Journal of Food and Agricultural Product Vol. 6 No. 1 Tahun 2026 e-ISSN 2807-8446 http://journal. id/index. php/jfap Morfologi. Profil Senyawa Bioaktif dan Minyak Atsiri dari Daun Pucuk Merah (Syzygium myrtifoliu. Asal Indonesia: Kajian Literatur Singkat [Morphology, the bioactive compound and essential oil profiles of Indonesian Syzygium myrtifolium leaf: A brief literature revie. Jatmiko Eko Witoyo1*. Nelsy Dian Permatasari2. Atika Hamaisa3, dan Panggulu Ahmad Ramadhani Utoro4 Program Studi Teknologi Industri Pertanian. Fakultas Teknologi Industri. Institut Teknologi Sumatera. Lampung Selatan. Lampung Program Studi Teknologi Pangan. Politeknik Tonggak Equator. Pontianak. Kalimantan Barat Pusat Riset Teknologi Proses. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Serpong. Tangerang Selatan. Banten Program Studi Teknologi Hasil Pertanian. Fakultas Pertanian. Universitas Mulawarman. Samarinda. Kalimantan Timur * Email korespondensi : jatmiko. witoyo@tip. ABSTRACT Syzygium myrtifolium leaves are plants commonly found in Indonesia and have the potential to be a source of bioactive compounds and essential oils. This article provides a brief review of the morphological characteristics, bioactive compounds, and essential oil profiles of Syzygium myrtifolium leaves from Indonesia, based on relevant scientific publications. The research method employed was a literature review of journal articles, proceedings, and bachelorAos thesis published between 2015 and 2025, retrieved from Google Scholar. ResearchGate, and Crossref. The study showed that Syzygium myrtifolium leaves have distinctive morphological characteristics, particularly changes in leaf color associated with leaf maturity. Syzygium myrtifolium leaves are reported to contain various bioactive compounds, including flavonoids, phenolics, tannins, saponins, alkaloids, steroids, and triterpenoids. Furthermore. Syzygium myrtifolium leaves produce essential oils with varying yields and volatile compound compositions. Overall, this brief literature review shows the potential of Indonesian Syzygium myrtifolium leaves as a source of bioactive compounds and essential oils for the development of products based on local resources. Keywords: bioactive compounds, essential oil, leaf morphology. Syzygium myrtifolium ABSTRAK Daun pucuk merah (Syzygium myrtifoliu. merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia dan berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif dan minyak atsiri. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara singkat karakteristik morfologi, profil senyawa bioaktif, dan minyak atsiri daun pucuk merah asal Indonesia berdasarkan publikasi ilmiah yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur terhadap artikel jurnal, prosiding, dan skripsi yang dipublikasikan pada periode 2015Ae2025 dan diperoleh dari Google Scholar. ResearchGate, dan Crossref. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun pucuk merah memiliki ciri morfologi khas, terutama perubahan warna daun seiring tingkat ketuaan. Daun pucuk merah dilaporkan mengandung berbagai senyawa bioaktif, meliputi flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, steroid, dan triterpenoid. Selain itu, daun pucuk merah menghasilkan minyak atsiri dengan rendemen dan komposisi senyawa volatil yang bervariasi. Secara keseluruhan, kajian literatur singkat ini menunjukkan potensi daun pucuk merah asal Indonesia sebagai sumber senyawa bioaktif dan minyak atsiri untuk pengembangan produk berbasis sumber daya lokal. Kata kunci: daun pucuk merah, minyak atsiri, morfologi daun, senyawa bioaktif. Syzygium myrtifolium Journal of Food and Agricultural Product Vol. 6 No. 1 Tahun 2026 e-ISSN 2807-8446 http://journal. id/index. php/jfap Pendahuluan Tanaman pucuk merah (Syzygium myrtifoliu. merupakan salah satu tanaman dari genus Syzygium yang umumnya difungsikan sebagai tanaman hias dan banyak dijumpai di taman dan sepanjang jalan (Kusriani et al. , 2. Bagian tanaman pucuk merah yang banyak dimanfaatkan adalah daun. Secara tradisional, daun pucuk merah telah digunakan untuk mengobati sakit perut (Hariyanti et al. , 2025. Kusriani et al. , 2. Beberapa studi terdahulu juga melaporkan bahwa daun pucuk merah kaya akan senyawa bioaktif, seperti flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, steroid, dan triterpenoid (Haryati et al. , 2015. Nursyafni et al. , 2023. Permatasari et al. , 2025. Wahyu et al. Wenas et al. , 2. Lebih lanjut, daun pucuk merah juga kaya akan minyak atsiri yang didominasi oleh caryophyllene, 3-carene, -Terpineol, 1,2,3-Benzenetriol dan beberapa senyawa volatil lain dengan aroma khas (Haryati et al. , 2015. Nursyafni et al. , 2023. Suryati et al. , 2023. Wahyu et al. , 2021. Wenas et al. , 2. Namun, informasi ilmiah mengenai morfologi daun pucuk merah, profil senyawa bioaktif dan minyak atsiri dari daun pucuk merah asal Indonesia masih terbatas dan belum terintegrasi secara komprehensif. Karakter morfologi dari suatu tanaman diperlukan untuk mengidentifikasi tanaman berdasarkan karakternya dalam rangka memahami perbedaan antarspesies dari satu genus yang sama (Dissanayake et al. , 2022. Musawwa et al. , 2. Selain itu, profil senyawa bioaktif dan minyak atsiri diperlukan untuk memahami potensi farmakologis dan aplikasinya pada berbagai produk (Alvianto et al. , 2025. Utoro et al. , 2. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi daun pucuk merah, terutama morfologi daun, profil senyawa bioaktif dan minyak atsiri. Kajian ini diharapkan mampu memberi informasi mendalam dan komprehensif mengenai morfologi, profil senyawa bioaktif dan minyak atsiri untuk memudahkan potensi aplikasi pada berbagai industri, baik industri non-pangan maupun pangan. Bahan dan metode Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah publikasi ilmiah, baik artikel, prosiding, maupun skripsi yang diperoleh secara gratis dari Google Cendikia . ttps://scholar. com/). Researchgate . ttps://w. net/), dan Crossref . ttps://w. org/). Kata kunci yang digunakan untuk pencarian bahan antara lain Aubioaktif daun pucuk merahAy,Audaun pucuk merahAy. Auminyak atsiriAy. Auminyak atsiri daun pucuk merahAy, dan AuSyzygium myrtifoliumAy. Rentang pencarian bahan berkisar antara 2015 dan 2025 . tahun terakhi. Metode yang diadaptasi dalam penelitian ini adalah kajian studi literatur (Pary & Kitsiou, 2. Hasil dan pembahasan Morfologi Daun Pucuk Merah (Syzygium myrtifoliu. Penamaan tanaman pucuk merah di Indonesia merujuk pada warna daun muda yang berwarna merah (Mudiana & Ariyanti, 2. Daun pucuk merah (Syzygium myrtifoliu. memiliki bentuk oval . dengan permukaan daun halus dan licin dan bentuk tepi daun datar (Pandapotan et al. Lebih lanjut, ujung daun dan ujung pangkal daun umumnya meruncing (Musawwa et al. , dengan panjang daun sekitar 5-6 cm (Cambaba & Kasi, 2022. Ramadhani et al. , 2. , dan lebar sekitar 2 cm (Cambaba & Kasi, 2. Daun pucuk merah mengalami perubahan warna yang sangat berbeda, tergantung pada tingkat ketuaan daun. Daun muda umumnya berwarna merah dan berubah menjadi merah kehijauan dan hijau pada daun tua (Mudiana & Ariyanti, 2021. Ramadhani Journal of Food and Agricultural Product Vol. 6 No. 1 Tahun 2026 e-ISSN 2807-8446 http://journal. id/index. php/jfap et al. , 2. Perubahan warna pada daun pucuk merah berkaitan dengan warna pigmen yang terkandung di dalamnya. Antosianin bertanggung jawab atas warna merah pada daun pucuk merah muda, dan daun pucuk merah tua didominasi oleh klorofil, sehingga warnanya berubah menjadi hijau (Purbajati et al. , 2. Daun pucuk merah memiliki morfologi yang khas dibandingkan dengan daun dari genus Syzygium lainnya, seperti daun cengkeh (Syzygium aromaticu. , daun juwet (Syzygium cumin. , daun salam (Syzygium polyanthu. , daun jambu air (Syzygium aqueu. , dan daun jambu darsono (Syzygium malaccens. Perbandingan morfologi daun pucuk merah dengan daun lain dari genus Syzygium lainnya ditampilkan pada Tabel 1. Umumnya, daun pucuk merah secara tradisional telah dimanfaatkan untuk mengobati sakit perut (Kusriani et al. , 2. Kenampakan tumbuhan pucuk merah dan daun pucuk merah ditampilkan pada Gambar 1, dan kenampakan morfologi daun lain dari genus Syzygium ditampilkan pada Gambar 2. Gambar 1. Tumbuhan Daun Pucuk Merah (A) (Dokumentasi Pribadi, 2. dan Daun Pucuk Merah (Nofita & Rahman, 2. Gambar 2. Morfologi daun cengkeh (A) (Mahulette et al. , 2. , daun juwet (B) (Balasaheb & Suryanarayanav, 2. , daun salam (C) (Nordin et al. , 2. , daun jambu air (D), dan daun jambu darsono (E) (Aprillia & Putri, 2. Journal of Food and Agricultural Product Vol. 6 No. 1 Tahun 2026 e-ISSN 2807-8446 http://journal. id/index. php/jfap Tabel 1. Perbandingan morfologi daun pucuk merah dan dedaunan dari genus Syzygium lain Parameter Daun Pucuk Merah1 Daun Cengkeh2 Daun Juwet2 Bentuk daun Oval Lonjong Bangun Datar Rata Meruncing Meruncing Bentuk tepi Bentuk pangkal Bentuk ujung Daun Salam2 Lonjong, bundar telur Daun Jambu Air2 Daun Jambu Darsono2 Lonjong Lonjong Rata Rata Rata Rata Meruncing Tumpul Meruncing Membulat Tumpul Meruncing Tumpul Meruncing Tumpul Meruncing Struktur Halus dan Panjang daun 5-6 cm3,4 Mengkilap . ermukaan ata. , dan . ermukaan 6-20 cm2,5,6 Lebar daun 2 cm4 2-9 cm2,5,6 Cukup Mengkilap . ermukaan atas dan 8-15 cm7 Mengkilap . ermukaan ata. , dan . ermukaan 5-15 cm 15-28 cm2,8 22-28 cm2,8 3-6 cm7 3-8 cm 4-8 cm2,8 8,5-13 cm2,8 Licin Merah . aun Hijau muda mud. aun Hijau Merah hijau Warna daun Hijau tua mud. , dan Hijau hijau tua hijau tua hijau . aun tu. 3,4 Sumber: Pandapotan et al. , 2Musawwa et al. , 3Ramadhani et al. , 4Cambaba & Kasi . , 5Mudiana & Ariyanti . , 6Mahulette et al. , 7Annafinurika et al. , dan 8Aprillia & Putri . Profil Senyawa Bioaktif Daun Pucuk Merah (Syzygium myrtifoliu. Daun pucuk merah (Syzygium myrtifoliu. kaya senyawa bioaktif, seperti pada dedauan Indonesia yang lain seperti daun sawo, daun matoa, daun kratom, dan daun kokang (Alvianto et al. , 2025. Utoro et al. , 2022, 2024, 2. yang telah dieksplorasi terlebih dahulu. Daun pucuk merah, baik yang berwarna hijau maupun merah, memiliki kandungan bioaktif bervariasi, seperti flavonoid, saponin, tanin, fenolik, alkaloid, steroid, dan triterpenoid (Haryati et al. , 2015. Nursyafni et al. , 2023. Permatasari et al. , 2025. Wahyu et al. , 2021. Wenas et al. , 2. , tergantung pada jenis pelarut, konsentrasi pelarut, dan metode ekstraksi yang digunakan. Profil kualitatif dari senyawa bioaktif dari berbagai ekstrak/fraksi ekstrak daun pucuk merah ditampilkan pada Tabel 2. Journal of Food and Agricultural Product Vol. 6 No. 1 Tahun 2026 e-ISSN 2807-8446 http://journal. id/index. php/jfap Tabel 2. Profil fitokimia kualitatif dari ekstrak/fraksi ekstrak daun pucuk merah Jenis Ekstrak/ Senyawa Bioaktif Teridentifikasi Fraksi Ekstrak Alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, fenolik Flavonoid, saponin, triterpenoid, tanin, kuinon Flavonoid, saponin, steroid, tanin Etanol Alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, tanin Alkaloid, flavonoid, saponin, triterpenoid, tanin Flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, tanin Air Fraksi nheksan Fraksi etil Fraksi etanol-air Flavonoid, saponin, tanin Alkaloid, triterpenoid, steroid Alkaloid, fenolik, flavonoid, triterpenoid Fenolik, saponin, triterpenoid Referensi