JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. Page: 65-73 Homepage : https://jurnal. com/index. php/jumali ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PIUTANG TAK TERTAGIH PADA CV. KARYA MASINDO LESTARI Hermita Nasution* Universitas Dharmawangsa hermita183@gmail. Lukman Hakim Siregar Universitas Dharmawangsa Lukman. fe@dharmawangsa. *Hermita Nasution Received: 09 Agustus 2024 Revised: 14 Agustus 2024 Published: 31 Oktober 2024 Abstract receivables are claims that a company has against another party for an amount of money, goods or services that have not been received at this time but are expected to be received in the future. Therefore, the aim of this research is to analyze the factors that cause bad debts at CV. KARYA MASINDO LESTARI to get a clear picture of what factors cause uncollectible receivables. This research uses a descriptive method, namely research carried out by collecting, interpreting and analyzing data so that it can provide a complete picture to answer the research problem. The place and time of research is at CV. KARYA MASINDO LESTARI which is located at Jl. Jemadi Comp. Jemadi Permai I No. 231 D with the research starting from November 2023 to March 2024. The type of data in this research is qualitative data, namely information data in the form of verb Data sources are primary data and secondary data. Data collection techniques are interview and observation techniques. From the research results, it was concluded that the weak administration system and credit supervision had not been carried out effectively, where there were still multiple positions even though there was a separation of functions and the ineffective analysis of overdue receivables resulted in receivables at CV. MASINDO LESTARI'S WORK is Suggestions from the author are good CV. KARYA MASINDO LESTARI forms a special section for credit supervision and analysis of receivables at the company. Keywords: uncollectible receivables factors. bad credit Abstrak piutang adalah klaim yang dimiliki oleh suatu perusahaan terhadap pihak lain atas sejumlah uang, barang, atau jasa yang belum diterima pada saat ini tetapi diharapkan akan diterima di masa yang akan datang. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktorfaktor penyebab terjadinya piutang tak tertagih pada CV. KARYA MASINDO LESTARI guna mendapatkan gambaran yang jelas mengenai faktor apa saja yang menyebabkan piutang tak Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mengintepretasikan, dan menganalisis data sehingga dapat memberikan gambaran utuh guna menjawab permasalahan penelitian tersebut. Tempat dan waktu penelitian yaitu pada CV. KARYA MASINDO LESTARI yang beralamat di Jl. Jemadi Komp. Jemadi Permai I No. 231 D dengan waktu penelitian dimulai pada bulan November 2023 hingga Analisis Faktor-Faktor Penyebab Piutang Tak Tertagih Pada CV. Karya Masindo Lestar. JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI Maret 2024. Jenis data pada penelitian ini adalah data kualitatif yaitu data informasi berbentuk kalimat verba. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara dan obsevasi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa lemahnya sistem adminstrasi serta pengawasan kredit yang belum dilakukan secara efektif, dimana masih adanya rangkap jabatan meskipun sudah ada pemisahan fungsi dan tidak berjalannya penganalisaan terhadap piutang yang sudah jatuh tempo menyebabkan piutang pada CV. KARYA MASINDO LESTARI semakin meningkat. Saran dari penulis baiknya CV. KARYA MASINDO LESTARI membentuk bagian khusus untuk pengawasan kredit serta penganalisaan piutang pada Kata kunci: Faktor Piutang Tak Tertagih. Kredit Macet PENDAHULUAN Secara umum tujuan suatu perusahaan yang ditinjau dari sudut pandang ekonomi adalah untuk menghasilkan keuntungan . rofit oriente. , mempertahankan profitabilitas, dan kesinambungan operasi perusahaan, serta mampu berkembang menjadi perusahaan yang besar dan tangguh. Hal itu bisa dicapai perusahaan dalam bisnis melalui suatu strategi penjualan barang secara Penjualan barang secara kredit akan menimbulkan piutang usaha. Piutang merupakan aktiva lancar yang relatif mudah dicairkan, dan likuiditas merupakan cerminan kinerja keuangan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka Piutang Usaha . ccount receivabl. merupakan jumlah klaim perusahaan atau tagihan kepada pihak lain dalam bentuk uang, barang atau jasa yang dapat diterima dalam jangka waktu satu tahun atau dalam satu siklus Piutang merupakan salah satu elemen paling penting dalam modal kerja suatu perusahaan. Sebagian piutang dapat dimasukkan dalam modal kerja yaitu bagian piutang yang terdiri dari dana yang diinvestasikan dalam produk yang terjual dan sebagian lain yang termasuk modal kerja potensial yaitu bagian yang merupakan keuntungan. Pengelolaan piutang yang dilakukan pihak perusahaan dengan baik dapat menghasilkan keuntungan yang signifikan, mengingat melakukan penjualan secara kredit adalah salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan minat konsumen. Namun, dengan adanya piutang usaha dapat menimbulkan resiko yang cukup besar bagi perusahaan. Hal ini dikarenakan keterlambatan pembayaran cicilan yang sering dilakukan debitur sehingga menyebabkan timbulnya piutang macet hingga piutang tak tertagih yang dapat memberikan kerugian bagi pihak Untuk itu, perusahaan harus mempertimbangkan terlebih dahulu risiko yang akan didapat dari kegiatan pemberian piutang tersebut. Resiko yang mungkin terjadi antara lain adalah piutang macet hingga piutang tak tertagih, hal ini dapat disebabkan karena kesengajaan atau ketidaksengajaan dari pihak debitur yakni faktor eksternal, atau mungkin karena kesalahan dari pihak kreditur . yakni faktor internal. Piutang tak tertagih memiliki pengertian piutang yang dapat menimbulkan kerugian karena debitur tidak mau atau tidak mampu 66 | Analisis Faktor-Faktor Penyebab Piutang Tak Tertagih Pada CV. Karya Masindo Lestari Volume 1. Nomor 2 (Oktober 2. | pp. melaksanakan kewajibannya. Pada dasarnya tidak ada perusahaan yang menginginkan adanya piutang tak tertagih yang disebabkan oleh tidak patuhnya pelanggan dalam membayar kewajiban, maka untuk menghindari hal tersebut perusahaan harus melakukan pengamatan terlebih dahulu terhadap karakter, kemampuan, modal, jaminan dan kondisi ekonomi calon pelanggan terlebih dahulu untuk mengantisipasi adanya piutang tak tertagih dan meminimalisir kemungkinan timbulnya piutang tak tertagih. Sistem pengendalian internal piutang yang benar merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh perusahaan. Apabila perusahaan memiliki sistem pengendalian internal piutang yang baik maka akan mempengaruhi juga keberhasilan perusahaan dalam menjalankan penjualan secara kredit. Begitu pula sebaliknya, jika dalam sistem pengendalian internal piutang terdapat kelalaian maka bisa berakibat fatal bagi perusahaan, misalkan menumpuknya piutang yang tak tertagih. CV. Karya Masindo Lestari merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan bahan-bahan kimia industri. Sumber pendapatan utama bagi perusahaan berasal dari penjualan. Penjualan yang dilakukan oleh CV. Karya Masindo Lestari sebagian besar adalah penjualan yang bersifat kredit, sehingga dengan demikian akan menimbulkan piutang. CV. Karya Masindo Lestari menetapkan pengembalian piutang selama 30 hari, yang berarti tingkat pengembalian piutang dalam keadaan normal. Sebagai perusahaan dagang CV. Karya Masindo Lestari memiliki risiko bisnis seperti risiko kredit macet, resiko likuiditas dan kecurangan yang mungkin terjadi adalah tidak mencatat pembayaran dari debitur. Pengelolaan piutang usaha yang efektif diperlukan untuk mendorong kapasitas kas yang diperlukan untuk pembiayaan perusahaan karena penerimaan yang tidak sepadan dengan kebutuhan akan memberatkan dalam menjalankan program kerja yang telah ditetapkan sebagai sasaran kegiatan perusahaan. Dari data yang diambil laporan keuangan CV. Karya Masindo Lestari pada periode 2019, 2020, 2021, dan 2022 jumlah piutang usaha terus mengalami Oleh karena itu perusahaan perlu membuat daftar piutang berdasarkan umur piutang untuk mengetahui penyebab piutang tak tertagih. Di bawah ini adalah tabel yang menunjukkan jumlah piutang yang belum tertagih dalam 4 tahun : Tabel 1 Total Piutang Yang Tertagih Dan Piutang Tak Tertagih Tahun 2019 Ae 2022 Tahun Total Piutang Rp. 201,Rp. 490,Rp. 892,Rp. Piutang yang Tertagih Rp. 701,Rp. 490,Rp. 892,Rp. 99,58% 99,74% 99,78% 99,11% Piutang tak Tertagih Rp. 500,Rp. 000,Rp. 000,Rp. 0,42% 0,26% 0,22% 0,90% Sumber : Laporan Piutang CV. Karya Masindo Lestari Analisis Faktor-Faktor Penyebab Piutang Tak Tertagih Pada CV. Karya Masindo Lestari | 67 JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI Dari tabel diatas dapat dilihat dari tahun 2019 sampai 2022 total piutang mengalami peningkatan, pada tahun 2019 total piutang sebesar Rp. Pada tahun 2020 total piutang meningkat sebesar Rp. 289,- menjadi Rp. Pada tahun 2021 total piutang meningkat sebesar Rp. 402,- menjadi Rp. Pada tahun 2022 total piutang mengalami peningkatan sebesar Rp. 540,- menjadi Rp. Untuk piutang yang tertagih dapat dilihat pada tahun 2019 sampai 2022 mengalami peningkatan, pada tahun 2019 piutang yang tertagih sebesar Rp. Pada tahun 2020 piutang yang tertagih mengalami peningkatan sebesar Rp. 789,- menjadi Rp. Pada tahun 2021 piutang yang tertagih mengalami peningkatan sebesar Rp. 402,menjadi Rp. Pada tahun 2022 piutang yang tertagih mengalami peningkatan sebesar Rp. 738,- menjadi Rp. Untuk piutang tak tertagih dapat dilihat dari tahun 2019 sampai 2022 mengalami peningkatan. Pada tahun 2019 piutang tak tertagih sebesar Rp. Pada tahun 2020 piutang tak tertagih mengalami peningkatan sebesar Rp. 500,- menjadi Rp. Pada tahun 2021 piutang tak tertagih mengalami peningkatan sebesar Rp. 000,- menjadi Rp. Pada tahun 2022 piutang tak tertagih mengalami peningkatan sebesar Rp. 802,- menjadi Rp. Berdasarkan pemaparan sebelumnya, penulis tertarik untuk meneliti serta mendalami bagaimana sebenarnya pengendalian intern terhadap penyelesaian piutang usaha CV. Karya Masindo Lestari. Hal ini mendasari keputusan penulis untuk menyusun sebuah kajian akademis yang berjudul AuAnalisis Faktor-Faktor Penyebab Piutang Tak Tertagih pada CV. Karya Masindo LestariAy untuk merinci dan meneliti aspek-aspek yang relevan dalam konteks ini. METODE PENELITIAN Dalam melakukan penelitian dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan teknik analisis data kualitatif, peneliti melakukan tiga komponen Pertama, peneliti menganalisis data sesuai dengan laporan piutang yang tak tertagih pada CV. Karya Masindo Lestari. Kedua, peneliti membandingkan prosedur dan kebijakan perusahaan dengan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Ketiga, peneliti melakukan evaluasi terhadap kesesuaian antara pengendalian internal perusahaan dengan realita yang terjadi di lapangan. Adapun tahapantahapan di dalam melakukan penelitian ini disebut dengan istilah melakukan tiga komponen atau disebut juga interactiv model yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman . yaitu Reduksi Data. Penyajian Data dan Penarikan Simpulan 68 | Analisis Faktor-Faktor Penyebab Piutang Tak Tertagih Pada CV. Karya Masindo Lestari Volume 1. Nomor 2 (Oktober 2. | pp. (Conclusion Drawing/Verificatio. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik yang terdiri dari wawancara dan observasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti di CV. Karya Masindo Lestari, menemukan bahwa terdapat faktor-faktor penyebab terjadinya tagihan tak tertagih yang dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi lemahnya sistem administrasi dan pengawasan kredit, lemahnya sistem informasi kredit, serta penyimpangan dalam pelaksanaan prosedur pemberian kredit. Sementara itu, faktor eksternal meliputi kondisi ekonomi yang tidak stabil, kejadian musibah yang dialami konsumen, dan perilaku konsumen yang kurang bertanggung jawab dalam pembayaran. Dalam pencatatan yang dilakukan CV. Karya Masindo Lestari terhadap piutang tak tertagih adalah menggunakan metode penghapusan piutang langsung ketika perusahaan memutuskan bahwa suatu piutang tidak dapat Proses ini melibatkan penghapusan jumlah piutang dari buku besar piutang dan pencatatan kerugian atas piutang yang tidak dapat dipulihkan sebagai beban dalam laporan keuangan. Dalam laporan daftar piutang tak tertagih yang semakin meningkat setiap tahunnya, dapat diuraikan faktor-faktor yang menyebabkan piutang tak tertagih pada CV. Karya Masindo Lestari. Syarat Penjualan Kredit Secara umum syarat-syarat pemberian kredit dalam sebuah perusahaan dapat mempertimbangkan prinsip 5 C, yaitu character, capacity, capital, colleteral, conditional yang menjadi dasar untuk melakukan analisis resiko dalam memberikan penjualan secara kredit. Pada perusahaan CV. Karya Masindo Lestari syarat penjualan secara kredit biasanya meliputi beberapa tahapan seperti persetujuan kredit dan jangka waktu jatuh tempo 30 hari yang sudah ditetapkan. Dalam hal ini, perusahaan masih belum menetapkan SOP (Standar Operasional Perusahaa. yang sesuai dengan Unsur Pemberian Kredit yang sudah dijelaskan oleh badan hukum mengandung pengajuan berkas-berkas, menganalisis latar belakang perusahaan, serta mengetahui maksud dan tujuan kredit secara jelas. Berdasarkan penjelasan diatas maka CV. Karya Masindo Lestari perlu memperbaiki dan menetapkan unsur pemberian kredit agar penjualan secara kredit tidak terhindar dari risiko kredit macet yang menyebabkan meningkatnya piutang tak tertagih pada CV. Karya Masindo Lestari. Dengan adanya unsur pemberian kredit yang diterapkan secara baik dapat mengurangi risiko terjadinya piutang tak tertagih. Analisis Faktor-Faktor Penyebab Piutang Tak Tertagih Pada CV. Karya Masindo Lestari | 69 JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI Analisis faktor-faktor internal penyebab piutang tak tertagih Faktor-faktor internal yang dapat menyebabkan tagihan tak tertagih antara lain adalah : Lemahnya Sistem Administrasi dan Pengawasan Kredit Beberapa faktor yang menyebabkan lemahnya sistem administrasi kredit pada perusahaan CV. Karya Masindo Lestari adalah kurangnya sumber daya yang terbatas pada jumlah karyawan dan teknologi pada program membuat sistem administrasi dan pengawasan kredit menjadi kurang efisien sehingga tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Hal ini berdampak pada ketidakmampuan karyawan dalam menangani volume transaksi yang tinggi sehingga menyebabkan kegagalan dalam mengelola tagihan secara tepat waktu. Lemahnya Sistem Informasi Kredit Faktor yang menyebabkan lemahnya sistem informasi kredit pada CV. Karya Masindo Lestari adalah kebijakan dan prosedur yang tidak jelas dalam suatu bisnis menyebabkan piutang tak tertagih karena kebijakan dan prosedur belum efektif untuk mengelola piutang. Penyimpangan Dalam Pelaksanaan Prosedur Pemberian Kredit Faktor yang menyebabkan penyimpangan dalam pelaksanaan prosedur pemberian kredit adalah Ketidakcukupan sumber daya manusia atau teknologi, seperti minimnya personel yang melakukan pemantauan atau sistem yang kurang memadai dalam memproses aplikasi kredit dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan atau kelalaian yang dapat dieksploitasi untuk melakukan penyimpangan. Kurangnya Penganalisaan Kurangnya penganalisaan yang dimaksud adalah ketidakmampuan menganalisa pelanggan dengan baik dalam proses penilaian kelayakan kredit juga menjadi salah satu faktor gagal bayar terhadap piutang yang sudah jatuh tempo. Ini adalah beberapa faktor internal yang menyebabkan terjadinya piutang tak tertagih pada perusahaan CV. Karya Masindo Lestari. Dalam faktorfaktor yang sudah dijabarkan. CV. Karya Masindo Lestari sampai saat ini masih berusaha memperbaiki sistem pengendalian internal. Kurangnya penganalisaan yang dimaksud adalah ketidakmampuan menganalisa pelanggan dengan baik dalam proses penilaian kelayakan kredit juga menjadi salah satu faktor gagal bayar terhadap piutang yang sudah jatuh tempo. Dengan demikian, keempat faktor di atas memiliki kontribusi yang signifikan terhadap masalah administrasi dan pengawasan kredit pada CV. Karya Masindo Lestari, dan memerlukan solusi yang tepat guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan kredit perusahaan. 70 | Analisis Faktor-Faktor Penyebab Piutang Tak Tertagih Pada CV. Karya Masindo Lestari Volume 1. Nomor 2 (Oktober 2. | pp. Analisis faktor-faktor eksternal penyebab piutang tak tertagih Faktor-faktor eksternal yang dapat menyebabkan tagihan tak tertagih antara lain adalah : Kondisi perekonomian yang tidak stabil, fluktuasi perekonomian seperti resesi atau inflasi dapat mempengaruhi kemampuan konsumen untuk membayar tagihan mereka tepat waktu atau bahkan mengakibatkan Perubahan dalam perilaku konsumen, seperti penurunan pendapatan atau prioritas pengeluaran yang berubah, dapat menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam membayar tagihan mereka tepat waktu. Ketidakstabilan politik di suatu negara atau wilayah dapat mempengaruhi iklim bisnis secara keseluruhan, yang dapat berdampak negatif pada kemampuan konsumen untuk membayar tagihan mereka. Perubahan dalam peraturan atau kebijakan pemerintah terkait dengan tagihan kredit atau pembayaran dapat mempengaruhi cara perusahaan menagih tagihan atau kemampuan konsumen untuk membayar tagihan Ketidakpastian pasar, misalnya perubahan tren industri atau persaingan yang meningkat, dapat mempengaruhi kesehatan keuangan perusahaan dan kemampuan untuk menagih keuangan dengan efektif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa piutang tak tertagih pada CV. Karya Masindo Lestari pada tahun 2019-2022 mengalami peningkatan setiap tahunnya. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya piutang tak tertagih yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu lemahnya sistem administrasi kredit, lemahnya sistem informasi kredit, penyimpangan dalam pelaksanaan prosedur pemberian piutang, serta kurangnya penganalisaan. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi piutang tak tertagih yaitu kondisi ekonomi, perubahan dalam perilaku konsumen, perubahan dalam peraturan atau kebijakan pemerintah terkait tagihan kredit, serta ketidakpastian pasar. Dari hasil faktor-faktor penyebab piutang tak tertagih pada CV. Karya Masindo Lestari penelitian ini memiliki persamaan dengan penelitian terdahulu pada skripsi Setia Amalia dengan judul AuAnalisis Faktor-Faktor Piutang tak Tertagih pada PT. Perkebunan Nusantara i (Perser. tahun 2019 ditemukan persamaan tersebut pada faktor internal dimana aturan, standar, dan prosedur tidak ditetapkan dan dijalankan sebagaimana mestinya dan persamaan dengan faktor eksternal adalah kondisi penurunan ekonomi yang menjadi salah satu alasan utama penyebab piutang tak tertagih. Di sisi lain, ada perbedaan antara penelitian ini dengan penelitian terdahulu dimana faktor internal yang menyebabkan piutang tak tertagih pada CV. Karya Masindo Lestari disebabkan oleh lemahnya pengawasan kredit dan kurangnya sumber daya karyawan yang dapat melakukan pemantauan serta membuat laporan piutang yang sudah jatuh Analisis Faktor-Faktor Penyebab Piutang Tak Tertagih Pada CV. Karya Masindo Lestari | 71 JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI tempo serta lemahnya penganalisaan karyawan yang baik dalam proses penilaian kelayakan kredit juga menjadi salah satu faktor gagal bayar terhadap piutang yang sudah jatuh tempo. Persamaan antara penelitian ini dengan penelitian terdahulu pada skripsi Pertiwi Resta dengan judul AuAnalisis Faktor-Faktor Piutang tak Tertagih pada Koperasi Unit Desa Sumber Tani Mandiri di Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2013 adalah lemahnya sistem pemberian kredit yang tidak mengikuti prosedur pemberian kredit yang telah ditetapkan koperasi. Namun di sisi lain penelitian ini memiliki perbedaan yaitu pada CV. Karya Masindo Lestari faktor internal yang menyebabkan piutang tak tertagih adalah kurangnya evaluasi kinerja karyawan serta besarnya penjualan secara kredit tanpa mempertimbangkan prinsip 5C. Sedangkan pada faktor eskternal penyebab piutang tak tertagih pada CV. Karya Masindo Lestari adalah menurunnya kondisi ekonomi serta watak buruk debitur yang sudah tidak berniat melunasi piutangnya. Penelitian ini juga memiliki persamaan dan perbedaan dengan penelitian terdahulu pada skripsi Nike Novitasari dengan judul AuAnalisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Piutang tak Tertagih pada PT. Bintang Multi Sarana PalembangAy dimana persamaan pada hasil penelitian menunjukakan bahwa faktor piutang tak tertagih disebabkan oleh faktor internal berupa lemahnya sistem administrasi dan pengawasan kredit. Sementara itu, perbedaan pada penelitian ini pada faktor internal CV. Karya Masindo Lestari adalah lemahnya bimbingan dan pengawasan dari pimpinan serta pada faktor eskternal disebabkan oleh debitur yang mengalami kebangkrutan serta meninggal dunia. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari CV. Karya Masindo Lestari dan analisis yang telah diuraikan pada bab terdahulu, baik ditinjau dari segi teoritis maupun berdasarkan kejadian yang terjadi pada perusahaan, dapat disimpulkan bahwa CV. Karya Masindo Lestari masih belum memiliki Standar Operasional Prosedur dan dalam aktivitas penagihannya CV. Karya Masindo Lestari masih sering mengalami beberapa masalah internal seperti lemahnya sistem administrasi perusahaan, lemahnya sistem informasi kredit, penyimpangan dalam pemberian kredit pada perusahaan serta kurangnya Sedangkan di sisi lain, kondisi ekonomi yang tidak stabil, ketidakstabilan politik, serta perubahan dalam peraturan kebijakan pemerintah menjadi faktor eksternal yang menghambat pembayaran sehingga menyebabkan piutang tak tertagih 72 | Analisis Faktor-Faktor Penyebab Piutang Tak Tertagih Pada CV. Karya Masindo Lestari Volume 1. Nomor 2 (Oktober 2. | pp. DAFTAR PUSTAKA