Peran Mahasiswa Sebagai Self Marketing dalam Mempromosikan Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Provinsi Riau RYAN PAHLAWAN1. PRAMA WIDAYAT2 Universitas Lancang Kuning Jln. Yos Sudarso Km 08 Rumbai Telp. 52581 Fax. E-mail : ryanpahlawan@unilak. Abstract: The number of Unilak Economics Faculty students compared to other faculties in Unilak is listed as a faculty with the highest number of students with an average annual acceptance of 480 to 500 new students. With this large number, does the student take part in promoting Unilak's Faculty of Economics (Feko. in the neighborhood, school or other general public. Of course a good promotion is directly the perpetrators or people who have enjoyed educational facilities in fekon unilak so that people become convinced that they are not wrong to choose to study at the Faculty of Economics Unilak. Keywords: Promotion. Marketing. Student Berdasarkan penelitian kami sebelumnya Fakultas Ekonomi Unilak merupakan pilihan ketiga setelah UIR dan UMRI, dengan pertimbangan image yang dibangun sudah cukup baik. Namun tentunya image ini akan tersebar dari mulut kemulut dari para mahasiswa yang sudah pernah menikmati fasilitas pendidikan dikampus tersebut, artinya ada keterlibatan para mahasiswa sebagai self marketing yang menjalankan teknik marketing dari mulut ke mulut. Untuk membuktikan itu perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang keterlibatan para mahasiswa sebagai marketing, apakah mereka ikut andil dalam mempromosikan fakultas ekonomi Unilak walaupun tidak diminta dan tidak masuk dalam tim promosi kampus dari kalangan Seperti yang kita ketahui bahwa perkembangan jumlah mahasiswa yang masuk ke Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning setiap tahunnya tidak terlalu jauh berbeda yang berada pada kisaran 400 hingga 500 mahasiswa, untuk tahun ajaran 2018-2019 saja jumlah mahasiswa baru Fakultas ekonomi hampir 500 orang. Tentunya hal ini masih bisa dikatakan baik, tetapi jika dibedah dalam gelombang penerimaan mahasiswa baru yang terdiri dari 3 gelombang maka jumlah penerimaan terbanyak ada pada gelombang 3 yaitu hampir 50% . ima puluh perse. tentunya ini menjadi perhatian khusus. Artinya apakah jumlah mahasiswa yang selalu tertinggi diantara fakultas keterlibatan aktif para mahasiswa sebagai marketer untuk mempromosikan fakultas ekonomi atau malahan mereka acuh tidak acuh dengan fakultas ekonomi, yang sibuk promosi hanyalah tim promosi universitas dan fakultas untuk turun Maka dari itu perlu dilakukan keterlibatan mahasiswa fekon dalam seberapa sering mereka mempromosikan Fekon sehingga terbangun image yang berkualitas dimata masyarakat bahwa mutu Fekon Unilak tidak kalah dengan UIR dan UMRI. Konsep pemasaran adalah suatu falsafah manajemen dalam bidang pemasaran yang berorientasi kepada kebutuhan dan keinginan konsumen dengan didukung oleh kegiatan pemasaran Universitas Lancang Kuning Pekanbaru 212 Peran Mahasiswa Sebagai Self Marketing dalam Mempromosikan Fakultas Ekonomi Provinsi Riau (Ryan Pahlawan. Prama Widaya. memberikan kepuasan konsumen sebagai kunci keberhasilan organisasi dalam usahanya mencapai tujuan yang telah Jadi, konsep pemasaran merupakan orientasi perusahaan yang perusahaan adalah menentukan kebutuhan dan keinginan pasar, dan selanjutnya memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut sehingga dicapai tingkat kepuasan langganan yang melebihi dari kepuasan yang diberikan oleh para saingan (Assauri, 2014:. Pada hakikatnya konsep pemasaran menekankan orientasi pada kebutuhan dan keinginan konsumen yang didukung oleh kegiatan pemasaran yang terpadu, yang ditujukan untuk keberhasilan mencapai tujuan perusahaan. Dengan demikian ada empat, unsur pokok yang terdapat dalam konsep pemasaran, yaitu : orientasi pada konsumen . ebutuhan dan keinginan konsume. , kegiatan pemasaran terpadu, kepuasan konsumen/langganan, dan tujuan perusahaan jangka panjang. Konsep pemasaran ini sering dicampuradukkan atau Konsep penjualan menekankan orientasi pada produk yang dihasilkan untuk dijual yang didukung dengan kegiatan penjualan dan promosi, sehingga tujuan perusahaan jangka pendek dapat dicapai melalui pencapaian target penjualan (Assauri, 2014:81-. Pada intinya konsep pemasaran ini menekankan pada kebutuhan konsumen sehingga penyedia barang atau jasa harus mengerti kebutuhan pelanggan/pasar agar tetap mampu bersaing secara elegan. Kegiatan pemasaran hendaknya diarahkan kepada sasaran pasar yang dituju, sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan, oleh karena itu yang pertama yang harus dilakukan adalah menentukan sasaran pasar. Dapat dilakukan apabila pimpinan perusahaan atau bagian bidang pemasaran telah segmentasi pasar dari produk yang dipasarkan terlebih dahulu. Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. Menurut Assauri . 4:162-. bahwa Perusahaan dalam menetapkan sasaran pasar, terlebih dahulu melakukan ditetapkannya sasaran pasar, perusahaan dapat mengembangkan posisi / kedudukan produknya di setiap sasaran pasar sekaligus dengan mengembangkan acuan pemasaran . arketing mi. untuk setiap sasaran pasar tersebu, dapat dilakukan dengan cara : Identifikasi basis untuk mensegmentasi pasar. Mengembangkan profile dari segmen pasar yang dihasilkan. Mengembangkan ukuran / kriteria dari daya tarik segmen pasar yang ada. Memilih Mengembangkan posisi produk untuk Mengembangkan . arketing mi. untuk setiap segmen pasar sasaran ini. Betapa segmen pasar atau pasar sasaran, sebagai acuan dan arah kerja perusahaan dalam memaksimalm potensi pendapatan yang akan diterima, ini berlaku juga bidang jasa seperti pendidikan, biro perjalanan wisara, klinik kecantikan dan perawatan Hal ini akan menjadi pilihan konsumen dalam menggunakan barang atau jasa karena konsumen setiap segmen itu berbeda karakter dan kebutuhannya. Dalam dunia pendidikan misalnya, orang akan bersedia bayar mahal karena mereka mengetahui bahwa tempat kuliah tersebut memang tempatnya orang-orang pintar dan juga berkualitas. Keterbatasan ekonomi keluarga menjadi faktor bagi seorang anak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, beruntung bagi mereka yang memperoleh beasiswa dari pemerintah maupun swasta tetapi permasalahan adalah jumlah beasiswa tentunya tidak seimbang dengan jumlah mahasiswa yang akan diberikan beasiswa. Bagi keluarga yang hidup miskin mereka lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan pokok terlebih dahulu daripada membiayai anak mereka untuk melanjutkan ke perguruan ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Peran Mahasiswa Sebagai Self Marketing dalam Mempromosikan Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Provinsi Riau (Ryan Pahlawan. Prama Widaya. Sebagian besar keluarga yang hidup miskin adalah berasal dari orang tua yang memiliki pendidikan rendah, hal ini bisa dilihat pada data BPS tahun 2014 bahwa pendidikan kepala rumah tangga, tidak tamat SD 40,57%. tidak tamat SD 37,89%. tidak tamat SMP 12,33%. tidak tamat SMA 8,56% dan tidak tamat Perguruan Tinggi 0,65%. Hal ini bukan hanya dialami oleh Indonesia. Checchi . di negara Italia bahwa jika orang tua berpendidikan rendah maka anaknya kemungkinan kecil untuk menempuh pendidikan tinggi karena faktor keluarga, dalam hal ini faktor pendidikan, pendapatan, dan pekerjaan begitu dominan secara sosial. Pertimbangan akreditasi juga tidak bisa dianggap sebelah mata karena setiap perguruan tinggi diwajibkan memiliki akreditasi sebagai bentuk pengakuan Cheng . bahwa perguruan tinggi harus bisa menjamin kualitas internal dan memberikan nilai dimasa depan, sehingga bukan hanya bicara kebutuhan saat ini. Pham . menyatakan dibutuhkan standar akreditasi nasional dalam mengukur kualitas sebuah institusi pendidikan. Srikanthan . membangun kualitas pendidikan yang jelas. Dalam peningkatan kualitas tentunya semua PTS menginginkan hal ini tetapi berbagai kendala yang dihadapi tidak bisa diabaikan sebagaimana yang dinyatakan oleh Odhiambo . menyebutkan dilema yang dihadapi dunia pendidikan secara keseluruhan adalah meningkatkan kualitas, meningkatkan efisiensi dan tidak menaikan biaya denga kondisi ini pengembangan profesional dan kualitas pendidikan akan sulit tercapai. Kualiatas pendidikan bukan hanya sebatas prestasi-prestasi akademik yang telah dihasilkan tetapi juga bagaimana memberikan pelayanan excellent kepada stakeholder, seperti yang disebutkan Angell . yang menyatakan kualitas pelayanan yang diberikan juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. Untuk menjaga kualitas tersebut pengawasan internal tetapi dibutuhkan independensi penilaian, senada dengan pernyataan Garwe . dalam dibutuhkan penjaminan mutu eksternal. Sehingga memberikan kesan dimata stakeholder mengutamakan pelayanan dan bukan sekedar mengambil uang mereka untuk Sesuai Keskinen . bahwa faktor psikologis menentukan seseorang dalam menentukan pilihan universitas. Dengan demikian peran kualitas merupakan wujud aplikasi PTS dalam meningkatkan akreditasi sebagai bentuk pengakuan dalam dunia pendidikan tinggi. METODE Penelitian ini menggunakan metode kualitatf, seperti yang dikemukakan oleh Sugiyono . bahwa penelitian kualitatif menggambarkan dan memahami makna dibalik data-data yang tampak. Dimana penelitian kualitatif ini cenderung mengarah kepada penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk memberikan atau menjabarkan suatu keadaan atau fenomena yang sedang terjadi disuatu tempat. Obyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Unilak dengan jumlah sampel sebanyak 100 mahasiswa yang diambil secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. HASIL Daerah asal responden Untuk responden penelitian ini maka dapat dilihat pada tabel 1 dibawah ini : ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Universitas Lancang Kuning Pekanbaru 214 Peran Mahasiswa Sebagai Self Marketing dalam Mempromosikan Fakultas Ekonomi Provinsi Riau (Ryan Pahlawan. Prama Widaya. Tabel 1. Daerah Asal Responden Daerah Asal Jumlah Persentase Luar Kota Pekanbaru Total Sumber: Data Olahan Berdasarkan tabel 1 diatas bahwa terlihat masih sebagian besar responden berasal dari Pekanbaru sebanyak 69 orang atau setara 69%, sedangkan dari luar kota sebanyak 31 orang atau setara 31%. Mempromosikan Fekon Unilak Untuk mahasiswa dalam mempromosikan Fakultas Ekonomi Unilak dapat dilihat pada tabel 2 dibawah ini : Tabel 2. Pernahkah Mempromosikan Fekon Unilak Keterangan Jumlah Persentase Pernah Tidak Pernah Total Sumber: Data Olahan Dari tabel 2 diatas dapat dilihata mayoritas 91 orang atau 91% mereka pernah mempromosikan Fakutas Ekonomi Unilak tanpa diminta oleh pihak kampus karena keinginan mereka sendiri. Sasaran promosi Selanjutnya untuk melihat kepada siapa mereka mempromosikan Fakultas Ekonomi Unilak maka dapat dilihat pada tabel 3 berikut ini : Tabel 3. Sasaran Promosi Tujuan Promosi Jumlah Persentase Teman Saudara Famili Masyarakat umum melalui WA Masyarakat umum melalui Facebook Total Sumber: Data Olahan Pada tabel 3 diatas terlihat bahwa mahasiswa Fekon Unilak mempromosikan Fakultas Ekonomi Unilak kepada temanJurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. temannya sebanyak 54 orang atau setara 54%, lalu kepada saudaranya sebanyak 31 orang atau setara 31%, sisanya kepada masyarakat umum melalui WA sebanyak 9 orang atau setara 9%, kepada masyarakat umum melalui Facebook sebanyak 6 orang atau setara 6%. Frekwensi Fakultas Ekonomi Unilak Untuk melihat seberapa sering mereka mempromosikan Fakultas Ekonomi Unilak dapat dilihat pada tabel 4 dibawah Tabel 4. Berapa kali mempromosikn Fekon Unilak Berapa kali Jumlah Persentase 1 Kali 2 Kali 3 Kali 4 Kali 5 Kali 6 Kali Lebih 7 kali Total Sumber: Data Olahan Dari tabel 4 dapat dilihat sebanyak 36 orang atau setara 36% lebih dari 7 kali mempromosikan Fekon Unilak, kemudian 22 orang atau setara 22% melakukan promosi 2 kali, lalu yang mempromosikan 3 kali dan 1 kali masing-masingnya 14 orang atau setara 14%, sedangkan yang mempromosikan sebanyak 5 kali ada 12 orang atau setara 12%. Mutu Fakultas Ekonomi Unilak Untuk melihat penilaian responden terhadap mutu Fakultas Ekonomi Unilak dapat dilihat pada tabel 5 dibawah ini : Tabel 5. Mutu Fakultas Ekonomi Unilak Mutu Sangat baik Baik Sedang Kurang Baik Sangat Kurang Baik Total Jumlah Persentase Sumber: Data Olahan Dari tabel 5 diatas terlihat mereka ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Peran Mahasiswa Sebagai Self Marketing dalam Mempromosikan Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Provinsi Riau (Ryan Pahlawan. Prama Widaya. yang sudah kuliah di Fekon Unilak menilai bahwa mutu Fakultas Ekonomi Unilak dinilai AubaikAy sebanyak 64 orang atau setara 64%, yang menilai sangat baik sebanyak 19 orang atau setara 19%, yang menilai AusedangAy sebanyak 9 orang atau setara 9%, yang menilai Aukurang baikAy sebanyak 5 orang atau setara 5% dan yang menilai Aukurang baikAy sebanyak 3 orang atau setara 3%. PEMBAHASAN Daerah asal responden Berdasarkan tabel 1 sebanyak 31% responden berasal dari luar kota dan 69% berasal dari dalam pekanbaru, adapun 31% responden ini berasal Kabupaten Siak. Kabupaten Rohil. Kabupaten Kampar. Selat Panjang Kabupaten Meranti. Kota Dumai. Kabupaten Rohul. Kabupaten Agam Sumatera Barat. Kota Medan Sumatera Utara. Aek Kanopan Sumatera Utara dan Jawa Barat. Artinya ini menandakan bahwa fakultas ekonomi Unilak sudah sampai merambah keluar Kota Pekanbaru dan bahkan di luar Provinsi Riau. Pernahkah Fakultas Ekonomi Unilak Berdasarkan tabel 2 sebagian responden pernah mempromosikan Fakultas Ekonomi Unilak yaitu sekitar 91%, dengan demikian adanya kepedulian dari para mahasiswa Fakultas Ekonomi Unilak untuk mempromosikan kampusnya tanpa diminta Dengan adanya kemauan mahasiswa mempromosikan Fakultas Ekonomi Unilak berarti berfungsinya sefl marketing . romosi sendir. , dimana promosi sendiri dinilak lebih efektif dan adanya kepercayaan dari pihak Promosi yang mereka lakukan ketika pulang kekampung halaman diwaktu libur semester menjelang tahun ajaran baru, atau juga ketika libur sabtu dan minggu. Dengan Fakultas Ekonomi setidaknya meringankan biaya promosi dari pihak fakultas. Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. Sasaran promosi Berdasarkan tabel 3 sebanyak 54% orang memilih mempromosikan kepada teman-temannya, sedangkan sebanyak 31% memilih untuk mempromosikan kepada atau familinya. Hal menandakan bahwa promosi yang efektif adalah dari mulut kemulut karena orang lebih yakin dan mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang kualitas atau mutu Fakultas Ekonomi Unilak. Dimana promosi dengan media koran dan baliho kurang diminati oleh orang luar, bagi mereka informasi dari pihak internal lebih dapat dipercaya yaitu para mahasiswa yang sudah kuliah di Fekon Unilak. Frekwensi Fakultas Ekonomi Unilak Berdasarkan tabel 4 bahwa 36% responden melakukan promosi lebih dari 7 kali, artinya mereka cukup puas dengan apa yang mereka terima di Fakultas Ekonomi Unilak. Mahasiswa yang mempromosikan tempat dia kuliah tentunya sudah merasakan suasana perkuliahan dan lingkungan akademik yang dilaluinya sehingga dia begitu yakin ketika mengajak orang untuk masuk kuliah di Fekon Unilak. Mutu Fakultas Ekonomi Unilak Berdasarkan tabel 5 bahwa 64% responden mahasiswa menilai bahwa kualitas atau mutu Fakultas Ekonomi Unilak dinilai baik, tentunya ini seiring dengan hasil penelitian sebelumnya bahwa pihak luar juga menilai AubaikAy terhadap Fakultas Ekonomi Unilak, karena calon mahasiswa menginginkan akreditasi yang baik (Widayat, 2018:203-. , pada sisi lainnya juga melihat aspek financial (Widayat, 2018:68-. Maka wajar saja para mahasiswa mau mempromosikan Fekon Unilak kepada teman dan familinya dikampung halaman karena mereka menilai layak untuk dipromosikan. Namun perlu juga diperhatikan walaupun dinilai baik tetapi bukan berarti menjai pilihan utama di Kota Pekanbaru karena kompetitor seperti UIR dan UMRI ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Universitas Lancang Kuning Pekanbaru 216 Peran Mahasiswa Sebagai Self Marketing dalam Mempromosikan Fakultas Ekonomi Provinsi Riau (Ryan Pahlawan. Prama Widaya. mendapatkan promosi Fekon Unilak, terlebih saat musim pandemi saat ini bahwa mutu pembelajaran online juga menjadi tolak ukur bagi mahasiswa (Widayat, 2021:109-. sehingga saat mempromisikan Fekon Unilak, ini akan mereka ceritakan kapada calon Promosi media cetak dan elektronik Promosi yang dilakukan oleh PTS bukan jaminan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa tetapi menjadi bagian yang tidak mempekenalkan kampus kepada masyarakat. Nagel mengetahui keinginan konsumen dalam hal ini kebutuhan para calon mahasiswa. Hanssen . Higher Education Institution (HEI) digunakan untuk merekrut siswa berprestasi dari masing-masing sekolah sehingga ada kepuasan bagi calon mahasiswa dengan menghargai kepintaran mereka. Inilah yang disebutkan marketing education tanpa menghilangkan jatidiri pendidikan itu Brown . ada kampus yang melakukan penjualan secara terbuka karena memang tingginya permintaan, kemudian pemasaran pasif melalui pemanfaatan komunikasi melalui internet sehingga bisa diakses oleh siapa saja. Yamamoto . perlunya proses pemasaran untuk masyarakat, sehingga mencerminkan nilai kampus kepada masyarakat umum. Dao . dimana proses pemasaran juga berperan dalam mempengaruhi calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi, untuk pasca sarjana lebih peka terhadap biaya kuliah sedangkan mereka yang masih kategori sarjana ditentukan oleh pendapatan orang tua. Promosi tidak harus melalui media cetak dan elektronik karena membangun promosi bisa melalui facebook, instragram, twitter dan media sosial lainnya karena dikesampingkan untuk masuk kepada Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. segmen pasar generasi muda karena mereka kurang menyukai membaca media cetak dan elektronik. Selain itu kampus juga harus membayar biaya yang cukup mahal untuk promosi di media cetak, untuk meminimalisir biaya maka alternatif promosi di media sosial bisa menjadi menyampaikan segala pesan positif tentang PTS mereka. Spesialisasi Persaingan bursa tenaga kerja juga berimbas pada keinginan calon mahasiswa untuk memilih PTS yang kredibel dan memiliki sesuatu yang berbeda dengan PTS lainnya. Lenton . menyebutkan penentu perkuliahan berada pada kurikulum yang lebih luas . erutama dalam kaitannya dengan pilihan kejurua. Tsinidou . struktur kurikulum dibutuhkan untuk mengarahkan spesialisasi yang diinginkan para anak didik sehingga lulusannya prospek karir yang baik Tentunya menentukan pilihan pada spesialisasi, tidak lagi bicara biaya karena berapapun biaya yang harus dibayarkan akan mereka penuhi asalkan mendapatkan kemampuan khusus dari lulusan lainnya seperti spesialis pajak, akuntan profesional yang siap pakai, enterprenuership dan lainnya. Untuk membangun spesialisasi tidaklah mudah ada beberapa hambatan seperti yang disampaikan Blake . permasalahan internal yang sering dihadapi adalah inkonsistensi, kualitas tenaga pengajar dan strategi perubahan yang salah. Motwani . penerapan TQM dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Gushchina . masalah yang belum terpecahkan adalah meningkatkan daya saing, kebutuhan pasar tenaga kerja dengan tenaga kerja, spesialisasi universitas, pendidikan tinggi dan termasuk mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu kesulitan masuk perguruan tinggi. Moody . Environmental Literacy Requirement (ELR) dibutuhkan untuk ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Peran Mahasiswa Sebagai Self Marketing dalam Mempromosikan Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Provinsi Riau (Ryan Pahlawan. Prama Widaya. mempromosikan lingkungan kampus dan bisa dimasukkan kedalam kurikulum Reyes . Singapura terdapat istilah universitas kewirausahaan dengan melakukan transfer teknologi dalam menunjung tujuan tersebut. Nilai jual sebuah perguruan tinggi swasta akan lebih tinggi jika mampu melakukan transfer teknologi untuk mendukung kampus berbasis wirausaha Risiko Operasional Bisnis Saat ini dunia pendidikan bukan lagi murni sebagai lembaga pendidikan murni, tetapi sudah masuk pada bisnis pendidikan dimana perguruan tinggi berlomba-lomba mencari mahasiswa yang pada ujungnya mendatangkan income. Tentunya jika sudah masuk kategori bisnis maka akan muncul risiko bisnis. Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko kerugian yang terjadi sebagai akibat dari ketidak-cukupan . atau gagalnya internal process, people dan system atau sebagai akibat dari peristiwa eksternal yang diluar kendali perusahaan. Tetapi ada hal yangf tidak bisa dilepaskan dari risiko operasional yaitu risiko teknologi . echnology ris. (Widayat, 2017:. SIMPULAN Secara keterlibatan mahasiswa Fakultas Ekonomi (Feko. Unilak dalam mempromosikan Fakultasnya sendiri . elf marketin. cukup tinggi dimana 91% mereka pernah mempromosikan dengan frekwensi yang beragam, ada yang hanya 1 kali dan ada yang lebih dari 7 kali. Adanya keinginan dibayar menandakan mereka cukup puas dengan suasana akademik yang ada didalam kepuasan yang mereka dapatkan tetapi sudah cukup menjadi alasan bagi mereka untuk mempromosikan Fekon Unilak kepada teman, famili dan masyarakat umum. Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. DAFTAR RUJUKAN Assauri. Sofjan. Manajemen Pemasaran Dasar Konsep dan Strategi. PT Rajagrafindo Persada. Depok. Angell. Robert J. Troy W. Heffernan. Phil Megicks. Service quality in postgraduate education. Quality Assurance in Education. Volume: 16 Issue: 3, 2008. Blake. David. Jenny Lansdell. Quality in initial teacher education. Quality Assurance in Education. Volume: 8 Issue: 2, 2000. Brown. Claire. Peter Varley. John Pal. University course selection and services marketing. Marketing Intelligence & Planning. Volume: 27 Issue: 3, 2009 Cheng. Yin Cheong. Quality assurance in education: internal, interface, and Quality Assurance in Education. Volume: 11 Issue: 4. Dao. Mai Thi Ngoc. Anthony Thorpe. What factors influence Vietnamese studentsAo choice of university. International Journal Educational Management. Volume: 29 Issue: 5, 2015. Garwe. Evelyn Chiyevo. Student voice and quality enhancement in higher Journal of Applied Research in Higher Education. Volume: 7 Issue: 2, 2015. Gushchina. Elena. Factors, criteria, and determinants of the increase in the education in Russia. International Journal Educational Management. Volume: 24 Issue: 2. Hanssen. Thor-Erik Sandberg. Gisle Solvoll. The importance of university facilities for student satisfaction at a Norwegian University. Facilities. Volume: 33 Issue: 13/14, 2015. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Universitas Lancang Kuning Pekanbaru 218 Peran Mahasiswa Sebagai Self Marketing dalam Mempromosikan Fakultas Ekonomi Provinsi Riau (Ryan Pahlawan. Prama Widaya. Keskinen. Esko. Juhani Tiuraniemi. Anna Liimola. University selection in Finland: how the decision is made. International Journal of Educational Management. Volume: 22 Issue: 7. Lenton. Pamela. Routes to educational success for low achievers. Journal of Economic Studies. Volume: 40 Issue: 2, 2013. Moody. Gwyneth L. Peter G Hartel. Evaluating literacy requirement chosen as a method to produce environmentally International Journal Sustainability in Higher Education. Volume: 8 Issue: 3, 2007. Motwani. Jaideep. Ashok Kumar. The need for implementing total quality International Journal of Educational Management. Volume: 11 Issue: 3. Nagel. Tove. Tone Kvernbekk. A dialogue about the quality of education. Quality Assurance in Education. Volume: 5 Issue: 2, 1997. Odhiambo. George. Elusive search for quality education: The case of quality assurance and teacher International Journal Educational Management. Volume: 22 Issue: 5, 2008. Pham. Huong Thi. Louise Starkey. Perceptions of higher education quality at three universities in Vietnam. Quality Assurance in Education. Volume: 24 Issue: 3. Reyes. Charisse Framing entrepreneurial university: the case of the National University of Singapore. Journal Entrepreneurship Emerging Economies. Volume: 8 Issue: 2. Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung. Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Juni 2. Srikanthan. John Dalrymple. A synthesis of a quality management model for International Journal Educational Management. Volume: 18 Issue: 4, 2004. Tsinidou. Maria. Vassilis Gerogiannis. Panos Fitsilis. Evaluation of the factors that determine quality in higher education: an empirical Quality Assurance in Education. Volume: 18 Issue: 3. Uwaifo. Stephen Osahon. Age and exposure to computers as determinants of attitudes of librarians towards Nigerian Library Review. Volume: 56 Issue: 6, 2007. Veloutsou. Cleopatra. John W. Lewis. Robert A. Paton. University requirements and importance. International Journal Educational Management. Volume: 18 Issue: 3, 2004. Widayat. Prama. Manajemen Risiko dan Asuransi Dalam Praktek. Cetakan 13. CV. Karya Nova. Pekanbaru. Widayat. Between cost cheap prices and increasing high quality University Pekanbaru city. Jurnal Penjaminan Mutu, 4. , 67-75. Widayat. Peran Akreditasi Dalam Menarik Minat Mahasiswa Memilih Perguruan Tinggi Swasta Bermutu Di Kota Pekanbaru. Jurnal Penjaminan Mutu, 4. Widayat. Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Selama Kuliah Online. Jurnal Penjaminan Mutu, 7. Yamamoto. Gonca Telli. University evaluationAaselection: a Turkish International Journal of Educational Management. Volume: 20 Issue: 7, 2006. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356