AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. I No 1. Februari 2023. Hal. 25 Ae 35 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: x-x Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB Elfa Yuliana IAI Hamzanwadi Pancor Lombok Timur elfa333@gmail. Received: 20 Januari, 2023 Accepted: 1 Februari 2023 Published: 5 Februari, 2023 Abstrak: Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Pengabdian ini mengambil judul pemberdayaan masyarakat berbasis sumberdaya alam. Potensi alam serta sumber daya manusia yang dimiliki cukup melimpah akan tetapi hampir sebagian besar masyarakat belum menyadari hal itu. Ini terlihat pada masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, belum maksimalnya pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia serta belum meningkatnya taraf kehidupan masyarakat meskipun hasil bumi melimpah. Untuk itu, masyarakat desa Jeringo pada umumnya masih sangat membutuhkan bimbingan terutama dalam semua aspek, terutama bagi anak-anak dan remaja seusia SD. SMP maupun SMA, pendampingan terkait bagaimana mengembangkan potensi yang mereka miliki serta memanfaatkan potensi alam yang melimpah serta menumbuhkan kreatifitas masyarakat dan sebagainya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat petani di desa ini sudah maju pola pikirnya dalam bidang pertanian, dan juga profesi lainnya namun pada kenyataannya, masyarakat pada umumnya masih menggunakan pola menanam secara konvensional di setiap musimnya serta masih rendahnya kesadaran mereka akan pentingnya pendidikan dan ilmu agama bagi putra-putri mereka. Ini terlihat pada cara mereka mengolah tanahnya serta perhatian mereka terhadap pendidikan agama anak-anaknya. Dalam aspek lain semisal pengetahuan mereka tentang kesadaran hidup sehat, rasa kebersamaan dalam gotong royong masih memerlukan pendampingan secara lebih intensif. Ketiga masalah tadi terlihat ketika tim pengabdian melakukan pengamatan dimana masyarakat masih minim pengetahuan tentang bagaimana mengolah sumber daya alam yang ada, minimnya pengetahuan mereka akan pentingnya pendidikan keagamaan dan kurangnya kepekaan masyarakat akan bakat serta potensi yang mereka miliki dan sebagainya. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam Abstract: This service was carried out in Jeringo Village. Suela District. East Lombok Regency. West Nusa Tenggara. This service takes the title of community empowerment based on natural The natural potential and human resources that are owned are quite abundant, but most people are not aware of this. This can be seen in the low level of public awareness of the importance of education, the not yet optimal use of available natural resources and the lack of increasing popularity of the people even though the crops are abundant. For this reason, the Jeringo village community in general still really needs guidance, especially in all aspects, especially for children and adolescents of elementary, middle and high school ages, assistance related to how to develop their potential and take advantage of the abundant natural potential and foster community creativity and so on. The results of the evaluation show that the majority of farming communities in this village have advanced mindsets in agriculture, as well as other professions, but in reality, the community generally still uses conventional planting patterns every season and their awareness of the importance of education and religious knowledge for their sons is low. -their daughter. This can be seen in the way they cultivate their land and their attention to the religious education of their In other aspects such as their knowledge of healthy living awareness, a sense of togetherness in gotong royong still requires more intensive assistance. The third problem was seen when the service team made observations where the community still lacked knowledge about how to process existing natural resources, their lack of knowledge of the importance of religious education and the lack of sensitivity of the community to their talents and potential and so on. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB Keywords: Community Empowerment Based on Natural Resources PENDAHULUAN Negara Indonesia yang merupakan kepulauan dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan bertujuan untuk mencapai masyarakat adil dan merata berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, karena luasnya wilayah Indonesia pembangunannya belum dapat dilakukan oleh setiap lapisan Hal tersebut terbukti dengan tidak meratanya status sosial dalam lapisan masyarakat. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih berada di bawah garis kesejahteraan, serta hidup jauh dari kata layak. Beranjak dari kesejahteraan dan kelayakan hidup ini, dari jumlah penduduk yang kurang sejahtera dan menikmati hidup layak di Indonesia jumlah terbesar berada di daerah pedesaan. Dari segi terpenuhinya sarana dan prasarana, masyarakat yang hidup di daerah pedesaan jauh tertinggal dari masyarakat yang hidup di kota. Masyarakat kota lebih mudah mengakses segala sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu, dilihat dari sosialisasi dan pendidikan yang tidak merata merupakan salah satu faktor pembuat masyarakat desa kurang memahami betapa pentingnya pendidikan, sehingga banyak masyarakat memiliki kondisi ekonomi rendah, karena kurangnya skill dan pengetahuan untuk menunjang kreativitas. Penduduk desa bermata pencarian sebagai peternak, perkebunan, dan usaha-usaha lain yang hasilnya tidak bisa dipastikan. Jadi masyarakat di desa lebih memilih bekerja keras untuk memenuhi kebutuhannya daripada belajar di bangku sekolah. Anak-anak juga kurang mendapatkan perhatian dari orang tua sehingga mereka hidup dengan cara mereka Permasalahan tersebut perlu mendapat perhatian dari semua pihak untuk mendapatkan pemecahan masalah yang terbaik yang berkaitan peningkatan sumber daya manusia serta pemberdayaan segala potensi yang ada di desa tersebut melalui penyuluhan dan pembekalan skill. Penanganan ini tidak hanya cukup dilakukan oleh pemerintah daerah saja, akan tetapi oleh semua pihak yang merasa peduli dan mampu. Berkaitan dengan hal ini, dosen sebagai kaum intelektual serta merasa bertanggung jawab untuk ikut membantu pemberdayaan sumber daya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB Selain itu, sering kita mendengar simbol yang sering diberikan kepada seorang dosen yakni agen of change dan agen of social control. Dimana agen of change merupakan agen perubahan yang maknanya bahwa salah satu fungsi dari seorang dosen itu adalah untuk melakukan suatu perubahan, tentunya perubahan yang bersifat positif. Karena sesungguhnya seorang dosen itu adalah manusia idealis yang bersifat netral, sehingga seharusnyalah seorang dosen itu mampu menelurkan ide-ide cemerlang untuk membangun masyarakat, bangsa, dan agama. Sedangkan kaitanya dengan ikon yang kedua yakni agen of social Seyogyanya seorang dosen itu terjun ke masyarakat untuk melihat perkembangan yang ada di masyarakat untuk menemukan permasalahan yang ada di masyarakat untuk dipecahkan dan dicarikan solusinya bersama masyarakat tersebut, sehingga permasalahan-permasalahan tersebut dapat diselesaikan. Maka kaitannya dengan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga yakni Pengabdian Kepada Masyarakat, maka seorang dosen tersebut diamanatkan suatu tugas yaitu Pengabdian kepada masyarakat. Dimana kegiatan ini merupakan dasar pelaksanaan dari Undang-Undang Dasar 1945 dan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta berorientasi kepada masyarakat. Terlebih Pengabdian yang diadakan oleh Institiut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor berbasis PAR. Dimana makna dari Participatory Action Research (PAR) adalah ikut berpartisipasi bersama masyarakat dalam menyelesaikan pekerjaan dan permasalahan yang ada di masyarakat tersebut yang dimulai dengan observasi kepada masyarakat untuk mencari permasalahan dan bersama-sama mencari solusinya setelah itu kita melakukan suatu aksi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Jadi Pengabdian-PAR ini sangat jauh berbeda dengan Pengabdian konvensional yang menitikberatkan kegiatannya padapembangunan fisik. Kalau selama ini. Pengabdian yang bersifat konvensional hanya meninggalkan kesan-kesan yang bersifat tersurat, maka diharapkan PengabdianPAR mampu meninggalkan kesan-kesan bersifat tersirat . aitu pembangunan Indeks Prestasi Masyaraka. yang dapat dilaksanakan berkesinambungan oleh masyarakat tersebut. Sehingga masyarakat yang ditinggalkan akan mengalami perubahan karena sudah ada ide-ide cemerlang yang ditinggalkan bukan hanya meninggalkan tulisan-tulisan belaka seperti apa yang telah dilakukan Pengabdian Dari model Pengabdian yang dilakukan sekarang ini adalah yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB Pengabdian berbasis PAR (Participatory Action Researc. Model Pengabdian ini memiliki variabel kunci yaitu participatory, action dan research. Sedangkan berdasarkan metodelogi kerja PAR, ketiga variabel tersebut dirumuskan sebagai Research atau penelitian, tahap ini merupakan penelitian tentang permasalahan yang dihadapi masyarakat, permasalahan tersebut dipahami sedemikian mendalam dan mendetail sehingga masalah tersebut bisa diketahui dengan jelas penyebab dan akibatnya. Action atau aksi, setelah mengetahui masalah-masalah tersebut secara mendalam dan mendetail, barulah masuk dalam langkah yang kedua yaitu pencarian alternatif untuk memecahkan masalah tersebut yang kemudian diterjemahkan dalam beberapa item dalam program kerja yang akan Participatory, kedua item di atas dilaksanakan secara partisipasi artinya dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam melakukan identifikasi masalah serta teknik untuk mencari solusi secara bersama-sama dan melakukan secara bersama-sama pula bukan saja sebagai penonton atau gaya bos yang hanya bisa memerintah tetapi tidak bisa bekerja . alk less do mor. Dari ketiga prinsip Pengabdian-PAR, seorang dosen bersama-sama dengan masyarakat melakukan identifikasi masalah perencanaan dan aksi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang mereka hadapi. Di samping itu, nuansa penelitian serta kritik yang konstruktif terhadap kondisi masyarakat tersebut menjadi tugas independen dosen sebagai bentuk laporan pertanggung jawaban atas keterlibatan mereka dalam proses perubahan yang dilakukan bersama METODE PELAKSANAAN Proses Perkenalan Dengan Masyarakat Sebagian orang luar yang kemudian datang ke suatu daerah dengan tujuan untuk melakukan perubahan terhadap pola kehidupan masyarakat di daerah Maka seharusnya kita terlebih dahulu memperkenalkan siapa kita, apa maksud dan tujuan kita serta dari mana kita datang. Hal itulah yang dilakukan oleh Tim Pengabdian-PAR yang ada di Desa Jeringo. Perkenalan tersebut penting dilakukan agar kedatangan kita bisa diterima dan juga mendapat dukungan dari yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB masyarakat setempat. Langkah awal yang dilakukan oleh Tim Pengabdian-PAR adalah kami mencari tahu sendiri kondisi masyarakat Desa Jeringo melalui staf-staf yang bekerja di Kantor diantaranya Bapak Kepala Desa dan beberapa staf desa lainnya. Setelah melakukan interview dengan pihak terkait barulah kami langsung berkenalan dengan masyarakat Desa Jeringo, karena di desa inilah Visi dan Misi kami akan kami lakukan. Maka ada beberapa orang yang terlebih dahulu kami temui untuk memperkenalkan diri yaitu: Bapak Kepala Desa Dalam proses perkenalan agar kami lebih jauh dikenal di masyarakat awalnya kami berkenalan dengan Bapak Kepala Desa Jeringo. Kedatangan kami diterima dengan baik oleh beliau, dan beliau juga begitu ramah kepada Disana beliau banyak sekali menceritakan tentang kondisi masyarakat baik dari segi pendidikan, keagamaan, sosial serta perekonomian masyarakat. Bapak Kepala Dusun Perkenalan kami ke Kepala Dusun ini kami lakukan pada sore hari, dikarenakan kalau pada pagi harinya beliau sibuk bekerja. Dan kami diterima dengan baik pula oleh Kepala Dusun Jeringo dengan menyuguhkan secangkir teh disetiap masing-masing dari kami, beliau juga banyak memberikan kami informasi tentang dusun yang menjadi wilayah beliau. Salah satunya dari segi pendidikan, agama, administrasi kependudukan, dan kondisi masyarakat sekitar Jeringo. Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Setelah melakukan pertemuan dengan pihak desa dan jajarannya, terutama dengan Bapak Kepala Desa dan Bapak Kepala Dusun pada hari sebelumnya sesuai saran dari beliau agar kami mengunjungi sesepuh, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang ada di Desa Jeringo, maka kami langsung pada hari itu melakukan perkenalan ke tokoh masyarakat dan tokoh agama. Salah seorang dari mereka adalah Ustadz Kamludin. Kami banyak memperkenalkan maksud dan tujuan kami melaksanakan kegiatan PengabdianPAR kepada beliau dan beliau merespon positif kedatangan kami banyak diberikan wejangan serta saran. Tokoh pemuda yang berada di tatanan wilayah pedesaan, yang tentunya sangat beperan dalam kemajuan dan pekembangan yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB desanya sendiri sebagaimana peran tokoh muda sebagai penerus bangsa dan agama melalui skop yang lebih kecil yaitu desa. Selain itu mereka juga merupakan penyambung lidah dari tokoh-tokoh tua . Dari itu, sebelum melakukan perkenalan sekaligus observasi kepada rekan-rekan pemuda di Desa Jeringo. Banyak informasi yang kami dapatkan dari mereka terutama tentang permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat. Masyarakat Setelah melakukan perkenalan dengan beberapa tokoh di desa tersebut, barulah kami memperkenalkan diri baik secara formal maupun non formal dengan masyarakat. Perkenalan awal dengan masyarakat ini kami lakukan melalui forum-forum diskusi bersama masyarakat ketika sedang duduk di teras dan lainnya, di samping itu karena tidak semua masyarakat yang ada di Jeringo jadi Petani dan lainnya ada yang jadi Pedagang. Guru dan lain sebagainya sehingga dengan tujuan menambah kedekatan kami dengan masyarakat walau mungkin tidak sepenuhnya kami merasa dekat dengan masyarakat disebabkan karena keadaan yang kami alami bersama dan juga kesibukan teman-teman sebagai tim Pengabdian-PAR yang memiliki pekerjaan sebagai guru, ibu rumah tangga dan sebagainya yang semuanya tidak bisa di tinggalkan sebagai penyambung hidup. HASIL DAN PEMBAHASAN Penyusunan Rencana Kegiatan Setelah kami mengadakan musyawarah dengan pemerintah desa dan beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama maupun dengan sesama rekan-rekan Pengabdian-PAR, maka ada beberapa macam program yang akan laksanakan selama masa Pengabdian-PAR ini. Baik itu program yang sifatnya ikut berpartisipasi terhadap program yang sudah ada di desa maupun program yang belum ada di Desa Jeringo yang kami anggap bisa menjadi solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Adapun program-program tersebut adalah sebagai berikut: BAKSOS (Bakti Sosia. Pasar Rakyat Pelatihan pengolahan makanan berbasis sumberdaya alam Penghijauan yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB Aksi Kegiatan Pengabdian-PAR Setelah kami mengadakan musyawarah dengan pemerintah desa dan beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda maupun dengan sesama tim Pengabdian-PAR, maka ada beberapa macam program yang akan kami laksanakan selama masa Pengabdian-PAR. Baik itu program yang sifatnya ikut berpartisipasi terhadap program yang sudah ada di desa maupun program yang belum ada di Desa Jeringo yang kami anggap bisa menjadi solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Adapun program-program tersebut adalah sebagai berikut: Program Partisipan Program Pendidikan Program lain yang dilakukan oleh Tim Pengabdian-PAR selain ikut berbaur bersama masyarakat adalah ikut terjun ke dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan yang sudah kami kunjungi yaitu Pondok Pesantren Hikmatussyarif dan TK. Hikmatussyarif yang ada. Dikarenakan background dari IAI Hamzanwadi NW Pancor tidak terlepas juga dari kependidikan maka dari itu kami ikut berbaur juga dengan dunia pendidikan. A Bimbel Bahasa Arab dan Inggris Bimbingan belajar Bahasa Arab dan Inggris dilakukan di Musholla Nurul Iman dan di posko yang diikuti oleh anak-anak usia SD dan MTs ataupun SMP di dusun itu. Metode yang kami gunakan bervariasi seperti metode bernyanyi, menghafal kosa-kata, berlatih tanya jawab, permainan, kaligrafi, dan lain sebagainya. Dalam menghafal kosa kata, para peserta didik dituntut untuk menghafal sejumlah kosa-kata yang telah ditentukan dan disetor untuk diuji pada pertemuan berikutnya. Metode ini diterapkan untuk menumbuhkan minat dan ketertarikan anak dalam belajar bahasa asing terutama bahasa Arab dan Inggris. Metode tersebut diterapkan dengan tujuan agar anak-anak yang ikut tergabung dalam bimbel Bahasa Arab dan Inggris tersebut tidak mudah bosan dan bersemangat untuk tetap mengikuti bimbel tersebut. Program Sosial Bakti Sosial Setiap manusia tidak bisa hidup sendiri, pentingnya bersosial untuk yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB bermasyarakat yang makmur, atau biasa disebut dengan interaksi antara yang satu dengan yang lain. Dalam bermasyarakat pasti kita akan membutuhkan orang lain dan begitu juga sebaliknya. Kami Tim Pengabdian-PAR IAI Hamzanwadi NW Pancor ikut berpartipasi bersama masyarakat dalam membersihkan kantor desa, parit, memperbaiki pagar musholla, membersihkan lingkungan sekitar memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan fakir miskin serta ikut berpartisipasi dengan masyarakat dalam membuat tiang speaker musholla. Penanaman Seribu Pohon atau Penghijauan Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kerjasama antar kampus yang dilakukan oleh Tim Pengabdian-PAR IAI Hamzanwadi NW Pancor dan Universitas Muhammadiyah Mataram sebagai bentuk partisipasi kepada masyarakat atas kepedulian terhadap lingkungan mengingat maraknya penebangan pohon di beberapa tempat di desa ini. Dikhawatirkan jika tidak segera dilakukan penghijaun, akan mengancam keberadaan beberapa mata air sebagai sumber utama kebutuhan air masyarakat Program Inti Peken Rakyat (Pasar Rakya. Peken rakyat ini diadakan oleh anggota Tim Pengabdian-PAR IAI Hamzanwadi NW Pancor sebagai intermediate dari Dinas Perdagangan dan masyarakat sebagai sarana pemenuhan kebutuhan masyarakat. Pada dasarnya, program ini dirancang dengan melihat kondisi masyarakat yang sangat sulit untuk menjangkau kebutuhan sehari- hari. Selain itu, program ini juga untuk membantu Dinas Perdagangan didalam menstabilkan harga Pelatihan pengolahan makanan Jika melihat prospek pasar, maka tingkat daya saing ditentukan oleh permintaan pasar yang ada. Maka inisiasi program ini dibentuk sebagai salah satu cara untuk meningkatkan sumber daya manusia dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam persaingan pasar yang ada. Maka dari itu, kami dari anggota Tim Pengabdian-PAR IAI Hamzanwadi yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB NW Pancor mengadakan pelatihan dan workshop sebagai upaya dalam peningkatan sumber daya manusia. Program ini melibatkan Dinas Perindustrian dan masyarakat yang difasilitasi oleh Tim Pengabdian-PAR, dikarenakan melihat kondisi masyarakat yang belum memenuhi standar Dalam pelatihan dan workshop ini, masyarakat diajak untuk terus berinovasi dalam meningkatkan produk-produk baru sebagai sarana dalam memenuhi permintaan pasar dan daya jual yang tinggi mulai dari beberapa jenis kue pasar, dan lain sebagainya. Program Akhir Sebagai bentuk kegiatan akhir dari program Pengabdian-PAR kali ini, kami Tim Pengabdian-PAR mengadakan Festival sekaligus perpisahan dengan masyarakat setempat. Kegiatan ini adalah kegiatan terahir kami berada di dusun Jeringo sebagai tanda perpisahan sekaligus mempererat Ukhuwah bersama masyarakat Desa Jeringo. Kegiatan ini bekerja sama dengan semua masyarakat yang ada di Desa Jeringo untuk memeriahkan berakhirnya program yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB Pengabdian-PAR yang berlokasi di Lapangan SD. Dalam kegiatan ini, kami melatih mental adik-adik dalam menampilkan bakat dan seni yang dimiliki oleh adik-adik seperti manyanyi, menari, pidato dua bahasa (Arab dan Inggri. dan juga memamerkan hasil karya kaligrafi dan kerajinan tangan yang telah dihasilkan selama program Pengabdian-PAR dilaksanakan. ESIMPULAN Dari keseluruhan program kegiatan Pengabdian-PAR yang berlangsung selama satu bulan di Desa Jeringo yang dimulai dengan observasi dan koordinasi tentang penyusunan program, pelaksanaan program sampai dengan pembahasan program maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: Secara umum semua program Pengabdian-PAR yang telah dilaksanakan di desa tersebut berjalan dengan sukses dan mendapat sambutan yang baik dari pihak desa ataupun masyarakat yang ada di desa tersebut. Program Bimbel menjadi program yang sangat diharapkan keberlanjutannya oleh para orang tua mengingat masih minimnya sumber daya yang ada. Program pelatihan cukup membantu masyarakat dalam meningkatkan penghasilan sampingan dimana selama ini masyarakat hanya mengandalkan upah buruh sebagai penghasilan utama mereka. Program pasar rakyat yang telah diinisiasi oleh tim pengabdian diharapkan dapat membantu prekonomian masyarakat yang tidak mampu. Evaluasi dan Rekomendasi Masyarakat Dari hasil research yang pernah kami lakukan selama PengabdianPAR, kami menemukan beberapa problem yang menjadi evaluasi mendatang diantaranya masyarakat masih terlalu takut dalam mengambil keputusan untuk memperbesar usaha aneka olahan makanan yang ada, masyarakat masih berfikir instan dalam melakukan usaha, jika dari analisis pada dasarnya olahan makanan yang ada di desa itu sebagai mata pencaharian masyarakat sangat mungkin bisa dikembangkan menjadi lebih besar bahkan bisa bersaing di pasaran. Rekomendasi kepada pihak pemerintah desa harus berani membuat kebijakan yang tegas demi kepentingan masyarakat, dan pemerintah desa berani mengambil resiko untuk kemajuan bersama. Selain itu, pemerintah desa harus lebih aktif lagi untuk bekerjasama dengan dinas-dinas yang terkait. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. Yuliana. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumberdaya Alam di Desa Jeringo Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur NTB Anggota Tim Pengabdian-PAR Satu hal yang terpenting bagi anggota tim Pengabdian-PAR adalah menjunjung profesionalitas dan kekompakan dalam mensukseskan segala program yang telah disusun bersama. Panitia Pengabdian-PAR IAI Hamzanwadi NW Pancor Tidak ada hal yang penting untuk dievaluasi dari Tim Pengabdian-PAR adalah peran aktif terkait koordinasi program kelompok dan monitoring yang harus terus ditingkatkan serta komunikasi aktif antara anggota tim PengabdianPAR dengan Panitia Pengabdian guna mengurangi permasalahan yang mungkin timbul selama program pengabdian dilaksanakan. DAFTAR PUSTAKA