PERANCANGAN APLIKASI PENJADUALAN BERBASIS WEB DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI Hepi Nuryadi1. Yulisa Gardenia2 Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma nuryadi@gmail. com, 2 yulisagardenia@gmail. ABSTRAK Aplikasi ini adalah sebuah website yang berisi jadual kegiatan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, dimana aplikasi ini di gunakan untuk mengingatkan Kepala Bagian tentang acara yang berlangsung di Direktorat Jenderal Bina Konstruksi dalam sepekan terakhir dirancang dan dibuat dengan mengedepankan teknologi dan fungsi sehingga di buatlah website sendiri untuk menampilkan jadual kegiatan tersebut. Jadual kegiatan ini di harapkan dapat tampil dalam bentuk yang sesuai dengan media, baik itu di videotron, televisi dan dari smartphone agar dapat di akses pada saat tidak berada di Diharapkan akan dapat membantu baik itu staff ataupun kepala bagian didalam melihat jadual kegiatan sehingga dapat membagi waktu dan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan yang ada. Informasi mengenai kegiatan yang ada pada direktorat Jenderal Bina Konstruksi dibuat dalam bentuk website haruslah dapat dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah yang ada tanpa melupakan unsur estetis dan user friendly. Pada penelitian ini menggunakan metode prototype, dan hasil dari penelitian ini adalah sebuah website yang dapat menampilkan jadual kegiatan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi yang dapat di akses dari mana saja dengan menggunakan smartphone, dan dapat di tampilkan pada videotron atau televisi. Kata Kunci: Aplikasi Jadual. Jadual Kegiatan. PHP dan Mysql. Prototipe ABSTRACT This application is a website that contains a schedule of activities for the Directorate General of Construction, where this application is used to remind the Head of Sections about events that took place at the Directorate General of Construction in the last week. It was designed and created by prioritizing technology and function so that a website was created to display it. schedule of these activities. It is hoped that this activity schedule will appear in a form suitable for the media, be it on videotron, television and from smartphones so that it can be accessed when not in the office. It is hoped that it will be able to help both staff and department heads in looking at activity schedules so that they can divide time and work according to existing needs. Information regarding activities at the Directorate General of Construction is created in the form of a website and must be managed properly and correctly in accordance with existing rules without forgetting aesthetic and user friendly elements. This research uses the prototype method, and the result of this research is a website that can display the schedule of activities of the Directorate General of Construction Development which can be accessed from anywhere using a smartphone, and can be displayed on a videotron or Keywords: Schedule Application. Activity Schedule. PHP and Mysql. Prototype PENDAHULUAN Kebutuhan akan data dan informasi pada jaman seperti saat ini memang dapat digolongkan sebagai kebutuhan primer apalagi dengan adanya perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat dan terus memberikan kemudahan juga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk ingin menikmati berita dan informasi yang ada disekitarnya sehingga masyarakat tersebut dapat memperluas pengetahuannya dengan adanya data dan produktifiitas dapat disimulasikan dengan dukungan database. Keterpaduan antara waktu, mutu dan biaya . dapat di lakukan secara realtime dengan dukungan internet yang menjadikann website adalah sarana yang paling murah dan efektif. Sebuah sistem informasi berbentuk website haruslah mempunyai tampilan yang menarik sehingga pengunjung tidak merasa jenuh ketika melihat informasi yang ada pada website, sebuah website juga harus lebih interaktif tanpa meninggalkan kegunaan dari suatu website yaitu memberikan informasi terhadap pengunjung website. Penggunaan website sudah menjadi suatu perhatian oleh banyak kalangan, mulai dari pengusaha, akademisi, pemasaran, praktisi media massa, perusahaan, hingga instansi pemerintahan. Dari website ini banyak kalangan menggunakannya sebagai media promosi, alat penjualan, hingga memberikan materi informasi yang berkaitan gambaran detail suatu instansi atau lembaga. Dengan berinvestasi pada asset IT dan teknologi, aspek intelektual dapat Yaitu kemampuan untuk menterjemahkan keingan konsumen atau pengguna produk konstruksi dan kemampuan Mereka juga akan mampu untuk menggunakan teknologi, mengembangkan teknologi sehingga faktor kemajuan IT dan teknologi akan mendorong produktivitas. Kemudian para pemakai kepentingan akan mengusahakan dan mendorong agar konstruksi indonesia mendapatkan pekerjaan yang berteknologi tinggi/canggih sehingga pada tenaga terdidik dapat memperoleh menimbulkan nilai tambah. Perkembangan website sebagai salah satu sarana informasi telah menghadirkan efesiensi dan efektifitas di berbagai sektor tidak terkecuali di dalam sektor konstruksi. Kehadiran perangkat keras dan perangkat lunak yang mendukung teknologi informasi telah banyak di manfaatkan oleh banyak negara untuk menyebarkan informasi. Aplikasi teknologi untuk menyebarkan informasi ini telah berkembang dari informasi yang statis sampai informasi yang dinamis dengan menggunakan database yang semuanya ini di dukung oleh pesatnnya perkembangan perangkat keras dan perangkat lunak dewasa ini. KAJIAN LITERATUR Website Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman . (Awaludin & Gani, 2. Website dengan berbagai fitur akan sangat mungkin menjadi sumber informasi untuk dapat meningkatkan produktifitas pelaksanaan konstruksi. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi bertindak sebagai pengatur dinamis, dan interaktifnya situs. Bahasa program ASP. PHP. JSP atau lainnya bisa dibuat sendiri. Bahasa program ini biasanya digunakan untuk membangun portal berita, artikel, forum diskusi, buku tamu, anggota organisasi, email, mailing list dan lain sebagainya yang memerlukan update setiap saat. Website ditulis, atau secara dinamik di konversi menjadi HTML dan diakses melalui sebuah program software yang biasa disebut dengan web browser, yang dikenal juga dengan HTTP Client. Halaman web dapat dilihat atau diakses melalui jaringan komputer dan internet, perangkatnya bisa saja berupa komputer pribadi, laptop. PDA ataupun telepon Design Website Unsur website yang penting dan utama adalah desain. Desain website menentukan kualitas dan keindahan sebuah website. Desain sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah website. Sebuah website dibuat didalam sebuah sistem komputer yang dikenal dengan server web, juga disebut HTTP Server, dan pengertian ini juga bisa menunjuk pada software yang dipakai untuk menjalankan sistem ini, yang kemudian menerima lalu mengirimkan halaman-halaman yang diperlukan untuk merespon permintaan dari pengguna. Apache adalah piranti lunak yang biasa digunakan dalam sebuah webserver, kemudian setelah itu adalah Microsoft Internet Information Services (IIS). Untuk membuat website biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa website designer. Saat ini sangat banyak jasa web designer, terutama di kota-kota besar (Awaludin. Yasin, & Risyda, 2. Perlu diketahui bahwa kualitas situs sangat ditentukan oleh kualitas designer. Semakin banyak penguasaan web designer tentang beragam program/software pendukung pembuatan situs maka akan dihasilkan situs yang semakin berkualitas, demikian pula Jasa web designer ini yang umumnya memerlukan biaya yang tertinggi dari seluruh biaya pembangunan situs dan semuanya itu tergantung kualitas designer. Unsur Unsur Website Bahasa Programan (Script Progra. Bahasa program adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam website yang pada saat diakses. Jenis bahasa program sangat menentukan statis, dinamis atau interaktifnya sebuah website. Semakin banyak ragam bahasa program yang digunakan maka akan terlihat website semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat Beragam bahasa program saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas Jenis jenis bahasa program yang banyak dipakai para desainer website antara lain HTML. ASP. PHP. JSP. Java Scripts. Java applets dsb. Bahasa dasar yang dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan PHP. ASP. JSP dan lainnya merupakan bahasa pendukung yang Database Konsep dasar database adalah kumpulan dari catatan, atau potongan dari Sebuah database memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur database: ini dikenal sebagai database model atau model data (Awaludin & Nugraha Rizki, 2. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah yaitu mewakili semua informasi dalam bentuk tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom . efinisi yang sebenarnya meng-gunakan terminologi Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel. Pengertian masing-masing istilah diatas adalah seperti berikut: A Field . menyatakan data terkecil yang memiliki makna. Istilah lain untuk field yaitu elemen data, kolom item, dan atribut. Contoh field yaitu nama seseorang, jumlah barang yang dibeli, dan tanggal lahir A Record . kumpulan dari sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama, alamat, tanggal lahir, dan jenis kelamin dari seseorang menyusun sebuah record. Istilah lain yang juga menyatakan record yaitu tupel dan A Tabel menghimpun sejumlah record. Sebagai contoh, data pribadi dari semua pegawai disimpan dalam sebuah tabel. Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak . rogram aplikas. untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit. METODE PENELITIAN Metode Pengumpulan Data Pada metode ini penulis melakukan pengamatan langsung dan untuk mencari sumber informasi dengan melakukan evaluasi langsung terhadap masalah yang ada serta melakukan penelitian pencatatan secara sistematis terhadap unsur yang diteliti. Dengan cara: Pengamatan (Observas. Di dalam metode pengamatan, penulis akan melakukan penelitian dan peninjauan langsung bagaimana berjalannya sistem arsip di Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, dan hasil dari pengamatan tersebut, akan dicari usulan perbaikan dari masalah yang ditemukan di dalam sistem tersebut. Wawancara (Intervie. Di dalam metode ini, penulis akan mengadakan tanya jawab langsung kepada para Arsip Ae Paris yang ada pada Sekretariat Direktorat Jenderal Adapun Struktur Database adalah: Database File/Table Record Elemen data/Field Telah diketahui bahwa secara fisik data dalam bentuk kumpulan bit dan direkam dengan basis track didalam media penyimpan eksternal. Dalam prakteknya, untuk kemudahan dalam mengakses data, data disusun dalam suatu struktur logis yang menjelaskan bahwa: A Kumpulan tabel menyusun basis A Tabel tersusun atas sejumlah record. A Sebuah record mengandung sejumlah field, dan A Sebuah field disimpan dalam bentuk kumpulan bit. Bina Konstruksi, untuk mendapatkan informasi yang lengkap. Gambar 1 Alur Metode System Development Life Cycle (SDLC) Studi Pustaka Untuk melengkapi data yang diperlukan, penulis akan melakukan metode ini, mencari dari beberapa sumber buku yang dipercaya, dari kumpulan jurnal atau paper, yang berkaitan dengan permasalahan yang Prototyping adalah proses interaktif dalam pengembangan sistem dimana kebutuhan . diubah kedalam sistem yang bekerja (Working syste. yang secara terus menerus diperbaiki melalui kerjasama antara pengguna dan Berikut adalah proses yang terjadi pada metode prototipe: Pengumpulan Kebutuhan. Pada tahapan ini dilakukan komunikasi dan dan pertemuan ataupun Group Discussion untuk menentukan tujuan umum, kebutuhan yang dinginkan dan gambaran bagian-bagian yang dibutuhkan berikutnya. Sedangkan detail dari kebutuhan mungkin tidak dibicarakan pada tahap ini tetapi pada tahap selanjutnya. Perancangan. Tahapan perancangan dilakukan cepat dan rancangan mewakili aspek software yang Dan rancangan ini menjadi dasar pembuatan prototipe. Metode Pengembangan Sistem Dalam rekayasa perangkat lunak, konsep SDLC mendasari berbagai jenis metodologi pengembangan perangkat Metodologi-metodologi ini membentuk suatu kerangka kerja untuk perencanaan dan pengendalian pembuatan sistem informasi, yaitu proses pengembangan perangkat lunak. Beberapa proses pengembangan sistem dengan SDLC adalah: waterfall, prototyping, incremental, spiral, dan RAD. Metode pengembangan sistem model Prototype merupakan salah satu metode pengembangan perangkat lunak yang banyak digunakan. Model prototipe ini mampu menawarkan pendekatan yang terbaik dalam hal kepastin terhadap efesiensi algoritma, kemampuan penyesuain diri dari sebuah sistem operasi atau bentuk-bentuk yang harus dilakukan oleh ([Pressman 2. , . Evaluasi Prototipe. Pada tahapan ini dilakukan evaluasi prototipe yang telah dibuat oleh klien/pengguna dan telah dipergunakan untuk memperjelas kebutuhan dari software. Gambar 2 Model Prototipe menurut Roger S. Presman,PH. Pengembangan dari perancangan sistem ini penulis dalam pelaksanaanya menggunakan tiga tahap siklus pengembangan model prototipe, ([Pressman 2. , . Mendengarkan Pelanggan. Merupakan tahap pertama dalam merancang sebuah sistem. Pada tahap ini akan menentukan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan agar tercipta sebua aplikasi sehingga mengarah pada tujuan dibuatnya aplikasi . Membangun dan Memperbaiki Prototipe. Dalam tahap ini dilakukan perancangan dan pengkodean untuk sistem yang diusulkan yang mana tahapanya meliputi perancangan proses-proses yang akan terjadi didalam sistem, perancangan diagam UML yang akan digunakan, perancangan antar muka keluara serta dilakukan tahap pengkodean terhadap rancangan-rancangan yang telah didefinisikan, kelengkapan software dan hardaware. Pengujian Prototipe. Pada tahapan ini dilakukan pengujian terhadap sistem yang telah disusun dan melakukan pengenalan terhadap sistem yang telah diujikan serta evaluasi apakah sistem yang sudah jadi sudah sesuai dengan yang diharapkan. berdasarkan dari analisa kebutuhan yang ada serta masukan dari berbagai sumber maka dibuat rancangan fitur jadual kegiatan seperti terbagi sebagai berikut : Tampilan User Login Untuk dapat mengakses halaman jadual pengguna harus melakukan login kedalam sistem, sesuai dengan kebutuhan dari Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi. Sehingga hanya pengguna yang mempunyai akses yang dapat melihat jadual Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi. Gambar Tampilan Login terlihat pada gambar di bawah ini. Gambar 3 User Login PEMBAHASAN Didalam jadual/agenda kegiatan Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi di buat sistem login terhadap pengguna, login ini dibuat agar pengguna yang dapat melihat jadual merupakan pengguna yang memang berhak untuk melihat informasi pada halaman jadual ini sehingga informasi tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggunga jawab dan menu yang dibuat lebih user friendly dan tanpa melupakan kemudahan didalam mengakses data dan informasi. Dengan Tampilan Jadual Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Setelah pengguna melakukan login sesuai dengan user dan password. Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi. Dengan bentuk tabel yang telah disesuaikan kebutuhan dan masukan dari berbagai pihak. Gambar tampilan seperti pada gambar di bawah ini. Gambar 4 Halaman Penambahan jadual agenda kegiatan Sebab para user menginginkan kenyamanan dalam mengakses situs dengan kinerja yang baik. Para user ingin mendapatkan informasi dengan cepat dan Misalnya bagi mereka yang mengakses website dari komputer kantor, tentunya ingin terus dapat mengaksesnya di luar kantor juga, sehingga dibuatlah jadual Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi dapat dibuka melalui smartphone seperti gambar keterangan berikut ini. Tampilan Cetak Daftar Jadual Kegiatan Agar pengguna dapat mencetak daftar jadual dari Eselon I, dan Eselon II maka dibuatkan halaman untuk dapat mencetak jadual untuk kebutuhan Arsip dan lainnya. Untuk dapat mencetak pengguna dapat melakukanya dengan mengklik tombol dengan icon printer yang terletak pada sebelah kanan website. Gambar pada gambar di bawah ini. Tampilan User Login Untuk dapat mengakses halaman jadual pengguna harus melakukan login kedalam sistem, sesuai dengan kebutuhan dari Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi. Sehingga hanya pengguna yang mempunyai akses yang dapat melihat jadual Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi versi mobile. Gambar Tampilan Login terlihat pada gambar di bawah ini. Gambar 5 Gambar Icon untuk mencetak Jadual Kegiatan Selanjutnya sistem akan menampilkan tampilan daftar jadual kegiatan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi. Gambar pada gambar di bawah ini. Gambar 7 Gambar User Login versi Mobile Gambar 6 Gambar Daftar Jadual Kegiatan Direktorat Jenderal Bina Tampilan Jadual Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Setelah pengguna melakukan login sesuai dengan user dan password, maka pengguna akan dapat mengakses halaman jadual Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi. Dengan bentuk tabel yang telah disesuaikan Pembuatan Jadual Kegiatan berbasis Mobile Maraknya penggunaan smart phone saat ini, sangat penting bagi setiap tampilan website untuk memikirkan keberadaan pengunjung pengguna smart kebutuhan dan masukan dari berbagai Gambar tampilan seperti pada gambar di bawah ini. Tampilan Menu Versi Mobile Agar pengguna dapat melihat menu daftar jadual dari Eselon I, dan Eselon II maka dibuatkan menu untuk dapat melihat direktorat lainnya. Untuk dapat melihat menu ini pengguna dapat melakukanya dengan mengklik tombol menu pada bagian kiri. Gambar pada gambar di bawah ini. Gambar 8 Desain tampilan jadual kegiatan versi mobile Pada tampilan tersebut terdapat menu Dirjen. Sesditjen. Direktorat I. Direktorat II dan seterusnya, masing Ae masing menu tersebut menampilkan jadual dari masing masing Eselon I untuk menu Dirjen. Eselon II untuk menu Sesditjen dan Diektorat I. Direktorat II dan seterusnya. Dirjen dan Sesditjen dapat melihat seluruh jadual dari masing - masing menu jadual yang ada, sedangkan bagi Direktorat I. Direktorat II dan seterusnya hanya dapat membuka halaman jadual dari masing Ae masing Direktorat, dan tidak dapat membuka jadual dari Dirjen dan Sesditjen. Hak kebutuhan dan masukan dari pihak yang menggunakan. Gambar 9 Pilihan menu versi mobile KESIMPULAN Hasil adalah sebuah website yang dapat menampilkan jadual kegiatan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi yang dapat di menggunakan smartphone, dan dapat di tampilkan pada videotron atau televisi. DAFTAR PUSTAKA