Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. ANALISIS STRATEGI PROMOSI AKUN INSTAGRAM TALAMCUTABANG DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS Hariati . Ashabul Yamin Asgha* Program Studi Ilmu Komunikasi. Universitas Teuku Umar. Indonesia Jl. Alue Peunyareng. Gunong Kleng. Kec. Meureubo. Kabupaten Aceh Barat. Aceh. Indonesia *Korespondensi Penulis: ashabulyaminasgha@gmail. ABSTRACT This study aims to analyze the promotional strategy on the Talamcutabang Instagram account in building brand awareness. The theory used was the advertising exposure theory. The research method employed was a descriptive qualitative approach, with informants selected using purposive Data collection techniques included semi-structured interviews, observation, and The findings indicated that Talamcutabang has successfully established a strong presence in the top of minds of its consumers, with the brand consistently being the first to come to mind when people think about it. This is because consumers of Talamcutabang can remember and choose Talamcutabang as their first choice when compared to other brands. Consumers are also able to explain certain characteristics of Talamcutabang without being given a stimulus first. Additionally, consumers can mention the various products sold by Talamcutbang. Keywords: Advertising Exposure Theory. Brand Awareness. Instagram. Promotion. Talamcutabang. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi pada akun Instagram Talamcutabang dalam membangun brand awareness. Adapun teori yang digunakan adalah teori Advertising Exposure. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan penentuan informan menggunakan purposive sampling dan teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara semi-terstruktur, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Talamcutabang telah mampu membangun brand awareness yang kuat, dengan brand awareness nya berada pada tingkat top of mind di kalangan konsumennya. Hal ini dikarenakan, konsumen dari Talamcutabang dapat mengingat dan memilih Talamcutabang sebagai pilihan pertama jika dibandingkan dengan merek Konsumen juga bisa menjelaskan karakteristik tertentu dari Talamcutabang tanpa perlu diberikan stimulus terlebih dahulu. Di samping itu, konsumen juga dapat menyebutkan berbagai produk yang dijual oleh Talamcutabang. Kata kunci: Brand Awareness. Instagram. Promosi. Talamcutabang. Teori Advertising Exposure. PENDAHULUAN Kemajuan teknologi menimbulkan pengaruh yang signifikan pada kehidupan Teknologi merupakan sesuatu yang tidak dapat terpisahkan dari aktivitas harian, dalam hal pekerjaan, pendidikan (Lailiya. Berkembangnya teknologi dan internet juga Kegiatan pemasaran yang dahulunya dilakukan secara konvensional . berubah menjadi serba digital . Maka dari itu strategi promosi melalui media online dianggap lebih prospektif, karna memungkinkan calon konsumen untuk mendapatkan berbagai macam informasi terkait suatu produk dan dapat transform Vol. No. April 2025: 125- 133 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. melakukan transaksi menggunakan internet secara cepat dan praktis (Afni, 2. Studi yang dilakukan oleh Simply Maesured yaitu sebuah platform analisis sosial terkemuka yang digunakan di seluruh dunia untuk mengukur kinerja, menentukan dampak dan mendapatkan arahan strategis dari data media sosial, menemukan bahwa 54 persen dari perusahaan dengan merek terkenal memanfaatkan Instagram sebagai sarana promosinya (Kurnianto, 2. Hal ini menyebabkan pelaku usaha dan berlomba-lomba mempromosikan produknya di Instagram. Para pelaku usaha memutuskan untuk Instagram memudahkan dalam mengenalkan dan menawarkan produknya kepada calon konsumen (Kurnianto, 2. Di sisi lain seiring berkembangnya sebuah usaha, persaingan antar pelaku usaha pun semakin ketat. Hal ini mengharuskan para pemilik produk dapat untuk lebih inovatif lagi dalam memberikan pengembangan terkait usaha yang sedang dijalankan dan di kembangkannya. Dimana perkembangan jumlah UMKM yang sedemikian signifikan setiap tahunnya menjangkau rata-rata 4,2 persen dengan kontribusinya di atas 50% dari produk domestik bruto selama tiga tahun belakangan ini (Mujiatun et al, 2. Para pemilik usaha harus mampu menarik minat dari konsumennya terhadap produk maupun jasa yang mereka tawarkan. Salah satu yang bisa dilakukan untuk mengembangkan sebuah merek adalah kesadaran merek . rand awarenes. (Rahmadhani et al, 2. Brand awareness merupakan faktor penting dalam strategi pemasaran dalam membangun kesadaran konsumen. Adanya kesadaran merek pada sebuah brand menjadikan calon konsumen dapat ingat dan mengenali merek tertentu (Oktaviani & Rustandi, 2. Talamcutabang merupakan salah satu usaha kuliner makanan yang menjajakan olahan durian dalam bentuk kue talam dan beberapa olahan makanan lainnya. Selain itu akun Instagram Talamcutabang yang menonjol karena aktif mempromosikan produknya serta mengikuti berbagai kegiatan dan acara festival UMKM sebagaimana yang tergambar dalam setiap unggahan pada feed Instagram milik Talamcutabang. Berdasarkan latar belakang di atas melaksanakan penelitian dengan judul AuAnalisis Strategi Promosi Akun Instagram Talamcutabang dalam Membangun Brand AwarenessAy. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik penentuan informannya menggunakan purposive sampling. Menurut Hardani . alam Rahmawati, 2. di dalam bukunya menjelaskan bahwa teknik purposive sampling merupakan penjelasan informan dalam penelitian yang akan dijadikan sampel dengan kriteria-kriteria tertentu yang sudah ditentukan. Maka Talamcutabang sebagai informan dari penelitian ini. Hal ini dikarenakan pemilik usaha mengetahui informasi-informasi yang dibutuhkan mengenai strategi promosi akun Instagram dari Talamcutabang sebagai objek dari penelitian ini. Adapun untuk informan selanjutnya merupakan Instagram Talamcutabang. Dimana informan dipilih berdasarkan aktivitas mereka dalam Talamcutabang, keaktifan konsumen mengomentari dan mengikuti giveaway serta ketersediaan mereka dalam membagikan informasi yang mereka miliki. Dengan demikian informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, yang terdiri dari satu orang pemilik usaha transform Vol. No. April 2025: 125- 133 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Talamcutabang dan enam orang pengikut akun Instagram @talamcutabang. Adapun untuk teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara semiterstruktur secara langsung, observasi pada akun Instagram @talamcutabang dan Data berdasarkan Model Miles dan Huberman (Kase et al, 2. , yaitu pertama proses pengumpulan data menggunakan metode yang telah disebutkan di atas, selanjutnya data mentah tersebut direduksi senigga diperoleh data yang sesuai dengan kebutuhan penelitian, selanjutnya data disajikan baik dalam bentuk tabel atau teks naratif dan deskriptif yang menjawab menghadirkan data sesuai kebutuhan, menggunakan triangulasi sumber0sumber data yang dimiliki dan ditariklah kesimpulan penelitian. Teori Advertising Exposure Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori advertising exposure yang diungkapkan oleh Rajeev Batra. John G. Mayer dan David A. Aaker dalam bukunya yang berjudul Advertising Management. Teori advertising exposure atau terpaan iklan merupakan sebuah konsep yang menjelaskan tentang bagaimana sebuah iklan dapat berpengaruh terhadap tingkah laku konsumennya melalui paparan Menurut teori ini, ada beberapa proses dalam paparan iklan yang harus dialami oleh seorang konsumen iklan tersebut sampai pada akhirnya bisa berdampak pada perilaku konsumen. Tahapan pertama ialah terpaan iklan, tahapan kedua yakni pemrosesan kognitif, tahapan ketiga merupakan evaluasi afektif dan fase terakhir dari terpaan iklan adalah perilaku Pada teori advertising exposure, terdapat tiga faktor yang mempengaruhi efektivitas iklan, diantaranya: frekuensi, durasi dan intensitas (Kurnia, 2. Brand Awareness Menurut Durianto brand awareness . esadaran mere. merupakan kemampuan dari seorang calon pelanggan untuk dapat mengetahui ataupun mengulang kembali bahwa sebuah merek termasuk dalam kelompok barang tertentu (Utomo, 2. Adapun tingkatan dari brand awarenessi antara lain: unaware of brand . idak menyadari mere. , brand recognition . engingatan kembal. dan top of mind . uncak pikira. (Ramadayanti, 2. Menurut Keller . untuk dapat mengukur sejauh mana seorang konsumen punya kesadaran merek menyangkut brand atau merek tertentu, maka ada empat indikator dari brand awareness yaitu: brand recall, brand recognition, brand purchase dan brand consumption (Langi et al, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Menurut teori advertising exposure, terdapat beberapa tahapan dalam terpaan iklan yang harus dilewati oleh konsumen iklan tersebut sehingga pada akhirnya dapat mempengaruhi sikap konsumen. Terpaan Iklan Kegiatan Talamcutabang memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan oleh Instagram sehingga dapat menjangkau konsumen yang dianggap potensial. Dalam hal ini konsumen dapat dengan mudah terpapar iklan yang mereka buat dengan selalu konsisten melakukan promosi di media sosial Instagram nya, membentuk sebuah identitas yang khas dalam setiap unggahan promosinya, termasuk penggunaan warna, jenis konten dan musik tertentu. transform Vol. No. April 2025: 125- 133 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Selain itu Talamcutabang juga melakukan kerja sama dengan selebgram dan food vlogger yang dianggap memiliki popularitas sehingga dapat meningkatkan terpaan iklan terhadap produknya. Hal ini ditampilkan oleh selebgram tertentu cenderung memiliki daya tarik tersendiri Sehingga memperluas jangkauan promosi dan memperkuat terpaan iklan terhadap produk Talamcutabang. Seperti yang di katakan oleh pemilik Talamcutabang dalam wawancara penelitian: AuAda yang sudah pernah kami ajak untuk kerja sama, dengan akun Instagram @dr. mimi_13 @vonnaputriarini yang sudah pernah. Awal-awal dulu dari akun yang followers nya hanya ratusan, itu langsung naik Selain itu beberapa kali ajak kerja sama lagi cuman tidak terlalu signifikan, tapi tetap ada penambahan sepuluh atau dua puluh penambahan followers nyaAy (Cut Tria Hajaton, 24 Maret 2. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara yang dilakukan dengan Talamcutabang menjelaskan bahwa: AuPertama kali tahunya sudah lama, sepertinya karena ada selebgram yang produknya dan baru mengikuti akun merekaAy (Azka Amira, 17 Mei Pemprosesan Kognitif Pemrosesan kognitif yakni kondisi ketika konsumen memahami informasi yang mereka dapatkan dari iklan dan kemudian berusaha untuk mengerti pesan yang disampaikan. Dalam aspek kognitif terdari dari dua hal utama yang harus dicapai yaitu kesadaran . dan pengetahuan . (Purwitasari. Jika dilihat dalam implementasinya Instagram Talamcutabang, dapat dilihat bahwa konsumen mereka dapat memahami dengan mudah informasi yang disampaikan oleh Talamcutabang dalam promosinya. Hal ini dilihat dari konsumen yang mampu menjelaskan warna dan ciri khas dari Talamcutabang, variasi produk apa saja yang dijual di Talamcutabang serta mampu mendeskripsikan logo dari produk Talamcutabang. Hal ini terlihat melalui hasil wawancara dengan salah satu konsumen Talamcutabang: AuIya kenal, tidak perlu dilihat akunnya tahu kalau itu Talamcutabang. Karna logonya beda dari yang lain. Kalau untuk warna identitasnya hijau dan kuning. Kalau logonya ada gambar kue talam, tulisan cutabang, dan duriannya" (Renni Wardani, 30 April Di kesempatan yang berbeda, konsumen dari Talamcutabang juga menjelaskan bahwa: AuIngat dengan produk mereka, ada yang bentuknya panjang, varian durian dan Ada juga yang ukuran cup kecil dan ada yang ukuran besar juga. Ada yang sudah di potong-potong tapi rasanya sama ataupun rasanya di campur srikaya sama duriannyaAy (Mauliza, 21 Mei 2. Evaluasi Afektif Evaluasi afektif lebih melihat konsumen, dengan mendorong konsumen untuk ikut serta dalam proses periklanan seperti membagikan konten promosi dengan orang lain atau bahkan pada tahap akhir melakukan pembelian produk. Keadaan ini disebabkan karena emosi dan perasaan konsumen senantiasa berkaitan dengan faktor-faktor yang bisa mendorong persepsi dan minatnya (Fianto et al, 2. Sebagaimana hasil wawancara yang transform Vol. No. April 2025: 125- 133 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Talamcutabang bahwa: AuKalau like ada, tapi kalau komen tidak pernah. Kalau share produk Talamcutabang di akun sendiri pernah, tapi bukan share konten yang dibuat langsung oleh Talamcutabang, sendiri lalu posting di akun pribadiAy (Mauliza, 21 Mei 2. Gambar 1. Repost story akun Instagram Talamcutabang dari konsumennya (Sumber: Screenshot Instagram Talamcutabang oleh penelit. Perilaku Konsumen Pada bagaimana iklan bisa mempengaruhi terhadap keputusan pembelian ataupun perilaku konsumen lainnya. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Maulidiyah . yang menyatakan bahwa iklan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap variabel perilaku konsumen. Dalam konteks analisis strategi promosi akun Instagram Talamcutabang dalam membangun brand awareness, mencakup beberapa hal seperti seberapa melakukan interaksi dengan konten Talamcutabang. Semakin sering konsumen terkena paparan iklan, tentu saja semakin besar kemungkinan iklan yang ditampilkan dapat mempengaruhi perilaku konsumen. Dalam teori advertising exposure juga dijelaskan bahwa terdapat tiga faktor yang mempengaruhi efektivitas iklan sehingga dapat mempengaruhi sikap, persepsi, dan juga perilaku konsumen yang akhirnya membangun brand awareness Frekuensi Terpaan Iklan Frekuensi adalah seberapa sering iklan ditampilkan kepada konsumen. Semakin sering konsumen melihat dan terpapar iklan, maka makin besar peluang konsumen akan mengingat kembali pesan iklan dan dapat mempengaruhinya. Hal ini selaras dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Setiawan . yang mengungkapkan bahwa frekuensi terpaan iklan dapat membentuk perubahan dalam perilaku konsumen. Pada penelitian ini perilaku konsumen yang diharapkan adalah Talamcutabang. Talamcutabang memiliki jadwal khusus untuk mempromosikan produknya sendiri di media sosial. Dari hasil Talamcutabang konsisten mempromosikan produknya setiap hari menggunakan berbagai fitur yang ada di Instagram. Untuk Instagram, memposting satu reels dan dua foto promosi setiap harinya. Sedangkan untuk instastory, tidak ada jumlah postingan yang ditentukan, akan tetapi ada batas waktu tertentu yang digunakan antara postingan pertama dan seterusnya. Sebagaimana hasil Talamcutabang: AuSehari tiga kali postingan untuk feed Instagram , dua postingan foto satu postingan reels. Mulai postingnya itu sekitar jam sembilan atau jam sepuluh. Lanjut lagi posting sekitar tiga atau empat jam kedepannyaAy (Cut Tria Hajaton, 24 Maret 2. transform Vol. No. April 2025: 125- 133 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Hal ini juga dibenarkan oleh konsumen dari Talamcutabang, yang juga mengikuti akun Instagram Talamcutabang. AuMemang tiap hari, misalnya sudah ready Karna memang konsisten tiap hari di postingnyaAy (Yola, 29 April 2. Hal serupa juga di ungkapkan oleh konsumen lainnya, yang menyatakan AuKonsisten, sering juga lihat postingan Talamcutabang. Bisa dikatakan setiap hari mereka postingAy (Afriana, 21 Mei 2. Durasi Terpaan Iklan Durasi dalam efektivitas iklan merujuk pada seberapa lama waktu yang digunakan oleh perusahaan dalam menampilkan iklan kepada konsumennya. Talamcutabang umumnya menggunakan durasi satu menit untuk setiap postingan Meskipun ada beberapa video reels yang di unggah dengan durasi kurang dari satu menit. Namun untuk jumlah jangkauan, tentu saja jangkauan dan insight yang didapatkan dari reels berdurasi satu menit cenderung lebih tinggi jika di bandingkan dengan yang berdurasi kurang dari satu menit. Di bawah ini contoh gambaran perbandingan insight antara reels yang berdurasi satu menit dengan reels yang kurang dari satu menit: Gambar 2. Insight reels yang berdurasi satu menit (Sumber: Pemilik Talamcutaban. Gambar 3. Insight reels yang kurang dari satu (Sumber: Pemilik Talamcutaban. transform Vol. No. April 2025: 125- 133 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Intensitas Terpaan Iklan Intensitas merujuk kepada seberapa sering sebuah iklan dilihat oleh konsumen. Intensitas iklan yang tinggi dapat diukur dari beberapa faktor seperti suara yang jelas, audio yang bersih, dan juga kualitas video yang baik tentunya. Dari hasil wawancara yang dilakukan, terlihat bahwa konsumen tertarik dengan konten yang diunggah oleh Talamcutabang. Hal ini disebabkan oleh jenis konten yang berbeda dari produk lain, serta interaksi yang terjalin antara Talamcutabang dan konsumen yang semakin meningkatkan intensitas iklan. Selain itu, ciri khas di setiap konten promosi yang digunakan Talamcutabang, seperti warna kuning dan hijau menjadi ciri khas yang di ingat oleh Hal ini bisa di lihat dari Talamcutabang: Gambar 4. Insight akun Instagram Talamcutabang (Sumber: Pemilik Talamcutaban. Berdasarkan temuan diatas tentang Instagram Talamcutabang dalam membangun brand awareness maka dapat dipahami bahwa Talamcutabang telah mampu membangun brand awareness yang kuat pada Brand Talamcutabang telah berada pada tahap top of mind . uncak pikira. Hal ini Talamcutabang dapat mengingat dan memilih Talamcutabang sebagai pilihan pertama jika dibandingkan dengan merek Konsumen bisa menjelaskan karakteristik tertentu dari Talamcutabang tanpa perlu diberikan stimulus terlebih Misalnya, ketika mereka diminta untuk mendeskripsikan karakteristik dari Talamcutabang, konsumen dapat dengan mudah mengidentifikasi logo ataupun warna yang identik dengan Talamcutabang. Di samping itu, konsumen juga dapat menyebutkan berbagai produk yang di jual oleh Talamcutabang. Mereka juga aktif berpartisipasi dan berinteraksi dengan akun Instagram Talamcutabang, memberikan like, komentar ataupun share, serta ikut serta dalam berbagai konten yang dibuat oleh Talamcutabang seperti Hal bahwasanya strategi promosi yang dijalankan oleh Talamcutabang dapat membentuk ikatan yang kuat di antara merek dan konsumennya. Secara umum dapat dilihat bahwa Talamcutabang memanfaatkan media sosial Instagram sebagai media promosi dalam membangun brand awareness nya. Strategi yang telah Talamcutabang lakukan tidak hanya bisa menarik perhatian konsumennya tetapi juga mampu membuat konsumennya berperan secara aktif dalam kegiatan promosinya. KESIMPULAN Talamcutabang aktif melakukan promosi di akun Instagram nya dengan memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia serta menggunakan akun bisnis agar dapat optimal dalam melihat jangkauan dan efektivitas kegiatan promosi. Berbagai aktivitas yang sering dilakukan oleh Talamcutabang seperti membuat tiga transform Vol. No. April 2025: 125- 133 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. postingan dalam sehari, yaitu satu reels dan dua foto yang diunggah di feed Instagram . Selain itu, mereka sering membuat konten berpartisipasi secara aktif, seperti giveaway ataupun voting di instastory, sehingga konsumen dapat melakukan interaksi dengan Talamcutabang melalui like, komentar, atau share. Tujuannya adalah Talamcutabang dan para konsumennya. Talamcutabang juga beberapa kali bekerja sama dengan selebgram di Aceh Barat untuk menjangkau konsumennya secara maksimal. Dalam membangun brand awareness. Talamcutabang juga membuat konten yang memiliki karakteristik tertentu, seperti penggunaan warna atau logo yang konsisten sehingga konsumen dapat dengan mudah mengingat produk Kegiatan promosi yang dilakukan secara berulang-ulang ini, mampu membuat Talamcutabang mencapai tingkat brand awareness pada posisi top of mind. Tingkatan ini adalah tingkatan tertinggi, menunjukkan bahwa konsumen mampu mengingat produk Talamcutabang lebih baik dibandingkan dengan produk DAFTAR PUSTAKA