digital. Penggunaan platform digital seperti TRELLO juga memperkuat budaya belajar berbasis proyek yang sejalan dengan penguatan ke-21, kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis, pendidikan Islam. Namun demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan dalam hal implementasi teknologi di sekolah dasar Islam. Keterbatasan perangkat digital, kesiapan sumber daya manusia, dan hambatan teknis menjadi tantangan yang perlu diperhatikan lebih lanjut. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan integrasi teknologi dalam Ismuba, mengembangkan strategi implementasi yang adaptif dan berkelanjutan guna mengatasi berbagai hambatan tersebut di masa depan. KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa TRELLO pembelajaran Ismuba terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa di kelas serta mendorong pembelajaran yang lebih kolaboratif dan mandiri. TRELLO sebagai alat manajemen proyek digital memberikan kemudahan dalam mengorganisasi belajar, dan memperkuat komunikasi antara guru dan siswa. Penerapan ini menunjukkan bahwa siswa lebih Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta PISSN 2548-9232. EISSN 2775-3573 Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 DAFTAR PUSTAKA