Vol. (Juni 2. 30-42 Information Science and Library http://journals. id/index. php/jisl Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik Ifa Nurul Izzah 1. Jazimatul Husna2. Imilia binti Ibrahim3. Nor Edzan Che Nasir4 Program Studi Informasi dan Hubungan Masyarakat. Fakultas Sekolah Vokasi. Universitas Diponegoro, kota Semarang. Indonesia 1,2 Universitas Diponegoro. Kota Semarang. Indonesia 1,3 Universiti Teknologi MARA. Kota Samarahan. Malaysia Persatuan Pustakawan Malaysia. Kota Kuala Lumpur. Malaysia ifaanrz@gmail. edzannasir@gmail. jazimatulhusna@lecturer. iliaibrahim@uitm. DOI: Info Artikel Abstrak ___________________ _______________________________________________________ Sejarah Artikel: Disubmit 24 Juni 2025 Direvisi 15 Juni 2025 Disetujui 30 Juni 2025 ___________________ Keywords: Bibliometric. Scopus. UNNES. Research trends. VOSviewer. Biblioshiny _______________________ Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren riset dalam jurnal-jurnal Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang terindeks Scopus selama periode 2020-2024 menggunakan pendekatan bibliometrik. Analisis dilakukan dengan bantuan VOSviewer dan Biblioshiny untuk menelaah perkembangan kata kunci, kolaborasi penulis . o-authorshi. , sitasi bersama . o-citatio. , dan tema penelitian. Hasil menunjukkan bahwa kata kunci seperti Covid-19. Indonesia, dan scientific literacy mendominasi, sementara istilah teknis seperti gamma-ray irradiation menurun, dan topik baru seperti law reform dan technology mulai berkembang. Pola co-authorship masih terpusat dalam klaster kecil dengan kolaborasi lintas disiplin yang Dalam co-citation, sejumlah referensi dan jurnal menjadi pusat rujukan dalam klaster intelektual yang kuat, meskipun masih terfragmentasi. Tema seperti scientific literacy dan critical thinking muncul sebagai motor themes, sedangkan tema lain seperti justice dan antioxidant berkembang terbatas atau menunjukkan tren penurunan. Temuan ini menunjukkan bahwa riset UNNES bersifat adaptif dan multidisipliner, namun masih memerlukan penguatan kolaborasi dan integrasi referensial untuk meningkatkan kualitas dan dampak ilmiah. Hasil analisis ini dapat dijadikan rujukan strategis dalam merumuskan kebijakan penelitian institusional yang berorientasi pada penguatan kolaborasi dan pengembangan keilmuan di UNNES. Kata kunci: Bibliometrik. Scopus. UNNES. tren riset. VOSviewer. Biblioshiny Information Science and Library e-ISSN:2723-2778 vol. (Juni 2. Abstract _______________________________________________________ This study aims to map research trends in journals of Semarang State University (UNNES) indexed by Scopus during the period 2020-2024 using a bibliometric The analysis was carried out with the help of VOSviewer and Biblioshiny to examine the development of keywords, author collaboration . o-authorshi. , cocitation, and research themes. The results show that keywords such as Covid-19. Indonesia, and scientific literacy dominate, while showed declining relevance and new topics such as law reform and technology began to develop. Pattern of coauthorship still concentrated in small clusters with limited cross disciplinary In co-citation, a number of references and journals become reference centers in a strong, though still fragmented, intellectual cluster. Themes such as scientific literacy and critical thinking appear as motor themes, showed limited development or a declining trend. These findings indicate that UNNES research is adaptive and multidisciplinary, but still requires strengthening collaboration and referential integration to improve scientific quality and impact. These insights are expected to inform institutional research strategies at UNNES. Keywords: Bibliometric. Scopus. UNNES. research trends. VOSviewer. Biblioshiny nC Alamat Korespondensi: e-ISSN: 2723-2778 E-mail: ifaanrz@gmail. Information Science and Library e-ISSN:2723-2778 vol. (Juni 2. PENDAHULUAN Dalam dunia akademis yang dinamis dan sarat informasi saat ini, penelitian telah menjadi fondasi yang membangun inovasi, kemajuan teknologi, dan kemajuan masyarakat. Ketika lembaga pendidikan tinggi bernavigasi dalam lingkungan yang semakin kompetitif dan mengglobal, kemampuan untuk memahami dan menganalisis hasil penelitian mereka sendiri tidak hanya menguntungkan, tetapi juga Bagi universitas seperti Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang berupaya memainkan peran aktif dalam membentuk arah ilmiah dan kebijakan Indonesia, mengidentifikasi arah dan pola penelitian kelembagaan merupakan kebutuhan strategis. Upaya tersebut membantu lembaga menyelaraskan dengan prioritas penelitian nasional, meningkatkan visibilitas global mereka, dan memastikan bahwa kontribusi ilmiah mereka tetap relevan dan berdampak. Salah satu alat yang paling efektif untuk tujuan ini adalah analisis bibliometrik. Sebagai subbidang informetrik, bibliometrik menggunakan metode kuantitatif untuk mengevaluasi berbagai aspek literatur akademis, seperti produktivitas publikasi, pola kutipan, kolaborasi kepengarangan, dan tren kata kunci . Melalui analisis bibliometrik, para peneliti dan lembaga dapat memperoleh wawasan yang terukur tentang evolusi pengetahuan ilmiah, yang memungkinkan mereka untuk merenungkan pencapaian masa lalu sambil mengidentifikasi peluang yang muncul untuk eksplorasi di masa mendatang. Selain itu, bibliometrik semakin diakui atas perannya dalam meningkatkan pengambilan keputusan berbasis bukti dalam kebijakan pendidikan tinggi dan manajemen penelitian. Untuk mendukung analisis tersebut, perangkat lunak seperti VOSviewer dan Biblioshiny telah mendapatkan popularitas yang luas. VOSviewer, yang dikembangkan oleh Van Eck dan Waltman, memungkinkan konstruksi dan visualisasi jaringan bibliometrik, termasuk hubungan kepenulisan bersama, kutipan bersama, dan kemunculan kata kunci bersama . Kemampuannya untuk menyajikan data bibliografi yang kompleks dalam format yang interaktif dan intuitif secara visual menjadikannya pilihan yang lebih disukai untuk pemetaan sains. Sementara itu. Biblioshiny, antarmuka web interaktif untuk paket bibliometrix dalam R, memungkinkan analisis deskriptif, jaringan, dan tematik tanpa memerlukan keterampilan pengodean tingkat lanjut . Bersama-sama, perangkat ini memungkinkan para peneliti untuk melakukan analisis yang mendalam dan komprehensif tentang pola penelitian dan pengaruh ilmiah. Di Indonesia, peran publikasi ilmiah semakin ditekankan melalui kebijakan nasional di bidang pendidikan dan penelitian. Sejak tahun 2020. Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi RI telah memasukkan kinerja publikasi pada jurnal terindeks Scopus sebagai bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya IKU 5 dan IKU 6, yang menilai kolaborasi internasional dan dampak penelitian. Dalam konteks ini. Scopus berfungsi sebagai basis data yang diakui secara global yang mengindeks jurnal akademik berkualitas tinggi di seluruh disiplin ilmu. Publikasi yang terindeks Scopus dipandang sebagai tanda keunggulan dan sering digunakan sebagai tolok ukur dalam penilaian kelembagaan, aplikasi pendanaan penelitian, dan promosi akademik . Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang berkomitmen pada kemajuan akademis dan daya saing global, telah berhasil menerbitkan sejumlah jurnal yang kini terindeks di Scopus dan SINTA. Namun, meskipun pencapaian ini patut dicatat, penting untuk bergerak melampaui fokus pada volume publikasi dan mempertimbangkan dimensi lain seperti kualitas penelitian, relevansi tematik, dan dampak ilmiah. Aspek-aspek ini penting untuk memahami bagaimana UNNES berkontribusi pada badan pengetahuan global dan bagaimana upaya penelitiannya selaras dengan tren ilmiah internasional. Munculnya metode bibliometrik juga memberikan peluang untuk meneliti bagaimana pengetahuan disusun dan disebarluaskan dalam lingkungan akademis. Melalui analisis kutipan dan pemetaan kata kunci, lembaga dapat mengidentifikasi kelompok penelitian yang dominan, topik yang muncul, dan area yang belum dieksplorasi yang mungkin menawarkan nilai strategis. Selain itu, dengan menerapkan kerangka teoritis seperti Teori Difusi Inovasi Rogers, menjadi mungkin untuk menyelidiki bagaimana ide-ide baru, metode penelitian, dan teknologi diperkenalkan, dievaluasi, dan diadopsi dalam komunitas akademis dari waktu ke waktu . Perspektif ini memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor budaya dan kelembagaan yang mendorong adopsi penelitian dan Information Science and Library e-ISSN:2723-2778 vol. (Juni 2. memengaruhi akademisi. Dalam konteks ini, kajian bibliometrik dapat memainkan peran ganda: reflektif dan preskriptif. Secara reflektif, kajian ini menilai lanskap penelitian yang ada. secara preskriptif, kajian ini menginformasikan strategi kelembagaan untuk pengembangan penelitian, pembangunan kolaborasi, dan pengelolaan jurnal. Kemampuan untuk memvisualisasikan jaringan penulis, evolusi kata kunci, dan kelompok tematik memungkinkan lembaga tidak hanya mengukur dampaknya saat ini, tetapi juga mengidentifikasi akademisi utama, calon kolaborator, dan arah masa depan untuk pendanaan dan investasi Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada tema AuMapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik. Ay Penelitian ini berupaya menganalisis secara komprehensif tren publikasi, pola kolaborasi, dan evolusi kata kunci di seluruh jurnal UNNES terindeks Scopus antara tahun 2020 dan 2024. Dengan menggunakan VOSviewer untuk visualisasi jaringan dan Biblioshiny untuk pemetaan deskriptif dan tematik, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan wawasan berbasis data yang mendukung refleksi kelembagaan, perencanaan strategis, dan perumusan kebijakan. Lebih jauh, penelitian ini berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang tata kelola riset di pendidikan tinggi Indonesia dengan menyajikan model yang dapat direplikasi untuk analisis bibliometrik kelembagaan. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik untuk memetakan dan menganalisis tren penelitian pada jurnal terindeks Scopus yang diterbitkan oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada tahun 2020 hingga 2024. Data diperoleh dari situs web resmi SIKENAL UNNES . ttps://sikenal. yang memuat jurnal ilmiah resmi terbitan UNNES yang telah terindeks Scopus. Sebanyak 10 jurnal dipilih berdasarkan status indeks Scopus dan ketersediaan data publikasi pada periode yang ditentukan. Tabel 1. Daftar Jurnal Terindeks Scopus UNNES 2020 -2024 Journal Name Science Quartile (Q) FMIPA FMIPA ISSN and E-ISSN Indonesian Journal Education (JPII) Biosaintifika KEMAS: Masyarakat Kesehatan Kedokteran Unnes Journal of Public Health (UJPH) Kedokteran Paramita: Historical Studies Journal FISIP Harmonia: Journal of Arts Research and Education Bahasa Seni Jurnal Faculty Information Science and Library e-ISSN:2723-2778 vol. (Juni 2. Journal of Indonesian Legal Studies (JILS) Hukum Lex Scientia (LESREV) Review Hukum Journal of Law and Legal Reform (JLLR) Hukum Jurnal Pengabdian Indonesia (JPHI) Hukum Law Hukum (Sumber: https://sikenal. id, 2. Dua perangkat utama digunakan dalam analisis: VOSviewer versi 1. dan Biblioshiny Biblioshiny dari Bibliometrix R Package versi 4. 1 via RStudio . VOSviewer digunakan untuk memvisualisasikan jaringan kepenulisan bersama, peta kemunculan bersama kata kunci, dan hubungan kutipan. Sementara itu. Biblioshiny memberikan wawasan statistik tentang tren publikasi, penulis teratas, lembaga, dan sumber yang paling banyak dikutip. Studi ini difokuskan pada identifikasi kata kunci yang paling sering digunakan, penulis dan lembaga yang paling produktif, pola kolaborasi penelitian, dan kelompok tematik yang dominan. Melalui pendekatan ini, studi ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kontribusi penelitian UNNES dan evolusinya selama lima tahun terakhir. HASIL DAN PEMBAHASAN Perkembangan Kata Kunci pada Jurnal UNNES Terindeks Scopus Gambar 1. Hasil Visualisasi Overlay VOSviewer pada Pengembangan Kata Kunci (VOSviewer, 2. Visualisasi overlay yang dihasilkan menggunakan VOSviewer menggambarkan perkembangan temporal kata kunci dalam jurnal UNNES yang terindeks Scopus dari tahun 2020 hingga 2024. Dalam visualisasi ini, warna setiap node mewakili tahun kemunculan rata-rata, mulai dari biru tua . ahun-tahun sebelumny. hingga kuning cerah . ahun-tahun terakhi. Ukuran setiap node menunjukkan frekuensi kemunculan, sementara posisi dan koneksinya mencerminkan tingkat keterkaitan dengan kata kunci Kata kunci sentral dan sering digunakan seperti Covid-19 dan Indonesia muncul sebagai node besar yang terletak di tengah, yang mencerminkan dominasi dan relevansi lintas disiplin selama periode tersebut. Sebaliknya, kata kunci yang baru muncul seperti reformasi hukum, teknologi, otoritarianisme, dan antibakteri, yang disorot dengan warna kuning cerah, menjadi lebih menonjol di tahun-tahun berikutnya . , yang menunjukkan meningkatnya minat di antara para peneliti UNNES pada topik-topik kontemporer, khususnya yang terkait dengan perubahan sosial politik, kemajuan teknologi, dan kesehatan Information Science and Library e-ISSN:2723-2778 vol. (Juni 2. masyarakat dalam konteks pascapandemi. Sementara itu, kata kunci seperti literasi sains dan pemahaman konseptual, ditunjukkan dengan warna hijau, mewakili tema yang stabil selama periode 2021-2023. Kehadirannya yang konsisten menyoroti fokus yang berkelanjutan pada pendidikan dan kebijakan sains, terutama dalam memperkuat literasi sains sebagai bagian dari transisi ke lingkungan pembelajaran digital dan transformatif. Kata kunci ini juga terhubung dengan baik dengan istilah lain, yang menunjukkan peran integratifnya dalam ekosistem penelitian UNNES yang lebih luas. Di sisi lain, istilah yang lebih awal dan lebih teknis seperti iradiasi sinar gamma, 16s rRNA, dan biomassa, yang muncul dalam warna biru tua dan diposisikan di pinggiran jaringan, menunjukkan minat penelitian sebelumnya dalam topik eksperimental dan laboratorium, khususnya dalam ilmu alam dan terapan. Penurunan penggunaannya dalam beberapa tahun terakhir menggambarkan pergeseran fokus penelitian ke tema yang lebih interdisipliner dan relevan secara sosial, yang mencerminkan responsivitas institusi terhadap tantangan global dan lokal yang terus berkembang. Gambar 2. Hasil Visualisasi Tren Topik dari Biblioshiny (Biblioshiny, 2. Visualisasi topik tren menggunakan Biblioshiny menunjukkan bagaimana kata kunci penelitian dalam jurnal terindeks Scopus UNNES berevolusi dari tahun 2020 hingga 2024. Kata kunci seperti Indonesia, hak asasi manusia, dan pembelajaran sains menunjukkan penggunaan yang terus meningkat dan berkelanjutan, yang mencerminkan relevansi lokal yang kuat dalam pendidikan dan studi sosial. Topik seperti Covid-19, literasi sains, dan keberagaman mencapai puncaknya selama tahun 2021-2022, yang menunjukkan respons akademis yang cepat terhadap pandemi dan perlunya komunikasi sains yang inklusif. Sementara itu, kata kunci seperti antioksidan, kearifan lokal, dan pemahaman konseptual muncul secara stabil dengan frekuensi sedang, yang berkontribusi pada studi terfokus dalam kesehatan, budaya, dan Kata kunci sebelumnya seperti kesalahpahaman, musik, dan penyelidikan menurun seiring waktu, yang menunjukkan pergeseran minat penelitian ke arah tema yang lebih terkini dan relevan secara Pola Kolaborasi Antar Penulis dalam Jurnal UNNES Terindeks Scopus Berdasarkan Co-authorship Analysis Gambar 3. Hasil Visualisasi Jaringan VOSviewer pada Pola Kolaborasi Antar Penulis (VOSviewer, 2. Information Science and Library e-ISSN:2723-2778 vol. (Juni 2. Visualisasi jaringan yang dihasilkan menggunakan VOSviewer menampilkan struktur kolaborasi Setiap simpul mewakili seorang penulis, dengan ukuran yang menunjukkan produktivitas publikasi dan garis penghubung yang menunjukkan kekuatan kepenulisan bersama. Kelompok yang berbeda, ditandai dengan warna yang berbeda, menunjukkan afiliasi tematik atau kelembagaan. Penulis sentral seperti Widya Hary Cahyati. Ayun Sriatmi. Enni Suwarsi Rahayu, dan Lukman Fauzi bertindak sebagai penghubung utama dalam kelompok mereka, yang menunjukkan hasil yang tinggi dan pengaruh kolaboratif yang kuat. Beberapa kelompok saling berhubungan, menunjukkan kolaborasi lintas disiplin, sementara yang lain tetap terisolasi, yang mencerminkan pola kolaborasi yang tidak merata di seluruh Gambar 4. Hasil Visualisasi Overlay VOSviewer pada Pola Kolaborasi Antar Penulis (VOSviewer, 2. Visualisasi overlay menambahkan dimensi temporal dengan menetapkan warna pada node berdasarkan tahun publikasi rata-rata: biru tua . , hijau . , dan kuning . Visualisasi ini menangkap evolusi kolaborasi dari waktu ke waktu. Penulis seperti Mulyana. Agus, dan Wasino lebih aktif di tahun-tahun sebelumnya, sementara tokoh seperti Ayun Sriatmi. Budiyono, dan Widya Hary Cahyati menjadi terkenal di periode selanjutnya. Peta overlay tidak hanya menyoroti produktivitas tetapi juga pergeseran peran utama penulis dalam jaringan penelitian UNNES dari waktu ke waktu. Gambar 5. Hasil Visualisasi Kepadatan VOSviewer pada Pola Kolaborasi Antar Penulis (VOSviewer. Visualisasi kepadatan berfokus pada intensitas aktivitas kolaboratif, menggunakan gradien warna untuk mewakili frekuensi penulisan bersama. Area biru menunjukkan interaksi rendah, hijau sedang, dan kuning kepadatan kolaborasi tinggi. Penulis seperti Ayun Sriatmi. Enni Suwarsi Rahayu, dan Widya Hary Cahyati muncul di zona paling terang, menyoroti peran penting mereka dalam jaringan penelitian UNNES dalam jaringan penelitian aktif. Tampilan ini membantu mengidentifikasi titik-titik kolaborasi utama dan melengkapi wawasan struktural dan temporal yang disediakan oleh visualisasi sebelumnya. Information Science and Library e-ISSN:2723-2778 vol. (Juni 2. Pola Sitasi dan Pengaruh Artikel pada Jurnal UNNES Terindeks Scopus Berdasarkan Co-citation Analysis Gambar 6. Hasil Visualisasi Jaringan Co-citation Analysis (Biblioshiny, 2. Visualisasi jaringan kutipan bersama sumber mengungkap pola struktural yang berbeda dalam perilaku kutipan peneliti UNNES, khususnya dalam publikasi jurnal terindeks Scopus dari tahun 2020 Sebagian besar kutipan sangat terkonsentrasi dalam klaster dominan, yang ditandai secara visual dengan warna biru, yang terdiri dari kelompok padat penulis yang sangat berpengaruh dan sering dikutip bersama. Klaster inti ini mewakili tulang punggung intelektual dari sebagian besar penelitian yang dipublikasikan dan mencerminkan sejauh mana para akademisi di UNNES bergantung pada seperangkat literatur dasar yang sama. Dominasi klaster ini menunjukkan orientasi disiplin yang kuat, khususnya dalam bidang-bidang seperti pendidikan, ilmu sosial, dan pendidikan sains. Ini juga menyiratkan lingkungan penelitian yang matang di mana kontinuitas teoretis dan metodologis membantu memastikan koherensi dan pembangunan pengetahuan kumulatif dari waktu ke waktu. Dalam klaster dominan ini, beberapa jurnal dan penulis menonjol sebagai simpul pusat berdasarkan frekuensi kutipan bersama yang tinggi. Yang menonjol di antaranya adalah Jurnal Internasional Penelitian Pendidikan dan Pendidikan Sains, yang keduanya telah memainkan peran penting dalam membingkai wacana akademis seputar praktik pengajaran, pembelajaran siswa, dan pengembangan literasi ilmiah. Seringnya jurnal-jurnal ini dikutip bersama menunjukkan bahwa penelitian pendidikan di UNNES tidak hanya didasarkan pada literatur yang diakui secara internasional, tetapi juga selaras dengan kerangka pedagogis yang terus berkembang. Lebih jauh, penulis seperti Norman G. Lederman, yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang hakikat sains dan pendidikan sains, dan John W. Creswell, yang karyanya tentang penelitian metode kualitatif dan campuran secara luas dianggap sebagai dasar, muncul secara konsisten dalam jaringan tersebut. Posisi sentral mereka menegaskan bahwa para akademisi UNNES sering kali memanfaatkan kerangka metodologi dan teoritis yang berpengaruh secara global untuk mendukung agenda penelitian mereka sendiri. Sebaliknya, jaringan tersebut juga mengungkap beberapa kelompok yang lebih kecil dan lebih terisolasi yang ditandai dengan warna merah, jingga, ungu, dan cokelat. Kelompok-kelompok periferal ini mewakili kelompok penulis dan sumber yang lebih jarang dikutip dan tidak terhubung dengan baik dengan kerangka kutipan utama. Meskipun pengaruhnya mungkin lebih terbatas dalam cakupannya, klaster-klaster ini tetap penting karena menandakan keberadaan bidang penelitian khusus atau yang baru muncul dalam ekosistem ilmiah UNNES. Ini mungkin mencakup topik atau disiplin ilmu yang masih dalam tahap pengembangan secara kelembagaan, atau yang melayani audiens khusus. Isolasi relatif klaster-klaster ini mungkin juga menunjukkan kurangnya integrasi interdisipliner, yang menunjukkan bahwa komunitas penelitian tertentu beroperasi secara semi independen dengan kolaborasi lintas bidang yang minimal. Struktur ganda dari inti yang kuat dan tersentralisasi serta pinggiran yang lebih terfragmentasi ini mencerminkan kekuatan dan tantangan lanskap penelitian UNNES saat ini. Di satu sisi, ini menunjukkan kedalaman ilmiah dan keselarasan dengan literatur internasional di bidang-bidang yang mapan. Di sisi lain, ini menyoroti peluang untuk pertumbuhan dalam hal membangun jembatan antara disiplin ilmu dan mendorong kolaborasi lintas domain. Untuk kebijakan penelitian kelembagaan, temuan-temuan ini sangat relevan: mereka menyarankan perlunya dukungan yang ditargetkan untuk memperkuat dialog interdisipliner, mendorong penyerbukan silang intelektual, dan mengurangi praktik penelitian yang Dengan memanfaatkan wawasan dari analisis ko-sitasi secara strategis. UNNES dapat Information Science and Library e-ISSN:2723-2778 vol. (Juni 2. merumuskan inisiatif yang mempromosikan agenda penelitian yang integratif, inovatif, dan terhubung secara global di semua fakultas dan klaster akademik. Pemetaan Topik Penelitian pada Jurnal UNNES Terindeks Scopus Berdasarkan Analisis Bibliometrik Gambar 7. Visualisasi Peta Tematik Menggunakan Biblioshiny (Biblioshiny, 2. Peta tematik yang dibuat menggunakan Biblioshiny menyajikan klasifikasi strategis topik penelitian berdasarkan dua dimensi utama: kepadatan . umbu vertika. , yang mewakili tingkat pengembangan topik, dan sentralitas . umbu horizonta. , yang menunjukkan relevansi dan konektivitas topik dalam jaringan penelitian secara keseluruhan. Visualisasi dibagi menjadi empat kuadran: Tema Motorik . anan ata. Tema Dasar . anan bawa. Tema Niche . iri ata. , dan Tema yang Muncul atau Menurun . iri bawa. Dalam kuadran Tema Motorik, kata kunci seperti literasi ilmiah, berpikir kritis, dan berpikir kreatif muncul sebagai topik yang dikembangkan dengan baik dan sangat relevan. Tema-tema ini tidak hanya digunakan secara luas tetapi juga penting dalam menyebarkan ide-ide interdisipliner, sehingga penting dalam membentuk arah penelitian UNNES. Sebaliknya, kuadran Tema Niche berisi topik-topik khusus seperti keadilan dan keadilan restoratif. Meskipun topik-topik ini dikembangkan dengan baik dalam bidangnya, koneksi terbatasnya dengan tema-tema lain menunjukkan cakupan aplikasi yang lebih sempit dan sentralitas yang lebih rendah. Kuadran Tema Dasar mencakup istilah-istilah seperti Covid-19. Indonesia, pengetahuan, dan stunting. Topik-topik ini memiliki relevansi tinggi tetapi masih kurang berkembang dalam lanskap penelitian saat ini. Kehadiran mereka menandakan potensi signifikan untuk eksplorasi lebih lanjut dan perluasan ke tema-tema utama jika dipupuk secara konsisten. Sementara itu, kata kunci seperti kinerja dan antioksidan berada di kuadran Tema yang Muncul atau Menurun, yang menunjukkan bahwa mereka mendapatkan minat yang baru atau secara bertahap kehilangan relevansi di kalangan peneliti. KESIMPULAN Studi ini menyajikan analisis bibliometrik yang komprehensif tentang tren penelitian dalam jurnal terindeks Scopus yang diterbitkan oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES) dari tahun 2020 hingga Temuan menunjukkan bahwa kata kunci yang sering digunakan seperti Covid-19. Indonesia, dan literasi ilmiah memiliki relevansi tematik dan nilai interdisipliner yang signifikan. Sementara itu, munculnya topik-topik baru seperti reformasi hukum dan teknologi mencerminkan responsivitas lembaga terhadap tantangan sosial dan akademis yang terus berkembang. Analisis kepenulisan bersama mengungkapkan keberadaan penulis utama dan lingkungan kolaboratif yang berkembang, meskipun beberapa kelompok penelitian tetap terisolasi, yang menyoroti perlunya integrasi lintas disiplin yang lebih Analisis ko-sitasi menunjukkan ketergantungan yang terkonsentrasi pada kelompok inti referensi yang berpengaruh, khususnya dalam pendidikan dan ilmu sosial, yang menunjukkan landasan konseptual Information Science and Library e-ISSN:2723-2778 vol. (Juni 2. yang kuat. Namun, keberadaan kelompok kutipan yang lebih kecil dan terputus juga menunjukkan fragmentasi dalam perilaku kutipan. Pemetaan tematik selanjutnya menunjukkan posisi tema-tema seperti literasi ilmiah, pemikiran kritis, dan pemikiran kreatif sebagai tema yang sentral dan berkembang dengan baik, sementara topik-topik seperti keadilan dan antioksidan diidentifikasi sebagai tema khusus atau Singkatnya, hasil penelitian UNNES mencerminkan kemampuan beradaptasi dan meningkatnya Meskipun demikian, peningkatan dampak ilmiah akan memerlukan kolaborasi interdisipliner yang lebih kuat, peningkatan integrasi berbagai referensi ilmiah, dan pengembangan strategis topik penelitian yang kurang dimanfaatkan tetapi relevan. Alat bibliometrik seperti VOSviewer dan Biblioshiny telah terbukti efektif dalam memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti yang dapat mendukung perencanaan penelitian berbasis data dan pengambilan keputusan kelembagaan. Kepemimpinan UNNES didorong untuk memanfaatkan temuan ini sebagai dasar untuk mengembangkan agenda penelitian interdisipliner dan strategi publikasi yang selaras dengan keunggulan akademis dan relevansi sosial. DAFTAR PUSTAKA