p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 Manajemen Pendidikan Berbasis Produksi di TK Kharisma Bangsa Inna Saimanah. Rifka Humairah Shalihah. Sita Ratnaningsih. Iwan Purwanto Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jl. Ir. Djuanda No. 95 Ciputat. Kota Tangerang Selatan 15412. Indonesia Correspondence author: Inna Saimanah, innasaemanah@gmail. DOI : https://doi. org/10. 37012/jipmht. Abstrak Dalam konteks manajemen pembiayaan pendidikan, aspek keuangan dan pembiayaan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pendidikan. Efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran berdampak pada kualitas pendidikan di Sekolah Dasar serta hasil pembelajaran yang dihasilkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan kunci seputar pengertian dan fungsi produksi pendidikan, serta pengertian dan fungsi biaya pendidikan yang ada di salah satu sekolah dasar yaitu Sekolah Kharisma Bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Hasil penelitian bahwa cara yang digunakan oleh Sekolah Kharisma Bangsa untuk meningkatkan mutu dan income secara material yaitu dengan cara meningkatkan kualitas produksi dengan cara merancang program-program terbaik, dan mengadakan palatihan-pelatihan secara berkesinambungan untuk guru, dan staf. Kata Kunci: Produksi. Fungsi Biaya. Manajemen Pendidikan Abstract In the context of education finance management, financial aspects and funding play a crucial role in supporting educational activities. The effectiveness and efficiency of budget utilization have a direct impact on the quality of education in elementary schools and the learning outcomes achieved. Therefore, this research aims to address key questions regarding the understanding and functions of educational production, as well as the understanding and functions of educational costs at one elementary school, namely Sekolah Kharisma Bangsa. The method employed in this research is qualitative with a case study approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The research findings reveal that Sekolah Kharisma Bangsa employs strategies to enhance material income by improving production quality and conducting continuous training for teachers and Keywords: Production. Cost Fungtion. Management in education http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 PENDAHULUAN Dalam penyelenggaraan pendidikan, keuangan dan pembiayaan merupakan potensi yang sangat menentukan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kajian manajemen pembiayaan pendidikan. Kompenen keuangan dan pembiayaan pada suatu sekolah merupakan kompenen produksi konsumtif yang menentukan terlaksananya kegiatan-kegiatan proses belajar menagajar disekolah. Dengan kata lain setiap kegiatan yang dilakuakan memerlukan biaya atau dana. Pembiayaan pendidikan merupakan kompenen penting dan tidak dapat terpisahkan dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar disekolah. Dalam rangka pembentukan potensi sumber daya manusia (SDM), penggunaan anggaran atau biaya pendidikan yang efektif dan efisien dapat menghasilkan SDM yang tepat guna dan berhasil. Salah satu kunci keberbasilan dalam pembangunan pendidikan, terletak pada kemampuan SDM dalam mengelola dana yang tersedia dengan mengacu pada kebutuhan pokok dan skala prioritas program pembangunan pendidikan dari tahun ketahun secara bertahap dan berkesinambungan sesuai dengan perencanaan program yang ingin dicapai. Pembiayaan pendidikan tidak hanya menyangkut sumber-sumber dana, tetapi juga meliputi penggunaan secara efisien. Semakin efesien sistem pendidkan, maka semakin berkurang biaya yang diperlukan untuk mencapai suatu lembaga pendidikan. Pembiayaan pendidikan merupakan suatu kosep yang seharusnya ada dan tidak dapat dipahami tanpa mengkaji konsep-konsep yang mendasarinya. Pembiayaan pendidikan terkait erat dengan ekonomi pendidikan. Menurut Johns dan Morphet dalam Sudarmono (Sudarmono dkk. , 2. , "pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian dan negara modern. " Secara umum, pembiayaan pendidikan melibatkan banyak komponen yang saling terkait, mulai dari level mikro . eperti satuan pendidika. hingga level makro . Komponen-komponen tersebut mencakup sumber-sumber pembiayaan pendidikan, sistem dan mekanisme pengalokasiannya, efektivitas dan efisiensi penggunaannya, serta akuntabilitas hasilnya yang diukur dari perubahan yang terjadi di semua tingkatan, terutama di lembaga pendidikan. Karena kompleksitasnya, pembiayaan pendidikan memerlukan studi khusus untuk memahaminya secara lebih mendalam. Pembiayaan merujuk pada pemberian dana oleh satu pihak kepada pihak lain untuk mendukung investasi yang telah direncanakan, baik itu dilakukan oleh individu maupun Secara sederhana, pembiayaan merupakan alokasi dana untuk mendukung investasi yang telah direncanakan dengan tujuan mencapai hasil yang telah ditetapkan. Pembiayaan http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 merupakan salah satu sumber daya yang secara langsung berkontribusi pada efektivitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan. Biaya investasi satuan pendidikan sebagaimana dimaksud di atas meliputi biaya penyediaan sarana prasarana, pengembangan sumber daya manusia, dan modal kerja tatap. Lebih lanjut, biaya personal meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan oleh peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan Biaya oprasi suatu pendidikan sebagaimana dimaksud meliputi: . gaji pendidik dan tenaga kependidikan . bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. biaya operasi pendidikan tidak langsung berupa air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana prasarana, transportasi, pajak, asuransi dan lain sebagainya (Ruslan Wahyudin, 2. Pembiayaan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hal ini sesuai amanat UUSPN Nomor 20 tahun 2003 Pasal 46 ayat . dijelaskan bahwa pendanaan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Upaya pemerintah dalam mewujudkan dan menjalankan sistem pendidikan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan akhlak mulia sesuai dengan amanat UUD Negara Republik Indonesia Amandemen IV, yang mewajibkan pendidikan dasar dan menegaskan kewajiban pemerintah untuk membiayainya. Prioritas alokasi anggaran untuk pendidikan, setidaknya sebesar 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), menjadi upaya konkret untuk memastikan kebutuhan pendidikan nasional tercukupi. Selain itu, pendanaan pendidikan yang melibatkan partisipasi masyarakat juga didorong, baik dari pihak penyelenggara, masyarakat umum, pemerintah pusat maupun daerah, serta sumber-sumber lain yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku (Wandra & Hadiyanto, 2. Produksi dalam pendangan islam memiliki arti sebagai bentuk usaha keras dalam mengembangkan faktor-faktor sumber yang diperbolehkan dengan tujuan kesejahteraan masyarakat menopang eksistensi serta ketinggian erajat manusia (Noviarita, 2. Produksi dalam prespektif islam adalah usaha manusia untuk memperbaiki tidak hanya kondisi fisik materialnya, tetapi juga moralitas, sebagai sarana untuk mencapai tujuan hidup sebagaimana digariskan dalam islam, yaitu kebahagiaan dunia akhirat. Teori produksi adalah teori yang menerangkan sifat hubungan antara tingkat produksi yang akan dicapai dengan jumlah faktor-faktor yang digunakan. Konsep utama yang dikenal dalam teori ini adalah memproduksi output semaksimal mungkin dengan input tertentu dengan pengeluaran biaya yang seminimal mungkin. Suatu aktivitas produksi akan menghasilkan output tertentu dengan http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 biaya input tertentu. Input disini meliputi anggaran pendidikan, murid, guru, dan fasilitas Melalui pengolahan komponen input itu, output pendidikan . akan ditentukan menjadi seperti apa. Suatu produk diperoleh melalui proses pengelolaan input dengan menggunakan berbagai sumber daya, baik bersifat personal maupun material. Sumber daya personal yang dimaksud adalah guru, menurut Rifai (Rifai Zainal, 2. guru merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menentukan mutu lulusan, akan tetapi di Indonesia rendahnya rasio guru yang berkualitas dengan jumlah murid masih menjadi salah satu persoalan, terlebih di wilayah yang jauh dari pusat pertumbuhan ekonomi. Sumber daya yang kedua yang tak kalah penting adalah sumberdaya yang bersifat material contohnya adalah ruang kelas, perpustakaan, laboratorium dan lain-lain. Input Pendidikan merupakan bahan dasar dari proses Pendidikan untuk menghasilkan output Pendidikan. Output Pendidikan dapat diklasifikasi menjadi dua kategori, yaitu sebagai konsumsi dan investasi. Konsumsi dapat dianalogikan seperti membeli roti atau susu sebagai sesuatu yang langsung dapat dinikmati, sementara investasi seperti membeli mesin atau bahan bangunan, pengeluaran saat ini yang dapat dinikmati keuntungannya dalam jangka panjang (Wibowo, 2. Dalam dunia Pendidikan, aspek konsumsi berhubungan dengan kegembiraan, kesenangan, status sosial, keamanan . engurangan angka kriminalita. , dan tenaga kerja terampil yang dapat dinikmati dan diperoleh oleh siswa, keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Sementara investasi mencakup outcome Pendidikan yang terkait dengan peningkatan keterampilan produktif seseorang dan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan masa depan. METODE Penelitian ini dilakukan di Sekolah Kharisma Bangsa Tangerang. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada 23 September 2023. Sumber data dan informasi yang diperoleh dari kepala sekolah KG and Elementary Kharisma Bangsa School. Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif, baik secara lisan maupun tulisan, tentang tingkah laku orang yang diamati (Rahmawati dkk. , 2. penelitian kualitatif tidak menggunakan statistik, tetapi melalui pengumpulan data, analisis kemudian di interpretasikan (Bagus & Prijanto, 2. Penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena sosial dengan cara menggambarkan secara menyeluruh dan kompleks melalui kata-kata, serta melaporkan perspektif yang mendalam yang diperoleh dari narasumber (Rijal Fadli, 2. http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 Data penelitian ini dikumpulkan melalui kombinasi metode observasi dan wawancara dengan kepala sekolah KG and Elementary Kharisma Bangsa School. Tujuannya adalah untuk menggali informasi tentang pengelolaan produksi serta biaya pendidikan yang dilakukan untuk mengambangkan sumber daya manusia yang digunakan untuk meningkatkan kualitas Selain itu, data juga dikumpulkan melalui studi literatur yang melibatkan buku, jurnal, ensiklopedia, dan dokumen terkait lainnya yang membahas tentang strategi pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja guru. Pendekatan ini memungkinkan pengumpulan data sekunder yang akan digunakan sebagai pembanding antara teori yang ada dengan praktik yang terjadi di lapangan. HASIL PEMBAHASAN Sahadewo (Aryo Sahadewo, 2. mengatakan bahwa fungsi produksi pendidikan adalah AuA constitutes all combinations of inputs such as shool inputs, peer effects, family inputs that produce a given set of outputs such as test scores and graduation rates. Ay Maksudnya adalah fungsi produksi Pendidikan merupakan menghubungkan antara input-input yang digunakan untuk proses produksi dengan outputnya. Suatu produk diperoleh melalui proses pengelolaan input dengan menggunakan berbagai sumber daya, baik bersifat personal maupun material. Sumber daya personal yang dimaksud adalah guru. Made Piarta dalam Heni mengatakan bahwa fungsi produksi dalam pendidikan meliputi . fungsi administrator . egala sesuatu yang menjadi bahan dan proses pendidikan. Inputnya ada. ah sarana prasarana, media belajar, dan waktu guru serta staf dalam bekerja untuk melayani peserta didik. fungsi produksi psikologi . erbagai bentuk layanan dalam memproses peserta didik, lazimnya dalam hal ini dihitung melalui sistem kredit semester (SKS). fungsi produksi ekonomi (Noviarita, 2. SZ kepala sekolah TK Kharisma Bangsa yang di wawancarai pada tanggal 2 mei 2023 sutuju bahwa fungsi produksi dalam pendidikan sangat erat kaitannya dengan human atau dalam hal ini adalah guru, ia mengungkapkan: AuKalau bicara fungsi produksi dalam pendidikan berarti kan kaitannya dengan human ya. Artinya kita sebagai sebuah lembaga pendidikan di mana kita memproduksi para siswa, siswa siswa ini atau manusia manusia ini yang akan kita jadikan lebih baik / produk yang lebih baik. Jadi karena berkaitan dengan human berkaitan dengan peningkatan kualitas manusia, jadi fungsi daripada kita dalam sebuah lembaga pendidikan dalam memproduksi mereka adalah hal yang paling Karena bagaimanapun juga itu adalah konteks yang akan kita jual. Kalau kita ngomongin sekolah swasta ya konteks yang akan kita jual, sehingga kita harus bisa memastikan bahwa product knowledge yang akan kita tawarkan kepada masyarakat http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 itu betul betul berguna dan yang nantinya akan dikeluarkan dalam bentuk visi misi Hal ini selaras dengan pendapat (Rifai Zainal, 2. ia berpendapat bahwa guru merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menentukan mutu lulusan, akan tetapi di Indonesia rendahnya rasio guru yang berkualitas dengan jumlah murid masih menjadi salah satu persoalan. E muyasa dalam Ilyas berpendapat bahwa terdapat empat faktor keterpurukan mutu guru yaitu: . masih banyak guru yang tidak menekuni profesinya secara utuh karena rendahnya tingkat kesejahtaraan. kemungkinan adanya perguruan tinggi swasta yang mencetak guru asal jadi tanpa menghitung outputnya kelak dilapangan. kurangnya pelatihan atau motivasi guru dalam meningkatkan kualitas diri (Yasin, 2. Zainal Rifai berpendapat bahwa ada beberapa metode yang digunakannya dalam upaya peningkatan kualitas produksi. Pertama. Membuat kerangka produksi yang jelas yang disesuaikan dengan visi dan misi. Kedua. Mengadakan pelatihan-pelatihan terdahap sdm dan hal ini pun harus di lakukan secara berkelanjutan dengan adanya pemantauan salah satu contohnya adalah pelatihan p3k yang beberapa waktu lalu di adakan di TK Kharisma Bangsa. Hal ini di rasa sangat perlu karena guru selain bertugas mengajarkan materi kepada anak-anak guru juga diharapkan bisa menguasai hal-hal yang non teknis seperti bagaimana sikap dan perasaan dia atau bagaimana cara dia berkomunikasi dengan anak supaya materi yang kita berikan itu dapat dimengerti. Hasil dari apa yang telat diajarkan dan dibiasakan di sekolah biasanya dapat diukur dari kualitas output atau lulusan dari sekolah tersebut. Dalam hal ini penulis menanyakan terkait dengan bagaimana cara kepala sekolah mayakinkan wali murid bahwa siswa yang belajar di sekolah tersebut bisa menjadi lulusan yang mampu menghasilkan pemasukan yang baik, baik secara moral maupun financial. Kepala sekolah Kharisma Bangsa Ms Siti Zubaidah menjawab bahwa memproduksi siswa agar menjadi lulusan yang baik tidak semudah memproduksi sejenis roti yang seluruh produknya memiliki takaran yang sama. Sekolah harus lebih cermat dalam memahami bahwa setiap anak berbeda dan memiliki kebutuhan yang berbeda dalam proses belajar. Cara meyakinkan konsumen atau wali murid adalah dengan menawarkan program yang ada, dan sekolah Kharisma Bangsa juga memiliki program untuk orang tua dapat mengenal sekolah melalui program trial class, open house, kunjungan orang tua setiap hari sabtu, dengan sangat terbuka untuk semua kalangan. Ketika orang tua sudah mengetahui program dan pembelajaran apa saja yang didapatkan oleh anaknya, orang tua tidak akan ragu untuk mengeluarkan biaya yang pastinya dinilai setara http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 dengan apa yang akan didapatkan oleh anaknya ketika ia lulus dari sekolah Kharisma Bangsa Dalam makalah (Ardiansyah, 2. dijelaskan Fungsi biaya merupakan hubungan antar biaya dengan jumlah produksi yang dihasilkan. Fungsi biaya dapat digambarkan ke dalam kurva dan kurva biaya menggambarkan titik-titik kemungkinan besarnya biaya di berbagai tingkat Selain pengertian biaya tetap, biaya variabel dan biaya total, dalam konsep biaya dikenal pula pengertian biaya rata-rata . verage cos. dan biaya marginal . arginal cos. Biaya rata-rata adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan tiap unit produk atau keluaran, merupakan hasil bagi biaya total terhadap jumlah keluaran yang dihasilkan. Adapun ialah biaya yang dikeluarkan unit tambahan produk. Didalam hubungan antar biaya dengan jumlah produksi yang dihasilkan terdapat perhitungan biaya pendidikan diantaranya, yaitu: Biaya Tetap (Fixed Cos. Biaya tetap adalah biaya yang timbul akibat penggunaan sumber daya tetap dalam proses Komponen ini merupakan biaya yang tetap atau konstan jika adanya tindakan produksi atau meskipun lembaga pendidikan tidak berproduksi. Contoh biaya ini yaitu biaya tenaga kerja. Biaya Variabel (Variable Cos. Biaya variabel adalah jumlah biaya produksi yang berubah menurut tinggi rendahnya jumlah output yang akan dihasilkan. Sedangkan menurut Garrison (Garrison dkk. , 2. biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah secara proposional terhadap perubahan Tingkat aktivitas. Komponen ini merupakan biaya per unit sifatnya dinamis tergantung dari tindakan volume produksinya. Jika produksi yang direncanakan meningkat berarti variabel cost/murid pasti akan meningkat. Contoh biaya ini yaitu biaya bahan baku dan biaya listrik. Biaya Total (Total Cos. Biaya Total adalah biaya tetap ditambah biaya variabel tergantung jumlah murid. Menurut Rinaldi (Rinaldi Daemawan & Abd Rahim, 2. biaya total yaitu keseluruhan biaya uang yang dikeluarkan selama proses produksi baik tetap maupun biaya variabel. Biaya Rata (Average Cos. Biaya Rata adalah biaya per unit dari barang yang diproduksi. Analisis harga dalam pendidikan bisa dilakukan dengan penghitungan total harga dalam pendidikan atau harga http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 satuan . nit cos. Ada dua perbedaan cara menghitung unit cost, yakni harga rata-rata . verage cos. dengan cara menghitung harga dengan jumlah total siswa . eserta didi. atau dengan jenjang pendidikan, sehingga penghitungan ini akan menjelaskan rata-rata satuan harga per siswa. Yang kedua, jika harga dihitung per lulusan, maka akan nampak rata-rata satuan harga per lulusan. Pertimbangan lain dalam menghitung average cost misalnya dengan banyaknya jam atau waktu setiap siswa dalam mengikuti pendidikan. Biaya Marginal (Marginal Cos. Biaya Marginal adalah tambahan biaya yang terjadi karena ada penambahan unit costs atau murid yang mendaftar. Konsep produksi di bidang pendidikan sebenarnya tidak berbeda dengan konsep produksi di perusahaan manufaktur. Hanya berbeda dari a set of inputs . eperti waktu siswa dan pengajar, buku, jasa dari capital asset seperti bangunan sekola. ada a set of outputs . eperti kemampuan kognitif, sosialisasi, ilmu bar. Transformasi input menjadi output ini jelas bukan tanpa biaya, baik dari sisi dalam bentuk uang . onetary maupun kesempatan yang dikorbankan agar transformasi ini terjadi padahal dapat dipakai untuk alternatif penggunaan yang lain . pportunity cost:seperti pendapatan yang seharusnya diperoleh bila siswa tidak melanjutkan pendidikan tinggi dan biaya modal dari durable asset. Perubahan dalam pendidikan dapat dianalisa dengan menggunakan beberapa teknik yang berbeda, yaitu: Teknik pengukuran produtivitas atau analisa efektivitas biaya Efektif tidaknya dilihat dengan mengukur biaya input . aji guru, pengeluaran untuk buku-material-peralatan, penggunaan bangunan atau peralata. dengan output . encapaian objektif seperti jumlah lulusan, hasil ujian, atau ppendapatan masa depan yang diharapka. Tujuan yang diharapkan dapat berupa jumlah lulusan, hasil ujian, atau pendapatan masa depan yang diharapkan. Terdapat dua cara dalam mengaplikasikan jenis analisa ini: Membandingkan pendidikan yang menggunakan metode yang berbeda, contoh adalah pengajaran jarak jauh dengan pengajaran konvesional di kelas, jika hasilnya sama, maka dicari metode mana yang menggunakan biaya paling sedikit. http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 Jika hasilnya bervariasi, maka dilihat tingkat output tertinggi dengan biaya yang Analisis biaya manfaat . ost benefit analysi. Analisis biaya dan manfaat atau dikenal sebagai cost benefit analysis adalah cara untuk menentukan hasil yang menguntungkan dari sebuah alternatif akan cukup untuk dijadikan alasan dalam menentukan biaya pengambilan alternatif . Adapun menurut Arvanitoyannis dalam bagus (Bagus & Prijanto, 2. CBA adalah metodologi yang bertujuan untuk memilih proyek dan kebijakan yang efisien dalam hal penggunaan sumber daya. CBA merupakan Teknik yang peling umum yang sering digunakan untuk menghitung biaya dan manfaat . ost and benefi. Mengukur ekonomi atau keuangan, hal ini diekspresikan dalam bentuk konsep rasio antara present value dari biaya dengan present yang diharapkan . igunakan istilah rate of return on the investmen. Tujuan dari setiap analisis cost-benefit ini adalah untuk membandingkan opportunity cost dari suatu project dengan benefit yang diharapkan, diukur dengan tambahan pendapatan yang akan terjadi di masa depan sebagai hasil dari suatu investasi. Penghitungan sebagai suatu investasi baik sebagai individu maupun untuk masyarakat. Kalkulasi private rate of return terhadap investasi pendidikan menunjukan sejauh mana keuntungannya bagi individu bersangkutan atau untuk keluarganya Sedangkan social dalam mengevaluasi pendidikan sebagai suatu investasi sosial. Keduanya melihat biaya pendidikan sebagai suatu investasi Keduanya sebagai suatu opportunity cost. Au Private cost of educationAu terdiri dari pengeluaran untuk biaya sekolah, buku, peralatan, travel, dan pendapatan yang seharusnya didapat bila tidak Benefit ekonomi pendidikan diukur dari pendapatan tambahan sepanjang hidup seorang Pendapatan orang dengan tingkat pendidikan yang berbeda dapat dilihat dari usia kemampuan, latar belakang sosial. Walaupun sulit mengukur beneit langsung atau tidak langsung dari pendidikan, setidak-tidaknya dapat diukur dengan rate of return to education, menggunakan discounted cash low techniques dengan mengukur present value baik dari biaya yang dikeluarkan dan beneit yang akan diterima. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 14-24 Rate of return dari seluruh bentuk pendidikan bernilai positif di hampir seluruh negara, dan rate of return dari pendidikan dasar menengah lebih tinggi dari pada pendidikan Secara konsisten, private rate of return lebih tinggi dari pada social rate of return, mengindikasikan bahwa pendidikan lebih menguntungkan sebagai betuk investasi untuk individu, daripada untuk masyarakat secara keseluruhan (Fattah, 2. SIMPULAN Teori produksi adalah teori yang menerangkan sifat hubungan antara tingkat produksi yang akan dicapai dengan jumlah factor-faktor yang digunakan. Konsep utama yang dikenal dalam teori ini adalah memproduksi output semaksimal mungkin dengan input tertentu dengan pengeluaran biaya yang seminimal mungkin. Fungsi produksi Pendidikan merupakan menghubungkan antara input-input yang digunakan untuk proses produksi dengan outputnya. Hasil penelitian yang penulis lakukan menujukan bahwa yang digunakan oleh Sekolah Kharisma Bangsa untuk meningkatkan mutu dan income secara material yaitu dengan cara menigkatkan kualitas produksi dengan cara merancang program-program terbaik, dan mengadakan palatihan-pelatihan secara berkesinambungan untuk guru, dan staf. REFERENSI