P. ISSN ISSN Vol 03 : 2962-0827 : 2987-9701 No 02 Juli 2025 Sosialisasi Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita Di Posyandu Growong Kidul Juwana Kabupaten Pati Aminatul Fatayati1*. Feri Catur Yuliani2. Putri Kusumawati P3. Rr. Erni Kusuma Putri4 1,3Program Studi Di Kebidanan. Universitas Safin Pati 2Program Studi S1 Keperawatan. Universitas Safin Pati 4Program Studi Di Farmasi. Universitas Safin Pati Email: Aminatul_fatayati@usp. id1*, yulianiferi55@gmail. Putri_kusumawati@usp. erni_kusumawati@usp. Abstract Health development is part of an effort to build a whole person which is carried out through child health efforts as early as possible since the child is still in the womb. Health efforts carried out since the child is still in the womb until the first five years of life, aim to maintain their survival and improve the quality of life of children in order to achieve optimal growth and development both physically, mentally, emotionally and socially and have multiple intelligences according to their genetic potential. The growth and development of children physically, mentally, socially, emotionally are influenced by nutrition, health and education. Comprehensive and quality child growth and development guidance can be carried out through stimulation activities, early detection and intervention of deviations in the growth and development of preschool The Stimulation. Detection and Early Intervention of Growth and Development Program (SDIDTK). Community service activities with the title of optimizing toddler growth and development in Growong Kidul Village. Juana District. Pati Regency. Central Java, aim to provide education, especially about optimizing growth and development in toddlers. Participants in this Community service activity are parents of toddlers at the Integrated Health Post in Growong Kidul Village. Juana District. Pati Regency. Central Java. The methods used in this Community service activity include lectures, discussions, sharing experiences and problem solving. The results of implementing community service activities with planning prepared by the community service team provide information about strategies for optimizing growth and development in Keyword: optimization. growth and development. Abstrak Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari upaya membangun manusia seutuhnya yang diselenggarakan melalui upaya kesehatan anak sedini mungkin sejak anak masih dalam kandungan. Upaya kesehatan yang dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupannya, bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya serta meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik fisik, mental, emosional dan sosial serta memiliki intelegensi majemuk sesuai dengan potensi genetiknya. Pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, mental, sosial, emosional dipengaruhi oleh gizi, kesehatan dan pendidikan. Pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas tersebut dapat diselenggarakan melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang anak prasekolah. Program Stimulasi. Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK). Kegiatan pengabdian Masyarakat dengan judul optimalisasi tumbuh kembang balita di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah bertujuan untuk memberikan edukasi khususnya tentang optimalisasi tumbuh kembang pada balita. Peserta dalam kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah Orang tua balita posyandu di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian Masyarakat ini meliputi ceramah, diskusi, berbagi pengalaman dan problem solving. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat dengan perencanaan yang disusun oleh team pengadian Masyarakat menjadi mengetahui tentang strategi optimalisasi tumbuh kembang pada balita balita. Kata Kunci: optimalisasi. tumbuh kembang. Pendahuluan Tumbuh kembang bayi tidak terlepas dari konsep pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan adalah perubahan fisik dan peningkatan ukuran bagian tubuh dari seseorang individu yang masing-masing berbeda, sedangkan perkembangan adalah bertambah sempurnanya kemampuan, ketrampilan, dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan motorik kasar, motorik halus, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian yang dimiliki individu untuk beradaptasi dengan lingkungan . Pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini, yaitu dari 0-5 tahun. Masa ini sering juga disebut sebagai fase AuGolden AgeAy. Golden Age merupakan masa yang sangat penting untuk memperhatikan tumbuh kembangan anak secara cermat agar sedini mungkin dapat terdeteksi apabila terjadi kelainan. Selain itu, penanganan kelainan yang sesuai pada masa golden age dapat meminimalisir kelainan pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga kelainan yang bersifat permanen dapat dicegah . Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan dengan negara maju, dengan salah satu faktor utama yang berkontribusi adalah Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). WHO melaporkan bahwa prevalensi BBLR secara global mencapai 15Ae20% dari seluruh Angka kejadian BBLR mencapai 47,49% pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 52,92% pada tahun 2024. BBLR meningkatkan risiko kematian neonatal hingga 20 kali lipat serta berpotensi menyebabkan komplikasi jangka panjang. Depkes RI tahun 2024 melakukan skrinning perkembangan bayi menunjukkan 1-5% bayi mengalami gangguan perkembangan, hal ini diperkirakan oleh rendahnya tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi dini . Stimulasi atau rangsangan yang baik untuk anak dapat diberikan oleh orang tua untuk perkembangan potensinya secara maksimal. Faktor yang berhubungan dengan tumbuh kembang anak yaitu nutrisi yang tercukupi, lingkungan keluarga yang mendukung merupakan dasar untuk tumbuh kembang anak. Selain itu dari segi personal anak dapat diberikan stimulasi, salah satu bentuk stimulasi yang umum dilakukan orang tua memeriksakan anaknya ke petugas kesehatan dengan Stimulasi. Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) . Berdasarkan uraian permasalahan dan ulasan teori tersebut sehingga tim pengabdian masyarakat Universitas Safin Pati tertarik untuk mengadakan edukasi kesehatan dengan tema Au Sosialisasi Optimalisasi Pertumbuhan dan Perkembangan Balita di posyandu desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah. Metode Pengabdian kepada masyarakat AuSosialisasi Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa TengahAy ini dilaksanakan pada bulan April 2025 menggunakan Metode edukasi yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan mengadakan sosialisasi atau ceramah pemberian edukasi, tanya jawab, berbagi pengalaman, dan problem solving. Kegiatan diawali dengan pengurusan perijinan kegiatan yang dilakukan team pengabdian kepada Masyarakat dengan membawa surat pengantar atau permohonan ijin kegiatan pengabdian masyarakat dari pihak Fakultas Ilmu Kesehatan USP kepada pihak Posyandu di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah. Kegiatan yang kedua yaitu persiapan kegiatan berupa persiapan proposal kegiatan dan segala kebutuhan pendukung yang diperlukan dalam terlaksananya kegiatan edukasi kesehatan yang akan dilakukan. Kegiatan yang selanjutnya adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pelaksanaan AuSosialisasi Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa TengahAy. Serta kegiatan diakhiri dengan evaluasi kegiatan, baik hasil yang diperoleh, evaluasi kegiatan dan juga evaluasi terkait kendala dan hambatan dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. WASATHON. Jurnal Pengabdian Masyarakat. Vol 03 No 02 Juli 2025 Hasil dan Pembahasan Kegiatan sosialisasi Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah dilaksanakan pada tanggal 21 April 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 16 ibu dan anaknya yang posyandu di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati. Sebelum dilakukan kegiatan, melalui wawancara beberapa ibu balita masih banyak yang kurang memahami cara menstimulasi tumbuh kembang bagi anaknya. Setelah mendapatkan sosialisasi ini dengan adanya tanya jawab dan diskusi ibu balita sudah lebih mengetahui cara untuk peningkatan tumbuh kembang anak yang harus disertai dengan asupan gizi seimbang, agar terhindar dari stunting di masa pertumbuhannya serta stimulasi tumbuh kembang anak harus dilakukan sedini mungkin untuk menjaga kesehatan dan perkembangan yang optimal. Optimalisasi tumbuh kembang anak harus disertai dengan asupan gizi seimbang. Asupan gizi yang seimbang memainkan peran kunci dalam mendukung perkembangan fisik . , mental, dan emosional anak. Nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral adalah zat gizi esensial yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan sel-sel Selain nutrisi untuk fisik anak juga membutuhkan nutrisi untuk kecerdasan otak yakni makanan yang tinggi protein. Setiap anak memiliki kebutuhan gizi yang berbeda sehingga konsultasi dengan profesional kesehatan atau ahli gizi dapat membantu menyesuaikan asupan gizi sesuai dengan kebutuhan individual anak. Pemantauan tumbuh kembang anak seharusnya dilakukan secara berkala dan kontinu merupakan suatu proses yang sangat penting dalam menjaga kesehatan dan perkembangan optimal anak . Hal ini dapat membantu mendeteksi dini potensi masalah perkembangan, baik fisik maupun psikologis, menyesuaikan asuhan dan pendidikan anak sesuai dengan kebutuhan dan potensinya, memastikan bahwa anak tumbuh secara proporsional dan sesuai dengan perkiraan normal, membantu mengidentifikasi tingkat perkembangan intelektual dan memastikan bahwa anak sesuai dengan tahapan perkembangan dan jika ditemukan adanya keterlambatan perkembangan atau masalah Kesehatan mental dapat segera melibatkan peran berbagai profesional, seperti psikolog, terapis, atau dokter spesialis anak . Stimulasi tumbuh kembang anak harus dilakukan sedini mungkin . Penting untuk diingat bahwa perkembangan anak usia dini bersifat unik dan kompleks, dan setiap anak akan berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Mendukung perkembangan anak dengan memberikan rangsangan yang sesuai dengan usia dan memberikan lingkungan yang mendukung merupakan kunci untuk menciptakan dasar perkembangan yang sehat. Orang tua, pengasuh, dan pendidik memegang peran penting dalam membantu anak melewati berbagai tahap perkembangan ini . Sosialisasi diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan Masyarakat terkait gagal tumbuh untuk menanganinya. Pemantauan tumbuh kembang yang berkala dan kontinu bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga melibatkan lingkungan yang berkolaborasi dengan profesional kesehatan, pendidik, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan anak mendapatkan dukungan penuh dalam mencapai potensinya. Kesimpulan Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema " Sosialisasi Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita di posyandu desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah" bagi orang tua di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah, dapat disimpulkan bahwa Pentingnya optimalisasi tumbuh kembang anak sejak usia dini adalah kewajiban orang tua, guru dan lingkungan yang harus diupayakan secara menyeluruh dan terus menerus. Salah satu caranya adalah dengan memenuhi kebutuhan nutrisi Dengan nutrisi yang baik dan cukup tubuh anak akan tumbuh dengan optimal. Selain itu stimulasi yang tepat dan terintegrasi akan mampu memaksimalkan semua potensi anak yang tercakup di dalam aspek perkembangannya. Stimulasi tersebut dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama anak dengan memberikan pengasuhan dan pendidikan yang tepat. WASATHON. Jurnal Pengabdian Masyarakat. Vol 03 No 02 Juli 2025 Pengabdian Masyarakat ini bisa dilanjutkan dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak balita sebagai bentuk keberlanjutan dari kegiatan ini. Ucapan Terima Kasih Ucapan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Safin Pati. Kader. Ibu, dan anak balita di posyandu desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah atas bantuan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Daftar Pustaka