JURNAL SENTRA ABDIMAS Sinergi dan Transformasi dalam Pengabdian kepada Masyarakat STRATEGI PROMOSI UMKM PAKAIAN THRIFT @YESSGOOD_ID Amelia Dinda Nathasya1. Latifa Dzakiyah2. Denisa Ratu Sirikit3. AoAzizah Nurfaizah4. Ratu Viola Nursahla5. Indra Prapto Nugroho6 1,2,3,4,5 Program Studi Psikologi. Fakultas Kedokteran. Universitas Sriwijaya Dosen Psikologi. Fakultas Kedokteran. Universitas Sriwijaya Email Korespondensi: ameldinda002@gmail. ABSTRAK Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian nasional, namun mereka sering kali menghadapi tantangan dalam pemasaran digital, terutama melalui media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM thrift pakaian @yessgood_id di Kabupaten Indralaya melalui strategi promosi berbasis media sosial, khususnya Instagram. Permasalahan utama yang dihadapi pemilik thrift adalah keterbatasan dalam pembuatan konten visual, pengelolaan media sosial, dan strategi promosi yang kurang Metode pelaksanaan meliputi psikoedukasi strategi promosi berbasis psikologi massa, pendampingan pengelolaan Instagram, dan edukasi publik kepada audiens mengenai kesehatan pakaian thrift. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah pengikut, interaksi, dan tayangan akun Instagram. Selain itu, terjadi perbaikan kualitas visual dan peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap strategi promosi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu antara psikologi komunikasi massa dan teknik pemasaran digital mampu meningkatkan efektivitas promosi UMKM secara berkelanjutan dan mandiri di era digital. Kata Kunci: UMKM, media sosial, thrift, promosi. Kata Kunci: sosialisasi. PMB, kawasan industri, pendidikan tinggi, komunikasi JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. PENDAHULUAN Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2008. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan entitas usaha produktif yang dimiliki oleh individu atau badan usaha kecil dengan pendapatan penjualan tahunan maksimal lima puluh miliar rupiah. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM yang dikutip dari DJPB Kemenkeu . , jumlah UMKM di Indonesia mencapai sekitar 65,4 juta unit pada tahun 2019, hal ini menunjukkan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Dalam dunia bisnis modern, periklanan menjadi alat komunikasi strategis yang digunakan untuk membentuk persepsi, menciptakan kesadaran merek, dan mendorong perilaku pembelian. Belch dan Belch . menyatakan bahwa periklanan merupakan salah satu bentuk promosi paling efektif dalam menyampaikan pesan yang konsisten kepada target pasar. Sementara itu. Solomon . menekankan bahwa minat beli konsumen sering kali terbentuk melalui paparan emosional terhadap pesan visual dan naratif yang dibentuk melalui iklan. Efektivitas sebuah iklan sangat bergantung pada kemampuannya membangun hubungan emosional dan kognitif dengan audiens. Percy dan Rosenbaum-Elliott . menjelaskan bahwa komponen utama dari iklan yang efektif adalah kombinasi antara daya tarik visual dan pesan yang mampu menggerakkan respons afektif konsumen. Oleh karena itu, periklanan bukan hanya sekadar penyampaian informasi, melainkan strategi untuk memengaruhi sikap dan keyakinan terhadap produk. Dalam konteks digital. Chaffey dan Ellis-Chadwick . menekankan bahwa promosi melalui media sosial dapat menghasilkan segmentasi audiens yang lebih akurat, meningkatkan efisiensi biaya, serta memperluas jangkauan pasar. Platform seperti Instagram memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk secara visual dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen. Namun, banyak pelaku UMKM belum mampu memanfaatkan potensi media sosial secara optimal karena keterbatasan pengetahuan, keterampilan, serta waktu. Seiring dengan meningkatnya tren keberlanjutan dan gaya hidup minimalis, bisnis thrift baju atau penjualan pakaian bekas telah berkembang pesat, terutama di kalangan generasi milenial dan Gen Z. Yadav dan Sijoria . menjelaskan bahwa pertumbuhan ini dipengaruhi oleh nilai ekonomi, nilai hedonik, dan electronic word-ofmouth . WOM), yang secara signifikan memengaruhi niat beli konsumen terhadap toko JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. thrift di Instagram. Namun, kepedulian lingkungan dan kesadaran fashion tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap niat beli konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun keberlanjutan menjadi perhatian, faktor ekonomi dan sosial lebih dominan dalam mendorong perilaku pembelian di kalangan generasi muda. Thrifting bukan hanya menjadi alternatif berbelanja yang lebih hemat, tetapi juga bagian dari gaya hidup ramah lingkungan yang bertujuan mengurangi limbah tekstil (Armstrong. Niinimyki. Lang, & Kujala, 2. Oleh karena itu, usaha thrift baju menjadi peluang yang menjanjikan bagi pelaku UMKM, terutama di era digital yang memungkinkan penjualan online tanpa kehadiran toko fisik. Hasil asesmen terhadap UMKM baju thrift @yessgood_id yang berlokasi di Kabupaten Indralaya menunjukkan beberapa permasalahan dalam pengelolaan usaha thrift secara daring. Berdasarkan wawancara dengan pemilik usaha, diketahui bahwa toko ini baru beroperasi selama dua minggu dan belum memiliki toko fisik karena rencana perpindahan tempat tinggal. Saat ini, penjualan dilakukan melalui platform @BarkasIndralaya dan akun Instagram yang baru aktif selama satu minggu. Promosi yang dilakukan masih terbatas, yakni dengan mengikuti akun-akun thrift terkenal dengan harapan mendapatkan follow back dan meningkatkan visibilitas akun. Media promosi yang digunakan saat ini hanya melalui Instagram, dengan rencana ke depan untuk memanfaatkan fitur carousel guna menampilkan produk secara lebih menarik. Meskipun sudah ada beberapa pembeli dari Barkas Indralaya, akun Instagramnya baru menghasilkan interaksi dari teman dekat, dan hanya tiga orang yang baru bertanya melalui pesan langsung. Jumlah pertanyaan yang relatif rendah ini menunjukkan keterbatasan jangkauan dan daya tarik konten yang belum optimal. Selain itu, pemilik usaha thrift ini menjalankan operasional secara mandiri, tanpa bantuan karyawan, yang menyebabkan keterbatasan waktu dalam mengelola berbagai aspek bisnis, termasuk media sosial. Kendala lain yang cukup signifikan adalah proses pemilihan barang yang harus dilakukan secara cermat di pasar, karena modal yang terbatas membuat pemilik hanya mampu membeli barang secara satuan, bukan dalam jumlah besar atau per bal. Hal ini menambah tantangan dalam menjaga kualitas produk yang dijual. Menurut penelitian oleh Chuang dan Chen . , interaksi dua arah dan kredibilitas informasi di media sosial berperan penting dalam membangun keterlibatan dan loyalitas merek yang berkelanjutan. JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan konten visual menggunakan Canva dan pendampingan pengelolaan akun Instagram dapat menjadi strategi efektif bagi pelaku UMKM thrift untuk meningkatkan daya saing di pasar digital secara mandiri dan Kendala teknis dalam pembuatan konten visual dan manajemen media sosial turut menjadi faktor penghambat. Lalu menurut Mero Jyrvinen . menekankan pentingnya komunikasi dan interaksi dua arah dengan konsumen di media sosial secara signifikan meningkatkan keterlibatan konsumen dengan mengundang partisipasi aktif. Oleh karena itu, sebagai solusi strategis, dirancang pelatihan pembuatan konten visual menggunakan Canva serta pendampingan dalam pengelolaan akun Instagram agar pelaku UMKM thrift ini mampu bersaing di pasar digital secara mandiri dan berkelanjutan. METODE Khalayak Sasaran Pengabdian Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian yang dilakukan ditargetkan kepada masyarakat umum, khususnya pengguna Instagram yang tertarik dengan pakaian thrift atau fashion preloved. Sasaran ini dipilih karena memiliki minat tinggi terhadap sustainable fashion serta kebiasaan berbelanja pakaian bekas berkualitas dengan harga terjangkau. Mayoritas dari merupakan remaja, di mana thrifting menjadi tren dikalangan ini, sehingga mendorong kesadaran mereka akan fashion berkelanjutan dan dampak positifnya terhadap lingkungan (Elias. Hedge. Yadav, & Jain, 2. Lalu, studi yang dilakukan oleh Rombe . menemukan bahwa pemasaran yang dilakukan melalui instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk thrift di kalangan konsumen muda di kota palu. Hal ini menunjukkan bahwa media sosial memainkan peran penting dalam perilaku belanja masyarakat perkotaan, di mana mereka aktif mencari informasi seputar thrifting melalui media sosial seperti Dengan memanfaatkan media sosial, penyampaian pesan diharapkan lebih efektif karena target audiens sudah memiliki ketertarikan akan hal ini. JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. Lokasi Lokasi kegiatan tidak terbatas pada tempat fisik tertentu, melainkan difokuskan pada platform media sosial, khususnya Instagram. Penggunaan Instagram sebagai media utama dalam kegiatan ini didasarkan pada perannya yang pentingnya dalam mendukung aktivitas UMKM pakaian thrift. Instagram bersama dengan platform e-commerce lainnya, memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kesadaran dan motivasi konsumen dalam berbelanja barang bekas (Kusindriyanti. Utari, & Sudarmo, 2. Oleh karena itu, kegiatan ini memusatkan perhatian pada interaksi dan aktivitas pemasaran yang berlangsung di Instagram, serta pengaruhnya terhadap perilaku konsumen dalam pembelian pakaian thrift. Alat Bahan Dalam pelaksanaan kegiatan ini, diperlukan media yang efektif untuk menjangkau khalayak luas atau masyarakat secara umum. Oleh karena itu, kegiatan ini difokuskan dengan pemberian edukasi sebagai salah satu bentuk Edukasi disampaikan secara interaktif melalui berbagai media yang telah dipilih, termasuk postingan edukatif di Instagram dalam bentuk story serta sesi tanya jawab secara daring. Materi edukasi ini difokuskan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku. Umasugi . menyatakan bahwa edukasi merupakan proses pemberian pengetahuan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Pemahaman yang baik akan membentuk pola pikir . yang tepat, yang pada gilirannya dapat menjadi dasar terwujudnya perubahan perilaku yang diharapkan. Tahapan Kegiatan . Perencanaan Menurut Deviyarty. Lestari, dan Panjaitan . , perencanaan adalah proses menentukan tujuan organisasi serta menyajikannya secara lebih jelas dengan berbagai strategi, taktik, dan operasi yang diperlukan untuk JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. mencapai tujuan utama organisasi secara keseluruhan. Pada tahap ini dilakukan identifikasi kebutuhan dan perumusan tujuan kegiatan secara rinci. Materi edukasi disiapkan berdasarkan kebutuhan dan didukung oleh sumber referensi yang valid, seperti literatur ilmiah dan data lapangan. Selain itu, media yang akan digunakan, khususnya media sosial seperti Instagram, juga dipilih dan dipersiapkan secara matang agar kegiatan edukasi dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran. Pelaksanaan edukasi Pelaksanaan edukasi disampaikan secara interaktif melalui media yang telah dipilih, seperti postingan edukatif di Instagram, story, video pendek, dan sesi tanya jawab daring. Menurut Nasrullah . , edukasi melalui media sosial merupakan upaya sistematis untuk membentuk pemahaman pengguna mengenai dampak positif dan negatif dari interaksi di dunia maya. Edukasi ini juga bertujuan mendorong partisipasi aktif dan produktif dalam ruang Subiakto dan Rusadi . menjelaskan bahwa edukasi media sosial mencakup aspek teknis, etis, dan sosial dalam penggunaan media digital. Monitoring evaluasi Setelah pelaksanaan edukasi, dilakukan pemantauan terhadap respons dan perubahan perilaku audiens melalui analisis interaksi di media sosial . isalnya jumlah like, komen, shar. , survei singkat jika memungkinkan dan melakukan evaluasi yang bertujuan untuk mengukur efektivitas kegiatan serta menjadi bahan perbaikan untuk kegiatan selanjutnya. Sesuai dari Situmorang. Damanik, dan Darmansyah . , monitoring merupakan upaya pengumpulan informasi berkelanjutan yang ditujukan untuk memberikan informasi kepada pengelola tentang indikasi awal kemajuan dan kekurangan pelaksanaan program. Data atau informasi yang terkumpul ini menjadi dasar untuk tahap evaluasi yang bertujuan mengukur efektivitas kegiatan dan menyediakan rekomendasi perbaikan. Evaluasi didefinisikan sebagai proses sistematis untuk menilai efektivitas dan dampak dari kebijakan program yang diterapkan, termasuk mengidentifikasi keberhasilan, kelemahan, serta menyediakan data untuk perbaikan. Hasil evaluasi tidak JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. hanya menjadi bahan refleksi tetapi juga panduan untuk meningkatkan desain dan kegiatan edukasi selanjutnya (Situmorang dkk. , 2. Prosedur Pelaksanaan Kegiatan . Edukasi tentang cara pemasaran di media sosial Kegiatan edukasi dilakukan pada Kamis, 08 Mei 2025, edukasi dilakukan dengan menggunakan slide-slide yang dijelaskan oleh peneliti. Edukasi ini ditujukan untuk membantu owner UMKM dalam memahami dan menguasai strategi pemasaran digital melalui media sosial. Media sosial khususnya Instagram, memungkinkan interaksi langsung dengan audiens, menarik perhatian, dan meningkatkan kesadaran merek melalui penggunaan fitur-fitur seperti feed, stories, reels dan IG Live (Wardhana, 2. Edukasi yang diberikan kepada pelaku UMKM berupa materi yang mencakup berbagai pendekatan psikologis dan teknis dalam pembuatan konten yang menarik serta mampu meningkatkan penjualan. Berawal dari pelaku UMKM akan dibekali dengan strategi pembuatan konten di Instagram, seperti social proof. FOMO, scarcity . , bandwagon effect . fek ikut-ikuta. , strategi unggah konten di media sosial, dan interaksi massa. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah owner UMKM mendapatkan pengetahuan dan memahami materi yang disampaikan. Untuk melihat apakah materi yang disampaikan dapat dipahami oleh owner UMKM, owner UMKM diberikan kuesioner pre-test dan post-test. Kuesioner merupakan instrumen pengumpulan data yang dilakukan memberikan pertanyaanpertanyaan atau dalam bentuk pernyataan kepada responden untuk dijawab (Sugiyono, 2. Tujuan dilakukan pemberian kuesioner adalah untuk melihat perkembangan pengetahuan responden. Masing-masing pertanyaan berjumlah 8 soal yang sama. Membantu pemilik UMKM dalam pemasaran di media sosial Melalui media sosial, informasi mengenai produk atau layanan yang ditawarkan dapat disebarluaskan secara masif dan menjangkau lebih banyak calon konsumen. Mengingat tingginya aktivitas masyarakat indonesia dalam menggunakan media sosial, maka sudah menjadi keharusan bagi pemilik JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. bisnis online untuk memanfaatkannya sebagai salah satu saluran pemasaran utama (Pudrianisa. Pangestu, & Ahmad 2. Kegiatan dilakukan mulai dari tanggal 9 Mei hingga 17 Mei 2025. Kegiatan pendampingan pemasaran media sosial bagi pelaku usaha online ini difokuskan pada bimbingan langsung. Dalam metode ini, peneliti pelaksana tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga terlibat aktif dengan mengelola langsung akun media sosial pelaku usaha untuk mengoptimalkan proses Dengan cara mengunggah foto produk pakaian thrift, memastikan tampilan konten menarik dan informatif. Selain itu tim peneliti juga memberikan informasi sistem pemesanan yang mudah dipahami oleh calon konsumen dengan menyusun alur pemesanan yang jelas hingga mengatur highlight di Instagram. Kemudian, untuk meningkatkan kepercayaan pembeli, dilakukan pengumpulan testimoni pelanggan dalam bentuk unggahan di story yang dijadikan sebagai bukti sosial . ocial proo. Identitas visual dari akun juga diperbaharui, seperti pembaharuan logo agar lebih menarik. Indikator keberhasilan yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan ini, yaitu akun Instagram UMKM memiliki tampilan visual yang konsisten dari mulai logo dan tema warna feeds serta informasi yang efektif. Adanya sistem pemesanan yang jelas melalui highlight Instagram. Terdapat testimoni pelanggan di highlight Instagram untuk menarik kepercayaan pelanggan atau social proof, dan terdapat peningkatan interaksi pada akun UMKM seperti like, komentar dan share. Tim peneliti melakukan observasi partisipatif kepada owner UMKM pada saat peneliti mendampingi owner UMKM untuk melakukan promosi di Instagram. Menurut Romdona. Junista, & Gunawan . tentang observasi partisipatif adalah observasi yang dilakukan di mana peneliti terlibat langsung dalam proses aktivitas sehingga peneliti melakukan pengamatan dengan terjun langsung pada aktivitas yang dilakukan responden. Edukasi masyarakat tentang pakaian thrift di media social Masyarakat memiliki pilihan dan standar tertentu dalam membeli pakaian, dengan pandangan yang berbeda terhadap pakaian thrift. Hasil penelitian JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. yang dilakukan oleh Fadli. Februadi, dan Senalasari . menunjukkan bahwa konsumen menilai bahwa sebagian besar produk pakaian bekas memiliki standar kebersihan yang rendah. Mereka menyadari bahwa mengenakan pakaian yang tidak bersih dan kurang higienis bisa meningkatkan risiko terkena penyakit atau infeksi, yang tentu berdampak merugikan bagi konsumen. Oleh karena itu, edukasi mengenai pakaian thrift di media sosial sangat penting untuk mengoreksi persepsi keliru tersebut. Edukasi ini dilakukan melalui penyebaran konten informatif di media sosial untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Waktu pelaksanaan edukasi kepada masyarakat dilakukan pada Selasa, 13 Mei 2025, peneliti membantu membuat dan mengupload edukasi kepada masyarakat tentang pakaian thrift di akun Instagram UMKM. Indikator keberhasilan dari pelaksanaan kegiatan ini, yaitu unggahan konten edukasi tentang thrift mencapai 40 views. HASIL Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Sriwijaya bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM pakaian thrift @yessgood_id melalui strategi promosi berbasis media sosial, khususnya Instagram. Kegiatan dilaksanakan dalam rentang waktu 30 April hingga 17 Mei 2025 melalui serangkaian intervensi berupa pelatihan, pendampingan, dan edukasi Hasil yang diperoleh selama pelaksanaan intervensi antara lain: Peningkatan kuantitatif akun media sosial Jumlah pengikut Instagram meningkat dari 42 menjadi 56 followers. JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. Gambar 1. 1 Pengikut Gambar 1. 2 Pengikut Sebelum Pendampingan Setelah Pendampingan Total tayangan akun Instagram mencapai 5. 285 dari tanggal 16 April hingga 15 Mei 2025, dengan 60,7% berasal dari non-followers. Gambar 2. Jumlah Tayangan Akun Instagram Jumlah interaksi akun meningkat hingga 130 interaksi, dan jumlah likes mencapai 124 secara keseluruhan. JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. Gambar 3. 1 Jumlah Interaksi di Gambar 3. 2 Jumlah Likes Instagram Instagram Keseluruhan Peningkatan kualitas visual dan keterlibatan audiens Dilakukan penggantian logo baru yang lebih profesional, serta penataan highlight dan alur pemesanan produk secara sistematis. Unggahan berupa konten promosi edukatif, polling, konten diskon, dan testimoni pelanggan berhasil meningkatkan ketertarikan audiens terhadap Efektivitas Pendampingan terhadap owner UMKM Untuk mengukur efektivitas psikoedukasi terhadap owner UMKM dilakukan dengan kuesioner pengisian pre-test sebelum peneliti menerangkan materi psikoedukasi dan post-test setelah peneliti menerangkan materi psikoedukasi serta melakukan diskusi terkait pertanyaan yang diajukan oleh owner UMKM pada sesi tanya jawab pemberian psikoedukasi lalu soal pre-test dan post-test terdiri dari 8 soal yang sama. Dengan menggunakan kuesioner, peneliti lebih mudah untuk melihat apakah ada peningkatan pemahaman dengan melihat berapa soal yang dapat dijawab oleh owner UMKM sebelum dan setelah dilakukan psikoedukasi. Hasil yang didapat pada pengisian pre-test yaitu benar 4 dari 8 soal dan post-test yaitu benar 8 dari 8 soal . enar semu. Dilihat dari hasil pre-test dan post-test JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. dapat disimpulkan bahwa owner UMKM mengalami peningkatan pemahaman dalam psikoedukasi yang diberikan. Pemilik UMKM menyatakan adanya peningkatan pemahaman dan motivasi dalam mengelola strategi promosi digital secara mandiri. Pada saat membuat konten promosi, owner UMKM memberikan ide untuk setiap konten yang ingin diupload, memberikan saran, dan meminta pendapat kepada peneliti untuk konten yang akan diunggah. Contohnya, owner UMKM ingin meng-upload konten jaket thrift yang diberi diskon lalu bagaimana taktik untuk menarik perhatian audiens sehingga audiens dapat membeli jaket, taktik ini menggunakan strategi scarcity . Ini menunjukkan bahwa owner UMKM secara aktif memiliki motivasi dalam mengelola dan mengembangkan usahanya melalui promosi Luaran kegiatan yang dicapai Pembuatan konten interaktif dan edukatif yang berkelanjutan. Akun Instagram yang semula pasif, menjadi lebih aktif, terstruktur, dan siap dikembangkan secara profesional. PEMBAHASAN Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan strategi promosi digital berbasis pendekatan psikologi massa mampu meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran pada UMKM pakaian thrift. Pelatihan pembuatan konten visual yang menarik dan relevan secara psikologis terbukti dapat memicu peningkatan interaksi dengan audiens dan mendorong keterlibatan konsumen. Peningkatan jumlah tayangan dan pengikut menandakan adanya daya tarik baru dari akun thrift tersebut setelah diintervensi. Hal ini selaras dengan pendapat Mero Jyrvinen . yang menekankan pentingnya komunikasi dan interaksi dua arah dengan konsumen di media sosial di mana secara signifikan meningkatkan keterlibatan konsumen dengan mengundang partisipasi aktif. Oleh karena itu, sebagai solusi strategis, dirancang pelatihan pembuatan konten visual menggunakan Canva serta pendampingan dalam pengelolaan akun Instagram agar pelaku UMKM thrift ini mampu JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. bersaing di pasar digital secara mandiri dan berkelanjutan. Penambahan fitur seperti polling, testimoni, dan konten diskon terbukti mampu meningkatkan kepercayaan dan ketertarikan pembeli seperti menanyakan produk, sebagaimana dijelaskan oleh teori social proof dan FOMO dalam psikologi perilaku konsumen. Selain itu, perubahan visual seperti logo baru memberikan kesan profesional yang berkontribusi terhadap persepsi merek . rand imag. yang lebih positif. Hal ini sejalan dengan teori komunikasi visual yang menyatakan bahwa tampilan identitas merek memengaruhi kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk (Solomon, 2. Dari sisi pelaku usaha, psikoedukasi yang telah dilakukan dengan pemberian materi memberikan manfaat nyata dengan meningkatkan pemahaman mereka mengenai strategi promosi bisnis dan psikologis. Keterlibatan aktif pemilik UMKM selama proses pendampingan menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Dengan demikian, kegiatan ini menunjukkan bahwa penggabungan antara pendekatan psikologi massa dan strategi pemasaran digital dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan untuk memberdayakan UMKM di era ekonomi digital. SIMPULAN Pendampingan terhadap UMKM thrift @yessgood_id membuktikan bahwa strategi promosi di media sosial khususnya Instagram yang menggabungkan teori psikologi massa, seperti social proof. FOMO, scarcity, dan bandwagon effect dapat meningkatkan efektivitas promosi UMKM. Di mana hal ini dapat terlihat dari peningkatan jumlah followers, interaksi, dan tayangan konten dalam waktu kurang lebih satu minggu, serta tampilan akun Instagram yang lebih profesional, menarik, dan lebih Selain itu perubahan juga terlihat pada aspek pemahaman pemilik thrift terhadap pemasaran digital sebagai hasil dari pemberian psikoedukasi terkait promosi yang menggabungkan teori psikologi massa. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas individu pelaku UMKM sangat penting dalam mendorong kemandirian dan keberlanjutan usaha. Dengan pendekatan yang tepat. UMKM berpotensi untuk terus tumbuh dan beradaptasi dalam persaingan pasar digital. JURNAL SENTRA ABDIMAS, 2025: 1. DAFTAR PUSTAKA