AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak p-ISSN 2723-245X e-ISSN 2723-0813 PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK MELALUI KARTU KATA BERGAMBAR *Muzayyadah. Imroh Atul Mukaromah. Robiatul Adawiyah STAI Muhammadiyah Probolinggo *Email: muzazayyadah@gmail. Abstract This study aims to: . find out how to improve children's early reading skills through picture word cards, . find out how much the children's early reading skills with picture word cards increase in children's early childhood AL Firdaus Kaereng Kidul in Semester I of the 2021/2022 academic The data collection method in this study uses collaborative CAR where researchers and educators work together in research to improve children's early reading skills through picture word cards so that learning runs smoothly and produces good results. The results of the research that can be concluded in the discussion are that the increase in the ability to read children in Paud Al Firdaus has increased from the beginning of the pre-cycle to cycle one and cycle two. can be seen from the pre-cycle percentage, only 13. 3%% of children can read the beginning, but after teaching the picture word card media at the first cycle stage, there is an increase with a percentage of 40%, after that researchers and educators make reflections to increase the number of percentages. children to improve their early reading where in cycle two can increase the percentage result to 60% marked by the child being able to mention sound symbols, read words, be fluent in word expression. Keywords : word card, reading, child Abstrak Penelitian ini tujuanya adalah : . mengetahui cara bagaimana peningkatkan kemampuan membaca permulaan anak melalui kartu kata bergambar, . mengetahui berapa besarnya peningkatan kemampuan membaca permulaan anak dengan kartu kata bergambar pada anak Paud AL Firdaus Kaereng Kidul pada Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022. Adapun Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan PTK kolaboration dimana peneliti dan pendidik bekerja sama dalam penelitian peningkatan kemampuan membaca permulaan anak melalu kartu kata bergambar agar pembelajaran tersebut lancer dan membuahkan hasil yang Hasil dari penelitian yang dapat di simpulkan di pembahasan yaitu peninkgkatan kemampuan mempaca anak di Paud Al Firdaus mengalami peningkatan dari awal pra siklus ke siklus satu dan siklus dua. Hal itu dapat dilihat dari presentase pra siklus hanya 13,3%% anak yang bisa membaca permulaan, namn setelah dilakukan pembeajan media kartu kata bergambar pada tahap siklus satu mengalami peningkatan dengan presentase 40%,setelah itu peneliti dan pendidik melakukan refkeksi untuk meningkatkan jumlah presentase anak agar meningkat dalam membaca permulaan anak dimana pada siklus dua dapat meningkatkan hasil presentase menjadi 60% ditandai dengan anak dapat menyebutkan lambang bunyi, membaca kata, lancar dalam pengungkapan kata. Kata Kunci : Kartu Kata. Membaca. Anak AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 | 107 Muzayyadah, etc. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak melalui Kartu Kata Bergambar PENDAHULUAN Seorang ahli Pendidikan dari universitas Chicago Amerika Serikat, yang ahli dalam bidang neurlogi yaitu BLOOM, melakukan penelitian kepada anak usia dini,dimana hasil penelitian tersebut adalah pada anak usia 0-4 tahun pertumbuhan jaringan sel otak anak mencapai 50%,dan sampai usia 8 tahun dapat mencapai sampai 80%, anak usia 0-8 tahun disebut . olden ag. yang artinya masa keemasan karna pada masa ini perkembangan otak anak akan berkembang dengan cepat,dan hal ini hanya datang satu kali dalam kehidupan manusia. pematangan fungsi-fungsi psikis pada masa ini akan terjadi,apalagi saat ini teknologi semakin maju (Muhammad. Deasari, and Dirgayunita 2. Teknologi bisa dapat berdampak negative atau positif bagi anak sehingga menyebabkan orang tua was-was terhadap perkembangan anak (Dheasari and Fajriyah 2. ,oleh karena itu orang tua dan lingkungan sekitar harus benar benar berperan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan otak anak dan perkembangan yang lainnya. Gagner juga mengatakan bahwasannya dasarnya setiap manusia mempunyai tujuh kecerdasan yang kita kenal dengan kecerdasan multiple intelegence dan kemampuan membaca merupakan salah satu dari kecerdasan tersebut (Susandi 2. Membaca merupakan suatu kemampuan yang mendasar bagi anak untuk melanjutkan kejenjang berikutnya yaitu ke jenjang sekolah dasar. Pendidikan Anak Usia Dini menjadi merupakan pondasi utama bagi anak (Oktavia. Rozi, and Latifah 2. , oleh karna itu anak di sekolahkan ke TK terlebih dahulu karena dalam Lembaga TK atau PAUD anak akan di ajari keterampilan untuk persiapan anak dalam belajar membaca,nantinya anak akan di arahkan kepada bagaimana kemampuan komunikasi agar lancar baik itu dalam . tertulis maupun secara lisan. Dalam sekolah TK tau PAUD anak akan ditekankan pada mengembangkan menyuarakan huruf,kata,suku huruf ,kalimat,dan pemberian kalimat disini diberikan dalam bentuk lisan atau tulisan dengan cara ini nantinya anak akan tau kata dan suku kata dari suatu bunyi huruf dan akan menghasilkan suatu makna . Selain itu dalam Pendidikan Anak Usia Dini akan berpengaruh terhadap perkembangan seluruh aspek anak yang nantinya dapat di optimalkan di masa akan datang (Windasari 2. 108 | AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 Muzayyadah, etc. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak melalui Kartu Kata Bergambar Mustikawati . alam Gading 2. Mengemukakan untuk memasuki jenjang Pendidikan selanjutnya anak memerlukan suatu proses awal yaitu suatu permulaan adanya kegiatan permulaan membaca ini nantinya anak akan mendapatkan dan menguasai dalam menangkap isi bacaan juga menguasai tehnik membaca yang tepat dan benar, bagi anak sekolah merupakan rumah kedua dalam bertumbuh kembang (Anas Rangga Buana Hanafi 2. Oleh Karna itu seorang pendidik harus pintar dalam membuat suatu pembelajaran yang baik dan maksimal,dengan tujuan agar kegiatan permulaan membaca menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan untuk anak. Membaca salah satu keteramplan berbahasa (Dheasari 2. Membaca permulaan merupakan suatu kegiatan terpadu yang mencakup mengenal huruf dan kata, menyambungkan dengan bunyi dan artinya sehingga dapat menarik kesimpulan dari maksud bacaan. Dalam Bahasa Indonesia ada beberapa huruf yaitu huruf konsonal,huruf vocal,vocal ganda dan konsonal ganda. Pada anak usia dini tidak semua huruf konsonal dapat diperkenalkan , tetapi hanya ada beberapa huruf konsonan yang masih bisa di perkenalkan yaitu konsonan bilabial ,palatal,dental dan glothal. melalui pembelajaran membaca permulaan nantinya otak anak akan bekerja untuk mengartikan symbol symbol tulisan yang menekankan pada pengondisian dalam mengingat,mengenal dan memahami bacaan sehingga akan memunculkan pemahaman pada anak. Salah satu stimulasi yang dapat di beri pada anak yaitu media kartu kata bergambar. Media kartu kata bergambar akan memudahkan anak untuk mempelajari permulaan membaca. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, kartu adalah sebuah kertas yang tebal berbentuk persegi panjang. Kata adalah ucapan atau tulisan Bahasa yang mewujudkan suatu pikiran dan kesatuan perasaan sehingga dapat di pakai media yang paling umum dipakai di sebut gambar,dan gambar merupakan bahasa yang umum, gambar juga bisa dinikmati dan di mengerti. Menurut Arman . Kartu kata bergambar adalah merupakan media yang bentuknya berupa kartu gambar dan yang berukuran 22x30 cm atau ukurannya sama dengan kertas HVS A4. Adapun Gambar yang ada dalam kartu kata bergambar ini berupa rangkaian untuk menyampaikan suatu pesan yang berupa keterangan pada setiap lembaran bagian belakang kartu tersebut. Media kartu kata bergambar merupakan media visual yang berisikan sebuah kartu permainan yang dapat dilakukan dengan cara menunjukkan kartu AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 | 109 Muzayyadah, etc. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak melalui Kartu Kata Bergambar secara cepat supaya dapat memicu otak anak sehingga bisa menerima suatu pesan dan yang dapat di lihatnya secara langsung oleh anak, sehingga kartu kata bergambar dapat membuat suasana yang menyenangkan serta pengalaman baru bagi anak. usniarni,2018:. Seorang ahli Wilson dan Peters mengartikan bahwasannya . Kegiatan permainan kartu kata dan membaca adalah menyusun proses makna dengan melakukan suatu interaksi yang secara dinamis antara pembaca dalam pengetahuannya yang sudah ada, informasi,konteks situasi pembaca Bahasa tulis yang sudah dinyatakan. Membaca merupakan salah satu keterampilan yang sangat unik. Membaca akan menjadi peran penting dalam perkembangan pengetahuan yang akan digunakan sebagai alat komunikasi dalam kehidupan sehari hari manusia. Dengan menggunakan media Kartu Kata Bergambar akan memunculkan minat baca Anak, dengan cara di buat dan dikemas secara menarik, selain meningkatkan kemampuan membaca, juga akan meningkatkan kemampuan dalam berbicara, melihat, memahami, membaca gambar dan mendengar. Melalui kartu kata bergambar membuat anak gembira sehingga akan merangsang minat baca pada anak, dalam hal ini nantinya akan disesuaikan dengan tingkat pencapaian perkembangan anak usia dini dengan menghubungkan indicator dan mengelompokan berbagai macam gambar yang memiliki bunyi yang sama dan benar, menyebutkan suatu tulisan yang sederhana dengan simbol-simbol yang melambangkannya. kartu kata bergambar nantinya akan menstimulus kememampuan anak dalam mengidenfikasi sebuah kata secara . utuh, dan juga menstimulus kemampuan struktur huruf dalam Berdasarkan Hasil observasi pada anak usia 5-6 th di PAUD AL-FIRDAUS Desa Kareng Kidul Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinngo,dari 15 anak yang bisa membaca hanya 2 anak,hal ini disebabakan karena anak masih kurang dalam mengenal dan memahami huruf. hal yang mendasari anak agar bisa membaca adalah minimal anak dapat mengenal huruf terlebih dahulu. hal tersebut akan memudahkan anak dalam membaca,kesadaran orang tua yang masih minim dalam pentingnya Pendidikan. Berdasarkan permasalahan awal peneliti menemukan orang tua masih minim dalam pengetahuan, ternyata mereka sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak memperhatikan Pendidikan anak,yang penting menyekolahkan anak tidak ada tindak 110 | AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 Muzayyadah, etc. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak melalui Kartu Kata Bergambar lanjut di rumah, orang tua tidak berperan Ketika anak dirumah seperti kurangnya menemani anak dalam belajar,kebanyakan orang tua hanya pasrah pada gurunya saja padahal kegiatan pembelajaran di rumah juga sangat penting bagi perkembangan anak. Ketika anak belajar di rumah sangat gampang untuk diserap,selain dua hal tersebut masalah yang lain yaitu guru kurang dalam memotifasi anak dan juga minimnya alat pembelajaran yang hanya menggunakan papan tulis dan kadang banayak ceramah sehingga anak merasa bosan,jenuh yang dapat mengakibatkan minat baca anak tidak Oleh karena itu dengan menggunakan kartu kata bergambar bertujuan di harapkan minatnya belajar baca anak muncul,tumbuh dan berkembang. METODE PENELITIAN penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas /PTK (Classroom Action Researc. dimana penelitian mempunyai sifat relektif dengan melaksanakan tindakantindakan dengan tujuan bisa meningkatkan dan meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran yang diselenggarakan secara professional (Winarni, 2. Penelitian ini dengan cara PTK kolaboratif dimana peneliti dan pendidik bekerja sama untuk mensukseskan dalam meningkatakan permulaan membaca anak dengan media kartu kara Penelitian ini menggunakan metode siklus dimana melalui pra siklus ,siklus 1 dan siklus 2. Dimana tahapan pada pra siklus yaitu melakukan observasi awal untuk mengetahui apakah di Paud Al Firdaus Kareng Kidul benar benar membutuhkan pembelajaran dengan media kartu kata apa tidak,kemudian di lanjut dengan siklus 1 dimana pada siklus satu terdapan perencanan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi setelah siklus satu mendapatkan hasil tapi belum memuaskan maka di lanjut dengan siklus 2 dimana pada siklus 2 terdapat perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan INSTUMEN PENELITIAN Menurut Arikunto. 6: . instrumen adalah suatu alat yang di gunakan peneliti pada waktu penelitian dengan cara menggunakan suatu metode. Dengan teknik observasi, dan dokumentasi Teknik ini merupaaka cara atau alat peneliti untuk mendapatkan semua data. AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 | 111 Muzayyadah, etc. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak melalui Kartu Kata Bergambar TEKNIK PENGUMPULAN DATA pada penelitian ini melalui metode observasi dan metode dokumentasi. Metode ini dilakukan dalam menentukan ketercapaian tujuan perlu dirumuskan indikator keberhasilan tindakan yang disusun secara realistik,yaitu mempertimbangkan kondisi sebelum diberikan tindakan dan jumlah siklus tindakan yang akan dilakukan dan dapat Adapun rumus yang digunakan untuk mencari presentase adalah ya ycE = ycA ycU 100% Keterangan P= Hasil presentasi F= Jumlah anak yang mendapatkan niai N= Jumlah seluruh anak Indikator keberhasilan membaca permulaan anak adalah: NO Indikator keberhasilan membaca permulaan anak Anak mampu melafalkan bunyi huruf dan kata Anak mampu mengigat bunyi huruf dan kata Anak mampu menyebutkan bunyi dan kata yang di tunjukkan guru Anak mampu membaca kata HASIL DAN PEMBAHASAN Sebelum melakukan penelitian, peneliti terlebih dahulu melakukan awal dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana keadaan sebenarnya pada saat pembelajaran berlangsung,apakah metode membaca kartu kata bergambar ini cocok atau tidak di terakan di PAUD AL FIRDAUS. Adapun hasil dari pra siklus atau observasi awal peneliti adalah: Pertama kemampuan membaca permulaan anak di Paud Alfirdaus dengan jumlah anak 15 yang terdiri dari 7 laki-laki dan 8 perempuan hanya 2 anak yang bisa membaca sisanya masih dalam katagori mulai berkembang. Hal ini ditandai dengan rendahnya 112 | AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 Muzayyadah, etc. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak melalui Kartu Kata Bergambar kemampuan membaca permulaan anak dengan nilai presentase secara keseluruhan sebesar 13,3%. Kedua masalah terdapat pada kemampuan daya ingat anak yang masih kurang,hal ini terbukti saat guru mengajak anak untuk mengingat dan menghafal beberapa bunyi huruf dan kata, dengan 4 contoh bunyi kata tanpa menunjukkan tanpa memberinya gambar atau simbol contoh menjelaskan bunyi dan huruf Aua p e lAy. Setelah itu pendidik memanggil beberapa anak untuk maju ke depan kelas untuk mengulangi menyebut bunyi Aua p e lAy seperti yang telah di sebutkan oleh pendidik, namun huruf dan kata kenyataannya anak tidak memngigatnya . Dari kegiatan mengingat tersebut, anak hanya berpikir abstrak dan hanya menebak nebak. Tabel data pada tahap pra siklus perkembangam membca permulaan anak Nilai Jumlah anak Presentase 66,6% BSH BSB 13,3% Tabel data pada tahap siklus 1 perkembangam membaca permulaan anak Nilai Jumlah anak Presentase BSH BSB AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 | 113 Muzayyadah, etc. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak melalui Kartu Kata Bergambar Tabel data pada tahap siklus 2 perkembangam membaca permulaan anak Nilai Jumlah anak Presentase BSH BSB Bagan Peningkatan Kemampuan Membaca Permulan Anak Keterangan: = MB = BSH = BSH Series 1 Series 2 Series 3 Hasil dari siklus pertama, capaian tingkat keberhasilan anak dalam membaca permulaan dengan penerapan media kartu kata yaitu terdapat 6 anak (MB) dengan presentase 40%, 6 anak (BSH) dengan presentase 40%, dan 4 anak (BSB) dengan presentase 26%. Pada siklus pertama masih dikatakan ada peningkatan namun tidak signifikan Hal ini terjadi karena anak sudah mulai antusias dalam mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media kartu kata bergambar jadi peneliti melanjut melakukan pada siklus kedua dimana bahwasannya pada siklus kedua ini terdapat 3 anak (MB) dengan presentase 20%, 3 anak (BSH)dengan presentase 20%, dan 9 anak (BSB) dengan presentase 60%. Jadi pada siklus II dapat di simpulkan peningkatan membaca permulaan 114 | AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 Muzayyadah, etc. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak melalui Kartu Kata Bergambar anak meningkat sesuai harapan. Pada Siklus I terdapat 6 anak yang (MB) kemampuannya mulai berkembang, dikarenakan anak baru pertama kali belajar menggunakan kartu kata bergambar dan masih ada beberapa anak yang rebut dan kurang aktif pada pembelajaran di laksanakan. Sedangkan pada siklus II terdapat penurunan hanya 2 anak yang mulai berkembang (MB). Hal ini bisa terjadi karena evaluasi refelksi yang dilaksanakan pendidik bisa meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak menggunakan media kartu kata bergambar dan evaluasi tersebut yaitu dari pembelajaran yang individual menjadi kelompok karna nantinya akan membuat kegiatan pembelajaran lebih leluasa dan jelas pada anak. Eliyawati . 5: . mengemukakan bahwa terdapat beberapa media yang digunakan untuk mengajarkan membaca permulaan anak diantaranya adalah media kartu kartu kata bergambar. Oleh karena itu pembelajaran yang menarik dan menggunakan media akan lebih berhasil di terapkan pada anak Hal ini dapat kita lihat pada media kartu kata bergambar ini dimana terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan anak mulai dari pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 . KESIMPULAN Berdasarkan hasil dari pembahasan penelitian dengan judul peninkatan membaca permulaan anak dengan menggunakan kartu kata bergambar yang di laksanakan di Paud Al Firdaus Desa Kareng Kidul Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo pada semester I tahun pembelajran 2021/2022 membuahkan hasil yang diharapkan. Hal itu dapat dilihat dengan adanya peningkatan demi peningkatan mulai dari pra siklus, siklus satu dan siklus dua. Sebelum melakukan suatu tindakan peneliti melakukan observasi awal dimana pada observasi tersebut diperoleh persentase hanya 13,3% anak yang bisa membaca hal tersebut setara hanya dengan 2 anak saja dari 15 anak. Setelah itu peneliti melakukan Tindakan pada siklus I untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak dengan menggunakan kartu kata bergambar dimana pada siklus I di peroleh presentase 40% anak yang bisa membaca permulaan presentase tersebut setara dengan 6 Karena di rasa siklus I masih belum memuaskan peneliti melanjut Pada pelaksanaan Siklus II dengan melakukan refleksi dan perbaikan peneliti kegiatan pembelajaran. Metode pembelajaran dari individual menjadi kelompok hal ini dilakukan untuk memudahkan peneliti dalam memberikan pembelajaran kartu kata pada setiap anak. AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 | 115 Muzayyadah, etc. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak melalui Kartu Kata Bergambar dengan metode klompok akan menjadi lebih leluasa adan jelas pada anak. Pada Siklus II, kemampuan membaca permulaan anak meningkat dengan presentase yang lebih besar yaitu 60%,presentase tersebut setara dengan 8 anak,jadi dapat disimpulkan meningkatkan membaca permulaan anak dengan kartu kata bergambar ini dapat dikatakan berhasil . DAFTAR PUSTAKA