Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 23-28 ISSN Online 2798-3706 PENINGKATAN KUALITAS TANAMAN BUAH DENGAN PERBANYAKAN VEGETATIF DI KELOMPOK WANITA TANI DESA PRINGSURAT KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN Ubad Badrudin1. Arbina Satria Afiatan2. Eka Adi Supriyanto3. Sajuri4. Riski Vitrinova5. Imam Arifin6 1,2,3,4,5,6 Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan Penulis Korespondensi : barofa@ymail. ABSTRAK Desa Pringsurat merupakan salah satu desa di kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan yang memiliki potensi bidang pertanian diantaranya adalah tanaman hortikultura yang meliputi tanaman buah seperti durian, rambutan dan mangga dan lain-lain yang selama ini ditanam berasal dari bibit yang tidak berkualitas karena berasal dari buah yang dipanen dan menghasilkan biji yang digunakan sebagai bibit / bahan tanam, sehingga kualitas buah yang dihasilkan berpotensi mengalami perubahan sifat yang belum tentu sama dengan sifat induknya oleh sebab itu peningkatan kualitas tanaman buah dengan pelatihan perbanyakan vegetatif sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Bumi Sari Desa Pringsurat. Kecamatan Kajen. Kabupaten Pekalongan. Metode yang dilaksanakan adalah investigasi dan diseminasi tentang manfaat perbanyakan vegetatif tanaman buah serta praktik teknik perbanyakan tanaman buah secara vegetatif. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dari seluruh peserta, yang ditandai dengan keseriusan mereka dalam menyimak dan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai, kemudian Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai perbanyakan vegetatif serta peningkatan ketrampilan Masyarakat mengenai perbanyakan vegetatif . Data ini diperoleh melalui instrumen penilaian berupa formulir pre-test dan post-test yang diisi oleh peserta penyuluhan Kata Kunci : Pembibitan, perbanyakan vegetatif, tanaman buah Kata Kunci : Pembibitan, perbanyakan vegetatif, tanaman buah PENDAHULUAN ektor pertanian merupakan salah satu pilar penting yang menopang perekonomian bangsa indonesia dengan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan yang didukung dengan kondisi geografis yang dapat dimanfaatkan sebagai mata pencaharian . Dalam menghadapi tantangan global mulai dari perubahan iklim, peningkatan populasi, penurunan kualitas lahan maka penerapan inovasi di bidang pertanian menjadi penting untuk meningkatkan produktivitas hasil dan keberlanjutan di bidang pertanian . Salah satu bentuk inovasi Teknik budidaya yang memiliki potensi dalam meningkatkan hasil dan keberlanjutan pertanian adalah budidaya tanaman secara vegetatif. Metode budidaya vegetatif melibatkan reproduksi tanaman melalui bagian-bagian vegetatif seperti batang, daun, atau akar, tanpa melibatkan biji . Teknik ini memungkinkan perbanyakan tanaman secara lebih cepat dengan mempertahankan sifat genetis yang sama dengan indukannya sehingga keunggulan tanaman induk dapat dipertahankan pada generasi berikutnya . Metode perbanyakan secara vegetatif yang umum digunakan adalah cangkok, stek, okulasi dan sambung . Metode ini memberikan peluang lebih luas bagi Masyarakat dan petani khususnya pembudidaya tanaman tahunan untuk mengembangkan berbagai jenis tanaman dalam waktu yang lebih singkat serta mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan serta berkelanjutan bagi Masyarakat dan petani pembudidaya tanaman tahunan pada khususnya . , . Pengembangan sektor pertanian yang inovatif dengan mengenalkan Teknik budidaya secara vegetatif Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 23-28 ISSN Online 2798-3706 kepada Masyarakat dan petani menjadi penting sebagai upaya untuk menjawab tantangan Ae tantangan serta kebutuhan yang semakin tinggi namun dituntut untuk tetap mempertahankan kualitas dari suatu produk . Berdasarkan hal tersebut potensi inovasi Teknik budidaya secara vegetatif sangat besar untuk meningkatkan kualitas tanaman khususnya tanaman buah tahunan, namun di Desa Pringsurat kecamatan Kajen kabupaten Pekalongan yang secara letak geografis dan kondisi sosial ekonomi masyarakatnya banyak bergantung pada pertanian tanaman tahunan seperti durian, mangga, alpukat, manggis, kopi dan sebagainya masih belum menerapkan system budidaya tanaman secara vegetatif. Sebagian besar Masyarakat desa pringsurat melakukan budidaya tanaman dengan memanfaatkan biji buah untuk ditanam Kembali. Bahan tanam yang berasal dari biji berpotensi mengalami perubahan sifat genetik apabila dibandingkan dengan indukannya . Rendahnya pemahaman Masyarakat akan Teknik budidaya tanaman secara vegetatif diketahui menjadi penyebab Masyarakat desa pringsurat menggunakan biji untuk melakukan perbanyakan tanaman. Sebagai Upaya untuk meningkatkan pemahaman Masyarakat akan Teknik budidaya secara vegetatif maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus untuk memberikan ilmu melalui pelatihan Teknik budidaya secara vegetatif. Mitra kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Bumi Sari Desa Pringsurat Kec. Kajen Kab. Pekalongan, yang beranggotakan Perempuan dari Desa Pringsurat. Anggota KWT Bumi Sari berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan buruh tani yang berpotensi untuk dijadikan mitra sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini. Teknik budidaya tanaman secara vegetatif dapat mengefisiensikan waktu dan berpotensi menghasilkan tanaman baru dengan lebih cepat dibandingkan dengan metode generative yang menggunakan biji untuk budidaya . , . Oleh sebab itu pelatihan terkait Teknik budidaya secara vegetatif sangat diperlukan khususnya untuk petani dan Masyarakat desa pringsurat yang Sebagian besar berprofesi sebagai petani tanaman buah tahunan. metode edukasi kelompok . untuk memberikan pemahaman terhadap Teknik budidaya secara vegetatif mulai dari mengenalkan berbagai Teknik yang ada, perbandingan antara Tingkat keberhasilan antara Teknik budidaya secara vegetatif dan teknik budidaya secara generative dari segi kualitas dan efisiensi waktu khususnya pada tanaman buah dan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan yang diikuti oleh seluruh peserta dan didampingi oleh praktisi yang telah berpengalaman dalam Teknik budidaya secara Selain itu dikenalkan juga teknologi penelitian modern untuk membantu meningkatkan hasil tanaman yang dibudidayakan secara vegetatif seperti pengenalan hormon perangsang pertumbuhan dan teknik kontrol lingkungan untuk meningkatkan keberhasilan pertumbuhan tanaman. Sebagai bentuk indikator keberhasilan maka di lakukan evalusi dalam bentuk pembagian angket survey sebelum dan setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan . Tingkat keberhasilan kegiatan pangabdian kali ini diukur melalui beberapa indikator survey diantaranya, . peningkatan pengetahuan peserta mengenai teknik perbanyakan vegetatif, . pemahaman peserta tentang kerugian penggunaan biji sebagai bibit, yang berpotensi menurunkan kualitas tanaman, . pemahaman peserta mengenai keuntungan perbanyakan vegetatif, termasuk keseragaman genetik dan efisiensi waktu, . kemampuan praktis peserta dalam menerapkan teknik vegetatif, dan . mengukur peningkatan minat peserta untuk mengaplikasikan teknik ini dalam praktik pertanian Capaian dan tujuan yang diharapkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman dan keterampilan masyarakat, khususnya para petani, dalam menerapkan teknik budidaya tanaman secara vegetative. Melalui serangkaian pelatihan, sosialisasi, dan pendampingan dari awal hingga akhir diharapkan penerapan Teknik budidaya secara vegetatif ini dapat meningkatkan kualitas tanaman yang dihasilkan meningkat, baik dari segi kekuatan tanaman, kemampuan adaptasi terhadap lingkungan, hingga hasil produksi yang lebih optimal. Penguasaan teknik ini diharapkan mampu menciptakan pertanian yang lebih berkelanjutan dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Pringsurat dalam jangka panjang. METODE Kegiatan pengabidan kepada Masyarakat telah dilaksanakan bersama mitra sasaran yaitu Kelompok Wanita Tani Bumi Sari Desa Pringsurat. Kecamatan Kajen. Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan di Kantor LMDH Desa Pringsurat Kecamatan Kajen. Kabupaten Pekalongan pada hari Sabtu 2 Maret 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dengan menggunakan HASIL Hasil Kegiatan pengabdian Masyarakat telah dilaksanakan dan diikuti oleh 20 peserta yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Bumi Sari Desa Pringsurat. Kecamatan Kajen. Kabupaten Pekalongan yang bertempat di Kantor LMDH Desa Pringsurat. Kecamatan Kajen. Kabupaten Pekalongan dengan penuh antusias untuk mengikuti kegiatan pelatihan Teknik Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 23-28 ISSN Online 2798-3706 terkait perbanyakan tanaman secara vegetatif meningkat menjadi 20 peserta atau 100% peserta memahami pengetahuan terkait perbanyakan secara vegetataif pada tanaman buah (Gambar . Jumlah Responden . Budidaya secara Vegetatif untuk meningkatkan kualitas tanaman buah (Gambar . Tidak Pre-Test Gambar 1. Dokumentasi Pasca Sosialiasi Kegiatan pengabdian Masyarakat dilaksanakan melalui beberapa rangkaian acara yang diantaranya yaitu: Pembukaan kegiatan pengabdian oleh ketua tim pengabdian, . sosialisasi kepada peserta pengabdian terkait Teknik budidaya secara vegetatif oleh tim pengabdian, . praktik budidaya tanaman secara vegetatif yang didampingi oleh tim pengabdian dan juga dipandu oleh praktisi yang hadir pada kegiatan tersebut (Gambar . , . setelah terlaksana seluruh kegiatan kemudian dilaksanakan sesi diskusi untuk mengetahui pemahaman peserta pengabdian terhadap kegiatan pengabdian ini, . diakhiri dengan penutup yang ditutup oleh ketua tim pengabdian. Gambar 2. Dokumentasi Praktik dilapangan Pengetahuan Terkait Perbanyakan Vegetatif Pada Tanaman Buah Hasil survey yang dilakukan oleh tim pengabdian Masyarakat kepada peserta untuk mengukur Tingkat pengetahuan Masyarakat terkait dengan perbanyakan secara vegetatif pada tanaman buah menunjukan bahwa masih banyak Masyarakat yang belum memahami perbanyakan secara vegetatif baik secara konsep maupun praktik. Setelah dilaksanakannya kegiatan pengabdian maka dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan yang signifikan terhadap peserta terkait pemahaman perbanyakan tanaman secara vegetatif. Hal tersebut diketahui berdasarkan angket yang telah diisi oleh peserta pengabdian bahwa terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan dari yang awalnya hanya 2 peserta atau 10% peserta yang memiliki pengetahuan Tidak Post-Test Sesi Gambar 3. Tingkat Pengetahuan Peserta Terkait Perbanyakan Vegetatif Pada Tanaman Buah Tingginya peningkatan pengetahuan peserta pengabdian terhadap materi disebabkan oleh penerapan Teknik sosialisasi yang efektif dan efisien yang memberikan ruang bagi peserta untuk melakukan komunikasi secara dua arah sehingga meningkatkan minat Masyarakat untuk aktif dalam kegiatan sosialisasi. Pendekatan pembelajaran dengan berkolaboratif, memperkuat interaksi dan partisipasi aktif dari peserta dapat meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan . Pengetahuan Terkait Kerugian Menanam Tanaman Buah Menggunakan Bibit Dari Biji Penanaman bibit tanaman menggunakan biji memiliki dampak yang buruk terhadap kualitas tanaman yang dihasilkan, hal tersebut telah dipahami 11 peserta atau 55% peserta pengabdian dikarenakan sebelum diadakannya pengabdian peserta telah mengamati terjadi penurunan kualitas tanaman buah akibat penanaman menggunakan biji pada tanaman yang telah mereka tanam, setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian terjadi peningkatan pemahaman Masyarakat terkait kerugian penanaman menggunakan biji dari yang awalnya 55% peserta menjadi 100% atau seluruh peserta telah memahami kerugian menanam tanaman buah menggunakan biji secara lebih baik (Gambar . Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 23-28 Tidak Pre-Test Tidak Post-Test Sesi Gambar 4. Tingkat Pengetahuan Terkait Kerugian Menanam Tanaman Buah Menggunakan Bibit dari Biji Penggunaan benih tanaman buah yang ditanam menggunakan biji dapat mengurangi keragaman genetik tanaman yang membuatnya menjadi lebih rentan terhadap perubahan lingkungan . selain mengurangi keragaman genetik penanaman tanaman buah dengan biji berpotensi mengurangi produksi hasil pada tanaman buah secara signifikan baik dari segi kuantitas ataupun dari segi kualitas . Jumlah Responden . Pengetahuan Terkait Keuntungan Perbanyakan Vegetatif Budidaya tanaman dengan teknik perbanyakan secara vegetatif memiliki keuntungan dalam menjaga kualitas tanaman yang akan dibudidayakan. Pada kegiatan pengabdian kali ini, sebagian peserta belum memahami secara spesifik keuntungan perbanyakan tanaman secara vegetatif. Hal ini terlihat dari hasil survei yang menunjukkan bahwa 9 peserta atau 45% dari total peserta belum memahami keuntungan tersebut. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berhasil keuntungan perbanyakan tanaman secara vegetatif, yang dibuktikan dengan peningkatan hasil survei secara signifikan, dari 45% menjadi 100% peserta yang memahami keuntungan perbanyakan tanaman secara vegetatif (Gambar . Tidak Pre-Test Tidak Post-Test Sesi Gambar 5. Tingkat Pengetahuan Terkait Keuntungan Perbanyakan Vegetatif Perbanyakan menghasilkan tanaman dengan keseragaman genetik yang sama dengan indukannya, hal ini dapat menjaga tanaman tetap mempertahankan sifat Ae sifat unggul yang terdapat pada tanaman induk seperti ketahanan terhadap hama penyakit, ketahanan dalam kondisi lingkungan dan keseragaman hasil buah yang dihasilkan . perbanyakan secara vegetatif juga memberikan hasil yang lebih cepat serta meningkatkan efisiensi produksi dalam jangka waktu singkat dengan hasil yang maksimal . Pengetahuan Terkait Teknik/Cara Perbanyakan Vegetatif Budidaya tanaman memiliki beberapa teknik dalam perbanyakannya salah satu Teknik yang dapat dikembangkan adalah perbanyakan secara vegetatif, pada pengabdian ini seluruh peserta pengabdian belum memahami Teknik budidaya secara vegetatif dikarenakan Masyarakat telah terbiasa menanam menggunakan biji atau membeli bibit dari luar daerah, setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian terjadi peningkatan signifikan dari yang awalnya seluruh peserta tidak memahami tekink perbanyakan secara vegetatif meningkat menjadi 100% atau seluruh peserta memahami Teknik budidaya secara vegetatif (Gambar Jumlah Responden . Jumlah Responden . ISSN Online 2798-3706 Tidak Pre-Test Tidak Post-Test Sesi Gambar 6. Tingkat Pengetahuan Terkait Teknik/Cara Perbanyakan Vegetatif Perbanyakan secara vegetatif berfokus pada Teknik perbanyakan menggunakan bagian vegetatif tanaman dengan menggunakan metode stek, kultur jaringa dan penyambungan . Dengan memahami Teknik budidaya secara vegetatif Masyarakat akan lebih memahami perkembangan teknik Ae teknik serta inovasi dalam budidaya tanaman untuk menghasilkan tanaman yang optimal. Peningkatan Minat Untuk Mengembangkan Tanaman Buah Secara Vegetatif Salah satu indicator untuk mengetahui keberhasilan suatu kegiatan pengabdian adalah respon Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 23-28 ISSN Online 2798-3706 Jumlah Responden . peserta dan komitmen yang ditunjukan untuk mau mempraktikan pengetahuan yang mereka dapat dengan mengaplikasikannya secara langsung . berdasarkan hasil survey yang dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan terdapat peningkatan minat Masyarakat untuk mengembangkan perbanyakan tanaman secara vegetatif dari yang sebelumnya 14 peserta atau 70% peserta berminat untuk mengembangkan Teknik budidaya secara vegetatif meningkat menjadi 100% atau seluruh peserta berminat untuk mengembangkan Teknik budidaya secara vegetatif (Gambar . kini telah memahami dan berminat untuk Keberhasilan kegiatan ini didukung oleh metode sosialisasi yang interaktif dan efektif, serta materi yang relevan, yang mendorong partisipasi aktif peserta. Peningkatan pemahaman dan minat peserta diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas dan produktivitas tanaman buah di Desa Pringsurat, yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Keberlanjutan program ini dapat didukung dengan pendampingan dan monitoring berkala serta melakukan integrasi Teknik budidaya vegetatif dengan lembaga penelitian untuk memperkuat inovasi dalam teknik budidaya dan diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi kesejahteraan Masyarakat. Tidak Pre-Test Tidak Post-Test Sesi Gambar 7. Tingkat Minat Peserta Untuk Mengembangkan Tanaman Buah Secara Vegetatif Berdasarkan hasil survey dan respon Masyarakat secara keseluruhan kegiatan pengabdian Masyarakat yang dilakukan di desa pringsurat ini dapat dikatakan berhasil hal tersebut terlihat dari berbagai peningkatan pengetahuan yang diterima Masyarakat serta adanya peningkatan minat yang lebih untuk mengaplikasikannya dalam kegiatan sehari Ae hari, tingginya dampak peningkatan pasca pengabdian dapat memberikan pengaruh positif terhadap keberlanjutan kegiatan pengabdian Masyarakat dalam jangka Panjang . Harapannya setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian ini Masyarakat memiliki keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik dalam melakukan perbanyakan vegetatif tanaman buah. Dengan peningkatan kemampuan ini, diharapkan produktivitas dan kualitas tanaman buah di desa tersebut dapat meningkat secara signifikan, sehingga memberikan dampak positif pada kesejahteraan petani dan perekonomian keluarga secara berkelanjutan KESIMPULAN Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya tanaman buah secara vegetatif. Sebanyak 20 peserta dari Kelompok Wanita Tani Bumi Sari mengikuti rangkaian pelatihan yang meliputi sosialisasi, praktik, dan diskusi tentang teknik perbanyakan vegetatif. Hasil survei menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait teknik perbanyakan vegetatif, kerugian penanaman bibit dari biji, serta keuntungan dari perbanyakan vegetatif. Semua peserta yang awalnya belum memahami teknik ini UCAPAN TERIMA KASIH Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pekalongan atas bantuan dana untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Hibah Pengabdian. DAFTAR PUSTAKA