Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Indonesian Journal of Health and Medical ISSN: 2774-5244 (Onlin. Journal Homepage: http://ijohm. org/index. php/ijohm HUBUNGAN PENGETAHUAN MAKANAN KARIOGENIK DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK (Studi Pada Kelas IV SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarj. 1,2,3 Juwita Ranny Dwi Safira1. Isnanto2. Ratih Larasati 3 Jurusan Kesehatan Gigi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya e-mail co Author: *1juwitarannysafira@gmail. ABSTRAK Makanan kariogenik merupakan makanan yang mengandung karbohidrat sehingga dapat menyebabkan kerusakan gigi apabila dikonsumsi secara terus menerus. Karies gigi adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi . eruk, fissure, dan daerah interproksima. meluas ke arah pulpa. Masalah penelitian ini adalah tingginya angka karies gigi pada anak kelas 4 SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan makanan kariogenik anak SD Negeri. Metode penelitian: yang digunakan yaitu pengumpulan data dengan cara pemeriksaan dan kuesioner. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik cross Responden dalam penelitian ini yaitu 78 siswa. Teknis analis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian : terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan makanan kariogenik dengan karies gigi pada anak SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo. Kesimpulan : Semakin baik pengetahuan anak maka perilaku dan perhatiannya terhadap kesehatan gigi akan semakin baik , sehingga karies gigi anak menurun Kata Kunci : makanan kariogenik, karis gigi, anak PENDAHULUAN Anak usia sekolah menurut WHO (World Health Organizatio. yaitu golongan anak yang berusia antara 7-15 tahun, sedangkan di Indonesia lazimnya anak yang berusia 7-12 tahun. Anak yang memasuki usia sekolah mempunyai resiko tinggi mengalami karies. Pada usia 7-12 tahun diperlukan perawatan lebih intensive karena pada usia tersebut terjadi pergantian gigi dan tumbuhnya gigi baru. Banyaknya jajanan yang ada di sekolah, dengan jenis makanan dan minuman yang manis, sehingga mengancam kesehatan gigi anak. hasil survey yang terbanyak terjadi karies pada anak-anak SD, karena pola konsumsi makanan kariogenik baik jenis, cara mengkonsumsi, waktu, dan frekuensi mengkonsumsi makanan kariogenik yang berlebih diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya karies gigi pada anak (Hamzah, 2. Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi karies di Indonesia mencapai 88,8% dengan indeks DMFT sebesar 7,1. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Pada kelompok anak usia 5-9 tahun, prevalensi karies sebesar 92,6% dengan indeks DMF-T 0,7 dan pada kelompok anak usia 10-14 tahun prevalensi karies sebesar 73,4% dengan indeks DMF-T 1,8 (Maulani & Jeddy, 2. Berdasarkan survey awal yang dilakukan pada tanggal 20 September 2021 terhadap beberapa anak SD Negeri 2 Sedatigede yang diambil secara acak, diketahui prevelensi karies banyaknya sasaran yang memiliki gigi karies =10 orang atau 100%. Bahkan ada yang seluruhnya mengalami karies gigi anak. Dengan demikian angka karies gigi anak prasekolah di SD Negeri Sedatigede 2 sidoarjo termasuk dalam kategori sangat buruk. Maka masalah yang muncul adalah tingginya prevalensi karies gigi SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo. Tingginya karies pada anak dapat dipengaruhi oleh pengetahuan anak tentangenik seperti coklat, permen, kue dan makanan manis yang membuat anakanak sangat rentan terhadap karies gigi. Hal ini dikarenakan makanan yang mengandung karbohidrat misalnya sukrosa dan gula atau makanan yang manis seperti coklat, permen dan kue yang mudah menempel pada gigi yang dapat diragikan oleh bakteri tertentu dan membentuk asam sehingga dapat menjadi plak dan merusak struktur gigi jika dibiarkan begitu saja dalam kurun waktu yang lama (Rahayu & Asmara 2. METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik cross sectional. Analitik cross sectional adalah penelitian untuk mempelajari penyebab antara faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data dalam waktu yang sama. Anak kelas 4 SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo Kecamatan Sedatigede Kabupaten Sidoarjo yang berjumlah 96 orang. Sampel 78 anak kalas 4 yang ada di SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo. Metode pengambilan sampel adalah simple random sampling. Lokasi Penelitian SD Negeri Sedatigede 2 Kecamatan Sedatigede Kabupaten Sidoarjo. Waktu Penelitian yaitu dari bulan September 2021 sampai Februari 2022. Variabel Bebas :Pengetahuan anak tentang makanan kariogenik dan Variabel Terikat : Karies gigi pada anak SD. Teknik analisis penelitian ini mengunakan uji statistik chi square. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Hasil pengumpulan data berdasarkan wawancara tertutup didapatkan jawaban dari responden dengan penyajian dalam bentuk tabel, di peroleh sebagai No. Tabel 1 Distribusi Frekuensi Usia Anak SD Usia Frekuensi Persentase 8 th 9 th Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 10 th 11 th Jumlah Berdasarkan tabel 5. 1 dapat diketahui bahwa sebagian besar responden berusia 10 tahun sebesar 75. 7% sebanyak 59 orang. Tabel 2 Distribusi Frekuensi Jenis Kelamin Anak No. Jenis Kelamin Frekuensi Persentase Laki Ae laki Perempuan Jumlah Berdasarkan tabel Berdasarkan tabel 2 dapat diketahui bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebesar 60,3% sebanyak 47 orang. Tabel 3 Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Pola Makan di SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo Tahun 2022 Pertanyaan Jawaban Responden Kriteria Penilai Pengetahuan Tentang Benar Salah Makanan Kariogenik Frekuens Frekuens Manakah jenis makanan yang membuat gigi Di bawah ini yang termasuk jenis makanan yang mudah melekat pada gigi? Sangat Manakah jajanan yang disenangi oleh kuman 37% rendah < 40% yang ada pada gigi ? Apa yang terjadi jika Rendah adik sering 72% 40% 55% makanan yang manis? Manakah minuman yang dapat merusak 51% Cukup Tinggi 56% 6 Manakah contoh makanan yang berserat? Manakah makanan yang dapat membantu membersihkan gigi? Tinggi 76% - Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Apa penyebab gigi Jam berapa yang tepat untuk mengonsumsi makanan manis? Manakah contoh makanan yang dapat membuat gigi sakit? Coklat, permen, es krim Apa yang anda ketahui setelah makan coklat agar gigi tetap sehat Makanan manis adalah makanan yang mengandung apa ? Makanan untuk pertumbuh gigi adalah Apa yang adik ketahui Jumlah Rata-rata Berdasarkan tabel 3 dapat diketahui bahwa pengetahuan anak tentang pola makan anak sebagian besar yang menjawab pertanyaan dengan benar . %)dan yang salah . %) termasuk dalam kategori rendah. Tabel 4 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Tentang Pola Makan SD Negeri 2 Sidoarjo Tahun 2022 No. Tingkat Pengetahuan Makanan kariogenik Sangat rendah Rendah Cukup tinggi Tinggi Frekuensi Persentase Total Berdasarkan tabel 5. 4 dapat diketahui bahwa pengetahuan anak tentang makanan kariogenik dalam kategori sangat rendah sebesar 36%. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Tabel 5 Distribusi Kategori Karies Gigi SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo tahun 2022 No. Karies Gigi Frekuensi Persentase Tidak ada Ada karies Jumlah Kriteria Penilaian Ada gigi : 1 Tidak karies : 0 Berdasarkan tabel 5 dapat diketahui bahwa sebagian besar responden mengalami ada karies gigi . %) sebanyak 44 responden. Dalam kategori tinggi dan responden yang tidak mengalami karies gigi sebanyak gigi . %) dalam kategori rendah. Tabel 6 Distribusi Analisis Hubungan Pengetahuan makanan kariogenik dengan kejadian karies gigi pada Anak SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo tahun 2022. Karies Gigi Ada Tidak ada value Tingkat Pengetahuan Sangat 0,031 Makanan Kariogenik Rendah Rendah Dengan Kejadian Karies Cukup Gigi Pada Anak Kelas IV Tinggi SD Negeri Sedatigede 2 Tinggi Total Berdasarkan tabel 6 dapat diketahui bahwa p value . < . sehingga H1 diterima dan H0 ditolak, maka dapat di simpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan makanan kariogenik dengan kejadian karies gigi pada anak kelas IV SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo. PEMBAHASAN Tingkat Pengetahuan Tentang makanan kariogenik Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa pengetahuan anak tentang makanan kariogenik termasuk dalam kategori rendah. Data kuesioner menunjukkan bahwa kebanyakan anak tidak mengetahui waktu yang tepat untuk mengonsumsi makanan manis dan jenis makanan yang mudah melekat pada gigi. Sebagian responden memiliki rata-rata jawaban yang salah mengenai waktu yang tepat untuk mengonsumsi makanan manis. Makanan kariogenik adalah makanan yang manis dan lengket yang bisa menyebabkan karies gigi. Makanan ini merupakan makanan yang tidak baik untuk gigi karena makanan ini mengandung banyak gula. Hal ini sesuai dengan penelitian Nainggolan . yang menyatakan bahwa makanan kariogenik merupakan Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 makanan yang dapat menyebabkan terjadinya karies gigi apabila seseorang mengabaikan kebersihan gigi dan mulut. Sifat makanan kariogenik yaitu banyak mengandung karbohidrat, lengket dan mudah hancur didalam mulut. Karies Gigi Anak SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa anak kelas IV SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo banyak yang memiliki karies. Data hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar anak memiliki karies gigi. Gigi berlubang adalah suatu penyakit yang ditandai kerusakan lapisan email gigi yang bisa meluas sampai ke bagian saraf gigi yang disebabkan oleh aktifitas bakteri di dalam mulut. Jika gigi berlubang tidak segera dirawat maka dapat mematikan syaraf gigi sehingga gigi menjadi non vital. Gigi non vital yang tidak dirawat akan menyebabkan bau busuk dan pembengkakan pada gusi dan jaringan sekitarnya. Keadaan ini selain mengganggu fungsi pengunyahan dan penampilan, fungsi bicara juga ikut Hasil penelitian Agung . yang menyatakan karies gigi adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi . eruk, fissure, dan daerah interproksima. meluas ke arah pulpa. Karies gigi dapat dialami oleh setiap orang dan dapat timbul pada satu permukaan gigi atau lebih, serta dapat meluas ke bagian yang lebih dalam dari gigi, misalnya dari email ke dentin atau ke pulpa. Karies yang tidak ditangani dengan baik akan berpengaruh pada derajat kesehatan dan asupan gizi. Hubungan Tingkat Pengetahuan Makanan Kariogenik Dengan Kejadinya Karies Gigi Pada Anak Sekolah SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan makanan kariogenik dengan karies gigi pada anak. Hal ini sesuai dengan penelitian Tahulending & Rugo . yang berjudul AuHubungan Pengetahuan Tentang Makanan Kariogenik Dengan Indeks DMF-T Pada Siswa Kelas VII A SMPN 4 Pineleng Kabupaten MinahasaAy yang menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan. Menurut Melisa . jenis makanan kariogenik merupakan makanan karbohidrat yang paling erat hubungannya dengan proses terjadinya karies gigi, karena mempunyai kemampuan yang lebih efisien terhadap pertumbuhan mikroorganisme asidogenik dibanding karbohidrat lain. Sukrosa dimetabolisme dengan cepat untuk menghasilkan zat-zat asam. Sukrosa banyak tergantung pada makanan manis dan camilan . seperti roti, coklat, permen dan es krim. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 KESIMPULAN Pengetahuan makanan kariogenik dengan karies pada anak kelas VI SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo diketahui paling banyak yaitu kategori rendah. Pada anak kelas VI SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo diketahui Sebagian besar banyak yang memiliki karies gigi. Ada hubungan pengetahuan makanan kariogenik dengan karies pada anak kelas VI SD Negeri Sedatigede 2 Sidoarjo DAFTAR PUSTAKA