Journal of Sustainability Business Research Vol 6 No. 1 Mar 2025 ISSN : 2746 Ae 8607 Pengaruh Pengetahuan. Sanksi. Kualitas Pelayanan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Bumi dan Bangunan Kelurahan Tambaksawah Neny PebrianaA. R Bambang Dwi WaryantoA Universitas PGRI Adi Buana SurabayaA,A E-mail : nenypebriana@gmail. comA, bambangdwi275@gmail. ABSTRAK Adanya riset ini bertujuan sebagai langkah menggali informasi terkait apakah ada pengetahuan wajib pajak, sanksi perpajakan,kualitas pelayanan berdampak pada kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan di kelurahan Tambaksawah. Waru. Sidoarjo. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Riset ini memakai 100 responden dari Kelurahan Tambaksawah sebagai sampel dengan Teknik Accidental Sampling. Riset yang peneliti lakukan dengan cara menyebar kuesioner dengan skala likert untuk mengumpulkan informasi data primer yang selanjutnya akan peneliti analisis dengan bantuan SPSS Statistic ver 17. Riset ini menghasilkan sebuah informasi ketiga variabel diatas secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Informasi mengenai perpajakan selarasnya perlu dan dapat dijadikan edukasi melalui berbagai media selain itu bisa dilakukan sosialisasi yang harapannya kepatuhan yang semakin tinggi bisa membantu Pemerintah Kelurahan untuk mengefektifkan pembangunan yang ada di lingkupnya. Penerapan sanksi yang ada juga harus dilakukan secara tegas dan adil bagi seluruh pelanggar tujuannya memberikan pencegahan serta memberikan pengarahan supaya tidak melakukan perbuatan yang melanggar aturan hal tersebut diiringi dengan pemberian pelayanan yang kompeten oleh pegawai pajak sehingga menunjang segala aktivitas yang berkaitan dengan perpajakan di Kelurahan Tambaksawah. Kata Kunci : Pengetahuan. Sanksi. Kualitas Pelayanan Pajak ABSTRACT The purpose of this research is to explore information regarding whether taxpayer knowledge, tax sanctions, and service quality have an impact on land and building tax compliance in Tambaksawah. Waru. Sidoarjo sub-districts. This research is quantitative. This research used 100 respondents from Tambaksawah Village as samples using the Accidental Sampling Technique. The research that the researcher carried out by distributing questionnaires with a Likert scale to collect primary data information which the researcher will then analyze with the help of SPSS Statistics ver 17. This research produces information on the three variables above which simultaneously influence taxpayer compliance. Information regarding taxation is necessary and can be used as education through various media, apart from that, outreach can be carried out with the hope that higher compliance can help the Subdistrict Government to make development within its scope more effective. The application of existing sanctions must also be carried out firmly and fairly for all violators with the aim of providing prevention and providing direction so that they do not commit acts that violate these rules, accompanied by the provision of competent services by tax officials so as to support all activities related to taxation in Tambaksawah Village. Keywords: Knowledge. Sanctions. Quality of Tax Services PENDAHULUAN Pajak adalah sumber daya penting bangsa dengan nilai besar dan berpotensial dipakai untuk kemajuan bangsa, pajak dianggap penting sebagai salah satu hal untuk menunjang perekonomian bangsa. Indonesia merupakan salah satu negara tumbuh yang akan selalu menunjukan standar kualitas yang lebih tinggi, hal ini dapat dilihat di bidang hukum, sosial, politik dan budaya yang ada hal ini bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat. Pemerintah mempunyai peran penting dalam meningkatkan pendapatan negara melalui pajak selain itu juga Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 6 No. 1 Mar 2025 ISSN : 2746 Ae 8607 didukung oleh wajib pajak untuk selalu taat akan peraturan dan peduli akan kewajibannya untuk membayar pajak. Kepatuhan membayar pajak juga menjadikan cerminan bagi suatu daerah untuk terus mengupayakan progam terbaik, kepatuhan membayar pajak juga diiringi dengan pengetahuan wajib pajak ketika wajib pajak mengerti akan peraturan serta ketentuan dalam pembayaran pajak tentunya ini akan mempermudah dalam melakukan pembayaran pajak. Wajib pajak juga diharapkan tidak mangkir dari kewajibannya untuk memenuhi segala tanggungan yang dimiliki sebab apabila wajib pajak tidak memauhi peraturan maka pemerintah telah menetapkan sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Sanksi menjadikan hukuman yang bersifat negatif kepada sesorang yang melanggar peraturan, sehingga yang melanggar peraturan harus membayar sanksi yang telah ditetapkan (Lubis, 2. Sanksi pajak juga dianggap menjadi acuan untuk wajib pajak mematuhi peraturan dan tidak mangkir dari kewajibannya. Kualitas pelayanan juga menjadi fokus utama dalam perpajakan, apabila pegawai atau petugas yang menangani pajak paham dan mengerti atas kendala yang terjadi serta mampu memberikan Solusi terbaik maka tentunya wajib pajak akan memberikan dampak baik yaitu dengan melakukan pembayaran atas kewajibannya. Kurang responsifnya pelayanan pajak dan kurang tanggapnya ketikan menghadapi suatu kejanggalan dan permaslahan hal ini bisa menimbulkan kekurangpercayaan wajib pajak terhadap pegawai yang berakibat wajib ajak tidak mau untuk menyelesaikan proses pembayarannya (Kusuma & Yushita, 2. RUMUSAN MASALAH Apakah tingkat pengetahuan yang dimiliki wajib pajak mempengaruhi kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan? Apakah saat sanksi yang diterapkan di perpajakan mempengaruhi kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan? Apakah kualitas pemberian pelayanan mempengaruhi kepatuhan wajib pajak bumi dan Apakah Ketika diuji bersamaan ketiga variabel bebas mempengaruhi variabel terikat? PENELITIAN TERDAHULU Studi sebelumnya dimanfaatkan sebagai sumber informasi dan bahan pembantu penunjang penelitian saat ini. Studi sebelumnya (Saputri & Khoiriawati, 2. menemukan bahwa, berdasarkan uji hipotesis variabel pengetahuan pajak, kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran pajak secara parsial dipengaruhi oleh sanksi perpajakan. Penelitian tambahan (Herlina, 2. menemukan bahwa sanksi perpajakan berdampak signifikan pada kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran pajaknya. Penelitian yang dilakukannya bertentangan dengan penelitian sebelumnya (Nindya, 2. ,justru menghasilkan penelitian yang mengindikasikan sanksi pajak yang ada tidak menunjukan keberpengaruhan pada kepatuhan pembayaran itu sendiri. (Hek & Gani, 2. , menyatakan bahwa pengetahuan, kesadaran, dan kualitas layanan yang diberikan berdampak terhadap . ketaatan wajib pajak secara parsial dan simultan. LANDASAN TEORI Pembayaran yang dilakukan masyarakat akibat adanya hak milik bumi dan bangunan ditujukan kepada kas negara yang digunakan pemerintah untuk mengadakan pembelian, memperbaiki kerusakan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 6 No. 1 Mar 2025 ISSN : 2746 Ae 8607 serta memberikan infrastruktur yang baru untuk pembangunan nasional merupakan pengertian dari pajak. Pengetahuan wajib pajak ialah informasi yang didapatkan atau ilmu yang diperoleh untuk memberikan kemudahan saat melakukan pengurusan perpajakan(Pratiwi & Sinaga, 2. Tidak hanya wajib pajak dapat memperoleh pengetahuan tentang pajak melalui pendidikan formal, mereka juga dapat mengikuti sosialisasi-sosialisasi yang terkait dengan pajak. Perlakuan tegas untuk menindaklanjuti pelanggar perpajakan yang tujuannya untuk memberikan efek jera serta sebagai pencegah untuk melakukan pelanggaran atas kewajiban pajaknya merupakan sanksi pajak yang dikemukakan oleh (Mardiasmo,2. Untuk memastikan bahwa pemilik bumi dan banguan membayar serta mampu mengurus kewajibannya dalam bidang pajak, kualitas layanan diukur dengan kondisi yang terjadi di lokasi Kelurahan Tambaksawah. Berikut ini cara yang dapat diambil untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan selama proses pengurusan perpajakan adalah adanya petugas yang kompeten, pendidikan yang kompeten, dan fasilitas yang memadai. Hal ini sejalan dengan asumsi (Lubis, 2. bahwa kualitas pelayanan harus membuat wajib pajak lebih tertarik untuk memenuhi kewajibannya dan menghasilkan petugas yang cerdas dan solutif di bidang mereka. Wajib pajak ketika membayar pajak, telah memenuhi persyaratan pembayaran pajak serta tidak melakukan pelanggaran merupakan bukti bahwa kepatuahan wajib pajak sudah bagus dan sudah sadar akan pentingnya memenuhi pembayaran pajak (Wardani & Rumiyatun, 2. KERANGKA Dibawah ini merupakan gambar kerangka yang peneliti buat untuk mempermudah dalam mendapatkan sumber informasi, dapat dilihat pada gambar berikut : HIPOTESIS Penelitian ini dapat memunculkan sebuah hipotesis antara lain : (HCA) Pengetahuan wajib pajak mempengaruhi kepatuhan wajib pajak. (HCC) Sanksi perpajakan mempengaruhi kepatuhan wajib (HCE) Kualitas pelayanan mempengaruhi kepatuhan wajib pajak. (HCE) setelah diuji bersamaan pengetahuan wajib pajak, sanksi perpajakan, kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 6 No. 1 Mar 2025 ISSN : 2746 Ae 8607 METODE Metode kuantitatif yang peneliti pakai untuk mengadakan penelitian ini, untuk mendapatkan sumber data primer peneliti melakukan penyebaran kuesioner. Populasi yang digunakan ialah wajib pajak bumi dan bangunan di Kelurahan Tambaksawah dengan jumlah 3. 167 wajib pajak. Teknik Accidental Sampling yang peneliti pilih untuk membantu mendapatkan sampel sebanyak 100 wajib pajak. Perhitungan kuesioner sehingga bisa mengetahui berapa nilai yang diperoleh dalam penyebaran kuesioner peneliti dibantu dengan perhitungan skala likert. Aplikasi SPSS Statistic Ver 17 digunakan peneliti untuk membantu proses pengecekan data serta pengujian data. Metode analisis yang digunakan penguji dalam menguji hasil data kuesioner yang telah disebarkan yaitu . Analisis Regresi Linier Berganda. Uji Koefisien Determinasi ,Uji Asumsi Klasik ,Uji Instrumen Penelitian serta dan yang terakhir Uji Hipotesis. HASIL Uji Instrumen penelitian Uji Validitas Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 6 No. 1 Mar 2025 ISSN : 2746 Ae 8607 Peneliti mendapatkan hasil yaitu diketahui bahwa nilai signifikansi pernyataan -pernyataan yang ada posisi nilainya dibawah nilai signifikansi 0,05. Nilai person correlation yang diperoleh menunjukan semuanya diatas 0,195. Hal ini membuktikan bahwa kuisioner yang berisi pernyataan yang disebar dinyatakan valid. Uji Reliabilitas Peneliti mendapatkan hasil bahwa semua variabel nilai cronbach alpha > 0,7. Arti dari nilai tersebut ialah kuesioner yang berisikan pernyataan yang telah disebar dapat dikatakan reliabel. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Peneliti pada saat menguji normalitas data melalui uji one sample kolmogrov-smirnov mendapatkan nilai asymp sig . -taile. 0,228. Data dapat dikatakan normal dilihat pada nilai asymp sig . -taile. lebih besar daripada nilai signifikansi yang sudah ditetapkan yaitu 0,228 > 0,05. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 6 No. 1 Mar 2025 ISSN : 2746 Ae 8607 Uji Multikolinieritas Pada uji diatas nilai tolerance pengetahuan wajib pajak dengan nilai 0,484, sanksi perpajakan dengan nilai 0,529, selanjutnya variabel kualitas pelayanan dengan nilai 0,755. Selaian itu diperoleh juga nilai VIF Pengetahuan Wajib Pajak dengan nilai 2,067, variabel sanksi perpajakan dengan nilai 1,892 dan variabel Kualitas pelayanan dengan nilai 1,325. Ketiga variabel diatas menunjukan tidak mengalami gejala multikolinieritas karena mempunyai nilai tolerance > 0,10 dan nilai VIF < 10,00. Uji Heteroskedastisitas Peneliti ketika melakukan pengujian diatas bisa dilihat di gambar diatas, terlihat adanya lingkaran kecil-kecil dan tidak hanya berada pada satu poisi namun menyebar tak beraturan dan ada diposisi diatas, sejajar dan ada juga yang dibawah angka 0 . bisa dilihat di sumbu Y dan bisa di lihat tidak memiliki pola khusus atau pola tertentu. Hasil uji ini membuktikan bahwa tidak muncul heteroskedastisitas data diuji dalam model regresinya. Uji Autokorelasi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 6 No. 1 Mar 2025 ISSN : 2746 Ae 8607 Tabel Durbin-Watson dengan nilai 2,121. Uji autokorelasi menunjukan hasil nilai DurbinWatson berada di 1,55 - 2,46 sehingga tidak terbukti adanya autokorelasi. Analisis Regresi Linier Berganda Y = 5,457 0,353 XCA 0,216 XCC 0,349 XCE e Analisis regresi pada peneitian ini yaitu: Koefisien konstanta diperoleh sebesar 5,457 hal ini menunjukan apabila variabel bebas dianggap konstanta nol, sehingga y sebesar 5,457. Nilai koefisien X1 (Pengetahuan wajib paja. diperoleh nilai 0,353 maka X1 bernilai positif terhadap Y. Pada saat X1 naik 1 satuan Y akan naik 0,353 Nilai koefisien X2 (Sanksi Perpajaka. diperoleh nilai 0,216 maka X2 bernilai positif terhadap Y. Pada saat X2 naik 1 satuan Y akan naik 0,216 Nilai koefisien X3 (Kualitas Pelayana. diperoleh nilai 0,349 maka X3 bernilai positif terhadap Y. Pada saat X3 naik 1 satuan Y akan naik 0. Koefisien Determinasi (RA) Nilai R Square sebesar 0,791 dengan menggunakan uji model summary. Dapat dibuktikan ketiga variabel bebas mempengaruhi y sebesar 79,1%, lalu 20,9% lebihnya dipengaruhi variabel lain dan bukan termasuk variabel penelitian yang telah diuji peneliti pada penelitian kali ini. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 6 No. 1 Mar 2025 ISSN : 2746 Ae 8607 Uji Hipotesis Uji t (Parsia. Diperoleh nilai sig variabel bebas antara lain : Hipotesis pertama Aypengetahuan wajib pajak mempengaruhi kepatuhan wajib pajakAy. Nilai pada thitung 5,185 sig 0,000 ( 0,000 < 0,. Hipotesis satu diterima. Hipotesis kedua Aysanksi perpajakan mempengaruhi kepatuhan wajib pajakAy. Nilai thitung 2,514 sig 0,014 ( 0,014 < 0,05 ). Hipotesis kedua diterima. Hipotesis selanjutnya yaitu ketiga Aykualitas pelayanan mempengaruhi kepatuhan wajib pajakAy. Nilai thitung 4,161 sig 0,000 ( 0,000 < 0,05 ). Hipotesis ketiga diterima. Uji F ( Simulta. Fhitung 121,262 sig 0,000 . ,000 < 0,. Hipotesis keempat Aypengetahuan wajib pajak, sanksi perpajakan, kualitas pelayanan berpengaruh simultan pada kepatuhan wajib pajakAy. Hipotesis keempat diterima. SIMPULAN hasil uji dan pembahasan yang telah peneliti lakukan mengenai pajak bumi dan bangunan yang ada di kelurahan Tambaksawah. Waru,Sidoarjo pertama mengenai pengetahuan, pengetahuan yang semakin tinggi dan paham akan perpajakan tentunya akan meningkatkan ketaatan serta kepatuhan ketika melkaukan pembayaran pajak. Kedua mengenai sanksi, sanksi yang ada didalam peraturan yang belaku saat ini menjadikan wajib pajak untuk selalu membayar kewajibannya agar tidak terjadi pelanggaran yang merugikan pribadi dan negara. Selanjutnya mengenai kualitas layanan, pemberian pelayanan yang optimal dan mampu memberikan solusi atas permaslahan yang ada menjadikan kepatuhan wajib pajak di Kelurahan Tambaksawah terus Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 6 No. 1 Mar 2025 ISSN : 2746 Ae 8607 mengalami kenaikan. Sehingga ketiga variabel bebas berpengaruh pada kepatuhan pembayaran IMPLIKASI Penelitian ini bisa menjadi gambaran untuk keberlangsungan perpajakan di kelurahan Tambaksawah, untuk selalu meningkatkan serta memberi banyak warna dan inovasi baru untuk mempermudak akses pembayaran perpajakan. Pelayanan prima sebagai penunjang keberhasilan bayar pajak dan juga didukung pelayanan berkualitas maka tentunya lebih aman, dalam memperoleh kemudahan dalam membayar kewajiban perpajakannya sehingga ketaatan dapat lebih tinggi sehingga menambah pendapatan negara. Kelurahan Tambaksawah sudah cukup aktif untuk mengembangkan desanya selain itu perangkat kelurahan bisa lebih mengedukasi masyarakat terkait pentingnya melakukan pembayaran pajak, hal ini bisa dilakukan dengan mengadakan sosialisasi perpajakan atau lain sebagainya sehingga masyarakat lebih paham akan peraturan-peraturan perpajakan yang berlaku. KETERBATASAN PENELITIAN Kesulitan mendapatkan responden yang mengerti penuh tentang perpajakan bisa jadi informasi yang didapatkan dari responden ketika melakukan pengisian kuesioner mungkin tidak selalu sesuai dengan fakta atau keaslian di lapangan, faktor lain yang menyebabkan terjadinya kesulitan ini ialah adanya seperti pemahaman yang berbeda, perbedaan pemikiran dan faktor kejujuran individu responden dalam mengisi kuesioner. DAFTAR PUSTAKA