Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Volume 1. Nomor 1. Agustus 2023. Halaman 62-68 E-ISSN: 3025-6704 DOI: https://doi. org/10. 5281/zenodo. Hubungan Sikap dan Motivasi Wanita Usia Subur dalam Pemeriksaan IVA Test Wilayah Kerja Puskesmas Nagrak Papat Patimah1. Sri Hartati2. Dilla Aprilia Andira3 123STIKES Permata Nusantara ABSTRAK Pendahuluan: Organisasi kanker Indonesia menyatakan bahwa penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di suluruh dunia. Article history: Pada tahun 2018 berdasarkan data WHO, kanker menjadi penyebab Received Agustus 15, 2023 kematian sekitar 207. 210 orang di Indonesia. Kanker paru, hati, perut. Accepted Agustus 20, 2023 Available online Agustus 28, 2023 kolorektal, kanker servik dan kanker payudara adalah penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya (Nawangwulan, 2. Keputusan Menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 796/ MNEKES/ Keywords: Wanita usia Subur, motivasi, sikap. SK/VII/2010 tentang pedoman teknis secara nasional dan intervensi yang pemeriksaan IVA Test memadai melalui pencegahan primer, sekunder dan tersier. Keputusan ini berkaitan dengan keikutsertaan peran pemerintah dalam melakukan pencegahan penyakit kanker serviks yang merupakan penyakit mematikan bagi penderitanya (Nawangwulan, 2. Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kanker serviks meliputi This is an open access article under the CC BY-SA license. identifikasi dan mencegah faktor resiko, deteksi dini pra kanker, dan Copyright A 2023 by Author. Published by Yayasan Daarul Huda termasuk temuan baru berupa vaksinasi HPV. Ada beberapa metode pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk menemukan lesi pra kanker yaitu berupa IVA Test, inspeksi visual dengan asam asetat (IVA), dan lain Metode paling populer adalah pap smear. IVA Test test merupakan pemeriksaan sitologi dari kanker serviks dan porsio untuk melihat test dianjurkan oleh para ahli karena cukup efektif dalam mengenali keberadaan sel kanker (Bemj et al. , 2. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan pada peneliti ini adalah random sampling, dengan jumlah sampel 165 responden, pengambilan sampel berdasarkan kluster. Hasil: Hasil uji statistik rank spearman diperoleh angka signifikan atau nilai probabilitas . jauh lebih rendah standart signifikan 0,05 atau . value<), dikarenakan pvalue<, yang berarti ada hubungan Sikap dan Motivasi Wanita Pasangan Usia Subur dengan Pemeriksaan IVA Test. ARTICLE INFO PENDAHULUAN Organisasi kanker Indonesia menyatakan bahwa penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di suluruh dunia. Pada tahun 2018 berdasarkan data WHO, kanker menjadi penyebab kematian sekitar 207. 210 orang di Indonesia. Kanker paru, hati, perut, kolorektal, kanker servik dan kanker payudara adalah penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya (Nawangwulan. Kanker merupakan salah satu penyakit yang termasuk dalam kelompok penyakit tidak menular (Non communicable disease. Non communicable disease merupakan penyebab kematian terbesar di Dari 57 juta kematian pada tahun 2018, 63% . juta kematia. disebabkan oleh NCD, terutama oleh karena penyakit kardiovaskuler . juta kematia. , kanker . ,6 juta kematia. , penyakit paru kronis . ,2 juta kematia. dan diabetes . ,3 juta kematia. Sekitar seperempat dari jumlah kematian akibat Non communicable diseases di dunia terjadi pada usia sebelum 60 tahun. Angka kematian akibat . Berdasarkan data WHO tahun 2022 kanker servik menempati urutan ke dua dengan jumlah 633 kasus atau 9,2 dari total kasus kanker. Kanker payudara menempati urutan pertama dan kanker servik urutan ke dua. Kanker serviks di Indonesia menempati urutan kedua terbanyak dengan jumlah 36. 633 kasus atau 9,2% dari total kasus kanker di Indonesia (Handayani. , 2. Data dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo Jakarta memperlihatkan bahwa 94 persen pasien kanker serviks meninggal dalam waktu dua tahun (Susilawati. D & Dwinanda. , 2. Keputusan Menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 796/ MNEKES/ SK/VII/2010 tentang pedoman teknis secara nasional dan intervensi yang memadai melalui pencegahan primer, sekunder dan *Corresponding author E-mail addresses: papatpatimah225@gmail. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial Vol. No. 1 Tahun 2023, pp. Keputusan ini berkaitan dengan keikutsertaan peran pemerintah dalam melakukan pencegahan penyakit kanker serviks yang merupakan penyakit mematikan bagi penderitanya (Nawangwulan, 2. Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kanker serviks meliputi identifikasi dan mencegah faktor resiko, deteksi dini pra kanker, dan termasuk temuan baru berupa vaksinasi HPV. Ada beberapa metode pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk menemukan lesi pra kanker yaitu berupa IVA Test, inspeksi visual dengan asam asetat (IVA), dan lain sebagainya. Metode paling populer adalah IVA Test test. IVA Test test merupakan pemeriksaan sitologi dari kanker serviks dan porsio untuk melihat test dianjurkan oleh para ahli karena cukup efektif dalam mengenali keberadaan sel kanker (Bemj et al. , 2. Salah satu alasan semakin berkembangnya kanker serviks tersebut disebabkan oleh rendahnya cakupan deteksi dini kanker serviks, seperti IVA Test di Indonesia. Berdasarkan estimasi data WHO Tahun 2008, terdapat hanya 5% wanita di negaraberkembang, termasuk Indonesia yang mendapatkan pelayanan IVA Test. Sedangkan di negara-negara maju, hampir 70% wanita melaksanakan pemeriksaan IVA Test. Adapun salah satu masalah pelaksanaan IVA Test sebagai alat deteksi sini kanker serviks di Indonesia adalah para wanita Indonesia yang sering enggan diperiksa karena ketidaktahuan, rasa malu, rasa takut, dan faktor biaya. Hal ini umumnya masih disebabkan karena masih rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan penduduk Indonesia mengenai pemeriksaan IVA Test (Nawangwulan, 2. Pernyataan tersebut diperkuat oleh penelitian Hamidah Tahun 2010 secara analitik cross sectional, di Desa Tambakselo Kabupaten Grobogan Semarang menunjukan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan pasangan usia subur . sia 30 Ae . tentang pemeriksaan IVA Test kurang yaitu sebesar 57,6%, yang mempunyai pengetahuan cukup sebesar 22,4%, dan yang berpengetahuan baik sebesar 20,0% sedangkan yang mempunyai motivasi baik yaitu 30,6% dan yang motivasi kurang sebanyak 69,4%. (Arbaiyah et al. , 2. Menurut Notoadmodjo . , motivasi adalah sesuatu dorongan dari dalam diri seseorang yang menyebabkan orang tersebut melakukan kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan. Motivasi merupakan suatu tenaga dinamis manusia munculnya memerlukan stimulus . dari dalam maupun dari luar. Rangsangan itu bisa berupa pengetahuan. Agar dapat menjadi perilaku maka pengetahuan harus masuk dalam diri seseorang sehingga mempengaruhi sikap, nilainya terhadap Pengetahuan merupakan hal yang sangat penting membentuk tindakan seseorang. Pengetahuan diperlukan sebagai dorongan psikis dalam menumbuhkan diri maupun dorongan sikap dan perilaku setiap hari, sehingga dapat dikatakan bahwa pengetahuan merupakan stimulus terhadap tindakan seseorang. Selanjutnya dengan pengetahuan pengetahuan itu akan menimbulkan kesadaran mereka, dan akhirnya akan menyebabkan orang berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya (Setiati, 2. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti dalam bentuk wawancara singkat dengan wanita usia subur di Wilayah kerja Puskesmas Nagrak diperoleh hasil dari 10 responden, sebanyak 6 ibu . %) pernah mendengar tentang pemeriksaan Iva Testnamun tidak mau memeriksakan dengan alasan tidak merasa sakit sehingga tidak perlu memeriksakan diri tidak mau melakukan pemeriksaan karena malu sedangkan 4 ibu . %) mengatakan tidak mengetahui tentang pemeriksaan IVA Test dan dari hasil wawancara dengan perawat disana bahwa ada satu orang ibu yang berusia 50 tahun mengalami sakit di bagian bawah, dari bagian vagina tercium bau tidak sedap, dahulunya sering berganti ganti pasangan, badan nya sudah kurus. Tapi ibu tersebut tidak mau diperiksa, dan juga Puskesmas Nagrak sebagai salah satu tempat pelayanan kesehatan tidak memiliki fasilitas untuk melakukan pemeriksaan IVA Test, di Puskesmas hanya ada pemeriksaan IVA test. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka peneliti menetapkan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah AuAdakah hubungan sikap dan motivasi wanita usia subur dalam pemeriksaan Iva Test di Wilayah kerja Nagrak? METODE Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan pada peneliti ini adalah random sampling, dengan jumlah sampel 165 responden, pengambilan sampel berdasarkan kluster. LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN Langkah 1 : Tahap Persiapan : Pada langkah ini diawali dengan mengurus terkait perijinan pelaksaanaan penelitian, survei awal ke tempat yang akan di jadikan penelitian. Penyusunan tim penelitian sehingga memudahkan untuk proses pengerjaan proses penelitian, membagi tugas kerja diantara tim, menyusun Peneliti STIKes Permata Papat Patimah, dkk / Hubungan Sikap dan Motivasi Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial Vol. No. 1 Tahun 2023, pp. Nusantara dan ijin dari Puskesmas terkait penelitian yang akan diteliti dan dilanjutkan memperkenalkan diri serta menjelaskan tujuan dan manfaat penelitian. Peran Mitra Peran mitra dalam penelitian ini untuk mengetahui Hubungan sikap dan motivasi Wanita usia subur dalam pemeriksaan IVA Test dan memfasilitasi peneliti dalam proses pengumpulan data serta untuk melakukan tindak lanjut dari hasil penelitian Langkah 2 : Tahap Proses Penelitian : Pada tahap ini peneliti menjelaskan proses penelitian terhadap responden, dan melaksanakan etika penelitian yaitu inform consent serta kesediaan menjadi responden Setelah itu peneliti memberikan kuesioner kepada ibu berisikan pertanyan/kuesioner tentang pengetahuan ibu dengan balita terhadap imunisai dasar. Setelah data terkumpul maka akan di analisis menggunakan SPSS. Langkah 3 : Melakukan Proses Analisa Data Pada proses ini menggunakan analisa uji Chi Square. Analisa univariate dan bivariate menggunakan SPSS. Langkah 4: Kesimpulan dan pembuatan laporan akhir penelitian : Pada tahap ini yang di lakukan peneliti adalah membuat kesimpulan dari hasil penelitian serta pembuatan laporan akhir penelitian Sampel Penelitian Sampel dalam penelitian ini adalah Wanita usia Subur. Sebanyak 165 orang. Teknik pengambilan sampel pengambilan sampel berdasarkan kluster. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu Penelitian pada bulan Maret-April 2022, tempat Penelitian di Kabupaten Cianjur. Metoda Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan kuesioner yang di bagikan kepada Wanita usia subur Analisis data Hasil analisa bivariate dilakukan tabulasi silang . dengan uji Chi Square untuk menentukan hubungan statistic antara variabel independent yaitu sikap dan motivasi dengan variabel dependent yaitu IVA Test Dasar Lengkap. HASIL PENELITIAN Data Umum Yang termasuk dalam data umum diantaranya. jenis kelamin, umur, pekerjaan. Pendidikan. Distribusi frekuensi responden berdasarkan usia Table 1 Karakteristik responden berdasarkan usia Usia Frekuensi Presentase % <20tahun 21-35 tahun >35 tahun Total Berdasarkan tabel 1 dari jumlah165 responden peroleh data sebagian besar berusia <20 tahun sebanyak 99 responden . ,0%), hampr setangahnya berusia 21-35 tahun sebanyak 45 responden . ,3%) dan sebagian kecil dari responden berusia > 35 tahun sebanyak 21 responden . ,7%) Karakteristik responden berdasarkan jumlah anak Table 2. Distribusi frekuensi responden berdasarkan jumlah anak Usia Frekuensi Presentase % < 2 anak >2 anak Total Berdasarkan tabel 2 dari jumlah 165 responden sebagian besar responden mempunyai <2 anak yaitu 86 responden . dan hamper setengahnya dari reponden mempunyai >2 anak yaitu yaitu 79 responden . ,9%). Karakteristik responden berdasarkan pendidikan Table 3 Distribusi frekuensi responden berdasarkan pendidikan No. Pendidikan Frekuensi Persentase (%) Socius E-ISSN: 3025-6704 Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial Vol. No. 1 Tahun 2023, pp. SMP SMA Total Berdasarkan table 3 dari jumlah 165 responden didapatkan data hampir setengahnya responden berpendidikan SMA sebanyak 74 responden . dan berpendidikan SMP 68 responden . ,2%), dan sebagian kecil responden berpendidikan PT sebanyak 16 responden . ,7%), serta sebagian kecil responden berpendidikan SD sebanyak 7 reponden . ,2%) Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan Table 4 Distribusi frekuensi responden berdasarkan pekerjaan No Pekerjaan Frekuensi Petani Swasta Wiraswasta PNS IRT Total Berdasarkan tabel 4 dari 165 responden hamper setangahnya dari reponden sebagai Ibu Rumah Tangga sebanyak 79 responden . ,9%), sebagian kecil responden bekerja sebagai wiraswasata, petani, dan swasta. 41 responden . , sebagian kecil responden pekerjannya Petani dan Swasta masing masing 22 responden . 3%) dan sebagai PNS 1 responden. Data Univariat Sikap Wanita Pasangan Usia Subur dalam pemeriksaan IVA Test Table 5 Distribusi frekuensi responden berdasarkan sikap dalam pemeriksaan IVA Test No. Sikap Frekuensi Persentase (%) Positif Negatif Total Berdasarkan tabel 5 dari 165 responden sebagian besar responden mempunyai sikap positif yaitu 91 responden . ,2%) dan hampir setangahnya bersikap negatif yaitu 74 responden . %) Motivasi Wanita Pasangan Usia Subur dalam pemeriksaan IVA Test Tabel 6 Distribusi frekuensi responden berdasarkan motivasi dalam pemeriksaan IVA Test Motivasi Frekuensi Presentase (%) Kuat Sedang Lemah Total Berdasarkan tabel 6 dari 165 responden sebagian besar responden memeliki motivasi sedang yaitu 120 responden . ,7%) dan hampir setangahnya memiliki motivasi kuat yaitu 29 responden . serta sebagian kecil responden memiliki motivasi lemah yaitu 16 responden . ,7%) Hubungan sikap dan motivasi wanita pasangan usia subur terhadap motivasi dalam pemeriksaan IVA Test Tabel 7. Hubungan sikap dan motivasi wanita pasangan usia subur terhadap motivasi dalam pemeriksaan IVA Test Motivasi Total Sikap Kuat Sedang Lemah Positif Negatif Jumlah Sumber : Data Primer 2023 P value = 0,000 = 0,05 Papat Patimah, dkk / Hubungan Sikap dan Motivasi Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial Vol. No. 1 Tahun 2023, pp. Berdasarkan tabel 5. 7 dari jumlah 165 responden hampirs seluruahnya memeliki sikaf negatif namun motivasi sedang sebanyak 64 responden . ,5%) dan sebagian besar memiliki sikap positif namun motivasi sedang sebanyak 56 responden . ,5%), hamper setengahnya responden memiliki sikap positif namun motivasi kuat sebanyak 27 responden . ,7%), dan sebagian kecil memiliki sikap positif dan negatif namun motivasi lemah sebanyak. Hasil uji statistik rank spearman diperoleh angka signifikan atau nilai probabilitas . jauh lebih rendah standart signifikan 0,05 atau . , dikarenakan pvalue