e-ISSN: 2502-6445 p-ISSN: 2502-6437 https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. KOMUNIKASI DALAM KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Yenni Aulia. Sufyarma Marsidin. Sulastri3 Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Padang email: yenniaulia@gmail. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Padang email: sufyarma1954@gmail. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Padang email: sulastri_aip@fip. Abstract This research aims to summarize and describe how communication and transformational leadership is a leader. The method used in writing this scientific article is by using the library research method. In an organization, transformational leadership has a very important role, not only influencing subordinates, but with the ability and charisma it possesses, subordinates are inspired to discover their own potential which is useful for self-development which will have an impact on increasing organizational productivity. Transformational leadership makes subordinates grow together to achieve organizational goals. Therefore, it is necessary to apply communication in carrying out transformational leadership, as someone who influences, directs, motivates and inspires. implementing interpersonal communication, it is hoped that there will be changes in the attitudes and behavior of employees and employees so that goals can easily be achieved because all school members have the same understanding of information and this will have an impact on increasing organizational productivity. Keywords: Communication. Transformational Leadership Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi dan kepemimpinan transformasional seorang pemimpin. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ilmiah ini adalah dengan menggunakan metode kajian pustaka (Library Researc. Pada sebuah organisasi kepemimpinan transformasional mempunyai peranan yang sangat penting, bukan hanya mempengaruhi bawahan tapi dengan kemampuan dan kharisma yang dimilikinya bawahan teriinspirasi untuk menemukan potensi dirinya yang berguna untuk pengembangan diri yang akan berdampak pada peningkatan produktivitas organisasi. Kepemimpinan transformasional menjadikan dirinya, bawahan bertumbuh bersama untuk mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu dibutuhkan penerapan komunikasi dalam menjalankan kepemimpinan transformasional, sebagai seseorang yang memempengaruhi, mengarahkan, memotivasi dan menginspirasi. Dengan penerapan komunikasi interpersonal diharapkan terjadi perubahan sikap dan prilaku karyawan dan pegawai sehingga tujuan dengan mudah dapat tercapai karena semua warga sekolah memiliki pemahaman informasi yang sama dan berdampak pada peningkatan produktivitas organisasi. Kata Kunci: Komunikasi. Kepemimpinan Transformasional PENDAHULUAN Komunikasi kepemimpinan yang dapat menginspirasi bawahannya merupakan sebuah fondasi untuk perubahan yang transformative di sebuah organisasi. Perkembangan zaman yang terjadi terus menerus dan cepat sangat penting untuk memahami prinsipprinsip komunikasi dan menerapkan kepemimpinan transformasional untuk mencapai tujuan organisasi. Komunikasi merupakan pertukaran informasi antara komunikator dan komunikan untuk mendapatkan makna pesan yang sama. Komunikasi pada dasarnya bukan saja pertukaran pesan melainkan komunikasi dapat menciptakan kerjasama, kolaborasi, memperkuat hubungan dan pemahaman yang sama antara setiap orang. Dalam hal ini kepemimpinan transformasional bukan saja pemimpin yang mempengaruhi namun JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. DESEMBER 2023 mampu menggerakkan, menginspirasi orang-orang untuk menemukan potensi diri dan bertumbuh bersama organisasi. Komunikasi yang baik akan menjadi pondasi bagi seorang pemimpin untuk menciptakan visi organisasi, membuat perubahan dan menciptakan inovasi di lingkungan organisasi. Kepemimpinan bukan sekadar gaya kepemimpinan, tetapi sebuah filosofi dan praktik yang mendorong perubahan, memotivasi, dan membentuk budaya yang menginspirasi di dalam suatu organisasi. satu pionir dalam konsep kepemimpinan transformasional. Menurut Burns, transformasional adalah proses di mana mempengaruhi untuk mencapai tujuan yang mendorong perubahan yang positif, meningkatkan motivasi, dan menciptakan visi yang bersama. Sehubungan pentingnya komunikasi dan kepemimpinan trasformasional untuk menggerakkan, bawahannya untuk menemukan potensinya dan bertumbuh bersama oraganisasi. Penulis bermaksud untuk menjabarkan dan mendeskripsikan tentang AuKomunikasi Dalam Kepemimpinan TranformasionalAy KOMUNIKASI Komunikasi merupakan kebutuhan setiap manusia untuk berinteraksi dalam sehari-hari. Komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan berorganisasi. Dalam berkomunikasi pikiran, pesan dan makna harus diartikan Dikarenakan komunikasi adalah proses penyampaian informasi dari satu orang ke orang lain sehingga pesan dapat diartikan sama. Menurut para ahli salah satunya yaitu Wilbur Schram dalam (Sari, . Hartina. Awalia. Irianti. & Ainun, 2. yang mengatakan komunikasi adalah manifestasi dari persamaan makna dari komunikator dan Komunikasi bukan saja adu pendapat tetapi lebih luas dari itu dimana proses penyampian pesan dan informasi dari seseorang atau lembaga dapat mengubah sikap dan prilaku penerima pesan karena informasi atau pesan yang Sejalan dengan itu Rogers bersama D. Lawrence Kincaid dalam (Sari. Hartina. Awalia. Irianti. , & Ainun, 2. menjelaskan komunikasi adalah proses yang melibatkan dua orang atau lebih saling bertukar informasi satu sama linnya sampai pesan atau informasi yang disampaikan dapat diartikan sama. Menurut J. Devito dalam (Pohan. & Fitria, 2021. komunikasi adalah aktivitas mengirim dan menerima pesan yang dilakukan antara satu orang atau lebih yang dapat mengakibatkan distorsi pesan dan memiliki kesempatan untuk memberikan umpan balik. Pendapat (Pohan. , & Fitria, 2021. yang menyimpulkan dari pendapat para ahli mengatakan komunikasi adalah aktivitas pembentukan, penyampaian, penerimaan, dan pengolahan pesan yang dilakukan dua orang atau lebihagar pesan diartikan sama oleh komunikator dan komunikan. Komunikasi dapat mengungkapkan sikap, pikiran, pendapat dan prilaku mellaui informasi yang disampaikan pada proses komunikasi. Melalui mempengaruhi lawan bicara dengan pesan atau informasi yang diberikan. Penerimaan pesan yang diartikan sama adalah kunci keberhasilan komunikasi. Dalam buku karangannya yang berjudul AuDinamika KomunikasiAy Onong Uchjana Effendi dalam (Nurhadi. , & Kurniawan, 2. mengatakan komunikasi berlangsung apabila orang-orang yang sedang berada di proses komunikasi itu memiliki pengartian pesan yang sama. Komunikator berharap melalui pesan dan informasi yang disampaikan dapat mengakibatkan perubahan perasaan, sikap dan prilaku dari sikomunikan. Melihat efektif atau tidaknya komunikasi yang dilakukan dapat dilihat dari umapan balik JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. DESEMBER 2023 yang diberikan oleh sikomunikan. Umpan balik dapat diberikan secara langsung dan tidak langsung. Untuk mencapai tujuan tersebut maka diperlukan adanya strategi komunikasi, jangkauan pesan komunikasi, perencanaan pesan komunikasi dan etos Menurut (Pohan. , & Fitria, 2021. jenis komunikasi dibedakan dari beberapa hal yaitu sebagai berikut : Komunikasi berdasarkan penyampaian pada umumnya setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lain karena manusia tidak hanya makhluk individu tetapi juga makhluk sosial yang selalu mempunyai kebutuhan Namun tidak semua orang terampil berkomunikasi, oleh sebab itu dibutuhkan beberapa cara dalam Berdasarkan informasi dapat dibedakan menjadi 2 . , yaitu : Komunikasi verbal (Lisa. Yang terjadi secara langsung serta tidak dibatasi oleh jarak , dimana Contohnya dialog dua orang . Yang langsung akibat dibatasi oleh contohnya komunikasi lewat telepon. Komunikasi nonverbal ( Tertulis ) . Naskah, yang biasanya digunakan untuk menyampaikan kabar yang bersifat kompleks. Gambar dan foto akibat tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata atau Komunikasi berdasarkan Prilaku Komunikasi bedasarkan prilaku dapat dibedakan menjadi : Komunikasi Formal, komunikasi yang terjadi diantara organisasi atau perusahaan yang tata caranya sudah diatur dalam struktur Contohnya seminar Komunikasi Informal, komunikasi yang terjadi pada sebuah organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi serta tidak mendapat kesaksian resmi yang mungkin tidak berpengaruh kepada Contohnya Komunikasi Nonformal, komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi organisasi atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi atau perusahaan Contohnya rapat mengenai ulang tahun perusahaan. Komunikasi Kelangsungannya Berdasarkan Kelangsungannya, komunikasi dapat dibedakan menjadi : Komunikasi Langsung, yaitu proses komunikasi dilakukan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh adanya Komunikas Tidak Langsung, yaitu proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alatalat media komunikasi. Komunikasi berdasarkan maksud Komunikasi berdasarkan maksud dapat dibedakan sebagai berikut: Berpidato Memberi Ceramah Wawancara Memberi Perintah alias Tugas Dengan demikian jelas bahwa inisiatif komunikator menjadi hal penentu, demikian pula kemampuan komunikator yang memegang peranan kesuksesan proses komunikasinya. JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. DESEMBER 2023 Komunikasi berdasarkan ruang lingkup Berdasarkan komunikasi dapat dibedakan sebagai Komunikasi Internal dibedakan menjadi 3 . macam, . Komunikasi vertikal yang terjadi didalam bentuk komunikasi dari pemimpin kepada anggota, seperti perintah, teguran, pujian, dan . Komunikasi horizontal yang terjadi didalam ruang lingkup orang-orang memiliki kedudukan sejajar. Komunikasi diagonal yang terjadi didalam ruang lingkup organisasi atau perusahaan diantara orangorang yang memiliki kedudukan berbeda pada posisi tidak sejalur Komunikasi eksternal Komunikasi yang terjadi antara organisasi atau perusahaan dengan pihak masyarakat yang ada diluar organisasi atau perusahaan Komunikasi dimaksudkan untuk memperoleh pengertian, kepercayaan, bantuan dan kerjasama dengan masyarakat. Komunikasi dengan pihak luar bisa Eksposisi, pameran, promosi, dan Konperensi pers. Siaran Bakti sosial. Komunikasi bedasarkan jumlah yang Komunikasi berdasarkan jumlah yang berkomunikasi, dapat dibedakan . Komunikasi Perseorangan, yaitu komunikasi yang terjadi dengan cara perseorangan atau individu antara pribadi dengan pribadi mengenai persoalan yang bersifat pribadi juga. Komunikasi Kelompok, komunikasi yang terjadi pada kelompok mengenai persoalanpersoalan kepentingan kelompok. Perbedaanya dengan komunikasi perseorangan yaitu komunikasi ini lebih terbuka dibandingkan dengan komunikasi Komunikasi berdasarkan peranan Dalam mempengaruhi kesuksesan proses Berikut beberapa macam komunikasi berdasarkan peranan individu, diantaranya : Komunikasi dengan individu yang lain. Komunikasi ini terjadi secara nonformal maupun informal, mempengaruhi individu yang . Komunikasi dengan lingkungan yang lebih Komunikasi ini terjadi karena individu yang dimaksud memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengadakan hubungan dengan lingkungan yang lebih . Komunikasi dengan dua kelompok atau lebih. Pada komunikasi ini individu berperan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih, sehingga dituntut kemampuan yang prima untuk menjadi penyelaras yang harmonis Komunikasi berdasarkan jaringan Didalam suatu organisasi atau perusahaan, komunikasi akan terlaksana berdasarkan sistem yang ditetapkan dalam jaringan kerja. Komunikasi berdasarkan jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi: JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. DESEMBER 2023 Komunikasi jaringan kerja rantai, yaitu komunikasi terjadi menurut saluran hirarki organisasi dengan . Komunikasi Komunikasi yang berbentuk seperti pola lingkaran. Komunikasi jaringan bintang, yaitu komunikasi terjadi melalui satu sentral dan saluran yang dilewati lebih pendek. Komunikasi berdasarkan ajaran Komunikasi berdasarkan ajaran informasi dapat dibedakan menjadi: Komunikasi satu arah, komunikasi yang berjalan satu pihak saja . ne way Communicatio. Komunikasi komunikasi yang bersifat timbal balik . wo ways communicatio. Komunikasi komunikasi yang terjadi dari bawahan terhadap atasan. Komunikasi komunikasi yang terjadi dari atasan terhadap bawahan. Komunikasi kesamping, yaitu komunikasi yang terjadi diantara orang yang mempunyai kedudukan KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Kepemimpinan merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki seorang pemimpin untuk mempengaruhi orang yang dipimpinnya untuk menjalankan kegiatan sebuah organisasi dengan harapan Kepemimpinan menurut (Daulay. Pasaribu. Putri. , & Astuti, 2. adalah proses yang terjadi ketika pemimpin memberikan pengaruh dan contoh kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Menjadi seorang pemimpin harus mampu untuk menjadi contoh bagi seluruh anggota organisasi, melalui tugas dan aktivitas yang dilakukan pemimpin di dalam Pemimpin dalam menjalankan organisasi sehingga setiap kegiatan dapat diawasi dengan baik untuk mencapai tujuan organisasi. Tim dosen Administrasi (UPI, 2. mengatakan kepemimpinan adalah kesiapan dan kemampuan yang dimiliki pemimpin untuk mempengaruhi, memaksa orang atau kelompok untuk menerima pengaruh dan menjalankan Dalam bidang manajemen menurut (Jahari. Jajadan Syarbini, 2. menjalankan beberapa fungsi manajemen Perencanaan Mengorganisasikan Memotivasi Mengarahkan Mengkoordinasi Mengelola informasi Mengawasi Studi tentang kepemimpinan terus mengalami perkembangan dalam bidang pendidikan, saat sekarang ini berkembang Teori kepemimpinan transformal merupakan pendekatan terakhir yang biasa dikatakan sebagai gaya kepemimpinan terbaru dan hangat dibicarakan selama dua decade terahir ini. Konsep awal kepemimpinan transformal disampaikan oleh Bahar dan Muhith dalam (BK, 2. yang pemimpin dan pengikutnya berusaha untuk mencapai tingkat moralitas dan motivasi Kepemimpinan transformasionl dibangun dari dua kata yaitu kepemimpinan . Menurut (Priansa, 2. transformasional memiliki berasal dari kata Auto transformAy. JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. DESEMBER 2023 yang berarti bahwa kepemimpinan transformasional mentransformasikan atau mengubah sesuatu ke bentuk lain misalnya menjadi realita yang berjalan di organisasi, melalui kepemimpinan transformasional pemimpin dapat mengubah potensi yang ada di organisasi menjadi benar-benar (Suharsaputra, 2. mengatakan merupakan pemimpin yang berorientasi pada perubahan dengan cara memberikan inspirasi kepada pengikutnya sehingga termotivasi untuk berjuang bersama mencapai tujuan dan visi organisasi. Melalui kepemimpinan transformasional pemimpin berusaha untuk memberikan motivasi kepada pengikutnya untuk berjuang lebih keras dan produktif untuk meningkatkan kinerja dan kepuasan kerjanya sehingga dapat melebihi target yang sudah ditentukan dan menumbuhkan kreativitas dan inovasi pengikutnya. Prilaku transformasional dapat meningkatkan keefektifan dan produktivitas organisasi. Hal ini dikarenakan semua pengikutnya terinspirasi dan termotivasi untuk bekerja lebih keras dan berfikir kreatif untuk mencapai tujuan organisasi. Secara konseptual kepemimpinan transformasional dijelaskan oleh Bass dalam (Suhaimi, 2. yang menjelaskan kepemimpinan transformasional sebagai kemampuan seorang pemimpin untuk mengubah lingkungan kerja pengikutnya, memberikan motivasi kerja dan mengubah pola kerja yang ada di organisasi serta menanamkan nilai-nilai kerja kepada pengikutnya sehingga mereka terdorong dan terinspirasi untuk meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan hasil kerjanya untuk mencapai tujuan organisasi. Proses transformasional dalam kepemimpinan dapat dilihat melalui kesadaran yang muncul dari dalam diri pengikutnya untuk mengerti pentingnya nilai dari sebuah pekerjaan dan mendorong keinginan melampaui kebutuhannya sehingga terjadi perubahan yang dapat menguntungkan kepentingan bersama termasuk bawahan, pemimpin, dan organisasi tentunya. Praktik menurut (Suhaimi, 2. dapat dilihat dari empat prilakunya yaitu: konsiderasi individual, stimulasi intelektual, motivasi inspirasional dan idealisasi pengaruh. Berdasarkan pemaparan diatas dapat kita pahami bahwa kepemimpinan transformasional adalah pemimpin yang mengawasi mulai dari lingkungan kerja di organisasi, motivasi setiap pengikutnya dan nilai-nilai kerja sehingga dengan kesadaran penuh dari semua anggota organisasi secara bersama-sama bekerja untuk mencapai tujuan organisasi. Olga dalam mengatakan ada enam alasan transformasional bagi organisasi, yaitu: Dapat meningkatkan kinerja pegawai secara signifikan. Secara positif dihubungkan dengan orientasi pemasaran jangka panjang dan kepuasan pelanggan. Membangkitkan anggota terhadap organisasi. Meningkatkan kepuasan kerja melalui pekerjaan dan pemimpin. Mengurangi stress para pekerja dan meningkatkan kesejahteraan. (Setiawan. Bahar Agus & Muhith, 2. mengatakan ada empat dimensi dalam kepemimpinan transformasional Idealized Influence-Charisma adalah kemampuan seorang pemimpin untuk menumbuhkan kesadaran idealisme untuk memunculkan ide-ide produktif, membangun hubungan dan relasi sinergikal, menumbuhkan tanggung jawab, rasa kepedulian dan membangun cita-cita bersama dan nilai moral Inspirational Motivation kemampuan yang dimilki pemimpin JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. DESEMBER 2023 untuk menjadikan dirinya sebagai sumber inspirasi, sehingga tumbuh rasa percaya bawahan dan membuat hati bawahan menjadi tenang. Intellectual Simulation meningkatkan kesadran bawahan akan dirinya dan organisasi, sehingga merasa meiliki dan mempunyai keingnan untuk mengembangkan diri sesuai tugas dan tanggung jawab di organisasi. Individualized Consideration adalah prilaku seorang pemimpin yang terbuka untuk mendengarkan bawahan dengan penuh perhatian, memberikan perhatian khusus kepada kebutuhan prestasi dan Kepemimpinan mengutamakan pemberian kesempatan, dorongan dan motivasi sesuai dengan minat semua unsur di dalam struktur Sehingga setiap bawahan secara sadar dan mau melaksanakan semua kegiatan didalam organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Semua potensi yang ada dibangun dengan visi organisasi sesuai dengan antara pemimpin dan seluruh unsur yang ada diorganisasi. Oleh karean itu pemimpin transformasional cukup menjadi penerang dan penerjemah dikarenakan semua anggotanya bergerak untuk menajalankan visi dalam bentuk kerja nyata secara bersama-sama untuk KOMUNIKASI DALAM KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Komunikasi merupakan aspek penting menyangkut kepemimpinan. Pemimpin yang memiliki kompetensi komunikasi yang tinggi seringkali dipersepsikan oleh pegawainya sebagai seorang pemimpin Penelitian menunjukkan pula beberapa faktor yang dapat digunakan sebagai faktor kompetensi komunikasi adalah gaya Kepemimpinan transformasional memiliki visi dan kemampuan berinteraksi dengan baik memotivasi karyawan dalam mewujudkan visi dan misi perusahaan. Gaya menekankan pada proses dimana orang yang terlibat dengan orang lain akan menciptakan suatu hubungan motivasi dalam diri pemimpin dengan pengikut. Menurut (Hidayat. Kambara. , & Lutfi. Kepemimpinan transformasional adalah pemimpin yang menginspirasi para pengikutnya untuk mengenyampingkan kepentingan pribadi mereka demi kebaikan organisasi dan mereka mampu memiliki pengaruh yang luar biasa pada diri para pengikutnya. Mereka menaruh perhatian terhadap kebutuhan pengembangan diri para pengikutnya, mengubah kesadaran para pengikut atas isuisu yang ada dengan cara membantu orang lain memandang masalah lama dengan cara yang baru, serta mampu menyenangkan hati dan menginspirasi para pengikutnya untuk bekerja keras guna mencapai tujuan-tujuan bersama. Komunikasi keterampilan untuk memimpin organisasi dan menjadikan kepemimpinan seorang pemimpin menjadi efektif. Menurut (Diebig. Bormann. , & Rowold, 2. mengatakan jika komunikasi tidak berjalan efektif maka akan terjadi hubungan negatif antara prilaku pemimpin transformasional terhadap pencapaian tujuan organisasi. Menurut (Prasetyo. , & Anwar, 2. komunikasi interpersonal merupakan salah satu kepemimpinan transformasional beliau kepemimpinan transformasional sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari manajemen pendidikan yang akan menjadi JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. DESEMBER 2023 suplemen bahasan dalam memperkuat validitas dan reliabilitas pelaksanaan manajemen berbasis kompetensi sebagai sebuah nilai budaya institusi, disamping sebagai konsep operasional. Sejalan dengan pendapat (Sumaji, 2. yang transformasional dapat meningkatkan motivasi guru. Hal ini berarti bahwa interpersonal merupakan mencapai tujuan organisasi. Hakikat dari hubungan interpersonal komunikator bukan hanya menyampaikan isi pesan, tetapi juga menentukan bagaimana bobot dari kadar hubungan interpersonal tersebut. Kepala sekolah sebagai pemimpin tertinggi dalam suatu unit lembaga pendidikan memiliki tugas dan tanggungjawab sebagai manajer dan pengendali keputusan organisasi sekolah. Sejalan dengan pendapat (Zulkifli. & Rifma, 2. yang mengatakan bahwa komunikasi dapat meningkatkan motivasi kerja guru. Berdasarkan pendapat para ahli diatas dapat kita pahami bahwa komunikasi interpersonal sangat penting trasnformasional dikarenakan Komunikasi interpersonal bersifat dua arah yang selalu melibatkan umpan balik dari komunikan kepada komunikator, sehingga kita dapat tersampaikan secara tepat atau tidak. Sehingga terjadi interaksi dan reaksi antara Komunikator dan komunikan saling karena umpan balik yang diberikan, sehingga bukan tidak mungkin komunikan berubah jadi komunikator dan sebaliknya. Komunikasi interpersonal adalah sebuah siklus sehingga akan terus berulang, jadi interpersonal kita perlu melihat sejauh mana hubungan antara komunikator dan komunikan, kualitas hubungan keduanya dapat mempengaruhi cara penafsiram pesan selama proses komunikasi. SIMPULAN Komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan berorganisasi. Dalam berkomunikasi pikiran, pesan dan makna harus diartikan sama. Dikarenakan komunikasi adalah proses penyampaian informasi dari satu orang ke orang lain sehingga pesan dapat diartikan sama. Komunikasi juga sangat penting dalam Kepemimpinan transformasional adalah menggerakan dan mengawasi mulai dari lingkungan kerja di organisasi, motivasi setiap pengikutnya dan nilai-nilai kerja sehingga dengan kesadaran penuh dari semua anggota organisasi secara bersamasama bekerja untuk mencapai tujuan Dalam trasnformasional komunikasi interpersonal bagian yang tidak terpisahkan dari manajemen pendidikan yang akan menjadi suplemen bahasan dalam memperkuat validitas dan reliabilitas pelaksanaan manajemen berbasis kompetensi sebagai sebuah nilai budaya institusi, disamping sebagai konsep operasional. Hal ini interpersonal pemimpin transformasional UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, mengarahkan dan memberi petunjuk yang sangat berguna bagi penulis dalam menyelesaikan artikel ini. REFERENSI