5th Conference on Research and Community Services STKIP PGRI Jombang AuPeningkatan Kinerja Dosen Melalui Penelitian dan Pengabdian MasyarakatAy 4 Oktober 2023 PELATIHAN PEMAHAMAN SUBSTANSI DIMENSI NILAI PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA SEKOLAH PENGGERAK MELALUI CERITA ANIMASI INTERAKTIF Diah Puji Nali Brata*1. Edy Setiyo Utomo2. Ahmad Farhan3 STKIP PGRI Jombang, 3UNIPDU Jombang * pujidiah37@yahoo. com, 2edystkipjb@gmail. com, 3ahmadfarhan@ft. Abstract The dimensions of the Pancasila Student Profile have significant meaning for Driving Schools, especially in the learning process in the classroom and outside the classroom in the Merdeka Belajar curriculum. The internalization of each dimension, element and sub-element of the Pancasila Student Profile can still be said to be not optimal. The aim of this service is to provide strengthening and understanding of the substance of the Pancasila Student Profile and its implementation through interactive animated stories. This service activity was carried out at Jipurapah One Roof Public Middle School with 16 subject teachers and local content. The method of implementing the dedication consists of preparation, implementation and evaluation. The indicator of the success of the activity is that the result of the questionnaire is more than 70%. The results of the service showed that the teachers were very interested in the interactive animated story model entitled "The Story of Si Panca and Asyla on Jipurapah Hill". interactive animated stories present a storyline that is easily adapted by students because it relates to everyday life. In addition, this interactive animated story is presented both online and offline via cellphones and laptops. Of the 16 teachers at SMPN One Roof Jipurapah, 12 teachers said their service activities were very good or 73%, while 4 teachers said they were good or 27%. Meanwhile, there were no teachers who stated that they were not good or at 0%. This shows that the service activities that have been carried out can be said to be successful and successful because they have exceeded the minimum limit of the indicator, namely In other words, there is an increase in the understanding of teachers at SMPN One Roof Jipurapah regarding the dimensions, elements and sub-elements of the Pancasila Student Profile values. Keywords: Understanding. Pancasila Student Profiles. Interactive animated stories Abstrak Dimensi Profil Pelajar Pancasila memiliki makna yang signifikan bagi Sekolah Penggerak terutama dalam proses pembelajaran di kelas maupun di luar kelas pada kurikulum Merdeka Belajar. Internalisasi setiap dimensi, elemen dan sub elemen dari Profil Pelajar Pancasila masih dapat dikatakan belum maksimal. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan penguatan dan pemahaman tentang subtansi Profil Pelajar Pancasila serta implementasinya melalui cerita animasi Kegiatan pengabdian ini dilakukan di SMP Negeri Satu Atap Jipurapah pada 16 guru mata pelajaran dan muatan lokal. Metode pelaksanaan pengbadian terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Indikator keberhasilan dari kegiatan bahwa hasil angket lebih dari 70%. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru-guru sangat tertarik dengan model cerita animasi interaktif yang berjudul AuCerita Si Panca dan Asyla di Bukit JipurapahAy. Dalam cerita animasi interaktif menyajikan alur cerita yang mudah di adaptasi oleh siswa karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Di samping itu, cerita animasi interkatif ini disajikan dalam bentuk online maupun offline melalui media handpone maupun Dari 16 guru di SMPN Satu Atap Jipurapah menyatakan kegiatan pengabdian sangat baik sebanyak 12 guru atau sebanyak 73%, sedangkan yang menyatakan baik sebanyak 4 guru atau sebesar 27%. Adapun tidak ada guru yang menyatakan kurang baik atau sebesar 0%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat dikatakan berhasil dan sukses karena sudah melampaui batas minimal dari indikator yaitu 70%. Dengan kata lain bahwa adanya peningkatan pemahaman dari guru-guru di SMPN Satu Atap Jipurapah terhadap dimensi, elemen dan sub elemen nilai Profil Pelajar Pancasila. Kata kunci : Pemahaman. Profil Pelajar Pancasila. Cerita animasi Interaktif PENDAHULUAN Inovasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang termasuk dalam program Merdeka Belajar adalah Program Sekolah Penggerak. Sejak Desember tahun 2022. SMP Negeri Satu Atap Jipurapah telah berhasil menjadi salah satu Sekolah Penggerak. Selain itu, sejak bulan Juli tahun 2023, sekolah tersebut berubah nama menjadi SMPN 3 Plandaan sesuai dengan Peraturan Bupati Jombang Nomor 32 Tahun 2023. Tujuan dari Program Sekolah Penggerak adalah untuk mencapai percepatan peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di Indonesia yang merujuk pada nilai-nilai Pancasila (Myzo, 2017. Patilima, 2. Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan yang komprehensif, termasuk peningkatan hasil belajar peserta didik, termasuk literasi dan numerasi, serta pembentukan karakter peserta didik (Brata & Utomo, 2022. Kemdikbud. Dalam konteks Sekolah Penggerak, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keunggulan Sumber Daya Manusia, terutama Kepala Sekolah dan guru (Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, 2. SMPN 3 Plandaan . ebelumnya dikenal sebagai SMP Negeri Satu Atap Jipurapa. merupakan sebuah sekolah yang memiliki ciri khas dalam hal lokasi geografisnya, terletak di Kabupaten Jombang. Secara geografis. SMPN 3 Plandaan terletak di daerah perbukitan di Desa Jipurapah. Kecamatan Plandaan. Kabupaten Jombang. Desa Jipurapah sendiri merupakan salah satu daerah terluar di Kabupaten Jombang, yang berbatasan dengan Lamongan. Nganjuk, dan Bojonegoro. Akses menuju SMPN 3 Plandaan terbilang cukup sulit, karena kondisi tanah di sekitar lokasi cenderung bergelombang, sehingga memerlukan kendaraan khusus untuk mencapai sekolah ini. Dalam konteks sekolah penggerak. Media pembelajaran memegang peran penting dalam mendukung proses Program Sekolah Penggerak merupakan inisiatif pemerintah yang memiliki fokus utama pada peningkatan anggota komunitas akademik, sesuai dengan program kementrian Pendidikan dan kebudayaan berfokus pada pembentukan Profil Pelajar Pancasila (Brata & Utomo, 2022. bahwa setiap siswa memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Namun implementasi program sekolah penggerak belum bisa dilaksanakan secara maksimal karena terbatasnya pemahaman dan kemampuan guru SMP 3 Plandaan tentang konsep dan evaluasi sikap siwa secara efektif dalam proses penilaian profil pelajar Pancasila. Indikator untuk penilaian siswa juga belum terukur dengan baik dan paten dan juga belum didukung oleh teknologi yang memadai. Karena itu, diperlukan upaya pengembangan keterampilan guru yaitu dengan mengadakan Pelatihan Pemahaman Substansi Dimensi Nilai Profil Pelajar Pancasila Pada Sekolah Penggerak Melalui Cerita Animasi Interaktif. Analisis Situasi Mitra SMP Negeri Satu Atap Jipurapah memiliki ciri khas geografis yang berbeda di Kabupaten Jombang. Lokasinya terletak di daerah perbukitan di Desa Jipurapah. Kecamatan Plandaan. Kabupaten Jombang. Desa Jipurapah termasuk dalam daerah 3T (Terdepan. Terluar, dan Tertingga. dan berbatasan dengan Lamongan. Nganjuk, serta Bojonegoro. Akses menuju SMP Negeri Satu Atap Jipurapah dianggap sulit karena tanah di sekitarnya memiliki karakteristik yang cenderung bergerak atau Bapak Gatot Sugiharto. Pd. , yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Atap Jipurapah, memimpin 3 rombongan belajar, terdiri dari satu rombongan belajar kelas 7, satu rombongan belajar kelas 8, dan satu rombongan belajar kelas 9, dengan total peserta didik sebanyak 52 orang. SMP Negeri Satu Atap Jipurapah memiliki 9 guru, terdiri dari 4 guru PNS dan 5 guru honorer. Saat ini, hanya satu guru yang masih mengikuti program guru penggerak di sekolah mitra ini. Program Sekolah Penggerak merupakan inisiatif pemerintah yang berfokus pada peningkatan anggota komunitas akademik. Pendekatan pengembangan yang diusung dalam program ini menekankan pengintegrasian teknologi di semua aspek sekolah. Cerita animasi adalah narasi atau kisah yang disampaikan melalui media animasi, baik itu dalam bentuk gambar bergerak, video, atau film animasi . Namun, situasi ini sangat berbeda dengan kondisi di SMP Negeri Satu Atap Jipurapah, terutama dalam hal media pembelajaran. Media pembelajaran di sekolah ini sudah tidak memadai. Banyak buku atau alat pembelajaran yang rusak dan tidak memberikan motivasi kepada peserta didik untuk Lebih lanjut, tampilan bentuk buku atau media pembelajaran ini dapat dilihat dalam Gambar 1 di bawah ini. Gambar 1. Kondisi bahan bacaan dari mitra Hasil wawancara menunjukkan bahwa meskipun sekolah diangkat sebagai sekolah penggerak pada tahun 2022, anggota komunitas akademik di sekolah ini belum sepenuhnya memahami konsep penguatan karakter peserta didik berdasarkan Profil Pelajar Pancasila. Oleh karena itu, dalam upaya untuk menginternalisasikan keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila, fokus masih terbatas pada aspek-aspek yang bersifat Selain itu, masih terdapat beberapa hambatan yang berkaitan dengan kondisi sekolah, peserta didik, dan guru. Hasil observasi terkait kondisi sekolah menunjukkan bahwa ketersediaan bahan bacaan dan media literasi masih terbatas. Sementara itu, guru, peserta didik, dan infrastruktur sekolah, termasuk keterbatasan akses wifi yang hanya tersedia di sekitar lingkungan sekolah, juga menjadi kendala. Oleh karena itu, sekolah memerlukan dukungan moral dari pihak eksternal untuk membantu meningkatkan motivasi dan semangat dalam upaya mencerdaskan bangsa. Dalam konteks tersebut, pengabdian masyarakat yang diajukan oleh Tim Pengabdi yang terkait dengan internalisasi Profil Pelajar Pancasila melalui Pelatihan Pemahaman Substansi Dimensi Nilai Profil Pelajar Pancasila Pada Sekolah Penggerak Melalui Cerita Animasi Interaktif menjadi harapan besar bagi sekolah. Hal ini bertujuan untuk membantu sekolah dalam berkontribusi dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, meskipun ada keterbatasan yang Proses internalisasi nilai-nilai sosial budaya melalui pembelajaran dilakukan melalui lima tahapan yang meliputi penerimaan nilai, respon terhadap nilai, seleksi nilai, dan penerapan atau aktualisasi nilai Pelatihan Pemahaman Substansi Dimensi Nilai Profil Pelajar Pancasila ini, yang berisi gambaran tentang keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila, dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada Hal ini memungkinkan mereka untuk mentransfer pemahaman tersebut kepada peserta didik dalam upaya mencapai tujuan internalisasi nilai-nilai tersebut. Permasalahan Mitra Berdasarkan analisis dan hasil pengamatan awal melalui wawancara dengan para guru di SMP Negeri Satu Atap Jipurapah pada tanggal 30 Maret 2023, beberapa masalah utama yang menjadi fokus pengabdian dalam bidang Sosial Humaniora, khususnya dalam aspek teknologi dan pendidikan . idang fokus A. , dapat diidentifikasi. Permasalahanpermasalahan ini dapat diuraikan sebagai berikut: . kurangnya pengetahuan guru SMP Negeri Satu Atap Jipurapah mengenai Profil Pelajar Pancasila: Sejak sekolah mitra diangkat sebagai Sekolah Penggerak, hingga saat ini, hanya kepala sekolah dan satu calon guru penggerak yang telah mengikuti sosialisasi Profil Pelajar Pancasila. Sementara itu, guru-guru lainnya belum memiliki pemahaman yang lengkap tentang dimensi, elemen, dan sub-elemen yang terkandung dalam Profil Pelajar Pancasila. Kurangnya penerapan internalisasi nilai Profil Pelajar Pancasila: Guru-guru di SMP Negeri Satu Atap Jipurapah baru sebagian menerapkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada dimensi beriman, yang mengharuskan siswa untuk bersalaman dengan seluruh guru saat tiba dan pergi. Namun, dimensi lainnya belum diterapkan secara efektif. Meskipun sekolah pernah meminta peserta didik untuk berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong membuat tempat bunga, upaya tersebut belum terstruktur dan berkelanjutan. Keempat dimensi lainnya belum diimplementasikan pada siswa. Keterbatasan media inovatif untuk menginternalisasikan Profil Pelajar Pancasila: Sekolah belum memiliki sarana media inovatif yang memadai, yang berdampak pada pengetahuan dan pemahaman guru terhadap Profil Pelajar Pancasila. Selain itu, kurangnya contoh konkret yang dapat diadopsi oleh peserta didik dalam memahami dan menerapkan Profil Pelajar Pancasila juga menjadi permasalahan. METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahapan, antara lain tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan dengan pendekatan kepada guru di SMP Negeri Satu Atap Jipurapah secara formal maupun informal melalui diskusi kepada Kepala Sekolah, waka dan beberapa guru mata pelajaran. Tahap persiapan termasuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi guna merencanakan semua konsep pengabdian dari awal hingga akhir kegiatan. Tahap pelaksanaan terdiri dari survey dan pendampingan. Adapun pra survey dilakukan dalam bentuk diskusi dengan kepala sekolah serta waka kurikulum yang lebih mengetahui kondisi guru di dalam proses pembelajaran terutama dalam internalisasi nilai Profil Pelajar Pancasila dalam bentuk media cerita animasi. Tujuan pra survey untuk menggali informasi seberapa jauh pemahaman guru mengenai program Merdeka Belajar. Sekolah penggerak. Profil Pelajar Pancasila serta internalisasinya di lingkungan sekolah. Selain itu, pra survey untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam sistem penilaian sikap terutama yang berkaitan dengan nilai Profil Pelajar Pancasila. Hasil diskusi yang dilakukan akan dijadikan bahan pembentukan kuesioner yang akan melihat peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memahami dimensi, elemen dan sub elemen nilai Profil Pelajar Pancasila. Sedangkan pendampingan yang dilakukan oleh tim pengabdi lebih menenkankan pada pemahaman substantif dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam bentuk cerita animasi interaktif. Tahap terakhir evaluasi dilaksanakan dengan melakukan wawancara baik secara formal maupun informal dengan guru SMP Negeri Satu Atap Jipurapah yang telah melaksanakan PKM. Tujuan diaksanakan evaluasi untuk mengetahui respon guru secara luas serta perkembangan implementasi dan diseminasinya. Selama evaluasi, tim pengabdi juga memberikan angket guna mengetahui pemahaman dan pengetahuan guruguru di SMP Negeri Satu Atap Jipurapah. Lebih lanjut, pada skala yang lebih luas maka mitra yang sudah mendapatkan pelatihan dan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis Profil Pelajar Pancasila akan menyampaikannya ke kalangan lain sehingga berdampak lebih luas. Secara lebih jelas mengenai metode pelaksanaan pengabdian ditunjukkan pada Gambar 1 berikut. Tahap Persiapan: Survey awal Perijinan Penentuan lokasi Tahap Pelaksanaan: Sosialisasi Pelatihan Tahap Evaluasi: Pemberian Kuesioner Gambar 2. Tahapan Pelaksanaan Pengabdian HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan pengadian di SMP Negeri Satu Atap Jipurapah pada hari Jumat tanggal 28 Juli 2023 dimulai pada pukul 08. 00 sampai 30 WIB. Kegiatan diikuti oleh 16 guru yang terdiri dari beberapa guru mata pelajaran seperti Matematika. Bahasa Indonesia. Bahasa Inggris. PKN. Penjas. PAI. IPS dan IPA. Materi yang diberikan dibagi menjadi 2 sesi, yaitu pada sesi pertama sosialisasi mengenai dimensi, elemen dan sub elemen dari Profil Pelajar Pancasila dan sesi kedua mengenai tentang media cerita animasi interaktif untuk internalisasi nilai Profil Pelajar Pancasila. Adapun materi pertama ditunjukkan pada Gambar 3 berikut. Gambar 3. Sosialisasi Dimensi. Elemen dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila Dalam memberikan materi tentang nilai Profil Pelajar Pancasila, tim melakukan penyampaian secara interaktif dengan melalui tanya jawab. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk bertanya selama memahami dimensi, elemen dan sub elemen Profil Pelajar Pancasila, khususnya internalisasinya dalam pembelajaran dan di lingkungan sekolah. Penyampaian materi diberikan dalam durasi kurang lebih selama 60 menit dan termasuk tanya jawab. Peserta sangat antusias untuk memberikan pertanyaan dan memberikan tanggapan dari tim pengabdi. Selanjutnya, tim pengabdi memberikan materi tentang cerita animasi yang dikemas dalam bentuk ebook edukasi yang berjudul AuCerita Si Panca dan Asyla di Bukit JipurapahAy, dimana cerita ini diambil dari setiap elemen nilai Profil Pelajar Pancasila. Adapun cerita animasi interaktif pada dimensi Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan elemen Akhlak Beragama dan Sub Elemen Pelaksanaan Ritual Beribadah ditunjukkan pada Gambar 4 Gambar 4. Cerita animasi interaktif pada Dimensi Beriman YME Berdasarkan Gambar 4 di atas, cerita animasi interaktif memiliki ide tema cerita tentang Melaksanakan ibadah secar rutin dan mandiri atau berpartisipasi dengan hari besar yang diperankan oleh tokoh utama si Panca dan teman-temannya. Pada dimensi ini mengambil tema bahwa siswa diawali melakukan kegiatan untuk bermain setelah sekolah, dimana si panca dan teman-temannya saat bermain laying-layang hingga sore hari. Saat sedang bermain layang-layang, anak-anak mendengar adanya adzan berkumandang yang menunjukkan waktu sholat ashar. Namun saat si panca mengajak teman-temannya untuk pulang dan melakukan sholat justra masih masih asyik untuk bermain. Beberapa kali si panca mengajak untuk pulang dan hingga waktu sholat akan habis dan akhirnya mereka pulang untuk Hal ini menunjukkan bahwa dimensi Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan elemen Akhlak Beragama dan Sub Elemen Pelaksanaan Ritual Beribadah dapat ditunjukkan dengan usaha untuk mengajak teman sebaya melakukan sholat dengan tepat waktu. Selanjutnya cerita animasi interaktif pada dimensi Berkebhinekaan Global dengan Elemen mengenal dan menghargai budaya dan sub elemen adalah Memahami pentingnya melestarikan dan merayakan tradisi budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial, dan bangsa Indonesia serta mulai berupaya melestarikan budaya dalam kehidupan sehari-hari yang ditunjukkan pada Gambar 5 berikut. Gambar 5. Cerita Animasi Interaksi Dimensi Berkebhinekaan Global Berdasarkan Gambar 5 di atas, tim pengabdi memberikan cerita tentang budaya yang ada di desa Jipurapah yaitu bersih desa dan sedekah Dimana siswa diberikan alur cerita atau narasi bahwa si Panca dan Asyla yang awalnya belum mengetahui tradisi di bulan Muharram adanya acara sedekah desa yang bertujuan untuk mensyukuri nikmat Tuhan atas hasil bumi yang telah dilimpahkan. Cerita animasi ini menekankan kepada siswa di SMPN Satu Atap Jipurapah perlu mengenal kebudayaan leluhur terutam adat yang berlaku di daerah setempat. Sesuai dengan dimensi Berkebhinekaan Global maka cerita animasi ini sangat cocok untuk memberikan gambaran kepada siswa pentingnya menjaga persatuan melalui menghargai setiap budaya serta supaya tetap terlestarikan. Selanjutnya cerita animasi interaktif pada dimensi Gotong Royong dengan elemen Kolaborasi dan sub elemen adalah Kerjasama dimana pada fase D memiliki makna Menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan kegiatan dan mencapai tujuan kelompok di lingkungan sekitar, serta memberi semangat kepada orang lain untuk bekerja efektif dan mencapai tujuan bersama yang ditunjukkan pada Gambar 6 berikut. Gambar 6. Cerita Animasi Interaksi Dimensi Bergotong Royong Berdasarkan Gambar 6 di atas, bahwa narasi yang disajikan pada cerita animasi interaktif lebih menekankan pada pemberian gambaran untuk siswa contoh kegaitan berkerjasama di dalam kelas saat mempersiapkan acara purnawiyata. Ide cerita bahwa si Panca beserta beberapa temannya ingin mempersiapkan acara untuk kakak tingkat yang akan lulus dari Sekolah Menengah Pertama, dan untuk kegiatan tersebut jumlah panitia masih belum sebanding dengan jumlah pekerjaan sehingga setiap anggota panitia berinisiatif untuk membagi dan saling bergotong royong untuk Hal ini selaras dengan nilai dari dimensi Gotong Royong dengan elemen Kolaborasi dan sub elemen adalah Kerjasama. Adapun salah satu indikator keberhasilan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah respon yang tunjukkan oleh peserta guru SMPN Satu Atap Jipurapah yang disajikan pada Gambar 7 berikut. Tanggapan tentang kegiatan Pengabdian Sangat Baik Baik Kurang Baik Gambar 7. Hasil Respon Guru terhadap kegiatan pengabdian Berdasarkan hasil kuesioner di atas menunjukkan bahwa dari 16 guru di SMPN Satu Atap Jipurapah menyatakan kegiatan pengabdian sangat baik sebanyak 12 guru atau sebanyak 73%, sedangkan yang menyatakan baik sebanyak 4 guru atau sebesar 27%. Adapun tidak ada guru yang menyatakan kurang baik atau sebesar 0%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat dikatakan berhasil dan sukses karena sudah melampaui batas minimal dari indikator yaitu 70%. Dengan kata lain bahwa adanya peningkatan pemahaman dari guru-guru di SMPN Satu Atap Jipurapah terhadap dimensi, elemen dan sub elemen nilai Profil Pelajar Pancasila. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan dan kuesioner yang telah diberikan kepada guru-guru di SMPN Satu Atap Jipurapah menunjukkan adanya manfaat positif yang diperoleh terutama dalam memahami dimensi, elemen dan sub elemen Profil Pelajar Pancasila melalui media cerita animasi Hasil ini sesuai dengan pendapat (Abichandani et al. , 2023. Brata & Utomo, 2. bahwa perkemangan pola pikir seseorang akan mengalami peningkatan melalui pemberian kegiatan yang lebih bersifat softskill. Pemberian media yang kontektual juga dapat membantu pemahaman seseorang terhadap suatu materi atau konten. Hal ini selaras dengan pendapat yang dikemukakan oleh (Azis et al. , 2021. Yoshida et al. , 2. bahwa media yang tepat akan memberikan dampak yang baik dan positif terhadap seseorang untuk memahami suatu informasi, objek dan substansi. SIMPULAN DAN SARAN SIMPULAN Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan kepada guru di SMPN Satu Atap Jipurapah bahwa adanya peningkatan pemahaman guru terhadap dimensi, elemen dan sub elemen Profil Pelajar Pancasila melalui cerita animasi interaktif. Hal itu ditunjukkan ketika pemaparan yang disampaikan oleh tim pengabdi, setiap peserta aktif memberikan umpan balik dalam bentuk pendapat. Di samping itu, dari 16 guru di SMPN Satu Atap Jipurapah menyatakan kegiatan pengabdian sangat baik sebanyak 12 guru atau sebanyak 73%, sedangkan yang menyatakan baik sebanyak 4 guru atau sebesar 27%. Adapun tidak ada guru yang menyatakan kurang baik atau sebesar 0%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat dikatakan berhasil dan sukses karena sudah melampaui batas minimal dari indikator yaitu 70%. Dengan kata lain bahwa adanya peningkatan pemahaman dari guru-guru di SMPN Satu Atap Jipurapah terhadap dimensi, elemen dan sub elemen nilai Profil Pelajar Pancasila dibanding dengan yang sebelumnya melalui cerita animasi SARAN Berkenaan dengan hasil angket dan pelatihan yang telah dilakukan menunjukkan adanya guru yamg belum memahami dimensi, elemen dan sub elemen Profil Pelajar Pancasila, maka perlu diberikan pembimbingan secara berkelanjutan mengenai pemahamannya melalui cerita animasi interaktif dan adanya penugasan kepada guru untuk dapat mengikuti acara yang berkaitan dengan Profil Pelajar Pancasila dalam bentuk webinar dan diskusi teman sejawat. UCAPAN TERIMA KASIH Pengabdi menyampaikan terima kasih kepada DIPA Kemdikbudristek Nomor SP DIPA-023. 690523/2023 yang telah membiaya pengabdian ini melalui Hibah Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2023. Pengabdi juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua STKIP PGRI Jombang yang telah memberikan motivasi kepada tim Pengabdi. Terima kasih juga kepada Kepala Sekolah dan guru SMP Negeri Satu Atap Jipurapah sebagai mitra kegiatan pengabdian. DAFTAR PUSTAKA