Print ISSN : 2774 Ae 8928AU Online ISSN : 2774 Ae 8510 ANALISA SISTEM INFORMASI PELAPORAN PENGGUNAAN ANGGARAN PADA DINAS KETAHANAN PANGAN KOTA TANGERANG Danang Rifai 1. Titian Fatika Hastuti 2 . Luthfiyyah Atha Roihaanah 3 . Chairunisa Syahrani 4 . Cardo Siallagan 5 1,2,3,4,5 Universitas Raharja e-mail: 1 danang@raharja. info ,2 titian@raharja. info , 3 luthfiyyah@raharja. info , 4 chairunisa@raharja. info , 5 cardo@raharja. Abstrak/Abstract Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap sistem informasi. penggunaan anggaran pada Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Sistem informasi yang efisien dan efektif sangat penting dalam pengelolaan anggaran, terutama di instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas ketahanan pangan. Studi ini mengevaluasi program kerja yang dilaksanakan, anggaran yang digunakan, serta metode penginputan data anggaran ke dalam Microsoft Excel untuk kebutuhan program di masa mendatang. Observasi harian dan mingguan dilakukan untuk memahami proses kerja dan mengidentifikasi masalah dalam sistem pelaporan anggaran saat ini. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pegawai Dinas Ketahanan Pangan, analisis dokumen, serta pengamatan langsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa kendala, termasuk kurangnya pelatihan bagi pegawai dalam menggunakan perangkat lunak dan sistem informasi yang belum sepenuhnya Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem pelaporan anggaran, termasuk peningkatan kapasitas pegawai melalui pelatihan, pembaruan perangkat lunak, dan integrasi sistem informasi yang lebih baik. Beberapa gambar kegiatan dan lampiran pendukung disertakan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai pelaksanaan studi ini. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan sistem informasi yang andal dan terintegrasi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Rekomendasi yang diberikan diharapkan menjadi dasar bagi perbaikan sistem di masa mendatang, sehingga pengelolaan anggaran dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Kata Kunci: Sistem Informasi. Pengelolaan Anggaran. Dinas Ketahanan Pangan. Kota Tangerang. PENDAHULUAN Pengelolaan anggaran yang efisien dan transparan merupakan salah satu aspek krusial dalam tata kelola pemerintahan, terutama di instansi yang berperan strategis seperti Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Sebagai entitas yang bertanggung jawab atas ketahanan pangan, dinas ini harus memastikan penggunaan anggaran yang tepat guna untuk menjalankan program-programnya dengan efektif. Sistem informasi pelaporan anggaran yang baik sangat diperlukan untuk mendukung tugas ini, karena dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik. Namun, kenyataannya sering kali ditemukan berbagai kendala dalam implementasi sistem informasi pelaporan anggaran. Kendala tersebut dapat meliputi kurangnya pelatihan bagi pegawai, keterbatasan dalam penggunaan perangkat lunak, serta sistem informasi yang belum sepenuhnya terintegrasi. Hal ini dapat mengakibatkan kurang optimalnya pengelolaan anggaran, yang pada akhirnya berpotensi menghambat pencapaian tujuan program ketahanan pangan. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sistem informasi pelaporan penggunaan anggaran yang diterapkan di Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Melalui evaluasi terhadap program kerja, metode penginputan data anggaran, serta observasi langsung AU Vol. 5 No. 1 Ae Februari 2025 Print ISSN : 2774 Ae 8928 Online ISSN : 2774 Ae 8510 terhadap proses kerja, diharapkan dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan kinerja sistem informasi tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang konkret dan aplikatif untuk perbaikan sistem, yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan anggaran di masa mendatang. Peningkatan kualitas sistem informasi pelaporan anggaran diharapkan tidak hanya membantu Dinas Ketahanan Pangan dalam menjalankan tugasnya dengan lebih baik, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana publik yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Ini adalah langkah penting menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel. AU METODE PENGABDIAN Metodologi yang digunakan dalam pengabdian ini melibatkan beberapa teknik pengumpulan data, seperti observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, serta kajian literatur secara Adapun penjelasan setiap metode adalah sebagai berikut: AU Observasi metode ini dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan untuk memperoleh data, informasi, serta memahami petunjuk-petunjuk yang ditemukan, termasuk dokumen pendukung lainnya yang relevan. AU Wawancara Proses yang melibatkan interaksi tanya jawab dengan narasumber yang memiliki kaitan langsung dengan penelitian KKP. Tujuan dari wawancara ini adalah untuk memperoleh informasi yang jelas, detail, dan akurat. Studi Pustaka Merupakan proses penelusuran sumber tertulis berupa buku-buku, laporan-laporan, penelitian, jurnal, nasional dan internasional yang berkaitan dengan penelitian yang diteliti. Dalam kegiatan ini peneliti akan mengumpulkan data yang bersumber dari penyimpanan arsip. AU HASIL DAN PEMBAHASAN Pengelolaan anggaran yang efisien dan transparan merupakan prasyarat utama bagi tata kelola pemerintahan yang baik, terutama bagi instansi seperti Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Dalam konteks ini, sistem informasi pelaporan anggaran memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik. Namun, implementasi sistem informasi pelaporan anggaran seringkali menghadapi tantangan yang signifikan. Kurangnya pelatihan bagi pegawai, keterbatasan dalam penggunaan perangkat lunak yang tidak memadai, serta integrasi sistem informasi yang kurang optimal menjadi kendala utama yang dapat menghambat efektivitas pengelolaan anggaran. Hal ini tidak hanya berpotensi mengganggu pencapaian tujuan program ketahanan pangan, tetapi juga dapat mengurangi transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah tersebut melalui evaluasi mendalam terhadap sistem informasi pelaporan anggaran di Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Dengan menganalisis program kerja yang dilaksanakan, metode penginputan data anggaran, serta proses kerja yang diamati secara langsung, studi ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang kondisi saat ini. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa perbaikan sistem informasi pelaporan anggaran sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan anggaran. Rekomendasi yang dihasilkan termasuk pentingnya melakukan pelatihan yang intensif bagi pegawai, mengalokasikan sumber daya untuk pembaruan perangkat lunak yang lebih canggih dan Vol. 5 No. 1 Ae Februari 2025 Print ISSN : 2774 Ae 8928AU Online ISSN : 2774 Ae 8510 terintegrasi, serta memperkuat integrasi antara sistem informasi yang ada dengan platform lain yang digunakan dalam pengelolaan anggaran. Peningkatan kualitas sistem informasi pelaporan anggaran diharapkan tidak hanya akan membantu Dinas Ketahanan Pangan dalam menjalankan tugasnya secara lebih efektif, tetapi juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana publik oleh pemerintah daerah. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan lebih akuntabel di Kota Tangerang. Dengan mengimplementasikan rekomendasi-rekomendasi ini, diharapkan dapat memperbaiki sistem secara keseluruhan dan mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk mendukung program-program ketahanan pangan dengan lebih efektif di masa depan. Gambar 1. Kegiatan pelaporan anggaran di dinas ketahanan pangan tangerang Gambar 2. Melakukan Aktivitas magang di dinas ketahanan pangan tangerang Vol. 5 No. 1 Ae Februari 2025 Print ISSN : 2774 Ae 8928 Online ISSN : 2774 Ae 8510 SIMPULAN Pengelolaan anggaran yang efisien dan transparan adalah krusial bagi tata kelola pemerintahan, terutama di Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Implementasi sistem informasi pelaporan anggaran yang baik dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan akuntabilitas pengelolaan dana Namun, kendala seperti kurangnya pelatihan pegawai, keterbatasan perangkat lunak, dan integrasi sistem yang belum optimal masih menjadi hambatan. Penelitian ini menganalisis sistem informasi pelaporan anggaran di Dinas Ketahanan Pangan untuk menemukan solusi peningkatan kinerja sistem. Dengan memperbaiki sistem informasi pelaporan anggaran. Dinas Ketahanan Pangan diharapkan dapat menjalankan tugasnya lebih baik dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana publik. Ini adalah langkah penting menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel. SARAN Berikut adalah beberapa saran untuk meningkatkan pengelolaan anggaran pada Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan: AU Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai: Perlu adanya program pelatihan secara teratur untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pegawai dalam menggunakan sistem informasi anggaran dan perangkat lunak yang Ini akan membantu mengatasi kendala kurangnya pemahaman teknis yang saat ini dialami. AU Pembaruan Perangkat Lunak: Disarankan untuk mengalokasikan dana untuk memperbarui perangkat lunak yang digunakan dalam sistem informasi pelaporan Hal ini penting agar sistem dapat mengakomodasi kebutuhan baru, meningkatkan fungsionalitas, serta integrasi dengan baik. AU Integrasi Sistem Informasi: Diperlukan langkah-langkah untuk memperkuat integrasi antara sistem informasi yang ada dengan aplikasi dan platform lain yang digunakan dalam proses pengelolaan anggaran. Ini akan memastikan kelancaran aliran informasi dan data antarbagian di Dinas Ketahanan Pangan. AU Monitoring dan Evaluasi Berkala: Penting untuk menetapkan mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap kinerja sistem informasi pelaporan Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi perbaikan yang perlu dilakukan dan menjamin bahwa sistem berfungsi sesuai yang diharapkan. AU Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas: Saran ini mencakup upaya untuk mendorong penerapan praktik transparansi yang lebih baik dalam pelaporan penggunaan anggaran. Publikasi informasi yang lebih lengkap dan mudah diakses akan mendukung peningkatan tingkat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana publik oleh Dinas Ketahanan Pangan. Dengan mengimplementasikan saran-saran ini, diharapkan dapat mengatasi kendala-kendala yang ada, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran di Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Penerapan IPTEK pada Masyarakat (PIM), yang telah memungkinkan pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada pihak - pihak yang sudah bekerjasama dalam upaya pelaksanaan kegiatan PKM ini, termasuk pemerintah Kelurahan Meras dan Kota Manado. Provinsi Sulawesi Utara. Kerjasama dari semua pihak Vol. 5 No. 1 Ae Februari 2025 Print ISSN : 2774 Ae 8928AU Online ISSN : 2774 Ae 8510 sangat berarti dalam kesuksesan kegiatan ini dan kami para pelaksana kegiatan sangat mengapresiasi dukungan ini. DAFTAR PUSTAKA